cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP)
ISSN : 23549513     EISSN : 26556367     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan ini memuat karya hasil penelitian, kajian teori pendidikan khususnya pembelajaran dan tulisan tentang pengembangan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran.Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 192 Documents
Peningkatan Prestasi Belajar IPA Materi Sistem Gerak Pada Manusia Melalui Pembelajaran Cooperative Scrip Pada Siswa Kelas VIII-E SMP Negeri 10 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 Agus Lipur Suadi, S.Pd.
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 1 (2019): Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.62 KB)

Abstract

IPA adalah pelajaran yang penting karena ilmunya dapat diterapkan secara langsung dalam masyarakat. Menurut Srini M. Iskandar (1997: 16) beberapa alasan pentingnya mata pelajaran IPA yaitu, IPA berguna bagi kehidupan atau pekerjaan anak dikemudian hari, bagian kebudayaan bangsa, melatih anak berpikir kritis, dan mempunyai nilai-nilai pendidikan yaitu mempunyai potensi dapat membentuk pribadi anak secara keseluruhan. Pendidikan IPA seharusnya dilaksanakan dengan baik dalam proses pembelajaran di sekolah mengingat pentingnya pelajaran tersebut seperti yang telah diungkapkan di atas. Pembelajaran IPA dikatakan berhasil apabila semua tujuan pembelajaran yang telah ditentukan dapat tercapai, yang terungkap dalam hasil belajar IPA. Namun dalam kenyataannya, masih ada sekolah-sekolah yang memiliki hasil belajar IPA yang rendah karena belum mencapai standar ketuntasan yang telah ditentukan. Pengajaran berdasarkan masalah (Cooperatid Scrip) terdiri dari penyajian kepada siswa, situasi masalah autentik dan bermakna untuk dapat memberikan kemudahan pada siswa untuk melakukan kerja sama yang positif dalam pemecahan permasalahan dalam pembelajaran Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Adakah Peningkatan Prestasi Belajar IPA Materi Sistem Gerak Pada Manusia Melalui Pembelajaran Cooperative Scrip Pada Siswa Kelas VIII-E SMP Negeri 10 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019?. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru fisika yang lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Proses pelaksanaan tindakan kelas melalui dua tahap secara berdaur ulang (dalam 2 siklus) mulai dari (1) perncanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi (4) analisis dan refleksi. Dari hasil pelaksanaan dan pengamatan siswa dan guru cenderung lebih baik setiap siklus I 71.5 (63.3%) dan meningkat pada siklus II 81 (96.7%), maka dapat dibuktikan bahwa hipotesis penelitian yang berbunyi adanya Peningkatan Prestasi Belajar IPA Materi Sistem Gerak Pada Manusia Melalui Pembelajaran Cooperative Scrip Pada Siswa Kelas VIII-E SMP Negeri 10 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 dinyatakan diterima.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Dalam Pemecahan Masalah Luas Bangun Datar Melalui Penerapan Kobis (Konsep Operasi Bilangan Sederhana) Pratiwi, S.Pd.
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 1 (2019): Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.87 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika dalam pemecahan masalah luas bangun datar melalui penerapan Kobis (Konsep Operasi Bilangan Sederhana) pada siswa kelas V SDN 01 Tawangrejo Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pola kolaboratif menggunakan model siklus berdaur Suharsimi Arikunto. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 01 Tawangrejo sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes dan dokumentasi. Analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Kriteria keberhasilan tindakan penelitian ini tolok ukurnya adalah sistem belajar tuntas dalam pelajaran Matematika yaitu pencapaian nilai KKM 75. Hasil dari penelitian tindakan kelas melalui penerapan KOBis dalam pemecahan masalah luas bangun datar pada mata pelajaran Matematika menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara klasikal dari pra siklus sebesar 58% meningkat menjadi 70% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 90% pada siklus II. Peningkatan tersebut dikarenakan penerapan KOBis membuat siswa mampu menemukan konsep pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika yang dianggap sulit menjadi lebih mudah serta menghapus ketakutan siswa terhadap Matematika. Berdasarkan hasil pembahasan diketahui bahwa penerapan Konsep Operasi Bilangan Sederhana (KOBiS) dapat meningkatkan prestasi hasil belajar Matematika dalam pemecahan masalah luas bangun datar siswa kelas V SDN 01 Tawangrejo Kota Madiun.
Peningkatan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Melalui Teknik Semiterpimpin Pada Siswa Kelas III B SDN 02 Mojorejo Kota Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 Dra. Sri Mugi Lestari, M.Si.
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 1 (2019): Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.696 KB)

Abstract

Menulis adalah kegiatan komunikasi berupa penyampaian ide secara tertulis kepada pihak lain. Aktivitas menulis melibatkan unsur penulis sebagai penyampai pesan, pesan atau isi tulisan, saluran atau media tulisan dan pembaca sebagai penerima pesan. Menulis sendiri bukanlah sesuatu yang asing bagi kita. Artikel, esai, laporan, komik, cerita, spanduk adalah bentuk produk bahasa tulis yang akrab dengan kehidupan kita. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas III B SDN 02 Mojorejo Kota Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I mendapatkan nilai rata-rata 75,16 persentase (58,06%), siklus II 81,45 dan persentase (93,55%). Simpulan dari penelitian ini adalah dengan metode Menulis Melaui Teknik Semiterpimpin dapat berpengaruh positif terhadap prestasi belajar Siswa SDN 02 Manisrejo Kota Madiun, dan dapat meningkatkan motivasi belajar Bahasa Indonesia serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkat prestasi belajar Bahasa Indonesia Kelas III B SDN 02 Manisrejo Kota Madiun.
Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Dengan Menggunakan “MIK” Pada Siswa Kelas IV SDN 01 Nambangan Lor Kota Madiun Saidin Saidin
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 1 (2019): Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.553 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) peningkatan proses pembelajaran membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 01 Nambangan Lor Kota Madiun, dan (2) peningkatan hasil pembelajaran membaca pemahaman siswa Kelas IV SDN 01 Nambangan Lor Kota Madiun. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini meliputi studi pendahuluan, perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini berupa data proses dan data hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan, hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dilaksanakan berdasarkan analisis data model mengalir yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 01 Nambangan Lor Kota Madiun meningkat setelah dilakukan tindakan pembelajaran dengan MIK dari siklus I hingga siklus II. Peningkatan proses pembelajaran membaca tampak pada aktivitas siswa dan aktivitas guru. Aktivitas siswa mengalami peningkatan dari 63,97 (rata-rata skor siklus I) menjadi 83,09 (rata-rata skor siklus II). Sedangkan pada aktivitas guru juga mengalami peningkatan, yaitu dari 88,81 (rataa-rata skor siklusI) menjadi 98,02 (rata-rata skorsiklus II). Peningkatan kemampuan membaca siswa dari segi hasil dapat dilihat dari skor LKS dan skor ulangan harian pada masing-masing siklus. Berdasarkan analisis hasil LKS terungkap bahwa siklus I memperoleh rata-rata 61,67, siklus II memperoleh rata-rata 81,75. Sedangkan untuk ulangan harian rata-rata siklus I adalah 59.98 sedangkan siklus II memperoleh rata-rata 78,12
Implementasi Metode Penemuan Terbimbing Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Pokok Bahasan Barisan Dan Deret Bilangan Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Bontang. Purwanto Purwanto
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 1 (2019): Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.908 KB)

Abstract

Pelajaran matematika sangat penting diberikan di sekolah, karena matematika berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari-hari, maupun dalam menata nalar/pola pikir seseorang. Metode penemuan terbimbing merupakan metode pembelajaran aktif yang melibatkan siswa untuk menemukan sendiri konsep yang sedang dipelajari dengan bimbingan guru, sehingga konsep yang ditemukan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kenyataan yang ada rata-rata nilai UN matematika sebesar 73, meskipun nilai itu jauh lebih baik dari rata-rata nasional yang hanya 34. Tetapi nilai itu terendah dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Salah satu penyebab rendahnya hasil belajar siswa diduga kurangnya pemahaman konsep matematika serta kurang tepatnya metode yang digunakan. Oleh sebab itu perlu diadakan penelitian tindakan kelas, untuk me-ngetahui cara peningkatannya. Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui penerapan metode penemuan terbimbing pada pokok bahasan barisan dan deret bilangan, 2). Untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pokok bahasan barisan dan deret bilangan, 3). Untuk meningkatkan hasil belajar pokok bahasan barisan dan deret bilangan pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Bontang. Berkaitan dengan hal tersebut, pada penelitian tindakan kelas ini dengan menggunakan metode penemuan terbimbing, dalam proses pembelajaran siswa berdiskusi dalam kelompok dengan media LKS (Lembar Kerja Siswa). Dengan LKS yang disusun berdasarkan langkah-langkah penemuan terbimbing, siswa akan terlibat aktif dalam memecahkan masalah yang dihadapinya. Hasil penelitian pada tindakan siklus I, dan siklus II nilai rata-rata siswa terlihat meningkat. Perolehan nilai rata-rata pada siklus I = 81,8 dengan ketuntasan 83,3%, dan siklus II = 87,9 dengan ketuntasan 93,3%. Sedangkan hasil pengamatan aktivitas siswa, siklus I, dan siklus II efektif. Hasil ini membuktikan bahwa metode penemuan terbimbing dapat diterapkan pada pokok bahasan barisan dan deret bilangan. Dan dapat membuat siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran, siswa berani bertanya, dengan bimbingan guru siswa mampu memecahkan masalah, ketrampilan yang dimiliki siswa meningkat, dan menumbuhkan motivasi belajar siswa yang lebih tinggi.
Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Melalui Diskusi MGMP Di SMK Senopati Sedati Kabupaten Sidoarjo Abdul Kholis
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 1 (2019): Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.788 KB)

Abstract

Kurikulum 2013 yang berlaku sekarang ini, memerlukan strategi baru terutama dalam kegiatan pembelajaran. Pendekatan pembelajaran yang sebelumnya lebih banyak didominasi oleh peran guru (teacher centered) diperbaharui dengan sistem pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered). Salah satu setrategi pembelajaran yang sesuai dengan hal tersebut adalah pembelajaran dengan pendekatan Paikem. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus,dimana setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali pertemuan. Adapun subyek penelitian ini adalah guru-guru di SMK Senopati Sedati Kabupaten Sidoarjo yang terdiri dari 8 orang guru. Pelaksanaan penelitian ini diawali dengan pengumpulan data dengan menggunakan format observasi,instrumen penilaian skenario pembelajaran dan instrumen penilaian pelaksanaan pembelajaran. Selanjutnya data yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif yang hasilnya adalah sebagai berikut : Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh dari sikap guru berdiskusi adalah 79,38 katagori” cukup, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 84,88, katagori “baik”,nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian skenario pembelajaran pada siklus I yaitu 78,75 katagori “cukup” sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 82,50, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I yaitu 78,33 katagori “cukup”, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 82,08 katagori “baik”.Melihat nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dari siklus I ke siklus II , terjadi peningkatan nilai rata-rata yang diperoleh dari masing-masing komponen yang di observasi maupun yang dinilai, yang berarti pembinaan dan bimbingan melalui pendekatan diskusi kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar.
Peningkatan Keterampilan Membandingkan Dan Mengurutkan Bilangan Pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Pendekatan Learning Expeditions Siswa Kelas II SDN Tatung Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo Sujiyem Sujiyem
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 1 (2019): Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.293 KB)

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa untuk dalam bidang Matematika khususnya pada kompetensi dasar Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan 1 sampai 500 sangat rendah, yakni hanya 57,69% dari jumlah siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 64,52. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Learning Expeditions. diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa terampil dalam Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2x45 menit, yang meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan 1 sampai 500 melalui metode Learning Expeditions pada siswa Kelas II SDN Tatung Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan Model Pembelajaran Learning Expeditions dalam meningkatkan keterampilan Matematika materi ajar Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan 1 sampai 500 ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 71,92; siklus II 76,34, dan siklus III 81,53. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan prosentasi ketuntasan belajar yaitu pada siklus I hanya 69,23%, siklus II meningkat menjadi 84,61%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 96,15%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Learning Expeditions dalam proses pembelajaran dapat meningkatan keterampilan Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan 1 sampai 500 pada mata pelajaran Matematika.
Peningkatan Kompetensi Penelitian Dan Pengembangan Serta Optimalisasi Kualitas Kepengawasan Melalui Supervisi Manajerial Di SDN Ketro I Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan Sukatmo Sukatmo
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 1 (2019): Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.182 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah ini adalah: 1) Melaksanakan dan membuat laporan upaya peningkatan kompetensi penelitian dan pengembangan oleh guru baik secara mandiri maupun terprogram; 2) Menyusun perangkat pembelajaran untuk satu mata pelajaran lengkap; 3) Menyusun laporan observasi pembelajaran di kelas terhadap beberapa guru dalam upaya mencapai standar kompetensi lulusan; 4) Mengembangkan model penilaian yang secara umum dapat dipandang lebih baik dari apa yang telah dikembangkan di sekolah, baik yang menyangkut mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaiannya; 5) Melaksanakan pengkajian terhadap program kepengawasan di UPT TK dan SD Kecamatan Kebonagung (SDN Ketro I) berkenaan dengan implementasi 8 standar nasional pendidikan (SI, SKL, Proses, Penilaian, Pengelolaan, Sarpras, Tendik, Pembiayaan). Setelah penulis sebagai pengawas sekolah melaksanakan kegiatan Penelitian Tindakan Sekolah mulai awal sampai akhir pelaksanaan kegiatan, maka kompetensi supervisi akademik penulis sebagai pengawas sekolah dapat meningkat, kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran (silabus dan RPP) meningkat, dengan melaksanakan supervisi guru dan kepala sekolah, maka kompetensi supervisi akademik penulis semakin meningkat, meningkatnya kompetensi penulis dalam menyusun perangkat pembelajaran.
Peningkatan Hasil Belajar IPS Tentang Sistem Administrasi Wilayah Indonesia Melalui Penerapan Metode Belajar Pintar Siswa Kelas VI SDN Kebonagung 2 Kecamatan Porong Riduwan Riduwan
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 2 (2019): Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.546 KB)

Abstract

Hasil belajar adalah kata lain dari prestasi belajar, hanya saja sifatnya lebih khusus pada materi tertentu. Hasil belajar juga disebut hasil yang telah dicapai. Metode pembelajaran yang efektif dan membangkitkan aktivitas siswa didesain dengan memperhatikan taraf perkembangan, potensi, dan lingkungan peserta didik dan divariasi dengan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan. Data yang diperoleh dari daftar nilai diketahui bahwa minat belajar Ilmu Pengetahuan Sosial kompetensi dasar Mendeskripsikan perkembangan sistem administrasi wilayah Indonesia sangat rendah, sekitar 70% mendapat nilai dibawah 75. Hal ini ditengarai karena metode pembelajaran yang kurang bervariasi, model pembelajaran yang konvensional dan rendahnya motivasi belajar terhadap mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial karena kurang melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar mengajar. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Belajar PINTAR dengan harapan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Mendeskripsikan perkembangan sistem administrasi wilayah Indonesia dan memenuhi standar ketuntasan minimal 75%. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial kompetensi dasar Mendeskripsikan perkembangan sistem administrasi wilayah Indonesia melalui Penerapan Metode Belajar PINTAR pada siswa Kelas VI SDN Kebonagung 2 Porong Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan Model Pembelajaran Belajar PINTAR dalam meningkatkan kemampuan Ilmu Pengetahuan Sosial materi ajar Mendeskripsikan perkembangan sistem administrasi wilayah Indonesia ini ditandai adanya peningkatan mean score, yakni : pada siklus I 69,39; siklus II 73,94; dan siklus III 86,21. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 51,52%, siklus II menjadi 78,79%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 96,97%.
Peningkatan Perolehan Hasil Belajar Menganalisis Teks Prosedur Kompleks Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Metode Cycle Learning Siswa Kelas X TPM A SMK Negeri 1 Jenangan Kabupaten Ponorogo Sudarwati Sudarwati
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 2 (2019): Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.467 KB)

Abstract

Guru sebagai pelaksana pendidikan terdepan, harus mampu merencanakan suatu strategi pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada anak didik, untuk mengembangkan potensi yang ada pada diri siswa melalui kegiatan belajar mengajar di kelas. Potensi tersebut dapat dikembangkan oleh siswa apabila di dalam diri siswa terdapat minat untuk mengetahui sesuatu. Untuk itu guru harus mampu mengembangkan dan meningkatkan minat belajar siswa agar didapatkan hasil belajar yang optimal. Berdasarkan kenyataan di lapangan membuktikan bahwa 66,67% dari siswa Kelas X TPM A SMK Negeri 1 Jenangan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia memiliki hasil belajar dalam kategori rendah. Berdasarkan fenomena tersebut, peneliti melakukan suatu kegiatan penelitian tindakan (action research) dengan mengimplementasikan strategi pembelajaran konstruktivisme. Penelitian tersebut dilaksanakan dalam tiga siklus. Tiap siklus terdiri atas 2 kali pertemuan. Tiap pertemuan memiliki alokasi 2 jam pelajaran (2 x 45 menit) dan terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah meningkatkan perolehan belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa Kelas X TPM A SMK Negeri 1 Jenangan Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Cycle Learning cukup efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas X TPM A SMK Negeri 1 Jenangan. Hal ini dibuktikan dengan adanya data yang menunjukkan peningkatan persentase siswa yang memiliki nilai kategori baik yang diikuti ketuntasan belajar siswa meningkat dalam setiap siklusnya, yakni pada siklus I mencapai 25,00% ketuntasan belajar 41,67%, siklus II mencapai 52,78% ketuntasan belajar 69,44%, dan siklus III meningkat menjadi 63,89% dan ketuntasan belajar 88,89%.

Page 5 of 20 | Total Record : 192