cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
ISSN : 25989944     EISSN : 26566753     DOI : -
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan merupakan kumpulan artikel ilmiah ilmu sosial dan pendidikan berdasarkan hasil penelitian dan hasil kajian pustaka. Jurnal ini menggunakan Bahasa Indonesia. Terbit 3 kali setiap tahun pada bulan Maret, Juli, dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 2,437 Documents
PENERAPAN SANKSI PRAKTIK BISNIS CURANG SEBAGAI UPAYA MELINDUNGI KONSUME: SUATU KAJIAN PERBANDINGAN INDONESIA DENGAN BRUNEI DARUSSALAM Basry, Arianisti Zulhanita Putri; Nelson, Febby Mutiara
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i3.3354

Abstract

Perlindungan konsumen merupakan suatu sistem yang sangat penting dalam menjamin keselamatan maupun hak-hak dari konsumen pada saat melakukan transaksi jual-beli guna memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Indonesia telah menetapkan Undang-Undang Perlindungan konsumen sebagai landasan hukum yang berlaku sebagai cara preventif dan kuratif dalam melindungi hak konsumen. Seperti halnya Indonesia, Brunei Darussalam sebagai sebuah negara juga memberikan beberapa pengaturan mengenai perlindungan konsumen. Hal ini ditujukan sebagai upaya dari negara Brunei Darussalam sendiri dalam menjamin maupun melindungi seluruh rakyat Brunei Darussalam yang berperan sebagai konsumen. Maka jurnal ini akan melakukan penelitian perbandingan peraturan sanksi atas pelanggaran di bidang hukum perlindungan konsumen di Indonesia dan Brunei Darussalam serta bagaimana contoh penerapan sanksi atas pelanggaran di bidang hukum perlindungan konsumen baik itu di Indonesia maupun di negara Brunei Darussalam
Ketentuan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan Ditinjau Dari Hukum Pidana Indonesia Suparmin, Entol; Miharja, Marjan
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i3.3237

Abstract

The provisions of Article 93 of Law number 6 of 2018, concerning Health Quarantine". the normative method is carried out on theoretical matters, knowing the provisions of article 93 of law number 6 of 2018, concerning health quarantine. Conclusion of Article 93: "Everyone who does not comply with the implementation of Health Quarantine as referred to in Article 9 paragraph (1) and/or obstructs the implementation of Health Quarantine so as to cause a Public Health Emergency shall be punished with imprisonment for a maximum of 1 (one) year and/or a maximum fine of Rp. 100,000,000.00 (one hundred million rupiahs)". But in the context of the development of criminal law in Indonesia, by giving place to living law or unwritten law. This research is expected to be able to become legal material that can contribute to the formation and application of criminal law in the administration of health and in enforcing the law in the Republic of Indonesia, so that the purpose of the law is a legal certainty that is just and beneficial for a fair law which is the ideal noble nation of Indonesia which is based on Pancasila and the laws of the Republic of Indonesia (UUD NRI 1945).
Kinerja Dinas Pariwisata Dalam Meningkatkan Pariwisata Di Kota Padang Pasca Covid-19 Putra, Muhammad Furqan Oktowita; Adnan, M. Fachri
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i3.3388

Abstract

This research found several problems, namely the Tourism Sector in the City of Padang almost collapsed due to the Covid 19 Pandemic, losses due to the Covid 19 pandemic not only had an impact on the implementation of tourism directly, but also on the tourism supporting industrial sector such as transportation/travel services, hotels, and tourism. so on. The absence of tourist visits, both domestic and foreign, has caused many tours to be closed, the majority of the hotels have also experienced a decline and this means that there is no income for people who work in the tourism sector and budget revenues for the provincial government of West Sumatra. This research was conducted with a descriptive approach, qualitative data survey method, the selection of informants was carried out using a purposive sampling technique, and the validity of the data was tested using a triagulation technique. Data was collected by interview, study documentation and observation. The researcher uses the theory from Mustopadjadja (2003) there are five indicators, namely Input, Process, Output, Benefits, Impact. The results show that in the Performance of the Tourism Office in Improving Tourism in the City of Padang Post Covid 19, the policies issued are still weak tourist visits. to tourist attractions, various efforts made by the Tourism Office such as collaborating with other agencies in providing guidance/socialization to tourism and industry actors with assistance to hotels and restaurants affected by the pandemic. However, it is still not enough to help restore the economy of the affected communities.
PERBUATAN CV RS MELAKUKAN PENYUAPAN YANG DITERIMA HAKIM AM DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 2010 TENTANG PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG Prayogo, Inggrid Priscelia
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i3.3329

Abstract

Money laundering is a crime that can occur in any country in this world. These crimes can be committed by individuals and also corporations. Related to the law enforcement against money laundering, the specific case raised as the focus of this research is the offense that has been comitted by CV RS, that received a sum of money worth Rp 51.775.000.000,00 through 3 different bank accounts owned by the corporation. Such act fulfills the elements of passive money laundering as set forth in Article 5 paragraph (1) of Indonesian Law Number 8 of 2010. CV RS may be sought criminal liability because it has fulfilled provisions regarding criminal penalty against a corporation if CV RS had committed the offense accordant to Article 6 paragraph (2). The act of RR as the director of CV RS who has authority related to the placement of the money received by CV RS is identified by the actions of CV RS itself. The origin of this case regarding money laundering committed by CV RS is related to another case that involves bribery received by the judge AM who is the husband of RR.Tindak pidana pencucian uang merupakan tindak pidana yang dapat terjadi di setiap negara yang ada di dunia. Tindak pidana ini dapat dilakukan oleh perorangan maupun korporasi. Terkait penegakan hukum terhadap tindak pidana ini maka kasus yang diangkat sebagai fokus penelitian ialah perbuatan CV RS yang menerima uang sejumlah total Rp 51.775.000.000,00 melalui 3 rekening berbeda yang dimiliki oleh korporasi tersebut. Perbuatan tersebut memenuhi unsur-unsur tindak pidana pencucian uang pasif sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010. CV RS dapat dimintakan pertanggungjawaban pidana karena telah memenuhi ketentuan untuk penjatuhan pidana terhadap korporasi apabila melakukan tindak pidana pencucian uang sebagaimana diatur dalam Pasal 6 ayat (2). Perbuatan RR selaku direktur CV RS yang menguasai penempatan uang yang diterima oleh CV RS diidentikkan dengan perbuatan dari CV RS itu sendiri. Tindak pidana asal dari tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh CV RS yaitu tindak pidana penyuapan yang diterima oleh hakim AM yang merupakan suami dari RR.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT DENSHA INDOGUNA JAYA Sofyandi, Asep; Suroso, Suroso; anggela, Flora Patricia
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i3.3496

Abstract

This study aims to analyze the influence of leadership and work culture on employee performance. In this study, samples taken as many as 124 people. Methods of data analysis using path analysis. The results of the descriptive analysis of the leadership of PT Densha Indoguna Jaya Indonesia have a score of 5650 with an average value of 470.83 and are in the agreed criteria, work culture has a score of 5284 with an average score of 440.3 and are on the agreed criteria, employee performance has a score of 5353 with the average score was 446.1 and was in the agreed criteria The results of the correlation analysis test (r) between leadership (X1) and Work Culture (X2) amounted to 0.506. This shows the relationship between the variables of Leadership to Work Culture is quite strong and positive. The results of the linear regression test partially the influence of Leadership (X1) and Work Culture (X2) on Employee Performance, the partial influence for leadership (X1) on employee performance (Y) amounted to 10.89%, while the partial influence for work culture (X2) on employee performance (Y) of 16.56%. The results of the simultaneous influence of Leadership and Work Culture on Employee Performance are 41.0%, while the remaining 59% of employee performance is influenced by other variables.
PERTANGGUNGJAWABAN NOTARIS SA DALAM MEMBUAT SURAT KETERANGAN WARIS BERDASARKAN KETERANGAN PALSU (STUDI KASUS PUTUSAN MAJELIS PENGAWAS WILAYAH NOTARIS PROVINSI DKI JAKARTA NOMOR 03/PTS/Mj.PWN.Prov.DKIJakarta/IX/2021) Rizky, Virginia Sekar
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i3.3298

Abstract

Surat Keterangan Waris merupakan dasar pembagian warisan terhadap ahli waris yang berhak menerima harta peninggalan pewaris. Penelitian ini bertujuan menganalisis tanggung jawab Notaris terhadap pembuatan suatu Surat Keterangan Waris yang kurang mencantumkan ahli waris dikarenakan adanya keterangan palsu dan dokumen yang tidak lengkap sebagaimana tercantum dalam Putusan Majelis Pengawas Wilayah Notaris Provinsi DKI Jakarta Nomor 03/PTS/Mj.PWN.Prov.DKIJakarta/IX/2021. Penelitian ini menggunakan penelitian dengan pendekatan yuridis normatif yang dilakukan dengan studi pustaka atau data sekunder. Dalam kasus ini terdapat itikad buruk penghadap F dalam menghadap Notaris SA untuk membuat Surat Keterangan Waris berdasarkan keterangan palsu dan dokumen yang tidak lengkap. Notaris SA telah melakukan segala prosedur yang diperlukan dalam pembuatan Surat Keterangan Waris, namun di kemudian hari timbul cacat hukum pada Surat Keterangan Waris tersebut, Notaris tidak serta merta bertanggung jawab atas hal tersebut. Notaris yang tidak mengetahui jika dokumen yang diberikan oleh penghadap F adalah dokumen palsu, maka Notaris yang bersangkutan tidak dapat dimintai pertanggungjawaban secara pidana, perdata dan administratif. Langkah yang dapat diambil oleh Notaris adalah jika terdapat permintaan untuk dibuatkan Surat Keterangan Waris dapat meminta agar penghadap melakukan permohonan secara tertulis yang berisi bahwa semua dokumen dan keterangan yang akan diberikan oleh penghadap adalah asli dan dapat dijamin kebenarannya.
Pengaruh Pembiayaan Bermasalah Sebagai Antisipasi Terhadap Krisis Perbankan Pada PT. Bank Muamalat Indonesia Cabang Mataram Ismail, Ismail; Andriani, Fifi
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i3.3459

Abstract

This research is motivated by the growth rate of financing in Islamic banks, the object of this research is PT. Bank Muamalat Indonesia Mataram Branch with financing data classified as problematic from 2019 to 2020 was substandard, doubtful and stuck. The collectability rate has increased and decreased in different ways over the past 2 years.The results of this study based on the partial test (t test) that was carried out, the results showed that non-performing financing had a negative and significant effect on the profitability of PT. Bank Muamalat Indonesia means that if the financing problem is PT. Bank Muamalat Indonesia is high then profitability will decrease and vice versa. For the second variable, operational efficiency also has a negative and significant effect on the operations of PT. Bank Muamalat Indonesia. means that when the level of non-performing financing is higher, it will automatically affect the level of profitability, if the NPF increases then profitability decreases. Based on the results of simultaneous hypothesis testing (Test F), states that financing problems and operational efficiency have a simultaneous effect on the profitability of PT. Bank Muamalat Indonesia with a significant value of 0.000033 <0.05 (5%), so that the independent variables, namely financing problems and operational efficiency simultaneously affect the profitability of PT. Bank Muamalat Indonesia Mataram Branch. The method used in this research is a descriptive quantitative method. The data in this study were obtained through primary data and secondary data. The data analysis technique in this study used the test statistics, partial hypothesis testing (t test) and simultaneous hypothesis testing (F test).
Kewenangan Notaris Dalam Persoalanpenyuluhan Hukum Dan Mediasi Cindarputera, Ranggapandu; Putra, Mohamad Fajri Mekka
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i3.3371

Abstract

Notary have the authority to provide legal advice to ensure the legal security of a case. Morality, foundation, and foresight are the most important factors in understanding the abuse of power at the expense of others. Notaries are not given legal advice by the government, so there are notaries who have litigation and arbitrators. The purpose of writing is to clarify the legal consequences of an action that has not been sanctioned by the court, to clarify the legal consequences in the context of mediation. This study uses normative legal methods and uses primary, secondary, and tertiary legal materials. Data were collected using a literature survey, interview-style field survey, and valid material processing techniques, and quality material analysis was carried out. The findings show that a notary acting as a mediator is not legally responsible because the mediator is a neutral and impartial third party. Notaries are not required to be a mediator. The mediator is an authority and not a government official and does not administer the state. BUMN/D, as well as religious norms, dignity/relevance of the profession that can affect the honor of a notary.
IMPLIKASI DIATHESIS PADA STRUKTUR SINTAKSIS BAHASA JEPANG Yogyanti, Devita
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i3.3434

Abstract

Japanese as a language with quite complex grammatical rules is increasingly visible in terms of its complexity when it comes to the discussion of active, passive, causative, and causative-passive diathesis. This happens because the Japanese language does not use the word to be a sign of the existence of a diathesis, but uses bound morphemes attached to the root of the verb. In connection with this complexity, this paper discussed the complexity of diathesis in Japanese and how the morphemes that make up the diathesis have implications for the structure of Japanese sentences. Data in the form of sentences are analyzed by using agih method and it employs markup reading technique. The results of the sentence analysis are then depicted in a diagram to see the strata level per sentence type, the number of valences, and changes in syntactic functions in each participant in the sentence. From the analysis results, it is known that diathesis in Japanese is formed from the attachment of bound morphemes, which are auxiliary verbs on the root of the word, which is also a bound morpheme. The auxiliary verb passive marker is {-are-} while the causative marker is {-ase-}. Each of these markers has an allomorph according to its class of verbs formed from phonetic adjustments. Furthermore, diathesis in Japanese creates the implications of changing the functions of nouns in sentences and the number of verb valences and core constituents of sentences.Bahasa Jepang sebagai bahasa yang mempunyai aturan gramatikal yang cukup kompleks makin terlihat kompleksitasnya dalam pembahasan mengenai diathesis aktif, pasif, kausatif dan kausatif-pasif. Hal ini terjadi karena bahasa Jepang tidak menggunakan kata untuk sebagai pemarkah adanya diathesis, tetapi menggunakan morfem-morfem terikat yang menempel pada akar verbanya. Sehubungan dengan kompleksitas tersebut dalam tulisan ini dibahas mengenai kompleksitas dhiatesis dalam bahasa Jepang dan bagaimana morfem-morfem pembentuk diathesis tersebut berimplikasi pada struktur kalimat bahasa Jepang. Data berupa kalimat dianalisis dengan metode agih dengan menggunakan teknik baca markah. Hasil dari analisis kalimat kemudian digambarkan dalam suatu diagram untuk melihat tingkatan strata per jenis kalimat, jumlah valensi, dan perubahan fungsi sintaksis pada setiap peserta yang ada dalam kalimat. Dari hasil analisis diketahui bahwa diatesis dalam bahasa Jepang dibentuk dari pelekatan morfem-morfem terikat yang merupakan kata kerja bantu pada akar kata yang juga merupakan morfem terikat. Kata kerja bantu penanda pasif adalah {-are-} sedangkan penanda kausatif adalah {-ase-}. Masing-masing penanda tersebut mempunyai alomorf  menurut golongan verbanya yang dibentuk dari penyesuaian fonetis. Selanjutnya, diathesis dalam bahasa Jepang menimbulkan implikasi berubahnya fungsi-fungsi nomina di dalam kalimat dan jumlah valensi verba serta konstituen inti kalimat.
KEABSAHAN AKTA PENDIRIAN PERSEKUTUAN KOMANDITER (COMMANDITAIRE VENNOOTSCHAP) OLEH PASANGAN SUAMI-ISTRI TANPA PERJANJIAN PISAH HARTA Sitompul, Raysha Anggarani; Putra, Mohamad Fajri Mekka
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i3.3356

Abstract

Akta notaris merupakan alat bukti yang sempurna karena autentisitasnya, sehingga harus dibuat dengan seksama sesuai denge ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan menganalisis keabsahan akta pendirian Persekutuan Komanditer (Commanditaire Vennootschap atau CV) yang didirikan oleh pasangan suami-istri tanpa adanya perjanjian pisah harta. Penelitian ini menggunakan penelitian dengan pendekatan yuridis normatif yang dilakukan dengan studi pustaka atau data sekunder. Dalam permasalahan ini, pendirian CV oleh pasangan suami-istri yang tidak memiliki perjanjian pisah harta menimbulkan kerancuan dalam kedudukannya masing-masing selaku sekutu aktif dan sekutu pasif, dengan mana sekutu aktif adalah sekutu bertugas menjalankan CV dan bertanggung jawab sampai dengan harta pribadinya, sedangkan sekutu aktif adalah sekutu yang memasukkan uang untuk modal CV dan bertanggung jawab sebatas jumlah yang dimasukannya ke dalam CV. Akta yang demikian cacat hukum sehingga mengakibatkan kekuatan pembuktiannya terdegradasi dari akta autentik menjadi akta di bawah tangan. Oleh sebab itu pasangan suami-istri yang mendirikan CV harus memiliki perjanjian pisah harta. Bilamana tidak, maka percampuran harta di antara mereka justru mengakibatkan cacat hukum dan menimbulkan kendala di kemudian hari apabila CV dimintai pertanggung jawaban mengenai suatu tindakan yang dilakukan oleh sekutu aktif. Selain itu notaris dalam menjalankan jabatannya juga harus bertindak dengan seksama dan jujur sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2026): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November) Vol 9, No 3 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli) Vol 9, No 2 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret) Vol 9, No 1 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari) Vol 8, No 4 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November) Vol 8, No 3 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli) Vol 8, No 2 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret) Vol 8, No 1 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari) Vol 7, No 4 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 7, No 4 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November) Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli) Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 7, No 2 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret) Vol 7, No 1 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 7, No 1 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari) Vol 6, No 4 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 6, No 2 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 6, No 1 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 5, No 3 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 5, No 2 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 5, No 1 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 4, No 4 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 4, No 3 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 4, No 2 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 4, No 1 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 3, No 3 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2019): JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2018): Volume 2 Nomor 1 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 3 (2018): JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2018): JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 Nomor 2 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 Nomor 2 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan More Issue