cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
ISSN : 25488112     EISSN : 26228890     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 923 Documents
SIMULASI NUMERIK RECTANGULAR VORTEX GENERATOR PADA SWEPTBACK WING AIRFOIL NACA 0012 MENGGUNAKAN SUSUNAN COUNTER ROTATING Verdhiana Sembodo Putra; Setyo Hariyadi Suranto Putro; Nyaris Pambudiyatno
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RANCANG BANGUN FILTER PADA VACUUM PUMP SEBAGAI PENUNJANG PRAKTIK COMPOSITES DI HANGAR POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Wildan Mubarok; Rudi Fikus Prihanto; Sukahir
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat proses praktikum mata kuliah Aircraft Maintenance and Repair khusunya pada materi composite pada saat proses udara pada composite di pump. Dimana fasilitas vacuum pump saat ini hanya berupa selang dan vacuum pump, kondisi tersebut sangat memungkinkan resiko kerusakan pada engine vacuum pump karena adanya beberapa resin yang ikut tersedot kedalam engine. Sehingga dibutuhkan pengembangan alat yang dapat menunjang kegiatan praktek. Metode penelitian yang digunakan yaitu “Perancangan” untuk merancang sebuah produk, dan selanjutnya menguji hasil produk tersebut. Metode perancangan ini dipilih karena relevan dengan tujuan dari penelitian yaitu agar dapat menghasilkan produk tertentu. Hasil akhir yang dirancang taruna ini yaitu filter yang dapat dioperasikan dengan mudah pada saat pelaksanaan praktek composite. Rangkaian ini didesain dengan menggunakan bahan material dari stainless steel yang dirangkai dan dipasangkan clamp yang nantinya sebagai sambungan pada hose yang diarahkan menuju ke vacuum pump. Ketika vacuum pump beroperasi, resin basah yang di pump ke engine akan melewati tabung filter terlebih dahulu sebelum masuk ke vacuum pump, dimana pada tabung filter tersebut resin akan mengendap.
ANALIS KOROSI SHEET METAL PADA FLOAT SEAPLANE TYPE CESSNA 172 SKYHAWK DI AKADEMI PENERBANG BANYUWANGI Mohamad Fathurrahman Asnawi; Suyatmo; Dewi Ratna Sari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi didefinisikan sebagai kerusakan logam melalui reaksi elektrokimiaa dengan lingkungan. Korosgi terjadi ketika loggam bereaksi dengan udara lembab, larutan asam lemah, atau larutan garam, yang pada akhirnya menyebabkan kebocoran material. Korosi pada struktur pesawat dapat berakibat fatal jika diabaikan dan dapat menjadi salah satu tentang penyebab kecelakaan pesawat. Pengujian dilakukan dengan merendam seluruh permukaan aluminium dalam larutan natrium klorida selama 24, 48, 72, 90, dan 120 jam. Salah satu cara langsung dibilas dan cara lainnya dibiarkan selama sehari. Metodeg yang digunakan adalah weight gloss. Dengan menggunakan hasil yang diperoleh untuk mengetahui perbedaan laju korosi pada saat aluminium 2024-T3 dibilas secara langsung dan dibiarkan selama 1 hari, maka dapat diketahui laju korosi yang terbentuk pada material tersebut. Dari laju korosi sampel yang langsung dibilas setelah direndam dan dibiarkan selama satu hari, Dapat dipahami dengan baik bahwa semakin lama merendam semakin cepat semakin cepat korosif dan spesimen yang di biarkan selama 1 hari laju korosi lebih tinggi dibanding dengan spesimen yang langsung di bilas dan dikeringkan.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PRAKTIK MELALUI PENDEKATAN COLLABORATIVE SKILL DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Ridho Rinaldi
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berbasis kompetensi sangat relevan untuk dilaksanakan dalam pendidikan vokasi. Hal ini sesuai dengan tujuan utama dari pendidikan vokasi untuk memberikan kompetensi khususnya kompetensi produktif kepada peserta didik sehingga menjadi lulusan yang siap pakai atau siap kerja. Oleh sebab itulah agar pembelajaran yang diselenggarakan dapat berjalan dengan efektif dan efisien, maka diperlukan inovasi pengajar dalam menerapkan dan mengembangkan metode atau model pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal. Agar proses pembelajaran di kampus sinkron dengan apa yang terjadi di dunia industri, maka perlu dilakukan pengembangan model pembelajaran kolaboratif dalam proses pembelajaran praktik.
PENGARUH KOMPOSISI KATALIS DAN JUMLAH LAPISAN DENGAN PENGUAT SERAT KARBON FIBER DAN MATRIKS EPOXY TERHADAP KEKUATAN TARIK Ajeng Wulansari; Muhammad Faiz Nazarrudin; Wasito Utomo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material komposit dibuat dengan mencampurkan dua atau lebih komponen yang memiliki sifat kimia dan fisik yang berbeda untuk menghasilkan material baru dengan kualitas yang unik. Salah satu pengisi yang paling sering digunakan untuk komposit dalam industri adalah serat karbon karena secara substansial lebih ringan dari logam dan sudah tersedia di pasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komposisi katalis dan orientasi serat karbon mempengaruhi kekuatan tarik komposit. Epoxy berfungsi sebagai katalis dan serat karbon sebagai substansi. menggunakan teknik hand layup komposit. Resin epoksi berfungsi sebagai matriks untuk variabel terikat dalam item uji (sampel), dan 2 lapisan, 3 lapisan, dan 4 lapisan serat karbon berfungsi sebagai variabel bebas. Rasio resin epoksi terhadap katalis adalah 2:1 dan 3:1. Untuk mencapai hasil uji tarik, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan komposisi campuran katalis dan resin epoksi. Standar ASTM D638-03 digunakan untuk melakukan uji tarik. Pengujian mesin tarik digunakan dalam pengujian ini. Hasil uji tarik komposit serat karbon dengan komposisi katalis 2:1 menunjukkan bahwa nilai tegangan tarik minimum untuk serat dengan 2 lapisan adalah 58,45 N/mm² dan nilai tegangan tarik maksimum dihasilkan oleh jumlah lapisan yang banyak . Lapisan 4, yaitu 84,55 N/mm². Untuk komposit serat karbon dengan komposisi katalis 3:1, nilai tegangan tarik terendah dihasilkan pada serat nomor 2 (55,69 N/mm²) dan nilai tertinggi pada serat nomor 2 dihasilkan oleh serat karbon. Lapisan 4, yaitu 80 , 81 N/mm². Regangan tarik tertinggi terdapat pada varian katalis komposit 3:1 yang mengandung 4 lapis serat karbon yaitu sebesar 12,3%. Modulus elastisitas komposit terbesar terdapat pada variasi katalis 2:1 yaitu pada komposit dengan 4 lapis serat karbon fiber sebesar 7,46 (MPa). Untuk modulus elatisitas komposit terkecil terdapat pada variasi 3:1 yaitu pada komposit dengan 2 lapis serat karbon fiber sebesar 5,77 (MPa).
PENGARUH PERUBAHAN KEPADATAN UDARA TERHADAP ENGINE LYCOMING IO-360-L2A CESSNA 172 SP DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI Ajeng Wulansari; Febri Kurnia Sandy; Didi Hariyanto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesawat terbang merupakan alat transportasi yang sering digunakan untuk menempuh jarak jauh dengan waktu yang relatif singkat. Menipisnya sumber daya mineral memaksa manusia harus lebih efisien dalam menggunakan bahan bakar. Pada uji eksperimen ini penulis bertujuan untuk mengetahui kepadatan udara dan waktu yang optimal dalam menghemat bahan bakar di dunia penerbangan. Dengan metode penelitian eksperimental yaitu mengambil data saat melakukan run up engine lycoming IO-360-L2A pesawat Cessna 172 S pada pagi dan sore hari. Instrumen penelitian berupa ground run up Cessna, Aircraft Maintenance manual Cessna 172 S, dan avco lycoming IO-360 . Pengolahan data menggunakan metode tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Temperature 24⁰C pada outside Temperature menunjukkan hasil engine instrument lebih optimal dengan oil press 65,6 psi ,oil temp 85⁰F, EGT 1035⁰F,CHT 160⁰F, fuel galon used 0,4 GPH, full power throttle yaitu 2370 RPM.
RANCANG BANGUN SISTEM RECORDING DAN KONTROL KECAPATAN MOTOR DC MENGGUNAKAN ESP8266 BERBASIS INTERNET OF THINGS Gilang Fikri Maghriza; Fiqqih Faizah; Iwansyah Putra
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor Listrik DC atau DC Motor adalah suatu perangkat yang mengubah energi listrik menjadi energi kinetik atau gerakan (motion). Motor DC ini juga dapat disebut sebagai Motor Arus Searah. Tujuan dari penelitian ini dilakukan dengan memberi nilai kecepatan kepada motor DC sehingga diketahui berapa kecepatan, tegangan dan arus dari alat yang di rancang. Memberikan nilai kecepatan pada motor DC dapat di kontrol dengan menggunakan handphone / personal computer dan akan me-record arus tegangan dari motor DC tersebut dengan ditampilkan di website. Dengan adanya rangkaian alat ini semoga dapat dijadikan salah satu acuan dasar untuk merancang suatu alat dengan sistem pengontrolan, khususnya sistem pengontrolan menggunakan mikrokontroler dan sebagai media pembalajaran di Politeknik Penerbangan Surabaya.
RANCANG BANGUN KONFIGURASI HIBRID PADA PANEL SURYA UNTUK BEBAN ARUS BOLAK BALIK Hafidh Hanan An nafi; Fiqqih Faizah; Iwansyah Putra
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sel Solar merupakan subuah perangkat atau komponen yang dapat mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik dengan menggunakan prinsip efek Photovoltaic. Rangkaian panel surya terdiri dari beberapa sistem, antara lain on-Grid, off-Grid, dan hybrid. Tujuan dari sistem hybrid adalah untuk memungkinkan kombinasi sumber listrik panel surya dengan sumber listrik PLN, dengan kedua sumber tersebut bertindak sebagai cadangan satu sama lain jika terjadi pemadaman listrik atau pemadaman listrik. Menggunakan Grid Tie Inverter, perangkat ini dapat mensinkronisasi tegangan antara PLTS dan PLN dengan menarik daya dari PLN dan surya. Desain alat ini menggabungkan solusi On-Grid dan Off-Grid untuk mengatasi setiap kelemahan individualnya. Automatic Transfer Switch digunakan sebagai Swtich antara PLN dan baterai, Untuk merubah tegangan DC dari baterai ke tegangan AC menggunakan Power Inverter.
RANCANG BANGUN GENERATOR TERMOELEKTRIK DENGAN MENGGUNAKAN SEEBECK EFFECT BERBASIS ARDUINO Haris Ihsanul Fadhlurrohman; Fiqqih Faizah; Lady Silk Moonlight
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator termoelektrik adalah sebuah perangkat solid state yang dapat mengubah energi panas karena perbedaan suhu berdasarkan Seebeck Effect menjadi energi listrik. Untuk menghasilkan listrik, komponen termoelektrik cukup ditempatkan untuk menghubungkan sumber panas dan dingin. Pada proyek akhir ini menggunakan 3 peltier yang dirangkai seri, aliran listrik masuk ke baterai aki 6v sebagai media penyimpanan listrik nya. Pada sistem kontrol alat Proyek Akhir ini menggunakan Modul Relay 4 Channel yang dikendalikan oleh Arduino Pro Mini, serta menggunakan aplikasi Arduino Integrated Development Environment (IDE). Hasil dari penelitian ini yaitu Generator Termoelektrik dapat menghasilkan listrik. Dengan perbedaan suhu yang semakin besar maka listrik yang dihasilkan juga semakin besar. Data data yang ditampilkan yaitu besarnya tegangan, arus, mode, dan persentase baterai aki. Data tersebut ditampilkan melalui interface berupa LCD 16 × 2.
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU DENGAN SISTEM MONITORING KECEPATAN ANGIN TERHADAP DAYA YANG DIHASILKAN BERBASIS ARDUINO UNO Ilham Rizky Aries Djianto; Fiqqih Faizah; Lady Silk Moonlight
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terkadang peningkatan konsumsi energi menyebabkan kekurangan energi. Hampir setiap negara berlomba-lomba untuk menghasilkan energi dari sumber baru terbarukan. Salah satunya adalah energi angin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat-sifat turbin angin tipe propeller. Torsi, daya gilingan, daya gilingan, rasio kecepatan chip. Prinsip kerja alat penelitian adalah mencari sumber angin dari kecepatan putaran motor kipas, dan ditransmisikan ke roda kemudi. Melewati terowongan angin, kecepatan tinggi udara-cair menyebabkan kincir angin baling-baling berputar dihasilkan. Kecepatan udara yang dihasilkan berada pada kisaran 3–6 m/s, dan gelombang turbin angin. Diukur dengan speedometer. Gantungkan beban pada katrol yang berputar. Data hasil pertimbangan untuk masing-masing kecepatan angin saat kecepatan angin 3m/s Maksimum 0,8933 watt dan torsi maksimum 0,0461 Nm. Daya maksimum pada kecepatan angin 4 m/s adalah 1,4786 Watt dan torsi maksimum 0,0638 Nm. Output maksimum 2.5156 W pada kecepatan angin 5 m/s. Torsi maksimum adalah 0,0883 Nm. Pada kecepatan angin 6 m/s, daya dan torsi maksimum adalah 3,9428 watt. 0,1158 Nm maks.