JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
JKIP adalah Jurnal kependidikan dan keguruan yang telah mendapat beberapa indeksasi nasional dan internasional. Tema yang diangkat adalah kesusasteraan, seni, bahasa (Indonesia dan Inggris), sosiologi, kewarganegaraan, fisika, matematika, biologi, anak usia dini, teknologi pendidikan, guru sekolah dasar.
Articles
91 Documents
THE EFFECT OF LANGUAGE LEARNING STRATEGIES TRAINING TOWARD STUDENTS’ READING ACHIEVEMENT OF SMA NEGERI 8 BULUKUMBA
Marzuki, Mutmainnah
JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2 No 1 (2015): JKIP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7.602 KB)
The objectives of the research were to find out (1) the language learning strategies are dominantly used by the students, (2) the significant difference of the students’ reading improvement between the students who were given language learning strategies training and who were not given language learning strategies training, and (3) whether or not there is any effect of dominant language learning strategies used by the students toward their reading achievement. The results of this research showed that (1) the social strategies were marked as the highest usage or the dominant strategies used by the students and followed by metacognitive strategies, (2) there was significant difference of the students’ reading improvement between the students who were given the language learning strategies training and who were not given the language learning strategies training, and (3) there was not an effect of dominant of language learning strategies training (metacognitive and social strategies) simultaneously toward the students’ reading achievement. Meanwhile, in detail analysis or partial analysis showed that only social strategies had an effect toward the students’ reading achievement, but for metacognitive strategies had not an effect toward the students’ reading achievement.
DESKRIPSI PEMAHAMAN KONSEP GEOMETRI BERDASARKAN KEMAMPUAN AWAL DAN GAYA BELAJAR VAK SISWA KELAS VII SMP NEGERI TERPADU MADANI PALU
Yulia, Yulia
JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4 No 1 (2017): JKIP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7.602 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman konsep geometri berdasarkan kemampuan awal dan gaya belajar. Subjek penelitian ini ada 6 orang yang terdiri dari subjek bergaya belajar visual kelompok atas (VA), subjek bergaya belajar auditorial kelompok atas (AA), subjek gaya belajar kinestetik kelompok atas (KA), subjek gaya belajar visual kelompok bawah (VB), subjek bergaya belajar auditorial kelompok bawah (AB), dan subjek bergaya belajar kinestetik kelompok bawah (KB). Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tes pemahaman konsep geometri dan pedoman wawancara yang valid dan reliabel. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes dan wawancara berbasis tes. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII yang terdiri dari 6 orang. Proses penelitian mengikuti tahap-tahap: (a) merumuskan instrumen pendukung (tes pemahaman konsep geometri dan pedoman wawancara) yang valid dan reliabel, (b) melakukan pengambilan subjek penelitian dengan memberikan angket gaya belajar dan tes kemampuan awal, (c) melakukan pengambilan data untuk mengungkap pemahaman konsep geometri siswa pada materi sifat-sifat segiempat, (d) melakukan triangulasi waktu untuk mendapatkan data yang valid, (e) melakukan analisis data pemahaman konsep geometri siswa berdasarkan gaya belajar dan kemampuan awal, (f) melakukan pembahasan hasil analisis, (g) melakukan penarikan kesimpulan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan: (a) pemahaman konsep geometri subjek VA, AA dan KA sama yaitu berada pada kategori sangat tinggi, (b) pemahaman konsep geometri subjek VB berada pada kategori tinggi, (c) sedangkan pemahaman konsep subjek AB dan KB berada pada kategori rendah. Keenam subjek tersebut belum dapat mengembangkan syarat cukup atau syarat perlu suatu konsep.
THE STUDENTS’ PERCEPTION TOWARD IMPLEMENTING BLENDED LEARNING METHOD IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING (ELT) AT THE 5th SEMESTER STUDENTS OF ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT
Talis, Sri Sherli Novianti;
Akib, Erwin;
Baso, Farisha Andi
JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5 No 1 (2018): JKIP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7.602 KB)
The objective of this research to find out the students’ perception toward implementing Blended learning method in English Language Teaching (ELT) at fifth semester students English Department Makassar Muhammadiyah University. This research applied the descriptive method for the data collection by using the close-ended questionnaire consisting 15 statements, open-ended questionnaire consisting 5 numbers, and 5 numbers for lecturer interview. The data was taken from 35 students in a class by using purposive sampling technique. The result of this research was of this study gave their positive perception toward the implementing BL method in ELT. The positive judgment from the respondents came from their experience in learning by received BL method. It can be seen from the students' questionnaire, their agreement was showed that they enjoy in learning when the lecturer implementing BL method. Besides that, the benefit of BL method for the students made them more interested in learning. It is also can be seen from students’ questionnaire that they got some benefits from the method, one of them was the students become more active and responsible for learning.
NILAI SOSIAL NENE’MALLOMO DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
Akib, Tasrif
JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3 No 1 (2016): JKIP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7.602 KB)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran umum pandangan masyarakat tentang nilai sosial Nene’Mallomo di Kabupaten Sidenreng Rappang Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Penelitian Sosial Budaya (PSB) yaitu deskriptif, pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode wawancara, metode observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan seluruh rangkaian informasi dan fakta lapangan akan dianalisis secara kualitatif dengan mengggambarkan secara utuh dan jelas serta mendalam yang kemudian akan dinarasikan dan diinterprestasikan oleh penulis berdasarkan penelitian yang dilakukan. Yang terdiri dari 27 informan dimana 11 dari tokoh masyarakat dan 11 dari kalangan mahasiswa ditambah satu dari tokoh sejarawan RI, satu tokoh pengusaha, satu tokoh sosiolog, satu tokoh akademisi dan satu tokoh pemuda asal Sidrap. Hasil penelitian ini menunjukkan dimana informan menggambarkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang eksistensi Nene’Mallomo dan nilai sosial yang dibawa itu masih ada, walaupun kondisi di Sidrap itu hanya sebahagian kecil saja masyarakat yang memiliki kesadaran tentang hal tersebut. Sehingga penulis menyimpulkan bahwa salah satu faktor semakin benyaknya bentuk-bentuk perilaku yang menyimpang adalah minimnya kesadaran masyarakat yang mampu menyerap nilai sosial yang berlaku di dalamnya, khususnya dalam hal ini nilai sosial Nene’Mallomo.
PERANAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA UNISMUH MAKASSAR
Nur, Jumiati
JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2 No 2 (2015): JKIP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7.602 KB)
Pendidikan Kewarganegaraan mengemban misi dari tujuan Pendidikan Nasional untuk mewujudkan peserta didik yang berilmu dan berkarakter mulia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi materi Pendidikan Kewarganegaraan dengan konsep Pendidikan Karakter dan pengintegrasian Pendidikan Karakter oleh guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Unismuh Makassar, serta implementasi peserta didik terhadap nilai-nilai karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) relevansi materi pendidikan kewarganegaraan dengan konsep pendidikan karakter di SMP Unismuh Makassar Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) Relevansi materi Pendidikan Kewarganegaraan dengan konsep pendidikan karakter di SMP Unismuh Makassar adalah mengintegrasikan nilai-nilai karakter dari pendidikan karakter yang relevan dengan materi Pendidikan Kewarganegaraaan pada proses pembelajaran; (ii) pengintegrasian pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan melalui tiga tahapan yaitu: 1) tahap perencanaan, 2) tahapan pelaksanaan pembelajaran, dengan dan tahap penilaian; (iii) implementasi nilai-nilai karakter pada peserta didik SMP Unismuh Makassar, merupakan wujud dari pengembangan nilai-nilai karakter yang dilakukan pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan melalui pembiasaan baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
STRUKTUR RUANG KOTA DAN KOEKSISTENSI MODA PRODUKSI (STUDI PADA KAWASAN PASAR GROSIR DAYA KOTA MAKASSAR)
Nawir, Muhammad
JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 1 No 2 (2014): JKIP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7.602 KB)
Pembangunan Kota Makassar cenderung bergerak ke wilayah pinggiran kota membentuk kawasan baru di mana pada setiap kawasan terdapat pusat kegiatan yang selanjutnya membentuk struktur ruang. Demikian halnya pada kawasan pasar grosir Daya Kota Makassar telah membentuk struktur ruang yang semakin terspesialisasi berdasarkan moda produksi, baik moda produksi kapitalis maupun moda produksi pra-kapitalis di mana pasar grosir Daya sebagai pusat kegiatan atau pusat bisnis (central business district). Namun kedua moda produksi yang berbeda tetap dapat hidup berdampingan (koeksistensi) pada ruang-ruang publik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk mengungkap struktur ruang Kota dan koeksistensi sosial dua moda produksi pada kawasan pasar grosir Daya Kota Makassar. Data diperoleh dengan menggunakan tehnik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi dan triangulasi (gabungan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran pasar grosir Daya Kota Makassar telah membentuk struktur ruang di mana pasar grosir Daya sebagai pusat kegiatan bisnis (central business district). Di samping itu pasar grosir Daya Kota Makassar sebagai pasar modern yang dikendalikan oleh para kapitalis dengan moda produksi yang dimiliki dapat berkoeksistensi dengan pasar tradisional Daya yang dikendalikan oleh pra-kapitalis dengan moda produksinya tanpa saling mematikan. Hal ini menunjukkan bahwa kapitalis yang tumbuh di negara maju berbeda dengan kapitalis yang tumbuh di negara berkembang seperti Indonesia.
PRONUNCIATION THROUGH TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION TECHNIQUE
Baso, Farisha Andi
JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 1 No 2 (2014): JKIP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7.602 KB)
This research aimed to explain how the use of the Team Assisted Individualization Technique improve the students’ pronunciation dealing with the consonant sounds of Pronunciation and explain how the Team Assisted Individualization Technique improve the students’ pronunciation dealing with the vowel sound of pronunciation. This research method used a classroom action research which consisted of two cycleswith the subject was the studentsof SMK N 1 Minasate’ne Pangkep at class XI TKJ.1 in 2014/2015 academic year which consisted of 24 students, Pangkep regency and each cycle consisted of four meetings. The instruments of this research were observation sheet and pronunciation test or evaluation. The research findings indicated that Team Assisted Individualization Technique could improve the pronunciation of the students. It was proved by the pronunciation test of the students’ mean score in cycle 2 test result was (78,07) which improved from the cycle 1 mean score (68,35). It was highly improvement from diagnostic test (D – test) mean score (60,30). The Pronunciation test of the students achievement in cycle 2 indicated that it had met the researcher score target (70,00), and considered to be successful criteria in improving the pronunciationthrough Team Assisted Individualization Technique. Based on the findings above, the researcher made conclusion that by using Team Assisted Individualization Technique could improve the pronunciation of the students.
PENERAPAN NILAI PENDIDIKAN DALAM BUDAYA BUGIS BAGI PESERTA DIDIK SMA DAN SMK DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
Yusran, Yusran
JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4 No 2 (2017): JKIP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7.602 KB)
Kenyataan yang ada di lingkungan sekolah di kabupaten Sidenreng Rappang saat ini, telah banyak kasus yang menyalahi nilai pendidikan seperti; sudah mulainya memudar nilai agama, nilai akhlak/moral, nilai sosial, dan nilai karakter pada siswa khususnya SMA dan SMK. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka jenis deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap nilai pendidikan dan menjadikan nilai pendidikan tersebut sebagai salah satu sumber bahan ajar yang dapat dintegrasikan ke dalam mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA dan SMK yang terkandung di dalam kumpulan pappaseng “Seuntai Mutiara yang Terpendam” oleh A.M. Ali. Teknik pengumpulan data melalui kajian pustaka dengan teknik pencatatan/pengkodean. Data dalam penelitian ini adalah ungkapan/pernyataan yang mengandung nilai pendidikan agama, akhlak/moral, sosial, dan karakter dengan. Sumber data penelitian ini dari “Kumpulan ‘Seuntai Mutiara yang Terpendam’ oleh A.M. Ali”. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur, seperti nilai pendidikan. Oleh karena itu rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (i) Bagaimanakah nilai pendidikan yang ada di dalam Pappaseng (Pesan-pesan) dalam kumpulan “Seuntai Mutiara yang Terpendam” oleh A.M. Ali? (ii) Bagaimanakah penerapan nilai pendidikan dalam kumpulan “Seuntai Mutiara yang Terpendam” oleh A.M. Ali sebagai bahan ajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA dan SMK? Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 60 pesan nilai pendidikan yang disampaikan oleh cendikiawan yang berbeda. Nilai pendidikan tersebut terdiri atas; 10 pesan yang bernilai pendidikan agama, 19 pesan bernilai pendidikan akhlak/moral, 12 pesan bernilai pendidikan sosial, dan 19 pesan bernilai pendidikan karakter. Adapun nilai pendidikan karakter itu dapat dijadikan acuan dan diterapkan di dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA dan SMK.
MANAJEMEN PEMBIAYAAN OPERASIONAL PONDOK PESANTREN TAHFIZUL QURAN IMAM ASY-SYAATIBI BANTOABADDO GOWA
Muctar, Zusba
JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5 No 2 (2018): JKIP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7.602 KB)
Penelitian ini merupakan hasil penelitian kualitatif yang menjelaskan tentang manajemen pembiayaan operasional pondok pesantren tahfuzul Quran imam Asy-Syaatibi bantuabaddo gowa. Pihak pengelola pesantren sudah melaksananakan manajemen pembiayaan operasional pesanttren dengan baik berdasarkan prinsip transparansi dan keterbukaan meski model manajemen masih sangat tradisional namu pesantren ini mampu manghasilkan dana tersisa yang cukup untuk digunakan pada pembiayaan tahun anggaran berikutnya. Dengan minimnya bantuan dana pemerintah, dan transparansi sisa anggaran, pesantren ini justru mendapat tempat yang baik di tengah-tengah masyarakat hingga tahun demi tahun pesantren ini kian bertambah jumlah santrinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan analisis terhadap data yang sudah tersedia dalam bentuk angka dan bukan pada hitungan. Disamping data ditelaah dalam bentuk dokumen juga data analisis dari hasis wawancara. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan manajemen pembiayaan operasional pesantren ini ada pada konsistensi terhadap acuan rencana anggaran pendapatan dan belanja juga transparansi pengelolaan dan sisa anggaran kepada pihak-pihak terkait. Adapun penghambat dari manajemen pembiayaan pesantren tidak beda jauh dengan hambatan-hambatan yang ada pada Lembaga Pendidikan swasta pada umumnya, yakni kurangnya bantuan dana dari pemerintah hingga ini juga berdampak pada moral dan spekulasi masyarakat pada umumnya.
KOMUNITAS SABUNG AYAM (STUDI PERILAKU MENYIMPANG MASYARAKAT MALAKAJI KABUPATEN GOWA)
Syarifuddin, Syarifuddin
JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 1 No 1 (2014): JKIP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7.602 KB)
Sabung Ayam di awal kemunculannya merupakan tradisi sakral yang sangat fundamental dalam kehidupan masyarakat Malakaji kabupaten Gowa. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Sabung Ayam mengalami pergeseran fungsi dan makna sebelumnya, Sabung Ayam dalam prakteknya tidak lagi menjadi alat untuk menunaikan adat dan tradisi, Sabung Ayam sekarang sudah bersifat limited dan tidak lagi bersifat unlimited, hampir semua kalangan sudah bebas mengaksesnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Kategori informan yang digunakan yaitu informan kunci, ahli dan biasa, dengan profesi yang bervariasi seperti Pengusaha, Pegawai, Wiraswasta, Tukang, Sopir dan Petani. Kriteria pelaku yang dijadikan informan adalah yang melakukan Sabung Ayam selama 3 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (i) Sabung Ayam (Assaung) saat ini merupakan prilaku menyimpang karena bertentangan dengan nilai budaya, agama, maupun hukum. (ii) Sabung Ayam yang merupakan perilaku menyimpang berimplikasi pada pergeseran fungsi dan maknanya. (iii) Fungsi dan makna Sabung Ayam sebagai objek ditafsirkan oleh komunitas berdasarkan peran sosialnya. (iv) Keberfungsian secara aktif unsur-unsur masyarakat sebagai kontrol sosial dalam mendekonstruksi makna Sabung Ayam dari perilaku menyimpang menjadi perilaku komformitas untuk menciptakan keteraturan masyarakat Malakaji kabupaten Gowa.