cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Gambaran Hasil Pemeriksaan Laringoskopi Serat Optik Fleksibel pada Penderita Tuberkulosis Paru dengan Suara Serak di RSUP Dr. M.Djamil Padang Rizki Saputra
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i2.p187-193.2023

Abstract

Tuberkulosis (tb) merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang merupakan bakteri basil tahan asam (BTA). Indonesia merupakan negara dengan peringkat tertinggi kedua di dunia dengan infeksi tb. Tingginya angka prevalensi tb paru di Indonesia dan keterlibatan laring yang sering tidak terdeteksi dengan baik, memerlukan pemeriksaan yang spesifik dan terukur. Perlu dilakukan suatu pemeriksaan yang mudah dan memiliki tingkat keakuratan yang cukup tinggi seperti laringoskopi serat optik fleksibel untuk memvisualisasikan laring dengan baik sehingga dapat menilai keadaan laring secara utuh.Tujuan: Mengetahui gambaran hasil pemeriksaan laringoskopi serat optik fleksibel pada penderita tuberkulosis paru dengan suara serak di RSUP dr. M Djamil Padang. Metode: Penelitian deskriptif dengan menggunakan desain potong lintang (cross sectional), dilakukan terhadap 35 pasien tuberkulosis paru dengan suara serak. Data dianalisis secara statistik dengan program computer. Hasil: Pada penelitian ini tipe gambaran lesi yang ditemukan adalah lesi non spesifik, lesi ulseratif, lesi granulomatosa dan lesi erosi dengan distribusi terbanyak pada plika vokalis, diikuti aritenoid, plika ventrikularis dan epiglotis. Kesimpulan: Terdapat perubahan tren bentuk lesi dari lesi spesifik menjadi lesi non spesifik pada hasil pemeriksaan laringoskopi serat optik fleksibel pada penderita tb paru dengan Suara serak.
Efektivitas Krim Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera Linn) terhadap Proses Penyembuhan Luka Sayat di Kulit Kelinci (Oryctolagus cuniculus) Herald Jonathan Hutabarat; Ade Pryta Simaremare; Novreka Pratiwi Sipayung
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i2.p436-442.2023

Abstract

Kulit merupakan organ terbesar tubuh manusia yang membungkus otot dan organ dalam serta menjadi benteng pertahanan pertama trauma. Salah satu bentuk trauma pada kulit adalah luka sayat yang merupakan luka terbuka yang terjadi karena irisan instrumen benda tajam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sediaan kosentrasi ekstrak krim lidah buaya (Aloe Vera Linn) pada penyembuhan luka sayat terhadap kelinci (Oryctolagus cuniculus). Metode yang digunakan pada penelitian in adalah true experimental dengan pengamatan posttes only control group design, yaitu mengukur pengaruh sediaan krim ekstrak lidah buaya (Aloe vera L) dengan konsentrasi 25%, 50%, dan 75% pada kelompok kontrol perlakuan dengan membandingkan kelompok tersebut dengan kelompok kontrol positif yang diberikan povidon iodine 10% krim dan kontrol negatif dengan aquadest 1 mL. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak lidah buaya memiliki efek klinis pada penyembuhan luka sayat pada kelinci, dimana setiap peningkatan kadar ekstrak aloe vera pada perlakuan semakin cepat pula penyembuhan luka sayatan dibandingkan dengan kontrol negatif. Namun, hasil uji Anova dan Post Hoc test menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap tiap kadar ekstrak krim aloe vera konsentrasi 25%, 50%, dan 75% bila dibandingkan kontrol positif dan negatif.Kata kunci: ekstrak aloe vera; penyembuhan luka sayat
Hubungan Asupan Protein dan Zat Besi dengan Kejadian Anemia Defisiensi Besi pada Remaja Putri di SMP Negeri 31 Padang Yusmalia Hidayati
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i2.p385-393.2023

Abstract

Anemia Defisiensi Besi (ADB)  memengaruhi lebih dari 30% penduduk di dunia dan sebagian besar tinggal di daerah tropis. Remaja putri merupakan salah satu kelompok usia yang sangat rentan terhadap kejadian ADB. Salah satu faktor yang masih menjadi penyebab utama defisiensi besi adalah asupan makanan yang buruk. Kondisi defisiensi gizi ini jika tidak ditanggulangi dapat berujung pada ADB; Tujuan: Untuk mengetahui hubungan asupan protein dan zat besi dengan kejadian ADB; Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan desain kasus-kontrol, sampel penelitian yaitu remaja putri rentang usia 13-14 tahun sebanyak 79 responden (33 kasus dan 46 kontrol). Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu Semi Quantitative-Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ); Hasil: Rata-rata umur responden pada kelompok kasus adalah 13,72±0,457 dan rata-rata umur responden kelompok kontrol adalah 13,43±0,500. Rata-rata Indeks Massa Tubuh (IMT) responden pada kelompok kasus adalah 19,79±1,184. Rata-rata indeks massa tubuh kelompok kontrol adalah 20,09±1,323. Terdapat hubungan bermakna antara asupan protein (p=0,001) dan asupan zat besi (p=0,006) dengan kejadian anemia defisiensi besi; Kesimpulan: Terdapat hubungan asupan zat besi dan asupan protein dengan kejadian anemia defisiensi besi pada remaja putri di SMP Negeri 31 Padang.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan COVID-19 Di Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala Kota Makassar Tahun 2021 harnilawati harnilawati
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i2.p301-310.2023

Abstract

Objective: to determine the relationship between knowledge and attitudes towards community behavior in efforts to prevent COVID-19 in Bangkala Village, Manggala District, Makassar City in 2021.Methods: The type of research used is an observational quantitative analytic study with a cross-sectional approach. The sampling technique used was accidental sampling. The sample was obtained by distributing online questionnaires in the form of a google form link that was distributed through social media, namely via whatsapp to the entire community of Bangkala Village, Manggala District, Makassar City, amounting to 376 people. Data analysis used Chi-square statistical test.Results: Based on the results of the chi-square test analysis, the p value on knowledge = 0.000 (<0.05) and the p-value on attitude = 0.000 (<0.05). This shows that there is a relationship between the level of knowledge and attitudes towards community behavior in efforts to prevent COVID-19.Conclusion: There is a relationship between knowledge and behavior of people in Bangkala Village, Manggala District, Makassar City towards efforts to prevent COVID-19. There is a relationship between attitudes towards community behavior in Bangkala Village, Manggala District, Makassar City towards efforts to prevent COVID-19. 
Gambaran Gejala Computer Vision Syndrome Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen MedanTahun 2019/2020 Evan Marteen Halawa
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i2.p224-231.2023

Abstract

Background: The use of computers among students is now a necessary, especially for medical students both study and entertainment. This situation can increase the risk of Computer Vision Syndrome (CVS). Computer Vision Syndrome (CVS) is a bunch of symptoms on eye and vision-related problems by prolonged use of computers (such as tablets, e-readers, smartphones, etc.). This study aimed to find out the representation of CVS symptoms experienced by medical students in Medical Faculty of Universitas HKBP Nommensen Medan;
Pengaruh Perendaman Gigi di dalam Ekstrak Bonggol Nanas Terhadap Kekerasan Enamel Gigi secara Invitro Deli Mona
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i2.p415-423.2023

Abstract

A high level of acidity can cause demineralization in tooth enamel. Continuous exposure to acid will decrease hardness of tooth enamel. One of foods that contain acid is pineapple fruit. The purpose of this study is to examine the enamel hardness before and after submersion in pineapple tubercle extract (in vitro). The method of this study used laboratory experimental method with pre test - post test with control group design. Sample of 36 post-extraction premolar teeth were divided into treatment group using pineapple tubercle extract and control group using artificial saliva. Samples were immersed for 12 hours at 37º C using an incubator.  The results showed that the mean value of enamel surface hardness in treatment group decreased from 242 VHN to 231 VHN after immersion with pineapple tubercle extract and there was no significant difference in hardness in the control group. The results of unpaired T-test analysis showed a value of p <0.005, thus there were significant differences between the two groups. The conclusion of this study is that there is a significant decrease in hardness through submersion in pineapple tubercle extract to decrease the hardness of enamel surface.
Kejadian Breakthrough Infection Pasca Vaksinasi Dosis 2 Sinovac pada Tenaga Kesehatan RSUD Arifin Achmad Agung Ramadhan; Eka Bebasari; Dani Rosdiana; Ligat Pribadi Sembiring; Rahmat Azhari Kemal
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i2.p348-357.2023

Abstract

Tujuan: untuk mengetahui prevalensi dan karakteristik responden breakthrough infection pasca vaksinasi dosis 2 Sinovac. Metode: penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional, pengambilan data dilakukan menggunakan metode consecutive sampling dengan besar sampel adalah 120 orang. Hasil: menunjukkan bahwa sebanyak 11 orang (9,2%) tenaga kesehatan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau terkonfirmasi mengalami breakthrough infection. Mayoritas subjek penelitian yang mengalami breakthrough infection adalah laki-laki (63,6%), pada kelompok usia 40-49 tahun (36,4%), berprofesi sebagai dokter (40%), kelompok obesitas (81,8%), tanpa penyakit komorbid (54,5%), mempunyai riwayat kontak erat (63,6%), dan belum pernah terinfeksi COVID-19 sebelum vaksinasi (90,9%). Sebagian besar kasus merupakan kasus asimtomatis/tanpa gejala sebanyak 6 orang (54,5%), dan terdapat 5 orang (45,5%) yang memiliki gejala yaitu pada 3 orang (27,3%) dengan gejala sedang, dan pada 2 orang (18,2%) dengan gejala ringan. Kesimpulan: kejadian breakthrough infection pasca vaksinasi Sinovac dosis dua pada tenaga kesehatan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau tidak ditemukan adanya kasus dengan gejala berat. 
Perbedaan Nilai HOMA-B pada Penyandang Obes dan Non-Obes Dewasa Non-Diabetes Franesia - Dwirahmana; Syofiati Syofiati; Efrida Efrida
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i2.p267-272.2023

Abstract

Latar Belakang: Obesitas merupakan faktor risiko diabetes melitus tipe 2 (DMT2). Hiperinsulinemia adalah mekanisme kompensasi sel beta pankreas untuk mempertahankan keadaan euglikemia. Homeostasis model assessment of beta cell function (HOMA-B) dilakukan untuk menilai fungsi sel beta pankreas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan HOMA-B pada penyandang obes dan non obes. Metode: Penelitian analitik dengan rancangan potong lintang dilakukan terhadap 123 obes dan non-obes dewasa non-diabetes di RSUP Dr. M. Djamil Padang mulai Januari hingga Oktober 2021. Data dianalisis dengan uji Mann Whitney, dinyatakan bermakna jika p<0,05. Hasil: Sebanyak 58,5% subjek adalah perempuan, median umur 28 tahun, rerata indeks massa tubuh pada obes 31,23%, rerata IMT pada non-obes  22,09%. Median nilai HOMA-B 162,95% dengan nilai terendah 27,0% dan tertinggi 570,9%. Median nilai HOMA-B penyandang obes 180% dan median nilai HOMA-B non-obes 99,86%. Uji statistik menunjukkan perbedaan rerata yang bermakna antara 2 kelompok (p=0,000). Pembahasan: Nilai HOMA-B pada penyandang obes lebih tinggi dibandingkan dengan non-obes. Median nilai HOMA-B pada penyandang obes >150% artinya berada pada keadaan hiperinsulinemia. Simpulan: Perbedaan nilai HOMA-B ditemukan pada penyandang obes dan non-obes dewasa non-diabetes. Pemeriksaan HOMA-B dapat menjadi skrining awal penyandang obes sebagai kelompok risiko tinggi DMT2.
Impacted "Button Battery" in The Nose - a Time Management Comparison Rizki Saputra; Dolly Irfandy; Bestari Jaka Budiman
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i2.p445-453.2023

Abstract

Introduction: Foreign body in the nose can increase morbidity if not managed properly and correctly. Button battery containing alkaline substances can cause liquefactive necrosis. Management removes the button battery immediately. Case report: Two cases of a 4-year-old boy and a 5-year-old girl with a foreign body button battery were reported in the right and left nasal cavity, removed the button battery and debridement under general anesthesia. Conclusion: Button battery in the nasal cavity can cause various complications in the form of nasal perforation, this depends on the length of mucosal contact with the battery, the age of the battery and it must be removed immediately. Prevention plays an important role in preventing foreign bodies in the nose. 
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura dengan Pola Konsumsi Junk Food Melalui Pemesanan Secara Daring Eric Septian Prawira
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i2.p443-451.2023

Abstract

Kemudahan akses pemesanan makanan secara daring menjadi keuntungan bagi masyarakat. Pada umumnya makanan yang dipesan melalui daring tersebut adalah junk food. Selain karena akses yang mudah, junk food biasanya disajikan secara cepat oleh restoran. Akses yang mudah tersebut pasti menjadi pilihan bagi masyarakat yang memiliki kesibukan tinggi, tidak terkecuali mahasiswa kedokteran. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura dengan pola konsumsi junk food melalui pemesanan secara daring. Metode: Desain penelitian yang digunakan yakni analitik jenis cross sectional dengan metode pemilihan sampel consecutive sampling. Jumlah subjek penelitian ini sebanyak 99 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi Rank Spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian memiliki tingkat pengetahuan tentang junk food melalui pemesanan secara daring yang baik (72,7%). Hasil dari sikap terhadap junk food melalui pemesanan secara daring adalah sebagian besar memiliki sikap positif (99%), sedangkan pola konsumsi junk food melalui pemesanan secara daring memiliki frekuensi sering (58,6%) dan frekuensi jarang (41,4%). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan pola konsumsi junk food melalui pemesanan secara daring.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue