cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 622 Documents
PEMBERDAYAAN MASJID. UPAYA MEMBENTENGI GENERASI PENERUS DARI EFEK NEGATIF PERKEMBANGAN ZAMAN DUSUN KRAPYAK WETAN, PANGGUNGHARJO, SEWON, BANTUL Widodo, Hendro
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.547 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.307

Abstract

Pergaulan remaja saat ini sudah memasuki babak yang lebih berbahaya daripada tahuntahun sebelumnya. Kita dapat menyaksikan banyaknya tindak kriminalitas ataupun kenakalankenakalan reamaja yang ada disekitar kita. Remaja saat ini banyak menirukan tindakan–tindakan yang tidak pantas yang ada di internet maupun media lainnya. Kebanyakan anak-anak maupun remaja kurang memiliki bentang yang kuat dalam diri mereka untuk membentengi diri dari pengaruh dunia luar. Di Dusun Krapyak Wetan yang merupakan perbatasan daerah kota dengan desa dimana msyarakatnya sudah heterogen menimbulkan banyak masuknya budaya dari luar ke Dusun Krapyak Wetan. Memberdayakan kegiatan masjid bagi generasi muda merupakan salah satu upaya membentengi generasi muda dari dampak negatif perkembangan zaman.
PENERAPAN PROGRAM RUMAH RAMAH SAMPAH PADA KOMUNITAS KALIJAWI Mulasari, Surahma Asti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.84 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i3.534

Abstract

Dilihat dari sumbernya, sektor rumah tangga termasuk dalam sektor yang paling besar menyumbang produksi sampah. Oleh karena itu, salah satu cara yang efektif untuk mengurangi jumlah timbulan sampah yaitu menyadarkan setiap keluarga maupun setiap individu untuk memperhatikan alat atau barang yang mereka pakai sehingga sampah yang terbentuk dapat diminimalisir. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi lebih lanjut minimal pada tingkat keluarga mengenai bagaimana cara mengurangi produksi sampah baik melalui cara 3R (Reduce, Reuse, Recycle) maupun menggunakan cara-cara lain yang mudah diterapkan di setiap rumah untuk mengurangi sampah yang dihasilkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi edukasi tentang upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi produksi sampah atau memanfaatkan timbulan sampah pada setiap rumah. Metode yang digunakan adalah melalui ceramah (workshop) dan pelatihan, tanya jawab serta diskusi permasalahan tentang rumah ramah sampah.  Sasaran pengabdian yaitu Ibu-ibu Komunitas Kalijawi, yang memiliki respon baik terhadap program yang sudah dilaksanakan. Pada saat kegiatan pengabdian dilasanakan, tamu undangan hadir dan berpartisipasi aktif selama proses workshop berlangsung.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK (ANIMASI FLASH) DI SMP MUHAMMADIYAH SE-KOTA WONOSARI KAB. GUNUNGKIDUL Mardhika, Murein Miksa; Normawati, Dwi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.919 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.331

Abstract

Guru-guru di sekolah menengah tingkat pertama dan atas telah mulai familiar dengan penggunaan media teknologi untuk pengajaran di kelas, seperti contohnya slide Powerpoint atau dokumen Word. Hanya saja, pemanfaatan media teknologi ini belum digali secara lebih mendalam, sehingga penggunaan satu metode yang terlalu lama membuat kegiatan pembelajaran menjadi monoton. Salah satu kemampuan yang belum banyak dikuasai yakni pengaplikasian animasi Flash untuk membantu mereka menciptakan media belajar yang interaktif untuk diajarkan kepada siswa di kelas. Kegiatan pelatihan ini menerapkan metode gabungan dari tiga komponen metode pelaksanaan yang ditawarkan, dimana pada kegiatan pelatihan yang diadakan, terjadi pengenalan teknologi baru melalui perangkat lunak untuk membuat media pembelajaran dengan animasi, dan diselenggarakan sebagai media guru untuk mendidik siswa saat kegiatan belajar mengajar di kelas. Di bagian akhir pelaksanaan, peserta diminta untuk mengumpulkan feedback mengenai kegiatan pelatihan yang telah diikuti. Lebih dari 50% peserta yang hadir menyatakan tingkat kepuasan yang baik terhadap materi, pelaksana, dan kemanfaatan karya yang telah mereka hasilkan. Kata kunci : Media Pembelajaran, TIK, Pendidikan, Animasi, Flash. 
WORKSHOP PENYUSUNAN SILABUS DAN RPP BAGI GURU-GURU SMA/SMK MUHAMMADIYAH SE-KABUPATEN GUNUNGKIDUL Sunaryo, Sunaryo; Istiandaru, Afit
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.827 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.365

Abstract

Salah satu kegiatan penting dalam merencanakan pembelajaran adalah menyusun silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Penerapan Kurikulum 2013 membuat guru harus menyesuaikan diri dalam menyusun silabus dan RPP berpendekatan saintifik. Guru-guru matematika SMA/SMK Muhammadiyah di Kabupaten Gunungkidul merupakan target sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang tepat mengingat mereka belum pernah mendapatkan bimbingan teknis yang memadai. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk melatih dan memotivasi guru agar mampu menyusun silabus dan RPP yang ideal. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu workshop dan pendampinga. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa para guru telah berusaha mencoba menerapkan silabus dan RPP hasil workshopdan kegiatan mandiri dengan baik. Adapun umpan balik yang diperoleh menunjukkan bahwa pada tema workshop sesuai dengan kebutuhan peningkatan profesionalisme guru dan optimis tujuan workshop dapat tercapai. Daya dukung workshop berupa fasilitas ruang maupun fasilitas pendukungcukup memadai sehingga workshop bisa berjalan dengan lancar, baik, tepat waktu, dan menyenangkan. Peserta sangat mendukung adanya pelatihan lanjutan.
PELATIHAN PEMBUATAN KRIPIK DAUN KERSEN MASYARAKAT BALIREJO, MUJA-MUJU, UMBULHARJO, YOGYAKARTA Bhakti, Caraka Putra; Hidayat, Nuim
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.483 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i1.451

Abstract

Salah satu masalah di Kelurahan Muja-Muju yaitu masih banyaknya ibu rumah tangga yang hanya mengurus rumah tangga saja yaitu sebanyak 1.402 jiwa serta warga yang belum memiliki pekerjaan sebanyak 325 jiwa. Maka KKN Alternatif 61 Unit III.C.1 UAD mengadakan program LABU KRIDASEN (Pelatihan Pembuatan Kripik Daun Kersen). Metode pelaksaan yang dilakukan meliputi: (1) Pendidikan Masyarakat dengan penyuluhan mengenai khasiat daun kersen serta makanan dan minuman olahan daun kersen, (2) Praktek Langsung dengan melakukan pelatihan pembuatan kripik kersen. Program ini bertujuan untuk mengurangi pengangguran dan memanfaatkan waktu luang ibu-ibu Muja-muju, khususnya warga RW 6 Balerejo. Sehingga menciptakan masyarakat yang kreatf dan produktif. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan peserta mendapatkan pengetahuan manfaat daun karsen dan keterampilan dalam pembuatan kripik daun kersen.
PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK PENGELOLAAN DATA LAZISMU SE-DIY Fahana, Jefree; Supriyanto, Supriyanto
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.296 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.295

Abstract

LAZISMU PWM D.I. Yogyakarta dalam melakukan pengelolaannya dibantu oleh 5 (lima) LAZIS tingkat Daerah Kota/Kabupaten, baik dalam hal penghimpunan maupun pentasyarufan dana ZIS serta pendataan donator maupun muzaki dan lainnya. Namun dalam pengelolaan data tersebut tidak ada integrasi dan sinkronisasi sehingga data-data yang ada di daerah-daerah tidak dimiliki oleh wilayah. Imbasnya adalah laporan yang dimiliki wilayah sangatlah sedikit dan tidak berkorelasi dengan data-data dilapangan yang dihimpun oleh daerah-daerah. Berkait dengan kondisi tersebut, maka dilaksanakan pelatihan pemanfaatan teknologi informasi untuk pengelolaan data LAZISMU PWM D.I. Yogyakarta. Harapannya dengan pelatihan ini para pengelolaan LAZISMU Daerah dan Wilayah memiliki keahlian untuk melakukan sinkronisasi dan komunikasi pada seluruh jajaran LAZISMU se-DIY ataupun dengan para donator maupun Muzaki. Materi pelatihan yang diberikan adalah teknologi-teknologi milik Google atau biasa disebut dengan Google Apps. Aplikasi Google yang digunakan meliputi: Google Mail, Google Drive, Google Docs, Google Calendar. Materimateri tersebut disampaikan dengan metode pelatihan yang berisi ceramah, penyampaian modul kegiatan, pemberian contoh kasus dan simulasi serta evaluasi atau pendampingan pemanfaatan teknologi informasi Google Apps Pelatihan dilaksanakan selama empat hari. Setiap harinya peserta pelaatihan mendapatkan materi yang berbeda mulai dari Google Email sampai dengan Google Calendar. Peserta yang hadir dating dari perwakilan pengelola LAZISMU Cabang maupun LAZISMU Daerah. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta dapat melkukan pengelolaan data LAZISMU dengan baik dan terintegrasi dengan LAZISMU Wilayah. Pelatihan tentang teknologi informasi yang telah diberikan dapat meningkatkan kemampuan pengelola LAZISMU baik tingkat Cabang, Daerah, maupun Wilayah. Akan tetapi kemampuan ini juga harus didukung oleh prosedur atau sistem pengelolaan yang baik. Sehingga penggunaan teknologi informasi dan integrase dapat berjalan dengan baik
PELATIHAN PENINGKATAN KESEHATAN LINGKUNGAN PADA KADER ‘AISYIAH BANGUNTAPAN UTARA Rangkuti, Ahmad Faizal; Musfirah, Musfirah; Agustin, Helfi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.192 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i3.420

Abstract

Pengelolaan sampah yang dilaksanakan sejak dari rumah tangga merupakan upaya memandirikan masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan lingkungan.Permasalahan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, akan tetapi menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Banguntapan merupakan daerah yang sangat potensial untuk pemberdayaan masyarakat yang didukung oleh Sumber Daya Manusia khususnya Ibu kader ‘Aisyiah PCA Banguntapan Utara.Lokasi pengabdian tersebar dalam 3 PRA yaitu PRA Banguntapan 4, PRA Baturetno 1 dan PRA Baturetno 2 yang dilaksanakan pada bulan Februari – Maret 2018.Metode yang digunakan dalam pemberdayaan masyarakat adalah penyuluhan dan praktek.Upaya peningkatan sanitasi lingkungan terhadap kader ‘Aisyiah di lokasi ini dilakukan melalui 3 pelatihan yaitu pengolahan sampah organik metoda komposting (PRA Baturetno 1),pengolahan sampah plastik menjadi dompet (PRA Banguntapan 4) dan  pemanfaatan sampah botol plastik minuman sebagai media hidroponik (PRA Baturetno 2).Hasilnya menunjukkan kehadiran peserta selama kegiatan 90%.Penilaian capaian peningkatan kemampuan dalam mengolah sampah lingkungan rumah tangga menunjukkan hasil yang signifikan. Peserta terampil menangani limbah ternak dengan mengolah sampah menjadi 3 (tiga) produk yaitu media hidroponik dari botol plastik,kompos dan dompet unik dari plastik sashet kopi.Kesimpulannya, secara umum berjalan dengan sukses dan baik terbukti dari hasil penilaian oleh peserta berada pada kategori “Sangat Baik”.Peserta memberikan apresiasi dan sambutan yang positif dengan adanya kegiatan ini.
PELATIHAN PEMANFAATAN BUAH DAN SAYUR UNTUK MENDUKUNG PROGRAM GERAKAN MASYARAKAT SEHAT (GERMAS) PADA KADER AISYIYAH BANGUNTAPAN UTARA Syam, Nur Syarianingsih; Nurfita, Desi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.895 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i1.569

Abstract

Kecamatan Banguntapan merupakan daerah yang memiliki produksi pertanian  cukup tinggi di Kabupaten Bantul Yogyakarta, sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani yaitu 53,88%. Mestinya daerah ini berpotensi sebagai sumber pangan yang beranekaragam yang berperan dalam penyediaan zat gizi vitamin dan mineral seperti buah dan sayur yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perbaikan gizi masyarakat. Masyarakat wilayah Banguntapan Utara masih belum memanfaatkan secara optimal lahan pekarangan dengan menanam makanan yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga seperti buah dan sayur, padahal wilayah tersebut memiliki potensi pertanian yang cukup besar serta ditunjang dengan lahan pekarangan rumah yang memadai jika ditanam tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan. belum mencoba untuk mengolah makanan variatif menggunakan bahan buah dan sayur agar menarik anggota keluarga yang tidak menyukai bahan makanan tersebut. Selanjutnya bagi anggota keluarga yang menyukai buah/sayur masih belum mengetahui cara yang tepat agar pestisida dan zat gizi yang terkandung dalam bahan makanan tersebut apabila diproses dalam pengolahan makanan. Masyarakat Indonesia masih kurang mengonsumsi sayuran dan buah, konsumsi kelompok sayur dan olahannya serta buah-buahan dan olahannya masih rendah, yaitu 57,1 gram per orang per hari dan 33,5 gram per orang per hari. Padahal dianjurkan konsumsi sayuran dan buah-buahan 300-400 g perorang perhari bagi anak balita/ anak usia sekolah dan 400-600 g perorang perhari bagi remaja/orang dewasa. Kondisi ini menunjukkan bahwa asupan buah dan sayur belum memadai yang berakibat rendah pula suplai vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.Perlu pelatihan pemanfaatan buah dan sayur untuk mendukung Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) pada kader Aisyiyah di Banguntapan Utara.  Harapannya dengan memberikan pelatihan ini pada kader mampu secara terampil mentransfer ilmu dan pengetahuan tentang memanfaatkan Buah dan Sayur Untuk Mendukung Program GERMAS melalui pemanfaatan lahan untuk menanam buah dan sayur, menerapkan higiene dan sanitasi makanan, serta mengolah makanan buah dan sayur dengan baik kepada masyarakat
PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA PRODUKSI MODIFIED CASSAVA FLOUR (MOCAF) BAGI KWT NGUDI SARI, DESA KEMIRI, KECAMATAN TANJUNGSARI, GUNUNG KIDUL Astuti, Fatma Hermining; Jatiningrum, Wandhansari Sekar
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.407 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i1.588

Abstract

KWT Ngudi Sari is one of the farmer groups in Kemiri Village, Gunung Kidul which is actively produce various processed cassava products, such as mocaf flour. The abundant yield of cassava in Kemiri Village and the advantages of mocaf flour, which is good for health become the opportunity for KWT Ngudi Sari to develop their business. However, KWT Ngudi Sari faced several obstacles in their business management that were carried out, such as the lack of detailed calculations for selling prices, unclear division of labor within the organization, SOPs had not been written with good standard flow, and the labels of mocaf flour packaging does not meet the standards. For this reason, a series of community service activity programs in the form of counseling and assistance for KWT Ngudi Sari were designed, specifically to develop mocaf flour processed businesses. These activities include counseling and mentoring related to organizational design, determining the cost of production, selling prices, and BEP, counseling and preparation of informative SOPs, as well as counseling and assistance in making good and standard packaging labels.
EKONOMI KREATIF PEMBUATAN DETERGENT CAIR DAN BUBUK PADA KELOMPOK PKK KELURAHAN KRAJAN Fatimah, Siti; Wiharto, Wiharto; Indrasari, Anita
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.628 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i2.931

Abstract

Ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep ekonomi di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan stock of knowledge. Masyarakat yang heterogen, majemuk dan factor Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi faktor utama dalam kegiatan ekonomi. Masyarakat yang kondisi geografis ekonominya berada di lingkungan pusat perekonomian seperti pasar tradisional, dituntut untuk lebih kreatif, inovatif, dan sensitif tentang kondisi pangsa pasar. Kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Krajan Kabupaten Klaten berada pada kondisi sosial geografis ekonomi yang strategis dengan lingkungan pasar tradisional. Sebagian kelompok PKK ini memiliki pendapatan yang masih rendah karena tidak memiliki modal atau ketrampilan yang terbatas untuk menambah penghasilan. Mata pencahariannya antara lain adalah sebagai pedagang, pembantu rumah tangga, pengasuh anak, dan menjual minuman atau makanan. Kegiatan jual beli ini hanya berlangsung di pagi hari saja tatkala kegiatan pasar masih aktif. Pada siang atau sore sampai malam mereka tidak memilki aktifitas tambahan. Program pendampingan dan pelatihan pembuatan detergent cair dan bubuk dilakukan untuk meningkatkan taraf perekonomian dan membantu menciptakan ketentraman dalam berkehidupan. Kegiatan ini dilakukan tanpa menghilangkan pekerjaan utamanya, dan bisa dilakukan setiap saat atau ketika longgar. Metode pelaksanaan program ini adalah introduksi, pelatihan, pendampingan, dan pemantauan. Tujuan program ini adalah adanya peningkatan pendapatan kelompok PKK.