cover
Contact Name
Prama Wahyudi
Contact Email
pramawahyudi@lptik.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltpa@fateta.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 14101920     EISSN : 25794019     DOI : -
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas (JTPA) adalah publikasi ilmiah di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian terkait ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian yang belum pernah dipublikasikan di media lain (kecuali dalam bentuk abstrak atau karya ilmiah akademik atau dipresentasikan dalam seminar atau konferensi). JTPA diterbitkan dua kali setahun pada bulan Maret dan September oleh Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas. Cakupan artikel Jurnal Teknologi Pertanian Andalas adalah: Teknologi Pertanian, Teknik Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian, Pertanian Agro-Industri, Teknologi Pangan dan Gizi.
Arjuna Subject : -
Articles 312 Documents
KONSENTRASI NaCl DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP KUALITAS TOMAT CHERRY (Solanum lycopersicum var. cerasiforme) Hayati, Maghfirah
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 27 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.27.2.185-194.2023

Abstract

Tomat adalah tanaman hortikultura yang rentan terhadap kerusakan, baik karena kerusakan mekanis, fisiologi lanjut, serta kerusakan akibat mikroorganisme. Kandungan kadar air yang tinggi dalam buah menyebabkan tomat mudah rusak dan meningkatkan percepatan proses respirasi dan transpirasi. Umumnya masa simpan buah tomat cherry hanya berkisar antara 5-7 hari pada suhu kamar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi NaCl dan lama perendaman yang terbaik serta interaksi antara keduanya terhadap kualitas tomat cherry. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3x3.Hasil penelitian membuktikan bahwa konsentrasi NaCl berpengaruh sangat nyata terhadap organoleptik atribut tekstur dan  aroma tomat cherry serta berpengaruh nyata pada warna b (kuning) dan organoleptik penerimaan keseluruhan. Konsentrasi terbaik didapatkan pada konsentrasi NaCl 9%. Lama waktu perendaman tidak berpengaruh nyata pada seluruh parameter pengamatan, lama perendaman cenderung lebih baik dijumpai pada lama perendaman 25 menit. Terdapat interaksi sangat nyata antara konsentrasi NaCl dan lama perendaman terhadap organoleptik tekstur serta terdapat interaksi nyata antara konsentrasi NaCl dan lama perendaman terhadap organoleptik aroma. Kualitas tomat cherry yang baik dijumpai pada kombinasi perlakuan konsentrasi NaCl 9% dengan lama perendaman 25 menit.
PEMETAAN SEBARAN LOKASI EROSI DAN KONSERVASI TANAH DAN AIR DI DAERAH TANGKAPAN AIR EMBUNG LEUWI PADJADJARAN II Rebekka, Putri; Amaru, Kharistya; Suryadi, Edy
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 27 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.27.2.210-220.2023

Abstract

Embung Leuwi Padjadjaran II merupakan bangunan penampung air yang berlokasi di Desa Cileles, Jatinangor. Pembangunan embung ini bertujuan untuk menghindari terjadinya banjir saat musim hujan tiba. Namun, keadaan embung mempunyai kenampakan fisik yang buruk. Bagian atas badan air embung dipenuhi dengan tumpukkan tanah. Hal tersebut mengindikasikan adanya erosi yang terjadi di daerah tangkapan air embung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan sebaran lokasi erosi dan konservasi tanah dan air di Daerah Tangkapan Air Embung Leuwi Padjadjaran II. Erosi yang terjadi pada setiap satuan unit lahan mempunyai tingkat bahaya erosi yang berbeda-beda yang dihitung menggunakan persamaan USLE berdasarkan faktor-faktor erosi. Faktor-faktor erosi tersebut antara lain: faktor erosivitas hujan (R), faktor erodibilitas tanah (K), faktor panjang kemiringan lahan (LS), faktor  pengelolaan tanaman (C) dan faktor pengelolaan konservasi (P). Tingkat bahaya erosi paling dominan di daerah tangkapan air embung adalah tingkat bahaya erosi sangat tinggi (>480 ton/ha/th). Sedangkan, tingkat bahaya terendah dimiliki oleh tingkat bahaya erosi rendah (15-60 ton/ha/th). Konservasi tanah dan air menjadi solusi yang direkomendasikan dalam menanggulangi masalah erosi yang terjadi daerah tangkapan air embung. Penerapan koservasi tanah dan air ditentukan berdasarkan Pedoman Pemilihan Teknologi Konservasi Tanah secara Mekanis dan Vegetatif berdasarkan Tingkat Kemiringan Lahan, Erodibilitas Tanah dan Kedalaman Solum (P3HTA).
ANALISIS KERUSAKAN BEARING MAIN SHAFT PADA MESIN SCREW PRESS MSB 15 DENGAN METODE TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) DI PABRIK KELAPA SAWIT PT. XYZ Hairiyah, Nina; Musthofa, Imron; Aminah, Aminah
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 28 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.28.1.1-7.2024

Abstract

Salah satu perusahaan kelapa sawit yang memproduksi CPO dan kernel di Kalimantan Selatan adalah PT. XYZ. Material yang sering mengalami kerusakan pada proses produksi kelapa sawit di PT. XYZ adalah bearing main shaft pada mesin screw press MSB 15 yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas CPO dan kernel yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan penyebab kerusakan bearing main shaft pada mesin screw press MSB 15 dengan metode Total Productive Maintenance (TPM) menggunakan informasi dan pengetahuan mengenai Overall Equipment Effectiveness (OEE), TPM, dan jam kerja mesin yang ada di stasiun press. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OEE pada mesin press di PT. XYZ berada di bawah standar, yaitu dengan nilai availability 77% yang seharusnya 90%. Nilai performance rate dan quality rate yaitu 89,57% dan 100%. Secara keseluruhan nilai OEE masih berada pada angka 68,5% masih dibawah standar yaitu 85%, yang artinya produksi yang dilakukan masih dinilai wajar namun perlu banyak perbaikan yang dilakukan. Hasil analisis yang dilakukan penyebab kerusakan bearing main shaft screw press MSB 15  stasiun press PT. XYZ adalah faktor engine error, human error, dan material.
KAJIAN SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK SUSU SAPI MURNI DENGAN PENAMBAHAN ASAP CAIR SELAMA PENYIMPANAN Budaraga, I Ketut -
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 27 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.27.2.221-228.2023

Abstract

This study aims to determine the effect of storage time on the quality of pure cow's milk with the addition of liquid smoke. It is also to determine the physicochemical and organoleptic properties of pure cow's milk with different storage times. The research method used was a simple Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatment levels and 3 replications. This study used pure cow's milk and purified cocoa shell liquid smoke. The results showed that the storage time of pure cow's milk added with liquid smoke which affected pH, mass, protein content, and organoleptic. The storage time of pure cow's milk added with liquid smoke at pH ranged from 4.17 - 6.45, mass 0.96 - 1.00, protein content 4.90 - 8.50 percent, and organoleptic gave an average value of taste 5.9 - 2.2, aroma 5.3-1.9, and color 6.1-2.3.
FORMULASI LILIN AROMATERAPI BERAROMA MINYAK SEREH WANGI (Cymbopogon nardus L.) ulvira, ulvira; Anggia, Malse
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 28 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.28.1.54-61.2024

Abstract

Lilin aromaterapi merupakan alternatif aplikasi aromaterapi secara inhalasi (penghirupan), dan  merupakan terapi yang di hasilkan oleh uap dari minyak atsiri yang di kemas menjadi produk lilin. Tujuan penelitian ini  adalah  mengetahui formulasi terbaik lilin aroma terapi berdasarkan penerimaan panelis dan  mengetahui pengaruh perbedaan persentase minyak sereh wangi terhadap sifat fisik terhadap lilin aromaterapi  yang di. Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan penambahan konsentrasi minyak atsiri serai wangi pada lilin aroma terapi dengan formulasi 6%, 7%, 8%, 9%, dan 10%. Pengamatan dari masing-masing perlakuan dianalisis dengan ANOVA dan menggunakan uji lanjut DNMRT pada taraf 5%.  Lilin aromaterapi yang memiliki waktu leleh terlama adalah pada lilin aroma terapi dengan formulasi A yaitu  penambahan minyak sereh wangi  sebanyak  7% dan titik leleh lilin aroma terapi seluruh perlakuan sudah sesuai dengan standar SNI 0386 –1989 – A / SII 0348 – 1980. Lilin aroma terapi yang paling jernih adalah lilin aroma terapi pada dengan penambahan minyak sereh wangi 6 %. Berdasarkan  penerimaan panelis terhadap lilin aromaterapi minyak serai wangi yang paling disukai adalah  lilin aroma terapi dengan pada formulasi A dengan penambahan  minyak sereh wangi sebanyak 6%.
RANCANG BANGUN SEPARATOR HASIL AKHIR PENYULINGAN SERAI WANGI MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIC (HC-SR04) Azrifirwan, Azrifirwan; putri, irriwad
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 27 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.27.2.161-172.2023

Abstract

Minyak serai wangi, hasil penyulingan dari daun serai wangi, memiliki nilai ekonomis tinggi. Proses penyulingan dilakukan menggunakan alat suling yang terdiri dari beberapa komponen utama seperti boiler, destilator, kondensor, dan separator. Setiap komponen memiliki peran penting dalam menghasilkan minyak serai wangi yang baik, mempengaruhi jumlah dan kualitas minyak yang dihasilkan serta waktu produksi. Dalam setiap komponen, separator jarang mendapatkan inovasi, baik dari segi desain maupun teknologi. Oleh karena itu, penelitian tentang "Rancang Bangun Separator Penyulingan Serai Wangi Menggunakan Sensor Ultrasonic (HC-SR04)" menjadi relevan. Penelitian dilakukan dengan membandingkan kinerja separator yang dibuat dengan separator yang sudah ada. Pengamatan dilakukan terhadap lamanya waktu penyulingan, kapasitas penyulingan, rendemen penyulingan, waktu pemisahan, kapasitas pemisahan, persentase minyak yang dapat dipisahkan, persentase minyak yang tidak dapat dipisahkan, besar energi listrik yang digunakan, perhitungan debit pompa, serta analisis secara ekonomi. Separator yang dibuat berhasil meningkatkan kecepatan pemisahan dibandingkan dengan separator manual dan dapat memisahkan minyak sereh wangi secara otomatis rata-rata sebesar 68,5%. Kata kunci: Minyak Serai Wangi, Penyulingan, Separator, Sensor Ultrasonic HC-SR04, 
PEMETAAN JENIS TANAMAN (CROP TYPES MAPPING) DI WILAYAH PANJI DAN KAPONGAN : APLIKASI CITRA SENTINEL-2 Indarto, Indarto; Kurnianto, Fahmi Arif; Widyaningsih, Dini Retno; Naufal, Dimas Ahmad
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 27 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.27.2.229-238.2023

Abstract

Citra penginderaan jauh dapat digunakan untuk pemetaan jenis tanaman atau Crop Type Mapping.  Penelitian ini bertujuan untuk memetakan jenis tanaman pada musim kemarau I dan musim kemarau II. Dua citra pada waktu yang berbeda digunakan untuk memetakan jenis tanaman pada musim kemarau I dan II. Metode klasifikasi terbimbing (supervised) dan training area yang memadai digunakan untuk memetakan jenis tanaman yang ada pada wilayah tersebut. Prosedur penelitian mencakup: (1) pengambilan data lapang; pengambilan 43 titik GCP; (2) inventarisasi data citra sentinel-2; (3) pra pengolahan (mencakup komposit dan clipping); (4) pengolahan citra (mencakup penentuan kelas, pembuatan training area, dan klasifikasi citra); (5) uji akurasi; dan (6) pembuatan  peta tematik. Uji akurasi menghasilkan nilai overall dan kappa akurasi sebesar 67.85% dan 59.93% (untuk MK I) serta sebesar 71.39% dan 64.58% (untuk MK II). Secara umum, citra sentinel dapat digunakan untuk memetakan jenis tanaman pada musim kemarau I dan II.
OPTIMALISASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU MENGGUNAKAN ROTARY ALGAE BIOFILM REACTOR (RABR) DENGAN PENAMBAHAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) DARI LIMBAH DAPUR Elystia, Shinta
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 27 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.27.2.173-184.2023

Abstract

Limbah cair tahu yang dibuang secara langsung tanpa adanya pengolahan akan menyebabkan pencemaran, sehingga perlu adanya pengolahan sebelum dibuang ke lingkungan. Salah satu proses yang dilakukan pada pengolahan limbah cair tahu adalah pengolahan secara biologis dengan memanfaatkan simbiosis mikroalga dan bakteri untuk menurunkan parameter pencemar menggunakan teknologi Rotary Algae Biofilm Reactor (RABR) dengan sistem biakan melekat (biofilm) dan tersuspensi. Mikroalga yang digunakan yaitu Chlorella sp. dan bakteri berasal dari mikroorganisme lokal (MOL) hasil fermentasi limbah dapur yang tidak dimanfaatkan dan mengandung mikroorganisme aerob dengan VSS (Volatile Suspended Solids) >3000 mg/l. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan penambahan MOL limbah dapur dengan kepadatan bakteri sebanyak 20 ml (VSS 3950 mg/L), 40 ml (VSS 4480 mg/L) dan 60 ml (VSS 5170 mg/L) serta waktu kontak 1, 3, dan 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penambahan MOL limbah dapur sebanyak 60 ml dengan VSS 5170 mg/L pada hari ke-5 didapatkan efisiensi penyisihan COD sebesar 88,89% dan NH3 sebesar 91% dengan total jumlah kepadatan sel tersuspensi dan melekat (biofilm) Chlorella sp. masing masing sebesar 2,39 x 106 sel/ml dan 2,47x 106 sel/ml.
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN TANAMAN UBI KAYU (Manihot esculenta C.) DENGAN METODE GROWING DEGREE DAYS Yanti, Delvi; Shalihah, Nadiyatus; Safitri, Imelda; Rusnam, Rusnam
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 27 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.27.2.185-209.2023

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah menentukan tingkat kesesuaian lahan tanaman ubi kayu di Provinsi Sumatera Barat berbasis Growing Degree Days (GDD) secara spasial dan temporal. Parameter yang digunakan yaitu curah hujan, kelerengan, penggunaan lahan, tekstur tanah, dan pH tanah. Semua parameter dikelompokkan menjadi satu atribut dengan cara overlay menggunakan aplikasi ArcGIS, kemudian dilakukan pembandingan (matching) dengan syarat tumbuh tanaman ubi kayu untuk kesesuaian lahan, dan dilanjutkan dengan pemberian scoring. Analisis dilanjutkan dengan menentukan nilai Growing Degree Days (GDD) pada setiap titik pengamatan masing-masing skenario waktu tanam yang diolah menggunakan data suhu. Skenario waktu tanam yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 12 skenario waktu tanam. Hasil penelitian menunjukkan Provinsi Sumatera Barat memiliki lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman ubi kayu, kelas sangat sesuai (S1) seluas 879.921,97 Ha dan kelas sesuai (S2) seluas 1.437.152,41 (39,92%). Waktu tanam yang paling optimal untuk tanaman ubi kayu berdasarkan nilai GDD untuk wilayah Sumatera Barat yaitu pada bulan Oktober. Kabupaten Lima Puluh Kota, Pasaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, dan Solok Selatan memiliki potensi yang tinggi untuk dilakukan pengembangan tanaman ubi kayu karena pada wilayah ini memiliki kecocokan pada lahan (sangat sesuai) S1 dan sesuai (S2) yang luas (> 200.000 ha), serta niai GDD wilayahnya sesuai dengan nilai GDD untuk ubi kayu.
PENGARUH PENGGUNAAN LILIN CARNAUBA TERHADAP MUTU BUAH ALPUKAT (Persea americana Mill) VARIETAS MEGA PANINGGAHAN Yanti, Nika Rahma; Fahmy, Khandra; Ifmalinda, Ifmalinda; Arlius, Feri; Fresmiyanti, Mia
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 27 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.27.2.239-248.2023

Abstract

Alpukat merupakan salah satu buah yang memiliki umur simpan yang singkat, sehingga buah ini akan cepat rusak jika tidak diberikan perlakuan pascapanen seperti layu, terkelupas, lecet hingga busuk. Pemberian lilin carnauba merupakan salah satu usaha untuk mempertahankan mutu buah alpukat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan menentukan konsentrasi terbaik dari pelapisan dengan lilin carnauba terhadap mutu buah alpukat varietas Mega Paninggahan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan beberapa konsentrasi pelapisan lilin yaitu 0%, 3%, 6%, dan 9% yang disimpan pada suhu ruang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelapisan lilin dengan konsentrasi 6% dengan umur simpan 11 hari adalah perlakuan konsentrasi terbaik dengan nilai kadar air sebesar 80,161%; susut bobot sebesar 4,406%; kekerasan sebesar 76,1 N/cm2; dan TPT sebesar 9,10 Brix; Ph 6,8; dan Vitamin C 38,3.