cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi
Published by Politeknik Negeri Bali
ISSN : 1412114X     EISSN : 25805649     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi is a peer-reviewed research journal aiming at promoting and publishing original high quality research in all disciplines of engineering and applied technology. All research articles submitted to Logic should be original in nature, never previously published in any journal or presented in a conference or undergoing such process across the world. All the submissions will be peer-reviewed by the panel of experts associated with particular field. Submitted papers should meet the internationally accepted criteria and manuscripts should follow the style of the journal for the purpose of both reviewing and editing.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 15 No 1 (2015): March" : 12 Documents clear
SIMULASI PENGUNCI PINTU BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA328P DENGAN MENGGUNAKAN 8 DIGIT PASSWORD I Ketut Darminta; I Gede Suputra Widharma; Putu Angga Juliantara
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 1 (2015): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.694 KB)

Abstract

Penggunaan sandi digital dapat difungsikan sebagai pengunci pintu rumah. Denganmenggunakan Mikrokontroler ATmega328P dapat membuat sistem kontrol pengunci pintu rumah danjuga dengan menggunakan sebuah solenoid sebagai tuas pengunci yang dipasang pada bagian pintu.Kontrol sistem pengunci pintu menggunakan 8 digit password. Kontrol utama dari sistem ini terdapatpada keypad 4x4 sebagai input, mikrokontroler ATmega328P sebagai sistem kontrol, LCD sebagaiinformasi proses data dan solenoid sebagai sistem yang dikontrol. Fitur lain yang ditambahkan pada alatini yaitu dapat menampilkan waktu berupa jam, menit, detik dan suhu yang terdeteksi pada lingkungansekitar. Kontrol waktu diatur dengan menggunakan komponen elektronika DS1307 dan sensor suhumenggunakan komponen elektronika LM35. Bahasa pemrograman yang digunakan bahasa C dan dengansoftware Arduino. Hasil pengujian sistem kontrol ini sudah dapat berkerja dengan baik dan dapat diaplikasikan pada pengunci pintu
PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH SAWIT DAN KOTORAN SAPI TERHADAP LAMANYA WAKTU TERJADINYA PROSES BIOGAS DAN WARNA NYALA API Hairian Rahmadi; Sudirman Sudirman
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 1 (2015): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.806 KB)

Abstract

Gas ini berasal dari pencampuran limbah cair sawit dan kotoran sapi, limbah cair sawit dan kotoranhewan yang dapat dimanfaatkan menjadi energi melalui proses anaerobic digestion. Pembuatan biogas darilimbah sawit, khususnya limbah cair sawit dan sapi ini berpotensi sebagai energi alternatif yang ramahlingkungan, karena selain dapat memanfaatkan limbah sawit dan ternak, sisa dari pembuatan biogas yang berupaslurry dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang kaya akan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman.biogas sangat banyak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pencampuran limbah cair sawitdan kotoran sapi terhadap lamanya waktu proses terjadinya biogas dan warna nyala api. Pengujian penelitian inimengunakan pressure gouge dan media kompor gas. Pada hasil pengujian warna nyala api yang dihasilkanwarna nyala api biru tidak sedikitpun berwarna merah. Warna api tersebut termasuk dalam kategori warna nyalaapi biru yang dapat dijelaskan bahwa warna nyala api yang dihasilkan ialah warna biru.
ANALISIS PENERAPAN ISTIRAHAT PENDEK DAPAT MENINGKATKAN KINERJA MAHASISWA PRAKTIK MESIN BUBUT DI BENGKEL TEKNOLOGI MEKANIK POLITEKNIK NEGERI BALI I Nyoman Sutarna
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 1 (2015): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.631 KB)

Abstract

Penerapan istirahat pendek menjadi objek dalam penelitian. Penurunan benda kerja, dan keluhanmuskuluskeletal dengan istirahat pendek pada mahasiswa praktik mesin bubut dan diikuti dengan peningkatankinerja mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah uuntuk mengetahui peningkatan kinerja mahasiswa ditinjau daripenurunan beban kerja, dan penurunan keluhan muskuloskeletal mahasiswa.Penelitian dilakukan dengan treatment by subjects design dengan jumlah sampel 12 mahasiswa. Keluhanmuskuloskeletal diukur dengan Nordic body map, beban kerja diprediksi dengan cara mengukur denyut nadi denganmetode 10 denyut.Data dianalis dengan uji t-praired dengan taraf signifikan p<0,05.Hasil analisis menunjukkan setelah penerapan istirahat pendek terjadi penurunan beban kerja, dan penurunankeluhan muskuloskeletal, serta diikuti dengan peningkatan kinerja mahasiswa.Disimpulkan bahwa dengan penerapan istirahat pendek terjadi peningkatan kinerja mahasiswa ditinjau daripenurunan beban kerja dan penurunan keluhan muskuloskeletal. Disarankan kepada para instruktur untukmenerapkan istirahat pendek bagi mahasiswa melakukan praktik selama 3 jam tanpa istirahat, setiap 1 jam kerjadiberi 10 menit istirahat.
Analisa Pengaruh Pemasangan Directional Ground Relay (DGR) sebagai Pengaman Gangguan Fasa Tanah Penyulang 20 kV I Gusti Putu Arka; I Gde Nyoman Sangka; I Made Purbhawa
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 1 (2015): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.8 KB)

Abstract

Penyulang Sempidi merupakan salah satu penyulang 20 kV yang dicatu dari Gardu Induk (GI) Kapaldengan panjang penyulang 47,775 km dan panjang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 21,199 km.Dengan menerapkan metode pentanahan netral transformator daya melalui tahanan tinggi 500 ohm dan arushubung singkat 1 fasa ke tanah maksimum 25 A. Karena arus gangguan yang relatif kecil, maka digunakanDirectional Ground Relay (DGR) sebagai relai pengaman gangguan hubung singkat 1 fasa ke tanah. DGRbekerja berdasarkan tegangan residu yang timbul pada saat terjadi gangguan hubung singkat ke tanah. Untukmendeteksi tegangan residu digunakan Grounding Potential Tansformer (GPT) dan untuk mendeteksi arus residudigunakan Zero Current Transformer (ZCT).
PERAMALAN BEBAN PENYULANG TIMPAG PADA GARDU INDUK KAPAL TAHUN 2014 – 2018 I Wayan Raka Ardana; I Made Budiada
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 1 (2015): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembebanan daya listrik pada penyulang Timpag selama 4 tahun dari tahun 2010 – 2014menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan yaitu sebesar 1,37 A per bulan. Dalam upaya untukmenjaga keandalan sistem distribusi daya listrik pada penyulang Timpag perlu dilakukan peramalan terhadapbeban penyulang untuk kurun waktu 5 tahun ke depan. Peramalan beban ini dimaksudkan untuk memperkirakankondisi pembebanan penyulang hingga tahun 2018. Peramalan beban dilakukan dengan menggunakan analisisregresi linier berdasarkan beban puncak 4 tahun sebelumnya. Hasil peramalan beban puncak menunjukkanbahwa beban puncak tertinggi pada tahun 2018 mencapai 68% dari kapasitas penyulang. Hal ini menunjukkanbahwa berdasarkan hasil peramalan yang telah dilakukan, pada tahun 2018 penyulang Timpag masih mampumelayani beban-beban listrik penyulang.
RANCANG BANGUN ALAT PEMBUAT DAN PENGASAH PAHAT BUBUT I Dewa Made Pancarana; I Made Aryana
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 1 (2015): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin gerinda pedestal merupakan salah satu alat untuk membuat dan mengasah pahat bubut. Prosespembuatan dan pengasahan pahat yang menggunakan mesin gerinda pedestal yang masih menggunakan tanganuntuk memegang benda kerja,dalam hal keselamatan kurang terjamin. Berdasarkan permasalahan tersebut, disinipenulis mencoba memberikan alternative untuk memudahkan pembuatan pahat bubut yaitu merancang “mesinpembuat dan pengasah pahat bubut” Diharapkan nantinya dapat mempermudah proses pembuatan pahat. Adapunhasil perancangan yang diperoleh yaitu: mesin pembuat dan pengasah pahat bubut menggunakan motor listrikdengan daya 1Hp dan putaran 1400 rpm. Diameter poros yang digunakan 32 mm dengan panjang 300 mmputaran pada batu gerinda sebesar 1400 rpm. Bantalan yang digunakan adalah bantalan gelinding. Puli yangdigunakan pada motor penggerak 76,2 mm, diameter puli yang digerakkan 76,2 mm, penerus daya menggunakansabuk V-belt A-45. Berdasarkan dari pengujian diperoleh bahwa mesin pembuat dan pengasah pahat bubut hasilmodifikasi dan tanpa mosifikasi memiliki perbedaan, dengan menggunakan mesin hasil modifikasi, keselamatankerja lebih terjamin, hasil lebih teliti, dan waktu pengerjaan lebih singkat, karena menggunakan ragum untukmemegang benda kerja. Sedangkan yang sekarang masih menggunakan tangan untuk memegang benda kerja.
ANALISIS PENGARUH PANJANG PIPA PENGHUBUNG AC SPLIT 2 PK YANG MELEBIHI STANDART PRODUSEN TERHADAP UNJUK KERJA Daud Simon Anakottapary; Sudirman Sudirman2
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 1 (2015): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.583 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pemasangan pipa penghubung indoor dan outdor AC Split yangmerupakan alat untuk membantu sirkulasi bahan pendingin /refrigeran, antara indoor dan outdoor oleh teknisi tokopenjual AC split. Penyediaan pipa dari pabrik dan toko penjual hanya 5 meter akan tetapi kenyataan di lapanganpemasangan melebihi dari 5 meter. Selain pemasangan pipa dari indoor ke outdoor AC split yang lebih dari 5meter oleh beberapa teknisi toko tidak diperlengkapi dengan alat vacum, tang amper dan charging manifoldsehingga hasilnya hanya berdasarkan perkiraan pemakaian jumlah refrigeran, tekanan, arus listrik dan temperatur.Kondisi penambahan panjang pipa ini menyebabkan tekanan refrigeran dan arus akan berkurang sehingga kerja dariAC split tidak bekerja dengan baik. Untuk itu dilakukan penelitian dengan variasi panjang pipa antara indoor danoutdoor 5 – 10 meter tanpa penambahan refrigeran dan dengan penambahan refrigeran. Hasil penelitian ini adalahCoefisien Of Performance (COP) tipe (1) panjang 6 meter 5,2 dan panjang 10 meter 3,9 untuk tipe (2) panjang 6meter 5,4 dan panjang 10 meter 4,13. Daya listrik yang diperlukan kompresor (watt) untuk tipe (1) panjang pipa 6meter 1476,5 watt dan panjang 10 meter 1559,3 watt untuk tipe (2) panjang pipa 6 meter 1601,1 watt dan panjang 10meter 1677,1 watt.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERAJIN IKAN TERI DENGAN KONVERSI ENERGI BIOMASSA Gede Bawa Susana; I Gede Santosa
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 1 (2015): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.337 KB)

Abstract

Proses pengeringan ikan teri secara alamiah memerlukan waktu dua hari saat cuaca cerah dan suhupengeringan tidak optimal yaitu ±33,43oC. Saat cuaca mendung atau hujan, perajin tidak bisa melakukan prosespengeringan. Proses pengeringan alamiah akan menimbulkan beban kerja tambahan dan rendahnya produktivitasperajin ikan teri. Oleh karena itu diterapkan metode konversi energi biomassa yaitu menggunakan heatexchanger untuk memindahkan udara panas ke dalam ruang pengering dengan sistem konveksi paksa dan udarapanas ini dihasilkan dari proses pembakaran biomassa sabut kelapa di dalam tungku. Hasil pengujian yangdilakukan pada 20 sampel, diperoleh bahwa dengan konversi energi biomassa yang diterapkan pada prosespengeringan dapat meningkatkan produktivitas perajin ikan teri sebesar 54,88%.
Kuat Tekan Beton Pasca Kebakaran pada Struktur Beton Bertulang di Pasar Seririt, Buleleng, Bali Fajar Surya Herlambang; I Komang Sudiarta
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 1 (2015): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.679 KB)

Abstract

struktur beton bertulang yang mengalami kebakaran dalam jangka waktu lebih dari 4 jam danmenghanguskan seluruh isi bangunan diyakini akan mengalami penurunan nilai kuat tekan. Walaupun demikiantidak serta merta struktur tersebut dibongkar jika bangunan akan difungsikan kembali. Untuk itu perlu dilakukananalisis menyeluruh terhadap struktur bangunan tersebut. Salah satu data penting dalam melakukan analisisadalah nilai kuat tekan beton pasca kebakaran. Dalam penelitian ini, tinjauan permasalahan adalah mengetahuikuat tekan beton pasca kebakaran pada Pasar Seririt di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Pengujian kuat tekanbeton yang digunakan adalah uji kuat tekan beton inti dan uji Hammer. Karena Pasar Seririt telah berdiri sejaktahun 1990-an dan tidak ditemukannya data teknis, maka digunakan Peraturan Beton Bertulang Indonesia 1971sebagai acuan dasar pembahasan. Dari hasil pengamatan di lapangan diketahui beton mengalami keretakan,pengelupasan selimut beton, perubahan warna dan menjadi rapuh sedangkan dari hasil pengujian diketahuibahwa kuat tekan beton masih dalam kriteria struktur atau lebih besar dari 225 kg/cm2 (K225). Berdasarkan hasilpengukuran dimensi di lapangan diketahui bahwa tebal plat lantai tidak memenuhi kriteria tebal minimumketahanan terhadap kebakaran sehingga mengalami kerusakan yang menyeluruh.
KLUSTERING BERBASIS PROTOTIPE DENGAN METODE FUZZY C-MEANS Putu Manik Prihatini
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 1 (2015): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.66 KB)

Abstract

Pengenalan pola mengklasifikasikan objek ke beberapa kelas atau kategori dan mengenalikecenderungan data. Pada pengenalan pola tidak terbimbing seperti klustering, vektor fitur pelatihan dan kelaskelastujuan belum diketahui. Fuzzy C-Means (FCM) adalah suatu teknik pengklusteran data, keberadaan tiaptiaptitik data dalam suatu kluster ditentukan oleh derajat keanggotaan. Metode FCM diterapkan pada penelitianini untuk melakukan pengelompokkan industri kecil. Proses klustering membutuhkan inisialisasi berupa sepuluhindustri kecil dengan dua kriteria yaitu modal awal dan rata-rata penjualan, serta parameter yang diperlukan.Proses diawali dengan melakukan pembangkitan matriks partisi U, kemudian menghitung pusat kluster,menghitung fungsi objektif dan melakukan perubahan matriks partisi U yang digunakan untuk iterasi berikutnya.Berdasarkan fungsi objektif yang diperoleh, dilakukan pengecekan apakah fungsi objektif sudah di bawahparameter error rate. Dengan parameter error rate yang ditentukan sebesar 0,000016 proses klusteringdihentikan pada iterasi tiga puluh tiga. Hasil akhir klustering mengelompokkan data industri ke dalam tigakelompok kluster yaitu kluster 1 (Industri 5 dan 7), kluster 2 (Industri 8, 9 dan 10), dan kluster 3 (Industri 1, 2, 3,4 dan 6).

Page 1 of 2 | Total Record : 12