cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Physical Education and Sports
ISSN : 2252648X     EISSN : 25024477     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Physical Education and Sports publishes articles of original researchs and conceptual studies about physical education and sports.
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
PEMBINAAN OLAHRAGA UNTUK PENYANDANG DISABILITAS DI NATIONAL PARALYMPIC COMMITTEE SALATIGA
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i1.13274

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui: 1) Pelaksanaan program latihan untuk penyandang disabilitas di NPC Salatiga, 2) Peran pelatih dalam meningkatkan prestasi atlet penyandang disabilitas di NPC Salatiga, 3) Sarana dan prasarana yang dimiliki oleh NPC Salatiga, 4) Dukungan orang tua dan masyarakat terhadap peningkatan prestasi penyandang disabilitas di NPC Salatiga, dan 5) Peran pengurus NPC Salatiga dalam meningkatkan prestasi dan kesejahteraan penyandang disabilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian: 1) Pelaksanaan program latihan berjalan walaupun belum semua pelatih menyusun program latihan secara tertulis, 2) Pelatih sangat berperan dalam meningkatkan prestasi atlet, namun pelatih banyak yang belum memiliki lisensi pelatih, 3) Sarana dan prasarana di NPC Salatiga masih memerlukan perhatian yang khusus, 4) Dukungan orang tua atlet secara moral dan spiritual sangat luar biasa sehingga berdampak positif bagi perkembangan prestasi atlet, dan 5) Pengurus NPC Salatiga memberikan dukungan terhadap perkembangan prestasi atlet walaupun belum secara optimal karena ada pengurus yang tidak aktif dalam kepengurusan. Simpulan dari penelitian ini adalah pembinaan olahraga untuk penyandang disabilitas di NPC Salatiga sudah terlaksana. Walaupun belum semua pelatih menyusun program latihan secara tertulis dan minimnya sarana prasarana tetapi dukungan dari orang tua dan pengurus mampu memberikan kontribusi yang positif terhadap perkembangan prestasi mereka.
METODE LATIHAN PLYOMETRICS DAN KELENTUKAN UNTUK MENINGKATKAN POWER OTOT TUNGKAI DAN HASIL LAY UP SHOOT BOLA BASKET
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i1.13275

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh metode latihan plyometrics dan kelentukan untuk meningkatkan power otot tungkai dan hasil lay up shoot bola basket. Penelitian eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Teknik analisis data menggunakan multivariate of analisis. Hasil penelitian : 1) ada perbedaan pengaruh antara latihan plyometrics single leg vertical jump dan double leg speed hop untuk meningkatkan power. 2) tidak ada perbedaan pengaruh antara latihan plyometrics single leg vertical jump dan double leg speed hop untuk hasil lay up shoot bola basket. 3) ada perbedaan pengaruh antara pemain putra yang memiliki kelentukan tinggi dan rendah untuk meningkatkan power. 4) tidak ada interaksi antara latihan plyometrics dengan kelentukan untuk meningkatkan power dan hasil lay up shoot bola basket. Simpulan penelitian: 1) ada perbedaan pengaruh antara metode latihan plyometrics single leg vertical jump dengan double leg speed hop untuk meningkatkan power. 2) tidak ada perbedaan pengaruh antara latihan plyometrics single leg vertical jump dan double leg speed hop untuk hasil lay up shoot bola basket. 3) ada perbedaan pengaruh antara pemain putra yang memiliki kelentukan tinggi dengan rendah untuk meningkatkan power dan hasil lay up shoot bola basket. 4) tidak ada interaksi antara latihan plyometrics dan kelentukan untuk meningkatkan power dan hasil lay up shoot bola basket.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SEPAKBOLA
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i1.13278

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui : 1) pengaruh antara metode pembelajaran kooperatif teams-games-tournaments dan group investigation terhadap hasil belajar materi teknik dasar permainan sepakbola. 2) pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar materi teknik dasar permainan sepakbola. 3) interaksi antara metode pembelajaran kooperatif dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar materi teknik dasar permainan sepakbola. Penelitian eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA. Hasil penelitian: 1) terdapat perbedaan pengaruh antara metode pembelajaran Kooperatif TGT dan GI terhadap hasil belajar permainan sepakbola, 2) terdapat perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan rendah terhadap hasil belajar permainan sepakbola, 3) terdapat interaksi antara metode pembelajaran kooperatif dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar permainan sepakbola. Simpulan : 1) Ada perbedaan pengaruh antara metode pembelajaran kooperatif teams-games-tournaments dan kooperatif group investigation terhadap hasil belajar permainan sepakbola. Hasil pembelajaran yang menggunakan metode kooperatif TGT lebih baik daripada menggunakan metode pembelajaran kooperatif GI. 2) Ada perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki motivasi tinggi dan rendah terhadap hasil belajar permainan sepakbola. 3) Ada interaksi antara metode pembelajaran kooperatif dan motivasi siswa terhadap hasil belajar teknik dasar pada permainan sepakbola.
EVALUASI PEMBINAAN OLAHRAGA SENAM ARTISTIK DI KLUB SENAM KABUPATEN PATI DAN KABUPATEN REMBANG
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i1.13280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengevaluasi program pembinaan senam artistik di Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang, perekrutan atlet, pelatih, kelayakan sarana dan prasarana, dan dukungan pemerintah terhadap program pembinaan senam artistik di Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang, (2) mengevaluasi pelaksanaan program latihan, konsumsi, koordinasi, transportasi dan kesejahteraan pelatih dan atlet, (3) mengevaluasi keberhasilan program pembinaan senam artistik di Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Antecedent, program pembinaan yang sudah jelas dalam meningkatkan prestasi atlet, program pembinaan PERSANI masih banyak kekurangan dari dalam proses penyeleksian atlet, perekrutan pelatih dan pendanaan yang sangat sudah baik dari pemerintah. 2) Transaction, Program latihan tidak berjalan dengan baik, transportasi, konsumsi serta kesejahteraan atlet dan pelatih yang kurang terjamin dari pemerintah dan koordinasi yang dilakukan pengurus sudah baik. 3) Outcome pembinaan yang dilakukan PERSANI di Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang mengalami peningkatan baik untuk perorangan ataupun tim.
KELENTUKAN TOGOK DAN LATIHAN KELINCAHAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN DRIBBLE PADA PEMAIN HOKI PEMULA
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i1.13281

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, menganalisa dan menguji : 1) pengaruh antara latihan kelincahan lari angka delapan dan lari zig-zag 2) pengaruh antara tingkat kelentukan togok tinggi dan rendah 3) interaksi antara latihan kelincahan dan tingkat kelentukan togok terhadap hasil latihan dribble hoki pada pemain pemula?. Populasi berjumlah 20 dan sampel 16 pemain Analisis data menggunakan uji t dan Manova GLM (General Linear Model). Hasil penelitian : 1) perbedaan pengaruh antara latihan kelincahan diperoleh nilai thitung = 6,645 > ttabel = 2,365 untuk lari angka delapan dan lari zig-zag nilai thitung = 7,735 > ttabel = 2,365, 2) perbedaan pengaruh antara tingkat kelentukan diperoleh nilai thitung= 7,869 > ttabel = 2,365 untuk kelentukan togok tinggi dan kelentukan togok rendah nilai thitung = 15,358 > ttabel = 2,365, 3) Interaksi antara latihan kelincahan dan tingkat kelentukan togok diperoleh nilai signifikan 11,7 % > 5% hasil latihan dribble hoki pada pemain pemula. Simpulan : 1) ada perbedaan pengaruh antara latihan kelincahan lari angka delapan dan lari zig-zag terhadap hasil latihan dribble hoki, 2) ada perbedaan pengaruh antara tingkat kelentukan togok tinggi dan rendah terhadap hasil latihan dribble hoki, 3) tidak ada interaksi antara latihan kelincahan dan tingkat kelentukan togok terhadap hasil latihan dribble hoki pada pemain pemula.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN TINGKAT KOORDINASI MATA TANGAN TERHADAP HASIL BELAJAR BOLA BASKET
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i1.13282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) perbedaan pengaruh antara model pembelajaran jigsaw dan example non-example terhadap hasil belajar bola basket; (2) perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki tingkat koordinasi mata tangan tinggi dan rendah terhadap hasil belajar bola basket; (3) interaksi antara model pembelajaran dan tingkat koordinasi mata tangan siswa terhadap hasil belajar bola basket. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dalam rancangan faktorial 2x2, pengambilan sampel dengan perpousive sampling yaitu 32 orang dari total populasi 38 orang. Teknik analisis data digunakan uji anava dua jalur dengan program SPSS 20.0 dan taraf signifikansi 5% , dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) terdapat perbedaan pengaruh antara model pembelajaran jigsaw dan example non-example terhadap hasil belajar bola basket, (2) terdapat perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki tingkat koordinasi mata tangan tinggi dan rendah terhadap hasil belajar bola basket,(3) yaitu terdapat interaksi antara model pembelajaran dan koordinasi mata tangan siswa terhadap hasil belajar bola basket. Uji tukey diperoleh hanya 2 yang tidak memiliki perbedaan yaitu model example non-example pada koordinasi mata tangan tinggi dan model jigsaw pada koordinasi mata tangan rendah, dan kelompok model jigsaw pada koordinasi mata tangan tinggi dan model example non-example pada koordinasi mata tangan rendah.
PENGEMBANGAN ALAT RING BOLA BASKET MULTIGUNA UNTUK PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI (PENJASORKES) TINGKAT SEKOLAH DASAR KELAS V DI KOTA SEMARANG
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i1.13283

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah; (1) menciptakan alat ring basket multiguna untuk pembelajaran pejasorkes tingkat sekolah dasar di Kota Semarang dan (2) menghasilkan pengembangan alat yang efektif (3) memberikan produk yang, murah, mudah dan aman. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan. Prosedur pengembangan yang digunakan meliputi beberapa tahapan, yaitu; (1) menganalisis produk yang akan dikembangkan; 2) mengembangkan produkawal; 3) validasiahli; 4) uji coba lapangan; 5) revisi produk; 6) hasil akhir; dan 7)data keefektifan produk pengembangan. Instrumen yang digunakan dalam pengembangan produk berupa; kuesioner dan pedoman wawancara. Subjek dan tempat penelitian adalah guru penjasorkes dan siswa Sekolah dasar di Kota Semarang. Hasil validasi oleh ahli materi secara keseluruhan aspek adalah “Sangat Baik”, dengan rerataskor 4,32. Penilaian dari ahli alat adalah “Sangat Baik” dengan rerata skor 4,39. Pada ujicoba terhadap guru penjasorkes“ Sangat Baik” dengan rerataskor 92%. Pada ujicoba kelompok kecil “Sangat Baik” dengan rerata skor 89%.Pada ujicoba kelompok besar “Sangat Baik” dengan rerata skor 91%.Uji efektivitas produk ring basket multiguna dengan rerata keseluruhan adalah “Sangat Baik” yaitu 83,5%. Simpulan dan saran dari penelitian adalah menghasilkan produk pengembangan alat ring basket multiguna bagisiswa SD yang efektif untuk digunakan. Saran bagi guru penjasorkes agar produk aplikasi ini dapat digunakan dalam pembelajaran dibolabesar.
PENGARUH GAYA MENGAJAR KOMANDO DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR GULING DEPAN PADA SISWA KELAS IV SDN TELAGASARI I KEC. LELEA KAB. INDRAMAYU
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i1.13284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui perbedaan pengaruh antara gaya komando tanpa dibantu dan dibantu teman terhadap hasil belajar guling depan siswa SDN Telagasari I, 2) mengetahui perbedaan pengaruh antara tingkat motivasi tinggi dan rendah terhadap hasil belajar guling depan siswa SDN Telagasari I, 3) Mengetahui interaksi antara gaya mengajar dan motivasi terhadap hasil belajar guling depan siswa SDN Telagasari. Metode penelitian yang digunakan eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Varian (ANAVA) dua jalur yang sebelumnya dilakukan dengan uji normalitas, uji liliefors dan homogenitas pada taraf signifikansi α = 0,05.Hasil penelitian ini membuktikan bahwa : 1) Ada perbedaan pengaruh antara gaya komando tanpa dibantu dan dibantu teman yaitu dengan hasil Fhitung = 17,347 lebih besar dari Ftabel = 3,24, 2) Ada perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki motivasi tinggi dan rendah terhadap hasil belajar guling depan yaitu dengan hasil Fhitung = 26,884 lebih besar dari Ftabel = 3,24 , 3) Ada interaksi antara gaya mengajar dan motivasi terhadap hasil belajar guling depan yaitu dengan hasil Fhitung = 5,508 lebih besar dari Ftabel = 4,08. Kesimpulan penelitian ini : 1) Ada perbedaan pengaruh antara gaya komando tanpa dibantu dan dibantu teman terhadap hasil belajar guling depan, 2) Ada perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki motivasi tinggi dan rendah terhadap hasil belajar guling depan, 3) Ada interaksi antara gaya mengajar dan motivasi terhadap hasil belajar guling depan.
HUBUNGAN KECEMASAN, PERCAYA DIRI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA WASIT BOLA VOLI
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i2.13285

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis : 1) hubungan kecemasan terhadap kinerja wasit bola voli Kabupaten Tasikmalaya. 2) hubungan percaya diri terhadap kinerja wasit bola voli Kabupaten Tasikmalaya. 3) hubungan motivasi terhadap kinerja wasit bola voli Kabupaten Tasikmalaya. 4) hubungan antara kecemasan dan percaya diri terhadap kinerja wasit bola voli Kabupaten Tasikmalaya. 5) hubungan antara kecemasan dan motivasi terhadap kinerja wasit bola voli Kabupaten Tasikmalaya. 6) hubungan antara percaya diri dan motivasi terhadap kinerja wasit bola voli Kabupaten Tasikmalaya. 7) hubungan antara kecemasan, percaya diri dan motivasi secara simultan terhadap kinerja wasit bola voli Kabupaten Tasikmalaya. Metode deskriptif dengan analisis correlational research. Hasil penelitian : 1) kecemasan sebesar 0,744, kategori kuat. 2) percaya diri sebesar 0,824, kategori sangat kuat 3) motivasi sebesar 0,692, kategori kuat. 4) kecemasan dan percaya diri sebesar 0,853, kategori sangat kuat. 5) kecemasan dan motivasi sebesar 0,841, kategori sangat kuat. 6) percaya diri dan motivasi sebesar 0,851, kategori kuat, 7) kecemasan, percaya diri, dan motivasi sebesar 0,879, kategori sangat kuat. Simpulan : bahwa ada hubungan signifikan antara kecemasan, percaya diri dan motivasi terhadap kinerja wasit bola voli. Saran bagi wasit untuk mengurangi tingkat kecemasan serta upaya untuk mengoptimalkan motivasi, dan rasa percaya diri.
FAKTOR ANTHROPOMETRI, BIOMOTOR PENENTU KETERAMPILAN SEPAK TAKRAW ATLET PUTRA PON JAWA TENGAH
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i2.13424

Abstract

Tujuan penelitian ini: Faktor anthropometri meliputi tinggi badan, berat badan, panjang tungkai, faktor biomotor yang meliputi kekuatan otot perut, fleksibilitas togok dan Faktor biomotor kecepatan, kekuatan power otot tungkai, koordinasi mata dan kaki, kelincahan, daya tahan berpengaruh dominan terhadap keterampilan bermain sepak takraw. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif, data dianalisis program statistik komputerisasi Amos dan SPSS 22. Populasi dalam penelitian ini atlet pelatda PON sepak takraw putra Jawa Tengah. Instrumen penelitian:(1)lembar tes anthropometri dan biomotor (2)lembar tes (servis, sepak sila, sepak kura, heading, memaha, umpan, smesh). Hasil penelitian ini menunjukkan faktor anthropometri tinggi badan tidak berpengaruh dengan probabilitas 0,572, berat badan berpengaruh dengan probabilitas 0,035, panjang tungkai berpengaruh dengan probabilitas 0,009, kekuatan otot perut tidak berpengaruh dengan probabilitas 0,728, power otot tungkai dengan probabilitas 0,003. Faktor biomotor kecepatan berpengaruh dengan probabilitas 0,044, koordinasi mata dan kaki berpengaruh dengan probabilitas 0,021, kelincahan berpengaruh dengan probabilitas 0,004, fleksibilitas togok tidak berpengaruh dengan probabilitas 0,760, daya tahan berpengaruh dengan probabilitas 0,029. Simpulan penelitian ini faktor anthropometri yang berpengaruh terhadap keterampilan bermain sepak takraw: berat badan, panjang tungkai, power otot tungkai, sedangkan faktor biomotor yang berpengaruh terhadap keterampilan bermain sepak takraw: kecepatan, koordinasi mata dan kaki, kelincahan, daya tahan.