cover
Contact Name
Tanto
Contact Email
tanto@politeknikjambi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
inovator@politeknikjambi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Inovator
Published by Politeknik Jambi
ISSN : -     EISSN : 26155052     DOI : 10.37338/ji
Core Subject : Engineering,
Journal of Inovator is peer review journal, published twice a year by the LPPM Politeknik Jambi. This journal discusses the scientific works containing results of research in the field of mechanical engineering, includes Dynamics, Vibration and Sound Engineering, Material and Manufacture Technology, Thermal and Refrigeration Engineering, Energy Conversion, Robotic and Industrial Automation, Vehicle Engineering, Solid Mechanic and Design.
Arjuna Subject : -
Articles 284 Documents
Inovasi Media Pembelajaran Alat Berat: Prototipe Simulator Excavator Hidrolik Air Berbiaya Rendah Menggunakan Teknologi Fused Deposition Modeling (FDM) Wibi Pramanda; Sandi Yudha Barri Zaqi; Satrio Darma Utama
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.521

Abstract

The limitations of physical teaching aids pose a challenge to the effectiveness of learning in the heavy equipment course at Jambi Polytechnic. This study aims to address the issue by designing and building a low-cost excavator simulator prototype as an interactive learning medium. The research method consists of three main stages: component design using FUSION 360, manufacturing with 3D printing technology Fused Deposition Modeling (FDM) using PLA+ material, and assembly of a manual water-based hydraulic system utilizing syringes as actuators. The result is a functional prototype capable of accurately demonstrating all basic excavator movements, including base rotation, as well as boom, arm, and bucket movements controlled through levers. This simulator has proven to be an effective and practical teaching aid solution to enhance students’ practical understanding of mechanical principles and hydraulic systems in heavy equipment.
Analisis Penggunaan Bahan Bakar Padat Terhadap Kebutuhan Udara Pembakaran di Dalam Furnace pada Boiler dengan Kapasitas 200 Ton/Jam Angga Bahri Pratama; Rini Swandi Sitorus; Jandri Fan HT Saragi; Sahat Sitompul; Eka Putra Dairi Boangmanalu
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.523

Abstract

Boiler berfungsi untuk memanaskan air dengan menggunakan panas dari hasil pembakaran bahan bakar. Variabel bahan bakar yang diuji ada tiga yaitu cangkang, palm caul dan kulit kayu eucalyptus. Prosedur pengujian dibagi menjadi tiga tahap, yaitu pengujian nilai kalor bahan bakar, uji moisture bahan bakar, dan kebutuhan udara didalam furnance (ruang bakar). Analisis ini menggunakan metode observasi, Hasil pengujian nilai kalor bahan bakar kulit kayu eucalyptus adalah 10.960,25 kKal/kg, nilai kalor bahan bakar cangkang diperoleh nilai sebesar 16.747,50 kKal/kg, dan nilai kalor bahan bakar palm caul sebesar 7.978,49 kKal/kg. Hasil pengujian moisture dan kebutuhan udara didalam furnace bahan bakar kulit kayu eucalyptus adalah 10,71% dan 270.455,77 kg/jam, bahan bakar cangkang memiliki nilai sebesar 16,53% dan 393.423,92 kg/jam, serta bahan bakar palm caul memiliki nilai sebesar 36,43 % dan 210.401,56 kg/jam. Dari ketiga variabel bahan bakar yang diuji didapatkan hasil pengujian pada bahan bakar cangkang yang memiliki nilai kalor bahan bakar dan moisture (kadar air) yang baik untuk pembakaran dibandingkan dengan kedua bahan bakar lainnya.
Analisis Daya Mesin Pada Mesin Pengupas Kopi Kering Kapasitas 360 Kg/jam Jandri Fan; Eka Putra Dairi Boangmanalu; Angga Bahri Pratama
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.526

Abstract

Pengolahan kopi kering (dry process) merupakan metode pascapanen yang banyak digunakan oleh kelompok tani karena lebih hemat biaya dan tidak memerlukan air dalam jumlah besar. Tahap pengupasan kulit tanduk (hulling) merupakan bagian paling kritis dalam keseluruhan proses karena menentukan mutu fisik green bean, rendemen, serta nilai jual. Namun, banyak kelompok tani masih menggunakan mesin huller berkapasitas rendah atau motor yang tidak sesuai kebutuhan daya aktual sehingga menyebabkan kerusakan biji, konsumsi energi berlebih, dan umur pakai mesin yang pendek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan daya pada rancang bangun mesin pengupas kopi kering kapasitas 360 kg/jam sebagai dasar pemilihan motor dan komponen transmisi yang tepat. Metodologi meliputi pengukuran karakteristik fisik biji kopi kering, perhitungan gaya gesek dan gaya tumbukan, perancangan transmisi sabuk–puli, serta analisis efisiensi mekanis untuk menentukan kebutuhan daya real. Hasil menunjukkan bahwa kebutuhan daya mesin hanya sekitar 1.1 kW setelah memperhitungkan efisiensi transmisi 82% dan faktor cadangan beban 1.4. Mesin mampu mencapai efisiensi pengupasan 93–96% dengan kadar biji pecah <8% pada putaran drum 800–900 rpm. Kapasitas 360 kg/jam dinilai ideal untuk kelompok tani karena meningkatkan kecepatan proses, mengurangi antrian pengolahan, serta menjaga mutu green bean. Berdasarkan hasil tersebut, motor bensin 1.5–2 HP dinilai paling sesuai dengan performa mekanis dan kondisi operasional lapangan. Penelitian ini memberikan dasar teknis yang kuat bagi pengembangan mesin huller berkapasitas menengah untuk kelompok tani di Indonesia.
Pengaruh Kekuatan Bending Material Komposit Serat Sintetis Terhadap Sifat Bahan Winlet Bumper Mobil Menggunakan Metode Komparatif Afrizal Afrizal; Ahmad Ridwan; Eko Martono; Hayatullah Komaini
Jurnal INOVATOR Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v9i1.542

Abstract

Material komposit sering digunakan sebagai body pada mobil terutama pada bagian pelindung depan maupun belakang, hal ini dikarenakan keunggulan material komposit yaitu ringan yang mengakibatkan massa dari body mobil akan lebih ringan sehingga bahan bakar menjadi lebih efisien dan dapat mereduksi emisi udara. Komposit yang menggunakan polimer merupakan komposit yang sering digunakan. Komposit dengan jenis ini menggunakan polimer sebagai matriks dan serat alam sebagai penguat.Komposisi   serat karbon, serat polypropylene  Paduan Hardiner dan Resin Epoxy untuk bahan winglet bumper mobil: Komposisi 1: 1 serat KSP 3 serat   KSK  atau 1.158 gr KSP;  3.475 gr KSK ;18.532 gr REH nilai uji bending rata-rata  4694,57 MPa, Komposisi 2 : 2 serat KSP 2 serat KSK  atau 2.316 gr KSP;2.316 gr KSK; 18.532 gr REH nilai uji bending rata-rata  4901,45 MPa, Komposis 3: : 3 serat KSP 1 serat KSK atau 3.475 gr KSP 1.158 gr KSK; 18.532% REH  nilai uji bending rata-rata  5371,68 MPa  Pembuatan Winglet Bumper Mobil diambil dari komposisi spesimen uji bending tertinggi  yang diperoleh pada komposisi perbandingan campuran  3 serat KSP dan 1 serat  3.475 gr KSP, 1 serat 1.158 gr KSK; 18.532 gr REH dengan nilai uji bending  5371,68 MPa. Nilai analisis komparatif kekuatan uji bending dengan komposisi serat karbon, serat polypropylene. Paduan Hardiner dan Resin Epox dengan menggunakan analisa Komparatif sampel k berkorelasi, Analisis hipotesa ada perbedaan diantara lapisan serat terhadap uji bending Karena nilai F0 = 77,01 > F0,05(2,6) = 5.14 maka Ho maka ditolak. Jadi ada pengaruh perbedaan diantara lapisan serat polypropylene dan lapisan serat karbon terhadap kekuatan uji bending material untuk pembuatan Bumper Mobil.
Oleoresin Kayu Manis (Cinnamomun Burmannii) Dengan Metode  Ekstraksi Sokhletasi (Mempelajari Pengaruh Waktu Ekstraksi Dan Volume Pelarut) Ani Melani; Mardwita Mardwita; Robiah Robiah; Jannatul Fitri
Jurnal INOVATOR Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/gth8e332

Abstract

Cinnamon is a spice product that is often found in Indonesia. Indonesia still exports it in the form of cinnamon rolls (quill) which have low economic value when compared to essential oils or oleoresin, consequently the welfare of farmers is still low. In this research, the production of cinnamon oleoresin was conducted by the Sokhlet Extraction method. The sample used was cinnamon powder with a size of 100 mesh with a weight of 20 gr, then the volume variation of the solvent (ethanol 96%) (80; 120; 160; 200; 240) ml and extraction times were 3; 3.5; 4; 4.5; and 5 hr at 80 °C. The extraction results are then distilled, to separate the solvent (ethanol) with oleoresin at a temperature of 80 °C. This study was conducted to determine the effect of solvent volume variation and extraction time on the production of cinnamon oleoresin, the percentage of yield, sinamaldehyde content and density. The results showed the highest pecentage was obtained at solvent volume (ethanol 96%) 200 ml, with 4.5 hr with a percentage of rendement 63,73%, levels of cinamaldehyde 74% and density of 1.0054 gr/l, these meets the quality standard of cinnamon bark oil (SNI 06-3734-2006).
Analisis Kegagalan Komponen Penyebab Kebocoran Oli pada Sistem Engine dan Hidrolik Excavator Menggunakan Metode Root Cause Analysis (RCA) di PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Perawang Yudha Arif Billah; Bambang Dwi Haripriadi
Jurnal INOVATOR Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/q5ynhn64

Abstract

Studi ini menganalisis kegagalan komponen yang menyebabkan kebocoran oli pada mesin dan sistem hidrolik excavator menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA). Penelitian ini dilakukan di PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, di mana masalah kebocoran oli yang berulang diamati mengurangi kinerja peralatan dan meningkatkan waktu henti (downtime). Pendekatan studi kasus kualitatif diterapkan menggunakan observasi lapangan, catatan perawatan, dan dokumentasi visual komponen yang rusak. Analisis menggunakan Diagram Tulang Ikan (Fishbone Diagram) dan metode 5 Why untuk mengidentifikasi akar penyebab kegagalan. Hasil menunjukkan bahwa kebocoran oli terutama terjadi pada komponen seperti selang hidrolik, seal, gasket, dan silinder hidrolik. Faktor-faktor penyebabnya meliputi keausan komponen, tekanan operasi yang tinggi, pemasangan yang tidak tepat, dan praktik perawatan yang tidak memadai. Studi ini mengungkapkan bahwa akar penyebabnya bukan hanya masalah teknis tetapi juga terkait dengan implementasi perawatan pencegahan yang tidak efektif. Oleh karena itu, perbaikan seperti inspeksi rutin, penggantian komponen terjadwal, dan kontrol perawatan yang lebih ketat direkomendasikan. Tindakan ini diharapkan dapat mengurangi insiden kebocoran, meminimalkan waktu henti, dan meningkatkan keandalan operasi excavator secara keseluruhan.
Perancangan Desain dan Simulasi Alat Screening Tray Carrier pada proses Cleaning and Inspection Agnes Br Manurung; Adi Syahputra Purba; Windy Andaresta; Lovan Setyanang; Tiwi Gustria Ningsih
Jurnal INOVATOR Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/exrh3m85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mensimulasikan alat Screening Tray Carrier yang digunakan untuk mendukung proses Cleaning and Inspection pada IC Tray. Penelitian ini dilakukan di PT. XYZ, sebuah perusahaan multinasional yang bergerak dalam bidang semikonduktor, khususnya dalam proses perakitan dan pengujian Integrated Circuit (IC). permasalahan yang diangkat adalah tidak standarnya penanganan IC Tray yang berpotensi menyebabkan kerusakan fisik dan tidak sesuai dengan prinsip Greenline yang diterapkan oleh perusahaan. Perancangan alat dilakukan menggunakan perangkat lunak Solidwork, kemudian dilakukan simulasi visualisasi melalui Motion Study dan analisis kekuatan struktur menggunakan pendekatan Finite Element Analysis (FEA). Motion Study digunakan untuk menggambarkan bagaimana alat bekerja dalam kondisi operasional, sedangkan FEA digunakan untuk mengetahui tegangan, perpindahan, regangan, dan faktor keamanan struktur saat menahan beban 1 lot IC Tray (3,2kg). Hasil simulasi menunjukkan bahwa alat memiliki distribusi tegangan maksimum sebesar 7,014 MPa dan perpindahan maksimum 0,699 mm, regangan maksimum 0.01, dengan Factor of Safety nya sebesar 20. Simulasi Motion Study menunjukkan bahwa alat berfungsi secara fungsional sesuai dengan kebutuhan operasional. Dengan demikian, alat ini dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan efisiensi, keamanan, serta keteraturan proses handling IC Tray sesuai standar Greenline pada PT XYZ.
Analisis Pengaruh Heat Treatment Terhadap Kekerasan Mata Pisau Mesin Pencacah Sampah Di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis Zaid Ahmad; Rahmat Fajrul
Jurnal INOVATOR Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/p51gs052

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh perlakuan panas (heat treatment) terhadap kekerasan mata pisau mesin pencacah sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis. Perlakuan panas dilakukan pada suhu 800°C dengan variasi pendinginan yaitu tanpa perlakuan, penambahan carbon (pack carburizing dengan carbon arang tempurung kelapa), pendinginan cepat menggunakan oli bekas, dan pendinginan cepat menggunakan air garam. Pengujian kekerasan dilakukan dengan metode Rockwell skala C. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perlakuan dengan pendinginan air garam memberikan peningkatan kekerasan tertinggi sebesar 5,36% dibandingkan tanpa perlakuan, sedangkan penambahan carbon menurunkan kekerasan sebesar 14,5%.
Analisis Pengaruh Rasio Abu Sekam Padi dan CaO Sebagai Katalis Pada Proses Gasifikasi Dengan Bahan Baku Tempurung Kelapa Ditinjau Dari Kualitas Produk Syngas Sella Sal Shabila; Vivi Tridayanti; Zurohaina Zurohaina; Ahmad Zikri; Rima Daniar; Ida Febrian
Jurnal INOVATOR Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/edeqtd69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio abu sekam padi dan kalsium oksida (CaO) sebagai bahan aditif pada proses gasifikasi tempurung kelapa terhadap kualitas syngas dan energi listrik yang dihasilkan generator. Gasifikasi dilakukan menggunakan reaktor tipe updraft dengan enam variasi rasio katalis, yaitu 0:0, 100:0, 75:25, 50:50, 25:75, dan 0:100. Parameter yang diamati meliputi komposisi syngas (CH₄, CO, H₂, dan CO₂) yang diukur menggunakan gas analizer, serta energi listrik dan lama waktu nyala generator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan abu sekam padi dan CaO berpengaruh signifikan terhadap komposisi syngas dan kinerja generator. Peningkatan CaO cenderung meningkatkan kandungan H₂ dan CO melalui reaksi water-gas shift dan penyerapan CO₂, sedangkan abu sekam padi berperan dalam menstabilkan CH₄ melalui pemecahan tar. Rasio optimal diperoleh pada komposisi abu sekam padi:CaO sebesar 25:75, yang menghasilkan energi listrik tertinggi sebesar 1272,92 joule dan waktu nyala generator terlama. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi katalis berbasis limbah pertanian berpotensi meningkatkan kinerja sistem gasifikasi biomassa sebagai sumber energi terbarukan.
Ekstraksi Daun Tembakau sebagai Inhibitor Untuk Memperlambat Laju Korosi Pada Pelat Baja Lunak Elfidiah Elfidiah; Atikah Atikah; Ragil.D
Jurnal INOVATOR Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/abased14

Abstract

Korosi merupakan proses elektrokimia yang menyebabkan penurunan mutu logam akibat interaksi dengan lingkungan. Dalam industri, korosi menyebabkan kerugian besar secara ekonomi dan operasional. Penggunaan inhibitor sintetik seperti kromat dan nitrit terbukti efektif, namun memiliki dampak toksik dan tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu, pencarian inhibitor alami yang biodegradable dan aman menjadi penting. Salah satu kandidat potensial adalah ekstrak daun tembakau (nicotiana tabacum) yang kaya akan senyawa alkaloid seperti nikotin, tanin, dan flavonoid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui laju korosi pelat baja lunak yang direndam dalam air sungai dan air laut yang sebelumnya sudah diberi inhibitor ekstrak daun tembakau dengan waktu perendaman dan volume inhibitor yang bervariasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dihasilkan ektrak daun tembakau menggunakan teknik maserasi dengan pelarut ethanol 96%. Inhibitor alami dari ekstrak daun tembakau ini bekerja optimum pada media air Sungai maupun larutan NaCl pada hari ke-7 dengan volume inhibitor sebanyak 15 mL dengan laju korosi 0,28208 Mpy dalam medium air Sungai dan 0,2827 Mpy dalam medium larutan NaCl. Menyimpulkan bahwa semakin lamanya perendaman maka akan semakin optimal inhibitor melindungi plat baja.