cover
Contact Name
Ahmad Farhani
Contact Email
jurnal.pubbis@gmail.com
Phone
+6285389328231
Journal Mail Official
jurnal.pubbis@gmail.com
Editorial Address
Komplek Stadion Olahraga Sarabakawa Pembataan - Tanjung Tabalong
Location
Kab. tabalong,
Kalimantan selatan
INDONESIA
PubBis : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis
ISSN : 25796240     EISSN : 25501054     DOI : 10.35722/pubbis
Core Subject : Social,
Journal PubBis provides media to publish original articles in the form of a unique new knowledge in the fields of public administration and business administration. This journal opens opportunities for the publication of the existence and research sharing and sustainable efforts development in public and business administration field. Journal of public administration issues the article covers: - Governance, - Public organizations, - Public policy, - Public service, - Management, - Law ethics, - Bureaucratic administration and government. Journal of Business Administration issues the articles covers : - Human resources, - Entrepreneurs, - Technopreneurs and sociopreneurs.
Articles 376 Documents
INITIATION CREATIVE ECONOMY SDM LEARN METHOD THROUGH DEVELOPMENT ABOUT DIGITAL ECONOMY TECHNOLOGY INFORMATICS CLINIC (KEDILOKA) heri eko prasetyo
Jurnal PubBis Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1317.956 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v6i1.490

Abstract

Peningkatan Kesadaran Publik akan pentingnya pelayanan membuat masyarakat menuntut setiap lembaga publik/ swasta memberikan pelayanan optimal di segala aspek kehidupan. Dalam perihal strategi pelayanan masyarakat agar optimal salah satunya dengan meningkatkan sumberdaya manusia dengan meginiasi wacana pembangunan Klinik Ekonomi Digital Teknologi Komunikasi dan informatika (KEDILOKA) sebagai bentuk berbagai strategi pelayanan pada masyarakat dalam pengembangan keterampilan/ pemberdayaan. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif yang menggambarkan objek penelitian (Moleong, 2009) penelitian menekankan pada kualitatif yang memandang realitas sosial. Penelitian dikembangkan di tempat penulis pernah bekerja di Pusat Layanan Usaha Terpadu Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang yang dicoba dipadukan dengan Rumah Kreatif BUMN (RKB) PT. Telekomunikasi Indonesia sebagai wujud percontohan dalam mengembangkan Kualitas Sumber Daya Manusia dalam bidang Ekonomi Digital Komunikasi dan Informasi. Dengan pola Amati, Tiru dan Modifikasi (ATM), strategi pengembangan struktur, penyederhanaan prosedur, infrastruktur, budaya, dan kewirausahaan mencoba untuk dilakukan dan dikembangkan dengan lebih baik. Pengumpulan data penelitian pengukuran terhadap fenomena sosial, melalui observasi, wawancara, dokumentasi, buku dan catatan (Sugiyono, 2004). Hasil penelitian ini, diharapkan dapat menginisasi bentuk dan pemetaan pembangunan kelembagaan yang berorientasi pelayanan masyarakat pada perihal peningkatan Ekonomi dan UMKM melalui Klinik Ekonomi Digital Komunikasi dan Informatika. Strategi pelayanan pengembangan struktur organisasi menjadi lebih efisien. Strategi pengembangan perbagai program pelayanan dan konsultasi bisnis serta jejaring pasar melalui digital lebih baik, mudah, cepat, terarah dan satu pintu. Strategi pengembangan infrasruktur menyangkut penyediaan sarana dan prasaranan pelayanan yang mendukung penyediaan fasilitas. Strategi pengembangan kewirausahaan menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan, membuka ruang kesempatan menggali sumber pendapatan, dan tentunya akan menambah sisi pendapatan Produk Domestik Bruto (PDB) yang besar.
Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong Siti Arbayah; Heni Suparti
Jurnal PubBis Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.157 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v6i1.516

Abstract

Regional development planning is the implementation of community participatory development planning based on Law Number 25 of 2004 concerning the National Development Planning System (SPPN). Two approaches to development planning in the SPPN are top-down and bottom-up participatory development planning. Regional development planning by involving bottom-up communities is carried out with the musrenbang mechanism starting from the village, sub-district, district and provincial levels. At the village level, this deliberation is called the Village Development Planning Deliberation (Musrenbangdes). Musrenbangdes provides broad opportunities for village communities to participate in development planning and discuss problems faced and alternative solutions at the village level. This study aims to determine the power or degree of community participation in the implementation of the Maburai Village Development Planning Meeting, Murung Pudak District, Tabalong Regency. The method used by the researcher is descriptive quantitative, with the sampling technique that will be used in this study is non-random sampling (non-probability sampling), namely purposive sampling. The results showed that the level of community participation in the development planning deliberations in Maburai Village reached the sixth rung of the ladder, namely the Partnership ladder, or up to the degree of Community Power (citizen power). At the rung of the Partnership ladder, the community can negotiate with the policy makers, namely the village government. At this level, the community is not only given the space to have a voice, but also the power to make decisions.
KUALITAS PELAYANAN PROGRAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIK LENGKAP DI WILAYAH KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN TABALONG Dede Rahman; Muhammad Riduan Syafari; Taufik Arbain
Jurnal PubBis Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.285 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v6i1.568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kualitas pelayanan program pendaftaran tanah sistematik lengkap/PTSL di wilayah Kantor Pertanahan Kabupaten Tabalong dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambat program pendaftaran tanah sistematik lengkap/PTSL di wilayah Kantor Pertanahan Kabupaten Tabalong. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan standar kualitas pelayanan publik bahwa kualitas pelayanan pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) yang dilakukan di internal Kantor Pertanahan telah sesuai dengan standar pelayanan publik karena merupakan suatu rangkaian kegiatan pelayanan dan kualitas pelayanan pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) yang memerlukan respon publik telah memenuhi standar pelayanan publik. Berdasarkan ciri kualitas pelayanan publik yang baik bahwa kualitas pelayanan pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) yang dilakukan di internal Kantor Pertanahan telah memenuhi ciri kualitas dalam hal ketepatan waktu dan kualitas pelayanan pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) yang memerlukan respon publik telah memenuhi ciri pelayanan publik yang baik yaitu ketepatan waktu, akurasi pelayanan, kesopanan, kemudahan dalam pelayanan, kenyamanan dalam pelayanan. Berdasarkan dimensi kualitas pelayanan publik atau SERVQUAL, kualitas pelayanan pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) yang dilakukan Kantor Pertanahan telah memenuhi dimensi tangiables (fisik), dimensi reliability (kehandalan), dimensi responsiveness (daya tanggap), dimensi assurance (jaminan), dimensi emphaty (memahami). Faktor penghambat dalam pelayanan program pendaftaran tanah sistematik lengkap di wilayah Kantor Pertanahan Kabupaten Tabalong : kurang pemahaman terhadap prosedural kegiatan PTSL, pelaksanaan asas Kontradiktur Delimitasi di lapangan, pemanfaatan teknologi informasi dan SDM, sarana dan prasarana pendukung kegiatan PTSL dan pengaruh pandemi Covid 19. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap, Standar Kualitas Pelayanan Publik
KUALITAS PELAYANAN KREDIT PEMILIKAN RUMAH (KPR) SUBSIDI PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK. KANTOR CABANG BANJARBARU WIDIATI Widiati WIDIATI
Jurnal PubBis Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.329 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v6i1.581

Abstract

ABSTRACT Public service is one of the manifestations of the function of the state apparatus as a public servant or citizen. This research is intended to improve the quality of public services, especially in the Subsidized Home Ownership Credit (KPR) Service of PT. State Savings Bank (Persero) Banjarbaru Branch Office. The research method used in this study is a qualitative descriptive method and a data mining tool in the form of a questionnaire/questionnaire, interviews for primary data and observations and documentaries as secondary data. The informants in this study were 50 customers who were respondents in this study, and 3 credit service staff consisting of 1 Loan Service staff and 2 Loan Officer staff. The results of the research on the tangible dimension obtained a score of 48.8% (not good), the responsiveness dimension obtained a score of 54% (good enough). The dimensions of service quality that are declared good according to the interpretation of the data in service quality are in the dimensions of reliability 64% (good), assurance dimensions 70% (good), and empathy dimensions 61.4% (good). Overall, the calculation of dimensions obtained a percentage of 59.64% included in the good category seen from the interpretation of data in service quality.
PENGARUH INOVASI PRODUK DAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA (Studi Pada UMKM Bidang Kuliner Di Kabupaten Tabalong) Shinta Avriyanti
Jurnal PubBis Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.426 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v6i1.582

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan besarnya pengaruh Inovasi produk, Teknologi Informasi Terhadap Perkembangan Usaha di tengah Pandemi Covid-19 (Studi Pada UMKM Bidang Kuliner di Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kuantitatif, dengan alat analisis data menggunakan analisis GeSCA (Generalyzed Structured Component Analysis). Target khusus penelitian ini, diharapkan dapat memberikan manfaat kepada pelaku UMKM di Kabupaten Tabalong dalam mengembangkan usahanya. Tujuan jangka panjang hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi instansi terkait Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Tabalong dalam melakukan pembinaan, pelatihan dan bantuan yang dapat dilakukan agar UMKM di Tabalong dapat berkembang dan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh inovasi produk terhadap perkembangan usaha di tengah Pandemi Covid-19 pada UMKM bidang kuliner di Kabupaten Tabalong; 2) Tidak terdapat pengaruh teknologi informasi terhadap perkembangan usaha di tengah Pandemi Covid-19 pada UMKM bidang kuliner di Kabupaten Tabalong; 3) Besarnya pengaruh inovasi produk dan teknologi informasi terhadap Perkembangan Usaha pada UMKM bidang kuliner di Kabupaten Tabalong adalah sebesar 59,8%, sisanya sebesar 40,2% dipengaruhi oleh variabel lainnya di luar dari variabel yang diuji. Kata Kunci : Inovasi produk, Bisnis digital, E-commerce, UMKM digital, Teknologi Informasi, Perkembangan usaha, Covid-19
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP KINERJA PELAYANAN KEPOLISIAN RESORT BALANGAN Budi Setiawati
Jurnal PubBis Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1316.033 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v6i1.583

Abstract

Penelitian kepuasan masyarakat ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pelayanan kepolisian resor Balangan pada pelayanan surat ijin mengemudi (SIM). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, tekhnik pengumpulan data menggunakan angket, analisis data menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat dari PermenPan RB Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik dengan pengolahan data menggunakan statistik sederhana berdsarkan distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 91,70 dan Indeks Harapan Masyarakat sebesar 91,40 di polres Balangan dan berada pada kategori sangat baik. Artinya dari 9 unsur dimensi indeks kepuasan masyarakat dari PermenPan RB Nomor 14 Tahun 2017 telah diimplentasikan dengan baik, sehingga kinerja pelayanan dirasakan mampu memberikan kepuasan kepada pengguna layanan di Polres Balangan. Kata kunci: Tingkat Kepuasan Masyarakat, Kinerja Pelayanan Organisasi Publik.
ANALISIS FINANCIAL DISTRESS PERUSAHAAN DI INDONESIA DIMASA PANDEMIC COVID 19 Indriati Sumarni
Jurnal PubBis Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.028 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v6i1.584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan alternative metode analisis prediksi terjadinya financial distress perusahaan di Indonesia, pada perusahaan yang terdaftar di bursa efek Indonesia selama masa pandemi Covid-19 yaitu periode awal tahun 2020. Sebuah perusahaan tidak mengalami kebangkrutan secara tiba-tiba, Prediksi financial distress merupakan peringatan dini (early warning system) akan adanya kebangkrutan pada masa depan pada sebuah perusahaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, yang dipadukan dengan mengumpulkan seluruh data yang dibutuhkan bersumber dari buku-buku literature, jurnal maupun hasil penelitian yang berhubungan dengan penelitian ini, serta seluruh informasi dari media informasi lainnya yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah penelitian. Hasil penelitian banyak model yang dapat memprediksi financial distress, yaitu: Altman Z-score, Zmijewski X-score dan Springate S-score, Ketiga model ini mampu memprediksi di tingkat keakuratan tertentu, namun di Indonesia beberapa model jarang digunakan karena terlalu banyak modifikasi seperti model Altman Z-Score. Kata Kunci: Financial Distress, Bursa Efek Indonesia, Sinyal Kebangkrutan Perusahaan
Pengelolaan Dana Desa Di Masa Pandemi Covid-19 Irawanto; Riki Welli Saputra; Hefni Hariadi; Moh. Heru Budihantho
Jurnal PubBis Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.493 KB) | DOI: 10.35722/jurnalpubbis.v6i2.598

Abstract

The purpose of this study is to describe the Management of Village Funds during the COVID-19 pandemic and how it differs from the management of Village Funds before the emergence of the pandemic, which was carried out at the Sinar Baru Village Office, Rantau Badauh District, Barito Kuala Regency. The type of research used is descriptive research. The data and data sources in this are the Sinar Baru Village Government including the Village Head and Village Apparatus, then several community members as well as documents related to research on legislation related to village fund management, APBDes budget data, village profiles, etc. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, conclusions, and data levers. The results showed that the management of Sinar Baru Village funds, Rantau Badauh District, Barito Kuala Regency during the COVID-19 pandemic underwent several changes, which were in the distribution and priority of using village funds in 2020, most of the village funds will be used for handling COVID-19 and assistance. Direct Village Cash (BLT-Dana Desa). Meanwhile, the obstacles faced, for example, were too few unexpected funds/reserve funds/village urgency for handling and preventing COVID-19, so that the Village Government was forced to reshuffle its Village Revenue and Expenditure Budget. Keywords : Covid-19, Pandemic, Village Fund, Village Fund Management, Public Fund Management
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TENTANG BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA (BSPS) DI KECAMATAN BATUMANDI KABUPATEN BALANGAN (STUDI KASUS DI DESA BANUA HANYAR DAN HAMPARAYA) Norsanti; Mariyatul Fitriah
Jurnal PubBis Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.069 KB) | DOI: 10.35722/jurnalpubbis.v6i2.615

Abstract

Self-help Housing Stimulant Assistance (BSPS) is one of the government's programs through the Minister of Public Works and Public Housing to improve the community's ability to access decent housing. The research method used in this research is descriptive with a qualitative approach. Data were collected through interviews, observations and documentation with the research subjects, namely policy implementers and the recipients of the BSPS program. The results of the study illustrate that the Self-Help Housing Stimulant Assistance program has been running, although there are still poor people who have not received assistance due to the limited budget from the government, but this program has a positive impact on the people who receive assistance. The result of the implementation of this policy is that underprivileged people can access decent housing by utilizing the assistance provided by the government. The supporting factors for the implementation of the policy on Self-Help Housing Stimulant Assistance in Batumandi Sub District are program objectives that are in line with the needs of low-income communities and support from the political elite while the inhibiting factors for implementing this policy are socialization to the community that has not run optimally, the limited time for implementing the BSPS and the limited quota of BSPS recipients.
Survey of Non-Cash Food Aid Users in East Banjarmasin District Singgih Priono; Septeria Noor Yuliannisa; Bakhtiar; Muhammad Jamili; Ali Khamdan
Jurnal PubBis Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.868 KB) | DOI: 10.35722/jurnalpubbis.v6i2.617

Abstract

Non-cash Food Aid Users (BPNT) is food aid from the government that is given to Beneficiary Families (KPM) every month through an electronic account mechanism which is used only to buy food at E-Warong (Electronic Mutual Cooperation Stalls). In Presidential Regulation Number 63 of 2017 that the Indonesian people who get BPNT are people who are classified as poor even though in its implementation there are many things that do not match the amount of assistance with the basic needs of the community so that this assistance is complained of by the community. This research, entitled "Satisfaction Survey of Non-Cash Food Assistance Users in East Banjarmasin District", has a formulation of the problem of how satisfied BPNT program users are in East Banjarmasin District. The purpose of this study was to determine the user satisfaction of the BPNT program in East Banjarmasin District. This research uses descriptive quantitative method using several data collection techniques such as questionnaires, observation, and documentation. The data sources used are primary data from questionnaires and observations and secondary data from the regulation of the Minister of State Apparatus Empowerment and Bureaucratic Reform of the Republic of Indonesia Number 14 of 2017. Data will be analyzed using a Likert scale and community satisfaction index. Based on the results of the research that has been carried out, the community satisfaction survey consists of 9 indicators, then there are indicators that must be improved, namely time indicators, officer competence and complaints handling indicators, while the indicators that are maintained are requirements indicators, procedures, product specifications, costs, behavior. officers and infrastructure, based on the calculation of SKM, the results obtained are 75.875 compared to table II between 65.00 - 76.60 with interval C values converted to quality Service Unit performance is in a poor position.