Al-Qalam
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Articles
662 Documents
PERLUASAN DAN PEMERATAAN AKSES PENDIDIKAN DI KABUPATEN SORONG
Badruzzaman Badruzzaman
Al-Qalam Vol 19, No 1 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.311 KB)
|
DOI: 10.31969/alq.v19i1.138
Ditjen Pendidikan Islam mengarahkan kebijakan perluasan dan pemerataan Akses Pendidikan 2004- 2009 pada upaya perluasan daya tampung satuan Pendidikan Islam dengan mengacu kepada skala prioritas nasional dengan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta didik dari berbagai golongan masyarakat yang berbeda. Tujuan penelitian untuk mengatahui tingkat implementasi kebijakan Perluasan dan Pemerataan Akses Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Sorong dan peningkatan daya tampung madarasah setelah impelementasi kebijakan tersebut. Hasil penelitian ini menemukan bahwa satuan pendidikan agama Islam telah tersentuh program perluasan dan pemerataan akses pendidikan agama Islam, namun tingkat ketersentuhan itu tampak belum menyeluruh, demikian halnya pada kebijakan peningkatan kesejahteraan guru dan bantuan beasiswa bagi siswa. Penentuan satuan pendidikan yang menjadi sasaran program perluasan dan pemerataan akses pendidikan agama yang mempertimbangkan secara proporsional antara satuan pendidikan umum dan satuan pendidikan agama.
RESPON MASYARAKAT TERHADAP MADRASAH DINIYAH DI KOTA PALU Community Response to Madrasah Diniyah in Palu City
Rosdiana Rosdiana
Al-Qalam Vol 17, No 1 (2011)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (89.612 KB)
|
DOI: 10.31969/alq.v17i1.94
Penelitian ini berupaya untuk mengetahui respon masyarakat terhadap penyelenggaraan madrasahdiniyah. Respon dimaksud pengetahuan, sikap dan prilaku masyarakat berkaitan dengan madrasahdiniyah dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi respon masyarakat terhadappenyelenggaraan madrasah diniyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah diniyah dominandiketahui oleh responden, namun beberapa hal berkaitan aspekyang mendukungpembelajaran madrasahdiniyah belum diketahui oleh masyarakat seperti kurikidum, penjenjangan di madrasah diniyah, danaspek legalistas ijazah. Demikian halnya pada aspek sikap dan prilaku responden terhadap madrasahdiniyah meski sudah menunjukkan partisipasi yang tinggi namun beberapa aspek masih belummenunjukkan keterlibatan aktif dari responden. Beberapa sumber informasi responden berkaitan madrasahdiniyah belum memberikan informasi maksiamal dan mendalam terhadap madrasah diniyah.Kata Kunci: respon, masyarakat, madrasah diniyah
PENGAJIAN DASAR AL-QUR'AN TRADISIONAL VERSUS BARU DI SULAWESI SELATAN (STUDI TENTANG BUKU TUNTUNAN BELAJAR MENGAJAR AL-QUR'AN).
Muhammad As'ad
Al-Qalam Vol 5, No 1 (1993)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (53.133 KB)
|
DOI: 10.31969/alq.v5i1.640
Al Qur'an, sebagai tuntunan hidupumatIslam yang harus diaplikasikan dalamkehidupan schari-hari, diturunkan dalambahasa Arab dan tidak bisa ditcransliterasikandalam bahasa lain. Karcnanya merupakankcsulitan bagi orang orang Ajamdalam mcmpelajari bacaannya dan memahamikandungannya. Usaha untuk mengatasikesulitan itu mendapat pcrhatian yangcukup sejak dahulu; dcngan dcmikianscjarah timbul dan berkembangnyapengajian dasar Al Qur'an di SulawesiSelatan berbarengan dengan scjarahperkembangan agama Islam di dacrah ini.
KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR'AN BAGISISWA SMP DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
Ramlah Hakim
Al-Qalam Vol 13, No 2 (2007)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (29.1 KB)
|
DOI: 10.31969/alq.v13i2.558
This research was conducted in Bone, South Sulawesi, especially atSMPN 1, SMPN 4, and SMPN 5 Bone. This research aims to describethe student ability on reading ATQur'an and factors influence thatability. This uses quantitative method, where data was collected byquestioner. Then, data was analyzed by statistical analysis.This research indicates that ability degree on reading Al-Qur'an ofthose students is commonly good enough. Their mean scores are 80.7 to86.9. SMPN 5 get the highest score (86.9), SMPN 1 get the middle score(86.4), and SMPN 4 get the lowest score (80.7). The factor that significantlyinfluence that students ability is the method in reading (andwriting) Al-Qur'an.
TRADISI TULIS MASYARAKAT MALUKU UTARA
Asád, Muhammad
Al-Qalam Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (80.258 KB)
|
DOI: 10.31969/alq.v16i2.483
Propinsi Maluku Utara yang dikenal dengan Moloku Kie Raha sejak abad ke-13 sudah bersentuhandengan Islam yang selanjutnya memunculkan empat kerajaan Islam (kesultanan) terkenal, yaitu: Ternate,Tidore, Bacan, dan Jailolo. Pelembagaan Islam pada berbagai kerajaan tersebut mewariskan naskahnaskahkuno sebagai tinggalan budaya tulis .yang mengindikasikan ketinggian budaya masyarakatnya.Naskah-naskah kuno keagamaan Islam yang bervariasi masih banyak dipelihara oleh masyarakattdanterkadang ada yang disakralkan, seperti yang diketemukan pada masyarakat Tidore
PENGAJIAN KITAB KUNING DI PONDOK PESANTREN SALAFIAH ITTAQULLAH KEBUN CENGKEH KOTA AMBON
Idham Idham
Al-Qalam Vol 24, No 2 (2018)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (123.207 KB)
|
DOI: 10.31969/alq.v24i2.539
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan potret termasuk kondisi rill pondok pesantren dan pengajian kitab kuning sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku. Kemudian mengemukakan peluang dan tantangan yang dihadapi di dalam mengelola pondok pesantren Ittaqullah. Sumber data terdiri atas dua jenis yaitu data primer dan data skunder. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan triangulasi. Pengolahan dan analisis data menggunakan tiga cara, yaitu penyajian data, reduksi data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Salafiah Ittaqullah sebagai lembaga pendidikan keagamaan Islam yang didirikan 2007 keberadaannya sangat sederhana di berbagai aspek yang hanya mengharapkanridhodan Rahmat Allah SWT. Pesantren ini mengelola dua jenis pendidikan yaitu pendidikan diniyah (madrasy) yang mengintegrasikan dua pendidikan yaitu pendidikan umum dan pendidikan agama yang dikenal dengan pola pendidikan mu’allim. Pengajian kitab kuning dengan mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 13 tahun 2014 Tentang Pendidikan Keagamaan Islam. Pengajian kitab diselenggarakan melalui mengaji berbagai kitab kuning yang dilakukan dengan secara sederhana. Di dalam implementasinya terdapat peluang karena ustad/kakak berbuat penuh keikhlasan, meskipun juga sekaligus mengalami kelemahan tentang kurangnya kakak yang mengajar kitab kuning, juga pengadaan kitab yang dipelajari hanya mengandal kitab yang difoto copy.
PENGELOLAAN ZIS DI PERTAMINA DAK BALIKPAPAN
Abdul aziz albone
Al-Qalam Vol 8, No 2 (1996)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (82.202 KB)
|
DOI: 10.31969/alq.v8i2.608
"Hai orang-orang yang beriman, infaqkanlah dijalan Allah, sebagian dari rezki yangtelah kami berikan kepadamu sebelum datangnya hari yang pada hari (saat) ini tidak ada jualbeli, tidak ada lagi persahabatan yang akrab dan tidak ada syafaat. Dan orang-orang kafiritulah orang-orang yang zalim "(albaqarah ayat: 254).Umat Islam telah diwajibkan olehAllah swt menginfakkan sebahagian darihartanya untuk kepentingan umat manusiadan agama Allah swt:Salah satu bentuk infak yaitu zakattermasuk ajaran dasar di dalam Islam.Banyak sekali ayat Alqur'an dan hadist NabiMuhammad saw yang berisi perintah menunaikanzakat, antara lain , Firman Allah :"Dirikanlah shalat dan bayarkanzakat" (An-Nisa ayat: 77).Sehubungan dengan itu, ulama sepakatmengakui zakat sebagai salah satu rukunIslam yang penting dalam mengangkat harkatmanusia . Meskipun ulama sepakat mengenaikedudukan zakat, namun pandangan merekatentang penerapan ajaran zakat tidak selalusama. Pemikiran ulama tentang zakat mengalamiperkembangan sejalan dengan perkembangankeadaan dan zaman. Perbedaanpandangan tersebut dapat dilihat padabeberapa hal yang menyangkut : 1) jenisharta benda yang wajib dikenakan zakat, 2)orang atau lembaga yang berhak menghimpundan mendistribusikan zakat dan 3) hal-halyang dapat dibiayai dari zakat.Sehubungan dengan adanya perbedaanpandangan itu, maka pandangan umat Islampada tingkat awam juga menunjukkan adanyakeragaman. Keragaman tersebut dapat dilihatdari kesadaran mereka dalam menenuaikan
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA DAN KE AGAMAAN PASCA KONFLIK DI MAN ADO
Sirajuddin Ismail
Al-Qalam Vol 14, No 2 (2008)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (87.068 KB)
|
DOI: 10.31969/alq.v14i2.514
This research aims to describe implementation of religion education.This was conducted at Manado, North Sulawesi. Data was collected bydepth interview and observation.This research indicates that implementation of religion education isrunning normally. Education problem in Manado is decreasing numberof teacher
MASJID TLA WAPAUWE: 598 TAHUN MERENTANG ZAMAN
Paisal Paisal
Al-Qalam Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (194.71 KB)
|
DOI: 10.31969/alq.v18i1.247
Penelitian berupaya mengungkap struktur morfologi dari masjid Wapauwe di desa Keitetu yang merupakansalah satu saksi sejarah.Masjid ini telah ada jauh sebelum masuknya Belanda.Penelitian ini merupakanpenelitian deskriptif eksploratif, yaitu penelitian kualitatifyang dilakukan dengan memberikan gambarantentang data arkeologi mesjid kuno yang ditemukan serta memberikan penjelasan tentang fenomenatersebut. Data diperoleh dengan metode wawancara dan observasi langsung terhadap objek penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Tua Wapaue bercorak tradisional menggunakan modelpiramida terpancung pada atapnya yang terbuat dari rumbia, konstruksi bangunan induknya dirancangtanpa memakai paku atau pasak kayu pada setiap sambungan, hanya diperkuat dengan ikatan dari talipenunjang kekokohannya.
Kontroversi Pemahaman dan Pengamalan Syariat Majelis Zikir Ya Allahu di Kota Gorontalo
Muhammad Gazali Rahman
Al-Qalam Vol 23, No 1 (2017)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (5277.744 KB)
|
DOI: 10.31969/alq.v23i1.389
Perkembangan tasawuf tetap eksis di beberapa wilayah meskipun tidak disebut dengan nama-nama kelompok tarekat yang masyhur sebagaimana halnya Naqsabandi>ah, Khalwati>ah, dan sebagainya, melainkan dalam bentuk-bentuk majelis zikir yang eksklusivitasnya tidak jauh berbeda dengan kelompok tarekat yang masyhur. Gorontalo pun tidak lepas dari perkembangan jamaah atau majelis zikir yang bernuansa tasawuf, baik dari segi lafaz zikir yang khas digunakan, maupun praktik ibadah lainnya yang secara umum banyak berbeda dari fikih yang diaktualkan oleh mayoritas umat Islam di Indonesia. Salah satu dari majelis zikir tersebut adalah Majelis Zikir Ya Allahu. Beberapa perbedaan dalam praktik ibadah di temukan di majelis zikir ini mulai dari zikir setelah salat, penentuan awal puasa dan 1 Syawal, macam-macam zakat, hingga pada paham tentang haji dan kurban.