Articles
2,509 Documents
Pengelolaan Media Pembelajaran Anak Usia Dini di TK PGRI Tolot-Tolot Kec. Pujut Tahun Pelajaran 2017/2018
Sri Nurul Ayuni
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (162.44 KB)
|
DOI: 10.36312/jisip.v3i2.715
Pengelolaan media pembelajaran anak usia dini dilakukan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dengan menggunakan media sebagai penyaluran pesan-pesan dan penyajian informasi sehingga informasi yang disampaikan kepada anak usia dini dapat diterima dan diserap anak dengan baik. Permasalahan yang ada dilapangan, media yang digunakan belum dapat menarik perhatian anak usia dini secara maksimal, keterbatasan media pembelajaran disebabkan oleh kurangnya pemeliharaan terhadap media yang tersedia dan sumber pengadaan media sangat terbatas. Tujuan dalam penelitian tindakan ini ialah: Untuk mengetahui bagaimana pengelolaan media pembelajaran anak usia dini di TK PGRI Tolot-tolot Kec. Pujut. Untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam pengelolaan media pembelajaran anak usia dini di TK PGRI Tolot-tolot Kec. Pujut. Untuk mengetahui bagaimana solusi terhadap kendala yang terjadi dalam pengelolaan media pembelajaran anak usia dini di TK PGRI Tolot-tolot Kec. Pujut. Penelitian ini bersifat kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 (lima) Guru. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrument penelitian ini menggunakan lembar observasi, lembar wawancara dan lembar dokumentasi. Tehnik analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan media pembelajaran yang meliputi pengadaan dilakukan dengan pembelian barang, penerimaan bantuan/sumbangan dan pemanfaatan DBO. Penggunaan media dilakukan secara kelompok, individual dan klasikal. Dan pemeliharaan dilakukan secara individual. Kekurangan media pembelajaran merupakan kendala yang dihadapi guru, hal ini disebabkan oleh keterbatasan dana dan kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengadaan dan pemeliharaan media pembelajaran anak. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut guru memanfaatkan lingkungan alam dan kreatifitas guru sebagai sumber belajar. Pengelolaan media pembelajaran yang dilakukan di TK PGRI Tolot-tolot Kec. Pujut belum berjalan secara maksimal. Hal ini disebabkan kurangnya kerjasama sekolah dengan masyarakat.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Pelajaran PAI Dan Budi Pekerti Materi Meyakini Hari Akhir Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Inside Outside Circle Pada Siswa Kelas IX.1 SMP Negeri 1 Praya Tahun Pelajaran 2019/2020
Baiq Ulfahani
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 3 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (264.809 KB)
|
DOI: 10.36312/jisip.v3i3.779
Abstrak. Dari beberapa model pembelajaran yang ada, model pembelajaran yang menarik dan dapat memicu peningkatan penalaran siswa yaitu model Pembelajaran Outside Circle. Pembelajaran Outside Circle adalah suatu sistem pengajaran yang cocok dengan otak yang menghasilkan makna dengan menghubungkan muatan akademik dengan konteks dari kehidupan sehari-hari siswa. Dalam pembelajaran ini siswa harus dapat mengembangkan ketrampilan dan pemahaman konsep Agama Islam dan Budi Pekerti untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah Model Pembelajaran Outside Circle berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti ? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dengan diterapkannya Model Pembelajaran Outside Circle? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran Outside Circle terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti . (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti setelah diterapkannya Pembelajaran Outside Circle. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IX Data yang diperoleh berupa hasil tes Formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (63.6%), siklus II (79,01%), siklus III (90.9%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model Inside Outside Circle dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas IX, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti .
Analisa Hukum Praktek Monopoli Terhadap Penetapan Kenaikan Harga Gas oleh PT PGN Tbk di wilayah Sumatera Utara
Dila Kristy Sitepu
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 3 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (158.997 KB)
|
DOI: 10.36312/jisip.v3i3.819
Monopoli menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999Pasal 1 ayat (1) didefinisikan adalah penguasaan atas produksi dan atau pemasaran barang dan atau atas penggunaan jasa tertentu oleh suatu pelaku usaha atau satu kelompok pelaku usaha. Dalam putusan KPPU Nomor 09/KPPU-L/2016, bahwa PT PGN Tbk. telah melakukan praktik monopoli dalam penentuan harga gas industri di area Medan. Metode penelitian pada jurna ini adalah Metode yuridis normatif digunakan dalam melakukan pengkajian terhadap praktek monopoli yang dilakukan PT PGN Tbk. dalam melakukan kenaikan harga, terdapat 3 (tiga) pendekatan untuk mengkaji permasalahan yaitu pendekatan perundang-undangan (statue approach), pendekatan kasus (case approach), serta pendekatan konseptual (conceptual approach). Dalam penetapan kenaikan harga gas industri PT PGN Tbk yang merupakan sebuah Badan Usaha Milik Negara harus memperhatikan kemampuan daya beli konsumen. Hal tersebut dapatmemberikan dampak negatif yang merugikan kepada masyarakat selaku konsumen apabila tidak dilakukan analisa terhadap penetapan kenaikan harga gas industri.
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Organ pernapasan Manusia dengan Metode Learning Community pada Siswa Kelas V SDN Batu Bolong Tahun Pelajaran 2018 /2019
Genap Genap
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (384.012 KB)
|
DOI: 10.36312/jisip.v3i2.736
Hasil Belajar ini merupakan upaya dalam penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar IPA Materi organ pernapasan manusia pada siswa kelas V SDN Batu Bolong Tahun Pelajaran 2018/2019. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah MeningkatkanHasil Belajar IPA Materi organ pernapasan manusia dengan Metode learning community pada SiswaKelas V SDN Batu Bolong Tahun Pelajaran 2018 /2019. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I, dan siklus II, tiap siklusnya ada empat tahapan yaitu: 1) Planning, 2) Acting, 3) Observing, dan 4) Reflecting. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan meliputi tes pilihan ganda, uraian, lembar pengamatan, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan sampai pada siklus II dikarenakan terjadi peningkatan hasil yang signifikan dimana rata rata yang diperoleh pada siklus I sebesar 69 meningkat pada siklus II menjadi 85, terjadi peningkatan sebesar 16 poin kemudian persentase ketuntasan pada siklus I sebesar 55 % meningkat pada siklus II menjadi 100 % terjadi peningkatan sebesar 45 poin dikarenakan pada siklus II siswa sudah merasa senang dengan metode yang digunakan guru dalam menyampaikan materi tentang pernapasan, karena langsung mengadakan percobaan dengan alat dan anak sendiri bisa untuk meragakan bagaimana proses pernapasan yang dilakukan oleh manusia secara langsung. Dari hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metodelearning communitypada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa SDN Batu Bolong Tahun Pelajaran 2018 /2019.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA DENGAN PENERAPAN METODE PERMAINAN KATA KREATIF PADA SISWA KELAS I SDN BANGKA TAHUN PELAJARAN 2016/2017
Saodah Saodah
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 3 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.915 KB)
|
DOI: 10.36312/jisip.v3i3.790
Rendahnya hasil belajar ini ditimbulkan oleh beberapa faktor penyebab yaitu siswa kurang tertarik dengan kegiatan membaca pada pelajaran Bahasa Indonesia, karena dalam pembelajaran yang digunakan guru terlalu sering hanya menggunakan ceramah. Kebanyakan siswa cepat bosan dan hanya asyik dengan kegiatannya sendiri. Hal ini berpengaruh pada proses pembelajaran yang mereka ikuti yakni, tampak terlihat pada keaktifan mereka dalam mengikuti pelajaran, sehingga menyebabkan siswa kurang mampu mengikuti pembelajaran dengan baik. Salah satu alternatif yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan penggunaan metode Permainan Kata Kreatif yaitu sebuah permainan dengan menggunakan sebuah benda sebagai pemicu kata kreatif yang dapat diungkapkan siswa. Penggunaan metode permianan ini bertujuan untuk meningkatkan antusiasme siswa dalam mengikuti pelajaran karena di dalam penggunaan metode ini diselipkan dengan permainan, di mana kita tahu bahwa anak dengan usia 7 tahun masih senang dengan bermain. Tujuan yang diharapkan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca dengan penerapan metode permainan kata kreatif pada siswa kelas I SDN Bangka tahun pelajaran 20162017. Subyek penelitian ini difokuskan pada siswa kelas I SDN Bangka tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 19 dengan latar belakang kemampuan akademik yang berbeda. Jenis data yang terkumpul untuk dianalisis dalam penelitian ini meliputi data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif yang dimaksud dalam penelitian ini berupa data aktivitas guru dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran dengan penerapaan permainan kata kreatif berlangsung yang diperoleh melalui lembar observasi yang telah disiapkan. Sedangkan data kuantitatif yang dimaksud dalam penelitian ini adalah adanya peningkatan dalam keterampilan membaca siswa setelah permainan kata kreatif diterapkan yang diperoleh melalui evaluasi menggunakan rubrik yang telah disiapkan. pada siklus I dan II yaitu dari rata-rata nilai siklus I yaitu 72 meningkat menjadi 80 pada siklus II. Begitu juga dengan ketuntasan klasikal pada siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 68% meningkat menjadi 79%. Pada Siklus I total skor aktivitas belajar siswa adalah 49 dengan persentase mencapai 64% yang berkategori aktif, sedangkan skor total aktivitas siswa pada siklus II adalah 69 dengan persentase mencapai 86% yang berkategori sangat aktif. Pada siklus I total skor 17 dengan persentase mencapai 74% yang berkategori baik, sedangkan pada siklus II skor total aktivitas guru pada siklus II adalah 20 dengan persentase mencapai 87% yang berkatagori sangat baik.
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Materi Negara – Negara Anggota ASEAN dengan Pendekatan VCT( Value Clarification Teaching) pada Siswa Kelas VI SDN Lendang Ara Tahun Pelajaran 2019 /2020
Siti Hikmawati
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (430.99 KB)
|
DOI: 10.36312/jisip.v3i2.739
IPS perlu diajaran dengan metode-metode dan teknik yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan peserta didik, bukan saja menjejalkan dengan ilmu pengetahuan tetapi juga dengan fakta – fakta yang ada dilapangan dan langsung dilihat oleh anak, kini mulai tergerus, rasa kedisiplinan yang semakin merosot, sehingga berimbas pada hasil belajar Dengan mencermati hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran VCT ( Value Calrifikation Teaching ) memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi negara – negara ASEAN. Pada siklus I diperoleh hasil belajar dengan menerapkan pendekatan VCT ( Value Calrifikation Teaching) nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 67,7 dan ketuntasan belajar mencapai 47 % atau ada 14 siswa dari 30 siswa sudah tuntas belajar, dan siswa yang belum tuntas belajar sebanyak 16 orang dengan persentase 53% , hal ini disebabkan kArana siswa masih merasa baru dengan cara penyampaian dalam proses belajar mengajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus pertama secara klasikal siswa belum tuntas belajar, kArana siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 hanya sebesar 47% lebih kecil dari persentase ketuntasan yang dikehendaki yaitu sebesar 80%. Maka dengan demikian penelitian dilanjutkan kembali ke siklus II. Hasil belajar siswa siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 84,36 dan ketuntasan belajar mencapai 96 % atau ada 29 siswa dari 30 siswa sudah tuntas belajar, dan siswa yang belum tuntas sebanyak 1 orang dengan persentase sebesar 4%, dikAranakan siswa tersebut jarang masuk sekoah, selain itu ketutasam klasikal yang dipatok juga sudah tercapai , maka dengan demikian penelitian ini dihentikan sampai pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan dengan menggunkan metode VCT ( Value Calrifikation Teaching) dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi Negara Negara ASEAN di kelas VI SDN Lendang Ara Tahun pelajaran 2019 / 2020
PENTINGNYA PENDIDIKAN BERBASIS STEM DALAM KURIKULUM 2013
Dewi Sartika
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 3 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.293 KB)
|
DOI: 10.36312/jisip.v3i3.797
Artikel ini memaparkan tentang pentingnya konsep pendidikan berbasis STEM dalam kurikulum 2013. Pendidikan berbasis STEM salah satu konsep pendidikan yang mengintegrasikan konsep pendidikan menjadi satu kesatuan antara Sains, Teknologi, enggenering dan Matematika, konsep pendidikan STEM telah dikembangkan diberbagai Negara-negara berkembang dan negara maju saat ini. Pendidikan STEM tidak bermakna hanya pada penguatan praksis pendidikan dalam bidang-bidang pendidikan secara terpisah, melainkan mengembangkan pendekatan pendidikan dengan mengintegrasikan beberapa mata pelajaran seperti sains, teknonogi, enggenering, dan matematika, dengan lebih memfokuskan proses pendidikan pada pemecahan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari dengan mengembangkan berbagai aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta meningkatkan daya berfikir kritis dan dapat membentuk logika berfikir diberbagai bidang pengetahuan berdasarkan kurikulum 2013 yang berlaku
Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VI SD Negeri 34 Mataram Semester Satu Tahun Pelajaran 2018/2019 Dengan Menerapkan Model Dua Tinggal Dua Tamu
Muslihan Muslihan
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.866 KB)
|
DOI: 10.36312/jisip.v3i2.722
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model Duo TT An Competitive Prise dalam upaya meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik Kelas VI SD Negeri 34 Mataram. Manfaat penelitian ini adalah mendorong peserta didik untuk mengembangkan ketrampilan belajar dalam kelompok (kognitif) dan bersosiolisasi dengan teman sebagai dalam proses pembelajaran di kelas senyatanya. Dan bagi guru meningkatkan pengembangan pendekatan dan model pembelajaran dengan penerapan saintifik dan strategi discovery learning dalam pembelajaran kerja kelompok (kooperatif) dengan metode diskusi. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, masing-masing siklus kegiatannya adalah; perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil akhir tindakan pada siklus II menunjukkan bahwa hasil observasi guru sebesar 4,65 hasil observasi Siswa mencapai skor rata-rata (4,37). Sedangkan perolehan hasil belajar siswa mencapai nilai rata-rata (88,05), artinya indicator keberhasilan (> 4,0) dan hasil belajar (> 75,00) telah terlampaui. Karena indicator keberhasilan telah terbukti penelitian dinyatakan berhasil dan dihentikan pada siklus II.
Using T –Chart Technique To Improve Students’ Reading Comprehension
Muhammad Suhaili;
K. Dedy Sandiarsa
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (579.852 KB)
|
DOI: 10.36312/jisip.v3i2.709
This research aimed to describe the use of T –chart Technique to improve students’ reading comprehension. This Classroom Action Research was conducted at the first grade students of MA NW PUTRI NARMADA with 27 students where the all of students are female. This research focus on the students reading comprehension. It consists of two cycles which is in the cycle consisting of planning, action, observation, reflecting. The data gathering used multiple choice and analyzed the data are using qualitative and quantitative approach, in the first cycle wasn’t improve students reading comprehension where the mean score of pre-test was 61 with the percentage 14% and the post-test was 69 with the percentage 33%, the result of the second cycles where the mean score of pre-test was 70 with the percentage 44% and the mean score of post-test was 86 with percentage 85%. The result of students’ achievement in cycles II with passing scores in the first were 33% (not good) and the second test were 85% (very good) indicated the target of 75 of the minimum criteria has been achieved. Based on the result of the study, it can be concluded that the use of T –chart technique to improve students’ reading comprehension at MA NW PUTRI NARMADA in academic year 2018/2019 are success
Analisa Pengaruh Perkembangan Laba Rugi Bersih Sebelum Pajak Badan terhadap Perkembangan Kas dan Setara Kas Perusahaan Industri Mebel
Irwan Rutlan Atmadireja;
Yenia Endriastuty;
Daryanto Daryanto
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 3 (2018): JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (158.487 KB)
|
DOI: 10.36312/jisip.v2i3.773
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui deskripsi “Korelasi Antara Laba Bersih Sebelum Pajak atau Laba Sebelum Pajak / EBT dan Setara Kas dan Kas di Perusahaan Manufaktur. Adapun populasi target dalam penelitian ini adalah Kas dan Setara Kas di Perusahaan Industri Mebel Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 12 sampel total EBT dan Setara dan Tunai dalam 12 bulan. Dalam penelitian ini desain penelitian menggunakan desain cross sectional yang bertujuan untuk menentukan frekuensi dan korelasi variabel independen dan hubungannya dengan variabel dependen. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara EBT dan Cash dan Cash Equivalent dengan nilai koefisien < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat EBT dan Setara dan Tunai di Perusahaan Industri Mebel Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.