cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Physical Education and Sports
ISSN : 2252648X     EISSN : 25024477     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Physical Education and Sports publishes articles of original researchs and conceptual studies about physical education and sports.
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPLORASI DAN KELINCAHAN SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR PERMAINAN SEPAKBOLA
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i2.13425

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: perbedaan pengaruh antara metode latihan massed practice dan distributed practice terhadap hasil dribbling dan shooting sepakbola, perbedaan pengaruh antara mahasiswa yang memiliki keseimbangan dinamis tinggi dan keseimbangan rendah terhadap hasil dribbling dan shooting sepakbola, interaksi antara metode latihan dan keseimbangan dinamis mahasiswa terhadap hasil dribbling dan shooting sepakbola. Penelitian eksperimen ini menggunakan faktorial 2x2. Populasi yaitu mahasiswa UKM Sepakbola STKIP Dharma Wacana Metro Lampung yaitu dari 34 mahasiswa menggunakan 20 mahasiswa dan dibagi 4 kelompok. Teknik pengambilan sampel dengan random purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan uji MANOVA menggunakan program SPSS 16.0 dan signifikansi 5%. Hasil penelitian: Terdapat perbedaan pengaruh antara metode latihan massed practice dan distributed practice terhadap hasil dribbling dan shooting sepakbola, Terdapat perbedaan pengaruh antara mahasiswa yang memiliki keseimbangan dinamis tinggi dan keseimbangan rendah terhadap hasil dribbling dan shooting sepakbola, Tidak terdapat interaksi antara metode latihan dan keseimbangan dinamis mahasiswa terhadap hasil dribbling dan shooting sepakbola.
HUBUNGAN PERSEPSI, MINAT, PARTISIPASI TERHADAP KETERAMPILAN TEKNIK DASAR FUTSAL EKSTRAKURIKULER PUTRI
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i2.13426

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan persepsi, minat dan partisipasi terhadap keterampilan teknik dasar futsal putri. Penelitian kuantitatif menggunakan 3x1 factor design. Analisis data menggunakan korelasi regresi. Hasil penelitian : 1) hubungan persepsi terhadap keterampilan teknik dasar futsal 12,75%, 2) hubungan minat terhadap keterampilan teknik dasar futsal 7,29%, 3) hubungan partisipasi terhadap keterampilan teknik dasar futsal 28,62%, 4) hubungan persepsi, minat terhadap keterampilan teknik dasar futsal 16,40%, 5) hubungan persepsi, partisipasi terhadap keterampilan teknik dasar futsal 34,10%, 6) hubungan minat, partisipasi terhadap keterampilan teknik dasar futsal 29,00%, 7) hubungan persepsi, minat, partisipasi, terhadap keterampilan teknik dasar futsal 34,10%. Simpulan penelitian: ada hubungan antara persepsi, minat, partisipasi terhadap keterampilan teknik dasar futsal putri.
KONSEP DIRI, MOTIVASI KERJA, DAN KINERJA GURU PENJASORKES NON PNS NON SERTIFIKASI
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i2.13427

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran konsep diri, motivasi kerja, dan kinerja guru penjasorkes non PNS non sertifikasi di wilayah kelompok kerja madrasah tsanawiyah 2 Mejobo Kabupaten Kudus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, pengamatan dan dokumen. Subjek penelitian 7 guru penjasorkes non PNS non sertifikasi yang berada di wilayah KKMTs 2 Mejobo Kabupaten Kudus, data sekunder adalah rekan kerja dan keluarga. Metode pengumpulan data berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara. Teknik analisis data meliputi: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan/verifikasi. Disimpulkan bahwa faktor konsep diri yang paling berperan mempengaruhi kinerja subjek adalah faktor lingkungan keluarga dan rekan kerja. Sedangkan faktor motivasi kerja yang paling berperan adalah motivasi internal. Disarankan bagi para subjek agar menumbuhkan konsep diri positif, semangat bekerja, semangat berkreativitas dan beraktivitas, serta menambah semangat pengabdian.
EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 PJOK
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i2.13447

Abstract

SMP di Kabupaten Kendal telah melaksanakan Kurikulum 2013 selama tiga tahun. Mata Pelajaran PJOK mengalami penambahan satu jam pelajaran dengan menggunakan model pembelajaran saintifik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendekripsikan pelaksanaan Kurikulum 2013 PJOK pada SMP di Kabupaten Kendal, (2) mengidentifikasi potensi, kelemahan, tantangan, dan hambatan pelaksanaan kurikulum, dan (3) menemukan solusi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif naturalistik dengan data primer hasil wawancara enam guru PJOK, kaur kurikulum, kepala sekolah, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal. Sumber data sekunder diambil dari dokumen sekolah berhubungan pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 baik dari arsip bagian kurikulum, arsip bagian tatausaha, maupun dari data pelaksanaan kurikulum 2013 tentang kebijakan pemberlakuan kurikulum 2013. Hasil penelitian (1) pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 PJOK pada SMP di Kabupaten Kendal sudah dilaksanakan dengan baik, (2) potensi dalam aktivitas siswa, waktu pembelajaran, buku pembelajaran, kelemahan dalam teknik penilaian, sarana prasarana, hambatan dalam mengubah mindset guru, dan tantangan supaya siswa senang berolahraga. (3) Solusi pada sekolah mengaktifkan MGMP, bekerja sama dengan komite, dan Dinas Pendidikan mengadakan workshop dan pendampingan guru mata pelajaran. Simpulan Kurikulum 2013 di SMP sudah berjalan dan hambatan dapat diatasi baik dari dalam sekolah maupun luar sekolah dengan mencari solusi.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN SENAM LANTAI BERBASIS ANDROID PADA PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMA
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i2.13448

Abstract

pembelajaran senam lantai berbasis android pada penjasorkes di SMA, yang dapat mempermudah pembelajaran senam lantai bagi guru dan siswa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah; (1) bagaimana model pengembangan multimedia pembelajaran senam lantai berbasis android pada penjasorkes di Sekolah Menengah Atas (SMA)? (2) bagaimanakah ketertarikan guru dan siswa terhadap pengembangan multimedia pembelajaran senam lantai berbasis android pada penjasorkes? (3) bagaimana efektivitas pengembangan multimedia pembelajaran senam lantai berbasis android pada kriteria ketuntasan minimal siswa? Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan.. Instrumen yang digunakan dalam pengembangan produk berupa; (1) angket; dan (2) pedoman wawancara. Subjek dan tempat penelitian adalah guru penjasorkes dan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Semarang dan Kota Semarang. Simpulan dari penelitian adalah menghasilkan produk pengembangan pembelajaran senam lantai berbasis android pada penjasorkes SMA yang efektif untuk digunakan guru dan siswa. Saran bagi guru penjasorkes agar produk aplikasi ini dapat digunakan dalam pembelajaran senam lantai sehingga memudahkan guru dalam membantu memperagakan senam lantai. Saran bagi siswa agar produk aplikasi ini dapat digunakan sebagai sumber belajar sebelum praktik langsung di lapangan.
PENGARUH MEDIA GAYA MENGAJAR LATIHAN DAN TINGKAT MOTOR EDUCABILITY TERHADAP HASIL BELAJAR PENCAK SILAT
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i2.13449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) perbedaan gaya mengajar latihan menggunakan media visual dan gaya mengajar latihan menggunakan media audio visual terhadap hasil belajar pencak silat; (2) perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki motor eduacability tinggi dan rendah terhadap hasil belajar pencak silat; (3) interaksi antara gaya mengajar latihan dan tingkat motor educability terhadap penguasaan hasil belajar pencak silat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dalam rancangan faktorial 2x2, pengambilan sampel dengan random sampling yaitu 64 orang dari total populasi 355 orang. Teknik analisis data digunakan uji anava dua jalur dengan program SPSS 20.0 dan taraf signifikansi 5%, dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) terdapat perbedaan gaya mengajar latihan menggunakan media visual dan gaya mengajar latihan menggunakan media audio visual terhadap hasil belajar pencak silat, (2) terdapat pengaruh antara siswa yang memiliki motor eduacability tinggi dan rendah terhadap hasil belajar pencak silat,(3) yaitu interaksi antara gaya mengajar latihan dan tingkat motor educability terhadap penguasaan hasil belajar pencak silat. Uji tukey diperoleh hanya 1 yang tidak memiliki perbedaan yaitu gaya mengajar latihan menggunakan media audio visual pada motor educablity tinggi dan gaya mengajar latihan menggunakan media audio visual pada motor educbaility rendah.
PENGARUH GAYA MENGAJAR GUIDED DISCOVERY DAN TINGKAT MOTOR EDUCABILITY TERHADAP HASIL BELAJAR PENCAK SILAT
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i2.13452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) perbedaan antara pengaruh gaya mengajar guided discovery pendekatan metode bagian dan keseluruhan berbantuan media visual terhadap hasil belajar pencak silat, 2) perbedaan antara pengaruh tingkat motor educability tinggi dan rendah terhadap hasil belajar pencak silat, dan 3) interaksi gaya mengajar dan tingkat motor educability terhadap hasil belajar pencak silat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen rancangan faktorial 2x2, pengambilan sampel dengan purposive sampling yaitu 68 siswa dari total populasi 323 siswa. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis varian (anava) dua jalur pada taraf signifikansi α = 0,05 dan uji tukey. Hasil penelitian 1) hasil pembelajaran pencak silat antara siswa yang diajar dengan gaya mengajar guided discovery pendekatan metode bagian berbantuan media visual lebih baik daripada gaya mengajar guided discovery pendekatan metode keseluruhan berbantuan media visual, 2) hasil pembelajaran pencak silat siswa yang memiliki tingkat motor educability tinggi lebih baik dibanding siswa yang memiliki tingkat motor educability rendah, dan 3) terdapat interaksi antara gaya mengajar dan motor educability terhadap hasil pembelajaran pencak silat.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN SMP-SMA SEMESTA BILINGUAL BOARDING SCHOOL SEMARANG
Journal of Physical Education and Sports Vol 5 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v5i2.13454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis perencanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMP-SMA Semesta Bilingual Boarding School Semarang, (2) Menganalisis pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMP-SMA Semesta Bilingual Boarding School Semarang, (3) Menganalisis pelaksanaan evaluasi pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMP-SMA Semesta Bilingual Boarding School Semarang, dan (4) Menganalisis pelaksanaan program tindak lanjut evaluasi pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMP-SMA Semesta Bilingual Boarding School Semarang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Guru Penjasorkes di SMP SMA Semesta Bilingual Boarding School Semarang telah membuat perencanaan seperti program tahunan, program semester, silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran, namun belum pernah membuat analisis materi pelajaran, serta dalam pembuatannya masih belum menggunakan bahasa Inggris seperti mata pelajaran yang lain. 2) Guru telah melaksanakan pembelajaran penjasorkes dan mengelola kelasnya dengan baik, namun dalam penyampaian materi masih dominan menggunakan bahasa Indonesia. 3) Evaluasi yang dilakukan oleh guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan meliputi aspek afektif, kognitif, dan psikomotor. 4) Tindak lanjut evaluasi yang dilakukan oleh guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan hanya melaksanakan program perbaikan, sedangkan program pengayaan belum dilaksanakan
Model Latihan dengan Teknik Relaksasi Berbantuan Aromaterapi dan Musik Instrumental untuk Menurunkan Kecemasan Atlet
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 3 (2017): December 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i3.14615

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan kondisi objektif pelaksanaan latihan tim bola tangan Sumatera Selatan, (2) Menghasilkan model latihan dengan menggunakan teknik relaksasi berbantuan aromaterapi dan musik instrumental untuk menurunkan kecemasan atlet, (3) Efektifnya model latihan. Penelitian ini menggunakan reseach and development (R & D) dengan langkah-langkah: (1) Persiapan pengembangan model latihan, (2) Merancang model hipotetik, (3) Uji kelayakan hipotetik, (4) Perbaikan model hipotetik, (5) Uji lapangan, (6) Hasil akhir produk. Menghasilkan model latihan dengan teknik relaksasi berbantuan aromaterapi dan musik intrumental untuk menurunkan kecemasan atlet. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan dihasilkan model latihan dengan teknik relaksasi berbantuan aromaterapi dan musik instrumental untuk menurunkan kecemasan atlet yang terdiri dari 7 komponen yaitu: (1) Rasional, (2) Visi dan Misi Latihan, (3) Tujuan Latihan, (4) Isi Latihan, (5) Dukungan Sistem, (6) Prosedur Latihan, (7) Evaluasi dan Tindak Lanjut. Model yang dikembangkan efektif untuk menurunkan kecemasan atlet dan terdapat penurunan skor kecemasan sebelum diberikan perlakuan (pre test) dan sesudah (post test) dari 24 atlet rata-rata sebesar 25,75 poin atau 47,99%. Hasil ini diperkuat hasil uji wilcoxon bahwa model latihan relaksasi berbantuan aromaterapi dan musik intrumental efektif untuk menurunkan kecemasan atlet sebesar -4,290 pada signifikansi 0,000.The objectives of this research are: (1) To describe the objective condition of the practice of South Sumatera handball team, (2) To produce the exercise model by using aromatherapy assisted relaxation technique and instrumental music to decrease athlete's anxiety, (3) Effective model of exercise. This research uses reseach and development (RND) with steps: (1) Preparation of model development exercise, (2) Design hypothetical model, (3) hypothetical feasibility test, (4) Hypotetic model improvement, (5) Field test, 6) The final product. Produce an exercise model with aromatherapy assisted relaxation techniques and intrumental music to decrease anxiety athletes. Based on the result of research and development, there is an exercise model with aromatherapy assisted relaxation technique and instrumental music to decrease an athlete's anxiety consist of 7 components: (1) Rationale, (2) Vision and Mission of Exercise, (3) Purpose of Exercise, (4) Content Exercises, (5) System Support, (6) Exercise Procedures, (7) Evaluation and Follow-up. The model developed was effective for reducing athlete's anxiety and there was a decrease in anxiety score before pre-treatment and posttest of 24 athletes averaging 25.75 points or 47.99%. This result reinforced the results of the wilcoxon test that the aromatherapy-assisted relaxed exercise model and intrumental music were effective in reducing athlete anxiety by -4.290 at a 0.000 significance.
Sosialisasi, Partisipasi, Interaksi Sosial, Gender, dan Norma pada Perkembangan Sepak Takraw Jepara
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 3 (2017): December 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i3.14628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses sosialisasi, partisipasi, dan interaksi sosial, serta gender dan norma kebudayaan dalam perkembangan sepak takraw di Kabupaten Jepara. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dan desain case study untuk meneliti secara mendalam aspek sosial budaya masyarakat terhadap perkembangan sepak takraw. Hasil penelitian ini adalah proses sosialisasi telah berjalan dengan baik hanya di Desa Kendengsidialit. Partisipasi masyarakat masih kurang, meskipun sepak takraw telah menyebar di beberapa desa. Tujuan partisipasi masyarakat selain untuk berprestasi, juga untuk hiburan dan menjaga kesegaran jasmani. Interaksi sosial antara PSTI dengan Pemerintah dan KONI berjalan baik, tetapi dengan anggota masyarakat masih ada kendala. Tidak ada perbedaan gender, secara umum minat perempuan masih kurang, tetapi prestasi atlet perempuan sudah baik. Terdapat norma kebudayaan yang mempengaruhi sepak takraw, yaitu bersekolah madrasah. Simpulan dari penelitian ini adalah proses sosialisasi tidak sepenuhnya berjalan dengan baik. Partisipasi masyarakat masih kurang. Tujuan Partisipasi masyarakat adalah prestasi, hiburan dan menjaga kesegaran jasmani. Terdapat kesetaraan gender dan tidak ada norma yang melarang perempuan untuk sepak takraw, tetapi minatnya masih kurang. Terdapat norma kebudayaan bersekolah madrasah yang mempengaruhi perkembangan olahraga sepak takraw.This research aimed to analyze the socialization process, participation, and social interaction in the society, and gender and cultural norm in the development of sepak takraw in Jepara Regency. This research employed qualitative method with phenomenological approach and case study design to study in-depth the effect of social-cultural aspect of society on the development of sepak takraw. The result of research showed that the process of socializing sepak takraw in Jepara Regency had run well in Kendengsidialit Village only. Although sepak takraw had been distributed to some villages, public participation was still low. Public participation was intended not only to have achievement, but also to recreation media and to maintaining physical health. Social interaction between PSTI administrators, and Regency Government and KONI had been good, but there was still some constraint with that the interaction between it and society members. There was no gender difference, everyone has equal opportunity, generally women’s interest is still low but their athletic achievement had been good. There is a cultural norm affecting, that is studying at madrasah (islamic schools). The conclusion of research was that socialization did not run well completely. Public participation was still low. Public participation was intended not only to have achievement, but also to recreation media and to maintaining physical health. There was gender equality and no norm prohibiting the woman from playing sepak takraw, but their interest is still low. There is a cultural norm of studying at madrasah (Islamic schools) affecting the development of sepak takraw.