cover
Contact Name
arief yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurkep.anak@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak
ISSN : 23382074     EISSN : 2621296X     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak (JIKA) was published by Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah. Jurnal Keperawatan Ilmu Keperawatan Anak (JIKA)is published twice in a year. JIKA publishes research results, research-based community service results, literature reviews, and case studies in the field of child nursing written by lecturers, nursing students, and clinic nurses in hospitals or health centers. JIKA is a continuation of Jurnal Keperawatan Anak with ISSN 2338-2074 published by the PPNI Jawa Tengah journal development team. JIKA is an online version of the journal with e-ISSN 2621-296X with the latest edition, the Jurnal Keperawatan Anak is no longer published.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2023): November 2023" : 7 Documents clear
Gambaran Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Saat Menunggu Anak Yang Dirawat Di Ruang PICU RSUP DR Kariadi Tahun 2022 Rodiyati, Rodiyati; Ariyant, nuk; Eko, B. Lilik
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 6 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v6i2.1908

Abstract

ediatric Intensive Care Unit (PICU) merupakan ruang perawatan untuk anak dengan kondisikritis. Keluarga atau orang tua pasien merupakan bagian yang tidak terpisahkan dariperawatan pasien anak. Orangtua pasien juga dihadapkan pada berbagai masalah ketika harusmendampingi anaknya selama dirawat. Masalah tersebut akan menimbulkan dampakpsikologis orang tua yaitu rasa cemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambarankarakteristik dan tingkat kecemasan keluarga saat menunggu anak yang dirawat di ruang PICU.Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden40. Instrument yang digunakan adalah kuesioner tentang tingkatan kecemasan HamiltonAnxiety Rating Scale (HARS). Penelitian mendapatkan data yang menunjukkan bahwa 97,5%keluarga pasien mengalami kecemasan dengan tingkat kecemasan yang berbeda : 2,5%mengalami cemas ringan, 7,5% mengalami cemas sedang, 17,5% cemas berat dan 72,5% cemasberat sekali. Mayoritas keluarga pasien berada dalam kategori cemas berat sekali. Tenagakesehatan yang bertugas perlu melakukan melakukan intervensi khusus untuk menurunkantingkat kecemasan keluarga. Pendekatan pelayanan berpusat pada keluarga mungkin bisadiambil sebagai salah satu solusi menurunkan tingkat kecemasan.Kata kunci: tingkat kecemasan, keluarga, penunggu, PICU Pediatric Intensive Care Unit (PICU) is an intensive ward for children with critical conditions.The patient's family or parents are an integral part of child patient care. Parents of patients arealso faced with various problems when they have to accompany their children duringtreatment. This problem will have a psychological impact on parents, namely anxiety. Thisstudy aims to describe the characteristics and levels of family anxiety while waiting for childrento be treated in the PICU room. This study used a quantitative descriptive research design with40 respondents. The instrument used was a questionnaire about anxiety levels on the HamiltonAnxiety Rating Scale (HARS). The study obtained data showing that 97.5% of the patient'sfamily experienced anxiety with different levels of anxiety: 2.5% experienced mild anxiety,7.5% experienced moderate anxiety, 17.5% severe anxiety and 72.5% very severe anxiety . Themajority of the patient's family is in the very severe anxiety category. Health workers on dutyneed to carry out special interventions to reduce the level of family anxiety. A family-centeredcare approach might be taken as a solution to reduce anxiety levels.Keyword: anxiety level, family, attendance, PICU
PENGARUH EDUKASI CUCI TANGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN SERUMPUN CAHAYA Dewi Amalia; Fradianto , Ikbal; Murtilita, Murtilita; Fahdi, Faisal Kholid
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 6 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v6i2.2196

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan merupakan salah satu dari beberapa unsur yang dapat mempengaruhi cuci tangan. Sangat penting bahwa setiap orang di masyarakat, terutama siswa dan siswi belajar dan memahami perlunya mencuci tangan sejak dini. Menggunakan media audio visual untuk mendidik masyarakat tentang hidup sehat, cuci tangan, dan topik lainnya adalah salah satu pendekatan untuk menyebarkan informasi. Tujan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi cuci tangan menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan santri di pondok pesantren serumpun cahaya. Metode: Jenis penelitian ini adalah Pre eksperimental menggunakan pendekatan one group pre-test dan post-test. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini secara Non probability sampling dengan teknik Total sampling yang berjumlah 43 responden. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon signed rangk test. Hasil: Sebelum diberikan edukasi cuci tangan pada tingkat pengetahuan 33 responden atau 76,7% memiliki pengetahuan yang baik, 9 responden atau 20,9% memiliki pengetahuan cukup, dan 1 responden atau 2,3% memiliki pengetahuan kurang. Sesudah diberikan edukasi cuci tangan pada tingkat pengetahuan memiliki pengetahuan baik setelah mendapatkan edukasi cuci tangan 40 orang atau (93,0%), sedangkan pengetahuan cukup hanya 3 orang atau (7,0%). Hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon signed rank tes dengan nilai p 0.000 atau p-value 0.05. Kesimpulan: Ada pengaruh edukasi cuci tangan menggunakan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan santri di pondok pesantren serumpun cahaya.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Short Education Movie (SEM) Terhadap Perubahan Pengetahuan Mengenai Perawatan Gigi Pada Anak Kelas 4-6 Di SDN II Waleng Febriyanti, Herlinda Nur; Noerma Shovie Rizqiea; Wulanningrum, Dian Nur
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 6 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v6i2.2258

Abstract

Perawatan gigi merupakan suatu cara untuk menjaga kesehatan gigi agar gigi tetap sehat, tumbuh dengan baik, dan dapat menjalankan fungsinya. Short Education Movie (SEM) dapat merubah atau meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar kelas 4-6. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati pengaruh pendidikan kesehatan dengan media Short Education Movie (SEM) terhadap perubahan pengetahuan mengenai perawatan gigi pada anak sekolah dasar kelas 4-6. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperiment dengan pre and post test without control group. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 32 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan tentang perawatan gigi. Analisis data penelitian menggunakan Uji Wilcoxon Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan pengetahuan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan media Short Education Movie (SEM) mengenai perawatan gigi pada anak sekolah dasar kelas 4-6 dengan p-value 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan media Short Education Movie (SEM) terhadap perubahan pengetahuan mengenai perawatan gigi pada anak kelas 4-6 di SDN II Waleng.
THE RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS AND THE DEVELOPMENT OF CHILDREN AGED 1-3 YEARS AT POSYANDU BALITA BANJARNEGORO VILLAGE WORKING AREA PUSKESMAS MERTOYUDAN II MAGELANG REGENCY Ririn Anjarwati; Hastuti, Tulus Puji; Sunarmi, Sunarmi; Tentrem. R.T, Susi
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 6 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v6i2.2287

Abstract

Terjadinya percepatan tumbuh kembang dimiliki anak usia muda yakni antara 0 sampai 5 Usia1-3 tahun yakni fase emas pertumbuhan serta perbaikan yang tinggi disegala bidang. Masakeemasan yakni fase krisual bagi optimalisasi tumbuh kembang serta pembentukan dasarsistem saraf. Status gizi merupakan bidang yang begitu penting bagi perkembangan anak, sertapendukung utama bagi perkembangannya agar anak dapat berkembang sesuai denganusianya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangananak usia 1-3 tahun di posyandu balita kelurahan Banjarnegoro wilayah kerja PuskesmasMertoyudan II Kabupaten Magelang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasi analitikdengan desain penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknikproportionate stratified random sampling yang berjumlah 71 responden anak usia 1-3 tahun diposyandu keluarahan banjarnegoro wilayah puskesmas mertoyudan II. Hasil uji spearmen rankmenunjukkan nilai signifikan dengan p value 0.028. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pvalue<0.05 yang berarti ada hubungan status gizi dengan perkembangan anak usia 1-3 tahun.Status gizi berkaitan dengan perkembangan anak usia 1-3 tahun.Kata kunci: usia 1-3 tahun, perkembangan, status gizi There is an acceleration of growth and development in young children, namely between 0 to 5aged 1-3 years, namely the golden growth phase and high improvement in all fields. The goldenage is a critical phase for optimizing growth and development and forming the basis of thenervous system. Nutritional status is an area that is so important for child development, as wellas the main support for its development so that children can develop according to their age. Theaims this research is knowing the relationship between nutritional status and the development ofchildren aged 1-3 years at the toddler posyandu in Banjarnegoro village, the working area of theMertoyudan II Health Center,Magelang Regency. This type of research used analitycal observationwith cross sectional research design. Sampling was carried out using the proportionate stratifiedrandom sampling technique, totaling 71 respondents from children aged 1-3 years at theposyandu in Banjarnegoro village, the working area of the Mertoyudan II Health. Rank test resultsshowed a significant value with a p value of 0.028 these results indicate that the p value <0.05which means there is a relationship between nutritional status and the development of childrenaged 1-3 years. Nutritional status is related to the development of children aged 1-3 years.Keyword: age 1-3 years, development, nutritional status
Pengaruh Pemberian Terapi Bermain: Mewarnai Gambar Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Prasekolah Yang Menjalani Hospitalisasi Di Rs Rawalumbu Hendrita, Noni; Ratih Bayuningsih
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 6 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v6i2.2312

Abstract

Hospitalisasi yang dialami anak usia prasekolah menyebabkan terjadinya peningkatankecemasan karena beberapa tindakan menimbulkan trauma pada suatu bagian tertentu,seperti pengambilan darah, pemberian obat, prosedur operasi, dan perawatan medis. Salahsatu implementasi keperawatan untuk mengatasi hospitalisasi dengan terapi bermain.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian intervensi mewarnai gambarterhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah yang menjalanihospitalisasi di RS Rawalumbu. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatifdengan rancangan eksperimen semu (Quasi Experiment), dengan menggunakan one gruppretest posttest design. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah anak usia pra sekolah dandidampingi orangtua yang bersedia menjadi responden. Pengumpulan data menggunakaninstrumen untuk mengukur tingkat kecemasan responden dengan HARS (Hamilton AnxietyRate Scale) dan analisa data dengan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukan terdapatpengaruh pemberian intervensi mewarnai gambar terhadap penurunan tingkat kecemasananak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi di RS Rawalumbu (p-value= 0,000; α= 0,01).Dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi bermain dengan mewarnai gambar terbuktiberpengaruh terhadap tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah yang menjalaniHospitalisasi.Kata kunci : Hospitalisasi, Mewarnai Gambar, Prasekolah, Tingkat KecemasanAbstractAbstractHospitalization experienced by children is thought to cause increased anxiety because someactions cause trauma to a particular area, such as taking blood, administering medication,surgical procedures and medical treatment. One application of bleeding is to overcomehospitalization with play therapy. This study aims to determine the effect of providing coloringpicture intervention on reducing anxiety levels in children of gestational age who are hospitalizedat Rawalumbu Hospital. This research design uses a quantitative approach with a quasi-experimental design (Quasi Experiment), using a one group pretest posttest design. The inclusioncriteria in this study were pre-school age children and parents who were willing to berespondents. Data collection used instruments to measure respondents' anxiety levels with HARS(Hamilton Anxiety Rate Scale) and analyzed data with the Wilcoxon Test. The results of this studyshow that there is an effect of providing coloring picture intervention on reducing the anxietylevel of children of gestational age who are hospitalized at Rawalumbu Hospital (p-value= 0.000;α= 0.01). It can be concluded that providing play therapy with coloring pictures has proven toinfluence the level of anxiety in gestational age children undergoing hospitalization
Beban Caregiver Merawat Anak Penderita Thalassemia diRuang Anyelir RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau Handayani, Sherly; Wardhani, Utari Christya; Muharni, Sri
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 6 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v6i2.2425

Abstract

Thalassemia disebut anemia mediterania adalah penyakit keturunan yang terjadiakibat kurangnya jumlah sel darah merah di dalam tubuh manusia sehingga produksihemoglobin menjadi berkurang. Di Indonesia prevalensi carrier thalassemiamencapai sekitar 3-8%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi secaralebih dalam beban caregiver dalam pengalaman merawat anak penderitathalasemia di RSUD Raja Ahmad Tabib. Metode penelitian ini menggunakan metodekualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dengan wawancaramendalam semi terstruktur yang direkam menggunakan voice recorder terhadap 10partisipan sesuai kriteria inklusi meliputi orang tua dari anak thalasemia, Orang tuakooperatif dan mau menjadi responden dan Orang tua yang bersedia untuk diwawancara dengan privasi dan proses analisa data menggunakan analisa tematik.Hasil penelitian didapatkan empat tema yaitu tema 1 beban psikologis,2 beban fisik,3beban social, 4 beban ekonomi. Kesimpulan dari penelitian ini adanya informasimengenai beban yang dirasakan dan dihadapai caregiver dalam merawat anakthalassemia yang tergambar dari penelitian ini . Diharapkan bagi rumah sakitmeningkatkan kemampuan perawat dalam melakukan pengkajian terhadapkebutuhan caregiver, sehingga akan semakin tepat dalam memberikan intervensiterutama untuk meminimalkan beban yang dirasakan orang tua sebagai caregiver.Kata kunci : Beban caregiver, Merawat Anak, Thalassemia   Thalassemia called Mediterranean anemia is a hereditary disease that occurs due toa lack of red blood cells in the human body so that the production of hemoglobindecreases. This research method uses qualitative methods with a phenomenologicalapproach. Data collection was conducted using semi-structured in-depth interviewsrecorded using a voice recorder for 10 participants according to inclusion criteriaincludes parents of thallassemia children, parents who are coorerative and willing tobe respondent and parents who are willing to be interviewed inprivacy and the dataanalysis process used thematic analysis. The results of the study obtained 4 themesnamely, themes 1 burden psychological, 2 physical burden,3 social burden, 4economic burden. It is concluded that information regarding the burden felt and facedby parents as caregivers in caring for children with thalassemia is illustrated in thisstudy. It is hoped that hospitals will improve the ability of nurse to assess the needsof caregiver, so that they will be more appropriate in providing interventions,especially to minimize the burden felt by parents as caregivers.Keywords: Caregiver burden, Caring for children, Thalassemia
Pengaruh Nesting Terhadap Kualitas Tidur Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di Ruang Perinatologi RSUD Raja Ahmad Tabib Kepulauan Riau Hayati, Ainul; Sari, Indah Purnama; Murniasih, Elvi
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 6 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v6i2.2434

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) ialah masalah yang mesti memperoleh perhatian,sebab mempunyai risiko mortalitas serta morbiditas yang tinggi. Menyebabkan bayimembutuhkan ruangan perawatan khusus dan memberikan perawatan khususnesting. Nesting ialah intervensi yang penting buat optimalisasi fungsi sistem organpada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Bersumber dari data di RSUD Raja AhmadTabib tahun 2021 diperoleh data angka BBLR sebanyak 86 kasus, sedangkan tahun2022 angka BBLR mengalami kenaikan menjadi 124 kasus. Tujuan dari penelitianini adalah mengetahui pengaruh nesting terhadap kualitas tidur Bayi Berat LahirRendah (BBLR) di ruang Perinatologi RSUD Raja Ahmad Tabib. Metode penelitiankuantitatif dengan desain Pre Experiment dengan rancangan One Group Pre test Posttest tanpa kontrol yang melibatkan satu kelompok subjek. Jumlah sampel sejumlah15 bayi dengan berat badan bayi 1500-2500 gram. Orang tua bayi bersedia anaknyamenjadi responden penelitian. Tidak ada cacat bawaan yang besar atau kelainanneurologis termasuk perdarahan intraventrikular. Tidak diobati dengan obatpenenang 24 jam sebelum intervensi. Alat ukur penelitian menggunakan checklist.Analisa data yang dipakai ialah uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan adanyapengaruh yang signifikan dari penggunaan nesting terhadap kualitas tidur bayi BeratBadan Lahir Rendah (BBLR) sebelum intervensi (tanpa nesting) dan sesudahdilakukan intervensi (dengan nesting) p value 0,000. Kesimpulan dari penelitianadalah pemberian nesting berpengaruh terhadap kualitas tidur Bayi Berat LahirRendah (BBLR). Perawat bisa mengembangkan hasil penelitian ini denganmemberikan intervensi pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) untuk meningkatkankualitas tidur bayi, serta meminimalisir pengaruh lingkungan perawatan intensif..Kata kunci: BBLR, Nesting, kualitas tidur

Page 1 of 1 | Total Record : 7