cover
Contact Name
Marselius Sampe Tondok
Contact Email
marcelius@staff.ubaya.ac.id
Phone
+622178881112
Journal Mail Official
psikologi@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jl. Margonda Raya, No.100, Depok, Jawa Barat. 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Gunadarma
Jurnal Psikologi (JPUG) accepts manuscripts based on empirical research, both quantitative and qualitative. Priority is given to quantitative research of the multivariate type. Meanwhile, the Jurnal Psikologi also accepts meta-analysis or systematic review manuscripts that have advantages in terms of novelty or unique variables.
Articles 425 Documents
HUBUNGAN EMPLOYEE ENGAGEMENT DAN BURNOUT PADA KARYAWAN DIVISI IT Farid Hikmatullah
Jurnal Psikologi Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan employee engagement dan burnout  pada karyawan divisi IT. Di zaman globalisasi dan persaingan global yang ada, khususnya dalam suatu perusahaan, maka munculah persaingan keras antara karyawan. Dalam suatu pekerjaan tertentu, para karyawan ingin berusaha sebisa mungkin untuk melakukan suatu pekerjaan lebih banyak dibanding karyawan lain guna mendapatkan posisi ataupun terhindar dari PHK. Namun, seseorang tidak dapat mengeluarkan energinya pada tingkat tertinggi sepanjang waktu, ada kebutuhan guna melanjutkan  kesejahteraan karyawan. Keadaan konstan akan keterlibatan mungkin memiliki efek negatif dan konsekuensi didalam organisasi dalam hal kelelahan dan kehilangan kreativitas karyawan tersebut dan salah satu fenomena burnout yang dialami karyawan adalah  dengan meningkatnya keterlibatan karyawan di suatu perusahaan. Penelitian ini melibatkan 70 responden yang berusia 21-35 tahun dengan lama bekerja 3-10 tahun. Responden diminta mengisi kuesioner skala employee engagement berdasarkan dimensi milik Schaufeli dan Bakker yaitu dedication, vigor dan absorption dan skala burnout berdasarkan dimensi Maslach yaitu emotional exhaustion, depersonalization, reduced personal accomplishment. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan analisis data menggunakan teknik Korelasi Pearson Product. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa tidak ada hubungan antara employee engagement dengan burnout pada pegawai divisi IT di Jakarta. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji hipotesis dengan teknik korelasi Pearson’s product moment yang menghasilkan nilai korelasi Pearson F=0,029 dengan signifikan 0,406 (ρ>0,05) sehingga hipotesis alternatif penelitian ditolak dan yang diterima adalah hipotesis nol. Hubungan antar variabel bersifat tidak erat karena koefisien korelasi Pearson F<0,700.       Kata Kunci: Burnout, Employee engagement.
PENGARUH MAKNA KERJA DAN OCCUPATIONAL SELF EFFICACY TERHADAP WORK ENGAGEMENT PADA DOSEN TETAP Mimi Wahyuni
Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh Makna Kerja dan Occupational self efficacy terhadap Work Engagement. Subjek penelitian ini adalah 100 orang dosen tetap. Hasil analisis regresi ganda menunjukkan bahwa diperoleh nilai F sebesar 99.480 dan koefisien signifikansi sebesar 0,000 (p≤0,050). Oleh karena sig lebih kecil dari 0,05, maka hipotesis terdapat pengaruh dari Makna Kerja dan Occupational self efficacy secara bersama-sama terhadap Work engagement pada dosen tetap. Selain itu didapatkan hasil uji regresi juga diperoleh nilai R Square sebesar 0,672 (67,2%). Hal ini berarti bahwa 67,2% variabel work engagement dapat ditentukan oleh variabel Makna Kerja dan Occupational self efficacy, sedangkan sisanya sebesar 32,8% disebabkan oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Kata Kunci: Makna Kerja, Occupational self efficacy, Work Engagement, Dosen Tetap
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KUALITAS PERSAHABATAN PADA REMAJA AKHIR Elza Diantika
Jurnal Psikologi Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persahabatan dapat berlangsung secara mulus sementara yang lainnya mungkin diwarnai oleh konflik. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa pengalaman konflik dengan sahabat dalam suatu hubungan persahabatan membuat kualitas persahabatan menjadi rendah. Salah satu hal yang diperlukan untuk membantu meningkatkan kualitas persahabatan adalah kecerdasan emosional. Individu yang memiliki kecerdasan emosional akan mudah untuk berhubungan dengan orang lain karena memiliki kemampuan berempati, mengelola emosi dan memotivasi diri. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk menguji hubungan antara kecerdasan emosional dan kualitas persahabatan pada remaja akhir. Subjek penelitian adalah remaja akhir berusia 18-21 tahun yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan dua alat ukur, yaitu skala kualitas persahabatan dan skala kecerdasan emosional. Metode yang digunakan merupakan metode kuantitatif dimana pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan remaja akhir sebanyak 100 orang. Berdasarkan perhitungan korelasi Product Moment Pearson, hasil yang diperoleh sebesar r = 0,279 dengan nilai signifikansi 0,005 (p < 0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kecerdasan emosional dan kualitas persahabatan pada remaja akhir.  Kata Kunci : kecerdasan emosional, kualitas persahabatan, remaja akhir 
PENGARUH KONTEN INFLUENCER DI MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS REMAJA AKHIR Asrini Mahdia
Jurnal Psikologi Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2018.v11i2.2262

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk mengetahui pengaruh konten influencer di media sosial terhadap kesejahteraan psikologis remaja akhir. Subjek penelitian adalah 111 mahasiswa psikologi universitas X tingkat satu dan dua dengan rentang usia 17-21 tahun yaitu yang sudah memasuki periode remaja akhir. Metode yang digunakan adalah metode korelasional yang akan dianalisis dengan analisis koefisien korelasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi yang didapat adalah kuat dan positif. Positif maksudnya terjadi hubungan searah antara konten influencer di media sosial dan kesejahteraan psikologis remaja akhir. Bila konten influencer sering ditonton maka akan terjadi pembentukan kesejahteraan psikologis pada remaja akhir. Pembentukannya bersifat positif, sehingga apabila remaja sering melihat konten influencer, kesejahteraan psikologisnya juga akan meningkat.
HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DAN PERILAKU KONSUMTIF PRODUK BERMEREK PADA REMAJA PUTRI Roro Silvia Yolanda
Jurnal Psikologi Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri mempertahankan kecantikan dan daya tarik fisiknya dengan cara berbelanja barang-barang yang dapat menunjang penampilan fisiknya. Remaja putri akan menjadi lebih boros untuk membelanjakan uang sakunya dalam membeli barang-barang yang dianggap dapat memenuhi kebutuhan akan kecantikan dan penampilan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara body image dan  perilaku konsumtif produk bermerek pada remaja putri. Hipotesis dalam penelitian ini adanya hubungan positif antara body image dan perilaku konsumtif produk bermerek pada remaja putri. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, kemudian alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala body image dan alat ukur skala perilaku konsumtif produk bermerek. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 100 remaja putri yang bersekolah di salah satu SMA Negeri kota Bogor dan berusia antara 15 sampai 18 tahun. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,410 dengan taraf signifikansi 0,000 (p < 0,01) yaitu adanya hubungan positif yang sangat signifikan antara body image dan perilaku konsumtif produk bermerek pada remaja putri. Arah korelasinya adalah positif, yang menunjukan bahwa semakin tinggi body image maka semakin tinggi pula perilaku konsumtif produk bermerek pada remaja putri.Kata Kunci: Body image, perilaku konsumtif produk bermerek, remaja putri
PENERIMAAN DIRI PADA PENDERITA HIV Fitri Sunaryo
Jurnal Psikologi Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya hidup modern yang berkembang di kota-kota besar telah membawa remaja   dan   orang-orang   dewasa   menuju   kehidupan   yang   konsumtif   dan memasuki pergaulan bebas. Dalam pergaulan bebas banyak remaja yang mengekspresikannya dengan bebas pula, salah satunya perilaku seks bebas yang semula di anggap tabu dan tidak bermoral, sekarang dianggap biasa dan wajar. Hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya perilaku seks bebas dari tahun ke tahun terutama pada remaja, salah satu penyakit yang disebabkan oleh seks bebas adalah terkenanya virus HIV (Djoerban, 1999). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran penerimanaan diri pada penderita HIV. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kuantitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner. Untuk mengukur penerimaan diri berdasarkan aspek-aspek penerimaan diri yang dikemukakan oleh Supraktiknya (1995). Sampel dalam penelitian ini adalah penderita HIV sebanyak 50 orang. Hasil uji diskriminasi aitem untuk skala penerimaan diri dalam penelitian ini dengan rentang angka korelasi 0,306 – 0,633 dengan reliabilitas sebesar 0,908       Kata Kunci:Penerimaan Diri
RESILIENSI SEORANG WANITA DALAM MENGHENTIKAN PERILAKU MEROKOK DAN MINUM ALKOHOL Helen Y. Sirait
Jurnal Psikologi Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merokok dan minum alkohol memberikan dampak negatif bagi individu yang mengalaminya baik pria maupun wanita sebagi korban. Sikap resilien sangat penting bagi korban dalam menghentikan perilaku merokok dan minum  alkohol agar korban dapat bangkit dari peristiwa buruk dan mampu menjalani kehidupan kembali secara positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran perilaku merokok dan minuman alkohol, apa saja kesulitan yang dihadapi untuk berhenti merokok dan minuman alkohol, bagaimana gambaran resiliensi seorang wanita dalam menghentikan perilaku merokok dan minum alkohol, serta mengapa seorang wanita dalam menghentikan perilaku merokok dan minum alkohol itu resilien. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek berjumlah satu orang seorang wanita berusia 21 tahun yang merokok selama kurang lebih 9 tahun, dimulai dari kelas VI SD sampai dengan kuliah semester 3 dan minum alkohol selama kurang lebih 4 tahun, dimulai dari kelas 2 SMK sampai dengan kuliah semester 3. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara semi terstruktur dan observasi non participant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek resilien.           Kata Kunci: Resiliensi, Wanita, Perilaku Merokok, Minum Alkohol
BODY DISSATISFACTION DAN PERILAKU DIET PADA MAHASISWI Diani Alifah Putri; Rini Indryawati
Jurnal Psikologi Vol 12, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2019.v12i1.1919

Abstract

Standar kecantikan yang menganggap bahwa wanita yang cantik adalah wanita yang kurus menyebabkan banyak wanita yang ingin memperbaiki bentuk tubuhnya dengan cara melakukan diet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body dissatisfaction dengan perilaku diet pada mahasiswi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalan 100 orang mahasiswi universitas gunadarma jurusan psikologi dengan kriteria berusia 18-23 tahun dan sudah menjalani diet selama kurang lebih dua bulan. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala perilaku diet dan skala body shapequstionnare. Berdasarkan hasil analisis menggunakan analisis korelasi pearson two tailed diketahui bahwa terdapat hubungan yang positif antara body dissatisfaction dan perilaku diet pada mahasiswi dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05) dengan nilai korelasi sebesar 0.410 yang berarti terdapat hubungan yang positif antara body dissatisfaction dan perilaku diet pada mahasiswi dalam penelitian ini. Hasil tersebut menunjukkan bahwa, semakin besar rasa body dissatisfaction yang dimiliki maka semakin besar pula keinginan untuk melakukan diet pada mahasiswi.
PENERAPAN PIVOTAL RESPONSE TRAINING OLEH ORANGTUA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN JOINT ATTENTION PADA ANAK DENGAN AUTISM SPECTRUM DISORDER Rolla Apnoza; Erniza Miranda Madjid; Luh Sarini Y. Savitri
Jurnal Psikologi Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2018.v11i1.2073

Abstract

Anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) menunjukkan gangguan pada joint attention yang merupakan kapasitas dalam mengkoordinasikan atensi untuk berbagi ketertarikan pada suatu objek atau kejadian/peristiwa yang ada disekelilingnya dengan sosial partner dalam suatu interaksi. Defisit joint attention tersebut menjadi ciri khas sekaligus menjadi penyebab utama gangguan komunikasi sosial pada anak dengan ASD. Intervensi yang dapat meningkatkan kemampuan joint attention pada anak dengan ASD salah satunya adalah pivotal response training (PRT). Pada intervensi ini melibatkan peran ibu sebagai terapis dalam menerapkan komponen-komponen PRT. Pada penelitian ini melihat keefektifan penerapan PRT oleh ibu untuk meningkatkan kemampuan joint attention anak dengan ASD. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan joint attention pada anak dengan ASD setelah diberikan intervensi PRT oleh ibu.
GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KEPUASAN KERJA PADA PEKERJA BUMN Yan Iskandar; Inge Andriani
Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2019.v12i2.2441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja pada pekerja BUMN. Peneliti menggunakan alat ukur berupa skala Job Satisfaction Scale(JSS) dan skala gaya kepemimpinan transformasional. Responden pada penelitian ini terdiri dari 100 pekerja BUMN berstatus pekerja tetap. Teknik sampling yang dilakukan adalah purposive sampling. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan melalui uji secara kuantitatif dengan metode statistik regresi linear sederhana. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah nilainilai R Square sebesar 0.224 (p < .01). Hasil tersebut memiliki arti bahwa terdapat pengaruh gaya kepemimpinan transformasional yang sangat signifikan terhadap kepuasan kerja pada pekerja BUMN. Besar pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja pada pekerja BUMN sebesar 22.4% dengan sisanya 77.6% merupakan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepuasan kerja yang tidak termasuk dalam analisis dalam penelitian yaitu faktor fisiologis, faktor psikologis, faktor sosial, dan faktor jaminan.

Page 6 of 43 | Total Record : 425