cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Reduksi Hipertrofi Tonsil Lingual Grade 4 dengan Mikrodebrider Yunita Wulandari
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i7.p492-502.2021

Abstract

Hipertrofi tonsil lingual (HTL) merupakan salah satu kondisi klinis yang sering ditemukan pada praktik klinis di THT-KL. Rasa mengganjal menjadi salah satu gejala yang sering dikeluhkan. Adapun pemicu terjadinya HTL adalah Laryngopharyngeal Reflux (LPR), riwayat tonsilektomi dan alergi. Dilaporkan satu kasus pasien wanita, 35 tahun dengan keluhan utama rasa mengganjal di tenggorok yang semakin memberat sejak 1 bulan yang lalu dan berdasarkan anamnesis serta pemeriksaan fiberoptic laryngoscopy didapatkan hipetrofi tonsil lingual grade 4 dan LPR. Dilakukan tindakan reduksi tonsil lingual dengan mikrodebrider setelah sebelumnya diterapi LPR selama 6 bulan. Tindakan pembedahan HTL dapat dilakukan pada terapi medikamentosa yang gagal serta pada HTL grade3 dan 4. Mikrodebrider dilaporkan menjadi salah satu pilihan teknik pada pembedahan HTL.Kata kunci: Hipertrofi tonsil lingual, Laryngopharyngeal Reflux, mikrodebrider, alergi
Hubungan antara Kelebihan Berat Badan dengan Dismenore Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Angkatan 2016-2018 Novita Zulkarnain; M. Oky Prabudi
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i2.p156-159.2022

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan masalah ginekologis yang paling umum terjadi pada perempuan remaja atau dewasa. Studi prevalensi menyatakan sebanyak 90% penduduk di dunia mengalami dismenore. Gejala dari dismenore dapat berupa nyeri pada perut bagian bawah, nyeri menjalar ke punggung bagian bawah dan tungkai, rasa kram yang hilang-timbul, sakit kepala, mual dan muntah, sembelit, diare, sering berkemih. Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya dismenore seperti usia menarche, indeks massa tubuh, dan siklus menstruasi. Mekanisme terjadinya dismenore yaitu karena tingginya produksi prostaglandin. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kelebihan berat badan dengan dismenore primer. Metode:  Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Sampel diambil dari data primer yaitu menggunakan kuesioner yang dilakukan dengan teknik wawancara pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Angkatan 2016-2018. Besar sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Data yang telah didapat selanjutnya dianalisis dengan menggunakan SPSS. Hasil: Prevalensi nyeri haid pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara angkatan 2016-2018 sebesar 60,9%. Hasil perhitungan uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kelebihan berat badan dengan dismenore primer (p=0,887). Kesimpulan: Pada penelitian ini tidak didapatkan hubungan antara kelebihan berat badan dengan dismenore primer pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Angkatan 2016-2018.Kata kunci: kelebihan berat badan, obese, dismenore primer
Profil Gambaran Histopatologi Hepar Tikus Putih (Rattus norvegicus) Betina Galur Sprague Dawley yang Terpajan 7,12 Dimetilbenz(α)Antracene dan Diberi Ekstrak Etanol Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) Jonathan Edgar
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i2.p100-108.2022

Abstract

AbstractObjective : The purpose of this study is to describe the histopathological profile of the liver in Sprague Dawley white rats exposed to DMBA and given ethanol extract of bawang dayak bulbs (EEUBD). Methods : The method used in this research is descriptive by comparing the profile of 5 groups of white female rats  Sprague Dawley strain. Each group comprised of five rats. Group I (DMBA control group) received DMBA at a dosage of 20 mg/kgBW, while Normal group was given corn oil and DMSO 5% only. The other three groups received DMBA + EEUBD at dosages of 180 mg/kgBW, 360 mg/kgBW, and 720 mg/kgBW. At the end of the study, rat livers were collected and stained with hematoxylin and eosin (H&E) Results : The results obtained by the Kruskal-Wallis test showed a p value of 0.512 for the difference in the mean results of each treatment group. Conclusion : There was no significant difference between the three treatment doses on the histopathological liver profile of white rats induced by DMBA . Keywords: Eleutherine bulbosa; Histopathology; Liver; DMBA; White rat
Gambaran Bakteri Penyebab Infeksi Saluran Kemih Pada Urin Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Zaitin Nur; mardhia mardhia; Mahyarudin Mahyarudin
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i2.p173-184.2022

Abstract

Tujuan: Mengetahui jenis bakteri penyebab ISK pada urin pasien DM tipe 2 di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, Kota Pontianak. Metodologi: Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian sebanyak 23 pasien. Identifikasi bakteri menggunakan metode makroskopik, mikroskopik, dan uji biokimia. Hasil: Jenis bakteri yang ditemukan pada pasien DM Tipe 2 dengan ISK adalah yaitu Escherichia coli (45%), Pseudomonas aeruginosa (34%), Enterobacter aerogenes (10%), Shigella sp. (7%), dan Klebsiella sp. (3%). Penderita DM Tipe 2 dengan ISK paling banyak berusia 60-69 tahun, berjenis kelamin perempuan, lama menderita DM antara >5-20 tahun, dan memiliki gejala ISK. Kesimpulan: Hasil pemeriksaan jenis bakteri penyebab ISK pada penderita DM tipe 2 adalah Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Enterobacter aerogenes, Shigella sp dan  Klebsiella sp
Moringa oleifera: Tambahan Suplementasi Zat Besi pada Ibu Hamil dengan Anemia Defisiensi Besi Nyoman Satiya Nanjaya Sadha
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i2.p185-195.2022

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui potensi dari daun kelor sebagai suplementasi zat besi terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia defisiensi besi. Metode: Systematic Literature Review ini dibuat berdasarkan artikel dari jurnal yang diperoleh melalui pencarian Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct mengacu pada topik yang telah ditentukan. Artikel penelitan yang digunakan, diseleksi dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil: Daun kelor merupakan sumber utama dari berbagai vitamin dan minneral. Zat besi pada daun kelor 25 kali lebih banyak bila dibandingkan dengan daun daun bayam (Amaranthus tricolor). Kandungan zat besi didalam daun kelor yang sudah dikeringkan dan dijadikan bubuk dapat mencapai 28 mg per 100 g bubuk, hal ini membuktikan bahwa bubuk daun kelor memiliki kandungan zat besi yang sangat tinggi, selain itu daun kelor juga dapat meningkatkan absorpsi zat besi dalam tubuh oleh karena kandungan vitamin C yang dimilikinya. Sehingga menjadikan pemberian daun kelor dapat membantu memberikan tambahan zat besi serta meningkatkan absorpsi zat besi pada ibu hamil. Kesimpulan: Pemberian suplementasi tambahan zat besi dalam berbagai sediaan seperti kapsul ekstrak, tepung, biskuit, sup hingga jus yang terbuat dari daun kelor terbukti dalam membantu pemenuhan kebutuhan zat besi secara maksimal dan meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia.
Gambaran Hasil Coomb’s Test pada Pasien Keganasan Hematologi di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tri Amelia Sari
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i2.p160-166.2022

Abstract

Tujuan: Mengetahui gambaran coomb’s test pasien keganasan hematologi di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Metode: Penelitian deskriptif dilakukan terhadap pasien keganasan hematologi yang diperiksakan coomb’s test periode Juli 2019 hingga Juni 2021. Data ditampilkan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil: Sebanyak 43 subjek penelitian terdiri dari laki-laki 24 pasien (55,8%) dan perempuan 19 pasien (44,2%) dengan rerata umur 44 (15,9) tahun. Rerata hemoglobin dan retikulosit adalah 7,4 (1,9) g/dL dan 5,6 (4,0)%. Coomb’s test positif pada 24 pasien (55,8%). Direct coomb’s test (DCT), indirect coomb’s test (ICT) serta keduanya positif pada 19, satu dan empat pasien. Diagnosis keganasan hematologi terbanyak adalah leukemia granulositik kronik (LGK), yaitu 28 pasien (65,1%) dengan coomb’s test positif pada 20 pasien (46,5%). Coomb’s test positif pada lima dari 14 pasien (35,7%) yang sudah mendapatkan kemoterapi dan pada tiga dari 10 pasien (30%) dengan riwayat transfusi berulang. Pembahasan: Coomb’s test pada pasien keganasan hematologi tidak rutin dilakukan. Indikasi pemeriksaan adalah kecurigaan hemolisis diantaranya retikulositosis tanpa perdarahan. Sebanyak 55,8% subjek memiliki coomb’s test positif menujukkan hemolisis terjadi pada pasien keganasan hematologi. Penelitian lebih lanjut diperlukan dengan variasi jenis keganasan hematologi yang sama. Simpulan: Coomb’s test positif dapat ditemukan pada pasien keganasan hematologi.
Profil Gambaran Histopatologi Ginjal Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Betina Galur Sprague Dawley yang terpajan 7,12- dimetilbenz(α)antracene dan diberi Ekstrak Etanol Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (mill.) Urb.) Giri Kristian
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i2.p89-99.2022

Abstract

 Tujuan : Mengetahui profil gambaran histopatologi ginjal pada tikus putih galur Sprague dawley yang terpajan 7,12-Dimetilbenz(Α)Antracene dan diberi ekstrak etanol umbi bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.). Metode : Digunakan desain penelitian deskriptif dengan melihat profil gambaran histopatologi ginjal. Dosis DMBA 20mg/kgBB. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok normal, kelompok kontrol negatif (DMBA), kelompok perlakuan I (DMBA + EEUBD 180 mg/kg BB), kelompok perlakuan II (DMBA + EEUBD 360 mg/kgBB) dan kelompok perlakuan III (DMBA + EEUBD 720 mg/kgBB). Dilakukan pembuatan preparat histopatologi ginjal pewarnaan HE. Hasil : Didapatkan profil gambaran kerusakan tubulus proksimal ginjal pada kelompok perlakuan dosis bawang dayak 180mg/kgBB, 360mg/kgBB, dan 720mg/kgBB berupa degenerasi hidropik, nekrosis, hilangnya brush border, pembentukan cast, dan dilatasi tubulus. Pada uji Kruskal-Wallis didapatkan nilai p 0,11 yang berarti tidak terdapat perbedaan bermakna. Kesimpulan : DMBA dan ekstrak etanol bawang dayak dosis 180mg/kbBB, 360mg/kgBB, dan 720mg/kgBB tidak mempengaruhi gambaran histologis tubulus proksimal ginjal.
Hubungan Lama Merokok dan Jumlah Rokok dengan Saturasi Oksigen dan Frekuensi Pernafasan pada Perokok Aktif Raden Ayu Tanzila
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i2.p126-133.2022

Abstract

Merokok merupakan suatu prilaku yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Prilaku merokok perokok aktif ini dapat membahayakan kesehatan baik bagi perokok maupun bagi orang lain di sekitarnya. Merokok akan menyebabkan perubahan patofisiologi paru secara signifikan sesuai dengan intensitas dan lama merokok. Tujuan: untuk mengetahui hubungan lama merokok dan jumlah rokok dengan saturasi oksigen dan frekuensi pernafasan pada perokok aktif. Metode: Penelitian analitik observasional dengan  pendekatan  cross  sectional dengan jumlah responden sebanyak 99 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk mengukur lama merokok dan jumlah rokok yang dikonsumsi serta alat ukur pulse oxymeter untuk mengukur saturasi oksigen dan gerakan dada untuk menghitung frekuensi pernafasan. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil: Dari penelitian ini didapatkan sebagian besar responden memiliki karakteristik lama merokok lebih dari 5 tahun (53,5%), jumlah rokok 11-20 batang perhari (54,5%), saturasi oksigen > 97 (35,4%) dan frekuensi nafas 19-20 (55,6%) serta terdapat hubungan yang signifikan antara lama merokok dan jumlah rokok dengan saturasi oksigen (p<0.05) dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama merokok dan jumlah rokok dengan frekuensi pernafasan (p>0,05). Kesimpulan: Semakin lama merokok dan semakin banyak jumlah rokok yang dikonsumsi perokok aktif maka semakin rendah kadar saturasi oksigen dalam darah.
Kadar Amoniak Darah Pasien Sirosis Hati dengan Ensefalopati Hepatik Minimal Arnelis Arnelis; Andri Kurniawan; Nasrul Zubir; Saptino Miro; Vesri Yoga
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i2.p167-172.2022

Abstract

Ensefalopati Hepatik (EH) merupakan sindrom neuropsikiatri yang dapat terjadi pada penyakit hati akut dan kronik berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar amoniak pasien sirosis hati dengan ensefalopati hepatick minimal pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 43 pasien yang diteliti, didapatkan 3(6,98%) pasien dengan kadar amoniak darah berada dalam nilai normal, sedangkan 40(93,02%) pasien mengalami peningkatan. Nilai amoniak paling tinggi didapatkan 67 µg/dL.  Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pada pasien sirosis dengan EHM terjadi peningkatan kadar ammonia darah.
Analisis Hubungan Indeks Obesitas dengan Kadar Tumor Necrosis Factor-Alfa Pada Subjek Dewasa Non Diabetes Melitus Sunarto Sunarto
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i2.p109-117.2022

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan indeks obesitas dengan kadar Tumor necrosis factor-alfa (TNF-Alfa) pada subjek dewasa non diabetes melitus. Metode: Data pada penelitian ini menggunakan 70 subjek yang terdiri dari 21 pria obesitas, 14 pria non obesitas, 15 wanita obesitas, dan 20 wanita non obesitas. Kadar TNF-Alfa diperiksa dengan metode Elisa. Hasil: penelitian menunjukkan terdapat korelasi lemah antara IMT dengan TNF-Alfa pada subjek dewasa non diabetes melitus (p=0,044, r=0,242) tetapi TNF-Alfa tidak berkorelasi dengan LP (p=0,060, r=0,226), pesen lemak tubuh (p=0,355, r=0,112), dan lemak viseral (p=0,068, r=0,220). Kesimpulan: menunjukkan bahwa indeks masa tubuh berkorelasi positif lemah dengan kadar TNF-Alfa sedangkan LP, persen lemak tubuh, dan lemak viseral tidak berkorelasi dengan TNF-Alfa.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue