cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi
Published by Politeknik Negeri Bali
ISSN : 1412114X     EISSN : 25805649     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi is a peer-reviewed research journal aiming at promoting and publishing original high quality research in all disciplines of engineering and applied technology. All research articles submitted to Logic should be original in nature, never previously published in any journal or presented in a conference or undergoing such process across the world. All the submissions will be peer-reviewed by the panel of experts associated with particular field. Submitted papers should meet the internationally accepted criteria and manuscripts should follow the style of the journal for the purpose of both reviewing and editing.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 3 (2014): November" : 12 Documents clear
Studi Analisis Rugi-Rugi Daya pada Penghantar Netral Akibat Sistem Tidak Seimbang di Jaringan Distribusi Gardu KA 1495 Penyulang Citraland Menggunakan Simulasi Program ETAP 7.0. I Wayan Suwardana; I Putu Sutawinaya; I Ayu Rai Wulandari
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.915 KB)

Abstract

Pada suatu sistem distribusi tenaga listrik, ketidakseimbangan beban sering kali terjadi sebagai akibat sulitnya mengatur beban di sisi pelanggan. Sebagai akibat dari ketidakseimbangan beban tersebut, muncul arus pada penghantar netral. Arus yang mengalir pada penghantar netral ini menyebabkan terjadinya rugi-rugi daya (losses). Pada penelitian ini, penulis melakukan analisis bagaimana pengaruh ketidakseimbangan beban pada Gardu Distribusi KA 1495 terhadap rugi-rugi daya penghantar netral saluran induk menggunakan program ETAP 7.0. Adapun hasil yang diperoleh, prosentase pembebanan trafo mengacu pada dasar data hasil pengukuran adalah sebesar 83,96 %, sedangkan yang mengacu pada data hasil simulasi ETAP adalah sebesar 84,77 %. Prosentase ketidakseimbangan beban mengacu pada data hasil pengukuran adalah sebesar 55,62%, sedangkan yang mengacu pada data hasil simulasi ETAP adalah sebesar 55,07 %. Besarnya arus netral mengacu pada data hasil pengukuran adalah sebesar 155,2409 ampere, sedangkan yang mengacu pada data hasi simulasi ETAP adalah sebesar 155,8148 ampere. Rugi-rugi daya yang terjadi pada penghantar netral saluran induk mengacu pada data hasil pengukuran adalah sebesar 56,5138 watt, sedangkan yang mengacu pada data hasil simulasi ETAP adalah 56,9325 watt.
STUDI ANALISIS PENAMBAHAN TRANSFORMATOR SISIPAN UNTUK MENOPANG BEBAN LEBIH DAN DROP TEGANGAN PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI KA 1516 PENYULANG BUDUK MENGGUNAKAN SIMULASI PROGRAM ETAP 7.0. I Putu Sutawinaya; I Wayan Teresna; Febry Setyacahyana P
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.508 KB)

Abstract

Transformator distribusi berfungsi untuk mentransformasikan energi listrik dari sumber listrik ke pelanggan. PT. PLN (Persero) sebagai perusahaan pengelola sistem tenaga listrik selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya. Untuk tetap dapat menjaga kualitas, maka keandalan sistem distribusi harus selalu terjaga dengan baik. Agar sistem distribusi tetap andal, maka prosentase pembebanan pada transformator distribusi tersebut jangan sampai melebihi ketentuan yaitu 80% dari bebannya. Begitu juga dengan drop tegangan di sisi pelanggan tidak lebih dari 10%. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan data pengukuran dan hasil simulasi ETAP, diketahui terjadi kenaikan pembebanan pada transformator KA 1516 secara berkala. Begitu juga terjadi drop tegangan di sisi pelanggan paling ujung yang relatif besar, yaitu sebesar 18,48%. Untuk dapat memperbaiki kondisi seperti ini, PT. PLN (Persero) telah berupaya untuk menambah suatu transformator sisipan dengan kapasitas sebesar 160 kVA. Berkenaan dengan pemasangan transformator sisipan tersebut, penulis membuat pemetaan terhadap tata letak Transfromator tersebut di lokasi. Harapannya agar keandalan dan kontinyuitas penyaluran energi listrik di lokasi tersebut tetap terjaga dengan baik.
PENGARUH VARIASI KONVERTER BIOGAS TERHADAP UNJUK KERJA PADA MESIN GENSET BERKAPASITAS 1200 WATT Ketut Catur Budi Artayana; I Gusti Bagus Wijaya Kusuma; I Wayan Bandem Adnyana
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.835 KB)

Abstract

Bahan bakar biogas juga dapat digunakan sebagai energi pembangkit genset akan tetapi belum mencapai batas optimal disebabkan oleh terjadinya kebocoran yang terjadi pada proses kerja karburator. penelitian ini yaitu unjuk kerja mesin pembangkit listrik (genset) berbahan bakar bensin, dengan membuat suatu konverter yang dapat berfungsi sebagai pengganti karburator, sebagai tempat pencampuran antara udara dengan bahan bakar biogas, dan memvariasikan tekanan pada saluran keluar penampung biogas, menggunakan diameter saluran udara masuk pada konverter yang paling sesuai. Variasi diameter saluran udara yang digunakan adalah 0,3cm, 0,4cm, 0,6cm, 0,8cm, 1,0cm, 1,2cm dan laju aliran massa biogas 0,200 kg/jam sampai 1,2 kg/jam menggunakan beban lampu 100watt hingga 400watt. Dari hasil penelitian mendapatkan model pembuatan konverter dengan variasi laju aliran massa terbaik 0,800 kg/jam dan ukuran 0,3 diameter saluran penampang udara masuk pada konverter hingga dapat menghemat pemakaian bahan bakar biogas mencapai 31% dibandingkan bahan bakar premium.
KAJIAN UNJUK KERJA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GAS G4 PT INDONESIA POWER UNIT BISNIS PEMBANGKITAN BALI Yon Eko Saputro; I Gusti Bagus Wijaya Kusuma; I Made Widiyarta
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.148 KB)

Abstract

Kebutuhan listrik rata-rata pulau Bali adalah sebesar 700 MW. Terdiri atas kapasitas pembangkit di Bali sebesar 427,59 MW, dan suplai daya dari Jawa melalui jaringan kabel laut sebesar 200 MW. Mengingat sangat pentingnya pemenuhan kebutuhan listrik dan mahalnya biaya investasi pembangunan pembangkit baru maka pembangkit-pembangkit yang sudah ada harus dimanfaatkan dengan maksimal, begitu juga dengan PLTG Pesanggaran. Salah satu cara untuk menjaga kehandalan sistem pembangkit adalah dengan melakukan over houl setelah pembangkit dioperasikan dalam satuan waktu tertentu. Dari Hasil pengujian yang dilakukan oleh PT PLN Jasa Sertifikasi diketahui bahwa setelah over houl pembangkit justru mengalami penurunan daya dan pemborosan bahan bakar, permasalahan inilah yang kemudian menjadi dasar dalam melakukan penelitian ini. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa penyebab penurunan performa dan pemborosan bahan bakar dikarenakan adanya kenaikan entalphi setelah proses kompresi secara rerata sebasar 2,69 kJ/kg yang memicu pemborosan bahan bakar. Besar penurunan performa pembangkit adalah 678,75 kW secara aktual dan 703,72 kW secara teoritis. Sedangkan pemborosan bahan bakar ditunjukkan dengan peningkatan Spesifik fuel Consumtion pembangkit dari sebelum dan sesudah over houl yaitu 0,3271 menjadi 0,3480 secara aktual dan 0,3259 menjadi 0,3469 secara teoritis. Akibat adanya penuruan performa dan pemborosan bahan bakar potensi kerugian perusahaan mencapai Rp. 137.803.325 / hari.
EVALUASI TEHADAP KELONGSORAN KOSTRUKSI PENAHAN/PEMECAH GELOMBANG DALAM RANGKA PENYELAMATAN SITUS DI PURA BATU MEJAN CANGGU I Nyoman Ramia; I Ketut Astawa Bagia
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.668 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Canggu Kabupaten Badung khususnya di Pura Batu Mejan. Penelitian bertujuan untuk mencari penyebab terjadinya longsor berkali-kali yang terjadi pada areal yang sama guna menyelamatkan situs yang masih tersisa di Pura tersebut. Penelitian meliputi penelitian lapangan yang dilakukan langsung secara visual keberadaan kondisi di lapangan dan penelitian laboratorium antara lain tentang sifat-sifat fisik dan mekanis tanah yang berhubungan dengan konstruksi penahan/pemecah gelombang tersebut. Selanjutnya dilakukan analisis terhadap stabilitas konstruksi sehingga dapat diketahui penyebab kelongsoran, serta mencari alternatif pemecahan masalah tesebut. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi salah satu acuan bagi masyarakat pengempon Pura dan pemda Badung untuk dapat menyelamatkan situs dipura Batu Mejan maupun areal disekitarnya. Disamping itu penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan alternatif bangunan bawah untuk mengembalikan kondisi lereng pemecah gelombang seperti sebelum terjadi longsor. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama kerusakan pada konstruksi penahan/pemecah gelombang tersebut adalah terjadinya aliran air di dalam tanah (sepage) pada tanah urugan di bawahnya.
USULAN PERANCANGAN ALAT PENGERING IRISAN JAJAN ULI YANG ERGONOMIS UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PADA PERAJIN JAJAN ULI DI DESA SURODADI KABUPATEN TABANAN, BALI I Nyoman Sutarna
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengeringan adalah proses pemindahan panas dan uap air yang memerlukan energi untuk menguapkan kandungan air yang dipindahkan dari permukaan bahan. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisis rancangan alat pengering jajan uli yang ergonomis sesuai dengan antropometri tubuh perajin jajan uli. Pengeringan jajan uli masih dilakukan secara tradisional dengan menjemur di bawah sinar matahari. Apabila kondisi cuaca bagus maka pengeringan merlukan waktu satu hari, apabila musin hujan pengeringan dilakukan di atas tungku api dapur yang memerlukan waktu dua sampai dengan tiga hari, dapat menyebabkan jajan uli berwarna kusam dan bau asap. Kurang optimalnya pengeringan dapat menyebabkan irisan jajan uli cepat berjamur. Dengan demikian, dapat menjadi perhatian dalam melakukan perancangan alat pengering jajan uli yang ergonomis. Disimpulkan bahwa dengan memperhatikan proses aktivitas perajin, dapat diusulkan perancangan alat pengering jajan uli yang ergonomis untuk mempermudah proses pengeringan irisan jajan uli. Disarankan kepada perencana suatu peralatan atau alat agar memperhatikan pengguna dari alat tersebut.
PERANCANGAN SOFTWARE MENGHITUNG PENYUSUTAN UMUR TRANSFORMATOR DAN EFISIENSI GARDU DISTRIBUSI PADA PENYULANG PERUMNAS IG Suputra Widharma; I Putu Sutawinaya
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.494 KB)

Abstract

Pembebanan pada sistem gardu distribusi merupakan salah satu penyebab timbulnya panas dan rugirugi pada sistem tersebut. Hal ini tentunya akan berdampak pada penurunan efisiensi gardu distibusi dan penyusutan umur teknis dari transformator yang digunakan pada sistem tersebut. Bila efisiensi gardu distibusi dan umur teknis dari transformator semakin menurun, maka keandalan sistem distribusi tersebut juga semakin menurun. Dengan demikian, kualitas pelayanan PT. PLN (Persero) terhadap masyarakat akan dianggap semakin menurun, sehingga ini akan berdampak negatif terhadap citra pelayanannya. Untuk dapat menghitung penurunan efisiensi gardu distibusi dan penyusutan umur transformator dengan cepat dan akurat, maka dirancang suatu sistem informasi menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 7.0. Untuk menguji performa dan kinerja program yang dirancang, maka dalam penelitian ini diuji 5 (lima) unit gardu distribusi yakni : DB0244, DB0524, DB0403, DB0846, dan DB0644 pada Penyulang Perumnas. Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin besar pembebanan suatu transformator maka efisiensi gardu distribusi dan umur teknis transformator semakin berkurang.
PENGUJIAN OPEN CIRCUIT VOLTAGE (VOC) DAN SHORT CIRCUIT CURRENT (ISC) LISTRIK PADA RANGKAIAN SERI PARALEL SOLAR CELLS PANEL DI POLITEKNIK NEGERI BALI I Nyoman Sugiarta
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.897 KB)

Abstract

Indonesia memiliki karunia sinar matahari. Hampir di setiap pelosok Indonesia, matahari menyinari sepanjang pagi sampai sore. Energi matahari yang dipancarkan dapat diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan panel surya / solar cell. Pembangkit listrik tenaga surya adalah ramah lingkungan, dan sangat menjanjikan. Sebagai salah satu alternatif untuk menggantikan pembangkit listrik menggunakan uap (dengan minyak dan batubara). Lima hal utama yang mempengaruhi unjuk kerja/ performansi dari modul solar cells panel yaitu bahan pembuat solar cells panel, resistansi beban, intensitas cahaya matahari, suhu/ temperatur solar cells panel, bayangan/ shading. Intensitas cahaya matahari setiap daerah dan tempat di Indonesia tentulah berbeda-beda. Hal ini tergantung pada kondisi cuaca pada masing-masing tempat tersebut. Unjuk kerja/performansi dari modul solar cell panel juga akan berbeda-beda akibat faktor cuaca ini. Hasil pengujian solar cell panel model BP350J dan SW 50 Poly/RB184/AP di Politeknik Negeri Bali apabila dirangkai seri dengan performansi (Voc) 43.3 V dan (Isc) 3.2 A akan menghasilkan rata-rata untuk cuaca cerah tidak berawan (Voc) 38.27 V dan (Isc) 1.41 A sedangkan cuaca mendung serta gerimis hujan menghasilkan (Voc) 0.054 V dan (Isc) 0.005 A. Pada rangkaian paralel dengan performansi (Voc) 21.5 V dan (Isc) 6.46 A akan menghasilkan rata-rata untuk cuaca cerah tidak berawan (Voc) 19.05 V dan Short Circuit Current (Isc) 3.02 A sedangkan cuaca mendung serta gerimis hujan menghasilkan (Voc) 0.545 V dan (Isc) 0.215 A.
KONTROL POMPA AIR LIMBAH MENGGUNAKAN SENSOR WLC OMRON 61F – G Ni Wayan Rasmini
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.074 KB)

Abstract

Air adalah esensial untuk kehidupan, kebutuhan air tidak hanya menyangkut kuantitas, melainkan juga kualitas dan kontinyuitasnya. Di Provinsi Bali, industri pariwisata di samping sebagai penyumbang pendapatan daerah terbesar, membutuhkan air yang sangat besar pula dan dikawatirkan sebagai perusak dan pencemar lingkungan yang tinggi. Dalam kegiatan industri pariwisata air dipergunakan untuk kegiatan MCK, laundry, aktivitas dapur/restoran, dan aktivitas kebun (landskap hotel). Limbah yang dihasilkannya tidak layak dibuang langsung ke lingkungan, harus diolah untuk kelayakan. Untuk hotel yang berada di kawasan BTDC Nusa Dua, limbah cair yang dihasikan diolah terlebih dahulu dan hasil olahannya dimanfaatkan untuk irigasi. Pengolahan dilakukan di IPAL PT. BTDC yang sering disebut Laguna PT. BTDC. Untuk menyalurkan air limbah dari collection pit hotel ke sistem pengolahan air limbah ini diperlukan pompa air, dimana sistem kerja pompa mesti diatur dengan rangkaian kontrol secara otomatis maupun semi otomatis, supaya kerja pompa tersebut sesuai dengan kebutuhan sistem pengolahan air tersebut. Dari dasar pemikiran di atas, maka dibuatlah : ā€ Kontrol Pompa Air Limbah Menggunakan Sensor WLC Omron 61F-Gā€ Untuk dapat merancang sistem kontrol pompa air limbah ini, harus dipahami deskripsi kerja dari pompa yang diinginkan, dan syarat keandalan, keam anan dan ekeonomi harus dipenuhi. Agar rangkaian kontrol ini dapat diimplementasikan, hendaknya diperhatikan kapasitas pompa yang akan dipergunakan, yang selanjutnya akan dipergunakan sebagai perhitungan untuk menentukan kapasitas: kabel, MCB dan kontaktor utama pada rangkaian kontrol.
FLUIDIZED BED GASIFICATION BERBAHAN BAKAR BIOMASSA DAN BATUBARA DENGAN VARIASI KOMPOSISI BAHAN BAKAR I Putu Angga Sukma Primantara; I Nyoman Suprapta Winaya; I Made Widiyarta
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.624 KB)

Abstract

:Gasifikasi merupakan sistem konversi bahan bakar mentah untuk dirubah menjadi gas yang mampu bakar, di beberapa negara gas ini akan digunakan untuk bahan bakar mesin diesel pada pembangkit listrik. Batubara biasanya digunakan sebagai bahan bakar utama dalam proses gasifikasi karena memiliki karbon dan nilai kalor yang cukup tinggi, namun di sisi lain batubara memiliki tingkat polusi yang cukup besar jika digunakan terus menerus dan batubara merupakan unrenewable energi dan ketersediaanya mulai menipis. Untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan cara co-gasifikasi, dimana sistem ini adalah pencampuran dua bahan bakar atau lebih yang bertujuan untuk meningkatkan performansi proses gasifikasi. Penelitian ini menggunakan empat jenis biomassa dicampur dengan batubara pada variasi komposisi massa (50%-50%, 60%40%, 70%-30%) dengan temperatur operasi 600OC. Reaktor gasifikasi berteknologi fluidized bed dengan diameter gasifier 96cm dan tinggi 162 cm menggunakan oil burner untuk memanaskan hamparan bed hingga mencapai teperatur operasi agar dapat terjadinya auto ignition. Keunggulan reaktor ini dapat digunakan untuk mengkonversi berbagai jenis bahan bakar dengan nilai kalor yang rendah untuk menghasilkan gas mampu bakar. Distribusi temperatur yang merata sepanjang reaktor diperoleh pada semua penelitian, persentase gas mampu bakar mengalami peningkatan dalam setiap penelitian, efisiensi konversi karbon tertinggi sebesar 86.10% dan efisiensi gasifikasi sebesar 95.09% pada penelitian komposisi 70% cangkang kelapa sawit dengan 30% batubara. Gas mampu bakar dan efisiensi gasifikasi mengalami peningkatan ketika bertambahnya massa biomassa pada perbandingan komposisi massa bahan bakar.

Page 1 of 2 | Total Record : 12