cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : 24770523     EISSN : 26139820     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan, e-issn; 2613-9820, issn cetak; 2477-0523 mengundang para ilmuwan untuk mempublikasikan karya ilmiah berupa penelitian atau makalah yang dibuat dalam bentuk artikel berkaitan dengan isu-isu politik, sosial, hukum, kebudayaan dan perekonomian warga negara berdasarkan pancasila. Kewarganegaraan diperlakukan sebagai konsep strategis dalam analisis Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan diterbitkan setiap bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
Implementasi Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual dalam Meningkatkan Antusias Siswa dalam Mengikuti Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Pada SMP Negeri 1 Sumbergempol Tulungagung Pibriyanie, Erna
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v5i2.1410

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini untuk mendiskripsikan implementasi penggunaan media pembelajaran audio visual pada proses pembelajaran PKn dalam meningkatkan antusias siswa kelas 8C SMP Negeri 1 Sumbergempol Tulungagung dalam mengikuti mata pelajaran PPKn. Metode yang digunakan adalah metode Participatory Learning, yang mengandung arti ikut sertanya siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sumbergempol dalam kegiatan pembelajaran atau Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Ada 3 (tiga) tahapan kegiatan pembelajaran yang dapat menarik keikutsertaan peserta didik/siswa yang dapat diwujudkan, yakni yang Pertama melakukan perencanaan program (program planning), Kedua melakukan pelaksanaan (program implementation), dan yang Ketiga atau yang terakhir adalah melakukan penilaian (program evaluation) kegiatan pembelajaran. Dari hasil analisis yang muncul di lapangan, diketahui bahwa antusias siswa dalam  mengikuti mata pelajaran PPKn sebelum menggunakan media pembelajaran audio visual tergolong rendah  sebab dari 2 kali pertemuan, masih terdapat terlihat banyak siswa yang terlihat kurang antusias dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas. Sedangkan setelah diimplementasikanya penggunaan media pembelajaran audio visual, antusias siswa dalam mengikuti proses pembelajaran mata pelajaran PPKn dikelas lebih meningkat secara signifikan.Kata Kunci : Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual, Antusias Siswa
Pengaruh Pembelajaran Muatan Lokal Kedirgantaraan Terhadap Sikap Nasionalisme Siswa Handayani, Iswuri Nirmala
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v5i2.1168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ?Pengaruh Pembelajaran  Muatan Lokal Kedirgantaraan terhadap Sikap Nasionalisme Siswa?. Penelitian ini dilakukan di SMA Angkasa 2 Halim Perdanakusuma. Permasalahan pada penelitian ini dikatakan bahwa rendahnya minat bakat siswa dalam dunia penerbangan sebagai pengaruh pembelajaran muatan lokal kedirgantaraan terhadap peningkatan sikap nasionalisme. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 responden. Sedangkan, untuk mendapatkan data mengenai sikap nasionalisme digunakan instrumen berupa angket. Instrumen diujicobakan terlebih dahulu sebanyak 30 responden untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen tersebut. Hasil uji normalitas menggunakan liliefors dan diperoleh Lhitung data pretest sebesar 0,110 dan Lhitung data posttest sebesar 0,118. Ltabel sebesar 0,161, karena ?Lhitung < Ltabel? maka dapat disimpulkan data tersebut ?berdistribusi normal?. Uji homogenitas Fhitung (1,38 ) <Ftabel (1,89), maka variasi populasi pretest dan posttest adalah ?homogen?. Simpulan hasil analisis adalah terdapat adanya pengaruh yang signifikan antara sikap nasionalisme sebelum dan sesudah pembelajaran muatan lokal kedirgantaraan. Kata Kunci:  Muatan Lokal, Kedirgantaraan, Sikap Nasionalisme
Strategi Penanaman Nilai-Nilai Persatuan dan Kesatuan Pada Siswa Yurisdika, Aulia Dyah
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v5i2.1235

Abstract

The purpose of this research is to describe the strategy of PPKn teachers in instilling unity and unitary values to students, describing how the teacher of PPKn in implementation strategies in instilling unity and unitary values to students, and described the outcome of implementing strategy conducted by PPKn teachers in instilling unity and unitary values to students. The method used in this research is a qualitative method of description. Data collection is done by interview, observation, and documentation research. The interview was conducted to PPKn teachers and students of grade VIII-1 SMP Negeri 63 Jakarta. As well as with two key informant that is curriculum and the principal of SMP Negeri 63 Jakarta. The results of the research showed the strategy of PPKn teachers in instilling unity and unitary, is the strategy used by PPKn teachers in instilling the values of unity and unitary in students is expository strategy and Discovery inquiry. The PPKn teacher's strategy has been well implemented and there are changes student behaviour in class VIII. Keywords:  strategy, Instilling, Unity and Unitary Values
IMPLEMENTASI PANCASILA DALAM MENANGKAL INTOLERANSI, RADIKALISME DAN TERORISME Subagyo, Agus
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v6i1.1509

Abstract

This paper wants to explain and analyze about Pancasila as the ideology of the Indonesian state as a solution / medicine to solve the problem of intolerance, radicalism, and terrorism, which lately is rife in society. Pancasila can be used as an antidote in eradicating intolerance, radical behavior and acts of terror, which endanger national security and the integrity of the Indonesian state. The values contained in Pancasila, whether God, Humanity, Unity, Consensus, and Justice, must be earthed, practiced, and applied in the life of the nation, state and society. Pancasila must become a code of conduct, value system and system of movement for the Indonesian people.
IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA DI MALANG Krisnamukti, Bagus Pradhana; Dhamayanti, Kadek Gita Hartini; Maharani, Yovita; Putri, Shania Aliyya
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v6i1.1445

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melaksanakan implementasi mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Malang dan unutk implementasi implementasi nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket dan observasi. Hasil penelitian dapat dilihat pada 104 responden yang menggunakan mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Malang pada sila pertama dengan kategori sering 53,8% responden, menggunakan sila pertama dengan kategori dapat membantu 46,2%. Dalam hasil penerapan, kedua dengan kategori kadang-kadang diperoleh, 1,9%, di kategori sering di 65,06%, sedangkan di kategori selalu di 33%.Hasil kuesioner dalam kategori kadang-kadang 2,2%, dalam kategori sering 53,2%, dan dalam kategori selalu sama dengan 44,6%. Untuk hasil kuesioner di ganda, kategorinya sering 68,9%, dan kategorinya selalu menunjukkan 31,1%. Dalam hasil angket untuk peserta sebanyak 43,3% dan dalam kategori selalu di 54,7%. Ini menunjukkan mengapa para siswa mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dengan baik dan menjadikannya sebagai karakter atau nilai pribadi dalam kehidupan sehari-hari. Untuk hasil kuesioner di ganda, kategorinya sering 68,9%, dan kategorinya selalu menunjukkan 31,1%. Dalam hasil angket untuk peserta sebanyak 43,3% dan dalam kategori selalu di 54,7%.Ini menunjukkan mengapa para siswa mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dengan baik dan menjadikannya sebagai karakter atau nilai pribadi dalam kehidupan sehari-hari. Untuk hasil kuesioner di ganda, kategorinya sering 68,9%, dan kategorinya selalu menunjukkan 31,1%. Dalam hasil angket untuk peserta sebanyak 43,3% dan dalam kategori selalu di 54,7%. Ini menunjukkan mengapa para siswa mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dengan baik dan menjadikannya sebagai karakter atau nilai pribadi dalam kehidupan sehari-hari.
PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA PADA MASYARAKAT DAERAH PERBATASAN INDONESIA-MALAYSIA (DESA KUMBA, KECAMATAN JAGOI BABANG) Marhayani, Dina Anika; Indraswati, Dyah
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v6i1.1520

Abstract

 AbstractThis research aims to study the planting of Pancasila values in the Indonesia-Malaysia border area (Jagoi Babang District). This type of research used in this research is qualitative research with case study research. The sample in this study were teenagers seen 16-17 years who succeeded in 6 people. The research site is in the Kumba Village, Jagoi Babang District, Bengkayang Regency, West Kalimantan Province. Data collection methods in this study used observation and interviews. Data analysis techniques in this study used an interactive model. The results showed that there were still many experiments in instilling the values of Pancasila in adolescents in Kumba Village, Jagoi Babang District. Pancasila is only limited to the knowledge that has not been realized in everyday life. This research is expected to make the youth community in Kumba Village practice the values of Pancasila in their daily lives. Keywords: planting, Pancasila values, Indonesian borders
URGENSI REFORMA AGRARIA; MENUJU PENATAAN PENGGUNAAN TANAH YANG BERKEADILAN SOSIAL Nuriyanto, Nuriyanto
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v6i1.1551

Abstract

Kepemilikan hak atas tanah adalah hak dasar yang juga merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia. Pemerintah yang seharusnya memberikan perlindungan untuk hak asasi manusia yang dimiliki warga negara seharusnya tidak memberikan kebijakan yang ambigu, dengan membuat kebijakan yang melindungi hak-hak warganya dan tidak hanya melindungi kepentingan investor dengan dalih kepentingan publik. Globalisasi neoliberal tidak dapat menghasilkan kesetaraan tetapi malah meningkatkan ketidaksetaraan. Kebijakan neoliberal enclosure bersenjatakan selungkup neoliberal dengan berbagai variasi substansi dan penampilan. Ini berbeda dari bentuk-bentuk kebijakan klasik seperti perampasan tanah dan kekayaan alam dari tangan petani untuk perusahaan milik negara atau swasta. Cara-cara ini diupayakan melalui penggunaan proses pasar yang dikombinasikan dengan intervensi pemerintah.Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif yang dilakukan untuk memberikan interpretasi yang jelas terhadap berbagai kebijakan pertanahan di Indonesia, sehingga dapat disimpulkan bahwa untuk mewujudkan cita-cita luhur dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat, sudah sepatutnya pemerintah menetapkan kebijakan Reformasi Agraria, yang merupakan restrukturisasi struktur kepemilikan yang lebih adil, termasuk mencegah konsentrasi kepemilikan tanah, serta hubungan hukum yang terkait dengan penguasaan tanah berdasarkan keadilan sosial bagi semua rakyat Indonesia.
KORELASI ANTARA IQ DAN EQ DENGAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN PPKN DI KELAS VIII SMP PANGUDI LUHUR SALATIGA SEMESTER 1 TAHUN AJARAN 2019/2020 Febsuardo, Andi; Mediatati, Nani
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v6i1.1550

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui ada/tidak adanya hubungan yang signifikan antara  kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran PPKn di kelas VIII SMP Pangudi Luhur Salatiga semseter 1 tahun ajaran 2019/2020. Sampel diambil dari 42% populasi keseluruhan peserta didik kelas VIII SMP Pangudi Luhur, yaitu sebanyak 16 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan self-report test, TIKI-D, dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistika parametris dengan teknik korelasi ganda. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa koefisien korelasi antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar peserta didik adalah sebesar 0,522 dengan Sig. F 0,127 > 0,05.  Berdasarkan hasil uji tersebut H0 diterima dan Ha ditolak yaitu tidak terdapat korelasi yang signifikan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran PPKn Kata kunci: Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, Prestasi Belajar.
DETERMINANT DIGITAL LEARNING BASED INCLUSIVE SCHOOL basit, abdul; Puspitarini, Renny Candradewi
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v6i1.1418

Abstract

The problems of research are: a) the lack of teacher and student readiness to learn, b) the lack of Wi-Fi speed, c) the level of dependent on school operator, and d) the lack of learning methodology. Based on those problems, this research aims to to strengthen the learning outcomes expected by PPKn (civic study teacher) subject teachers in providing excellent service not only in learning process but also activities outside the classroom at inclusive schools. Research informants involved in this research are inclusive students (with special needs), teachers with the initials AH, S, school principals of the initials YES, 3 inclusive mentor teachers with initials of RAA, TM and BH as well as SRH / school principals as primary sources /key informants. Secondary informants also involved researchers such as the community, school committees, school supervisors, counseling teachers with the initials JK. This research approach uses qualitative research in the form of analytical descriptive. The process of collecting data uses observation, interviews and documentation studies. The result is there is effectiveness of education and training followed by teachers. Students' learning motivation increases compared to using classical methods such as lectures and is monotonous and mundane. This is caused by the efforts of teachers in utilizing IT properly. Teachers use IT learning, not only in the I-Spring Suite and Edmodo applications owned by the school, but also compile questions through the Google form so that synchronization of questions is no longer dependent and waiting for school operators. Teachers can operate on their own according to school rules and regulations. However, inclusion students are treated differently and given different questions / questions. This also relates to the 2013 curriculum that has been used by teachers with necessary modification, especially for inclusive students
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKN) MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI KELAS XII MIPA-1 SMAN 1 BOYOLANGU TAHUN PELAJARAN 2019-2020 santoso, endro
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v6i1.1444

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning)  mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Dilaksanakan di SMA Negeri 1 Boyolangu kabupaten Tulungagung di  kelas  XII MIPA-1 semester I tahun pelajaran 2019-2020. Subyek penelitiannya adalah guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan siswa  sejumlah 36 orang  dengan kompetensi  dasar mengevaluasi praktik perlindungan dan penegakan hukum untuk menjamin keadilan dan kedamaian. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatkan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran sehingga diharapkan mampu meningkatkan hasil belajarnya. Dilaksanakan dalam kurun waktu lebih kurang 3 (tiga) bulan mulai bulan Agustus 2019 sampai dengan bulan Oktober 2019 yang terbagi dalam 2 (dua) siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes hasil belajar (penilaian harian) mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam bentuk pilihan ganda dan uraian. Untuk mengetahui ketepatan dan kesahihan instrumen dilakukan uji validitas content. Analisis data berupa deskriptif komparatif dengan membandingkan proses belajar dan hasil belajar pada kondisi awal, siklus I dan Siklus II. Berdasarkan penelitian ini penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) pada kompetensi dasar mengevaluasi praktik perlindungan dan penegakan hukum untuk menjamin keadilan dan kedamaian  telah menunjukkan proses dan hasil belajar yang meningkat, yaitu : (1) Dari perbandingan kondisi awal, siklus I dan siklus II diperoleh fakta adanya peningkatan aktivitas siswa dari kondisi awal sebanyak 18 siswa aktif atau 50,00 %, siklus I sebanyak 30 siswa aktif atau 83,33 %, dan pada siklus II meningkat menjadi 34 siswa aktif atau 87,18 % ;  (2) Dari pengamatan terhadap hasil belajar pada kondisi awal, siklus I dan siklus II, diperoleh fakta adanya peningkatan rata-rata hasil belajar. Pada kondisi awal rata-rata nilai hasil belajar mencapai 76.50, dan pada siklus I mencapai 81,10 sedangkan pada siklus II mencapai 86,70 ; (3) Dari pengamatan terhadap jumlah siswa yang tuntas dengan KKM 75 pada kondisi awal, siklus I dan siklus II, diperoleh fakta adanya peningkatan jumlah siswa yang tuntas. Pada kondisi awal dari keseluruhan jumlah siswa 36 orang,  yang tuntas 25 siswa atau sekitar 64,10 %, pada siklus I siswa yang tuntas mencapai 31 orang atau sekitar 86,11 %  dan meningkat pada siklus II mencapai 34 orang atau 94,44 % siswa. Sebagai simpulan penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) pada kompetensi dasar mengevaluasi praktik perlindungan dan penegakan hukum untuk menjamin keadilan dan kedamaian  di kelas  XII MIPA-1 SMA Negeri 1 Boyolangu tahun pelajaran 2019-2020 dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Untuk itu disarankan model pembelajaran  ini dapat diterapkan dalam pembelajaran pada kompetensi dasar yang lain. Kata Kunci : Hasil belajar PPKn, model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning).

Page 7 of 19 | Total Record : 184