cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 2,458 Documents
The Rules Of Feedback In Writing Class Vitri Angraini Hardi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v2i3.147

Abstract

Producing a writing in Foreign Language is struggle for foreign language learners in Indonesia mostly. The difference on various linguistic aspects, mechanics and language usage are the source of the difficulties in composing a writing. However, language learners are required to master the four skills in English, included writing. The way to facilitate the students in order to compose a writing is through Teaching and Learning process. The teacher as the person who has responsibility to enhance the learning have to create the way to motivate the students to produce a writing. One of the way to facilitate the students is by giving feedback on students’ writing. The teacher are asked to use various kinds of feedback to guide the students to produce a good writing
Relevansi Pemikiran Pendidikan Ki Hajar Dewantara pada Abad ke 21 Nora Nurhalita; Hudaidah Hudaidah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.299

Abstract

Perkembangan pendidikan di Indonesia merupakan salah satu peran Ki Hajar Dewantara. Berbagai pemikiran yang beliau sumbangkan membawa kemajuan bagi pendidikan di Indonesia. Seiring dengan pemikiran manusia yang bermacam-macam dan dipandang cocok dengan pendidikan di suatu tempat dan waktu tertentu,  hal ini membuat pemikiran Ki Hajar tentang pendidikan mulai terlupakan. Dengan adanya tulisan ini penulis bertujuan untuk menguraikan berbagai pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam pendidikan di abad ke-21. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research). Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah dengan mengumpulkan dan menelusuri berbagai buku, jurnal, dan lainnya yang terkait dengan konsep pembahasan. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif yaitu metode penelitian yang berusaha mengungkap fakta kejadian yang ditulis dalam pernyataan-pernyataan yang berasal dari sumber data yang diteliti. Hasil penelitian ini adalah berbagai pemikiran pendidikan Ki Hajar Dewantara yang masih relevan hingga saat ini yaitu pendidikan dengan sistem among dan Tri Pusat Pendidikan yang memberikan suatu kebebasan berpikir kepada peserta didik untuk mengembangkan kreatifitas yang ada dalam dirinya sesuai dengan penerapan kurikulum 2013. Pemikiran Ki Hajar Dewantara yang berbasis pendidikan karakter seperti nilai keagamaan, kedisiplinan, kejujuran dan tanggung jawab dapat dijadikan sebagai dasar dalam pembentukan moral pendidikan abad ke 21
Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan : Reaktualisasi Kapabilitas Berbangsa dan Bernegara Pada Siswa Sekolah Dasar Amala Sundari; Dini Anggraeni Dewi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.381

Abstract

Kesadaran berbangsa dan berengara tentunya merupakan hal yang sangat penting bagi Bangsa Indonesia agar terhindar dari perilaku menyimpang pada masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai kemampuan dan membangun kesadaran berbangsa dan bernegara warga negara dan masyarakat khususnya pada generasi pemuda Indonesia yaitu para siswa dan siswi di Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang berfokus pada pemahaman terhadap fenomena sosial yang terjadi di masyarakat. Peneliti menggunakan perspektif dari partisipan sebagai gambaran dalam memperoleh hasil penelitian. Informan penitian yaitu siswa Sekolah Dasar Negeri di Kota Bogor yang duduk dibangku kelas tinggi deengan teknik pengumpulan data berupa pengisian formulir quisioner secara online. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa Sekolah Dasar sudah mengetahui dan dapat memahami komponen-komponen dalam hidup berbangsa dan bernegara. Diantarannya menaati norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, melakukan sikap positif terhadap makna dan nilai proklamasi, uapaya perlindungan dan penegakan hak asasi manusia dan aktualisasi kemerdekaaan mengemukakan pendapat. Seluruh aspek mulai dari orang tua, masyarakat dan guru perlu ikut serta dalam membangun kesadaran berbangsa dan bernegara pada anak
Perbandingan Sistem Pendidikan Indonesia dan Jepang Dian Montanesa; Firman Firman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.246

Abstract

The educational system between Indonesia and Japan is different. The educational system in Indonesia and in Japan has its own advantages and disadvantages. Currently the education system in Indonesia needs more attention because it was ranked 72 out of 77 countries. In Indonesia, many educational science experts have been born who can bring the educational system in Indonesia to a better direction. One of the ways to bring Indonesia's educational system to a better direction is to compare it to a country with a good education system such as Japan. In Japan, from the age of 0-3, children are more instilled in moral values, manners, discipline and politeness. When children in Japan have entered grade 4 elementary school, then the children take the test which is not too burdensome for students at school. Indonesia can learn a lot with the educational system in Japan.
Penerapan Project Based Learning Berbasis Keterampilan Sosial Mata Pelajaran Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas Herpratiwi Herpratiwi; Taufiqurrahman Taufiqurrahman; Sugeng Widodo; Refki Effendi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.313

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan dan menguji produk pembelajaran Project Based Learning berbasis keterampilan sosial mata pelajaran PKN. Masalah yang ada adalah rendahnya  keterampilan sosial siswa SMAN 1 Baradatu, Way Kanan Lampung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan  R&D (Research and Development) model  4-D (four D models) Thiagharajan.  Subjek dalam proses pengembangan produk  penelitian  adalah 5 guru dan 10 siswa SMA Negeri 1 Baradatu, Way Kanan. Proses pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, tes dan pengamatan. Angket yang digunakan berupa angket terbuka skala likert dengan jumlah pernyataan 10 soal, wawancara dengan jumlah 13 pertanyaan Tes yang digunakan berupa tes essay sebanyak 15 soal. Analisis hasil belajar dengan uji-t. Keterampilan social siswa setelah diajarkan dengan Project Based Learning yang sebelumnya nilai signifikan 7,72 menjadi lebih tinggi dengan nilai signifikan 0,24.
Analisis Metode Sandiwara Boneka Terhadap Kemampuan Bercerita Anak di Taman Kanak-Kanak Okta Felinda Fatmi; Rakimahwati Rakimahwati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.248

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan Metode Sandiwara Boneka Terhadap Kemampuan Bercerita Anak di Taman Kanak-kanak. Penelitian ini dikembangkan berdasarkan pada pentingnya berbicara dalam kehidupan. Kemampuan bercerita termasuk ke dalam salah satu komponen perkembangan bahasa. Kemampuan bercerita merupakan skill yang dimiliki oleh seorang anak untuk mengungkapkan perasaan melalui kata-kata dan ekspresi, sehingga anak dapat memberikan informasi kepada orang lain dan dapat memperkaya pembendaharaan kata anak. Selain itu anak akan terlatih berkomunikasi secara lisan dengan orang-orang yang ada di lingkungannya serta mengungkapkan pikiran atau pendapat yang dilakukan secara lisan agar bisa dipahami dan dimengerti oleh orang lain.  Kemampuan bercerita sangat penting di stimulasi sejak dini karena anak usia taman kanak-kanak sudah mampu berperan aktif dalam berkomunikasi. Anak yang mengalami kesulitan mengungkapkan gagasaan, berbcerita dan mengucapkan bunyi huruf membutuhkan stimulasi yang tepat agar kemampuan bercerita anak bisa berkembang sesuai usianya. Kemampuan bercerita dapat dikembangkan salah satunya dengan menggunakan penerapan metode sandiwara boneka. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah studi literatur. Hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan metode sandiwara boneka dapat mengembangkan kemampuan bercerita pada anak usia Taman Kanak-kanak dengan bantuan media boneka, selain membantu mengembangkan kemampuan bercerita anak juga mampu menstimulasi kemampuan motorik serta kognitif  anak yang kemudian  membuat anak tertarik, mudah mengingat kosakata baru, mampu menyebutkan bentuk dan bunyi huruf, melatih kemampuan menyimak serta menstimulasi anak untuk berfikir kemudian membuat anak bisa mengungkapkan pendapat yang terlihat dari cara berbicara
Fungsi Perpustakaan Sekolah Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Azaz Akbar; Wa Ode Deta Aplisalita; La Ode Rusadi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.286

Abstract

Fenomena yang menunjukan cinta literasi hanya sebatas dijadikan sebuah keperluan dan belum menjadi sebagai kebutuhan menjadi alasan perpustakaan sekolah kurang dimanfaatkan keberadaanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi perpustakaan sekolah terhadap prestasi belajar siswa di SD Negeri 33 Buton.  Prosedur pengumpulan data dan teknik analisis data dengan cara observasi , wawancara, angket  dan dokumentasi. Penelitian ini membahas tentang 1) Fungsi Perpustakaan Sekolah Pada SD Negeri 33 Buton; 2) Bagaimana Prestasi Belajar Siswa SD Negeri 33 Buton Kabupaten Buton. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui Fungsi perpustakaan sekolah pada SD Negeri 33 Buton; 2) Untuk mengetahui prestasi belajar siswa SD Negeri 33 Buton. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Perpustakaan sekolah SD Negeri 33 Buton memiliki fungsi yang sangat penting bagi peningkatan prestasi belajar siswa, serta sebagai wadah bagi para siswa untuk meningkatkan minat baca siswa, kemampuan belajar mandiri, yang tujuannya untuk memperluas wawasan  pengetahuan mereka juga untuk membantu siswa dan guru dalam memacu tercapainya tujuan pendidikan; 2) Prestasi belajar siswa SD Negeri 33 Buton cukup meningkat terdapat sebagian besar siswa telah memanfaatkan perpustakaan sekolah dengan maksimal atau baik yang dapat dilihat dari nilai-nilai siswa.  
Implications of the School Literacy Movement with Picture Storybook Media Zunidar Zunidar
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2575

Abstract

Interest and reading power are latent problems that occur in students and educators. On this basis, a government policy was issued in Permendikbud Number 23 of 2015 concerning the School Literacy Movement (GLS). One of the mandatory efforts is reading 15 minutes of non-lesson books every day (story books or other books). This study aims to analyze the implications of the school literacy movement using picture story books as media. The type of this research is qualitative with literature study method. The research materials and analysis studies are obtained through scientific reference sources, including books, articles, proceedings, theses, theses, and dissertations. These scientific sources are obtained through credible sites, such as Google Scholar, DOAJ, and SINTA. The results of this study indicate that the activities of the school literacy movement through the media of picture story books have a significant impact on students' reading power and interest. This is in terms of increasing students' knowledge insight, motivation to read books in students, and forming active literacy characters in students. The GLS stages include 15 minutes of reading pre-learning picture story books, reading prayers, reading verses of the Koran in short suras, singing the national anthem, and strengthening the teacher for the previous meeting's teaching materials. Thus, students are increasingly moving to get used to and love the world of literacy
Media Pop Up Book Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Di Sekolah Dasar Malfia Arip; Hijrawatil Aswat
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.329

Abstract

Guru berperan sebagai kreator dalam proses belajar mengajar, yakni berperan sebagai orang yang mampu menciptakan kondisi pembelajaran yang baik, menarik, dan berdaya guna. Dalam proses belajar mengajar, media pembelajaran mempunyai peranan yang penting dalam suatu proses pembelajaran sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA menggunakan media pop up book. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK ini dilakukan melalui empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Lawela dengan subyek sebanyak 18 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi guru untuk mengamati keterlaksanaan proses pembelajaran menggunakan media Pop Up Book dan lembar observasi siswa untuk mengamati aktivitas belajar siswa, serta tes essay yang digunakan untuk melihat hasil belajar yang diperoleh siswa, setelah pelaksanaan pembelajaran telah dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran dengan menggunakan media pop up book berhasil mencapai kriteria ketuntasan. Analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dari rata-rata 68,3 pada siklus I meningkat menjadi 86,1 pada siklus II. Peningkatan juga terjadi pada tingkat ketuntasan siswa dimana pada siklus I sebanyak 50% menjadi sebanyak 88,9% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti dapat menyimpulkan bahwa penerapan pembelajaran dengan menggunakan media pop up book dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA, khususnya pada Tema 1 Organ Gerak Hewan dan Manusia, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Pop Up Book tepat digunakan pada mata pelajaran IPA khususnya materi organ gerak hewan dan manusia karena dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa hingga berdampak pada hasil belajarnya
Analisis Peran Supervisi Akademik Kepala Sekolah Kepada Guru IPA DI SMP Negeri 20 Kupang Saldi Salmun Ballu; Lukas Manu; Agus Maramba Meha
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.161

Abstract

One important element in the implementation of education is the principal, who has the task of supervising and fostering the pattern of ongoing teaching activities, for example supervising all teachers in schools to help improve the quality of learning and the performance of a teacher. Often teachers experience various obstacles, which can arise from various factors so that the learning process is less than optimal. Therefore, the principal needs to provide academic supervision to help develop teacher competence and professionalism. The purpose of this study was to determine how the principal's academic supervision of science teachers at SMP Negeri 20 Kupang and the constraints in implementing academic supervision. The approach used is qualitative. Data collection techniques are observation, interviews, documentation, and questionnaires. The data were analyzed using the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the principal's academic supervision of the teacher had been carried out well, the principal had planned by preparing the supervision instrument and informing the schedule of supervision, the implementation of supervision using various techniques and principles. Evaluation and follow-up of academic supervision are carried out by discussing the results of supervision with the teacher, the school also holding workshops/training to improve and improve the quality of teachers in carrying out their duties at school. the implementation of academic supervision experiences obstacles that arise from the teacher, namely the lack of preparation of learning devices, the teacher does not master the material during the learning process and the teacher does not master the class, where it seems that students are difficult to control in the learning process.

Page 92 of 246 | Total Record : 2458


Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): April Vol 8, No 1 (2026): February Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 1 (2023) Vol 5, No 1 (2023): February Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue