cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
admin@literasikitaindonesia.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
-
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Literasiologi
ISSN : 27455440     EISSN : 26563320     DOI : https://doi.org/10.47783/literasiologi
Core Subject : Education, Social,
Mempublikasikan hasil diskusi literasi, penelitian literasi tentang ke-Indonesian; pendidikan, sosial dan budaya yang ada di Indonesia, atau pendidikan, sosial budaya Indonesia yang ada di dunia Internasional, suatu hal yang sangat menarik untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia, dengan tradisi dan kehidupan pendidikan, sosial yang ramah dan damai walaupun hidup dengan keberagaman, kemajemukan semua dibingkai dengan persatuan dan kesatuan “bhineka tunggal ika” yang tertulis dan terpublish.
Arjuna Subject : -
Articles 563 Documents
POLITIK PENDIDIKAN BERBASIS MULTIKULTURAL Rahiman Dani
Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.749 KB) | DOI: 10.47783/literasiologi.v3i1.60

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu media yang paling efektif untuk melahirkan generasi yang memiliki pandangan yang mampu menjadikan keragaman sebagai bagian yang harus diapresiasi secara konstruktif. Sebab, pendidikan bersifat sistemik dengan tingkat penyebaran yang cukup merata. Lembaga-lembaga pendidikan dari berbagai tingkatan telah tersebar secara luas di berbagai wilayah Indonesia. Pendidikan menjadi alat penting bagi perkembangan suatu bangsa, secara otomatis kualitas dari peserta didik mulai dari (kognisi, afeksi, hingga psikomotorik) tergantung pada pendidikan yang didapatkannya. Politik dan kekuasaan suatu negara memegang kunci keberhasilan pendidikan. Dalam konteks pembangunan demokratisasi dan desentralisasi di Indonesia, peran politik eksekutif dan legislatif untuk memajukan pendidikan begitu besar. Ranah politik dan kekuasaan harus mampu mewujudkan sistem pendidikan yang mencerdaskan dan mencerahkan peradaban bangsa ini.
KOMPETENSI GURU DALAM PEMBELAJARAN Muhammad Rifai Harahap
Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.38 KB) | DOI: 10.47783/literasiologi.v3i1.61

Abstract

Nowadays education is growing more rapidly and more complex, education problems faced is not a challenge that is left alone, but it requires constructive thinking in order to achieve the quality of the goal of good education. The problems in question include the competence of teaching teachers because teachers as people who deal directly with learners should have good competence in the implementation of teaching and learning process. Learning takes place in human life because of the interaction between two or more people, the interaction between two or more people, the interaction between two or more people, the interaction that involves the exchange of information that is unknowingly done in our daily lives. So that learning reinforces through experience. Learning has a charge that involves two or more people. Learning takes place as long as each individual builds mutually agreeable and satisfying cooperation. Learning is strived to provide interaction and communication that ensures the common good so that in the learning can be a mutually ripe process. Learning as a process is done by the individual to gain a whole new behavioral change, as a result of the individual's own practice in his interaction and environment. Learning is different from Teaching, learning does not have English roots. Learning is different from learning. Therefore learning if translated into English learningization is the efforts of educators to make learners learn (to makes people or student learn). In every lesson effective conditions must be planned and cultivated by the teacher deliberately in order to avoid adverse conditions (prevention efforts), and restore optimal conditions in case of damaging things caused by the behavior of learners in the classroom.
INOVASI GUIDANCE AND COUNSELING DI KECAMATAN WONOAYU SIDOARJO Sufinatin Aisida; Masrur Huda
Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.782 KB) | DOI: 10.47783/literasiologi.v3i1.62

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatatif, dimana data pustaka yang diambil dan diproses dengan menggunakan deskripsi-deskripsi, penjelasan buku dan lapangan, bukan menggunakan hitungan atau rumus hitungan. Berawal dari bentuk keprihatinan peneliti saat melihat kondisi riil pendidikan dan pengajaran di Madrasah-madrasah Ibtidaiyah di kecamatan Wonoayu. Banyak pengajar yang mengeluh kesulitan menangani kasus-kasus yang terjadi di lingkungan madrasah Ibtidaiyah. Hal itu, membutuhkan penangan khusus dari pihak sekolah, khususnya guru BK (Bimbingan Konseling) yang ditunjuk. Tapi kendala yang dihadapi adalah, tidak adanya lembaga yang memiliki kompetensi khusus di bidang Psikologi –Guidance dan Counseling-. Dan, sebagaimana pengamatan peneliti rata-rata tidak memiliki guru BK yang diberi tugas menyelesaikan kasus-kasus yang terjadi di madrasah Ibtidaiyah. Berdasarkan pendahuluan tersebut, peneliti merumuskan masalah, yaitu: (1). Bagaimana guru memecahkan masalah-masalahyang berkaitan dengan peserta didik?, dan (2). Bagaiman kondisi madrasah ibtidaiyah di kecamatan Wonoayu? (3)Bagaimana menerapkan teori Guidance dan Counseling bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah se kecamatan Wonoayu ?. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) para guru biasanya memecahkan permasalahannya dengan ditangani langsung oleh para walikelasnya, dan mereka rata-rata tidak memiliki kualifikasi dalam bidang bimbingan dan konseling. Sehingga lebih banyak dilakukan dengan teguran, hukuman menulis maupun nasehat (2) ada 17 madrasah ibtidaiyah di kecamatan Wonoayu, dari 17 MI tersebut kondisinya bermacam-macam ada yang telah maju dengan sarana dan prasaran, guru dan siswa yang memadai serta rata-rata memililiki guru-guru yang telah tersertifikasi, terpi masih ada madrasah ibtidaiyah yang memiliki murid, sarpras yang belum memadai, kepala sekolah yang ada adalah dari pengangkatan yayasan yang menaunginya. (3) setelah dilakukan workshop inovasi guidance and counseling, ada wawasan baru cara menangani siswa dengan cara-cara yang humanis dan menuliskan apa yang mereka rasakan.
PENERAPAN METODE DIRECTED READING ACTIVITY (DRA) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PADA MATAKULIAH KOMUNIKASI PEMERINTAHAN DI PRODI ILMU PEMERINTAHAN UIN STS JAMBI Suryawahyuni Latief; YULFI ALFIKRI NOER
Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.7 KB) | DOI: 10.47783/literasiologi.v3i1.63

Abstract

The major purpose of this study is to improve the critical thinking of undergraduate student in a government communication field, UIN STS Jambi. The subject of this study was undergraduate students in semester VA in academic 2018/2019. The instruments used in this study was the last report of student results, observation paper, and a text reading with a title "hoax, de vide et impera millenial" with three questions: Q1 What does the topic about?, Q2 How do you manage the phenomenon? And Q3 How do you think about the text’s contents?. This study employs action research with two stages from October to December 2018. The result indicates that DRA methods is able to improve the critical thinking of undergraduates students.
PROSES PELAYANAN NASABAH DALAM PERBANKAN SYARIAH Sukri Nasution
Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v3i1.64

Abstract

Pelayanan publik atau pelayanan umum dapat didefinisikan sebagai segala bentuk jasa pelayanan, baik dalam bentuk barang publik maupun jasa publik yang pada prinsipnya menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh instansi pemerintah di pusat, di daerah, dan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah, dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan. Karenanya birokrasi publik berkewajiban dan bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang baik dan profesional. Peran perbankan syariah dalam pembangunan ekonomi Islam memberikan implikasi yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Ekonomi Islam yang di representasikan melalui bank syariah dapat memberikan solusi alternatif bagi masyarakat dalam mengatur dan memanjamen masalah keuangannya.
PENDIDIKAN SEBAGAI MEDIA INTEGRASI AGAMA DAN SAINS DALAM ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Edison Edison; Irwan Fathurrochman
Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.615 KB) | DOI: 10.47783/literasiologi.v3i1.76

Abstract

Education is not just merely transferring knowledge, but alsotransforming the values of truth, justice, honesty, humanity, and divinity into thehearts of students. Islam is a religion that is in accordance with human nature, itsshari'a is not only encouraging people to learn science and technology, then tobuild civilization, even to organize their people to survive and save both in theworld and in the hereafter. Religion and science have no opposition, are integral,cannot be separated from one another. Integration of religion and science is notjust an epistemological study, but it should be implemented axiologically in thelearning process at every level of education. Facing the globalization era that weare familiar with in the era of industrial revolution 4.0, the integration of religionand science is a necessity.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI KESEIMBANGAN EKOSISTEM PADA SISWA KELAS VII SEMESTER 1 SD NEGERI 2 WONOROTO KECAMATAN WATUMALANG KABUPATEN WONOSOBO TAHUN 2019/2020 Royong Sunu Hidayat
Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.314 KB) | DOI: 10.47783/literasiologi.v3i1.77

Abstract

Sikap rasa ingin tahu sangatlah penting dalam proses pembelajaran. Terlebih dalam pembelajaran IPA yang menekankan pada penemuan konsep-konsep secara ilmiah. Untuk membangkitkan rasa ingin tahu siswa memanglah tidak mudah, guru harus terbiasa dan membiasakan siswa untuk aktif bertanya terhadap proses pembelajaran. Sikap rasa ingin tahu yang rendah akan mempengaruhi hasil dari sebuah pembelajaran yang diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan sikap rasa ingin tahu siswa mata pelajaran IPA materi keseimbangan ekosistem menggunakan model pembelajaran Inquiry. Peneliti memilih model pembelajaran Inquiry karena memiliki beberapa kelebihan yaitu, siswa terlibat aktif dalam pembelajaran, mengenmbangkan kepercayaan diri pada siswa, lebih focus pada materi dan menumbuhkan sikap ilmiah pada siswa. Langkah dari model pembelajaran Inquiry adalah membentuk kelompok-kelompok inkuiri, memperkenalkan topik-topik inkuiri kepada semua kelompok membentuk posisi tentang kebijakan yang bertalian dengan topik, merumuskan semua istilah yang terkandung di dalam proposisi kebijakan menyelidiki validitas logis dan konsisten internal pada proposisi dan unsur-unsur penunjangnya, mengumpulkan evidensi (bukti) untuk menunjang unsur-unsur proposes, menganalisis solusi solusi yang diusulkan dan mencari posisi kelompok dan menilai proses kelompok. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada pembelajaran IPA materi keseimbangan ekosistem penggunaan model pembelajaran Inquiry dapat meningkatkan hasil belajar dan sikap rasa ingin tahu siswa. Hasil belajar siswa mata pelajaran IPA materi keseimbangan ekosistem. Bagi siswa kelas VI semester 1 SD Negeri 2 Wonoroto Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo tahun 2019/2020 dari pra siklus 67 menjadi 82 Pada akhir siklus 2. Sikap rasa ingin tahu mengikuti mata pelajaran IPA materi keseimbangan ekosistem. Bagi siswa Kelas VI semester 1 SD Negeri 2 Wonoroto Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo tahun 2019/2020 dari pra siklus 18% menjadi 85% pada akhir siklus 2.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN SIKAP BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA TEMA KEGEMARANKU MUATAN PELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS I SEMESTER I SD NEGERI 1 BANYUKEMBAR KECAMATAN WATUMALANG KABUPATEN Trisnawati Endah
Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.147 KB) | DOI: 10.47783/literasiologi.v3i1.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan Sikap berpikir kritis pada muatan pelajaran Matematika melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas I Semester I SD Negeri 1 Banyukembar Kecamatan Watumalang. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri 1 Banyukembar Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo yang berjumlah 38 siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus pada setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis data kuantitatif. Untuk memperoleh data Sikap berpikir kritis siswa yaitu dengan menggunakan lembar observasi dan angket Sikap berpikir kritis, sedangkan untuk memperoleh data hasil belajar dalam penelitian ini menggunakan lembar evaluasi yang diberikan pada setiap siklus. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Sikap berpikir kritis siswa pada siklus I 53%, meningkat menjadi 89% pada siklus II. ketuntasan belajar siswa pada siklus I 66% dengan rata-rata kelas sebesar 71 meningkat menjadi 92% dengan rata-rata kelas 83 pada siklus II. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar dan Sikap berpikir kritis pada muatan pelajaran Matematika di kelas I semester I SD Negeri 1 Banyukembar.
PEMANFAATAN MEDIA VIDEO DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MTsN JAMBI TIMUR KOTA JAMBI Syofian Is Is
Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.449 KB) | DOI: 10.47783/literasiologi.v3i1.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi objektif mengenai pemanfaatan media video dalam meningkatkan motivasi belajar siswa MTS N Jambi Timur Kota Jambi yang meliputi ; jenis motivasi yang timbul dari pemanfaatan media videopada siswa, karakteristik video yang seperti apa yang digunakan di MTS N Jambi Timur Kota Jambi dan gambaran hasil belajar hubungannya dengan pemanfaatan media video pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan prosedur pemecahan masalahnya menggunakan deskripsi analisis, mengabungkan beberapa pendapat para ahli dan teori-teroi yang relevan serta uraian dari kajian penulis dalam menganalisis temuan-temuan dilapangan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara (1) Angket, (2) Observasi,(3) Wawancara. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif oleh penulis dan didukung oleh pendapat para ahli dan teori yang relevan sehingga mendapatkan suatu kesimpulan penelitian. Dari hasil analisis penulis didapat bahwa ; pertama pemanfaatan media video di MTS N Jambi Timur Kota Jambi memberikan efek kepada siswa berupa timbulnya motivasi-motivasi positif seperti ; timbulnya rasa inggin tau siswa lebih dalam terhadap materi yang disampaikan, kosentrasi siswa terfokus pada materi pembelajaran dan siswa sangat tertarik dan berminat untuk belajar karena media video dapat membantu mereka dalam memahami materi-materi yang bersifat abstrak. Kedua ternyata karakteristik video yang digunakan di MTS N Jambi Timur Kota Jambi sudah memenuhi keritera video pembelajaran dan ketiga karena pemanfaatan media video mampu membangkitkan motivasi belajar siswa, sehingga siswa termotivasi untuk belajar dengan tekun, maka berimplikasi kepada hasil belajar mereka.
PENERAPAN PEMBIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA GURU SD NEGERI WONOSARI KECAMATAN WONOSOBO KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER II TAHUN 2017/2018 Fadlilah Umi
Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.772 KB) | DOI: 10.47783/literasiologi.v3i1.80

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Wonosari,Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan menggunakan Media Pembelajaran. Dengan menggunakan metode pembimbingan kelompok diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menggunakan Media Pembelajaran sekaligus meningkatkan efektifitas kegiatan pembelajaran. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah, dengan subyek penelitian guru kelas SD Negeri Wonosari. Penelitian ini difokuskan pada peningkatan kemampuan menggunakan media pembelajaran guru kelas. Pelaksanaan penelitian melibatkan guru lain sebagai kolaborator. Melalui data yang ada dan refleksi awal, prosedur penelitian tindakan sekolah ini meliputi: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan, 4) Refleksi dalam setiap siklus. Data diperoleh melalui observasi ( pengamatan ), angket , dan wawancara. Penelitian terlaksana dalam 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan kemampuan menggunakan media pembelajaran dengan menerapkan teknik Pembimbingan Kelompok dapat meningkatkan kualitas guru dalam menggunakan media pembelajaran dan meningkatkan fektifitas kegiatan pembelajaran. Pada saat proses pembelajaran guru menggunakan media pembelajaran, guru juga dapat memilih media pembelajaran sesuai dengan kondisi sekolah bahkan guru dapat membuat media pembelajaran sederhana yang dapat mendorong terjadinya proses belajar pada diri siswa. Hal ini dibuktikan dengan naiknya nilai menggunakan media pembelajaran 46,66% menjadi 60% pada siklus 1,dan 70% pada siklus 2. Sedangkan tindakan pembimbingan kelompok dari kondisi awal belum dilaksanakan nilai 0 menjadi dilaksanakan dengan skor keberhasilan 72,5 pada siklus 1 dan 85 pada siklus 2.

Page 6 of 57 | Total Record : 563


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 5 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 4 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 3 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 4 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 3 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Literasiologi More Issue