cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 3 (2024): EDISI 23" : 10 Documents clear
PENGARUH UREA DAN STARBIO TERHADAP KANDUNGAN SELULOSA DAN LIGNIN JERAMI PADI Husni; Amin, Muhammad
Jurnal TAMBORA Vol 8 No 3 (2024): EDISI 23
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v8i3.3966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan urea dan starbio terhadap kandungan selulosa dan lignin jerami padi. Penelitian ini memberikan informasi yang berkenaan dengan pemanfaatan dan pemberdayaan limbah pertanian (jerami padi) sebagai pakan ternak di Desa Boak Kecamatan Unter Iwis Kabupaten Sumbawa, selain itu sebagai data pembanding bagi peneliti selanjutnya. Penelitian ini dilakukan dalm 2 tahap. Tahap pertama adalah tahap fermentasi, pada tahap ini jerami padi yang telah diketahui bahan keringnya dipotong-potong sekitar 3 – 5 cm yang dilanjutkan dengan penimbangan masing-masing 250 gr (berat kering) sebanyak 12 sampel. Sampel dibagi menjadi 4 perlakuan dan terdiri dari 3 ulangan, sampel kemudian dikukus untuk disterilkan selanjutnya ditambahkan starbio dan urea sesuai dengan level yang telah ditemukan. Hasil campuran dari masing-masing perlakuan diikubasi dengan cara dimasukkan ke dalam plastik selama 3 minggu. Tahap kedua adalah analisa kandungan hemiselulosa, selulosa dan lignin. Kedua tahap ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Mataram. Adapun level starbio digunakan adalah 13 gr urea dan 1,5 gr starbio. Analisa kandungan hemiseliulosa, selulosa dan lignin dilakukan dengan analisa Van Soest. Hasil penelitian ini dianalisa dengan analisa sidik ragam atas dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dan apabila terdapat beda nyata antara perlakuan akan dilanjutkan dengan uji jarak Berganda Duncan’s. Rata-rata kandungan hemiselulosa dan jerami padi pada perlakuan A (kontrol), B, C, dan D adalah 15,4091%; 15,1603%; 15,3201%; dan 13,7764% untuk kandunan hemiselulosa serta 40,0269%; 38,3040%; 36,0080% dan 40,6177%; untuk kandungan selulosa, seperti 14,0612%; 7,0250%; 13,2289%; dan 8,2204% untuk kandungan lignin. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penurunan nilai kandungan selulosa, dan lignin jerami padi yang difermentasi dengan starbio dan urea sedalam tiga minggu memberikan hasil yang berbeda nyata (P<0,05), tetapi pada kandungan hemiselulosa tidak berbeda nyata (P<0,05).
EVALUASI JARINGAN PERPIPAAN DISTRIBUSI UTAMA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) BATULANTEH KABUPATEN SUMBAWA (STUDI KASUS KECAMATAN MOYO HILIR): Evaluation of Piping Network Main Distribution of Daerah Air Minum Company (PDAM) Batulanteh Sumbawa Regency (Study of Kasus Moyo Hilir District) Umar, Syahrir Ramadan; Susilawati, Tri
Jurnal TAMBORA Vol 8 No 3 (2024): EDISI 23
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v8i3.4076

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok yang harus terpenuhi, air berperan penting yang digunakan oleh masyarakat untuk, minum, masak, mandi, dan kebetuhan lainnya. Ketersediaan air yang cukup dapat membantu meningkatkan ekonomi dalam mencapai kesejahteraan suatu daerah tertentu. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, peta batas wilayah, peta jaringan distribusi PDAM Batulanteh, jumlah penduduk kecamatan Moyo Hilir, elevasi, dan panjang pipa. Penelitian ini  Berdasarkan hasil penelitian, pertumbuhan penduduk 56.019 jiwa dan kebutuhan air jam puncak 21,40  . Selain itu tekanan air jam puncak yaitu pada jam 7:00 pelayanan titik terjauh 78,87 m3 dan kecepatan air tertinggi 0,68 l/s. Meskipun demikian, penambahan sumur bor disetiap blok pelayanan tetap dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran dan kebutuhan air yang meningkat pada bulan Ramadhan.    
The ETNOFARMAKOLOGI: TANAMAN OBAT DI LINGKUNGAN SEKITAR MASYARAKAT DESA DI KABUPATEN SUMBAWA Hamidah Nur Aulia; Chaidir, Riri Rimbun Anggih; Agusmi, Dwi; Ayunda, Nayeng Githa Aiyodya; Nurjannah, Indah
Jurnal TAMBORA Vol 8 No 3 (2024): EDISI 23
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v8i3.4178

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi kekayaan alam yang sangat melimpah hingga termasuk salah satu negara megabiodiversity di dunia. Keanekaragaman tumbuhan di Indonesia menyebabkan adanya keberagaman penggunaan tanaman-tanaman sebagai obat dan makanan oleh masyarakat daerah. Pulau Sumbawa merupakan salah satu pulau di Indonesia yang memiliki potensi keanekaragaman jenis tumbuhan yang baik. Akan tetapi, keanekaragaman jenis tumbuhan di Pulau Sumbawa masih belum banyak dieksplorasi ataupun dikenali. Masyarakat Sumbawa sangat menghargai kekayaan jenis tumbuhan yang ada serta telah sejak lama menerapkan pengobatan dengan tanaman obat. Selain sebagai kekayaan tradisi, sangat disayangkan bahwa data terkait keanekaragaman jenis tanaman obat yang ada di Pulau Sumbawa masih sangat sedikit. Sehingga penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendapatkan data terkait jenis tanaman obat yang umum ditanam di sekitar lingkungan masyarakat desa di Kabupaten Sumbawa melalui pendekatan etnofarmakologi. Penelitian ini dilakukan di 9 desa Sumbawa, yaitu: Desa Perung, Pernek, Kerekeh, Luk, Orong Bawa, Lunyuk Ode, Baru Tahan, Kukin, dan Desa Labuan Jambu. Pengumpulan data etnofarmakologi tersebut dilakukan dengan menggunakan metode survei yaitu berupa wawancara dan pengamatan langsung di lapangan. Melalui analisa data jenis tanaman beserta manfaat klinis yang digunakan masyarakat lokal, diperoleh 162 jenis tanaman dengan persentase 47-87% tanaman obat digunakan sebagai obat dalam/oral dan 10-42% digunakan sebagai obat luar.
Perspektif terhadap Kekerasan Seksual pada Mahasiswa Syarifah, Dina
Jurnal TAMBORA Vol 8 No 3 (2024): EDISI 23
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v8i3.4436

Abstract

Kekerasan seksual merupakan isu sosial yang penting untuk dikaji lebih mendalam. Tingginya kasus kekerasan seksual di banyaknya Universitas di Indonesia menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian psikologi kualitatif ini bertujuan untuk menggali perspektif mahasiswa dan konsep berpikir mereka terhadap isu kekerasan seksual. Pengumpulan data dilakukan kepada enam mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang pernah menjadi dan/atau mendampingi korban kekerasan seksual. Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang dilakukan memunculkan sejumlah tema kunci yaitu perspektif mengenai isu, pembentukan perspektif, dan respon terhadap isu dan fenomena terkait. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini adalah kedalaman pemahaman mahasiswa pada isu kekerasan seksual cukup beragam. Perspektif mereka terbentuk dari hasil belajar melalui media dan sosialisasi yang dilakukan kampus, serta pengalaman mereka sebagai korban dan/atau pendamping korban kekerasan seksual. Perpektif mahasiswa terkait fenomena yang berkaitan dengan kekerasan seksual terbagi menjadi pro dan kontra. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perspektif mahasiswa terhadap kekerasan seksual bervariasi dam konsep berpikir terbentuk dari hasil belajar dan pengalaman mereka.
Persepsi Pada Kematian Dengan Kecemasan Menghadapi Kematian Pada Dewasa Madya Di Sekolah Idhartono, Yulinda Silvy
Jurnal TAMBORA Vol 8 No 3 (2024): EDISI 23
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v8i3.4505

Abstract

Kecemasan menghadapi kematian merupakan kondisi individu ketika merasa cemas, takut, maupun khawatir berlebih yang dipicu oleh adanya pikiran-pikiran negatif terhadap kematian. Persepsi pada kematian pada dewasa madya sendiri beragam, hal tersebut dipengaruhi berbagai aspek. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi pada kematian dengan kecemasan menghadapi kematian pada dewasa madya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik random sampling. Jumlah sekeluruhan populsi dalam penelitian ini adalah sejumlah 148 orang dengan rentang usia dewasa madya yakni 40-60 tahun. Penelitian ini dilakukan di delapan sekolah di wilayah yang meliputi SMP Negeri 1 Kejayan, SMP Negeri 1 Grati, SD Negeri Sladi, SD Negeri Tanggulangin, SD Negeri Gambirkuning, SD Negeri Kurung 1, SD Negeri Pandan Rejo 2, dan TK PGRI 1 Kejayan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan model Likert. Dalam penelitian ini, analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi pearson product moment menggunakan software SPSS. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan antara persepsi pada kematian dan kecemasan vii menghadapi kematian yakni sebesar 0.736 dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.00. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis bahwa terdapat hubungan antara persepsi pada kematian dan kecemasan menghadapi kematian dapat diterima. Persepsi pada kematian memiliki sumbangsi sebesar 54,2% terhadap tingkat kecemasan menghadapi kematian pada dewasa madya. Kata Kunci: Persepsi, Kecemasan, Kematian, Dewasa Madya.
STRATEGI INOVASI DALAM MENINGKATKAN PEMASARAN PARIWISATA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT MELALUI SUSTAINABLE SMART TOURISM Muhammad Fadillah Ghifari; Hudaya, Chairul; Husni
Jurnal TAMBORA Vol 8 No 3 (2024): EDISI 23
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v8i3.4822

Abstract

Industri pariwisata memainkan peran penting dalam peningkatan sektor ekonomi masyarakat dan daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui ragam kekayaan dan keindahan alam. Pasca penurunan angka kunjungan wisatawan ke Provinsi Nusa Tenggara Barat pada masa pandemi covid-19 tahun 2020-2021, saat ini sektor pariwisata kembali merangkak naik. Di sisi lain kebaharuan pada sektor pariwisata harus selalu ditingkatkan, guna meningkatkan daya saing dan minat kunjungan wisatawan. Salah satunya yakni digitalisasi yang memainkan peran penting sebagai pusat promosi pariwisata. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji pengaruh antara pemanfaatan pariwisata digital dan integrasi digital terhadap peningkatan angka kunjungan wisatawan dan menguraikan strategi pemasaran pariwisata yang terus berinovasi sesuai dengan perkembangan zaman. Penelitian ini, menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling melalui pengambilan 100 data responden. Berdasarkan hasil kajian perbandingan nilai F hitung dengan F tabel, diketahui nilai F hitung adalah sebesar 10,966. Karena nilai F hitung 10,966 > F tabel 3,94, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima atau dengan kata lain pemanfaatan pariwisata digital (X1) dan integrasi digital (X2) secara simultan berpengaruh terhadap peningkatan kunjungan wisatawan (Y). Selain itu berdasarkan analisa SWOT yang dilakukan terhadap dinas pemerintah, wisatawan, pelaku usaha, content creator, dan masyarakat, maka didapati strategi dalam menarik minat wisatawan, yakni melalui pengembangan layanan pariwisata, pemanfaatan sumber daya manusia, dan keterhubungan layanan melalui akses integrasi moda transportasi, jaringan internet, fasilitas layanan publik, dan pengenalan kebudayaan secara digital.
ANALISIS GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT DAN GREEN LEDEARSHIP TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI DINAS LINGKUNGAN HIDUP DI BIMA Yusuf, Muhammad; ALWI
Jurnal TAMBORA Vol 8 No 3 (2024): EDISI 23
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v8i3.4857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Green Human Resource Management dan Green Ledearship terhadap semangat kerja pegawai dan mediasi Green Humant Resource Management terhadap Green Ledearship dan Semangat Kerja Pegawai. Pendekatan yang di gunakan dalam penelitian yaitu  Asosiatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 110 Pegawai dengan sampel. pengaruh langsung dan tidak langsung pada 110 responden dilakukan dengan analisis structural equation modelling  (SEM) menggunakan bantuan Smart Partial Least Square (SmartPLS ) Sofware. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, kuisoner. Hasil penelitian menunjukan bahwa Green Human Resource Managemen dan  Green Ledearship berpengaruh terhadap Semangat Kerja dan Mediasi Green Human Resource Management terhadap Geen Ledearsip dan Semangat Kerja pegawai Dinas Lingkungan Hidup di Bima  
Analisis Mesin Pipil Jagung Menggunakan Dinamo Elektrik Ardiansyah, Adi; Kadafi, Muamar
Jurnal TAMBORA Vol 8 No 3 (2024): EDISI 23
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v8i3.4997

Abstract

Indonesia merupakan lumbung jagung dunia dan menempati peringkat ke-8 dengan kontribusi 2,06% terhadap produksi jagung dunia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat tahun 2018 produktifitas jagung khususnya kabupaten bima luas panen 18.695 ha dengan rata-rata produksi 58,58 kw/ha dan produksi 109.508,10 ton. Peningkatan produksi jagung yang tidak diikuti dengan penanganan pasca panen yang baik menyebabkan peluang kerusakan biji akibat kesalahan penanganan dapat mencapai 12-15% dari total produksi dengan ini penelitian betujuan untuk merancang alat mesin pengupas jagung menggunakan dynamo elektrik yang praktis dan ekonomis. Penelitian ini menggunakan metode experimental dengan melakukan percobaan merancang alat mesin secara langsung di perbengkelan, Pengujian performansi dilakukan dengan perlakuan jagung 3 tahap yaitu 1 kg, 2 kg dan 3 kg. dan untuk menguji alat mesin ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil rancangan alat mesin pengupas jagung menggunakan dynamo elektrik Mesin motor elektrik yang digunakan dalam rancang alat pengupasan tongkol jagung ini adalah berdaya 0,5 HP dengan kecepatan putaran maksimal 1500 rpm, dan nilai torsi sebesar 6,363 Nm. Berkapasitas kerja alat pengupasan tongkol jagung yang digunakan dalam penelitian ini adalah 489,258 gr/detik. Persentase biji jagung yang tercampur dengan tongkol pada penelitian ini adalah sebanyak 0,318 %, Persentase biji jagung yang tertinggal pada alat pengupasan n tongkol jagung ini adalah sebanyak 1,866%. Mesin pengupas biji jagung merupakan alat yang sangat efektif hal ini dilihat dari kapasitas produksi, persentase biji tertinggal pada alat dan persentase biji tercampur tongkol.
The physicochemical characteristic of red rice noodles (shomein) Siti Malika Azizatul; Muhammad Faisal
Jurnal TAMBORA Vol 8 No 3 (2024): EDISI 23
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v8i3.5003

Abstract

Dewasa ini perubahan pola hidup modern khususnya konsumsi makanan cepat saji yang praktis menjadi tren, sehingga menyebabkan peningkatan penyakit diabetes dan obesitas. Salah satu makanan yang cukup populer dengan harga terjangkau adalah mi. Umumnya mi terbuat dari tepung terigu, tetapi karena volume impor yang terus meningkat, diperlukan substitusi bahan baku lain dalam pembuatan mi. Beras merah memiliki indeks glikemik rendah (IGr), juga kandungan gizi berupa karbohidrat kompleks, serat pangan, serta antioksidan seperti flavonoid dan asam fenolat bermanfaat untuk kesehatan. Oleh karena itu, beras merah mampu menjadi alternatif atau diversifikasi pangan olahan sebagai bahan baku pembuatan mi basah. Penelitian ini mengkaji pengolahan beras merah untuk mengetahui pengaruh suhu (T) dan waktu pengukusan (P) terhadap karakteristik fisikokimia mi. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, terdiri dari sembilan perlakuan dengan tiga kali ulangan, sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Jenis beras merah yang digunakan adalah Inpari 24 Gabusan (124G). Interaksi antara suhu dan waktu pengukusan memberikan pengaruh signifikan terhadap kadar protein mi basah beras merah (shomein). Perlakuan terbaik pada suhu 90°C selama 15 menit, yang menghasilkan kadar air 38,69%, kadar abu 1,77%, dan kadar protein 7,73%. Waktu pemasakan terbaik untuk mi basah beras merah 160 detik (2 menit 40 detik), dengan kehilangan padatan akibat pemasakan sebesar 16,50%.
INNOVATION HUB: STRATEGI KOLABORASI PEMERINTAH DAERAH SEBAGAI UPAYA PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (STUDI DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT) Firmansyah, Joni; Anggeraini Hasri, Diah
Jurnal TAMBORA Vol 8 No 3 (2024): EDISI 23
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v8i3.5014

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi kolaborasi pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Dengan fokus pada inovasi sebagai langkah strategis, penelitian ini menyoroti pentingnya kehadiran platform innovation hub sebagai katalisator percepatan inovasi daerah. Innovation hub diharapkan dapat menjadi ruang kolaboratif yang mendukung inisiatif-inisiatif dari pemerintah daerah, desa, hingga masyarakat umum dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Simple Research Design (SRD) dan berfokus pada studi literatur serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlu ada indikator-indikator yang menjadi acuan dalam menentukan standarisasi innovation hub tersebut. Selain itu, kolaborasi inovasi antar kota dan kabupaten, program “One Officer One HKI”, serta penyusunan roadmap inovasi merupakan strategi-strategi kunci dalam mengimplementasikan inovasi daerah sebagai upaya pembangunan berkelanjutan. Temuan ini memberikan landasan bagi Kabupaten Sumbawa Barat untuk memacu kolaborasi dalam meningkatkan inovasi dalam upaya menuju smart city melalui pembangunan yang berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10