cover
Contact Name
Reksiana
Contact Email
reksiana@iiq.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
qiroah@iiq.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Qiro'ah: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 20850115     EISSN : 26563819     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Qiroah Journal invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researchers in the areas related to Islam and Muslim society which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives science of the Qur'an and Tarbiah.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2019)" : 12 Documents clear
Penalaran Moral Dalam Mencegah Delikuensi Remaja Hasanusi, Harmathilda
Jurnal Qiroah Vol 9 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.867 KB)

Abstract

Membahas mengenai remaja, tidak pernah lepas dari kehidupan sosial, lingkungan sekitar dan perilakunya. Remaja yang dipandang sebagai sebagai tahapan usia usia yang biasanya seorang tidak lagi dipandang sebagai anak ? anak namun belum bisa dikatakan sebagai orang dewasa juga. Pada kondisi ini, tidak jarang remaja suka berbuat keonaran atau masalah. Oleh karena itu, adanya anggapan bahwa remaja sebagai kelompok yang aneh karena menganut nilai ? nilai yang berbeda dengan orang tuanya / orang ? orang dewasa lainnya yang disekelilingnya sehingga memahami pentingnya penalaran moral oleh seorang remaja merupakan hal yang penting dalam mencegah delikuensi remaja. Penalaran moral merupakan bagaimana seseorang dapat membuat keputusan apakah yang dilakukannya itu sesuatu yang baik atau buruk. Hal ini berarti bahwa penalaran moral sebagai suatu alasan atau pertimbangan orang untuk menganggap sesuatu yang dikerjakannya itu dianggap baik atau buruk. Penalaran moral berkembang berkelanjutan sesuai urutan tahapannya. Untuk itulah anak selalu membutuhkan bimbingan dari orang tua, guru atau sekelilingnya agar mereka selalu bergerak secara matang sesuai dengan tingkatan penalaran.
Pendidikan Penguatan Karakter Melalui Pembiasaan Akhlak Mulia Alawi, Asep Habib Idrus
Jurnal Qiroah Vol 9 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.303 KB)

Abstract

Penguatan pendidikan karakter merupakan upaya yang sangat penting untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Pendidikan karakter harus ditanamkan sejak usia dini dan akan menjadi fondasi utama bagi pembentukan karakter bangsa. Mengingat pentingnya pendidikan karakter tersebut, maka pendidik harus melakukan upaya untuk mengenalkan dan mengembangkan pendidikan karakter bagi peserta didik. Salah satu bentuk upaya untuk menguatkan karakter peserta didik di sekolah adalah melalui cara pembiasaan akhlak mulia.     Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tentang: Program penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar melalui pembiasaan akhlak mulia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan menginventarisir data, mengklasifikasikan data, menganalisis data, dan merumuskan simpulan.           Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Program penguatan pendidikan karakter di SD IT Asy Syifa Kota Bandung adalah dengan pengintegrasian proses pembelajaran dengan pembiasaan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari; Temuan penting dari penelitian ini adalah pembiasaan akhlak mulia yang dilaksanakan di sekolah dasar merupakan model yang efektif untuk menguatkan karakter peserta didik.
Kaji Tindak Model Pemebelajaran Cooperatif Script Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Pembelajaran Pai Materi Ikhlas, Sabar Dan Pemaaf Siswa Kelas Vii Smp Muara Ilmu Tahun Pelajaran 2018-2019 Saepullah, Saepullah; Habibah, Laila Nur; Dewi, Leni Purnama
Jurnal Qiroah Vol 9 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.751 KB)

Abstract

Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang secara sadar dan sengaja mengembangkan interaksi di antara siswa serta guru. Pembelajaran ini pun memberikan kesadaran akan adanya perbedaan, sehingga menghindari ketersinggungan dan kesalahpahaman yang dapat menimbulkan permusuhan, sebagai latihan hidup di masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom action research). Menurut Hopkins yang dikutip dari buku Rochiati Wiriaatmadja, penelitian tindakan kelas (PTK) adalah penelitian yang mengkombinasikan prosedur penelitian dengan tindakan substantif, atau suatu usaha seseorang untuk memahami apa yang sedang terjadi, sambil terlibat dalam sebuah proses perbaikan dan perubahan. Penelitian dilakukan di SMP Muara Ilmu yang berada di Jl. H. Kenan No. 135 RT 02/12 Bojongsari, Depok pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019, pada bulan April 2019. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Muara Ilmu Bojongsari. Penelitian tindakan dilakukan dengan dua siklus, yaitu pra siklus dan siklus pertama. Setiap siklus pada penelitian ini terdiri dari beberapa kegiatan yang meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, dan observasi serta refleksi. Kesimpulan penelitian ini adalah Model pemebelajaran cooperatif script dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) materi  ikhlas, sabar dan pemaaf siswa kelas VII di SMP Muara Ilmu tahun pelajaran 2018-2019. Terlihat hasil pembelajaran pada pra siklus adalah 41,25 menjadi 80,50, sedangkan jumlah rata-rata nilai tes pada pra siklus sebesar 4,13 meningkat pada siklus I yaitu sebesar 8,05
Konsep Membentuk Karakter Anak Berbasis Al-Qur’an Rahmah, Siti
Jurnal Qiroah Vol 9 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.977 KB)

Abstract

Akhlak merupakan kerangka dasar ajaran Islam yang memiliki kedudukan sangat penting, disamping aqidah. Rasulullah Saw mengisyaratkan bahwa kehadirannya di muka bumi ini membawa misi pokok, yaitu; menyempurnakan akhlak manusia yang mulia. Berbagai perilaku destruktif, seperti premature immoralities, alkoholisme, seks bebas, narkoba, aborsi sebagai penyakit sosial yang harus diperangi secara bersama-sama. Sehingga kenyataan ini menjadikan banyak orang yang tidak lagi mempercayai kemampuan pemerintah, untuk menurunkan angka kriminalitas serta berbagai penyakit sosial.Pendidikan karakter menurut Al-Qur?an bukan hanya sekedar mengajarkan atau memberikan pengetahuan tentang baik dan buruk, melainkan membiasakan, menyontohkan, melatihkan, menanamkan, dan mendarahdagingkan sifat-sifat yang baik, dan menjauhi perbuatan yang buruk. Pendidikan karakter dalam Al-Qur?an dan Al-Sunnah adalah pendidikan pembiasaan, pendarah dagingan, praktik, internalisasi dan transformasi nilai-nilai yang baik kedalam diri seseorang. Proses pembentukkan karakter menurut Al-Qur?an diantaranya adalah adanya pengenalan, pemahaman, penerapan, pembiasaan, pembudayaan, Internalisasi menjadi karakter. Melalui pendidikan karakter ini diharapkan dapat dilahirkan manusia yang memiliki kebebasan untuk menentukan pilihannya, tanpa paksaan, disertai rasa penuh tanggung jawab. Yaitu manusia-manusia yang merdeka, dinamis, krestif, inovatif dan bertanggung jawab terhadap Tuhan, diri sendiri, manusia, masyarakat, bangsa dan Negara.
Pengaruh Kompensasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Guru Taman Kanak-Kanak Jakarta Timur alimudin, alimudin
Jurnal Qiroah Vol 9 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.371 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompensasi  terhadap kinerja guru, pengaruh  lingkungan kerja terhadap kinerja guru, dan pengaruh interaksi antara keduanya terhadap kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Expost Facto, dengan populasi penelitan di wilayah Jakarta timur. Dari jumlah populasi  566 guru dengan pengambilan sampel mengunakan teknik custer random sampling (area sampling) dengan taraf signifikansi 10% jumlah sampel berjumlah 264 sampel. Hasil penelitian ini menunjukan  (a). terdapat  perbedaan  kinerja antara guru dengan kompensasi tinggi dan rendah. (b)  Terdapat berbedaan kinerja antara guru dengan lingkungan kerja yang kondusif dengan lingkungan kerja yang tidak kondusif. (c)  Terdapat interaksi antara kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru di wilayah Jakarta Timur
Active Learning Teach Like Finland Syarifah, Syarifah
Jurnal Qiroah Vol 9 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.487 KB)

Abstract

Pembelajaran aktif menjadi suatu keharusan di dunia global yang telah memasuki semua lini kehidupan manusia. Teknologi, ketrampilan dan sikap secara aktif menjadi landasan pendidikan di sebuah lembaga sekolah. Pembelajaran aktif merupakan sebuah bentuk modul bagaimana memperkenalkan belajar aktif, bagaimana menjadikan peserta didik aktif sejak awal, bagaimana membantu siswa mendapatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap secara aktif dan bagaimana menjadikan belajar menjadi kegiatan yang tidak terlupakan adalah sebuah inti dari aktive learning.         Active Learning Teach Like Finland menjadi fenomena dunia ketika peserta didik yang masih berusia 15 tahun berhasil mencatatkan skor tertinggi di penyelenggaraan pertama PISA (Programme For International Student Assesment) pada tahun 2001. Ujian itu meliputi penilaian ketrampilan berfikir kritis di matematika, sains, dan membaca. Pendidikan Finlandia memiliki jam pelajaran pendek, PR (Pekerjaan Rumah) tidak banyak, dan ujiannya tidak begitu terstandarisasi dapat mencetak siswa-siswa dengan prestasi yang sangat baik. Prestasi siswa yang baik tidak terlepas dari peran kurikulum sebagai pemandu kegiatan belajar.    Telaah kurikulum 2013 terhadap Teach Like Finland menjadi sebuah analisa antar negara yang memiliki konsep pembelajaran mencerdaskan kehidupan bangsa. Isi materi, pelaksanaan pembelajaran aktif, dan target serta kegunaan lembaga pendidikan bersaing serasi dengan konteks konstitusi antar negara. Negara Indonesia yang berada pada zaman global dan milleanial ditandai dengan kemandirian generasi muda belajar disemua lini kehidupan dunia maya dengan mengkaitkan egosentrisnya menjadi pencetus pembelajaran aktif mendunia.   Telaah Kurikulum 2013 memiliki kekhasan dalam inovasi, kreatifitas dan produktif dalam memenuhi unsur-unsur kurikulumnya. Pusat belajar bukan hanya terletak pada guru, buku-buku menjadi referensi utama dalam penelusuran ilmu peserta didik, kualitas waktu belajar berperan pada observasi mendalam yang dilakukan secara mandiri dan aktif, kelas partisipatif dan kolaboratif antara guru dan peserta didik menjadi rangkaian modul pembelajaran terncana dalam menyerap pemahaman ilmu untuk mendapatkan kecakapan terpadu peserta didik. Active Learning Teach Like Finland menjadi jawaban baru dari beberapa proses pembelajaran aktif yang telah ada dan bermanfaat bagi kemajuan di dunia pendidikan
Penalaran Moral Dalam Mencegah Delikuensi Remaja Harmathilda Hasanusi
Qiro'ah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2019): Qiro'ah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/qiroah.v9n1.1-15

Abstract

Discussing about adolescent is never separated from social life, environment or his/her behavior. Adolescent is a person that no longer seen as a child, but can not be said as an adult as well. In this condition, sometimes they make troubles or problems. Then, there is an assumption that adolescents are a strange group because they have values ​​that are different from their parents or people who are more mature than them. So, it is very important to understand the moral reasoning by all children in preventing adolescent delinquency. Moral reasoning is how a person can make a decision whether what he does is something good or bad; the reason for them to think that whatever they do is considered good or bad. Moral reasoning develops in the order of stages. Therefore, children always need guidance from parents or teachers so they can always move carefully according to the level of reasoning.
Pendidikan Penguatan Karakter Melalui Pembiasaan Akhlak Mulia Asep Habib Idrus Alawi
Qiro'ah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2019): Qiro'ah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/qiroah.v9n1.16-29

Abstract

Strengthening of the character education constitute of effort is very important for achieving national education goals. The character of education must be instilled early and will be the main foundation for the formation of national character. Considering importance of character education, educators must make efforts to introduce and develop character of education for students. One form of effort to strengthen the character of students in school is through ways of habituating noble character. This Study purpose to identify about: Program to strengthen character education in elementary schools through the habituation of noble character. This study uses descriptive qualitative methods, data collection is done by observation, interviews, and ocumentation studies. Data analysis was carried out by stages of data inventory, classifying data, analyzing data, and formulating conclusions. The results of this study indicate that: The program for reinforcement of the character education at Adzkia 1 Elementary School Cisaat and Cisaat Public Elementary School in Sukabumi Regency is by integrating the learning process by habituating noble moral values ​​in daily life;
Kaji Tindak Model Pemebelajaran Cooperatif Script Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Pembelajaran Pai Materi Ikhlas, Sabar Dan Pemaaf Siswa Kelas Vii Smp Muara Ilmu Tahun Pelajaran 2018-2019 Saepullah Saepullah; Laila Nur Habibah; Leni Purnama Dewi
Qiro'ah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2019): Qiro'ah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/qiroah.v9n1.30-39

Abstract

Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang secara sadar dan sengaja mengembangkan interaksi di antara siswa serta guru. Pembelajaran ini pun memberikan kesadaran akan adanya perbedaan, sehingga menghindari ketersinggungan dan kesalahpahaman yang dapat menimbulkan permusuhan, sebagai latihan hidup di masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom action research). Menurut Hopkins yang dikutip dari buku Rochiati Wiriaatmadja, penelitian tindakan kelas (PTK) adalah penelitian yang mengkombinasikan prosedur penelitian dengan tindakan substantif, atau suatu usaha seseorang untuk memahami apa yang sedang terjadi, sambil terlibat dalam sebuah proses perbaikan dan perubahan. Penelitian dilakukan di SMP Muara Ilmu yang berada di Jl. H. Kenan No. 135 RT 02/12 Bojongsari, Depok pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019, pada bulan April 2019. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Muara Ilmu Bojongsari. Penelitian tindakan dilakukan dengan dua siklus, yaitu pra siklus dan siklus pertama. Setiap siklus pada penelitian ini terdiri dari beberapa kegiatan yang meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, dan observasi serta refleksi. Kesimpulan penelitian ini adalah Model pemebelajaran cooperatif script dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) materi ikhlas, sabar dan pemaaf siswa kelas VII di SMP Muara Ilmu tahun pelajaran 2018-2019. Terlihat hasil pembelajaran pada pra siklus adalah 41,25 menjadi 80,50, sedangkan jumlah rata-rata nilai tes pada pra siklus sebesar 4,13 meningkat pada siklus I yaitu sebesar 8,05
Konsep Membentuk Karakter Anak Berbasis Al-Qur’an Siti Rahmah
Qiro'ah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2019): Qiro'ah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/qiroah.v9n1.40-69

Abstract

Akhlak merupakan kerangka dasar ajaran Islam yang memiliki kedudukan sangat penting, disamping aqidah. Rasulullah Saw mengisyaratkan bahwa kehadirannya di muka bumi ini membawa misi pokok, yaitu; menyempurnakan akhlak manusia yang mulia. Berbagai perilaku destruktif, seperti premature immoralities, alkoholisme, seks bebas, narkoba, aborsi sebagai penyakit sosial yang harus diperangi secara bersama-sama. Sehingga kenyataan ini menjadikan banyak orang yang tidak lagi mempercayai kemampuan pemerintah, untuk menurunkan angka kriminalitas serta berbagai penyakit sosial.Pendidikan karakter menurut Al-Qur’an bukan hanya sekedar mengajarkan atau memberikan pengetahuan tentang baik dan buruk, melainkan membiasakan, menyontohkan, melatihkan, menanamkan, dan mendarahdagingkan sifat-sifat yang baik, dan menjauhi perbuatan yang buruk. Pendidikan karakter dalam Al-Qur’an dan Al-Sunnah adalah pendidikan pembiasaan, pendarah dagingan, praktik, internalisasi dan transformasi nilai-nilai yang baik kedalam diri seseorang. Proses pembentukkan karakter menurut Al-Qur’an diantaranya adalah adanya pengenalan, pemahaman, penerapan, pembiasaan, pembudayaan, Internalisasi menjadi karakter. Melalui pendidikan karakter ini diharapkan dapat dilahirkan manusia yang memiliki kebebasan untuk menentukan pilihannya, tanpa paksaan, disertai rasa penuh tanggung jawab. Yaitu manusia-manusia yang merdeka, dinamis, krestif, inovatif dan bertanggung jawab terhadap Tuhan, diri sendiri, manusia, masyarakat, bangsa dan Negara.

Page 1 of 2 | Total Record : 12