cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Peran Media Daring Pada Pemahaman Orangtua Terhadap Vaksinasi COVID-19 untuk Anak 12-17 Tahun Rivaldi Ruby; Naomi Juwita Tansil; Maxmillion Budiman Kadharmestan; Mutiara Riani
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p423-430.2022

Abstract

Vaksinasi dipercayai sebagai cara paling menjanjikan untuk mengakhiri pandemi COVID-19 dan vaksinasi COVID-19 pada anak baru saja dimulai. Keputusan untuk menerima vaksin atau tidak berada pada tangan orang tua karena anak-anak tidak dapat membuat keputusan mereka sendiri. Tujuan: Tinjauan ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari media daring pada pemahaman orang tua mengenai vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak berusia 12-17 tahun. Metode: Pencarian literatur dilakukan menggunakan lima basis data: PubMed, ProQuest, ScienceDirect, EBSCO, dan Google Scholar dengan “COVID-19,” “Vaccination,” “Parents,” “Online Media,” dan “Children” sebagai kata kunci utamanya. Hasil: Tiga artikel relevan memenuhi kriteria inklusi kami. Penemuan pada data yang tersedia dengan total sampel sebanyak 7638 individu adalah sebagai berikut: (a) media daring berasosiasi dengan pemahaman dan dapat meningkatkan kepercayaan orang tua mengenai vaksinasi COVID-19 untuk anak mereka (b) pada beberapa populasi, stigma mengenai hoax pada media daring dapat meningkatkan keraguan vaksinasi. Kesimpulan: Penemuan secara keseluruhan menunjukkan bahwa media daring dapat memiliki dampak positif pada pengetahuan orang tua mengenai vaksinasi COVID-19. Media daring adalah salah satu faktor yang memengaruhi pemahaman orang tua mengenai vaksinasi COVID-19 untuk anaknya. Studi lebih lanjut diperlukan di Indonesia untuk mengonfirmasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi penerimaan vaksinasi COVID-19 pada populasi.
Hubungan Antara Pola Tidur dengan Tekanan Darah Pada Mahasiswa FK USU Tahun 2020 Nuril Hasanah Rahman
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p244-248.2022

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi adalah suatu keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara kronis. Gangguan tidur juga dapat mempengaruhi tekanan darah pada seseorang individu. Peningkatan tekanan darah dapat terjadi apabila seseorang itu kekurangan tidur. Banyak faktor yang mempengaruhi perubahan pola tidur pada remaja misalnya pubertas sebagai salah satu ciri yang dialami oleh remaja dan memberikan dampak terhadap munculnya masalah gangguan tidur. Masalah yang paling sering dialami para remaja yaitu tuntutan sekolah. Tujuan : Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan pola tidur dengan tekanan darah pada mahasiswa FK USU pada tahun 2020. Metode : cross sectional, dengan satu kali pengamatan pada rentang waktu tertentu. Pola tidur diukur dengan menggunakan kuesioner PSQI manakala, tekanan darah mahasiswa diukur dengan sphygmomanometer air raksa. Hasil : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola tidur dengan tekanan darah sistolik (p=0,116) (p≤0,05) dan tidak terdapat juga hubungan yang signifikan antara pola tidur dengan tekanan darah (p=0,512) (p≤0,05). Kesimpulan : Pola tidur dengan tekanan darah sistolik maupun diastolik tidak memiliki hubungan yang signifikan.Katakunci: Gangguan tidur, Hipertensi, Pola Tidur
Phonological Limitations of Children with Cerebral Palsy Ihsanul Fuadi Yusda
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p270-277.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan terkait limitasi fonologis yang terjadi akibat kesalahan fonologis yang diujarkan oleh penyandang cerebral palsy, yakni pada kasus Fahri dan Fatir yang berstatus sebagai siswa SLB Negeri 1 Padang, Sumatra Barat. Metode: Penelitian ini menerapkan metode pemerhatian analitik, studi kasus, dan observasi alami, serta metode narrative recording behavior. Dilanjutkan dengan penerapan teknik rekam dan teknik catat. Pada penelitian ini digunakan instrumen aplikasi praat dan kartu gambar. Kemudian dianalisis menggunakan metode padan artikulatoris dengan teknik dasarnya teknik pilah unsur penentu (PUP) dan teknik lanjutannya ialah teknik hubung banding membedakan (HBB). Hasil: limitasi fonologis yang dialami kedua subjek penelitian disebabkan oleh kesalahan fonologis yang terdapat pada ujaran mereka. Kesalahan fonologis tersebut ialah substitusi, omisi, adisi, dan distorsi dengan persentase masing-masingnya ialah 51,89%, 26,58%, 11,39%, dan 10,12% (untuk Fahri) dan 56,25%, 36,25%, 1,25%, dan 6,25% (untuk Fatir). Kesimpulan: Ditemukannya empat kesalahan fonologis sebagai bentuk penyebab limitasi fonologis pada ujaran kedua subjek penelitian yang menyandang disabilitas cerebral palsy. Dengan kesalahan fonologis yang dominan pada keduanya, yakni kesalahan fonologis substitusi.
Efek Postur, Lama Duduk, dan Ukuran Laptop Terhadap Nyeri Leher Selama Pembelajaran Daring Zulvanka Rahma Dina
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p256-269.2022

Abstract

Pandemi COVID 19 yang terjadi di seluruh dunia mengakibatkan terhambatnya sistem belajar mengajar sehingga diberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal tersebut mengakibatkan mahasiswa kedokteran melakukan kegiatan pembelajaran daring menggunakan peralatan elektronik yaitu laptop. Penggunaan laptop dapat mengakibatkan adanya faktor risiko nyeri leher diantaranya postur duduk, lama duduk, dan ukuran laptop. Mahasiswa kedokteran preklinik memiliki prevalensi yang tinggi untuk nyeri muskuloskeletal dalam penggunaan laptop, yang paling banyak di antaranya nyeri leher. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek faktor risiko dalam penggunaan laptop terhadap nyeri leher pada mahasiswa kedokteran. Penelitian ini dilakukan secara potong lintang pada 56 responden mahasiswa kedokteran di DKI Jakarta. Pada hasil penelitian ditemukan semua responden mengalami nyeri muskuloskeletal,  paling banyak mengalami nyeri leher bawah. Responden paling banyak memiliki postur duduk risiko rendah (skor 3-4), lama duduk menggunakan laptop selama lebih dari atau sama dengan 8 jam dalam sehari, dan  memakai laptop dengan layar berukuran lebih dari atau sama dengan 14 inchi. Berdasarkan hasil analisis data fisher ditemukan adanya efek jenis kelamin terhadap nyeri leher bawah dengan nilai p 0,044 (p<0,05) dan tidak ditemukan adanya efek IMT, postur duduk, lama duduk, dan ukuran laptop terhadap nyeri leher. Kesimpulannya terdapat efek jenis kelamin terhadap nyeri leher bawah.
Hubungan antara Jumlah Trombosit dengan Derajat Keparahan COVID-19 Fahri Ahmad Baihaqi
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p284-292.2022

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah trombosit dengan derajat keparahan COVID-19 di RSUD Serui Provinsi Papua. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang yang dilakukan di RSUD Serui Provinsi Papua. Data penelitian menggunakan data rekam medis. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive samping. Kriteria inklusi yaitu pasien dewasa berusia usia ≥18 tahun yang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler SARS-CoV-2 yang dirawat di RSUD Serui Provinsi Papua dan memiliki hasil pemeriksaan darah lengkap saat pertama kali masuk rumah sakit. Kriteria eksklusi yaitu pasien dengan penyakit kelainan trombosit, penyakit keganasan pada darah, dan data rekam medis tidak lengkap. Variabel bebas adalah jumlah trombosit berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium saat masuk rumah sakit. Variabel tergantung adalah derajat keparahan COVID-19 yang dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu derajat berat dan tidak berat. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil: Terdapat hubungan negatif yang bermakna dengan kekuatan sedang antara jumlah trombosit dengan derajat keparahan COVID-19 (r = -0,556; p = <0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara jumlah trombosit dengan derajat keparahan COVID-19.
Hubungan Tingkat Stres Akademik dengan Asupan Sugar-Sweetened Beverages pada Mahasiswa di Kota Medan Muhammad Dafa Tira Pratista; Eka Febriyanti; Fitri Nur Malini
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p348-355.2022

Abstract

Sugar Sweetened Beverages (SSB) semakin popular dewasa ini ditandai dengan peningkatan jumlah konsumsinya di kalangan mahasiswa. Peningkatan konsumsi minuman ini diketahui dapat menyebabkan berbagai penyakit metabolic seperti penyakit jantung coroner dan diabetes mellitus. Peningkatan asupan SSB ini juga turut dipengaruhi oleh kondisi stress  yang dialami mahasiswa termasuk stress akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres akademik dengan frekuensi asupan Sugar-Sweetened Beverages  mahasiswa di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan bermakna antara tingkat stres akademik dengan asupan soda/sport drink, kopi dan varian kopi, sirup, jus/infused water (dengan tambahan madu atau gula, minuman sachet, dan minuman manis lainnya. Namun ditemukan hubungan bermakna antara tingkat stres akademik dengan asupan teh pada mahasiswa di Kota Medan dengan nilai P<0,004. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat stres akademik dan asupan SSB yaitu teh. Namun tidak terdapat terdapat hubungan antara tingkat stres akademik dengan asupan soda/sport drink, kopi dan varian kopi, sirup, jus/infused water (dengan tambahan madu atau gula, minuman sachet, dan minuman manis lainnya.
Gene Polymorphisms Vitamin D Receptor Against Dengue Infection In Children Ahmad Kurniawan Akbar; Nur Indrawaty Lipoeto; Arni Amir; Finny Fitry Yani
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p417-422.2022

Abstract

BACKGROUND: Dengue infection is a vector-born disease associated with endemic areas in the tropics and subtropics. Genetic factors that play a role such as mutations and polymorphisms that influence a person's susceptibility to dengue fever. AIM: This study aims to determine gene polymorphisms of vitamin D against dengue infection in children. MATERIAL AND METHODS: This study was an observational study with a cross-sectional design, where the dependent and independent variables were examined at the same time in pediatric patients who were hospitalized with clinical symptoms of dengue infection at Raden Mattaher Hospital Jambi and Baiturrahim Jambi Hospital who met the inclusion criteria with positive anti-dengue IgM. and or positive anti-dengue IgG in children aged less than two years to eighteen years. RESULT: The results showed that the relationship between patients who have polymorphisms in one of the vitamin D receptor genes will experience heavier dengue infection than those who do not have polymorphisms in the vitamin D receptor gene and this difference is statistically significan (p= 0.005). CONCLUSION: This study concluded that there was a relationship between vitamin D receptor gene polymorphisms and the degree of dengue virus infection. Keywords: Dengue infection in children, Vitamin D receptor gene polymorphisms, vitamin D level
Hubungan Infeksi HIV Pada Ibu hamil dengan Persalinan Prematur di RSD Dr. Soebandi Jember Muhammad Ali Shodikin; Eva Deswinta Maharani; Yuli Hermansyah
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p237-243.2022

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) infectionin pregnant women was increasing in Indonesia. HIV infection will lead complication risk to the mother and their babies. Objective: This study aims to determine the association of HIV infection in pregnant women and preterm birthat RSD Dr. Soebandi Jember.Method:An analytics descriptive with retrospective approach study was conducted. The subjects were medical records of HIV-positive pregnant women group and HIV-negative pregnant women group at RSD Dr. Soebandi Jember from August 2014 to July 2017. Result:Each of groups had 52 samples. In the HIV-positive pregnant women group, there were 19 preterm and 33 aterm birth, on the other hand, in the HIV-negative pregnant women group, there were 15 preterm and 37 aterm birth. The Chi Square test analysis was obtained p value = 0.403 (OR = 1.42). Conclusion: There was no significant correlation between HIV infection in pregnant women and preterm birth.
Hubungan Posisi Belajar dan Lama Duduk dengan Disabilitas Akibat Nyeri Punggung Bawah pada Mahasiswa FK USU Tahun 2020 Nilfa Selviani Sambo
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p249-255.2022

Abstract

Latar Belakang : Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan masalah kesehatan dunia yang sangat umum, yang menyebabkan pembatasan aktivitas dan juga ketidakhadiran kerja. Nyeri punggung bawah memang tidak menyebabkan kematian, namun menyebabkan individu yang mengalaminya menjadi tidak produktif sehingga akan menyebabkan beban ekonomi yang sangat besar baik bagi individu, keluarga, masyarakat, maupun pemerintah. Tujuan : Untuk mengtahui apakah ada huungan antara posisi belajar dan lama duduk dengan disabilitas akibat nyeri punggung bawah pada mhasiswa FK Universitas Sumatera Utara pada tahun 2020. Metode : Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross-sectional yang akan dilakukan dengan menggunakan data primer dari kuesioner menggunakan teknik simple random sampling pada mahasiswa FK Universitas Sumatera Utara. Hasil : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara posisi belajar dengan disabilitas akibat nyeri punggung bawah (p=0,465) (p≤0,05) dan tidak terdapat juga hubungan yang signifikan antara lama duduk dengan disabilitas akibat nyeri punggung bawah (p=0,159) (p≤0,05). Kesimpulan : Posisi belajar dan lama duduk tidak memiliki hubungan dengan disabilitas akibat nyeri punggung bawah.
Penatalaksanaan Benda Asing Kacang Pilus di Bronkus yang Mengalami Keterlambatan Diagnosis Muhammad Redza Qurniawan
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p454-466.2022

Abstract

Pendahuluan: Aspirasi benda asing adalah kejadian yang sering terjadi terutama pada anak-anak. Benda asing kacang-kacangan (eksogen organik) merupakan jenis benda asing trakeobronkial tersering pada anak. Kejadian ini dapat membahayakan nyawa sehingga diperlukan tindakan ekstraksi dengan segera. Keterlambatan diagnosis dapat terjadi dikarenakan kelalaian orang tua, gejala awal yang tidak khas dan kesalahan diagnosis awal yang dapat mengakibatkan kemungkinan komplikasi seperti inflamasi dan jaringan granulasi yang membuat gejala menjadi lebih berat. Bronkoskopi kaku merupakan standar emas diagnosis dan penatalaksanaan pada aspirasi benda asing organik.  Laporan Kasus : Dilaporkan satu kasus benda asing di bronkus kanan pada seorang anak perempuan usia 1 tahun yang mengalami komplikasi inflamasi, jaringan granulasi dan pneumonia aspirasi. Pasien dilakukan tindakan bronkoskopi kaku pada minggu ke tiga setelah tersedak benda asing. Kesimpulan : Benda asing kacang pilus adalah benda asing organik yang dapat menyebabkan inflamasi, terbentuknya jaringan granulasi pada mukosa bronkus dan pneumonia yang akan timbul jika tidak segera ditatalaksana.Kata kunci: Aspirasi, kacang pilus, keterlambatan diagnosis, bronkoskopi kaku.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue