cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum
ISSN : 2085384X     EISSN : 25793578     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum adalah jurnal ilmiah tentang inovasi kebijakan dan penerapan teknologi dalam perencanaan infrastruktur, pengembangan, dan manajemen. Ruang lingkup terbatas pada ruang, sosial, ekonomi, dan perspektif lingkungan transportasi jalan, sektor air, limbah, dan perumahan. Jurnal ini dikelola oleh Pusat Litbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Jurnal ini diterbitkan pada tahun 2009, dengan nama "Komunitas”. Dengan adanya perubahan organisasi, nama jurnal berubah menjadi Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum dan diterbitkan secara berkala 2 (dua kali) edisi di setiap volume yaitu bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 8, No 1 (2016)" : 6 Documents clear
ALTERNATIF DASAR PERHITUNGAN PEMBERIAN TUNJANGAN KEHILANGAN PENDAPATAN WARGA TERKENA DAMPAK PEMBANGUNAN WADUK Hakim, M. Andri; Suriadi, Andi
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1977.575 KB)

Abstract

Terbitnya berbagai peraturan yang terkait dengan penanganan masalah sosial warga yang terkena dampak pembangunaninfrastruktur membawa implikasi terhadap perlunya pemberian uang santunan, khususnya tunjangan kehilanganpendapatan. Permasalahannya adalah dasar apa yang digunakan dan bagaimana cara menghitung jumlah tunjangankehilangan pendapatan agar warga tetap dapat hidup layak di lokasi yang baru. Untuk itu, tulisan ini menawarkan dasarperhitungan berupa biaya kebutuhan hidup terhadap warga terkena dampak di lokasi pembangunan Waduk Jatigede(Jawa Barat) dan analisis usaha tani di lokasi pembangunan Jabung Ring Dike (Jawa Timur). Untuk mendapatkan hasilperhitungan, dilakukan survei multistratified random sampling secara proporsional. Data dianalisis menggunakanstatistik deskriptif dengan bantuan SPPS. Hasilnya menunjukkan bahwa jumlah kebutuhan hidup per kepala keluargaRp 1.382.483,00 – Rp 2.202.614,00 per bulan serta analisis usaha tani Rp 4.487.892,00 - Rp 16.006.790,00 per ha sekalipanen. Oleh karena itu, dibutuhkan kecermatan dan kearifan dalam menentukan jumlah santunan yang mengacu padakebutuhan dan kondisi usaha tani secara empiris dengan metode yang objektif. Dengan demikian, diharapkan di satusisi warga yang terkena dampak tingkat kehidupannya tidak semakin terpuruk, tetapi di sisi lain penggunaan keuangannegara juga menjadi lebih efektif.Kata Kunci : santunan, kebutuhan hidup, usaha tani, Waduk Jatigede, Jabung Ring Dike, warga terkena dampak
PEMILIHAN LOKASI TPA SAMPAH REGIONAL SEBAGAI BAHAN REVISI SNI 03-3241-1994 Anggraini, Fitrijani; Darwati, Sri
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.731 KB)

Abstract

Disamping semakin sulit dan mahalnya pemilihan lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), munculnya penolakan masyarakat terhadap keberadaan TPA juga menjadi persoalan serius. Salah satu teroboson yang dilakukan adalah menerapkan konsep TPA regional. Guna mendukung kebijakan tersebut, diperlukan standar nasional pemilihan lokasi TPA regional. Hal ini dikarenakan belum adanya SNI tata cara pemiliihan lokasi TPA regional, sedangkan  SNI 03-3241-1994  tentang Tata Cara Pemilihan Lokasi Tempat Pembuangan Akhir Sampah, lebih sesuai berlaku untuk pemilihan TPA skala kota. Metodologi penelitian dilakukan melalui penelusuran literatur tentang kebijakan dan peraturan perundangan, kajian terdahulu, kuesioner, wawancara, diskusi teknis dan observasi lapangan terhadap rencana pengelolaan TPA regional. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk merumuskan kriteria dalam pemilihan lokasi TPA regional. Berdasarkan hasil analisis, disimpulkan beberapa kriteria penetapan dalam pemilihan TPA regional antara lain perlunya kebijakan antar daerah menyangkut integritas dengan tata ruang antar daerah, potensi pencemaran antar daerah, dukungan, aspek penerimaan masyarakat, skala ekonomis baik dalam tingkat pengelolaan dan pengangkutan sampah, serta dokumen pendukung seperti Studi Kelayakan dan Analisis Dampak Lingkungan.Kata kunci: Standar, Pemilihan lokasi, Tempat Pemrosesan Akhir, Sampah, Regional
PERAN MASYARAKAT DALAM PENGAWASAN TERHADAP FUNGSI DAN PENGENDALIAN PEMANFAATAN LINGKUNGAN JALAN Andjarwati, Dica Erly
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3427.64 KB)

Abstract

Salah satu tantangan sektor jalan Indonesia adalah pelayanan infrastruktur jalan dalam peningkatan keefektifanmanfaat dan fungsi jalan. Banyak pembangunan jalan yang masih kurang optimal yaitu masih terjadi kemacetan dantingkat perekonomian masyarakat di sekitar jalan tersebut masih stagnan. Hal tersebut mengakibatkan pemborosananggaran jika tidak efektif operasionalisasiannya. Untuk penggunaan anggaran tersebut sudah tersedia ketentuan pidanajika penyelenggaraan jalan tidak efektif untuk kepentingan dan pelayanan lalu lintas serta meningkatkan pertumbuhanekonomi (kesejahteraan masyarakat). Salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut dengan memberikan peluang bagimasyarakat untuk ikut berperan serta dalam proses dan tahapan penyelenggaraan jalan. Tahap pengawasan merupakantahap penyelenggaraan jalan yang membuka peluang terbesar bagi masuknya peran masyarakat. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui tingkat peran masyarakat dalam pengawasan terhadap fungsi dan pengendalian manfaat jalan,faktor penyebab dan solusinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan penyebaran kuesionerdi 2 (dua) lokasi yaitu Semarang dan Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran masyarakat dalam pengawasanterhadap fungsi dan pengendalian pemanfaatan jalan masih rendah karena kurangnya pengetahuan mengenai prosedurpengaduan dan masih kurangnya “trust” masyarakat terhadap pemerintah.Kata Kunci : Jalan, peran masyarakat, pengawasan
DAMPAK AKSES AIR MINUM DAN SANITASI TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN Kustanto, Deka Nata
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1089.958 KB)

Abstract

Akses air minum dan sanitasi yang aman penting dalam menentukan harapan hidup. Pembangunan bidang air dansanitasi mempengaruhi derajat kesehatan, karena prasarana air dan sanitasi merupakan bagian faktor pembangun angkaharapan hidup. Dengan peningkatan akses air dan sanitasi yang layak di tingkat individu, rumah tangga dan masyarakat,akan menurunkan penyakit berbasis masyarakat dan memberikan kontribusi dalam peningkatan angka harapan hidupyang berakibat pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.Dengan menggunakan data kabupaten dan kota di Indonesia tahun 1999 sampai dengan 2013 untuk melihat perubahanangka harapan hidup. Kami lebih fokus melihat peran air dan sanitasi karena menurut data yang ada, terdapatpeningkatan yang signifikan terhadap akses rumah tangga memperoleh air minum serta peningkatan sanitasi yanglayak. Variable ini akan digunakan dalam menjelaskan perubahan variasi harapan hidup. Makalah ini akan memberikankontribusi perkembangan kesehatan dengan melihat faktor-faktor yang menentukan peningkatan harapan hidup diNegara berkembang.
ANALISA KEBERHASILAN PROGRAM KAMPUNG DERET PETOGOGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN EVALUASI PASCA HUNI Setiadi, Harri A; Rahman, Arip Pauzi
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1837.4 KB)

Abstract

Secara visual, Program Kampung Deret Petogogan (KDP) berhasil mengubah sebagian kawasan perumahan kumuh RW 05Petogogan menjadi perumahan yang tidak kumuh. Secara personal, KDP dinilai Gubernur DKI saat itu sebagai kampungderet yang paling bagus dibandingkan model kampung deret lainnya, dianggap sebagai model ideal permukiman yangdibangun diatas lokasi permukiman kumuh dan rencananya akan direplikasi di lokasi Jakarta lainnya yang ada kawasankumuhnya. Penelitian ini hendak mengungkapkan besarnya tingkat kepuasan warga penerima manfaat terhadapprogram KDP dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi kontributor utama kepuasan terhadap program KDP, analisadilakukan menggunakan perspektif Evaluasi Pasca Huni (EPH) dan menggunakan Analisa Regresi Multivariabel (ARM).Secara konseptual terdapat hubungan antara keberhasilan suatu program dengan tingkat kepuasan penerima programdan untuk kepentingan pengukuran maka digunakan 25 indikator untuk menilai tingkat keberhasilan program KDPberdasarkan tingkat kepuasan penerima program. Hasil penelitian mengungkakan secara umum variasi tingkat kepuasantotal warga penerima manfaat terhadap program KDP, 69% nya bisa dijelaskan dengan persamaan regresi menggunakan25 indikator tersebut dan secara prediktif, dengan asumsi seluruh variabel prediktor bernilai konstan, maka indikatorDesain rumah yang indah dan menarik, merupakan variabel prediktor dengan kontribusi yang sangat signifikan terhadapkepuasan total program KDP. Beberapa hal perlu dilakukan perbaikan untuk program yang akan datang karena dinilaimenjadi faktor pengurang kepuasan total terhadap Program KDP, beberapa diantaranya adalah lama pengerjaan yangmelebihi waktu yang ditetapkan, hasil pengerjaan ada yang dibawah standar dan penggunaan bahan bangunan ada yangtidak berkualitas.
ANALISIS KESEDIAAN MEMBAYAR BIAYA OPERASIONAL-PEMELIHARAA N INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN PADA MASYARAKA T DI KAWASAN KUMUH (Studi Kasus : Permukiman Pampang dan Lette, Makassar) Zanuardi, Arvian; Aulia, Reinita Afif
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2642.677 KB)

Abstract

Upaya merealisasikan Indonesia bebas kumuh masih terkendala oleh banyak tidak terpenuhinya keberlangsunganprogram penanganan. Kawasan yang telah ditata berpotensi kumuh kembali akibat infrastruktur yang tidak berfungsioptimal atau rusak. Partisipasi masyarakat dalam mendukung biaya operasional-pemeliharaan (OP) dirasakan perluguna menjamin keberlanjutan pelayanan sarana prasarana permukiman yang ada. Penelitian ini bertujuan menganalisiskesediaan masyarakat dan faktor prediktor yang mempengaruhinya dalam partisipasi iuran bulanan biaya OPinfrastruktur permukiman. Studi kasus dilakukan di kawasan kumuh Pampang dan Lette yang ada di kota Makassar.Metode yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesediaanmembayar (WTP) masyarakat masih kurang dengan rata-rata nilai WTP hanya sebesar Rp. 9.404,75/KK (Pampang)dan Rp. 6.634,62/KK (Lette). Faktor yang mempengaruhi tingkat kesediaan membayar tersebut adalah pendapatan(koef. +924,127), kepemilikan modal dan penunjang ekonomi (koef, -2.377,269), serta kesadaran masyarakat tinggal dipermukiman kumuh (koef. +1.754,219). Meski dari sepuluh variabel pediktor yang dianalisis hanya tiga yang signifikanpengaruhnya, tingkat kolinearitas dalam model analisis masih ditoleransi.Kata Kunci : penanganan kumuh, keberlanjutan, kesediaan membayar (WTP), biaya operasional-pemeliharaan, analisisregresi, variabel prediktor

Page 1 of 1 | Total Record : 6