cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Aktivitas Antibakteri Infusa Daun Dandang Gendis (Clinacanthus nutans (Burm.f.) Lindau) Terhadap Pertumbuhan Shigella flexneri Ling Ling
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p639-649.2023

Abstract

Tujuan: Mengetahui aktivitas antibakteri infusa daun dandang gendis terhadap pertumbuhan Shigella flexneri dan mengetahui konsentrasi efektif infusa daun dandang gendis pada pertumbuhan Shigella flexneri; Metode: Skrining fitokimia infusa daun dandang gendis dilakukan dengan pengujian secara kualitatif. Pembuatan infusa daun dandang gendis dilakukan dengan merebus daun dandang gendis selama 15 menit dalam akuades yang telah dipanaskan hingga 90°C. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Siprofloksasin 5 µg/disk digunakan sebagai kontrol positif dan akuades steril digunakan sebagai kontrol negatif; Hasil: Berdasarkan hasil uji metabolit, didapatkan kandungan metabolit sekunder infusa daun dandang gendis adalah fenol, tanin, saponin, terpenoid, flavonoid, dan alkaloid. Metabolit sekunder dominan pada infusa daun dandang gendis adalah fenol (+++). Pengujian infusa daun dandang gendis tidak menunjukkan adanya zona hambat meskipun diujikan pada konsentrasi 100%; Kesimpulan: Infusa daun dandang gendis tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap Shigella flexneri.
Korelasi Positif antara Tumor Associated Macrophage dengan Stadium Klinis pada Adenokarsinoma Kolorektal Ryan Surya Ramadhan
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p578-591.2023

Abstract

Latar Belakang: Tingginya angka kejadian kanker kolorektal mendorong perkembangan pengetahuan mengenai kanker kolorektal, salah satunya mengenai tumor associated macrophage (TAM). TAM merupakan makrofag yang ditemukan dalam lingkungan mikro tumor dan dibagi menjadi 2 sub tipe M1 dan M2. Infiltrasi TAM akan mempengaruhi pertumbuhan ukuran serta akan berdampak pada stadium kanker yang lebih lanjut sehingga dicanangkan menjadi indikator prognosis pada kanker kolorektal. Tujuan: Mengetahui hubungan tumor associated macrophage dengan ukuran dan stadium kanker pada pasien adenokarsinoma kolorektal. Metode: Analitik observasional dengan pendekatan cross sectional menggunakan data sekunder. Sampel penelitian ini adalah 37 pasien adenokarsinoma kolorektal. Analisis statistik dengan uji Spearman. Hasil: Hasil dari analisis SPSS 25.0 didapatkan nilai sebesar 0,768 (p>0,05) untuk hubungan TAM dan klasifikasi “T” dan nilai sebesar 0,026 (p<0,05) untuk hubungan TAM dan stadium klinis. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara TAM dan klasifikasi “T” dan terdapat korelasi positif antara TAM dengan stadium klinis pada adenokarsinoma kolorektal.
E-Cigarette or Vaping Use-Associated Lung Injury Muhammad Furkan
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p699-712.2023

Abstract

Pendahuluan: Rokok elektrik pertama kali diperkenalkan di Cina pada tahun 2003, kemudian dibawa ke Eropa tahun 2005 dan Amerika tahun 2007. Rokok elektrik adalah perangkat yang memberikan pengalaman merokok dengan mengirimkan nikotin atau kandungan zat tertentu, ke dalam paru melalui penguapan. Rokok elektrik umumnya mengandung propilen glikol, gliserol, cairan perasa, logam berat, nikotin, dan senyawa organik volatil (VOC). Penggunaan rokok elektrik setiap hari di Amerika mencapai 7,6% dan 27,5% penggunaan dalam 30 hari terakhir.Kasus cedera paru akibat penggunaan produk rokok elektrik dikenal dengan istilah e-cigarette or vaping use-associated lung injury (EVALI) dilaporkan pertama kali pada 1 Agustus 2019. Sebanyak lebih dari 2.800 kasus rawat inap dan 68 kematian akibat EVALI per Maret 2020. Lebih dari 50% pasien meninggal memiliki diagnosis sindrom gangguan pernapasan akut. 
Exploring the Effects of Bone Marrow Mesenchymal Stem Cells on Amyloid Plaque Reduction in a Rat Model of Alzheimer's Disease Annita Annita; Gusti Revilla; Hirowati Ali; Almurdi Almurdi
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p1036-1044.2023

Abstract

Objective: This study aimed to evaluate the therapeutic potential of Bone Marrow-derived Mesenchymal Stem Cells (BM-MSCs) in mitigating amyloid plaque formation in Alzheimer's disease induced by Aluminum Chloride (AlCl3) in rats. Methods: Rats were divided into three groups: negative control, positive control (AlCl3-induced), and treatment (AlCl3 + BM-MSCs). Cognitive function was assessed five days post-induction, and amyloid plaques were quantified using Congo Red staining in the cortex and hippocampus. Results: A significant reduction in amyloid plaque was observed in rats treated with BM-MSCs. The proportion of stained areas decreased from 1.88 to 1.73 in the cortex and from 1.61 to 1.47 in the hippocampus, compared to AlCl3-only controls. Conclusion: BM-MSCs demonstrated a moderate but statistically significant reduction in amyloid plaque in a rat model of Alzheimer's disease, indicating their therapeutic potential.
Potensi kombinasi induced-pluripotent stem cells (iPSC) dan metode pengeditan gen clustered regularly interspaced short palindromic repeats–associated nuclease 9 (CRISPR-Cas9) sebagai terapi pada pasien hemofilia Irfan Hasbullah Putra; Khairunnisa -; Muhammad Yusan Pratama
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p1045-1055.2023

Abstract

Hemofilia merupakan penyakit genetik berupa gangguan dalam pembekuan darah yang terjadi akibat mutasi pada gen yang mengkode faktor koagulasi. Anak yang mengalami hemofilia apabila tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan berbagai macam komplikasi yang dapat berujung kepada kematian. Pada saat sekarang ini, anak yang mengalami hemophilia memerlukan terapi pengganti atau pengobatan dengan desmopresin yang dilakukan seumur hidup dengan risiko infeksi yang tinggi. Oleh karena itu dibutuhkan suatu terapi yang dapat mengatasi penyebab dari hemofilia tersebut, satu-satunya terapi yang dapat menyembuhkan hemofilia yaitu terapi gen. Terapi gen meliputi terapi dengan menggunakan metode pengeditan gen yang fleksibel dan mudah digunakan, clustered regularly interspaced short palindromic repeats–associated nuclease 9 (CRISPR- Cas9). Metode ini mampu dengan baik memotong molekul DNA pada titik tertentu melalui aktivitas endonuklease dengan bantuan single guide RNA (sgRNA). Penggunaan metode ini dapat dikembangkan untuk dilakukan pada induced pluripotent stem cell (iPSC). Pengkombinasian teknik iPSC dan gen editing CRISPR-Cas9 pada sel pasien hemofilia dapat dihasilkan stem sel yang mampu menghasilkan faktor koagulasi yang diperlukan. Sehingga dapat mengatasi permasalahan yang mejadi penyebab dari hemofilia tersebut.Kata kunci: Hemofilia, iPSC, CRISPR-Cas9
Pengaruh pemberian Iodine-131 terhadap viabilitas cell line Triple Negative Breast Cancer (TNBC) Katrin Monika; Aisyah Elliyanti; Yulia Kurniawati
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p912-918.2023

Abstract

AbstractObjective: To determine the effect of Iodine-131 administration on the viability of triple negative breast cancer cell lines and the IC50 value of Iodine-131. Methods: This study was a true experimental study using the MTT assay method to measure cell line viability after being given Iodine-131 at a dose of 7.8; 15.6; 31.3; 62.5; 125; 250; and 500 µCi for 24 hours. The research sample was the MDA-MB231 cell line which represents the Triple Negative Breast Cancer (TNBC) subtype of breast cancer. The IC50 value of Iodine-131 cell line MDA-MB231 was calculated using the GraphPad Prism-9 software. The results were analyzed using the Kruskal-Wallis and Post-Hoc Kruskal-Wallis tests, if p <0.05 was considered to significantly affect cell viability. Results: Iodine-131 affected cell viability in the MDA-MB231 cell line with a p<0.05. The IC50 value of Iodine-131 on the MDA-MB231 cell line was 255.7 µCi. Conclusion: Administration of Iodine-131 at a dose of 500 µCi for 24 hours significantly reduced the viability of the MDA-MB231 cell line. Iodine-131 dose of 255.7 µCi can inhibit 50% viability of the MDA-MB231 cell line.Keywords: Iodine-131; cell viability; cell line MDA-MB231; TNBC; IC50
Nilai ASTO Pasien Tonsilitis Kronis Pre dan Pasca Tonsiloadenoidektomi Dengan Riwayat Endokarditis Infeksi Syahri Gunawan; Novialdi Novialdi; Rismawati Yaswir; Didik Hariyanto; Aulia Rahman
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p1118-1127.2023

Abstract

Tonsilitis merupakan salah satu manifestasi paling sering dari infeksi saluran nafas atas. Pada pasien dengan tonsilitis kronis terdapat kecenderungan peningkatan titer Anti Streptolisin O, sebuah antibodi terhadap antigen Streptolisin O yang dihasilkan oleh bakteri Streptokokus β Hemolitikus grup A. Bakteri yang juga diketahui menjadi agen penyebab pada penyakit jantung infeksi. Tujuan: Mengetahui dan menginterpretasikan nilai ASTO pasien tonsilitis pre dan paska tonsiloadenoidektomi dengan riwayat endokarditis infeksi Laporan Kasus: Seorang anak perempuan 15 tahun dilaporkan dengan tonsilitis kronis dan post infective endocarditis definite. Pada pasien dilakukan pengukuran titer ASTO sebelum dan sesudah tindakan tonsiloadenoidektomi. Setelah dilakukan tonsiloadenoidektomi didapatkan bahwa titer ASTO menjadi negatif. Kesimpulan: Tonsiloadenoidektomi pada pasien dengan tonsilitis kronis dapat menurunkan kadar ASTO dan reaktivasinya sehingga dapat menghindari resiko terjadinya komplikasi yang berhubungan dengan Streptokokus β Hemolitikus grup A
Aktivitas Antibakteri Infusa Daun Dandang Gendis (Clinacanthus nutans (Burm.f.) Lindau) Terhadap Pertumbuhan Vibrio cholerae Daniel Leon Hart Panjaitan
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p959-972.2023

Abstract

Tujuan: Mengetahui aktivitas antibakteri infusa daun dandang gendis terhadap pertumbuhan Vibrio cholerae dan mengetahui konsentrasi efektif infusa daun dandang gendis pada pertumbuhan Vibrio cholerae. Metode: Skrining fitokimia infusa daun dandang gendis dilakukan dengan pengujian secara kualitatif. Pembuatan infusa daun dandang gendis dilakukan dengan merebus daun dandang gendis dalam akuades yang telah dipanaskan hingga suhu 90oC selama 15 menit. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Siprofloksasin 5 μg/cakram digunakan sebagai kontrol positif dan akuades steril digunakan sebagai kontrol negatif. Hasil: Berdasarkan hasil uji metabolit, didapatkan kandungan metabolit sekunder infusa daun dandang gendis yaitu fenol, saponin, tanin, terpenoid, alkaloid, dan flavonoid. Metabolit sekunder dominan pada infusa daun dandang gendis adalah fenol (+++). Pengujian infusa daun dandang gendis tidak menunjukkan adanya zona hambat pada pertumbuhan bakteri. Kesimpulan: Infusa daun dandang gendis tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap Vibrio cholerae.
Hubungan Efek Metabolik dan Hormon Kortisol Terhadap Pasien Gangguan Ansietas yang Berobat di Poli Psikiatri RS Madani Medan Nanda Sari Nuralita
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p886-893.2023

Abstract

Pendahuluan: Gangguan ansietas merupakan suatu kondisi yang sering dijumpai pada masyarakat secara umum. Gangguan ansietas jangka panjang dapat menyebabkan peningkatan hormon adrenalin sehingga terjadi peningkatan asam lemak bebas dan kadar glukosa darah, dan juga menyebabkan pelepasan hormon kortisol, yaitu hormon glukokortikoid yang disintesis dari kolesterol di korteks adrenal, yang dapat memberikan dampak negative terhadap efek kardiovaskular, metabolisme dan pernapasan. Kortisol umumnya dikenal sebagai "hormon stres", yang hanya dilepaskan selama kondisi stres. Tujuan: tujuan penelitian ini unutuk melihat hubungan antara efek metabolik terhadap peningkatan hormon kortisol pada pasien yang mengalami gangguan ansietas. Metode: penelitian merupakan penelitian analitik numerik dengan cara cross sectional, cara pengambilan sampel dengan cara non probability sampling jenis consecutive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna antara gangguan ansietas terhadap peningkatan kadar gula darah (p=0.001, r =0,625) dan kadar kolesterol (p<0.001, r=0,717). Tidak Terdapat perbedaan yang bermakana antara gangguan ansietas terhadap peningkatan hormone kortiso dengan nilai P=0.366, r=0,189. Kesimpulan: Dijumpai perbedaan bermakna antara gangguan ansietas terhadap peningkatan kadar gula darah dan kolesterol, tidak dijumpai perbedaan yang bermakana antara gangguan ansietas terhadap peningkatan hormon kortisol.
Systematic Literature Review: Pengaruh puasa terhadap nafsu makan pada obesitas dan bukan obesitas Raden Ayu Tanzila; irfannuddin irfannuddin; Yudianita Kesuma; Iche Andriyani Liberty
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p1056-1069.2023

Abstract

Background: Fasting is the voluntary act of abstaining from food, drink, or both, as well as from anything that breaks the fast for a certain time. In medicine, fasting has an important role in various diseases and health. Several studies have assessed the benefits of fasting in various physiological and pathological conditions, one of which is an appetite in obese and non-obese people. Objective: Writing an article in the form of a systematic literature review aims to analyze the effect of various fasting methods on appetite. Method: Systematic literature review method by taking 19 international journals, according to the specified keyword criteria. Results: From the results of the systematic review analysis, it was found that fasting affects subjective appetite by changing appetite scores and objective appetite by changing appetite regulation parameters such as leptin, ghrelin, PYY, adiponectin, and neuropeptide Y (NPY). Conclusion: It was concluded that fasting had positive benefits on appetite in both obese and healthy individuals. This systematic literature review is expected to be a reference for future researchers and further research can be carried out using a more varied literature search database.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue