cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP)
ISSN : 23549513     EISSN : 26556367     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan ini memuat karya hasil penelitian, kajian teori pendidikan khususnya pembelajaran dan tulisan tentang pengembangan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran.Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 192 Documents
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SMP Negeri 1 Yosowilangun Kabupaten Lumajang Tahun Pelajaran 2019-2020 Kustriyanto Kustriyanto
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 9 No 2 (2022): Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bentuk-bentuk strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 1 Yosowilangun Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang didukung pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah: para guru di SMP Negeri 1 Yosowilangun Kabupaten Lumajang. Jawaban wawancara tersebut diklasifikasi dan dikategorisasikan berdasarkan aspek dimensi masalah selanjutnya dianalisis serta diinterpretasikan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa strategi peningkatan kinerja guru yang dilaksanakan oleh kepala sekolah SMP Negeri 1 Yosowilangun menunjukkan hasil yang baik dan efektif. Hal ini dapat dilihat dari berbagai upaya atau langkah-langkah yang telah dilakukan diantaranya ; pembinaan kinerja guru melalui pendidikan dan pelatihan (diklat), serta mikro teaching; pembinaan disiplin guru melalui penerapannya yang bersifat konstruktif; pengendalian dan pengawasan melalui rapat evaluasi kerja mingguan; motivasi & penghargaan, dan parwisata gratis setiap tahunnya; serta penanaman komitmen dengan menerapkan tujuh komitmen sebagai upaya mengarahkan para tenaga pendidik untuk melaksanakan kinerja yang sesuai dengan arah-arah dan tujuanpendidikan.
Penerapan Model Pembelajaran Hands On Activity Untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Keragaman Budaya Di Indonesia Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Pada Siswa Kelas V Semester 1 SDK YPBK Purworejo Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2015/2016 Henny Indrawati
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 9 No 2 (2022): Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil observasi dalam pembelajaran IPS pada siswa kelas V SDK YPBK Purworejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, siswa kurang memahami materi keberagaman budaya di Indonesia. Siswa belum bias menjelaskan keberagaman budaya dan menyebutkan penyebaran suku-suku bangsa. Pada materi ini, guru juga menemukan masalah penyebab kurangnya pemahaman siswa dan aktivitas belajar dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah ini guru mencoba menerapkan model Pembelajaran Hands On Activity yang belum pernah digunakan sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kerukunan dan aktivitas belajar siswa agar mereka memahami materi yang disampaikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman belajar IPS materi keragaman budaya di Indonesia siswa kelas VSDK YPBK Purworejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri semester 1 tahun pelajaran 2015/2016 dengan menggunakan Model Pembelajaran Hands On Activity. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian siswa kelas VSDK YPBK Purworejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri semester ganjil tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 19 siswa. Peneltian ini dilaksanakan pada bulan September tahun 2015. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus dan setiap siklus memiliki component tindakan yaitu, perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa menggunakan Model Pembelajaran Hands On Activity dapat meningkatkan hasil belajar IPS. Pada tahap prasiklus memperoleh nilai rata-rata sebesar 42%, pada siklus I rata-rata meningkat sebesar 60%, pada siklus II rata-rata kembali meningkat sebesar 74% dan siklus III meningkat kembali menjadi 96%. Maka dari itu, disarankan kepada para guru agar menggunakan model Pembelajaran Hands On Activity agar variasi dalam pembelajaran semakin meningkat.
Meningkatkan Motivasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Melalui Metode Mim-Mem (Mimicry-Memorization Method) Siswa Kelas IX-B Semester Genap Di SMP Negeri 1 Tulakan, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2020 Udiono Udiono
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 9 No 2 (2022): Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan prinsip Metode Mim-Mem (Mimicry-Memorization Method) pada siklus I ini sudah menunjukkan penguasaan mengalami peningkatan, tetapi penguasaan yang telah dicapai itu sebenarnya masih perlu ditingkatkan lagi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya siswa yang sudah mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Sedangkan suatu kelompok (kelas) dikatakan tuntas apabila paling rendah 85% siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Pada siklus kedua, rata-rata skor penguasaan siswa semakin meningkat. Rata-rata itu meningkat dari 66,92 yang dicapai pada siklus I menjadi 73,84 pada siklus II. Hal itu menunjukkan bahwa penguasaan siswa terhadap bahan ajar pada siklus II semakin meningkat pula. Pada siklus II median skor penguasaan siswa sudah mencapai 74,00. Median sebesar itu menunjukkan bahwa dari 49 orang yang ikut tes pada akhir siklus II, dapat diperoleh 24 orang siswa yang mencapai penguasaan paling tinggi 74,00 dan 32 orang siswa penguasaannya paling rendah 74,00. Meningkatnya penguasaan siswa juga ditandai dengan semakin banyaknya siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih sebanyak 85,11% dan ini menunjukkan bahwa penguasaan siswa terhadap bahan pelajaran pada siklus III sangat tinggi. Di samping itu kelas yang menjadi subjek penelitian sudah tuntas klasikal pada siklus terakhir ini. Bentuk tindakan yang dilakukan pada siklus ini, dapat pula membawa siswa kearah perubahan sikap yang lebih mendukung berlangsungnya kegiatan pembelajaran. Siswa pada siklus ini sudah lebih terbuka dalam mengungkapkan pendapatnya. Bahkan apabila ditunjuk secara acak untuk memberikan jawaban, tidak ditemukan lagi siswa yang tidak dapat menjawab dengan benar. Hampir pada setiap pertemuan sudah tidak ada lagi siswa yang tidak dapat mengikuti pelajaran. Hal ini sejalan dengan tanggapan siswa yang dibuat pada akhir siklus III. Dari tanggapan-tanggapan tersebut tidak ada lagi siswa yang mengharapkan suatu perbaikan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. Sehingga dalam Kegiatan Penelitian ini dapat dinyatakan Tuntas dan Berhasil.
Meningkatkan Hasil Aktivitas Belajar Dengan Menggunakan Pendekatan Kontekstual Model Kooperatif Dalam Pembelajaran Matematika Pada Semester Genap Di Kelas VIII-2 Tahun Pelajaran 2019/2020 Di SMP Negeri 2 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Agus Gunarto
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 9 No 2 (2022): Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian dari penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui pendekatan kontekstual model kooperatif dalam Pembelajaran Matematika pada Materi Pelajaran Menentukan Hubungan Antara Sudut Pusat dan Sudut Keliling dapat meningkatkan aktivitas belajar Semester Genap tahun pelajaran 2019/2020 siswa Kelas VIII-2 Di SMP Negeri 2 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. 2) Untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dengan menggunakan pendekatan kontekstual model kooperatif dalam Pembelajaran Matematika pada Materi Pelajaran Menentukan Hubungan Antara Sudut Pusat dan Sudut Keliling di Semester Genap tahun pelajaran 2019/2020 dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa Kelas VIII-2 Di SMP Negeri 2 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Rancangan dalam penelitian ini direncanakan melalui beberapa tahap perencanaan, antara lain : (1) refleksi awal, (2) peneliti merumuskan permasalahan secara operasional, (3) peneliti merumuskan hipotesis tindakan, dan (4) menetapkan dan merumuskan rancangan tindakan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa dapat ditingkatkan melalui pendekatan kontekstual model kooperatif dalam Pembelajaran Matematika Kelas VIII-2 pada Materi Pelajaran Menentukan Hubungan Antara Sudut Pusat dan Sudut Keliling di Semester Genap tahun pelajaran 2019/2020 Di SMP Negeri 2 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Hal ini ditunjukkan adanya Peningkatan aktivitas belajar melalui pendekatan kontekstual model kooperatif dalam Pembelajaran Matematika Kelas VIII-2 pada Materi Pelajaran Menentukan Hubungan Antara Sudut Pusat dan Sudut Keliling di Semester Genap tahun pelajaran 2019/2020 Di SMP Negeri 2 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan sebesar 73,91% meningkat pada siklus 1 sebesar 68%, siklus 2 sebesar 81%, dan siklus 3 sebesar 90%.
Peningkatan Hasil Belajar Analisis Titrimetri Mata Pelajaran Teknik Dasar Pekerjaan Laboratorium Kimia(TDPLK) Melalui Metode Discovery Learning Siswa Kelas XKA4 SMKN 3 Madiun Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020 Sunaryo Sunaryo
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 9 No 2 (2022): Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan kenyataan di lapangan membuktikan bahwa 60% dari siswa kelas XKA4 SMKN 3 Madiun mata pelajaran Teknik Dasar Pekerjaan Laboratorium Kimia (TDPLK) khususnya pada topic Analisis Titrimetri hasil belajarnya kategori rendah. Berdasarkan fenomena tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan (action research) dengan mengimplementasikan strategi pembelajaran model Discovery Learning. Penelitian dilaksanakan dalam tahapan siklus, tiap siklus terdiri atas 2 kali pertemuan. Setiap putaran siklus terdiri atas kegiatan perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), observasi (observing) dan refleksi (reflecting). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis, observasi dan pengisian angket. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar topic Analisis Titrimetri siswa kelas XKA4 SMKN 3 Madiun semester II tahun pelajaran 2019/2020. Hasil peneltian ini diharapkan memiliki manfaat bagi siswa, guru, sekolah maupun penelti lanjutan dalam meningkatkan mutu pembelajaran, yang berdampak pada peningkatan hasil belajar. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa strategi model pembelajaran Discovery Learning efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XKA4 SMKN 3 Madiun, yang dibuktikan dengan adanya data yang menunjukkan peningkatan persentase ketuntasan belajar dari 30 siswa adalah 40% (12 siswa) di kondisi awal, 50% (15 siswa) di siklus I, 70% (21 siswa) di siklus II, dan 87% (26 siswa) di silkus III. Keaktifan siswa meningkat dari 78.57% (Cukup Baik) di siklus I, 85.71% (Baik) di siklus II, dan 92.85% (Sangat Baik) di siklus III. Keaktifan guru meningkat dari 78.57% (Cukup Baik) di siklus I, 85.71% (Baik) di siklus II, dan 92.85% (Sangat Baik) di siklus III. Peningkatan respon siswa terhadap pembelajaran model Discovery Learning dari 47% (14 siswa) merespon Cukup Baik (70% - 79%) di siklus I, 63% (19 siswa) merespon Baik (80% - 89%) di siklus II, dan 83% (25 siswa) merespon Baik ( 80% - 89% ) di siklus III
Implementasi Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinestetic (VAK) Dapat Meningkatkan Prestasi Matematika Materi Fungsi Kuadrat Pada Siswa Kelas IX B Di SMP Negeri 5 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020 Retno Dwi Maryani
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 9 No 2 (2022): Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Apakah penerapan Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinestetic (VAK) dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika materi fungsi kuadrat pada Siswa Kelas IX B, SMP Negeri 5 Ngawi Kabupaten Ngawi, Tahun Pelajaran 2019/2020? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: mengetahui penerapan Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinestetic (VAK) dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika materi fungsi kuadrat pada Siswa Kelas IX B, SMP Negeri 5 Ngawi Kabupaten Ngawi, Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IX B di Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Ngawi, Kabupaten Ngawi. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Penggunaan Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinestetic (VAK) dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika materi fungsi kuadrat pada Siswa Kelas IX B, SMP Negeri 5 Ngawi, Kabupaten Ngawi, Tahun Pelajaran 2019/2020, hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya rata-rata hasil belajar siswa terhadap materi yang disampaikan guru (rata-rata hasil evaluasi belajar siswa meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing (70,31), (81,41), dan (87,97), sedangkan prosentase ketuntasan secara klasikal belajar siswa meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing (68,75 %), (81,25 %), dan (90,63 %). Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal tercapai.
Peningkatan Prestasi Belajar IPA Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Dan Benda Melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Kelas VII E Di SMP Negeri 5 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020 Setyowati Budi Utami
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 9 No 2 (2022): Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah (1) “Seberapa jauh peningkatan prestasi belajar siswa dalam belajar Ilmu Pengetahuan Alam khususnya Ilmu Pengetahuan Alam materi klasifikasi makhluk hidup dan benda pada siswa kelas VII E, SMP Negeri 5 Ngawi, Kabupaten Ngawi? (2) Apakah melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan motivasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam materi klasifikasi makhluk hidup dan benda pada siswa kelas VII E, SMP Negeri 5 Ngawi, Kabupaten Ngawi? Sedangkan tujuan penelitian adalah (1) mengetahui pengaruh penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa materi klasifikasi makhluk hidup dan benda, (2) Mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan motivasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas VII E. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan dengan menentukan langkah-langkah perencanaan, prosedur pelaksanaan tindakan, refleksi, subjek penelitian, pengumpulan data, instrument penelitian, teknik analisa data, menyiapkan partisipan, penelitian tindakan menggunakan tiga siklus kegiatan. Hasil penelitian siklus 1 sampai dengan siklus 3 dari data yang dikumpulkan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, sehingga dapat disimpulkan melului metoda Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) materi klasifikasi makhluk hidup dan benda pada siswa kelas VII E, SMP Negeri 5 Ngawi, Kabupaten Ngawi, terdapat peningkatan terhadap pemahaman materi pelajaran yang disampaikan peneliti yang ditandai dengan peningkatan hasil belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu rata-rata hasil belajar siklus I (70,63), siklus II (80,78), dan siklus III (88,13), sedangkat ketuntasan secara klasikal meningkat pada siklus I (71,88 %), menjadi (81,25 % ) pada siklus II, dan menjadi (87,50 %) pada siklus III, sehingga ketuntasan secara klasikal tuntas pada siklus III tercapai.
Peningkatan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Materi Happy Birthday To You Melalui Metode Student Facilitator And Explaining (SFE) Pada Kelas VIII G Di SMP Negeri 5 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020 Sumiati Sumiati
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 9 No 2 (2022): Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumuskan masalah dalam penelitian ini adalah (1) “Seberapa jauh peningkatan prestasi belajar siswa dalam belajar Bahasa Inggris khususnya happy birthday to you pada siswa kelas VIII G, SMP Negeri 5 Ngawi Kabupaten Ngawi? (2) Apakah Metode Student Facilitator And Explaining (SFE) dapat meningkatkan motivasi belajar Bahasa Inggris dalam bidang happy birthday to you siswa kelas VIII G, SMP Negeri 5 Ngawi Kabupaten Ngawi? Sedangkan tujuan penelitian adalah (1) mengetahui pengaruh penerapan Metode Student Facilitator And Explaining (SFE) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam happy birthday to you, (2) Mengetahui pengaruh Metode Student Facilitator And Explaining (SFE) dapat meningkatkan motivasi belajar Bahasa Inggris dalam bidang happy birthday to you siswa kelas VIII G. Hasil penelitian siklus 1 sampai dengan siklus 3 dari data yang dikumpulkan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, sehingga dapat disimpulkan melului Metode Student Facilitator And Explaining (SFE) terdapat peningkatan prestasi belajar siswa kelas VIII G, SMP Negeri 5 Ngawi Kabupaten Ngawi, khususnya happy birthday to you, hal ini terlihat dalam perkebangan hasil penelitian setiap siklus. Nilai rata-rata test penelitian pada siklus I yaitu 71,88 menjadi 78,28 pada siklus II dan menjadi 87,66 pada siklus III, sedangkan prosentase ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I yaitu 71,88 %, menjadi 78,13 % pada siklus II dan menjadi 87,50 % pada siklus III, sehingga penelitian tindakan kelas pada siklus III tercapai.
Upaya Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Melalui Kegiatan Buzz Group Discussion Guru SDN Negeri 13 Lubuk Alung Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam Semester I Tahun Pelajaran 2020/2021 Nurhasnah Nurhasnah
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 9 No 3 (2022): Vol 9 No 3 (2022)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru-guru di SD Negeri 13 Lubuk Alung Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam yang terdiri dari enam orang guru kelas. Teknik Pengumpulan Data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi, sedangkan alat pengumpulan data terdiri dari format observasi pelaksanaan kegiatan diskusi dalam kelompok kecil, format penilaian skenario pembelajaran, format penilaian pelaksanaan pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan cara mendeskripsikan data kualitatif yang berhasil dihimpun pada tahap observasi awal dan tahap observasi pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembinaan kemampuan guru dalam menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar di SD Negeri 13 Lubuk Alung Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam melalui pelaksanaan diskusi kelompok kecil (buzz group discusion) terbukti dapat meningkatkan kemampuan menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya hasil penilaian terhadap ke tiga aspek yang menjadi fokus perbaikan. Hasil penilaian ketiga aspek tersebut menunjukkan angka-angka bahwa pada aspek pengamatan diskusi kelompok kecil dari rata-rata nilai 64,17 dengan kriteria kurang, meningkat menjadi 79,00 dengan kriteria cukup dan 88,17 dengan kriteria baik pada siklus terakhir. Aspek penyusunan aspek skenario pembelajaran hasil penilaian menunjukkan angka 61,67 pada kondisi awal dengan kriteria kurang, meningkat menjadi 79,17 dengan kriteria cukup dan pada siklus terakhir menjadi 86,67 dengan kriteria baik. Aspek pelaksanaan pembelajaran dari nilai 60, meningkat menjadi 79,44 dan 86,11 dengan penjelasan kriteria nilai dari kurang, meningkat menjadi cukup dan baik pada siklus terakhir Dari perolehan hasil penelitian sebagaimana dijelaskan di atas maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penelitian dinyatakan berhasil, karena semua komponen yang diteliti menunjukkan hasil di atas kriteria keberhasilan sebesar 85%. Kesimpulannya adalah melalui kegiatan Buzz group discussion terbukti dapat meningkatkan kemampuan guru di SD Negeri 13 Lubuk Alung Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2020/2021 dalam memberdayakan lingkungan sebagai sumber belajar.
Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Canva Melalui Kegiatan LHT Di SDN 07 Alahan Sirih Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022 Wanismar Wanismar
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 9 No 3 (2022): Vol 9 No 3 (2022)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menekankan kepada peningkatan kompetensi guru dalam pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi canva dengan pelaksanaan kegiatan iHT di masa pandemi Covid 19. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan empat langkah pokok, yaitu : perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah 18 guru di SD Negeri 07 Alahan Sirh Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Validasi data dengan teknik triangulasi. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat kesimpulan bahwa pelaksanaan iHT terbukti mampu meningkatkan kompetensi guru dalam pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi canva. Hal tersebut dibuktikan dengan peningkatan hasil penilaian kompetensi guru-guru di SD Negeri 07 Alahan Sirh Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam dalam pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi canva di mana pada kondisi awal rata-rata nilai 45,88 dan masuk dalam kategori Kurang (K), meningkat pada siklus pertama dengan rata-rata nilai 70,93 dan masuk dalam kategori Cukup (C) dan pada siklus kedua dengan rata-rata nilai 90,40 dan masuk dalam kategori Baik (B). Adapun peningkatan kompetensi guru-guru di SD Negeri 07 Alahan Sirh Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam dalam pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi canva secara individu pada kondisi awal belum ada guru yang dinyatakan tuntas, pada siklus pertama 10 guru atau 55,56% dinyatakan tuntas dan pada siklus kedua 18 guru atau 100% dinyatakan tuntas. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan iHT terbukti dapat meningkatkan kompetensi guru-guru SD Negeri 07 Alahan Sirh Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam dalam pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi canva.