cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Articles 268 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KACANG HIJAU TERHADAP KARAKTERISTIK BOLU KUKUS BERBAHAN DASAR TEPUNG UBI KAYU (Manihot esculenta) Yanti, Sahri
Jurnal TAMBORA Vol 3 No 3 (2019): EDISI 8
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.759 KB) | DOI: 10.36761/jt.v3i3.388

Abstract

Bolu kukus merupkan salah satu kue yang cukup diemari oleh masyarakat. Bahan dasar pembuatannya adalah tepung terigu. Penggunaan tepung terigu yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan berupa kerusakan usus halus, sehingga perlu dilakukan upaya substitusi dengan tepung lainnya seperti tepung ubi kayu dan tepung kacang hijau. Pemanfaatan ubi kayu sebagai bahan dasar bolu kukus merupakan alternatif menambah gizi. Namun ubi kayu rendah kandungan proteinya, sehingga perlu adanya penambahan sumber protein. Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian tentang pengaruh penambahan tepung kacang hijau dalam bolu kukus berbahan dasar tepung ubi kayu. Hasil penelitian menunjukkan tepung ubi kayu mempengaruhi tingkat kesukaan terhadap warna dan rasa dari bolu kukus, sedangkan penambahan tepung kacang hijau berpengaruh terhadap warna, tekstur dan rasa namun tidak mempengaruhi aroma dari bolu kukus. Berdasarkan pengujian proksimat, kandungan kadar abu, kadar protein, kadar lemak dan kadar karbohidrat yang terdapat pada bolu kukus tidak melebihi standar berdasarkan SNI kue basah, sedangkan kadar air dari bolu kukus melebihi standar yang dapat berpengaruh pada daya simpan bolu kukus.
RANCANG BANGUN APLIKASI MEDIA PEMBELAJARAN “BASA SAMAWA” BERBASIS ANDROID Rodianto
Jurnal TAMBORA Vol 3 No 3 (2019): EDISI 8
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1088.279 KB) | DOI: 10.36761/jt.v3i3.389

Abstract

Setiap daerah memiliki bahasa daerah masing-masing yang dijadikan sebagai identitasnya. Selain kebudayaan, bahasa daerah juga perlu untuk dilestarikan agar dapat dikenal dan dipahami oleh generasi selanjutnya. Dalam hal ini, penulis melakukan penelitian guna untuk dapat membantu masyarakat yang ada di Sumbawa khususnya dalam mempelajari dan menambah wawasan mengenai bahasa Daerah Sumbawa. Adapun kegiatan yang dilakukan penulis dalam penelitian ini adalah membuat suatu Aplikasi Media Pembelajaran ?Basa Samawa? berbasis Android  yang dapat digunakan dimana saja dan kapan saja. Dalam proses pembuatan aplikasi, penulis menggunakan metode waterfall sebagai metode pengembangannya. Setelah proses pembuatan selesai, maka dilakukan pengujian terhadap aplikasi menggunakan metode pengujian Black Box. Dengan adanya aplikasi ini, pengguna android dapat mengakses kamus dalam bentuk digital yang memiliki berbagai fitur seperti fitur audio-visual dan dilengkapi juga dengan gambar serta contoh kalimat.  Aplikasi Basa Samawa ini dapat diakses melalui Play Store dengan menggunakan minimal Android versi 4.4 (Kitkat).
ANALISIS KELAYAKAN SIFAT FISIK DAN MEKANIK KOMPOSIT GIPSUM BERPENGUAT SERAT ALAM SISAL SUMBAWA SEBAGAI PAPAN PLAFON Rukini, Asywendi
Jurnal TAMBORA Vol 3 No 3 (2019): EDISI 8
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.476 KB) | DOI: 10.36761/jt.v3i3.390

Abstract

Plafon komposit gipsum berpenguat serat sisal merupakan alternatif ramah lingkungan yang potensial menggantikan gipsum komersial tanpa serat atau gipsum berpenguat serat sintesis. Pada penelitian ini diproduksi plafon komposit gipsum berpenguat serat sisal Sumbawa dengan komposisi faksi volume gipsum 65%, semen 29% dan serat sisal 6%. Arah serat divariasikan dengan empat kondisi yaitu serat continuous (SC) serat woven (SW), serat discontinuous (SDC) dan serat hybrid (SH). Sebagai pembanding digunakan papan gipsum tanpa serat dengan komposisi fraksi volume gipsum 65% dan semen 35%. Kemudian dilakukan pengujian fisik (uji densitas dan daya serap air) dan pengujian mekanik kekuatan patah (modulus of rupture/ MOR) dan kekuatan lentur (modulus of elasticity/ MOE). Hasil pengujian fisik menunjukkan peningkatan densitas papan plafon gipsum dari 1.17 g/cm3 menjadi ± 1.71 g/cm3 setelah diperkuat serat dan daya serap air ±42.76% untuk semua papan berserat. Untuk sifat mekanik nilai MOR dan MOE tertinggi dihasilkan oleh specimen dengan arah serat continuous searah (SC) sebesar 10.58 MPa dan 3890.6 MPa. Dan yang terendah dimiliki spesimen dengan arah serat discontinuous acak (SDC) sebesar 5.05 MPa dan 1530.2 MPa. Namun begitu, nilai kekuatan patah dan lentur spesimen SDC masih lebih tinggi dibandingkan papan gipsum komersil tanpa serat. Analisa kelayakan dilakukan dengan membandingkan hasil sifat fisik dan mekanik terhadap standar JIS A 5417-1992 dan ISO 8336-2017.
RANCANG BANGUN APLIKASI ELECTRONIC COMMERCE “KRE ALANG” PADA UKM. KEMANG SATANGE SUMBAWA Rodianto; Caputra Kandidat, Febri
Jurnal TAMBORA Vol 3 No 3 (2019): EDISI 8
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (934.821 KB) | DOI: 10.36761/jt.v3i3.392

Abstract

Seiring perkembangan zaman, teknologi informasi dan komunikasi telah dimanfaatkan untuk pemasaran dan penjualan produk-produk melalui dunia maya yang sering disebut E-commerce. Penjualan dan pemasaran produk melalui dunia maya mempunyai banyak keuntungan, yaitu cakupan yang luas, tidak mengenal ruang dan waktu, dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Oleh karena itu E-commerce patut dicoba untuk membantu mengembangkan UKM yang ada di Indonesia. UKM. Kemang Satange adalah UKM yang bergerak dibidang kain tenun  khas sumbawa (Kre Alang) dalam penjualannya belum memanfaatkan website sebagai media promosi dan pemasaran secara online.Peluang dalam kegiatan bisnis penjualan Kre Alang yang meningkat beberapa waktu ini dilihat oleh banyak pihak sebagai prospek yang menjanjikan. Penjualan Kre Alang secara umum di beberapa wilayah di Indonesia masih dilakukan dengan cara yang sederhana dan klasik. Untuk dapat menjangkau lebih banyak pelanggan serta memperluas area pemasaran sekaligus promosi Kre Alang, maka diperlukan media yang dapat menunjang kegiatan promosi, dan pengelolaan transaksi penjualan Kre Alang. Berdasarkan hasil analisis dan perancangan sistem yang telah dilakukan sebelumnya, maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa Aplikasi Electronic Commerce ?Kre Alang? Pada UKM. Kemang Satange berbasis webtelah selesai dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan databaseMySql dan Css Bootstrap sebagai prototype yang dapat digunakan sebagai masukan oleh UKM Kemang Satange Desa Poto dalam mempermudah promosi dan pemasaran kerajinan tangan penduduk yang berupa Kre Alang.  
PERANCANGAN MESIN OVEN KEMIRI BERBASIS SOLAR DRYER (MASKIRI-BSD) Hamzah Naufal, Muhammad; Anggara, Mietra; Hidayat, Muhamad
Jurnal TAMBORA Vol 3 No 3 (2019): EDISI 8
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.003 KB) | DOI: 10.36761/jt.v3i3.393

Abstract

Kemiri (Aleurites moluccana Willd.) merupakan salah satu komoditi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Kecamatan Batulanteh, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dengan luas lahan pada tahun 2015 sebesar 595,7 ha dan total produksi sebesar 285,17 ton (BPS, 2017). Penanganan pasca panen dan pengolahan kemiri masih dilakukan secara tradisional yaitu dimulai dari pengeringan dan pemecahan kemiri. Proses pengeringan biji kemiri dengan menggunakan sinar matahari langsung membutuhkan waktu 1-7 hari, sedangkan kapasitas pengupasan kulit secara tradisional sebesar 5-6 kg per hari. Permintaan yang tinggi dengan produksi kemiri yang rendah mengakibatkan efisiensi usaha menjadi rendah. Sehingga dibutuhkan suatu alat yang mampu mengeringkan kemiri yaitu dengan Mesin Oven Kemiri Berbasis Solar Dryer (MASKIRI-BSD). MASKIRI-BSD menggunakan kolektor surya yang tersusun dari plat absorber berbentuk gelombang dengan tebal 0,4 mm dengan nilai konduktivitas (k) 11,2 W/m0. Selain itu menggunakan penutup kaca bening dengan tebal 3 mm dengan kemiringan kolektor 18o. Alat ini menggunakan rangka berupa aluminium hollow dan besi siku. MASKIRI-BSD dapat menghasilkan rata-rata T out sebesar 82.01oC dari T in sebesar 360C sehingga, pengeringan kemiri hanya berlangsung selama 1,5-2 hari, hal ini lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan pengeringan tradisional. Penggunaan MASKIRI-BSD juga mempercepat tingkat titik impas yang diperoleh, yaitu hanya dalam waktu 3 jam atau 0,14 kali pengeringan, sehingga pengusaha lebih cepat mendapatkan laba.
SISTEM INFORMASI PENCATATAN DAN LAPORAN PADA BIDAN PRAKTEK SWASTA (BPS) “FITRI ALATIF” BERBASIS DEKSTOP Jaya , Ahmad; Rodianto; Akbar
Jurnal TAMBORA Vol 3 No 3 (2019): EDISI 8
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1508.839 KB) | DOI: 10.36761/jt.v3i3.394

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan perlu ditingkatkan, baik dari segi sistem informasi BPS, Sistem Pencatatan, Sistem penunjang dan Sistem pendukung pelayanan kesehatan. Dalam sistem administrasi pelayanan kesehatan dapat dilakukan proses pendataan bagi pasien yang  berkunjung dengan melakukan pencatatan yang meliputi aktivitas pasien. Dokumen yang berisi riwayat pasien yang berkunjung tersebut disebut BPS. Analisis kebutuhan data yang berkaitan dengan BPS. Perangkat lunak dibangun menggunakan bahasa pemprograman MySql, Vb.Net dan cristalreport. Adapun tujuan dari pembuatan aplikasi ini adalah untuk mengetahui sistem yang berjalan dalam proses pendataan pasien di BPS ?Fitri Alatif? sebelum adanya rancangan suatu sistem informasi BPS ?Fitri Alatif? yang terkomputerisasi, sehingga dapat dibangun suatu sistem informasi pencatatan dan laporan menggunakan metode prototype berbasis desktop pada Bidan Praktek Swasta serta menggunakan UML (Unified Modeling Lenguage) untuk pemodelan sistem. Dimana sistem ini dapat digunakan untuk mempermudah pihak manajemen BPS dalam pencatatan dan laporan pasien yang berkunjung dalam skala yang cukup besar.
Evaluasi Program Pembelajaran Karakter Berbasis Revolusi Mental SMP di Kabupaten Sumbawa Hartono, Roni; Mulyanto, Yudi
Jurnal TAMBORA Vol 3 No 3 (2019): EDISI 8
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.997 KB) | DOI: 10.36761/jt.v3i3.395

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: melihat sejauh mana peran agama dan peran lingkungan dalam pendidikan karakter di sekolah menengah pertama di Kabupaten Sumbawa. Metode penelitian yang digunakan adalah model evaluasi dengan menggunakan analisis korelasi kedua variabel yaitu agama dan lingkungan. Data penelitian diperoleh dari instrumen agama dan lingkungan yang validitasnya dibuktikan menggunakan validitas tampang dan validitas faktor dengan EFA (Exploratory Factor Analysis). Hasil penelitian menunjukkan data pendidikan karakter berbasis lingkungan adalah 3,64 yang berarti pendidikan karakter berbasis lingkungan berada dalam kategori baik. Hasil analisis data instrumen pendidikan karakter berbasis agama adalah 3,24 yang berarti pendidikan karakter berbasis lingkungan berada dalam kategori baik. hasil uji korelasi antara kedua variabel bernilai positif dengan nilai korelasi sebesar 0,221 dengan sig. (p hitung) = 0,0001 atau p<0,05 yang berarti hubungan yang terjadi antara kedua variabel bersifat signifikan.  
ANALISIS PERBANDINGAN PERHITUNGAN METODE TRADISIONAL DENGAN METODE FULL COSTING DALAM MENENTUKAN LABA BERSIH (Study Kasus: UD. Rizka Jaya Desa Dete Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa) Jibrail, Ahmad; Hambali, Denny
Jurnal TAMBORA Vol 3 No 3 (2019): EDISI 8
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.758 KB) | DOI: 10.36761/jt.v3i3.397

Abstract

Laba bersih merupakan salah satu unsur penting yang menjadi dasar pengambilan keputusan oleh manajemen perusahaan. Semakin tinggi keuntungan yang diperoleh maka semakin berkembang perusahaan. Studi ini bertujuan untuk (1) mencari tahu bagaimana perhitungan pendapatan bersih metode perusahaan, (2) tahu bagaimana perhitungan pendapatan bersih metode biaya penuh, dan (3) tahu bagaimana perhitungan pendapatan bersih penghitungan antara metode perusahaan dengan metode biaya penuh. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui metode Interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan metode tradisional, sebagai perusahaan yang digunakan, membuat pendapatan bersih perusahaan lebih rendah daripada menggunakan metode biaya. Hal ini terjadi karena beberapa biaya tidak dihitung oleh perusahaan. Perusahaan harus menggunakan metode biaya penuh dalam perhitungan laba bersih karena menggambarkan keadaan aktual perusahaan yang menghitung semua biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi.  
SISTEM RESI GUDANG KABUPATEN SUMBAWA Rahmat, Mujibur
Jurnal TAMBORA Vol 3 No 3 (2019): EDISI 8
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.119 KB) | DOI: 10.36761/jt.v3i3.398

Abstract

Penelitian berjudul Analisis Rantai Pasok SRG (Sistem Resi Gudang. Resi gudng yang dimaksudkan adalah gudang resi yang terletak di Bage Tango desa Pungkit Kecamatan Lopok Kabupaten Sumbawa. Dengan berdasarkan observasi awal, tidak adanya aktifitas pada tahun 2018. Selanjutnya tujuan yang akan dicapai pada penelitian ini adalah pemaknaan petani pada usaha tani dan konsep SRG serta pandangan stakeholder pada SRG. Metode penelitian yang dipakai adalah interpretif dengan jenis fenomenologi dan teknik analisa yang dipakai milik sanders. Dengan sampel penelitian adalah petani yang berada diwilayah Bage Tango dan juga berada pada wilayah desa Pungkit, stakeholder terkait termasuk Dinas Pertanian dan pengelola SRG. Hasil yang didapatkan adalah terdapat berbagai kendala tidak optimalnya pemanfaatan SRG, diantaranya faktor transportasi pengangkutan hasil panen dari sawah ke gudang resi dan minimnya informasi mengenai SRG. Selanjutnya terdapat sistem keberlangsungan kehidupan petani yaitu sistem pembiayaan tukar gabah serta adanya kelangsungan yang terpaku pada kecepatan dan kemudahan bagi keberlangsungan kehidupan petani. Analisis rantai pasok yang dilakukan terjadi Zero Stok artinya, gudang tidak menerima hasil panen dari petani. Maka diusulkan adanya perbaikan rantai pada fase pengiriman hasil komoditi pertanian melalui Bumdes dengan perbantuan fasilitas dari Pemerintah Daerah.
KESIAPAN KABUPATEN SUMBAWA MENJADI KABUPATEN LAYAK ANAK (Ditinjau dari Aspek Penguatan Kelembagaan dan Implementasi Pemenuhan Hak Anak) Fahrunnisa; Apriadi
Jurnal TAMBORA Vol 3 No 3 (2019): EDISI 8
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.19 KB) | DOI: 10.36761/jt.v3i3.399

Abstract

Kabupaten Sumbawa merupakan salah satu kabupaten yang memiliki angka kekerasan terhadap anak tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan data P2TP2A Kabupaten Sumbawa, jumlah kasus kekerasan terhadap anak pada tahun 2017 berjumlah 55 kasus dan terjadi peningkatan jumlah kasus kekerasan anak pada tahun 2018 yaitu 66 kasus. Hal ini tidak sejalan dengan ditetapkannya kebijakan pemerintah daerah kabupaten Sumbawa untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penguatan kelembagaan dan implementasi pemenuhan hak anak di kabupaten Sumbawa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian aksi partisipatif yang melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki tugas dan fungsi dalam pemenuhan hak anak. Hasil dari penelitian aksi ini adalaah implementasi pemenuhan hak anak belum dapat dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah daerah, hal ini disebabkan oleh kapasitas kelembagaan belum memadai karena lemahnya koordinasi antar OPD dan belum tersedianya Rencana Aksi daerah (RAD).  

Page 8 of 27 | Total Record : 268