EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
185 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 3 (2022)"
:
185 Documents
clear
Hubungan antara Resiliensi Matematis dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa di Sekolah Dasar
Selvia Yuniar;
Maratun Nafiah;
Rosinar Siregar
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2666
Penelitian korelasional ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi matematis dengan kemampuan pemecahan masalah matenatuka pada siswa kelas V di SDN Kelurahan Klender Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Klender 03 Pagi, SDN Klender 04 Pagi, SDN Klender 10 Pagi, dan SDN Klender 22 Pagi dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes dan non tes. Instrumen tes yang digunakan berupa uraian soalĀ untuk mengukur variabel kemampuan pemecahan masalah matematika dan instrumen non tes berupa angket untuk mengukur variabel resiliensi matematis dengan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi Pearson Product Moment. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,6 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara resiliensi matematis dengan kemampuan pemecahan masalah matematika dengan . Sumbangan efektif yang diberikan oleh variabel resiliensi matematis terhadap variabel kemampuan pemecahan masalah matematika sebesar 37,09% dan sisanya sebesar 62,91% dipengaruhi oleh faktor lain
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Audiovisual pada Mata Kuliah Ekonomi Publik
Dedi Irawan Zebua
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2874
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan bukti empiris adanya perbedaan pemahaman mahasiswa tentang konsep Ekonomi Publik antara yang memperoleh media pembelajaran audiovisual dan yang tidak mendapatkan media pembelajaran audiovisual. Data sekunder yang diperiksa dengan menggunakan Independent Sample T-Test. Populasi penelitian terdiri dari 33 mahasiswa kelas Ekonomi A dan 31 mahasiswa Ekonomi B, sehingga total 64 mahasiswa dalam penelitian ini. Kelas ekonomi A merupakan kelas eksperimen dan kelas ekonomi B kelas control. Hasil T-Test Quiz lebih dari 5% alpha, tepatnya 0.781 > 0,05, begitu juga dengan hasil T-Test UTS, yaitu 0.864 > 0,05. Rata-rata nilai kuis kelas kontrol adalah 69,214, sedangkan rata-rata kelas kuis kelas eksperimen mendapat nilai 72,854. Kelas kontrol memperoleh nilai UTS sebesar 76,457, sedangkan kelas eksperimen memperoleh nilai sebesar 80,217. Berdasarkan hasil Independent Sample T-Test yang menunjukkan angka signifikan > 0,05, Ha menyatakan bahwa mahasiswa jurusan Pendidikan Ekonomi mata kuliah Ekonomi Publik yang menggunakan media pembelajaran audiovisual memiliki tingkat pemahaman yang lebih tinggi dibandingkan yang tidak menggunakan media pembelajaran audiovisual.
Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas XI IPA di SMAN 9 Pontianak pada Materi Sistem Koloid
Hafiza Hafiza;
Hairida Hairida;
Rahmat Rasmawan;
Eny Enawaty;
Maria Ulfah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2707
Kemampuan berpikir kreatif adalah salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap individu pada masa sekarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif dari peserta didik kelas XI IPA di SMAN 9 Pontianak pada materi sistem koloid berdasarkan indikator original, fluency, flexibility, dan elaboration. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Subyek penelitian adalah 29 orang peserta didik kelas XI IPA di SMAN 9 Pontianak. Instrumen yang digunakan adalah soal tes berpikir kreatif yang berbentuk soal essay dan pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kreatif peserta didik termasuk kedalam kategori baik. Hasil analisis pada tiap aspek menyatakan bahwa rata-rata kemampuan berpikir peserta didik pada aspek original diperoleh nilai 74,33% dan tergolong kategori baik. Aspek fluency memilliki rata-rata nilai keseluruhan sebesar 57,85% dengan kategori cukup baik. Aspek flexibility memiliki nilai sebesar 50,19% dengan kategori cukup baik. Aspek elaboration memiliki nilai 57,85% dan kategori cukup baik.
The Effect of the University Library on Students in the Accounting Program's Academic Success
Vinny Stephanie Hidayat;
Aurora Angela;
Cristian Jovi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2633
The purpose of this study is to see how the University Library affects auditing students. The participants in this study are all of Maranatha Christian University's Auditing students. This study's sample consists of auditing students (students of 2015-2020). Explanatory research was used in this study, and purposive sampling was used as the sample strategy. For research hypothesis testing, SPSS version 20.0 is used. T tests, F tests, and multiple regression analysis are used. The findings of this study suggest that the University Library has an impact on a student's academic success
Strategi Menguatkan Literasi dan Numerasi untuk Mendukung Merdeka Belajar di Sekolah Dasar
I Komang Muliantara;
Ni Ketut Suarni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2847
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis strategi penguatan literasi dan numerasi yang dapat dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam kebijakan merdeka belajar di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah metode studi pustaka, yaitu memperoleh data, bahan dan rujukan dari berbagai sumber seperti buku, artikel, hasil penelitian, dan peraturan pemerintah yang berhubungan dengan kebijakan merdeka belajar dan penguatan literasi numerasi di Sekolah Dasar. Mewujudkan merdeka belajar melalui kebijakan pemerintah selain memfokuskan pada karakter namun juga proses pembelajaran dalam evaluasi berupa asesmen (AKM) dalam upaya memperkuat literasi dan numerasi dapat dilakukan dengan menerapkan budaya literasi dan numerasi di sekolah, pembentukan team literasi sekolah (TLS), melibatkan pihak ketiga, menggerakkan komunitas praktisi dan juga menjalankan program-program sekolah yang melibatkan peserta didik secara langsung untuk penguatan literasi dan numerasi. Literasi dan numerisasi menjadi kompetensi minimum atau kompetensi dasar yang dibutuhkan peserta didik untuk bisa belajar. Pelaksanaan asesmen tersebut akan dilakukan oleh peserta didik yang berada di tengah jenjang sekolah, sehingga dapat mendorong guru dan sekolah untuk memperbaiki mutu pembelajaran
Pengaruh Iklim Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Produktivitas Guru Sekolah Dasar
Dwi Hestianingtias;
Yayat Ruhiat;
Nandang Faturohman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2753
Penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh suasana kerja dan kepuasan kerja merupakan faktor-faktor yang relevan dengan produktivitas guru. Guru yang puas dengan pekerjaannya memberikan produktivitas yang lebih tinggi. Studi ini memberikan kontribusi untuk pekerjaan saat ini di bidang ini dengan: menyelidiki tanggapan dari 68 pelanggan guru mereka dari industri jasa (pendidikan dasar) untuk menentukan aspek tertentu dari kepuasan kerja karyawan yang memiliki pengaruh terbesar pada produktivitas guru. Sebagian besar penelitian lain dari jenis ini telah menganalisis data, sedangkan penelitian ini menggunakan data guru. Model ini juga mencakup analisis iklim kerja dan kepuasan kerja yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap produktivitas guru. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada pengaruh antara iklim kerja dan kepuasan kerja secara bersama-sama dengan produktivitas guru. Hal ini disimpulkan dengan hasil perhitungan ry12 = 0,655 yang dinyatakan dalam persamaan regresi linier berganda = 144,316 + 0,100X1 + 0,121X2. Sedangkan koefisien determinasinya adalah 42,9. Disimpulkan bahwa iklim kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas guru dan kepuasan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim kerja dan kepuasan kerja lebih berpengaruh terhadap produktivitas guru
Etnosains sebagai Upaya Belajar secara Kontekstual dan Lingkungan pada Peserta Didik di Sekolah Dasar
Fazrul Prasetya Nur Fahrozy;
Dede Margo Irianto;
Dede Trie Kurniawan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2843
Pembelajaran IPA di sekolah dasar merupakan mata pelajaran yang sangat diperhitungkan. Berkaitan dengan hal tersebut, Etnosains hadir untuk memberikan pendekatan yang berkaitan dengan pembelajaran saintifik. Etnosains adalah strategi untuk mengintegrasikan budaya dan menciptakan lingkungan belajar yang merancang pengalaman belajar sebagai bagian dari proses pembelajaran sekolah dasar. Memasukkan etnografi ke dalam pembelajaran dapat dengan jelas menjelaskan detail materi pembelajaran, ruang kelas, lingkungan belajar, metode pembelajaran, dan pendekatan pembelajaran berbasis budaya. Proses pembelajaran efektif apabila etnografi sebagai topik utama pembelajaran diintegrasikan ke dalam topik pembelajaran. Misalnya, sekitar ritual adat, tanaman obat tradisional, rumah adat, dan pengetahuan budaya terkait dengan pengetahuan budaya lainnya yang terkait dengan topik pembelajaran. Dalam temuannya dikatakan bahwa etnosains dapat memberikan suatu rangsangan secara langsung pada peserta didik karena mereka akan merasakan pengalaman langsung dalam belajar terlebih pada muatan IPA di sekolah dasar. Sehingga sangat cocok ketika etnosains ini digunakan dalam pembelajaran IPA karena IPA sendiri merupakan pelajaran yang harus diajarkan pada peserta didik dengan banyak melakukan kegiatan percobaan secara langsung. Peneliti menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menggunakan jurnal terindeks. Dengan tujuannya adalah untuk mengetahui serta mengkaji bagaimana pembelajaran berbasis etnosains ini diterapkan di sekolah dasar yang dituangkan pada karya tulis akademik dan implikasi/hasil dari masing-masing karya tulis tersebut. Hasil dari pembahasan kajian tersebut etnosains merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang dirasa cukup ampuh untuk digunakan dalam muatan IPA, dengan menggunakan pendekatan ini siswa akan mengalami pembelajaran secara langsung mengenai suatu sains dasar yang dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari siswa berbasis etno yang beraneka ragam
Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Interaktif Berbasis Flipbook pada Materi Pajak Penghasilan (PPH) Pasal 21
Dheanita Tunggawardhani;
Susanti Susanti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2995
Perkembangan teknologi modern sedikit banyaknya telah mempengaruhi aspek kehidupan manusia terutama dibidang pendidikan. Pengaruh tersebut tentu saja membutuhkan suatu penyesuaian dalam kegiatan pembelajaran. Sebagian besar siswa hanya memiliki buku yang diberikan oleh perpustakaan dan merupakan buku edisi terbitan lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar e-modul interaktif berbasis flipbook pada mata pelajaran administrasi pajak terutama materi pajak penghasilan (PPh) pasal 21 kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK Negeri Mojoagung. Penelitian ini menggunakan model riset yakni 4D oleh Thiagarajan dengan 4 tahapan yang terdiri dari tahap define, design, develop tetapi tanpa melaksankan tahap disseminat. Data dalam riset ini berupa data kualitatif dan juga kuantitatif. Hasil penilaian validasi yang berasal dari ahli materi,ahli bahasa dan ahli grafis diperoleh rerata presentase sebesar 84,18% dengan kategori sangat layak. Sedangkan hasil respon peserta didik didapatkan rata-rata presentase sebesar 95,36%. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan sangat layak untuk dipergunakan dan telah sesuai dengan perkembangan peserta didik.
Pengaruh Fasilitas Sekolah terhadap Kemampuan dan Motivasi Belajar Siswa
Sholihatul Hamidah Daulay;
Siti Ferissa Fitriani;
Endang Wardah Ningsih
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2553
Penelitian ini membahas mengenai pengaruh fasilitas sekolah terhadap kemampuan dan motivasi belajar siswa. Kreativitas siswa dapat diperoleh dalam proses belajar melalui berbagai interaksi dan pengalaman belajar serta didasarkan pada potensi bawaan individu dan pengaruh lingkungan pada dirinya. Aktivitas siswa dalam pembelajaran dapat merangsang kreativitas siswa. Siswa kreatif adalah siswa yang secara konsisten dan terus menerus menghasilkan sesuatu yang kreatif yaitu hasil yang orisinil/asli dan sesuai dengan kebutuhan siswa kreatif adalah siswa yang memiliki rasa ingin tahu, tertarik pada berbagai tugas yang dipersepsikan sebagai tantangan, berani mengambil resiko dan tidak mudah putus asa. Fasilitas adalah fasilitas umum atau sering disingkat Fasum adalah istilah umum yang mengacu pada sarana atau prasarana atau perlengkapan atau alat yang disediakan oleh pemerintah yang dapat digunakan untuk kepentingan bersama dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari, sedangkan seseorang yang membantu sekelompok orang memahami tujuan bersama mereka dan membantu mereka membuat rencana untuk mencapai tujuan tersebut tanpa mengambil posisi tertentu dalam diskusi disebut fasilitator. Oleh karena itu peneliti membahas sesuai dengan judul apakah fasilitas dapat menciptakan siswa yang kreatif? dengan melakukan penelitian di sekolah yang ada di wilayah Simalungun yaitu MTs Nurul Hikmah Tinjowan PTPN IV, sedangkan seseorang yang membantu sekelompok orang memahami tujuan bersama mereka dan membantu mereka membuat rencana untuk mencapai tujuan tersebut tanpa mengambil posisi tertentu dalam diskusi disebut fasilitator
Pengaruh Model Pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) terhadap Hasil Belajar serta Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
Emilia Dwi Rahayu Ningsih;
Ruri Nurul Aeni Wulandari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.3073
Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk melihat apakah model pembelajaran STAD memiliki pengaruh pada hasil belajar dan juga kemampuan berpikir kritis siswa. Dalam penelitian ini memanfaatkan jenis penelitian eksperimen dengan metode Quasi-Experimental Design dan juga desain Non-equivalent Control Group Design. Kemudian, teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Sebanyak 35 siswa pada kelas XII OTKP 1 dijadikan sebagai subjek. Teknik analisis data yang dimanfaatkan meliputi: (1) analisa soal; (2) uji normalitas; (3) uji homogenitas; (4) uji hipotesis. Dari hasil penelitian tes pada hasil belajar siswa menunjukkan thitung 4,224 > ttabel 1,994 dan memiliki nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dengan hasil belajar post-test siswa kelompok eksperimen yaitu 88,34 dan kelompok kontrol sebesar 66,41 sehingga diketahui jika model pembelajaran STAD berpengaruh pada hasil belajar. Kemudian pada kemampuan berpikir kritis siswa menunjukkan thitung 4,455 > ttabel 1,994 dan memiliki nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan dengan post-test kemampuan berpikir kritis kelompok eksperimen yaitu 82,97 dan kelompok kontrol sebesar 67,55 sehingga dapat diketahui jika model pembelajaran STAD berpengaruh juga pada kemampuan berpikir kritis.