cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
ISSN : 25488112     EISSN : 26228890     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 923 Documents
RANCANGAN SOP PEMISAHAN APP (CTR) DAN APP (TMA) DALAM MENUNJANG KELANCARAN LALU LINTAS UDARA DI PERUM LPPNPICABANG TARAKAN Komang Gede Trisnaldi Surya Kusuma
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tugas Akhir ini berjudul Rancangan SOP Pemisahan APP (CTR) dan APP (TMA) di Perum LPPNPI Cabang Tarakan. Dengan rumusan masalah yaitu “Bagaimanakah Rancangan SOP pemisahan APP (CTR) dan APP (TMA) dalam menunjang Kelancaran Lalu Lintas Udara di Perum LPPNPI Tarakan?”, dimana permasalahan ini di latar belakangi adanya sentralisasi pada tahun 2021, dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat dan menganalisis Rancangan SOP pemisahan APP (CTR) dan APP (TMA) dalam rangka Kelancaran Lalu Lintas Udara di Perum LPPNPI Tarakan dan sebagai salah Sebagai persyaratan mendapatkan gelar Ahli Madya pada program Diploma 3 Lalu Lintas Udara. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D). Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka, wawancara, dan observasi yang dilakukan selama melakukan On The Job Training di Perum LPPNPI Cabang Tarakan dan tinjauan teori yang penulis gunakan bersumber pada dokumen penerbangan seperti contoh: CASR 170, Doc. 4444, ANNEX 11 dan lain sebagainya. Hasil dari penelitian ini, perlu disusun Standard Operating Procedure (SOP) terbaru terkait dengan adanya sentralisasi pada 2021 mendatang dengan kesimpulan yaitu SOP Pemisahan APP (CTR) dan (TMA) ini nantinya akan dijadikan panduan oleh ATC APP Tarakan dalam memberikan pelayanan lalu lintas udara yang aman,efektif dan efisien.
KAJIAN RESPONSIBILITY OF CONTROL UNIT APPROACH CONTROL OFFICE TERHADAP KESELAMATAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA SYAMSUDIN NOOR BANJARMASIN M Rizal Harmada; Julfansyah Margolang; Meita Maharani Sukma
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terciptanya keteraturan dan keselamatan penerbangan tidak terlepas dari adanya beberapa faktor yaitu fasilitas maupun prosedur serta petugas pelayanan lalu lintas penerbangan itu sendiri. Prosedur memegang peranan yang sangat penting dalam pelayanan lalu lintas udara karena semua clearance, instruction, dan information disampaikan oleh Air Traffic Controller (ATC) kepada pilot harus sesuai dengan prosedur yang mengacu pada aturan ICAO. Approach Control Unit di Perum LPPNPI cabang Banjarmasin saat ini masih dalam pelayanan procedural atau bisa disebut pelayanan non-radar. Kondisi ini mempersulit controller dalam menangani pesawat yang sedang pendekatan yaitu berupa load of communication karena unit approach harus melakukan pelayanan approach control procedural. Sementara, personel ATC di perum LPPNPI kantor cabang Banjarmasin sebagian besar belum memiliki rating approach control surveilance. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kajian Standard Operating Procedure terkait pemberian Expected Approach Time diperlukan dan telah dibuat untuk menjadi prosedur standar Air Traffic Controller dalam memberikan pelayanan sehingga pelayanan lalu lintas penerbangan di Perum LPPNPI Cabang Banjarmasin menjadi optimal.
KAJIAN PENGGUNAAN PHRASEOLOGY DI PERUM LPPNPI CABANG PEMBANTU PANGKALAN BUN Muchammad Hidayat
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personil unit pelayanan lalu lintas udara tidak hanya bertugas dalam pemanduan lalu lintas udara saja, namun juga bertanggungjawab terhadap penyediaan saran dan informasi yang berguna demi terselenggaranya keselamatan dan efisiensi suatu penerbangan. Terjalinnya komunikasi antara Air Traffic Controller (ATC) dengan Pilot yang efektif dan efisien merupakan sesuatu yang wajib dan sangat diperlukan dalam upaya memberikan pelayanan lalu lintas penerbangan yang aman, cepat dan teratur, faktor-faktor tersebut berasal dari sumber daya manusia yang diatur sedemikian mungkin dengan Standar yang ditetapkan demi menciptakan pelayanan lalu lintas udara yang aman, cepat dan teratur. Perum LPPNPI Cabang Pembantu Pangkalan Bun untuk menyelenggarakan training atau refresh dokumen tentang standard phraseology, serta menyelenggarakan kursus Bahasa Inggris untuk ATC agar apabila dalam suatu kesempatan terjadi penggunaan non-standard phraseology maupun Bahasa Inggris umum, dapat dipahami oleh penerima (pilot) sehingga komunikasi tetap lancar. Metode penelitian yang digunakan penulis untuk mendapatkan masing-masing data adalah dengan observasi serta wawancara yang kemudian di analisa secara deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu menyelenggarakan training atau refresh dokumen tentang standard phraseology serta menyelenggarakan pelatihan Bahasa Inggris untuk ATC serta menyelenggarakan pelatihan Budaya Kerja dan Etos Kerja dengan maksud agar di lapangan nantinya para personil ATC dapat menerapkan phraseology yang baku untuk mengurangi resiko terjadinya incident dan accident.
PENGARUH BELUM TERSEDIANYA ISOLATED AIRCRAFT PARKING AREA TERHADAP KESELAMATAN AERODROME TRAFFIC MOVEMENT DI BANDAR UDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN Muhammad Afif
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara Internasional Sepinggan Balikpapan mempunyai tingkat kepadatan traffic yang tinggi kurang lebih 200 traffic setiap harinya maka pelayanan Lalu Lintas Penerbangan harus didukung dengan tempat,peralatan yang memadai dan sesuai standar agar tercipta pelayanan lalu lintas penerbangan yg maksimal sesuai degan dengan prosedur yang telah ditentukan. Prosedur-prosedur keselamatan tersebut tentunya harus dilaksanakan oleh seluruh unit-unit yang ada di Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan. Keselamatan penerbangan merupakan faktor yang sangat penting dalam dunia penerbangan, selama ini Bandar Udara Sepinggan Balikpapan belum mempunyai isolated parking area yang digunakan untuk penempatan atau parkir suatu pesawat yang mengalami suatu keadaan melanggar hukum (unlawfu interference) seperti pembajakan,ancaman bom kemudian pesawat dengan kendala di mesin seperti engine of fire atau pesawat yang membawa penumpang seperti covid- 19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan Bandar Udara SAMS Sepinggan Balikpapan belum sepenuhnya menetapkan prosedur penanganan keadaan darurat yang diwajibkan tersebut. Hal ini dikarenakan kelengkapan fasilitas aerodrome itu sendiri masih memiliki beberapa kekurangan, salah satunya adalah belum dilengkapinya fasilitas Isolated Parking Area, yang sebenarnya sangat diperlukan untuk menangani keadaan darurat sebuah pesawat udara yang sesuai dengan prosedurnya.
PENGEMBANGAN BUKU GRAMMAR FOR AVIATION SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Prayogi Ardi Wicaksono
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Politeknik Penerbangan Surabaya merupakan salah satu lembaga penyelenggara pendidikan professional di bidang penerbangan di bawah Badan Pendidikan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Kementerian Perhubungan dituntut menghasilkan SDM yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi dalam rangka memberikan layanan PRIMA dalam bidang transportasi udara serta turut berperan aktif dalam mewujudkan agenda Road Map to Zero Accident di dunia Transportasi Nasional. Politeknik Penerbangan Surabaya memiliki jurusan keselamatan penerbangan dengan program studi Lalu Lintas Udara yang nantinya akan bekerja sebagai Air Traffic Controller, dimana Bahasa Inggris merupakan hal yang sangat berperan penting terhadap pekerjaannya karena seorang ATC wajib lulus ICAO English Language Proficiency level 4 sebelum mendapatkan license. Kemampuan berbahasa inggris secara umum sangat diperlukan oleh Air Traffic Controller baik dalam keadaan darurat ataupun pada saat phraseology tidak tersedia, namun pada pengaplikasiannya pembelajaran bahasa Inggris dalam kehidupan di lingkungan kampus tidak dapat berjalan dikarenakan kurangnya pemahaman grammar yang dimiliki oleh para taruna – taruni. Sehingga di perlukan suatu adanya upaya untuk meningkatkan pemahaman grammar dan rasa percaya diri Taruna – Taruni dalam berbahasa inggris agar dapat diaplikasikan dengan baik. Metode penelitian yang Penulis gunakan yaitu metode penelitian pengembangan atau Research and Development (R and D) yang bertujuan untuk menyelidiki pola dan perurutan pertumbuhan dan atau perubahan sebagai fungsi waktu.
PENGEMBANGAN APLIKASI PERHITUNGAN JARAK BAGI PILOT DALAM SIMULASI APPROACH CONTROL PROCEDURE TARUNA PROGRAM STUDI LALU LINTAS UDARA POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Riska Rosalia Eka Permatasari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan rancangan sistem informasi Air Traffic Controller berupa aplikasi perhitungan jarak bagi pilot sebagai alat bantu praktikum di Politeknik Penerbangan Surabaya. Penelitian ini dilakukan di lingkungan kampus Politeknik Penerbangan Surabaya pada bulan Maret 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Research and Development (R&D). Populasi penelitian adalah taruna dan taruni program studi lalu lintas udara yang berjumlah 10 taruna. Berdasarkan penelitian ini, diketahui bahwa terdapat beberapa kendala dalam proses belajar di Politeknik Penerbangan Surabaya Untuk menanggulangi kendala yang ada yaitu dengan memanfaatkan sistem komputer yang telah ada. Hal tersebut bertujuan agar dapat tercipta suatu sistem informasi yang efektif, cepat dan efisien guna meningkatkan motivasi belajar yang lebih baik di masa yang akan datang. Hasil dari penelitian ini berupa rancangan sistem informasi ATC dengan memanfaatkan media elektronik komputer sebagai alternatif dari sistem informasi yang sudah ada.
TINJAUAN INTERMEDIATE HOLDING POSITION MARKING UNTUK MENUNJANG KESELAMATAN LALU LINTAS PENERBANGAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN MAKASSAR Satrio Hadi Pangestu
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intermediate Holding Position Marking memiliki peranan penting untuk menjaga keselamatan penerbangan di manoeuvring area. Dengan adanya Intermediate Holding Position Marking maka akan memudahkan pilot dalam menentukan pesawat hold sesuai dengan posisinya. Intermediate Holding Position Marking berfungsi untuk sebagai acuan pesawat untuk melakukan hold di persimpangan taxiway maupun untuk menjaga separasi yang sesuai antar pesawat. Permasalahan yang ditinjau dalam tugas akhir ini adalah mengenai belum sempurnanya intermediate holding position marking pada beberapa taxiway disepanjang runway 03-21 yang berdampak pada keselamatan penerbangan di manoeuvring area Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makasar. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk memenuhi salah satu persyaratan kelulusan dan memperoleh gelar Ahli Madya (Amd) pada program Diploma III Lalu Lintas Udara di Politeknik Penerbangan Surabaya, memberikan wawasan dan bahan referensi bagi peneliti selanjutnya di Politeknik Penerbangan Surabaya serta untuk mengetahui penyelesaian dari permasalahan terkait belum sempurnanya Intermediate holding position marking pada taxiway di sepanjang runway 03-21 sehingga berdampak pada keselamatan penerbangan di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makasar. Dalam penelitian ini sampel yang penulis ambil adalah personel air traffic controller yang berdinas di unit aerodrome control tower MATSC, Personel landasan dan Pilot di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin. Variabel yang dikaji yaitu variabel independent (X) yaitu Intermediate hodling position marking. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan yaitu observasi, studi pustaka, wawancara dan dokumentasi sedangkan metode analisis data yang penulis gunakan yaitu deskriptif, kualitatif dan gap analysis.
OPTIMALISASI KINERJA SAFETY OFFICER GUNA MENINGKATKAN IMPLEMENTASI SAFETY MANAGEMENT SYSTEM DI PERUM LPPNPI KANTOR CABANG PEMBANTU CURUG Vega Nurdiana
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan penerbangan adalah suatu keadaan terpenuhinya persyaratan keselamatan dalam pemanfaatan wilayah udara, pesawat udara, bandar udara, angkutan udara, navigasi penerbangan, serta fasilitas penunjang dan fasilitas umum lainnya (Undang-Undang No. 1 Tahun 2009). Akan tetapi suatu kecelakaan merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Upaya yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi jumlah kecelakaan yang terjadi. Sebagai pemenuhan terhadap keselamatan penerbangan, Perum LPPNPI Kantor Cabang Pembantu Curug sebagai penyedia pelayanan lalu lintas penerbangan di Bandar Udara Budiarto sudah seharusnya menerapkan Safety Management System untuk memenuhi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 20 tahun 2009 dan PKPS Bagian 19. Kinerja safety officer Perum LPPNPI Kantor Cabang Pembantu Curug masih belum optimal dan penerapan Safety Management System masih belum maksimal. Dalam pelaksanaannya, safety officer tersebut merupakan pelaksana fungsi, sehingga melaksakan tugas ganda. Selain itu, beberapa personel khusunya safety officer masih belum mendapatkan pendidikan dan pelatihan terkait SMS. Serta belum maksimalnya identifikasi hazard dan mitigasi resiko di Perum LPPNPI Kantor Cabang Pembantu Curug. Teori yang digunakan dalam penelitian ini antara lain ICAO Document Annex 19 Safety Management, ICAO Document 9859 Safety Management Manual, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 20 tahun 2009 tentang Sistem Manajemen Keselamatan. Pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, kuisioner dan studi pustaka. Hasil penelitian ini diharapkan untuk Perum LPPNPI Kantor Cabang Pembantu Curug dapat dibentuk safety officer tersendiri dan bukan dari pelaksana fungsi agar tugas dan tanggung jawabnya maksimal, dilaksanakan pendidikan dan pelatihan terkait SMS khususnya untuk safety officer, serta meningkatkan komunikasi keselamatan di Perum LPPNPI Kantor Cabang Pembantu Curug.
TINJAUAN KELANCARAN DAN KESELAMATAN PENERBANGAN DENGAN PENGGUNAAN OPPOSITE RUNWAY DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUWATA TARAKAN Yoga Pratama Wijaya
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan merupakan salah satu bandara internasional di Indonesia yang melayani penerbangan sipil dan militer serta memiliki wilayah udara yang berada paling utara di wilayah Indonesia, dan dikelola oleh PT. Angkasa Pura 1 (Persero). Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan terletak di daerah yang menjadi pusat transit dari bandara – bandara perintis yang berada di bawah wilayah udara Tarakan. Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan mempunyai jumlah pergerakan yang cukup banyak, dengan area yurisdiksi yang tidak terlalu luas. Penulis menemukan beberapa kekurangan untuk pendukung operasi penerbangan, baik secara teknis, operasi, maupun fasilitas. Aspek tersebut sangat mempunyai peran penting dalam pemberian layanan ATS secara optimal. Permasalahan yang dipelajari di Tugas Akhir ini adalah apa pengaruh penggunaan opposite runway¬? Dalam permasalahan ini ada 2 variabel, yaitu variabel gantung (X) dan variabel tetap (Y) yang berisi tentang penggunaan -opposite runway (X) serta kelancaran dan keselamatan penerbangan (Y) bandar udara internasional Juwata Tarakan. Metode yang digunakan penulis dengan pembelajaran kuesioner dan pengamatan langsung. Metode dari analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif deksriptif. Saran yang diberikan oleh penulis yaitu segera diadakan kajian bersama seluruh pihak terkait tentang penggunaan dan konfigurasi runway agar dapat meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas udara. Apabila terdapat situasi atau kondisi yang memerlukan improvisasi, maka harus dikoordinasikan dengan baik dengan pihak – pihak yang bertanggung jawab.
PENGARUH PENGGUNAAN LAPTOP SEBAGAI PENUNJANG KEGIATAN AKADEMIS TARUNA TINGKAT SATU DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Aghia Rista Dewi
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era yang serba digital saat ini, gadget sudah menjadi kebutuhan primer bagi setiap orang. Salah satu gadget yang penulis bahas dalam tugas akhir ini yaitu laptop. Dengan laptop pekerjaan yang awalnya berat akan terasa ringan, ilmu pengetahuan pun semakin bertambah, dan mempermudah manusia dalam melakukan komunikasi jarak jauh. Hal ini tentu juga berlaku bagi taruna tingkat satu di Politeknik Penerbangan Surabaya. Dimana taruna akan lebih mudah dan terbantu dengan adanya penggunaan laptop sebagai penunjang kegiatan akademis. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan laptop sebagai penunjang kegiatan akademis taruna tingkat satu di Politeknik Penerbangan Surabaya melalui 3 kategori yaitu tingkat kepentingan, tingkat pemanfaatan dan tingkat hambatan penggunaan laptop. Deskripsi kualitatif adalah metode yang digunakan peneliti untuk mendeskripsikan fakta atau data dari pengaruh penggunaan laptop sebagai penunjang kegiatan akademis taruna tingkat satu di Politeknik Penerbangan Surabaya. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner atau angket. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pengaruh penggunaan laptop sebagai penunjang kegiatan akademis tingkat satu di Politeknik Penerbangan Surabaya memilki hubungan yang sangat kuat dengan presentase 93,75%. Hal ini dirincikan sebagai berikut: 1) Tingkat kepentingan penggunaan laptop dengan presentase 96,5%. 2) Tingkat pemanfaatan penggunaan laptop dengan presentase 93,75%. 3) Tingkat hambatan dengan tidak menggunakan laptop presentase 91%.