cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Journal of Mathematics Education Research
ISSN : 22526455     EISSN : 25024507     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SOAL SETIPE TIMSS BERDASARKAN GAYA KOGNITIF SISWA PADA PEMBELAJARAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya kognitif memiliki peran yang sangat penting dalam proses pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi profil kemampuan pemecahan masalah  matematika soal setipe TIMSS pada siswa SMP kelas VIII dengan gaya kognitif FI dan FD. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah tiga siswa FI dan tiga siswa FD kelas VIII SMP 3 Kudus. Teknik pengumpulan data adalah dokumen, tes, dan wawancara. Analisis data meliputi reduksi, penyajian data,dan  penarikan kesimpulan. Hasil penelitian sebagai berikut (1) untuk subjek FI dalam  menyelesaikan masalah memiliki profil:  dapat memahami pernyataan verbal dari masalah dan mengubahnya ke dalam kalimat matematika, lebih analitis dalam menerima informasi,  dapat memperluas hasil pemecahan masalah dan pemikiran matematis, memberikan suatu pembenaran berdasarkan pada hasil,dan memecahkan masalah dalam konteks kehidupan nyata,  memperoleh jawaban yang benar, (2)  Untuk subjek FD dalam menyelesaikan masalah memiliki profil: dapat memahami pernyataan verbal dari masalah,tetapi tidak dapat mengubahnya ke dalam kalimat matematika,  lebih global dalam menerima informasi, mudah terpengaruh manipulasi unsur pengecoh karena memandang secara global, tidak dapat memperluas hasil pemecahan masalah, memberikan suatu pembenaran berdasarkan pada hasil,dan memecahkan masalah dalam konteks kehidupan nyata, sering tidak dapat memperoleh jawaban yang benar.Cognitive style has a very important role in the process of problem solving. This study aimed to obtain a profile of mathematical problem solving ability student with FI and FD cognitive style. This research is a descriptive qualitative approach. Subjects in this study were students of class VIII SMP 3 Kudus, ie three students FI and FD. Data collection techniques is a document, test, interview. Data analysis included reduction, presentation, and conclusion. The results of the study show that subject FI in resolving the problem have a profile: (a) to understand the verbal statement of the problem and turn it into a mathematical sentence, (b) more analytical in receiving the information, (c) can extend the results, providing a justification, and solve problems in real-life contexts, (d) to obtain the correct answer. Subject FD in resolving the problem have a profile: (a) to understand the verbal statement of the problem, but can’t turn it into a mathematical sentence, (b) more global in receiving the information, (c) susceptible manipulation humbug elements because they view it globally, (d) can’t extend the results, providing a justification, and solve problems in real-life contexts, (e) often can’t obtain the correct answer.
ANALISIS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DAN KEMAMPUAN LITERASI SERTA KARAKTER SISWA SMK
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika dengan berbagai pendekatan yang digunakan akan menjadikan hasil dari belajar matematika siswa baik dan tidak membosankan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi tentang pembelajaran matematika yang ditinjau dengan pendekatan humanistik dan konstruktivisme, serta kemampuan literasi matematika dan karakter mandiri dan tanggung jawab siswa SMK Negeri 1 Jepara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan dokumentasi. Sumber data adalah guru matematika, siswa, dan waka kurikulum. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata keterpenuhan indikator pada perangkat pembelajaran yang ditelaah dengan pendekatan humanistik 45,10% dan pendekatan konstruktivisme 37,63%. Perangkat pembelajaran yang digunakan oleh semua guru matematika di SMK Negeri 1 Jepara sama. Rata-rata persentase proses pembelajaran guru ditinjau dengan pendekatan humanistik 63% dan konstruktivisme 57%. Rata-rata persentase proses pembelajaran siswa ditinjau dengan pendekatan humanistik 65,5% dan konstruktivisme 52,5%. Proses pembelajaran matematika di SMK Negeri 1 Jepara cukup sesuai dengan pendekatan humanistik dan konstruktivisme. Kemampuan literasi matematika siswa kelas XI SMK Negeri 1 Jepara masih kurang. Penelitian ini menunjukkan bahwa karakter mandiri dan tanggung jawab siswa kelas XI cukup baik.Mathematics learning by using some approaches will cause the result of mathematics learning of the student good and not boring. The purpose of this research is to find description about mathematics learning which is reviewed by humanistic and constructivism approach, also mathematic literacy ability and independent, responsibility character of the students of SMK N 1 Jepara. This research is a qualitative research. The approach of the research wich is used descriptive approach. The data collecting done by in interview, observation participation, and documentation. Data source are mathematics teacher, students and visce of curriculum. The result of research get 45,10% of humanistic approach and 37,63% of constructivism approach. The learning instrument used by the teacher of SMK N 1 Jepara is same. The average of teaching process percentage reviewed by humanistic approach 63% and constructivism 57%. The average of the students learning process reviewed by humanistic approach 65,5% and constructivism 52,5%. The process of mathematics learning in SMK N 1 Jepara is quite suitable with humanistic and constructivism approach. Mathematic literacy ability of the XI grade of SMK N 1 Jepara students is quite less. This research showed that independent and responsible character of XI grade student is good enough.
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan perangkat pembelajaran model problem posing pendekatan saintifik yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model Thiagarajan. Pengolahan data penelitian untuk uji kevalidan dan kepraktisan dilakukan dengan menghitung rata-rata skor, sedangkan uji keefektifan dilakukan dengan uji t, uji proporsi, uji regresi, uji t berpasangan, dan uji normalitas gain. Hasil pengembangan diperoleh perangkat pembelajaran dinyatakan valid dengan rata-rata skor validasi silabus 4,3, RPP 4,31, buku peserta didik 4,24, LKPD 4,16, TKPM 4,19, dari skor maksimal 5,00. Perangkat pembelajaran praktis berdasarkan hasil pengamatan kemampuan guru 4,5 (sangat baik) dan respon peserta didik 3,8 (baik). Implementasi perangkat pembelajaran efektif yang ditunjukkan dengan: (1) ketuntasan klasikal TKKM melampaui 75%, rata-rata kelas melampaui KKM; (2) kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang pembelajarannya menggunakan model problrm posing pendekatan saintifik lebih baik dari pada peserta didik dengan pembelajaran konvensional; (3) keterampilan proses saintifik dan karakter kemandirian berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah; dan (4) adanya peningkatan pemecahan masalah dan mendiskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah berdasarkan Taksonomi SOLO.The purpose of this research to development lesson plan through problem posing model with scientific approach which are valid, practical, and effective. The development research using Thiagarajan model. Processing data for validation and practice can be done calculating the score average, while effectivity by use of t-test, proportion test, regression test, paired t-test, n-gain. The lesson plan is valid based on the average of validation scores syllabus 4,3, RPP 4,31, student book 4,24, LKPD 4,16, TKPM 4,19.  The lesson plan is practical based on the result of observation teacher ability 4,53 and student response 4,23. The lesson plan is effective: (1) completeness clasical is over 75%, class average is over KKM; (2) the ability of students’ problem solving that the learning use problem posing with secientific approach better than students in conventional learning; (3) scientific skill hardwork and character independencet positively to the ability of problem solving; (4) there is improvement ability of students’ problem solving and improvement in problem solving skills based on those solo taxonomy.
MODEL PBL DENGAN PENDEKATAN PMRI BERPENILAIAN SERUPA PISA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 memandang literasi matematika sebagai kompetensi yang penting. Namun, kemampuan literasi matematika siswa Indonesia masih rendah, hal ini dilihat dari hasil Programs of International Students Assessment (PISA) Penelitian ini merupakan penelitian R&D yang bertujuan untuk mengembangkan perangkat PBL dengan pendekatan PMRI berpenilaian serupa PISA yang valid dan praktis untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa SMP secara efektif. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi: silabus, RPP, LKS, buku siswa, dan tes kemampuan literasi matematika siswa serupa PISA. Proses pengembangan perangkat merujuk pada model Plomp yang meliputi: investigasi awal, desain, realisasi, tes, evaluasi dan revisi. Uji coba perangkat pembelajaran melibatkan siswa kelas VII SMP 2 Ungaran tahun akademik 2013/2014 dengan menggunakan desain penelitian non-randomized pretest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran dinilai valid oleh para ahli dengan kategori sangat baik. Perangkat pembelajaran dapat dikategorikan praktis dengan merujuk pada siswa dan guru merespon positif, serta kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dikategorikan tinggi. Pembelajaran juga efektif meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa.Curriculum 2013 sees the mathematical literacy as an important competence. However, the mathematical literacy capabilities students Indonesia is still low, it is seen from the results of Programs of International Students Assessment (PISA) This research is a R & D aimed at developing the PBL model PMRI approach a PISA similar assesment valid and practical to improve the mathematical literacy capabilities students SMP effectively. The learning devices includes: syllabi, lesson plans, worksheets, student books, and mathematics literacy capabilities tests similarly PISA. The development model follows the Plomp models which include: a preliminary investigation, design, realization, testing, evaluation and revision. The test involves a learning device class VII SMP 2 Ungaran academic year 2013/2014 by using of non-randomized study design pretest-posttest control group design. The results showed that the device is a valid learning assessed by experts with very good category. Practical learning tools can be categorized by reference to students and teachers responded positively, as well as the ability of teachers to manage learning categorized as high. Learning also effectively improve students' mathematical literacy capabilities.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TERPADU MODEL WEBBED DAN MODEL INTEGRATED BERMUATAN KARAKTER DI KELAS IV
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPengembangan perangkat pembelajaran modifikasi model 4-D  (menjadi 3D) Thiagarajan untuk mendapatkan perangkat pembelajaran terpadu Model Webbed dan Model Integrated bermuatan karakter yang valid, efektif  dan praktis serta mengetahui mana yang baik kedua model tersebut dalam implementasinya. Hasil: 1. Perangkat pembelajaran valid menurut validator, 2.Perangkat pembelajaran dikatakan efektif, karena 3 indikator terpenuhi, yaitu (1) TPK kedua model tersebut mencapai kriteria ketuntasan klasikal yaitu 88 Webbed dan 90 Integrated lebih besar dari KKM 68 serta mencapai ketuntasan individual lebih dari 75%, (2) aktivitas dan motivasi berpengaruh positif terhadap TPK, pengaruh aktivitas terhadap TPK  sebesar 93,3 % Webbed dan 97,1 % Integrated, pengaruh motivasi terhadap TPK sebesar 97 % Webbed dan 89 % Integrated dan secara bersama-sama sebesar 97 % Webbed dan 93 % Integrated, (3) adanya respon positif dari guru dan peserta didik. 3. Uji beda Integrated 90 dan Webbed 88,4 tetapi kedua model memilki kemampuan tidak berbeda. Saran: penelitian lanjut sampai tahap disseminate.
IMPLEMENTASI TEORI APOS DENGAN PENDEKATAN SIKLUS ACE UNTUK PENINGKATAN PENALARAN MATEMATIS SISWA
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaranmatematika dengan menggunakan implementasi teori APOS dengan pendekatansiklus ACE. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan dengan subjek uji cobaadalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Jepara. Hasil penelitian menunjukkan:( dengan nilai  80,7%, persamaan regresi sikap siswa diperolehŶ= -2,708+19,220X1, dengan   nilai 66,7%. Hasil kemampuan penalaran matematissiswa kelas eksperimen melebihi KKM = 71 dengan rata-rata 77,54 dan lebih dari80% siswa mencapai KKM yaitu 95,83%, secara stastitik uji-t lebih baik daripadarata-rata penalaran matematis kelas kontrol.AbstractThe purpose of  this research is to develop a mathematical model of  learning by using animplementation of  APOS theory with ACE cycle approach.The type of  this research is adevelopment research withthe trials subjects were the eighth grade studentsof  SMP Negeri2 Jepara. The results showed: with a value of  80,7%, the regression equation of  the students’attitude is obtained Y = -2,708 +19,220 X1, with a value of  66,7 %. The result of  the students’mathematical reasoning abilities of  the experimental class exceed the KKM = 71 with anaverage of  77,54 and more than 80% of  students achieved  the KKM that are 95,83%,statistically, the t-test is better than the average of  mathematical reasoning of  control class.2
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN REALISTIK BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA LITERASI MATEMATIKA MATERI SEGIEMPAT
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrakPenelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran dengan pendekatan realistik bermuatan pendidikan karakter. Mengembangkan berarti  membuat perangkat pembelajaran   yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan   dengan   menggunakan   model   Plomp.   Validasi   perangkat   dilakukan dengan meminta pertimbangan para ahli (validator), pengujian kepraktisan perangkat dilakukan dengan menganalisis data respon siswa dan data kemampuan guru mengelola pembelajaran,  sedangkan  pengujian  keefektifan  dilakukan  dengan  uji  perbedaan  rata- rata  literasi  matematika  dan  uji  ketuntasan  serta  uji  pengaruh  motivasi  dan  aktivitas siswa terhadap literasi matematika.  Teknik pengumpulan  data dengan tes, dokumentasi, observasi, dan angket. Hasil penelitian ini rata-rata nilai validator untuk silabus, Rencana Program Pembelajaran  (RPP), buku siswa, Lembar Kerja Siswa (LKS) dan Tes Literasi Matematika  berturut-turut  adalah  3,48;  3,37; 3,30; 3,35, dan 3,42; sehingga  perangkat pembelajaran tergolong valid. Rata-rata skor respon siswa dan kegiatan guru berturut-turut adalah  3,38 dan 3,5 yang mengindikasikan  bahwa  perangkat  pembelajaran  ini praktis. Rata-rata  literasi  matematika  siswa  yang  belajar  menggunakan     pendekatan  realistik 76,30 lebih baik daripada rata-rata literasi matematika  siswa yang belajar menggunakan metode konvensional  66,70, Keaktifan  dan motivasi siswa secara bersama  memberikan pengaruh sebesar 96,5% terhadap literasi matematika siswa. Dengan demikian perangkat pembelajaran  dengan pendekatan  realistik bermuatan  pendidikan  karakter adalah valid, praktis, dan efektif.AbstractThis research aims to develop a realistic approach to learning devices charged.This research is development by using models Plomp. Validation of the device is done by appealing to the exper, testing the practicality of the device is done by analyzing the response data of students and teachers the ability to manage the learning of  data, while testing the effectiveness of  a test performed using the average difference and regression testing to determine the effect of  students’ motivation towards literacy and math activities. The results of this study showed that the average value of the validator to the syllabus , Learning Programme Plan, student books, Student Worksheet, and the Literacy Test Mathematic row is 3,48, 3,37, 3,30, 3,35, and 3,42, thus classified as a valid, seen from the average of the students’ responses and teachers activity, respectively, 3.38 and 3.5 which indicates that the device is a practical learning.  Average  mathematics  literacy  students  are learning  to use a realistic  approach  charged 76.30 better than average mathematical literacy of  students who learn using conventional  methods 66.70, Motivation and motivated students with an impact of 96.5 % of the mathematical literacy of students. the realistic approach to learning with educational is valid, practical, and effective.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE PROBLEM BASED LEARNING BERORIENTASI ENVIRONMENTAL BASED EDUCATION
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrakPerangkat pembelajaran yang valid, efektif dan praktis berpengaruh pada perbaikan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini mengembangkan metode   Problem   Based   Learning berorientasi   Environmental   Based   Education pada pengembangan perangkat pembelajaran matematika materi lingkaran. Penelitian dan pengembangan dilakukan melalui model 4D dari Thiagarajan dan pengujiannya di SMP Negeri 2 Ungaran, Kabupaten Semarang. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kemampuan pemecahan masalah mencapai ketuntasan individu > 75 dan klasikal > 75% (dari kelas eksperimen diperoleh t =4.933, dan ketuntasan klasikal = 84,8%,); (2) adanya pengaruh kemandirian belajar (x1) dan keterampilan proses (x2) sebesar 90,5% terhadap kemampuan pemecahan masalah, sedangkan 9,5% dipengaruhi oleh  variabel lain dengan  persamaan regresi  Ŷ = 22,500  + 0,472x1+0,258x2 (3) adanya perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol (diperoleh F=7.877); (4) hasil uji ANOVA kedua kelas berbeda secara signifikan. Berdasarkan mean kemampuan pemecahan masalah, menunjukkan kelas eksperimen  lebih baik dibanding kelas kontrol. Hasil penelitian ini, menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid, efektif dan praktis untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik.abstractLearning package are valid, effective and practical effect on the improvement of  students problem solving abilities. This study developed a method of Problem Based Learning-Based Environmental Education oriented on the development of  learning material math circle. Research and development conducted through 4D models of Thiagarajan and testing in SMP N 2 Ungaran, Semarang regency. The results showed: (1) the ability to achieve mastery of individual problem solving > 75 and classical  > 75% (of the experimental class obtained t= 4,933, and the classical completeness = 84.8%); (2) the influence of  independent learning (x1) and process skills (x2) amounted to 90.5% of  the problem-solving abilities, while 9.5% is inf luenced by other variables to the regression equation Ŷ = 22,500 + 0,472x1+0,258x2 (3) the differences in learning outcomes between the experimental class with the control class (obtained F= 7,877); (4) the results of the ANOVA test two classes differ significantly. Based on the mean problem-solving skills, demonstrated experimental class better than the control class. The results of this study, a learning package that produces valid, effective and practical to improve problem-solving ability of students.
MODEL PEMBELAJARAN TAPPS BERBANTUAN MST UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini   untuk mendeskripsi karakteristik pembelajaran model TAPPS strategi IDEP DCG berbantuan MST serta menghasilkan perangkat pembelajaran matematika yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini termasuk jenis R & D atau jenis penelitian pengembangan . Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu pada model Thiagarajan, Semmel dan Semmel. Pengumpulan data terdiri dari lembar validasi, lembar  pengamatan  aktivitas  siswa,  lembar  angket  motivasi,  lembar  respon  siswa, lembar kemampuan guru melaksanakan   pembelajaran dan tes kemampuan berpikir kreatif.Hasil penelitian menunjukkan: (1) karakteristik   pembelajaran TAPPS adalah pembelajaran efektif, menyenangkan, inovatif, serta menumbuhkembangkan semangat kepercayaan diri siswa dalam memunculkan ide baru sehingga mampu memecahkan permasalahan  secara  sistematis  ;  (2)  perangkat  pembelajaran  yang  dikembangkan valid; dengan kriteria silabus, RPP, LKS, buku siswa, dan TKBK masing-masing sangat baik; (3) Perangkat pembelajarannya praktis, yaitu: a) kemampuan guru melaksanakan pembelajaran baik mempunyai rata-rata 4,395; dan b) respon siswa positif mempunyai rata-rata  86%; (4)  pembelajaran  matematika efektif  , data penelitian  menunjukkan ketuntasan belajar  melebihi 75%, adanya pengaruh positif aktivitas dan motivasi siswa terhadap ketuntasan berpikir kreatif  sebesar 86,2%;   berdasarkan uji banding kelas ekperimen lebih baik dari pada kelas ekspositori; adanya peningkatan kemampuan menjawab soal secara sistematis/tepat (fluency), memberikan jawaban yang beragam (flexibility), dan jawabannya menggunakan bahasa atau ide sendiri (orisinalitty).AbstractThe purpose of this research is to study characteristics of  model TAPPS with IDEP DCG strategy aided MST and produce valid mathematical learning tools, practical and effective. This research includes type of research development. Learning software development refers to model Thiagarajan, Semmel and Semmel. The data collection consists of  sheet validation, student activity sheet, motivation sheet, student response sheet, sheet ability of  teachers to implement learning. Study showed: (1) characteristics TAPPS learning is effective learning, fun, innovative, and foster the spirit of self-confidence in students so that they can bring new ideas to solve problems systematically, (2) learning tools developed valid; syllabus, RPP, LKS, student book   and TKBK with each criterion very well; (3) otherwise practical learning tools, namely: a) the ability of  teachers to implement the lessons learned on average 4,395; and b) the positive student response has an average of 86%; (4) effective mathematics teaching, research data shows mastery learning exceeds 75%, the positive inf luence of activity and motivation of students to think creatively completeness of 86.2%; comparisons based on experimental classes are better than the expository class; an increase in the ability to answer questions in a fluency, f lexibility, and orisinalitty.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA PROBLEM CENTERED LEARNING DENGAN PENDEKATAN PELATIHAN METAKOGNITIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MATERI PELUANG SISWA SMK KELAS XI
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakProblem  Centered  Learning (PCL)  yang  dipadukan  dengan  pelatihan  metakognitif dalam meningkatkan kemampuan memecahkan masalah materi peluang siswa SMK valid, praktis dan efektif ?. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan (1) silabus, (2) rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), (3) buku siswa dan (4) LKPD. Data diperoleh dari validasi ahli untuk uji valid, respon siswa dan pengamatan kemampuan guru menggunakan  perangkat  untuk uji praktis, dan pengamatan  keaktifan siswa, angket motivasi siswa dan tes kemampuan memecahkan masalah untuk uji efektif. Teknik  analisis  data  menggunakan  uji  ketuntasan,  beda  rata-rata  dan  pengaruh.Diperoleh  hasil  penelitian:  1)  perangkat  pembelajaran  yang  dikembangkan  valid dengan skor rata-rata silabus = 3,50, RPP = 3,44, buku siswa = 3,33 dan LKPD = 3,29. 2) uji coba terbatas praktis dengan skor   rata-rata respon siswa 90% dan skor rata-rata  kemampuan  guru  3,90.  3) uji coba  lapangan  efektif,  dengan  kriteria  (1) tuntas, (2) nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 80,59 lebih besar dari nilai rata- rata kelas kontrol sebesar 46,15, (3) persamaan regresi pengaruh keaktifan (X1) dan motivasi (X2) terhadap kemampuan pemecahan.  Permasalahan  pada penelitian ini adalah:  Bagaimana  dan  hasil pengembangan  perangkat  pembelajaran  matematika melalui pendekatan problem centered learning (masalah (Y) adalah Ŷ = 20,397 + 0,356X1 + 0,337X2 , dengan kontribusi masing-masing X1 sebesar 89,4% dan X2 sebesar 92,2%.AbstractThis research  is the development  of  mathematical  learning problem  centered  learning  with metacognitive training approach. Training in enhancing the problem solving abilities of students vocational opportunities valid material, practical and effective?. Developed learning tools are (1) syllabus, (2) lesson plan (RPP), (3) student book and (4) LKPD. Analysis using mastery test, the average difference test and test the inf luence. Results obtained: 1) learning tools developed valid with an average score syllabus = 3.50, RPP = 3.44, = 3.33 and student book LKPD = 3.29. 2) limited practical test with an average score of  90% student response and an average score of 3.90 teachers’ abilities. 3) effective field trials, with criteria (1) complete, (2) the average value of the experimental class was 80.59 greater than the average value of control class is 46.15, (3) the influence of the liveliness of the regression equation (X1) and motivation (X2) to problem-solving  1 ability (Y) is Ŷ = 20,397 + 0,356X1 + 0,337X2, with the contribution of each X  in the amount of 89.4% and in the amount of X2 92.2%.