cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK)
ISSN : 26154595     EISSN : 26559005     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat karya ilmiah pendidik sebagai hasil usaha mengembangkan pembelajaran. Karya ilmiah tersebut berupa artikel sepanjang 5 hingga 9 halaman yang merupakan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka yang disusun berdasarkan kaidah artikel ilmiah. Jurnal ini terbit setiap 4 (empat) bulan dan memuat minimal 3 (tiga) artikel dari luar kota Madiun. Diterbitkan Oleh : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN.
Arjuna Subject : -
Articles 179 Documents
Efektivitas Program Pembinaan Kedisiplinan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar Terhadap Etos Kerja Mandiri Guru SDN 2 Awar-Awar Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo Poniman Poniman
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 4 No 1 (2021): Volume 4 No.1 Tahun 2021
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu proses pembelajaran, terjadi proses interaksi antara guru dan siswa. Di sinilah sangat diperlukan kedisiplinan baik oleh guru maupun siswa. Terciptanya situasi yang disiplin, dapat menimbulkan jalannya pelajaran, sehingga berpengaruh terhadap pencapaian tujuan. Demikian pula bagi guru disiplin mengajar harus ditingkatkan agar secara efektif dapat dicapai suatu etos kerja yang semaksimal mungkin dalam rangka meningkatkan mutu pengajaran di kelas. Kenyataan menunjukkan bahwa dalam suatu kehidupan, orang-orang yang berhasil dalam hidupnya kebanyakan dilandasi oleh disiplin diri yang sangat tinggi. Pada awalnya guru guru merasa tidak siap terhadap inspeksi dan kunjungan dinas untuk pembinaan kedidiplinan, dengan alasan terbatasnya waktu dan sulitnya kesadaran secara mandiri terhadap arti pentingnya disiplin. Setelah supervisor pendidikan menyarankan melalui pembinaan dan pengarahan tentang tujuan dan maksud pelaksanaan kegiatan penelitian tindakan sekolah dengan tema kedisiplinan selama proses belajar mengajar, maka para guru di SDN 2 Awar-Awar Kec. AsembagusKabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018 setuju dan mau diajak secara kolaboratif sebagai subjek penelitian guna mengimplementasikan aspek nilai kedisiplinan menjadi satu yang sangat penting. Selama penelitian berlangsung, bagi para guru di SDN 2 Awar-Awar Kec. Asembagus Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018 sangat respek terhadap pelaksanaan kegiatan penelitian tindakan sekolah ini terlebih pada saat putaran kedua dilaksanakan, alhasil banyak peningkatan mutu dan etos kinerja guru dalam menjaga dan melaksanakan rasa kedisiplinan diri secara mandiri untuk menjaga kebersihan dan kerapian serta menyusun dan melaksanakan RPP dengan serius. Hal ini akan menjadi satu tolok ukur keberhasilan mencerdaskan pendidikan di sekolah tingkat Lanjutan. Hasil dari pelaksanaan efektivitas program pembinaan kedisiplinan dalam proses kegiatan belajar mengajar terhadap etos kerja mandiri guru SDN 2 Awar-Awar Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo menunjukkan hal yang memuaskan. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai-rata-rata dari siklus I sebesar 27 menjadi nilai rata-rata sebesar 31,64 pada siklus II.
Upaya Bimbingan Berkelanjutan Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Di SDN 1 Trigonco Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo Sahwito Sahwito
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 4 No 1 (2021): Volume 4 No.1 Tahun 2021
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan pembelajaran merupakan langkah yang sangat penting sebelum pelaksanaan pembelajaran. Perencanaan yang matang diperlukan supaya pelaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) atau beberapa istilah lain seperti desain pembelajaran, skenario pembelajaran. Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran melalui bimbingan berkelanjutan di SDN 1 Trigonco Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo. Dengan metode ini peneliti berupaya menjelaskan data yang peneliti kumpulkan melalui komunikasi langsung atau wawancara, observasi / pengamatan, dan diskusi berupa persentase atau angka-angka. Bimbingan berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP. Hal itu dapat dibuktikan dari hasil observasi / pengamatan yang memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP dari siklus ke siklus. Pada Siklus 1 rata-rata nilai komponen RPP 69% dan pada Siklus 2 83%. Jadi, terjadi peningkatan 14% dari Siklus 1.
Peningkatan Kinerja Guru Dalam Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal Melalui Kegiatan Workshop Di SMK Negeri Ngasem Kabupaten Bojonegoro Drs. Anwar Amin, MM.
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 4 No 1 (2021): Volume 4 No.1 Tahun 2021
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyataan dilapangan guru dalam menetapkan KKM tidak berdasarkan analisis dan tidak memperhatikan prinsip serta langkah-langkah penetapan, oleh karena itu perlu ada kegiatan pada awal tahun pelajaran yang dapat memberikan informasi kepada guru yang dijadikan pedoman dalam penetapan KKM. Sudah saatnya sebagai guru yang profesional apalagi sudah lulus sertifikasi seyogianya terus meningkatkan kompetensinya, termasuk di dalamnya dalam menetapkan kriteria ketuntasan minimal (KKM). KKM tidak ditetapkan secara ngawur dan sembrono. Pendidikan melakukan upaya pencapaian KKM dengan memaksimalkan proses pembelajaran dan penilaian. Melalui workshop yang diadakan di SMK Negeri Ngasem Kabupaten Bojonegoro diharapkan dapat meningkatkan kinerja guru-guru yang mengajar di SMK Negeri Ngasem Kabupaten Bojonegoro terutama dalam menetapkan KKM. Penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan sekolah (PTS) sekaligus sebagai sarana pengembangan profesinya (Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru), PTS merupakan penelitian yang berawal dari permasalahan sekolah, diselesaikan melalui tindakan spesifik dari gagasan peneliti untuk menyelesaikan permasalahan sekolah. Instrumen penelitian meliputi angket, lembar observasi, dan hasil kinerja guru, dengan analisis data kualitatif sederhana dengan melihat lembar observasi pada saat pelaksanaan workshop berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru-guru dalam menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal melalui pembinaan berupa Workshop di SMK Negeri Ngasem Kabupaten Bojonegoro dari siklus I ke siklus II telah mencapai target minimal yang telah ditetapkan yakni 85 %, artinya 85 % guru telah efektif dalam menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal.
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Akademik Teknik Individual Conference (IC) Oleh Kepala Sekolah Di SMP Negeri 1 Pacitan Cahya Herlambang, S.Pd., MM.Pd
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 4 No 1 (2021): Volume 4 No.1 Tahun 2021
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyataan yang terjadi di lapangan khususnya di SMP Negeri 1 Pacitan meskipun pemerintah melalu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program antara lain penataran-penataran, penyempurnaan kurikulum, pengadaan sarana prasarana dan alat belajar, peningkatan manajemen sekolah, dan sebagainya. Namun demikian upaya-upaya tersebut kurang mempunyai dampak yang nyata dalam kegatan pembelajaran di kelas apabila tidak diikuti dengan pembinaan profesional bagi para guru. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Individual Conference (IC). Hasil dari pelaksanaan IC ini ditengarai dapat dijadikan pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas dalam membina guru dan tenaga kependidikan di sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan profesionalnya secara nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik IC dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru SMP Negeri 1 Pacitan melalui penerapan supevisi akademik teknik IC. Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Melalui Diskusi MGMP Di SMP Negeri 2 Pacitan Heri Praptono, M.Pd.
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 4 No 1 (2021): Volume 4 No.1 Tahun 2021
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan sistem kurikulum nasional yang sentralistik telah menghasilkan perilaku kognitif siswa yang kurang fleksibel. Siswa merasa lebih aman dan cenderung terikat pada apa yang telah ada, pikiran mereka kurang berkembang dan cenderung kurang suka pada sesuatu yang baru. Praktik-praktik pendidikan yang dikembangkan kelihatannya lebih ditekankan pada pemikiran reproduktif, menekankan pada hafalan dan mencari satu jawaban benar terhadap soal-soal yang diberikan. Akhirnya kompetensi belajar kurang berkembang secara optimal. Salah satu setrategi pembelajaran yang sesuai dengan hal tersebut adalah pembelajaran dengan pendekatan Paikem.Dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar maka implementasi pembelajaran paikem akan memungkinkan siswa bisa mengembangkan kreativitas, motivasi dan partisipasinya dalam pembelajaran . Dari hasil pantauan calon peneliti selaku kepala sekolah, selama ini para guru di SMP Negeri 2 Pacitan, sangat jarang dan bahkan tidak pernah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus,dimana setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali pertemuan. Adapun subyek penelitian ini adalah guru-guru di SMP Negeri 2 Pacitan yang terdiri dari 16 orang guru. Pelaksanaan penelitian ini diawali dengan pengumpulan data dengan menggunakan format observasi,instrumen penilaian skenario pembelajaran dan instrumen penilaian pelaksanaan pembelajaran. Selanjutnya data yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif yang hasilnya adalah sebagai berikut : Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh dari sikap guru berdiskusi adalah 79,38 katagori cukup, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 84,88, katagori baik, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian skenario pembelajaran pada siklus I yaitu 78,75 katagori cukup sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 82,50, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I yaitu 78,33 katagori cukup, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 82,08 katagori baik.
Meningkatkan Kemampuan Kerjasama Melalui Permainan Tradisional Pada Siswa Kelompok A Semester I TK Islam Al-Falah Kecamatan Pesantren Kota Kediri Tahun Pelajaran 2015/2016 Dra. Suwarti, M.Pd.
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 4 No 1 (2021): Volume 4 No.1 Tahun 2021
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerjasama anak melalui kegiatan permainan tradisional pada Kelompok A TK Islam Al-Falah Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Permainan tradisional yang digunakan dibatasi pada permainan Jamuran, Engklek, dan Cublak-cublak Suweng. Jenis penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas dengan subjek yaitu anak didik Kelompok A TK Islam Al-Falah Kecamatan Pesantren Kota Kediri yang berjumlah 20 anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode dokumentasi. Penelitian mengenai kemampuan kerjasama ini telah melalui proses validasi instrumen guna memperoleh validitas dan reliabilitas instrument penelitian.Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Kegiatan pra tindakan yang mengawali penelitian ini menghasilkan data bahwa nilai rata-rata kemampuan kerjasama anak baru mencapai nilai 15%. Tindakan dalam penelitian kemampuan kerjasama ini dilakukan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil dari siklus II, nilai rata-rata kemampuan anak telah mencapai nilai 81%. Perkembangan ini telah mencapai indikator keberhasilan dimana penelitian dikatakan berhasil apabila telah mencapai nilai 76%. Dengan demikian, penelitian ini dapat dikatakan berhasil.
Meningkatkan Prestasi Belajar Penjas – Orkes Materi Senam Lantai Melalui Metode STAD Pada Siswa Kelas VI Semester I SDN Janti Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2017/2018 Drs. Mohamad Suhadi
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 4 No 1 (2021): Volume 4 No.1 Tahun 2021
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara khusus penelitian ini diharapkan berhasil meningkatkan prestasi pembelajaran dilihat dari dimensi guru dan siswa dengan cara penerapan/ penggunaan pendekatan pembelajaran Penjas - Orkes yang relatif baru yaitu pendekatan Metode STAD Indikator “Senam Lantai” pada siswa Kelas VI Semester I SDN Janti Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Berdasarkan data dan analisisnya maka ada peningkatan yang bermakna dalam prestasi belajar mata pelajaran Penjas - Orkes jika mendapat Metode STAD Hal ini disebabkan karena siswa dituntut untuk belajar lebih keras, dan dapat mengetahui kelemahan pemahamannya serta mendapatkan perbaikan dari temannya. Dalam penelitian ini ada beberapa saran antara lain : (1) Penelitian ini sebaiknya dilakukan secara terus menerus minimal selama 1 (satu) semester sehingga dapat diketahui apakah Metode STAD dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran lebih menyeluruh. (2) Sebaiknya penelitian perlakuan Metode STAD dilakukan pada kelas eksperimen lainnya, sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih menyeluruh. Hasil penelitian terhadap 23 siswa Kelas VI Semester I SDN Janti Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. menunjukkan bahwa Metode STAD dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Penjas - Orkes. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata nilai kelas, dimana untuk siklus I adalah 70.87 sedangkan untuk siklus II adalah sebesar 82.17.
Peningkatan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Materi Iman Kepada Qodo’ Dan Qodar Melalui Metode Lightening The Learning Climate Pada Siswa Kelas VI Semester II SDN Bringin Kecamatan Badas Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2017/2018 Drs. Mulyadi, M. Pd.I.
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 4 No 1 (2021): Volume 4 No.1 Tahun 2021
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah Belajar Lightening the Learning Climate berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan diterapkannya metode Belajar Lightening the Learning Climate? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Belajar Lightening the Learning Climate terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam setelah diterapkannya Belajar Lightening the Learning Climate. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VI Semester II SDN Bringin Kecamatan Badas Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2017/2018. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I 58.62%, siklus II 68.97%, siklus III 100%. Simpulan dari penelitian ini adalah metode Lightening the Learning Climate dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa kelas VI, serta model Belajar ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Belajar Pendidikan Agama Islam.
Penerapan Pembelajaran The Power Of Two Guna Meningkatkan Kefahaman Tentang Pemerintahan Desa Dan Pemerintahan Kecamatan Dalam Proses Belajar Pendidikan Pada Siswa Kelas IV Semester I SDN Ringinsari 2 Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran Drs. Sukirno Drs. Sukirno
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 4 No 1 (2021): Volume 4 No.1 Tahun 2021
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran The Power Of Two berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan diterapkannya metode pembelajaran The Power Of Two? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Metode The Power Of Two terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkannya pembelajaran The Power Of Two. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil tes formatif siklus I : nilai rata-rata siswa adalah 75.00 dengan nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 90. Pada siklus II nilai rata-rata siswa adalah 85.42 dengan nilai terendah 80 dan nilai tertinggi 100. Dari siklus II ini dapat dikatakan bahwa proses pembelajaran telah berhasil mencapai apa yang sudah ditargetkan. Sehingga secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa proses pembelajaran sudah memenuhi apa yang diharapkan, yaitu adanya peningkatan prestasi pembelajaran yang ditunjukkan dengan peningkatan prestasi siswa secara menyeluruh. Simpulan dari penelitian ini adalah metode The Power Of Two dapat berpengaruh positif terhadap proses belajar siswa, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Pendidikan Kewarganegaraan.
Penerapan Metode Cooperative Script Guna Meningkatkan Pemahaman Dan Prestasi Siswa Dalam Belajar PKn Tentang Budaya Indonesia Pada Siswa Kelas IV Semester II SDN Setonorejo 2 Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2015/2016 Ismiati Handayani, S. Pd.
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 4 No 1 (2021): Volume 4 No.1 Tahun 2021
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran Cooperative Script berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan diterapkannya metode pembelajaran Cooperative Script? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Cooperative Script terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkannya pembelajaran Cooperative Script. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IV Semester II SDN Setonorejo 2 Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2015/2016. Data yang diperoleh berupa hasil Evaluasi, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisa didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I 75,00% dan siklus II 100,00%. Simpulan dari penelitian ini adalah metode Cooperative Script dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa Kelas IV, selain itu metode pembelajaran ini juga dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.