cover
Contact Name
arief yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
suhartini.ismail@fk.undip.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Perawat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25487051     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Perawat Indonesia (e-ISSN 2548-7051) diterbitkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah. Jurnal Perawat Indonesia atau disingkat JPI ini terbit 2 kali setahun. Jurnal ini mempublikasi artikel-artikel dalam bidang ilmu keperawatan. Jurnal Perawat Indonesia menerima artikel-artikel dalam bidang ilmu keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 197 Documents
the Retrospective Study: Risk Factors for Surgical Site Infections Following Cesarean Section: Retrospective Study: Risk Factors for Surgical Site Infections Following Cesarean Section Carolina, Ayu Indah; Puthra, I Gede Darmawan; Rastiti, Ni Putu; Maheri, Ni Luh Maya; Suantika, Putu Inge
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v9i1.3133

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada pembedahan Sectio Caesarea (SC) dapat menghambat proses nifas ibu dan masa menyusui bayi. Lama rawat, biaya perawatan pasien bahkan tingkat mortalitas ibu dapat meningkat. RSUD Bali Mandara adalah salah satu rumah sakit milik Provinsi Bali yang menjadi rujukan RS tipe B menunjukkan prevalensi IDO sebesar 3,2% pada tahun 2020. Sedangkan standar nasional yang ditetapkan menurut Peraturan Menteri Kesehatan no.27 tahun 2017 adalah 2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhikejadian IDO pada pembedahan SC. Metodelogi: Data secara kuantitatif dikumpulkan melalui rekam medis pasien yang menjalani pembedahan SC mulai tahun 2019-2021 di RSUD Bali Mandara. Teknikpengambilan data dengan total sampling didapatkan sebanyak 836 orang dengan 9 orang mengalami IDO. Analisis data penelitian ini menggunakan uji Chi Square dan multivariat regresi logistik berganda. Hasil: Berdasarkan hasil analisis bivariat dan multivariat, faktor intrinsik yaitu usia, paritas ibu, penyakit penyerta ibu (anemia, Diabetes Melitus) serta faktor ekstrinsik yaitudurasi operasi dan jumlah tim operasi tidak mempengaruhi kejadian IDO, karena nilai pvalue > 0,05. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor dalam penelitian ini tidak mempengaruhi kejadian IDO pada pembedahan SC. Rekomendasi terhadap rumah sakit agar senantiasa menerapkan pelaporan surveilans IDO untuk menganalisis kembali factor yang signifikan empengaruhi IDO dalam rangka pencegahan komplikasi dari IDO. Perlu adanya penelitian lebih lanjut dalam mengidentifikasi faktor penyebab IDO sebagai evidence-based practice dalam menentukan arah kebijakan rumah sakit. Kata kunci: Infeksi Daerah Operasi, Sectio Caesarea, pembedahan
Holistic Intervention as Psychoeducation for Postoperative Gynecological Patients Undergoing Chemotherapy: Literature Review Dhamanik, Reina
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v9i1.3165

Abstract

Jumlah perempuan penyintas kanker reproduksi dan ginekologi yang melakukan kemoterapi semakin meningkat. Pasien ginekologi memiliki cara mengatasi keluhan terutama pasca pengobatan dengan unik dan mudah. Tujuan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi keperawatan holistik yang berhubungan dengan aspek psikoedukasi pada pasien ginekologi post operasi yang menjalani kemoterapi. Artikel dari 5 database meliputi Google schoolar, Science Direct, Scopus, Pubmed dari tahun 2015-2025, usia 20-45 tahun dengan penyakit ginekologi post operasi serta menjalani kemoterapi. Penilaian resiko bias menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI). Dari 240 artikel, terdapat 15 artikel yang ditinjau dalam literatur review ini. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat penyintas kanker reproduksi dan kanker atau gangguan ginekologi (ovarium, serviks, , dan payudara), serta keseluruhan menjalani kemoterapi. Keluhan yang ditimbulkan akibat pengobatan kemoterapi mengakibatkan tantangan dan dilema bagi pasien, dimana pasien dituntut harus mampu mengobtrol dna juga menerapkan intervensi yang tepat selain menggunakan terapi farmakologi. Intervensi holistik memasukkan unsur mind, body dan soul ke dalam setiap gerakan, tehnik, dan positive mind ke dalam diri pasien. Tenaga kesehatan saat ini harus mampu juga memberikan pendidikan kesehatan berbasis holistik komprehensif untuk mendukung semangat juang pasien penyintas kanker reproduksi dan ginekologi Keywords: Holistik, intervensi, ginekologi, post operasi, kemoterapi
Hubungan Indeks Massa Tubuh Dan Glukosa Darah Dengan Laju Filtrasi Glomerulus Pada Pasien Diabetes Mellitus Di RSI- Sultan Agung Semarang Dewi Maulina Maulina; Dwi Retno Sulistyaningsih; Retno Setyawati
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v9i1.3099

Abstract

ABSTRACT Background: Diabetes mellitus is a condition where the body's glucose metabolism is disrupted. Hormonal issues lead to a variety of metabolic illnesses, which in turn produce abnormal insulin levels and other chronic complications. One of the triggers for diabetes mellitus is body mass index, blood glucose. DM sufferers can affect kidney function which results in the accumulation of blood creatinine and urea levels which can cause kidney failure. Glomerular filtration rate as the best index to assess kidney function parameters. Method: quantitative approach combined with a cross-sectional investigation. Purposive sampling was used to choose a sample of 82 individuals. The Spearman rank test was used to statistically process the data. Results: the average glomerular filtration rate value was 42.24 ml/min/1.73 m2 (SD±23,478). Conclusion: A weak correlation (r) of -0.386 and a p value <0.05, or 0.000, indicate a link between body mass index and glomerular filtration rate. Because of the negative association, the glomerular filtration rate value decreases as the body mass index value increases. The association between random blood glucose and glomerular filtration rate in individuals with diabetes mellitus, on the other hand, is 0.000 with a moderate correlation value (r) of -0.490 and a p value <0.05. Because of the negative association, the filtration rate value decreases as blood glucose levels rise. Keywords: body mass index, blood glucose, glomerular filtration rate
Penggunaan Familiar Auditory Sensory Training (FAST) Terhadap Tingkat Kesadaran dan Skala Nyeri Pada Pasien Post Op Kraniotomi Dekompresi : Studi Kasus Ilany Nandia Chandra; Akhmad Zainur Ridla; Rismawan Adi Yunanto; Sugito Tri Gunarto
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakProsedur kraniektomi dekompresi merupakan salah satu penatalaksanaan cedera kepalauntuk menurunkan tekanan intrakranial. Tindakan ini dapat menimbulkan komplikasisalah satunya berdampak pada penurunan kesadaran dan nyeri. Pemberian intervensiFamilier auditory sensoric training (FAST) dapat dijadikan sebagai salah satu intervensiyang dapat meningkatkan kesadaran dan menurunkan skala nyeri pada pasien post opkraniektomi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pemberian intervensiFAST untuk meningkatkan kesadaran dan menurunkan skala nyeri pada pasien post opkraniektomi dekompresi hari ke 4 di RSUD dr. Soebandi Jember. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah metode case report. Intervensi dilakukan selama enam haripada pasien post op kraniektomi dekompresi hari ke 4. Pengumpulan data tingkatkesadaran menggunakan nilai Glasgow Coma Scale (GCS) dan pengukuran skala nyerimenggunakan Behaviour Pain Scale (BPS). Hasil penelitian menunjukan terdapatperubahan pada tingkat kesadaran dari nilai awal GCS 3 (Coma) menjadi GCS 6 (Supor)dan penurunan skala nyeri dari nilai awal 6 (nyeri) menjadi 5 (tidak nyeri) pada pasienpost op craniotomy dekompresi hari ke 4. Pemberian intervensi FAST pada pasien postop craniotomy hari ke 4 yang dilakukan selama 6 hari dan durasi pemberian selama 10menit terbukti efektif unuk meningkatkan kesadaran dan menurunkan skala nyeri.Keywords: Familiar Auditory Sensory Training, Tingkat Kesadaran, Skala Nyeri AbstractDecompression craniectomy procedure is one of the management of head injuries todecrease intracranial pressure. This procedure can cause complications, one of which has animpact on decreased level of consciousness and pain. Familiar auditory sensory training(FAST) intervention can be used as one intervention that can improvement level ofJurnal Perawat Indonesia, Volume 9 No 1, Hal 1898-1904, Mei 2025e-ISSN 2548-7051Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah p-ISSN 2714-65021899consciousness and reduce pain scale in post op craniotomy patients. The purpose of thisstudy was to determine the effectiveness of FAST intervention to improvement level ofconsciousness and reduce pain scale in day 4 post op craniotomy decompression patients atRSUD dr. Soebandi Jember. The method used in this study is case report. The interventionconducted for six days in patients post craniotomy decompression. Level of consciusness wasmeasured using Glasglow Coma Scale (GCS) and pain scale using Behaviour Pain Scale(BPS). The results showed improvement level of consciousness from GCS 3 (Coma) to GCS 6(Suppor) and a decrease in the pain scale from 6 (indicate an unacceptable amount of pain)to 5 (mild pain). Therefore FAST is proven and useful to improvement level of consciousnessand reduce pain post op craniotomy decompression.Keywords: Familiar auditory sensory Training, Level of consciousness, Pain Scale
Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Efikasi Diri Ibu Dalam Pemberian Makan Anak Balita Maula Mar&#039;atus Solikhah; Muhammad Seno Reynaldi; Octaviana Nursa’adah; Mutiaranika Sekarwangi; Rita Hadi Widyastuti Widyastuti5
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v9i1.3130

Abstract

Abstract The nutritional intake in children is often not met due to several factors, one of which is the lack of self-efficacy of mothers in feeding their children. The results of a documentary study from the nutritional status report of the RW 4 Bulusan posyandu showed that 7.3% of children suffered from malnutrition. Parents stated that they did not have sufficient self-efficacy in providing the right food for their children, as in the practice of feeding, mothers tend to only prepare food that their children like. The purpose of this study was to determine the effect of nutrition education on the self-efficacy of mothers in feeding their children in RW 4 Bulusan, working area of Bulusan Health Center. The research method used was a quantitative method with a quasi-experimental research design (one group pre-test and post-test without control). The sample consisted of 32 respondents, taken by purposive sampling with inclusion and exclusion criteria. Data collection used a questionnaire on the self-efficacy of mothers in feeding. Data analysis was performed using a paired sample t-test. The results of the study showed that there was an effect of nutrition education on the self-efficacy of mothers in feeding their children, with a p-value <α (p-value = 0.000, α = 0.05). In conclusion, nutrition education is recommended to increase the self-efficacy of mothers in feeding their children.
the Retrospective Study: Risk Factors for Surgical Site Infections Following Cesarean Section: Retrospective Study: Risk Factors for Surgical Site Infections Following Cesarean Section Ayu Indah Carolina; I Gede Darmawan Puthra; Ni Putu Rastiti; Ni Luh Maya Maheri; Putu Inge Suantika
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v9i1.3133

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada pembedahan Sectio Caesarea (SC) dapat menghambat proses nifas ibu dan masa menyusui bayi. Lama rawat, biaya perawatan pasien bahkan tingkat mortalitas ibu dapat meningkat. RSUD Bali Mandara adalah salah satu rumah sakit milik Provinsi Bali yang menjadi rujukan RS tipe B menunjukkan prevalensi IDO sebesar 3,2% pada tahun 2020. Sedangkan standar nasional yang ditetapkan menurut Peraturan Menteri Kesehatan no.27 tahun 2017 adalah 2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhikejadian IDO pada pembedahan SC. Metodelogi: Data secara kuantitatif dikumpulkan melalui rekam medis pasien yang menjalani pembedahan SC mulai tahun 2019-2021 di RSUD Bali Mandara. Teknikpengambilan data dengan total sampling didapatkan sebanyak 836 orang dengan 9 orang mengalami IDO. Analisis data penelitian ini menggunakan uji Chi Square dan multivariat regresi logistik berganda. Hasil: Berdasarkan hasil analisis bivariat dan multivariat, faktor intrinsik yaitu usia, paritas ibu, penyakit penyerta ibu (anemia, Diabetes Melitus) serta faktor ekstrinsik yaitudurasi operasi dan jumlah tim operasi tidak mempengaruhi kejadian IDO, karena nilai pvalue > 0,05. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor dalam penelitian ini tidak mempengaruhi kejadian IDO pada pembedahan SC. Rekomendasi terhadap rumah sakit agar senantiasa menerapkan pelaporan surveilans IDO untuk menganalisis kembali factor yang signifikan empengaruhi IDO dalam rangka pencegahan komplikasi dari IDO. Perlu adanya penelitian lebih lanjut dalam mengidentifikasi faktor penyebab IDO sebagai evidence-based practice dalam menentukan arah kebijakan rumah sakit. Kata kunci: Infeksi Daerah Operasi, Sectio Caesarea, pembedahan
Holistic Intervention as Psychoeducation for Postoperative Gynecological Patients Undergoing Chemotherapy: Literature Review Reina Dhamanik
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v9i1.3165

Abstract

Jumlah perempuan penyintas kanker reproduksi dan ginekologi yang melakukan kemoterapi semakin meningkat. Pasien ginekologi memiliki cara mengatasi keluhan terutama pasca pengobatan dengan unik dan mudah. Tujuan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi keperawatan holistik yang berhubungan dengan aspek psikoedukasi pada pasien ginekologi post operasi yang menjalani kemoterapi. Artikel dari 5 database meliputi Google schoolar, Science Direct, Scopus, Pubmed dari tahun 2015-2025, usia 20-45 tahun dengan penyakit ginekologi post operasi serta menjalani kemoterapi. Penilaian resiko bias menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI). Dari 240 artikel, terdapat 15 artikel yang ditinjau dalam literatur review ini. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat penyintas kanker reproduksi dan kanker atau gangguan ginekologi (ovarium, serviks, , dan payudara), serta keseluruhan menjalani kemoterapi. Keluhan yang ditimbulkan akibat pengobatan kemoterapi mengakibatkan tantangan dan dilema bagi pasien, dimana pasien dituntut harus mampu mengobtrol dna juga menerapkan intervensi yang tepat selain menggunakan terapi farmakologi. Intervensi holistik memasukkan unsur mind, body dan soul ke dalam setiap gerakan, tehnik, dan positive mind ke dalam diri pasien. Tenaga kesehatan saat ini harus mampu juga memberikan pendidikan kesehatan berbasis holistik komprehensif untuk mendukung semangat juang pasien penyintas kanker reproduksi dan ginekologi Keywords: Holistik, intervensi, ginekologi, post operasi, kemoterapi