cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 662 Documents
PENGABDIAN PA’GANDENG DALAM MELAYANI KEBUTUHAN MASYARAKAT KOTA MAKASSAR 1997 – 2005 Risma Widiawati Rusli
Al-Qalam Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.726 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i2.328

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pengabdian hidup pa’gandeng di Kota Makassar dalam kurun waktu 1997 – 2005, menjelaskan alasan sehingga pa’gandeng memilih untuk ma’gandeng sebagai mata pencaharian. beberapa alasan sehingga penulis memilih topik ini antara lain;  Pertama, menambah objek kajian pedagang informal yang ada di kota Makassar; dan kedua, pentingnya kehadiran para pa’gandeng di tengah-tengah masyarakat Kota Makassar sebagai akibat semakin bergesernya pola hidup masyarakat Kota Makassar, yang semakin lama semakin membutuhkan pelayanan serba cepat dari berbagai aspek pemenuhan kebutuhan kehidupan, termasuk kebutuhan akan sayur-mayur. Disajikan secara deskriptif analitis melalui 4 (empat) tahapan metode penelitian sejarah, yaitu pengumpulan sumber (heuristic), kritik data atau sumber, interpretasi, dan historiografi. Selain itu, digunakan juga teknik pengumpulan data melalui wawancara. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pada kurun waktu 1997 – 2005, pa’gandeng kota Makassar berasal dari daerah Gowa dan Maros. 1997 sampai tahun 2000 awal masih marak ditemui pa’gandeng yang menggunakan sepeda sebagai moda transportasi dalam melakukan aktivitas ma’gandeng sampai kemudian motor dapat dikredit secara mudah dan murah. Pa’gandeng yang menjadikan ma’gandeng sebagai mata pencaharian disebabkan oleh antara lain: faktor ekonomi, dan lingkungan.
MORFOLOGI MASJID KUNO AJI AMIR HASANUDDIN TENGGARONG KUTAI KARTANEGARA Abu Muslim
Al-Qalam Vol 21, No 1 (2015)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.95 KB) | DOI: 10.31969/alq.v21i1.201

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif yang mengkaji tentang masjid tua sebagaipeninggalan arkeologi bernuansa Islami dilakukan di Provinsi Kalimantan Timur dengan memilihsecara purposif Masjid Jami Aji Amir Hasanuddin di Kutai Kartanegara sebagai objek kajian. Penelitianini bertujuan untuk mengungkap morfologi struktur bangunan masjid-masjid kuno sebagai benda cagarbudaya berusia di atas 50 tahun. Morfologi, yang dimaksudkan di sini adalah bentuk-bentuk dari setiapbagian struktur bangunan masjid yang diamati satu persatu dengan mengungkap bahan, teknologi,gaya/motif serta fungsinya. Bangunan masjid ini dirancang bercorak rumah adat Kalimantan, yaitufondasinya dibuat dari beton batu kali, tiang dan dindingnya dari kayu ulin (kayu besi), sedangkanatapnya menggunakan atap sirap. Masjid ini didirikan tahun 1874 dan telah direnovasi pada tahun1929 merupakan masjid yang terletak di lokasi strategis antara museum, keraton Kutai Kartanegara,Masjid Agung Sultan Sulaiman serta makam raja-raja Kutai. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat relasiantara penempatan masjid sebagai pusat pengembangan agama dengan sistem pemerintahan kerajaan.Konsep tersebut sejalan dengan pola tata letak kota-kota Islam Jawa yang menggambarkan orientasiserta konfigurasi tata letak yang saling mengikat dan terpola antara masjid dan kedaton sebagai pusatpemerintahan.
PAIYA LOHUNGO LOPOLI Menemukan Petuah Bijak Agama dan Keagamaan dalam Pantun Khas Gorontalo Paisal Paisal
Al-Qalam Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.819 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i2.162

Abstract

Penelitian ini mengkaji unsur-unsur petuah bijak bernilai agama dan keagamaan dalam paiya lohunggolopoli yang merupakan pantun berbalas yang terdapat di Gorontalo dengan mendeskripsikan unsurekstrinsik dan intrinsik dalam lirik pantun. Data diperoleh dengan studi pustaka, wawancara danobservasi lapangan. Dapat disimpulkan dalam paiya lohunggo lopoli mengandung nilai-nilai agamadan keagamaan berupa anjuran untuk taat ibadah serta ajaran akhlak/moral, sosial dan bernilai budaya.
HUBUNGAN ANTAR SUKU BANGSA DI DAERAH RAWAN KONFLIK (Kasus Desa Dandang dan Desa K a m p u n g Baru Kab. L u w u Utara) Ethnic Relations in Areas Prone to Conflict (A Case Dandang Village and Village of Kampung Baru, North Luwu Regency) Muhammad Basir
Al-Qalam Vol 17, No 2 (2011)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.015 KB) | DOI: 10.31969/alq.v17i2.112

Abstract

Keanekaragaman suku bangsa, ketimpangan dan masalah keadilan sosial di suatu Negara bangsa selaluMKnjadi isu penting, paling tidak karena beberapa hal, yakni kesukubangsaan menciptakan pendukungbagi terciptanya negara kesatuan sehingga diperlnkan suatu upaya untuk senantiasa mempertahankannya,di sisi lain kesukubangsaan juga memiliki potensi konflik sebagai akibat perbedaan visi, aspirasi dananentasi politik, dan konflik pun dapat terjadi sebagai akibat dinamika perubahan sosial ekonomi dimatu daerah. Hal inilah yang melatarbelakangi penelitian tentang Hubungan Antar Suku Bangsa diDaerah Rowan Konflik di Sulawesi Selatan : Kasus Desa Dandang dan Desa Kampung Baru Kab. Luwuva Hasil penelitian menggambarkan tentang profil penduduk Desa Dandang dan Desa KampungBaru dan proses inter aksi pra-konflik, deskripsi konflik antara Desa Dandang dan Desa Kampung Baru,dim proses peredaman konflik antara Desa Dandang dengan Desa Kampung Baru.
PENGEMBANGAN PEMIKIRAN KEAGAMAAN DI SULAWESI SELATAN (KASUS FATHUL MUIN KOTAMADYA UJUNGPANDANG) Abd. Azis Alboneh
Al-Qalam Vol 7, No 2 (1995)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.294 KB) | DOI: 10.31969/alq.v7i2.617

Abstract

Salah satu gejala sosial yangmenonjol dewasa ini adalah munculnyapluralisme agama. Pluralisme agamadibarengi dengan timbulnya pluralismeteologi, filsafat , sistem nilai idiologi danpandangan hidup. Peter Berger melukiskanpluralisme sebagai situasi yang didalamnya tersedia lebih dari satu pandanganhidup bagi warga masyarakat,yaitu situasi persaingan diantara pandanganhidup (Berger, dalam Sastraprateja,1986:33). Kompetisi berbagai pandanganhidup yang tumbuh dalam masyarakat,dapat terjadi diantara kelompokkelompokyang mengikuti suatu fahamkeagamaan tertentu. Terlepas dari apakahfaham keagamaan itu merupakan produkdari pemikiran dan pemahaman yangsumbernya diambil dari teks-teks kitabsuci ; atau paham keagamaan yang sudahbercampur baur dengan tradisi lokal.Di Sulawesi Selatan, dewasa inisedang berkembang salah satu kelompokkeagamaan, yang dalam aktivitas sehariharinyakelihatan berbeda dengan polasikap masyarakat muslim lainnya. Perbedaanitu, antara lain, menyangkut sikapekslusivisme, memisahkan diri darijamaah atau peribadatan umat Islamlainnya, dan mempunyai pandangan daninterpretasi berbeda terhadap teks-tekskitab suci. Kelompok ini bergabungdalam Yayasan Fathul Muin yang berbasisdi Masjid Widhatul Ummah, JalanAbdullah Daeng Sirua Nomor 57 KelurahanPersiapan Tamamaung KecamatanPanakkukang Ujungpandang.
PEMBERDAYAAN KELUARGA BERBASIS MASJID PADA MASYARAKAT SAMIN DI JEPANG MARGOMULYO BOJONEGORO nur lailatul musyafaah
Al-Qalam Vol 24, No 1 (2018)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.891 KB) | DOI: 10.31969/alq.v24i1.435

Abstract

Abstract: Samin community is a group of people who embrace the teachings of Saminisme. Doctrine Society Samin community in Jepang hamlet, Margomulyo village, Bojonegoro district is one of the descendants of the followers of the teachings of Samin Surosentiko. Issues raised in devotion is less than optimal utilization of the potential for al-Huda mosque as a place of social activities. A Form of assistance is by pushing mosque staff along with administrator and PLKB technicians using the mosque as a place of formation and development of a cadre of family resilience. The strategy of  this assistance is by the using research methods with the community (CBR). The Steps of mentoring  are inculturation, mapping (both of geographical and social mapping), participatory community organizing, FGD, and action programs  in the form of BKB, BKR and BKL. Output in the empowerment of this mosque is to form BKB, BKR, and BKL group and to increase skills of propulsion of the tribina  groups as a counselor.Keywords: Samin community, family empowerment, potential mosques Abstrak: Masyarakat Samin adalah sekelompok masyarakat yang menganut ajaran Saminisme. Ajaran Masyarakat Masyarakat Samin di dusun Jepang, desa Margomulyo, kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu dari sekian keturunan pengikut ajaran Samin Surosentiko. Permasalahan yang diangkat dalam pengabdian adalah kurang optimalnya pemanfaatan potensi masjid al-Huda sebagai tempat kegiatan sosial kemasyarakatan. Bentuk pendampingan yang dilakukan adalah dengan mendorong takmir masjid beserta pengurusnya dan penyuluh PLKB menggunakan masjid sebagai tempat pembinaan dan pengembangan kader ketahanan keluarga. Strategi yang digunakan dalam  pendampingan ini menggunakan metode penelitian bersama masyarakat (CBR). Langkah-langkah pendampingan yang dilakukan dalam pengabdian ini melalui inkulturasi (pembauran kepada masyarakat secara langsung), mapping (baik mapping geografis dan sosial untuk memetakan kondisi fisik dan sosial masyarakat dampingan), pengorganisasian masyarakat secara partisipatif, FGD, dan melakukan aksi program dengan mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan partisipatoris bersama masyarakat Samin dengan membentuk kelompok untuk program kegiatan BKB, BKR dan BKL. Output dalam pemberdayaan masjid ini adalah membentuk kelompok BKB, BKR dan BKL serta meningkatnya keterampilan tenaga penggerak kelompok tribina sebagai konselor.Kata kunci: masyarakat Samin, pemberdayaan keluarga, potensi masjid
Analisis Struktur Aktan dan Fungsional Bunga Alluq dan Dolitau: Sebuah Sastra Lisan Toraja mustafa mustafa mustafa
Al-Qalam Vol 23, No 1 (2017)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4343.815 KB) | DOI: 10.31969/alq.v23i1.361

Abstract

AbstrakTulisan ini bertujuan mendeskripsikan struktur aktan dan fungsional yang terkandung dalam “Bunga Alluq dan Dolitau:” Sebuah sastra lisan Toraja. Kajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan berdasarkan teori A.J Greimas. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis naratif  yang meliputi dua tahapan struktur, yaitu (1) struktur lahir, yakni tataran bagaimana cerita dikemukakan (penceritaan), dan (2) struktur batin, yaitu tataran imanen, yang meliputi (a) tataran naratif analisis sintaksis naratif (skema aktan dan skema fungsional) dan (b) tataran diskursif.  Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka. Hasil pengkjian menunjukkan bahwa terdapat struktur aktan pada Bunga Alluq dan Dolitau yang terdiri dari (1) pengirim, (2) objek, (3) penerima, dan (4) subjek. Dan, struktur fungsional yang dibedakan menjadi; (1) situasi awal, (2) transformasi yang terbagi atas, a) tahap uji kecakapan, (b) tahap utama, dan c) tahap kegemilangan; dan (3) situasi akhir terdapat di dalamnya.
POLIGAMI DAN PERCERAIAN Suatu Analisa Sosial dan Perundangan-undangan Ramlah Hakim
Al-Qalam Vol 2, No 2 (1990)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.933 KB) | DOI: 10.31969/alq.v2i2.667

Abstract

Berhubung karena pelaksanaan suatuUndang-undang yang akan didekati secaracmpiris, maka diperlukan suatu bidang hukumtertentu sebagai titik penilaian tengtang pelaksanaanhukum itu sendiri terhadap masyarakat.Unutk penelitian ini akan mengambilhukum perkawinan Tertulis sebagai pusatperhatian dan arahan dalam meneliti tentangpelaksanaan Undang-undang perkawinan NolTahun 1974.Bila dilihat dari sudut pelaksanaan danpenerapannya Undang-undang tersebut (UUP/1974) dan peraturan pemerintah No. 9 Tahun1975 (PP No. 9 Tahun 1975), menimbulkanmasalah dalam penerapannya, sebab denganberlakunya Undang-undang Perkawinan 1974,maka setiap Warga Negara Republik Indonesiaharus mengikuti ketentuan Undang-undangPerkawinan 1974 tersebut (Mustadjib 1977 :12).
PERAN MEDIA MASSA DALAM MELAKUKAN SOSIALISASIWAWASAN MULTIKULTURALISME (Studi Koran Gorontalo Pos dan Radio Republik Indonesia di Gorontalo) Abdul Kadir M
Al-Qalam Vol 13, No 1 (2007)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.985 KB) | DOI: 10.31969/alq.v13i1.585

Abstract

This research was conducted in Gorontalo. Focus study is GorontaloPos Newspaper and Radio Republik Indonesia (RRI) Gorontalo. Thisresearch aims to describe the role mass media in socializingmulticulturalism idea. This research use qualitative method. Data wascollected by using interview and article searching. Then, analyzed bydescription analysis.This research indicates that the role mass media in socializingmulticulturalism idea is very well. The forms of multiculturalism socializationare news, rubric perception, culture program, entertainmentand religious broadcast. The respond of people to mass media in socializingmulticulturalism, some of them optimism, some of them pessimism
PAHAM DAN SIKAP KEAGAMAAN MAHASISWA MUSLIM DI KOTA SAMARINDA Ramlah Hakim
Al-Qalam Vol 16, No 1 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.136 KB) | DOI: 10.31969/alq.v16i1.490

Abstract

Mengacu pada ketimpangan dari apa yang ideal-normatif (das sein) dengan realitas di ranah sosial (das solen) padapaham dan sikap keagamaan kalangan muda muslim. Oleh karena itu, dilakukan sebuah riset yang mengarah padakebijakan, yaitu: "Bagaimana kecenderungan pemahaman dan prilaku keagamaan mahasiswa muslim di kotaSamarinda?Melalui riset dengan pendekatan kualitatif yang dipadukan dengan data kuantitatif. Dengan populasi mahasiswamuslim di kota samarinda dan sampel mahasiswa muslim di kampus STAIN dan Unmul.Hasil riset menunjukkan kecenderungan paham dan sikap keagamaan mahasiswa muslim yang berpotensi pada tumbuhnyabenih-benih radikalisme agama, meski pada sisi lain terlihat kecenderungan toleransi pada aspek kehidupan sosial. Temuanriset inijuga memperlihatkan kekakuan pada aspek-aspek yang menyentuh pada ranah normatif Islam, semisal penegakansyariat dan khilafah Islamiyah. Kecenderungan ini dapat menjadi bahaya laten munculnya paham dan gerakan radikalismeagama di kalangan mahasiswa muslim.

Page 6 of 67 | Total Record : 662