Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian tentang sipil, konstruksi, dan arsitektur, yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Jurnal ini diterbitkan oleh Bagian Publikasi Universitas Gunadarma.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9, No 1 (2010)"
:
11 Documents
clear
PERUBAHAN TIPOLOGI KOTA BOGOR SEBAGAI HINTERLAND MEGAPOLITAN JAKARTA
Tohjiwa, Agus Dharma
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perubahan tipologi yang terjadi pada kota Bogor terutama setelah Bogor menjadi hinterland Megapolitan Jakarta. Banyak artifak fisik yang dibangun pada masa kolonial, salah satunya adalah istana Bogor. Tipologi kota Bogor saat itu ditentukan oleh pemberlakuan zona permukiman etnis (wijkenstelsel). Setelah Indonesia merdeka, kota ini pun lambat laun kehilangan kedudukan sentralnya seperti pada masa kolonial. Pada tahun 1976 dikeluarkan Instruksi Presiden di mana kota Bogor ditetapkan sebagai salah satu kota penyangga (hinterland) Jakarta. Mudahnya akses dan singkatnya waktu tempuh Jakarta-Bogor menyebabkan Bogor menjadi salah satu daerah tujuan untuk bermukim. Kota Bogor tumbuh sebagai kota berbasis pemukiman para pekerja di Jakarta. Saat ini terdapat 3 tipe kawasan yang membentuk tipologi kota Bogor yaitu kawasan historis kolonial, kawasan pembangunan ekonomi internal, dan kawasan permukiman yang terkait dengan pola komuter (regional). Karakter kota Bogor yang bersejarah sekarang mulai pudar oleh desakan budaya komersial urban.
PERENCANAAN PONDASI TIANG BOR PADA TANAH LEMPUNG BANGUNANPERKANTORAN X DI JALAN MT. HARYONO
Wulandari, Sri;
Priastomo, Bambang Eko
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pondasi merupakan bagian terendah dari bangunan yang meneruskan bebanbangunanketanahataubatuanyang beradadibawahnyadanmendukung bangunanyang menahangayaangkat keatas,terutamapadabangunan–bangunan tinggi yangdipengaruhi oleh gaya – gaya penggulingan akibat beban angin. Tanah sangat berpengaruh dalam perencanaanatau pelaksanaan bangunan, sehingga teknik sipil perlu mempelajari secara mendalam mengenai fungsi –fungsi serta sifat tanahtersebutbila dilakukanpembebananterhadapnya. Untuk mengetahuisifat –sifat serta fungsi – fungsi tanah sebelum suatu proyek dilaksanakan maka dilakukanlahpenelitian/penyelidikan tanah yang berguna untukmendapatkandata –data yangakurat gunamerencanakanpondasi yangaman,kokoh,dankuat. Perhitungandayadukung ujung tiang menggunakan metode Meyerhoff. Daya dukung selimut tiangmenggunakan metode Beta (β), diameter pondasi yang digunakan 1000mm, untukmenganalisa menggunakan programFlorida Pieruntukmengetahuinilai momenakibatbebanhorizontal, momenakibat bebanvertikal, penurunan, dan nilaidefleksi.
PENGELOMPOKKAN TENAGA AHLI PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI BERDASARKAN KEMAMPUAN “SOFT” DAN KEMAMPUAN ”HARD” DALAM TAHAPAN PENYELESAIAN PROYEK
Setiawan, Theresita Herni;
Soekiman, Anton
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keberhasilan suatu proyek datang dari sekumpulan orang yang terorganisir dengan baik dan menggunakan alat dan ilmu yang tepat dan cocok saat menangani suatu proyek. Sangat penting bagi manajer proyek untuk mengerti tentang karakteristik proyek, sehingga sebuah tim proyek yang melibatkan sumber daya manusia dengan teknik dan keahliannya dapat dibentuk dan diisi oleh perangkat manajemen proyek untuk mencapai suatu target performansi proyek. Salah satu isu yang menarik untuk diteliti lebih lanjut adalah mengenai pengelompokkan para tenaga ahli pelaksanaan proyek konstruksi proyek sesuai dengan aspek bidang kemampuan “soft” dan aspek bidang kemampuan “hard” yang dimilikinya pada tahapan penyelesaian suatu konstruksi. Penelitian ini menggunakan 143 data responden tenaga ahli pelaksanaan proyek konstruksi. Dan dengan menggunakan metode analisis Cluster menghasilkan 5 cluster dengan tinjauan aspek kemampuan “soft” manajemen diri dan manajemen relasi, serta kemampuan “hard” yang terdiri dari lima kategori hasil analisis faktor yaitu prelimanaries (pekerjaan pendahuluan), perencanaan, pengawasan, koordinasi, dan teknologi baru.
ANALISA SIMPANG TERINTEGRASI PADA JAM SIBUK PAGI (STUDI KASUS PADA SIMPANG CILIBENDE DENGAN SIMPANG LODAYA KOTA BOGOR)
Tenriajeng, Andi Tenrisukki;
Putra, Ariestian Perdana
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kinerja persimpangan terintegrasi. Me to d e penelitian menggunakan alat bantu programTRANSYT. Data diperolehdengancarasurveylapanganpadahari seninselama2jam dari pukul05.30s/d 07.30 WIBdandidapatwaktupuncakpadapukul06.00s/d 07.00WIB. Dari hasil analisis untuk persimpanganyangbelum dikoordinasikan denganwaktu siklusexisting didapatkan PerformanceIndex(PI) 3167.7$/huntuksimpangCilibendedanPI 3276.9$/huntuksimpang Lodaya. Untukpersimpanganyang telahdikoordinasikandanmenggunakanwaktusiklus existing mendapatkan PI 1343.5$/huntuksimpangCilibende danPI 875.2 $/huntuksimpang Lodaya. Untukpersimpanganyangtelahdikoordinasikandanmenggunakanwaktusiklus180 detikmendapatkanPI1320.7$/huntuksimpangCilibende danPI 836.6$/huntuksimpang Lodaya. Untukpersimpanganyang telahdikoordinasikandenganperubahanfasadanwaktu siklusexisting didapat PI 1042$/huntuksimpang Cilibende danPI 596.3$/huntuksimpang Lodaya. Untukpersimpanganyang telahdikoordinasikan denganperubahanfasa menggunakan waktu siklus180detik didapatkan PI961.7$/huntuksimpang Cilibende danPI 503.6$/huntuk simpangLodaya. Bahwa perubahanfasa danwaktusiklusdapatmengoptimalkankinerja persimpangan dengan perubahanPIsebesar77.26%dari kondisiexisting.
PERENCANAAN STRUKTURGEDUNG MARITIME EDUCATION AND TRAINING IMPROVEMENT DENGAN ANALISA DINAMIS
Andayani, Relly;
Afrian, Rendi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Struktur merupakan sarana yang berfungsi menyalurkan beban yang diakibatkanpenggunaan dan/atau kehadiran bangunan di atas tanah. Untuk merencanakansuatu bangunanharus diketahui terlebih dahulu jenis struktur yangakandidirikan.Setiap jenis bangunan mempunyai sifat-sifat dan persyaratan masing-masing,sehingga dalamperencanaannya, analisa yangdigunakanakandisesuaikanmenurutjenisbangunan tersebut.Struktur Gedung Maritime Education and Training Improvement (METI)merupakan struktur beton bertulang yang terdiri dari 8 lantai. Ditinjau dari denahnya, gedung METI termasuk ke dalam struktur tidak beraturan. Berdasarkan SNI1726-2002, perilaku struktur terhadap pengaruh gempa rencana pada penelitian inidilakukan dengan metode analisis ragam spektrum respons dengan memakaispektrum respons gempa rencana. Hasil akhir dari penelitian ini adalah mengetahui respons dinamik akibat pengaruhgempa rencana terhadap strukturdan merencanakan serta mengintepretasikan ke dalam gambar rencana, berupa detail penulangan dari elemen-elemen struktur dan pendetailan sambungan balok-kolom.
ANALISIS STABILITAS LERENG DAN RANCANG BANGUN PENAHAN TANAH DENGAN PEMROGRAMAN C++ (STUDI KASUS : PERENCANAAN JALAN DI LERENG BAYAH, PROVINSI BANTEN)
Theresia, Anita;
Wulandari, Sri
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Belajar dari bencana longsor yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, ada suatu fenomena ketidakstabilan lereng yang diakibatkan oleh tahanan geser tanah tidak mampu mengimbangi gaya-gaya luar yang menyebabkan gelincir pada bidang longsor. Dalam perencanaan stabilitas lereng di Bayah, Banten terdapat akses jalan baru. Pada STA 3+420 terjadi proses pengalian lereng setinggi 29,5 m, sehingga perlu dianalisis stablilitas lereng tersebut untuk mencegah kelongsoran. Analisis dilakukan dengan bantuan bahasa pemrograman C++ serta metode Hoek dan Bray untuk longsoran bidang. Faktor Keamanan (FK) pada sebelah kiri penampang lereng STA 3+420 dengan program pemrograman C++ serta metode Hoek dan Bray untuk longsoran bidang adalah 0,252. Hal yang sama dilakukan pada sebelah kanan penampang lereng STA 3+420 sehingga di dapat FK sebesar 1,895. Satu dari dua analisis yang dilakukan, FK < 1,5 pada sebelah kiri penampang STA 3+420, sehingga perlu dilakukan tindakan preventif agar meminimalisir kelongsoran dengan memberikan alternatif perkuatan, yaitu metode penanggaan pada lereng kritis. Pencegahan longsoran pada lereng dengan sistem penanggaan, maka diperoleh angka keamanan untuk lereng kritis yaitu 5,876.
ESTIMASI ANGGARAN BIAYA KONSTRUKSI DAN RENCANA PENJADWALAN TAHAP DESAIN PADA PEMBANGUNAN KAMPUS BSI MARGONDA –DEPOK
Margianto, Tridjoko Sri;
Herwansyah, Diyan
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Estimasi biaya merupakan hal penting di bidang konstruksi. Estimasi biaya konstruksi dikerjakan sebelum pelaksanaan fisik dilakukan. Proyek Pembangunan Kampus BSI Margonda -Depok yang menggunakan struktur bangunan baja komposit 5(lima) lantai dengan luas bangunan ± 2119 m2dan luas lahan ±1035m2. Pemilihan proyek pembangunan ini sebagai bahan estimasi dengan menggunakan analisa tahap desain. Tujuan penelitian adalah merencanakan perhitungan anggaran biaya tahap desain pada Proyek Pembangunan Kampus BSI Margonda – Depok berdasarkan analisa standar PU ( Pekerjaan Umum ) di daerah setempat, membuat rencana penjadwalan pelaksanaan pekerjaan pada Proyek Pembangunan Kampus BSI Margonda – Depok deng-an menggunakanprogram Ms.Project tanpa menganalisa penjadwalan. Anggaran biaya konstruksi kegiatan pembangunan gedung sebesar Rp 6,588,317,244.60. Estimasi biaya anggaran konstruksi tahap desain pada Pembangunan Kampus BSI MargondaDepok sebesarRp 5.928.680.782,92dengan durasi waktu jadwal rencana pelaksanaan selama ±4,5 bulan. Artinya, anggaran biaya konstruksi pada Pembangunan Kampus BSI Margonda Depok dapat digunakan atau dikatakan layak karena nilai proyek yang direncanakan lebih kecil dibandingkan dengan perkiraan nilai proyek.
ANALISA SEDRAINPOND SEBAGAI UPAYA KONSERVASI TANAH DAN AIR
Putro, Haryono;
Sriyana, Sriyana
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indikator kinerja dari bangunan air seperti waduk, bendung, bendungan,saluran drainase maupun irigasi yaitu jumlah sedimen pada bangunan air. Semakin cepat terjadi sedimentasi maka semakin pendek umur pelayanan dari bangunan air itu, kapasitas dan volume rencana sudah tidak dapat terlayani dengan baik dan biaya operasianl & pemeliharaan dari akibat sedimen ini cukup besar. Sedimentasi ini semakin dipicu akibat terjadinya pemanasan global, sehingga akan mempengaruhi iklim, dimana musim hujan menjadi pendek, sehingga intensitasnya cenderung tinggi. Butiran air hujan dengan intensitas hujan tinggi akan mengenai tanah yang mengakibatkan limpasan air hujan banyak mengandung butiran tanah/sedimen tersuspensi bahkan sampai terjadi banjir, dan musim kemarau menjadi panjang sampai tidak ada aliran air. Sudah saatnya semua pihak perlu memikirkan bahaya dan ancaman ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa SeDrainPond (Sedimentation-Drainage-Ponding) dimana model ini mengendalikan angkutan sedimen dengan menangkap sedimen (sediment trapping), mengurangi debit limpasan yang sekaligus me-recharge air tanah dan tangkapan sedimen digunakan untuk pupuk dan dikembalikan lagi dalam area sawah/ladang. Model ini mampu mengurangi debit limpasan 50% dan tergantung dari dimensi dan jumlah SeDrainPond, mampu mengurangi sedimen tersuspensi dan mengembalikan kesuburan lahan. Dengan pembuatan dan pemeliharaan oleh petani maka dapat mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan bangunan air oleh pemerintah.
PENGARUHPEMANFAATAN ABU TERBANG (FLY ASH) DALAM BETON MUTU TINGGI
Suprapto, Heri;
Mardiono, Mardiono
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan beton adalah meningkatkanpemadatannya, yaitu meminimumkan pori atau rongga yangterbentukdi dalambeton. Penggunaan bahan tambah (admixture) dapat membantu memecahkanpermasalahantersebut.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kuattekan betonmutu tinggi dan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggantiansemen dengan abu terbang (Fly Ash) terhadap mutu kuat tekan beton. Komposisipenggantiansemendenganabuterbang(Fly Ash) sebanyak0%, 10%,20%,30%dan40%dari berat semen, dengan penambahan Superplasticizer Sika Viscocrete10sebanyak 1% dan faktor air semen ditentukan sama pada semua variasicampuran. Dari penelitiandiperolehbahwakuat tekanbetonyang tertinggi terdapatpadacampuranbetonpenggantiansemendenganFly Ash 10%(B10), yaitu sebesar41,57 MPa dan kuat tekan beton yang terendahterdapat pada campuran betondengan Fly Ash 40%(B40), yaitu sebesar 33,91MPa. Pengaruh Fly Ash dalambeton mutu tinggi adalah butiran Fly Ash yanghalus membuat betonlebih padatkarenaronggaantarabutiranagregat diisi olehFly Ash, sehinggadapat memperkecilpori-pori yang ada dan memanfaatkan sifat pozzolan dari Fly Ash. Selain itupenggunaan Fly Ash dengan takaran tertentu terbukti dapat meningkatkan kekuatan beton
KAJIAN TEKNIS PELAYANAN TERMINAL ANGKUTAN UMUM CIKARANG KABUPATEN BEKASI
Diyanti, Diyanti;
Tenriajeng, Andi Tenrisukki
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Terminal angkutan umum penumpang merupakan penyedia jasa angkutan umum yang berfungsi untuk dapat memberikan pelayanan, kemudahan, kenyamanan dan rasa aman kepada pengguna jasa angkutan umum didalam melakukan perjalanan. Oleh karena itu membahas suatu terminal tidak terlepas dari tersedianya armada angkutan umum dan juga pengguna jasa angkutan untuk melakukan perpindahan inter dan antar moda untuk ke berbagai arah tujuannya. Selain itu juga bahwa terminal merupakan sebuah lokasi berkumpulnya rute angkutan umum dari berbagai trayek.Dengan demikianfungsi dari suatu terminal haruslah benar-benar memberikan suatu pelayanan penyedia jasa angkutan yang baik untuk pengguna jasa angkutan umum. Kajian ini bertujuan agar dapat memberikan gambaran dan penilaian tentang pelayanan kendaraan bus dan angkutan kota pada suatu terminal sehingga diharapkan dapat diketahui mengapa fungsi dari terminal Cikarang kurang berfungsi secara efektif. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan suatu saran atau gagasan kepada pihak pengambil keputusan.