cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 662 Documents
MINAT BACA LEKTUR KEAGAMAAN PADA MURID SEKOLAH UMUM NEGERI DI KECAMATAN LAPPARIAJA KAB. BONE mattungekeng mattungekeng
Al-Qalam Vol 6, No 1 (1994)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v6i1.633

Abstract

Betapabesarpengaruhnyalekturkeagamaanterhadap pembentukan pikiran ummatIslam sebagai kelompok mayoritas diIndonesia dan pada gilirannya menjadipendorong semangat ummat untukmengambil peran nyata dalam proseskehidupan berbangsa dan bernegara. Perananlektur keagamaan semakin dituntutpeningkatan dan insentitasnya, baik darisegi jumlahnya maupun dari segi kwalitasnya,termasuk relevansinya dengan kebutuhanperkembangan kehidupan masyarakat.(Gemngan; 1992)
TOLONG-MENOLONG DALAM PENYELENGARAAN PESTA PERNIKAHAN PADA MASYARAKAT BUGIS DI DESA MADELLO KABUPATEN BARRU SULAWESI SELATAN Mahmud Tang
Al-Qalam Vol 15, No 2 (2009)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.467 KB) | DOI: 10.31969/alq.v15i2.548

Abstract

In this article I try to describe the activitity of helping each other in thecelebration of wedding party at Buginese society in Madello village Barruregency South Sulawesi. The principal of helping each other which I observedwas in the form of giving service, goods, and money to the parents ofbridegroom and bride. These activities of helping each other are based onthe principle of reciprocity from customary law and religious law. It seemsthat the moslem were earlier practiced these principle tfian the publish ofMalinowski's finding in Trobriand Island (1926). In my assumption, theactivity of helping each other at the Buginese wedding will exist in thefuture as long as they obey to their customary law and religious law.
RADIKALISME KAUM MUDA ISLAM TERDIDIK DI MAKASSAR Syamsu Rijal
Al-Qalam Vol 23, No 2 (2017)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.298 KB) | DOI: 10.31969/alq.v23i2.434

Abstract

Radikalisme Islam akhir-akhir ini marak di Indonesia. Persekusi atas nama agama, kekerasan, penyegelan rumah ibadah, bahkan aksi-aksi terorisme kerap mewarnai kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara. Dalam situasi tersebut, anak muda muslim, khususnya dari kalangan terdidik diharapkan dapat menjadi pionir untuk mengatasi radikalisme agama ini. Sayangnya, fakta justru menunjukkan sebaliknya. Kalangan muda terdidik muslim seperti mahasiswa dan kalangan siswa justru terjangkiti virus-virus radikalisme. Di kalangan mereka ini radikalisme justru tumbuh dengan pesat. Tulisan ini  menggambarkan sejauh mana paham radikalisme ini berkembang di kalangan kaum muda Islam terdidik dan bagaimana hal tersebut bisa terjadi. Ada dua kategori kaum muda terdidik dalam tulisan ini, yaitu mahasiswa Islam di perguruan Tinggi dan siswa di kalangan SMA.  Data dalam tulisan ini didapatkan dari penelitian dengan mixed method. Penelitian ini mengombinasikan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Data di dapatkan dari empat sampel perguruan tinggi di Makassar, yaitu UNHAS, UNM, UIN dan  UMI. Sementara penelitian siswa sampelnya dari SMA I dan MAN I Makassar
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Juju Saepudin
Al-Qalam Vol 24, No 2 (2018)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.386 KB) | DOI: 10.31969/alq.v24i2.525

Abstract

PENGELOLAAN ZAKAT DALAM KAITANNYA DENGAN PENGENTASAN KEMISKINAN DI SULAWESI SELATAN DAN KALIMANTAN TIMUR Muhammad As'ad
Al-Qalam Vol 9, No 2 (1997)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.537 KB) | DOI: 10.31969/alq.v9i2.601

Abstract

Agama Islam datang membawa ajaran,selain mengatur hak individual, juga mengaturhak hidup masyarakat. Suatu kenyataandalam sejarah umat manusia, setiap masyarakatmengenal adanya Si Kaya dan si Miskin.Menghadapi kenyataan hidup ini dengansegala perbedaannya, Islam meletakkankemiskinan sebagai salah satu problemmasyarakat yang harus diatasi dalam rangkamenjamin kemaslahatan dan martabatmanusia.
POLA PERILAKU KEBERAGAMAAN SISWA DI SEKOLAH UMUM (Studi Pada SMAN1 dan SMAN 2 Kota Samarinda) Arifuddin Ismail
Al-Qalam Vol 14, No 2 (2008)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.483 KB) | DOI: 10.31969/alq.v14i2.507

Abstract

This research aims to describe religions comprehension, attitude, andbehavior of high school student. This was conducted in SMAN 1 andSMAN 2 Samarinda, East Kalimantan. Data was collected using questionerto among one hundred students of both high schools, and analyzedusing quantitative method.The result of research showed that religious comprehension, attitude,and behavior of high school student at good level. It means that moststudents of high school have good comprehension, good attitude, andgood behavior. But, this research also showed that few students havebad comprehension, and bad behavior.
PERGESERAN PARADIGMA KEAGAMAAN MAHASISWA MUSLIM DI UNIVERSITAS WIDYAGAMA MAHAKAM SAMARINDA Abd. Shadiq Kawu
Al-Qalam Vol 21, No 2 (2015)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.064 KB) | DOI: 10.31969/alq.v21i2.240

Abstract

Penelitian ini berupaya mengidentifikasi pergeseran paham keagamaan yang terjadi dikalanganmahasiswa sekaligus memahami bagaimana pergeseran itu terjadi. Penelitian menggunakan metodekualitatif dan penggalian data dilakukan dengan cara wawancara terhadap tokoh-tokoh yang dipilih(purposive sampling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran paham yang terjadi di kalanganmahasiswa muslim di UWGM Samarinda adalah pergeseran paham keagamaan ke arah pahamkeagamaan yang revivalis-modernis. Pergeseran pemahaman keagamaan tersebut disebabkan olehkuatnya penetrasi kelompok tarbiyah Ikhwanul Muslimin hingga akhirnya berhasil menguasai LembagaDakwah Kampus yang memiliki saluran resmi dari kampus. Dalam konteks kehidupan dewasa inipaham keagamaan yang diusung sangat resisten karena bersikap anti terhadap berbagai khasanah tradisiIslam lokal termasuk juga sikap yang cenderung intoleran terhadap kelompok Islam yang tidak sehaluandengan mereka.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN PLURAL DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM PADA MADRASAH ALIYAH Muh. Harta
Al-Qalam Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.02 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i2.354

Abstract

Materi pendidikan agama Islam pada madrasah dewasa ini pada umumnya belum menghidupkan pendidikan pluralitas yang baik, Akibatnya konflik sosial masih sering mewarnai kehidupan masyarakat majemuk (plural). Konflik internal umat Islam sendiri masih sering terjadi sebagai implikasi dari fanatisme sektarian karena beda budaya, aliran teologi atau mazhab fikih yang akhirnya membuahkan kekerasan, dehumanisasi dan radikalisme yang merusak citra Islam sebagai agama damai dan rahmat bagi semesta alam. Penelitian ini bertujuan, mengetahui eksistensi pendidikan pluralitas dalam kurikulum Pendidikan Islam pada Madrasah Aliyah, mengelaborasi implementasi materi pendidikan pluralitas dalam kurikulum pendidikan Islam di Madrasah Aliyah, sehingga diperoleh solusi untuk memecahkan berbagai tantangan yang dihadapi materi pelajaran Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Metode penelitian library research, menggunakan pendekatan sosio-kultural, pendekatan teologi normatif, dan pendekatan filosofis. Hasil penelitian menemukan bahwa eksistensi pendidikan pluralitas sejak era reformasi dan globalisasi sudah  mendapat momentum untuk dikembangkan dan pada saatnya disosialisasikan nilai-nilainya serta diaplikasikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam kurikulum pendidikan Islam pada Madrasah Aliyah. Aplikasi materi pelajaran pendidikan agama Islam selama ini lebih berorientasi pada peningkatan kesalehan pribadi, sedangkan orientasi kekinian seperti kesadaran menghargai pluralitas, Hak Azasi Manusia (HAM), nasionalisme, inklusivisme, dan lain sebagainya masih kurang mendapat perhatian. Kurikulum Pendidikan Islam dapat dikembangkan dengan menerapkan nilai-nilai pendidikan pluralitas  di dalamnya pada mata pelajaran Alquran dan hadis, fikih, akidah-akhlak, dan Sejarah Kebudayaan Islam. 
TRADISI KASAMBU DAN FUNGSINYA PADA MASYARAKAT MUNA SULAWESI TENGGARA Masgaba Umar
Al-Qalam Vol 21, No 1 (2015)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.623 KB) | DOI: 10.31969/alq.v21i1.208

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan prosesi pelaksanaan upacara kasambu dan menjelaskanfungsinya bagi kehidupan masyarakat Muna. Data diambil dari hasil penelitian deskriptif kualitatifdengan teknik pengumpulan data dengan wawancara, pengamatan, dan studi pustaka. Hasil penelitianmenunjukan, bahwa kasambu merupakan ritual yang dilakukan masyarakat Muna pada usia 7-8kehamilan pertama seorang perempuan. Pada masa ke kinian ritual ini masih eksis walaupun adapergeseran dalam hal penggunaan jasa sando pada saat melahirkan digantikan oleh tenaga medis.Ritual kasambu dilakukan agar orang tua dan anak dapat terhindar dari malapetaka yang mungkin akanmenimpanya, dan melahirkan dengan selamat. Prosesinya merupakan sinkretisme antara ajaran Islamyang dianutnya dengan kepercayaan leluhur mereka, dimana Sando merupakan orang yang mengetahuitata cara upacara dan imam bertindak sebagai pemimpin doa keselamatan.
INTERNALISASI NILAI-NILAI AGAMA PADA ANAK USIA DINI DI RAUDHATHUL ATFHAL PERWANIDA 1 LIPU KABUPATEN MAJENE Amiruddin Amiruddin
Al-Qalam Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.263 KB) | DOI: 10.31969/alq.v20i1.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk pembelajaran nilai agama pada anak usiadini di RA Perwanida 1 Lipu. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah “bagaimana bentukbentukpembelajaran nilai agama pada anak usia dini di RA Perwanida 1 Lipu?” Berkenaan denganmasalah tersebut, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan databerupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data dalam penelitian ini berupa penelusurandokumentasi dalam bentuk Rencana Kegiatan Harian (RKH), Rencana Kegiatan Mingguan (RKM),program semester, dan program tahunan. Hasil penelitiani ini menunjukkan bahwa implementasipembelajaran nilai agama pada anak usia dini di RA Perwanida 1 Lipu dituangkan dalam prosespembelajaran yang mencakup tiga kegiatan, yaitu kegiatan awal, inti, dan kegiatan penutup.