cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Physical Education and Sports
ISSN : 2252648X     EISSN : 25024477     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Physical Education and Sports publishes articles of original researchs and conceptual studies about physical education and sports.
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
PERAN MANIPULASI SWEDIA MASSAGE TERHADAP WAKTU PULIH PADA LATIHAN ANAEROB
Journal of Physical Education and Sports Vol 3 No 2 (2014): November 2014
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v3i2.4816

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui dan Mengkaji Peran Manipulasi  Swedia Massage Terhadap  Terhadap Waktu Pulih asal pada Latihan Anaerob. Jenis penelitian eksperimental laboratories dengan menggunakan rancangan ”Randomized Pretest-Postest Control Group Design.  Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta. Sampel sebanyak 20 orang yang diperoleh secara radom. Variabel penelitian terdiri dari Variabel bebas yaitu: Latihan anaerobik lari 400 meter Manipulasi Swedia Massage pada paha depan selama 15 menit dan Variabel tergantung pada penelitian ini yaitu Kadar asam laktat darah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis anova satu jalan dengan uji prasyarat uji normalitas, homogenitas.Hasil penelitian ini membuktikan bahwa: Swedia Massage lebih cepat  untuk pemulihan setelah latihan anaerob.Waktu Pulih setelah mengunakan manipulasi Swedia Massage diperoleh hasil rata-rata pemulihan 4,76 dibandingkan dengan tanpa menggunakan manipulasi.  Simpulan yang didapat adalah Swedia Massage  lebih efektif untuk pemulihan setelah latihan anaerob dibandingkan dengan tanpa menggunakan manipulasi.  Saran yang dapat disampaikan adalah salah satu metode pemulihan setelah latihan anaerob dengan manipulasi Swedia Massage. AbstractThis study aims to determine and Assessing the Role of Swedish Massage Manipulation against Time Recovered in Anaerobic Exercise Type using a laboratory experimental research design “Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. The population in this study was the Student State University of Yogyakarta. Sample of 20 people randomly obtained. Variables consisted of independent variables, namely: Anaerobic exercise Manipulation 400m Swedish massage on quads for 15 minutes and dependent variables in this study that the blood lactic acid levels. The data analysis technique used in this study is one way ANOVA analysis to test the normality test preconditions, homogeneity. The results of this study prove that: Swedish massage for a quicker recovery after anaerobic exercise. Time Recovered after manipulation using Swedish massage obtained an average yield of 4.76 compared to recovery without the use of manipulation. The conclusion is the Swedish massage is more effective for anaerobic recovery after exercise compared without any use of manipulation. Suggestions that can be delivered are one of the methods of recovery after anaerobic exercise is with Swedish massage manipulation
MATERI PEMBELAJARAN TEMATIK PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR
Journal of Physical Education and Sports Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v4i1.6880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model materi pembelajaran tematik pada mata pelajaran Penjasorkes yang sesuai untuk pembelajaran SD kelas V, mengetahui efektifitas keterlaksanaan bentuk materi pembelajaran tematik pada mata pelajaran Penjasorkes SD kelas V, dan mengetahui ketertarikan siswa terhadap bentuk materi pembelajaran tematik pada mata pelajaran Penjasorkes SD kelas V. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D (Research and Development) yaitu pengembangan produk berupa materi pembelajaran tematik penjasorkes untuk pembelajaran SD kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman observasi dan kuisioner dengan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kemudian di konversikan ke data kualitatif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V di 18 sekolah dasar di Kabupaten Brebes. Hasil keterlaksanaan produk pada masing-masing tema adalah sebagai berikut: tema 1 rata-rata nilai yaitu 93,28 predikat “A”; tema 2 rata-rata 93,78 predikat “A”; tema 3 rata-rata 90,83 predikat “A”; tema 4 rata-rata 92,33 predikat “A”; tema 5 rata-rata 94,55 predikat “A”. Kesimpulan penelitian ini yaitu pengembangan materi pembelajaran tematik penjasorkes untuk siswa sekolah dasar kelas V dapat menciptakan pembelajaran yang efektif, bisa digunakan untuk mengembangkan 3 ranah pembelajaran (kognitif, afektif, dan psikomotor) dengan optimal.  This learning aims to create thematic learning instruction for physical exercise and health subject based on the nature fifth grades learning system, know the effectiveness application this thematic learning material during the conduct physical exercise and health education subject in fifth grade elementary school, and identify students interest in thematic learning material physical exercise and health education subject for fifth grade. The method used in this research is Research and Development done with product development, in this context it is thematic learning material for PEH subjects for fifth grade. Data collection technique was based on observation, questionnaire and data analysis was assessed with descriptive statistic in which the data was later converted into qualitative data. The subjects is students fifth grade in 18 elementary schools in Brebes Regency. The results product implementation of each theme were explained as follows; Theme 1 average is 93,28; theme 2 average is 93,78; theme 3 average is 90,83; theme 4 average is 92,33; theme 5 average is 94,55. This study concluded that material development thematic learning of PEH subject for fifth grade students elementary could create effective learning, which later canbe used for optimum improvement three aspects learning (cognitive, affective and psychomotor).
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENJASORKES SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI SE-KOTA DENPASAR
Journal of Physical Education and Sports Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v4i1.6881

Abstract

Dari observasi awal peneliti melihat adanya penggabungan jadwal pembelajaran pendikan jasmani olahraga dan kesehatan (penjasorkes) yang dilakukan bersamaan pada jenjang kelas yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen pembelajaran penjasorkes di SLB Negeri se Kota Denpasar.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, pengamatan dan dokumen. Subyek penelitian meliputi SLB Negeri se-Kota Denpasar. sumber data diperoleh dari kepala sekolah, guru dan siswa. Analisis data mengumpulkan data, menyajikan data, mereduksi data dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan dalam hal perencanaan pembelajaran guru tidak melakukan asesmen, guru belum menjabarkan hasil asesmen pembelajaran melalui silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Guru telah membuat Silabus dan RPP berbeda disetiap kelasnya sesuai dengan kurikulum. Pada pelaksanaan pembelajaran penjasorkes digabung ditiap kelas yang berbeda dan mendapatkan materi yang sama. Pada evaluasi guru mengevaluasi proses dan hasil belajar siswa guru belum memiliki analisis penilaian. Tindaklanjut hasil evaluasi pembelajaran masih diupayakan oleh guru.  Disimpulkan bahwa manajemen pembelajaran penjasorkes (SLB) Negeri se–Kota Denpasar belum baik karena guru masih mengalami banyak keterbatasanFrom preliminary observations researchers looked at learning from the Physical Education Sport and Health (PESH) carried out simultaneously at different grade levels with the provision of the same material, whereas the basic competencies in the curriculum each class is different. The aim is to find how learning management done by teachers.  This study used a qualitative approach, Subjects of study include. Source data obtained from  headmasters, teachers and students. analyzed by collecting, presenting, reduce the data and conclusions.  The results in lesson plan teacher do assessment, from assemsent teacher translated into learning programs through the syllabus and lesson plan. Teachers’ve made a different syllabus and lesson plans in accordance with the curriculum in each class. implementation of learning combined in each different class and getting the same material. Implementation has not correspond in the lesson plan. In evaluation, the teacher’s evaluated but teachers haven’t evaluation analysis. Follow up the results learning evaluation is still pursued.   It was concluded that the learning management Denpasar city has not been good because the teacher has limitation
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AKTIVITAS RITMIK BERBASIS MULTIMEDIA PADA PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) KABUPATEN OGAN KOMERING ULU (OKU) SELATAN PROVINSI SUMATERA SELATAN
Journal of Physical Education and Sports Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v4i1.6884

Abstract

Media pembelajaran aktivitas ritmik yang digunakan guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan adalah teks, audio, dan visual. Media yang digunakan memiliki kekurangan, yaitu siswa menjadi jenuh, kurang memotivasi siswa, dan kurang mengembangkan kreativitas gerak. Tujuan penelitian adalah menciptakan pengembangan media pembelajaran aktivitas ritmik berbasis multimedia dan uji efektifitas produk. Prosedur pengembangan yang digunakan meliputi: menganalisis produk, produk awal, validasi ahli, uji coba, revisi, hasil akhir, dan uji keafektifan. Instrument yang digunakan adalah angket dan wawancara. Subjek penelitian adalah guru dan siswa SMK Kabupaten OKU Selatan. Hasil validasi dari ahli materi sangat baik dengan rerata skor 4,37 dan penilaian ahli media sangat baik dengan rerata skor 4,72. Uji coba kelompok kecil penilaian guru sangat baik dengan rerata skor 4,70 dan  siswa sangat baik dengan rerata skor 4,61. Uji coba skala besar guru sangat baik dengan rerata skor 4,61 dan siswa sangat baik  dengan rerata skor 4,54. Uji keafektifan produk dengan rerata sangat baik yaitu 84,63%. Kesimpulan produk media pembelajaran aktivitas ritmik berbasis  multimedia adalah dapat mempermudah proses pembelajaran dan  menjadi sumber belajar yang dapat digunakan serta dimanfaatkan oleh guru dan siswa.Instructional media rhythmic activity that teachers use physical education, sports, and health is text, audio, and visual. Media used to have disadvantages, namely students become saturated, less motivated students, and less develop creativity motion. The research objective is to create a media development rhythmic multimedia based learning activities and test the effectiveness of the product. Development procedures used include: analyzing the product, initial product, expert validation, testing, revision, final results, and affective test. The instrument used was a questionnaire and interviews. The subjects were teachers and students of SMK South OKU District. Results of the validation of an excellent matter experts with a mean score of 4.37 and very good assessment of media experts with a mean score of 4.72. Small group trial assessment very good teacher with a mean score of 4.70 and excellent student with a mean score of 4.61. Large scale trials are very good teacher with a mean score of 4.61 and an excellent student with a mean score of 4.54. Keafektifan test product with an excellent average is 84.63%. Conclusion media products rhythmic multimedia-based learning activity is to facilitate the learning process and learning resources that can be used and utilized by teachers and students.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLING PASSING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SISWA SMA NEGERI 1 SEMARANG
Journal of Physical Education and Sports Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v4i1.6887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1)  perbedaan pengaruh antara media pembelajaran visual dan media audio visual terhadap kemampuan hasil belajar sepakbola,2) perbedaan pengaruh antara tingkat motivasi tinggi dan rendah terhadap hasil belajar sepakbola, 3) interaksi antara media pembelajaran dan motivasi siswa terhadap hasil belajar sepakbola.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Populasi penelitian siswa berjumlah 530 orang dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 44 orang dengan teknik purposive sampling, terdiri dari 22 siswa  motivasi tinggi dan 22 siswa yang memiliki motivasi rendah.Hasil penelitian menunjukkan.1) terdapat perbedaan pengaruh antara penggunaan media visual, terbukti dari f hitung (4.915) > f tabel (4.085). 2) terdapat perbedaan pengaruh antara motivasi tinggi dan motivasi rendah  terhadap hasil belajar sepakbola. Terbukti dari F hitung (141.360) > dari F Tabel (4.085) dan (3) terdapat interaksi antara media pembelajaran dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar, terbukti dari F hitung (6,433)  > F tabel (4.085).The purpose of this study is to determine: 1) the difference of the effect in using the learning media Audio visual on the result learning on football, 2) The difference of the effects between high motivation and low motivation on the result learning on football, 3) The interaction between learning media and students’ motivation on the learning result of football.This study uses experiment method with a factorial design 2x2. Population of the research was 530 students second, and  samples used in this study around 44 students by using purposive sampling, consist 22 students has high motivation and 22 students has low motivation.The results showed.1) There were the differences between the use visual media with the proof that f – test (4.915)>f table (4.085). 2). the difference between the effect of high motivation and low motivation on learning result in football with the proof F-test (141.360)> from F table (4.085) and 3). there was an interaction between learning media and motivation on learning result on football with the proof F test (6,433) > F table (4.085).
STATUS GIZI, KESEGARAN JASMANI DAN KECEERDASAN EMOSI DENGAN PRESTASI BELAJAR
Journal of Physical Education and Sports Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v4i1.6892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi, kesegaran jasmani, dan kecerdasan emosi dengan prestasi belajar siswa serta berapa besarnya sumbangan dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Pendekatan kuantitatif dengan sampel 87 siswa, yaitu seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Bayat Klaten tahun pelajaran 2013/2014. Variabel bebas status gizi dengan indeks massa tubuh, kesegaran jasmani dengan tes kesegaran jasmani Indonesia, dan kecerdasan emosi dengan dokumentasi tes psikologi. Variabel terikat yaitu prestasi belajar dengan dokumentasi nilai rapor semester genap tahun pelajaran 2003/2014. Analisis data dengan regresi tunggal, ganda dan analisis jalur menggunakan structural equation modeling. Hasil penelitian adalah terjadi kenaikan satu satuan status gizi akan diikuti dengan kenaikan prestasi belajar sebesar 0,221 apabila kesegaran jasmani dan kecerdasan emosi dikontrol. Terjadi kenaikan satu satuan kesegaran jasmani akan diikuti dengan kenaikan prestasi belajar sebesar 0,215, apabila status gizi dan kecerdasan emosi dikontrol. Terjadi kenaikan satu satuan kecerdasan emosi akan diikuti dengan kenaikan prestasi belajar sebesar 0,247 apabila status gizi dan kesegaran jasmani dikontrol. Simpulan penelitian adalah ada hubungan yang signifikan antara status gizi, kesegaran jasmani, dan kecerdasan emosi dengan prestasi belajar siswa.This study aims at finding out if there is a correlation between nutrient status, physical fitness, emotional intelligence and students’ achievement. This research applied associative approach by taking 87 students of Grade X of SMA Negeri 1 Bayat in the academic year of 2013/2014, as the research subject sample. The independent variable was measured by using body mass index, physical fitness was measured by using Tes Kesegaran Jasmani Indonesia, and Emotional intelligence was measured by using result documentation of psychology test. The students’ achievement as the dependent variable was known from the documentation of the study report in even semester in the academic year of 20013/2014. The data were analyzed by using Single Regression Analysis, Double Regression Analysis and Path Analysis (Structural Equation Modeling). There is an increase of one unit of nutrient status that is followed by the increase of students’ achievement 0.221 if the physical fitness, emotional intelligence variables are controlled.  There is an increase of one unit of physical fitness that is followed by the increase of students’ achievement 0.215, if the nutrient status, physical fitness variables are controlled.
PENILAIAN KINERJA PEMBELAJARAN PERMAINAN SEPAK BOLA DI SEKOLAH DASAR KELAS V KECAMATAN KALIREJO LAMPUNG TENGAH
Journal of Physical Education and Sports Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v4i1.6898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan: (1) model penilaian kinerja pembelajaran permainan Sepak Bola di sekolah dasar; (2) mengetahui validitas dari penilaian kinerja pembelajaran permainan Sepak Bola di sekolah dasar; (3) mengetahui reliabilitas dari penilaian kinerja pembelajaran permainan Sepak Bola di sekolah dasar; (4) mengetahui indikator yang dapat diukur secara terpadu dan kontekstual pada penilaian kinerja pembelajaran permainan Sepak Bola di sekolah dasar.Penelitian ini menghasilkan: (1) model penilaian kinerja pembelajaran permainan Sepak Bola di sekolah dasar; (2) penilaian kinerja pembelajaran permainan sepak bola mempunyai koefisien reliabilitas inter rater sebesar 0,792 dengan varians eror 0,137; (3) indikator yang dapat diukur secara terpadu pada penilaian kinerja pembelajaran permainan sepak bola di sekolah dasar terdiri dari aspek kognitif, aspek psikomotor dan aspek afektif.Abstract. This research to produce : (1) model of learning performance assessment Football game in elementary school ; (2) determine the validity of the learning performance assessment Football game in elementary school ; (3) determine the reliability of the learning performance assessment Football game in elementary school ; (4) determine indicators that can be measured in an integrated and contextual learning performance assessment Football game in elementary school.  The result of this research are:(1) model performance assessment of learning football in elementary school; (2) performance assessment of learning football has a inter-rater reliability coefficient was 0,792 and the varians error was 0,137; (3) measurable indicators fluidly in the performance assessment of learning football in elementary school consists of cognitive, psychomotor, and affective aspect.
SENAM DAYU DALAM PEMBELAJARAN AKTIVITAS RITMIK PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Journal of Physical Education and Sports Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v4i1.6900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model senam Dayu yang sesuai dengan pembelajaran di sekolah dasar Kecamatan Entikong, menghasilkan model senam Dayu yang sesuai dengan karakteristik serta keefektifan siswa sekolah dasar dalam bergerak, dan menghasilkan model senam Dayu yang dapat diterima oleh siswa dan guru di Kecamatan Entikong. Model pengembangan dalam penelitian ini  menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Pengkajian aktivitas ritmik dalam pembelajaran penjasorkes yang di sesuaikan dengan karakteristik siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pedoman wawancara, observasi dan koesioner. Observasi dan wawancara dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang pelaksanaan proses pembelajaran aktivitas ritmik (senam Dayu) di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk model senam Dayu dengan materi aktivitas ritmik untuk kelas V sekolah dasar, penghitungan denyut nadi menunjukkan bahwa mengalami peningkatan sebesar 42,1%, 3keterterimaan dari tiga aspek dalam kategori baik yaitu aspek psikomtor dari 60 siswa dalam kategori baik 80%, aspek kognitif dari 60 siswa dalam kategori baik 85%, aspek efektif dari 60 siswa dalam kategori baik 93,3%. Simpulan penelitian adalah senam Dayu efektif dalam pembelajaran aktivitas ritmik pada siswa sekolah dasar.This study aims to produce a model gymnastics Dayu accordance with District of learning in elementary school Entikong, produce models gymnastics Dayu accordance with the characteristics and effectiveness of elementary school students in the move, and produce models gymnastics Dayu that can be accepted by students and teachers in District Entikong . Development model in this research using the methods of research and development. Assessment of rhythmic activity in learning penjasorkes are customized to the characteristics of the students. The instrument used in this study using interview, observation, and questioner. Observations and interviews were conducted to gather information on the implementation of the learning process of rhythmic activity (gymnastics Dayu) in primary schools. The results showed that generate the model with material Dayu gymnastics rhythmic activity for elementary school fifth grade, effective research results as counting the pulse indicates that an increase of 42.1%, and acceptability of the three aspects in both categories , namely psikomtor aspects of the 60 students in both categories 80 % , cognitive aspects of the 60 students in both categories 85%, effective aspects of the 60 students in both categories 93.3%. The conclusions of this research is effective in learning Dayu gymnastics rhythmic activity in primary school students.
PERMAINAN BOKINGAN UNTUK PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA BESAR PENJASORKES SEKOLAH DASAR
Journal of Physical Education and Sports Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v4i1.6903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan Bokingan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimanakah model permainan Bokingan dapat menggabungkan materi sepak bola dan bola basket dalam pembelajaran permainan bola besar? 2) Bagaimanakah efektivitas permainan Bokingan dalam pembelajaran permainan bola besar? Hasil penelitian ini berupa produk permainan Bokingan yang dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran permainan bola besar Penjasorkes, berdasarkan uji skala besar menunjukkan : 1) Cronbach’s Alpha untuk 5 guru penjasorkes sebagai responden yaitu 0,885, dapat disimpulkan hasil reliabilitas untuk respon guru penjasorkes dikatakan reliabel karena r hitung lebih besar dari r tabel yaitu 0,878 dengan taraf signifikan 5%, 2) data responden siswa didapatkan rata- rata untuk  aspek afektif katagori sangat baik ada 63,6 %, katagori baik ada 36,4 %, psikomotor yang masuk dalam katagori sangat baik ada 45,5 % katagori baik ada 54,5 %, dan kognitif yang masuk dalam katagori  sangat baik ada54,5 %, katagori baik ada 45,5,3) kenaikan jumlah denyut nadi pada siswa sebesar 87,12 %.This research aims to develop a game called Bokingan game. Problems in this study are: 1) How does the model can incorporate material Bokingan game of football and basketball in learning a great ball game? 2) How is the effectiveness of the game Bokingan learning ball game great? The results of this study in the form of game products Bokingan that can be used as an alternative in learning the game great ball Penjasorkes, based on large-scale test showed: 1) Cronbach's Alpha for 5 teachers penjasorkes as respondents, 0,885, can be summed up results of reliability for response penjasorkes teacher said to be reliable because r count larger than r table is 0.878 with a significance level of 5%, 2) student respondent data obtained an average for the affective aspect category there are 63.6% excellent, good category there 36.4%, psychomotor that fall into the category of 45.5% is very good there either category there is 54.5%, and cognitive included in the category of very good ada54,5%, good category there are 45.5, 3) increase in the number of beats pulse on students by 87.12%.
EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN PRESTASI PENCAK SILAT
Journal of Physical Education and Sports Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v4i1.6909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh tentang proses pelaksanaan program pembinaan olahraga pencak silat di Perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Penelitian ini adalah penelitian evaluasi program pembinaan prestasi pencak silat  PSHT Samarinda dengan menggunakan metode penelitian Kualitatif, dengan model pendekatan yang digunakan adalah evaluasi program CIPP, sumber data penelitian ini adalah pengurus PSHT, pelatih, atlet, orang tua atlet dan pengurus IPSI Samarinda. teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara mendalam, dokumentasidan triangulasi data. Data yang diperoleh dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  dari aspek context baik, sedangkan input, proses dan product program pembinaan ini belum layak untuk dilanjutkan karena belum mampu membentuk atlet pencak silat menjadi atlet yang berprestasi di tingkat cabang, daerah ataupun nasional. Akan tetapi perlu ada perubahan pembenahan lebih lanjut lagi dari segi sarana dan prasarana dan pendanaan agar pelaksanaannya dapat meningkat di waktu mendatang. Program ini dapat dilanjutkan dengan berbagai saran dan masukan dalam program pembinaan yang mengacu pada IPTEK dalam olahraga. Simpulan penelitian adalah aspek context baik, sedangkan input, proses dan product program pembinaan ini belum layak.This study aimed to obtain a comprehensive picture of the process of the implementation of development programs in the university sports martial arts martial arts Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). This study is the evaluation of the achievements pencak silat training program PSHT Samarinda using qualitative research methods, with a model of the approaches is CIPP program evaluation, research data source is PSHT administrators, coaches, athletes, parents of athletes and officials IPSI Samarinda. data collection techniques are observation, interviews, dokumentasidan triangulation of data. Data were analyzed as follows: 1) data reduction, 2) presentation of data, and 3) conclusion. This study concluded that from the aspect of good context, while the input, process and product development program is not feasible to proceed because not been able to establish martial arts athletes into athletes who excel at the branch, regional and national. However, there needs to be a change further improvement in terms of infrastructure and funding for the implementation can be increased in the future. This program can be continued with a variety of suggestions and input in the coaching program that refers to the science and technology in sport. The conclusions of this research is a good context aspects, while the input, process and product development program is not yet feasible.