cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Physical Education and Sports
ISSN : 2252648X     EISSN : 25024477     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Physical Education and Sports publishes articles of original researchs and conceptual studies about physical education and sports.
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
Perspektif Olahraga Petanque dalam Mendukung Prestasi Olahraga Jawa Tengah
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i1.17319

Abstract

Petanque merupakan olahraga baru dengan mempertandingkan 11 nomor sehingga jika dikelola secara baik dapat memberikan sumbangan prestasi yang cukup berarti bagi Jawa Tengah. Tujuan penelitian untuk mengetahui perspektif olahraga petanque dalam mendukung prestasi olahraga Jawa Tengah ditinjau dari aspek organisasi dan manajemen, pendanaan, dukungan pemerintah, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pembinaan, dan penerapan IPTEK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari pengurus, KONI, atlet dan pelatih. Teknik analisis data dengan triangulasi. Data dianalisis dengan mengumpulkan data, mereduksi data, menyampaikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian: (1) petanque Jawa Tengah mempunyai struktur organisasi, legalitas, program kerja, dan manajemen organisasi, (2) Sumber dana tetap berasal dari KONI Jawa Tengah dan pengadministrasian dana yang tersususun rapi, (3) Dukungan pemerintah yang diberikan berupa pendanaan dan penyediaan fasilitas, (4) Jawa Tengah mempunyai atlet berprestasi dan 3 wasit berlisensi Nasional, (5) Sarana prasarana yang dimiliki yaitu 8 set bola besi, lingkaran pelempar dan lapangan latihan, (6) Jawa Tengah mempunyai 2 klub yaitu Unnes Petanque Club dan UTP Petanque Club dan program latihan tersusun rapi dalam latihan, (7) petanque Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Universitas dalam pembinaannya. Simpulan: petanque dapat menjadi olahraga yang mampu berkembang dan mendukung prestasi Jawa Tengah, disarankan segera melakukan sosialisasi dan pembentukan kepengurusan di Kabupaten/Kota dan mengadakan kejuaraan rutin.Petanque is a new sport with a fight for 11 numbers so that, if managed well will be able to contribute a significant achievement for Central Java. The purpose of this study to determine the sporting perspective petanque in Central Java support sports achievements in terms of aspects of organization and management, funding, government support, human resources, infrastructure, development, and application of science and technology. This study used a qualitative approach. The technique of collecting data using interviews, observation, and documentation. Sources of data obtained from the board, KONI, athletes and coaches. Data analysis techniques with triangulation. Data were analyzed by collecting data, data reduction, relaying data, and draw conclusions. Results: (1) petanque Central Java has the organizational structure, legality, work programs, and organizational management, (2) Source of funding still comes from KONI Central Java and there are administrating funds tersususun neat, (3) government support provided in the form of funding and provision of facilities , (4) petanque Central Java has outstanding athlete and three referees licensed National, (5) Means infrastructure owned ie 8 set the iron ball, circle the thrower and the practice field, (6) petanque Central Java has two clubs that Unnes Petanque Club and UTP Petanque Club and No exercise program is arranged in the process of training, (7) petanque Central Java in cooperation with the University of coaching. Conclusion: petanque sport can be a sport that is capable of developing and supporting the sporting achievements of Central Java, recommended to the board immediately socialization and formation of leadership at the district/city and hold regular championship.
Pengaruh Model Pembelajaran dan Jenis Kelamin terhadap Hasil Belajar Passing Bola Voli
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i1.17320

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan model pembelajaran peer teaching dan jigsaw; perbedaan pengaruh antara jenis kelamin laki-laki dan perempuan; interaksi antara model pembelajaran peer teaching, jigsaw dan jenis kelamin terhadap hasil belajar passing bola voli. Metode penelitian eksperimen desain faktorial 2 X 2. Teknik pengambilan sampel adalah dengan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel 59 siswa dan populasi 131 siswa. Teknik analisis data uji anava dua jalur dengan program SPSS 16.0 dan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan: (1) tidak terdapat perbedaan pengaruh antara model pembelajaran peer teaching dan jigsaw dengan keterangan nilai signifikansi 0,165 dan nilai Fhitung (1,983) < nilai Ftabel (3,161), (2) tidak terdapat perbedaan pengaruh antara laki-laki dan perempuan dengan keterangan nilai signifikansi 0,614 dan Fhitung (0,258) < nilai Ftabel (3,161), (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan jenis kelamin terhadap hasil belajar bola voli dengan keterangan nilai signifikansi 0,309 dan nilai Fhitung (1,053) < nilai Ftabel (3,161) terhadap hasil belajar passing boola voli. Simpulan tidak ada perbedaan pengaruh antara model pembelajaran peer teaching dan jigsaw; tidak ada perbedaan pengaruh antara laki-laki dan perempuan; tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan jenis kelamin terhadap hasil belajar passing bola voli.The purpose of this study to find out difference between peer teaching learning model and jigsaw; the difference effects between male and female; the interactions between learning models and genders towards passing volleyball learning results. This study used experimental method with two treatments model and each of treatment has two level as attributes. Sampling technique to be used was purposive sampling technique with desain 2 X 2 factorial and size of sample was 59 students and population was 131 students. This Research instrument using passing volleyball tecnique. Data analysis technique in this study was Anava (Analysis of Variance) two-tailed by using SPSS 16.0 and level of significance was 0,05. The result showed: (1) there was no difference effects between peer teaching learning model and jigsaw by the significant score was 0,165 and Fvalue (1,983) < score Ftabel (3,164). (2) there was no difference effects between male and female students by the significant score was 614 dan Fvalue (0,258) < score Ftabel (3,164). (3) there was no interaction effects between learning models and genders towards passing volleyball lerning results by the significant score was 0,309 dan nilai Fvalue (1,053) < score Ftabel (3,164), towards volleyball learning results The conclusions in this study including: there was no influence difference between peer teaching learning model and jigsaw; there was no difference effects between male and female; there was no interaction effects between learning models and genders towards passing volleyball lerning results.
Pengembangan Alat Pelontar Bola Tenis Meja (Robodrill IR-2016) untuk Latihan Drill Teknik Pukulan Drive dan Spin
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i1.17322

Abstract

Teknologi yang digunakan dalam olahraga tenis meja salah satunya adalah teknologi robot pelontar bola. Pada kenyataannya harga robot pelontar bola ini sangatlah mahal. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengembangkan desain produk (RoboDrill IR-2016) untuk latihan drill teknik pukulan drive dan spin, (2) menghasilkan produk (RoboDrill IR-2016) yang efektif dan harganya terjangkau. Metode penelitian dan pengembangan, hasil penelitian menunjukan kualitas produk (RoboDrill IR-2016) berdasarkan hasil evaluasi Ahli Materi I adalah “Baik sekali” dengan skor 83. Evalusai Ahli Materi II (Pelatih) adalah “Baik sekali” dengan skor 85. Evalusai Ahli Elektronika adalah “Baik sekali” dengan skor 89. Kesimpulan: (1) produk model (RoboDrill IR-2016) dapat digunakan sebagai alat bantu latihan drill teknik pukulan drive dan spin, (2) efektif sebagai alat bantu latihan drill teknik pukulan drive dan spin. Disarankan (RoboDrill IR-2016) ini dapat digunakan untuk semua kalangan atlet/pemain karena harganya yang terjangkau.The technology used in the sport of table tennis one of which is a ball thrower robot technology. In fact the price of robotic ball thrower is very expensive. The purpose of this study was to: (1) developing a product design (robodrill IR-2016) to exercise drill drive and spin stroke technique, (2) produce (robodrill IR-2016) that is effective and affordable. Methods of research and development, the results show the quality of the product (robodrill IR-2016) based on the evaluation Matter Expert I was "Good one" with a score of 83. Evalusai Matter Expert II (Coach) is "Good one" with a score of 85. Evalusai Expert Electronics is "Good one" with a score of 89. Conclusion: (1) the product model (robodrill IR-2016) can be used as a tool for drill exercises and spin the drive stroke technique, (2) effective as tools drill drills drive stroke technique and spin. Suggested (RoboDrill IR-2016) can be used for all the athletes/players due to its affordability.
Kajian Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Kota Semarang
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i1.17323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kurikulum di Pondok Pesantren Askhabul Kahfi khususnya mata pelajaran Penjasorkes, implementasi, evaluasi, dan tindak lanjut evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, untuk menguji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik, teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif yang terdiri dari tiga jalur kegiatan bersamaan yaitu; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan di pondok pesantren Askahbul Kahfi menggunakan kurikulum perpaduan antara kurikulum tingkat satuan pendidikan dengan kurikulum pomdok, perencanaan pembelajaran yang dilakukan dari membuat pemetaan sampai pada pembuatan RPP telah dilakukan namun masih ada yang perlu diperbaiki, implementasi penjasorkes sudah berjalan dengan baik walaupun banyak terpengaruh oleh kurikulum yang ada, evaluasi pembelajaran penjasorkes menggunakan evaluasi proses dan evaluasi hasil, sedangkan program pelaksanaan tindak lanjut hasil evaluasi guru hanya melaksanakan program remidial saja. Simpulan dalam penelitian ini adalah kurikulum pendidikan di Pondok Pesantren Aasakhabul Kahfi menggunakan kurikulum terpadu, implentasi Penjasorkes berjalan dengan baik, evaluasi pembelajaran menggunkan evluasi proses dan hasil, dan tindak lanjut hanya melakukan kegiatan remedial saja. Saran yang dapat diberikan adalah: Kepala dan guru mempersiapkan perangkat pembelajaran dengan matang, sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.This study was aimed to find out how the curriculum at Askhabul Kahfi boarding school especially physical,sports and health education subjects , learning implementation, learning evaluation, and follow-up learning evaluation. This study was used descriptive qualitative method. technique of data collection used interview, observation and documentation. While the validity and authenticity of data sources using triangulation and techniques. The techniques of data analysis used qualitative data analysis which consists of three lines activities simulta. The result of data analysis showed that the curriculum at Askahbul Kahfi boarding schools using a combination curriculum between ktsp curriculum and boarding schools curriculum, lesson plan is done from make the mapping to manufacturing lesson plan has done but improvement still needed, the implementation Physical, Sport and Health Education already runs well although influenced by the existing curriculum, learning evaluation Physical, Sport Health and Education using evaluation process and outcome evaluation, meanwhile implementation and follow-up program of teacher evaluations only implement remedial course. Conclusion of this study is the educational curriculum at Asakhabul Kahfi boarding schools using combination curriculum, implementation of Physical, Sport and Health Education runs well, the evaluation of learning using evaluatin process and results, and follow-up activities remedial only . Advice can be given are the headmaster should pay attention more to sports facilities and For teachers should prepare the learning maturity, so that learning objectives can be achieved.
Metode Latihan Kelincahan dan Fleksibilitas Pergelangan Kaki terhadap Keterampilan Menggiring Bola
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i1.17324

Abstract

Permainan sepakbola adalah salah satu cabang olahraga permainan yang sangat terkenal dan digemari. Permainan sepakbola terdiri dari berbagai macam teknik antara lain keterampillan menggiring bola. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) metode latihan kelincahan yang lebih efektif antara z-pattern run dan five-cone snake drill dalam meningkatkan keterampilan menggiring bola, (2) perbedaan pengaruh antaran fleksibilitas pergelangan kaki tinggi dan rendah terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola, (3) interaksi antara metode latihan latihan kelincahan dengan fleksibilitas pergelangan kaki terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain faktorial 2x2.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive random sampling dan data dianalisis menggungakan anova 2 jalur Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan pengaruh antara metode latihan kelincahan tipe (z-pattern run dan five-cone snake drill) terhadap keterampilan menggiring bola, (2) terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara peserta ekstrakurikuler sepakbola yang memiliki fleksibilitas pergelangan kaki tinggi dengan rendah dalam meningkatkan keterampilan menggiring bola. (3) terdapat interaksi antara latihan kelincahan dan fleksibilitas pergelangan kaki terhadap keterampilan menggiring bola.The playing of football is one of the branch of famouse and interested sports. The playing of football consists of various thecnique such as dribbling skill. This study aims to determine: (1) to know the agility training methodthat more effectively between the z-pattern run and five-cone snake drill in improving dribbling skills, (2) to know high and low of ankle flexibility toward the improvement dribbling skills, (3) to know the interaction between the agility training method and the ankle flexibility in increasing dribbling skills.This study was an experimental study using 2x2 factorial designs.The sampling technique used was purposive random sampling technique anddata were analyzed using analysis of variance test (ANOVA) design two lines.The results show: (1) there was a difference effect between the agility training methods (z-pattern runs and five snake-cone drill) type on dribbling skills. (2) There was a significant difference between football extracurricular participants who have high ankle flexibility with low ankle flexibility in improving dribbling skills. (3) There was an interaction between agility training and ankle flexibility toward the dribbling skills.
Model Penilaian Kemampuan Bermain Sepakbola dalam Small Side Game bagi Pemain Usia Muda
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i1.17325

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Prosedur penelitian pengembangan yang digunakan meliputi; analisis produk yang akan dikembangkan, mengembangkan produk awal, validasi ahli, uji coba lapangan yang meliputi uji kelompok kecil dan uji kelompok besar, revisi produk, dan hasil produk pengembangan.Hasil penelitian ini adalah sebuah model penilaian kemampuan bermain sepakbola dalam small side game bagi pemain usia muda. Hasil perhitungan validitas instrumen menyatakan bahwa validitas sebesar 0,988. Hasil perhitungan uji instrumen keandalan data diketahui bahwa nilai reliabilitas sebesar 0,998.Simpulan bahwa; Produk penilaian kemampuan bermain sepakbola dalam small side game bagi pemain usia muda terbukti valid dan reliabel. Saran: (1) Pelatih sepakbola dapat menggunakan model penilaian ini untuk mengetahui tingkat kemampuan bermain pada pemain usia muda di sekolah sepakbola (SSB) yang dilatihnya. (2) Produk model penilaian ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi pelatih sepakbola untuk mengembangkan produk lain dalam ruang lingkup evaluasi latihan sepakbola.Assessment is one of important things in a process of football practice process. Through this football ability assesment, coaches gained the right information about the progress of the players’ abilities. So the players' skills in playing football could be seen on the actual situation, and it was expected this activity could increase the model of practice evaluation.This was a developmental research. The development procedure used include; analysed the developed product, develop the initial product, experts validation, small group trials and field trials, product revision, and the results of product development. Results of this research were a football ability assessment model in small side games for young players. The result of instrument validity calculation stated that the validity 0,988. The results of instruments test data reliability, it was known that the value of reliability 0,998. Conclusion of this research was that a product of football ability assessment in small side games for young players was proved to be valid and reliable. It is suggested that: (1) Assessment model to determine the football ability level of the young players at Football School (2) This assessment model product is expected as a reference for the coaches to develop other products within the scope of football practice evaluation.
Pembinaan Olahraga Sepakbola di Klub Indonesia Muda Purwokerto Kabupaten Banyumas
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i1.17326

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode survei, yang berlokasi di klub Indonesia Muda Purwokerto kabupaten Banyumas dengan sumber informasi meliputi ketua umum atau pengurus klub, pelatih, atlet, KONI, dan orang tua atlet. Pengambilan data menggunakan tiga teknik: (1) wawancara, (2) observasi, (3) dokumentasi. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) peran pengurus dikatakan baik, karena pengurus mengakomodir kepentingan bersama dan sangat mendukung kelanjutan karir atlet, (2) perekrutan pelatih sudah baik, karena menggunakan seleksi terbuka dan semua pelatih bersertifikat, (3) program latihan dikatakan cukup, meliputi latihan dasar berlari, passing, kontrol, menggiring dan game, (4) perekrutan atlet sudah baik, karena dilakukan secara terbuka dan syarat dengan tertentu, (5) sarana dan prasarana cukup, karena sebagian sudah sesuai standar PSSI, (6) sumber dana cukup, dana diperoleh dari iuran setiap bulan, (7) orang tua sangat mendukung dan dukungan masyarakat baik, (8) Keberhasilan pembinaan olahraga sepakbola di klub Indonesia Muda Purwokerto dikategorikan baik, karena banyak prestasi yang diraih oleh klub untuk level daerah maupun level nasional, serta banyak atlet yang masuk klub profesional di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proses pembinaan yang baik itu mencakup semua komponen mulai dari pengurus yang berkompeten, pelatih yang bersertifikat dan berkompeten ditambah dengan dukungan moril materil dari orang tua atlet serta sarana dan prasarana yang memadai.The purpose this study was a qualitative study using survey methods, which were located in Indonesia Muda football clubs Purwokerto, Banyumas regency with resources include the chairman or club officials, coaches, athletes, KONI, and also athletes’s parents. The data were collected used three techniques: (1) interview, (2) observation, (3) documentation. The results of this study as follows: (1) the role of the caretakers and the officials were good and belong to success categories for continuity level of a professional player's career and also coaching football system at Indonesia Muda Purwokerto football club, (2) recrutment of the coaches was good, the number of trainers was enough, (3) The training program was enough good although did not maximum (4) recruitment of athletes has been good because it did through open management and also by condition of particular, (5) the facilities and the infrastructure were good enough because appropriate with PSSI standard, (6) the source of funding side were enough, the funds coming by contribution of player every month, (7) the parents were very supportive and also the citizens’s support were good, (8) The achievement of Indonesia Muda Purwokerto was good category, because this club could win in regional and also national football championship,in other side a lot of those player who join with indonesian professional club. Based on the research, it can be conclude that good founding process cover by competence coaches and officials. Also supporting by athletes’s parents and good infrastructure.
Pengaruh Latihan Plyometrics dan Kekuatan Tangan terhadap Hasil Kecepatan Panjat Tebing di SMK Negeri 1 Nusawungu Kabupaten Cilacap
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i1.17327

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling, menggunakan 24 siswa dari 30 siswa. Teknik analisis data menggunakan Anava dua jalur dengan taraf signifikasi 5% dengan prasyarat uji homogenitas, uji normalitas, dan pengujian hipotesis. Hasil dari penelitian yang diperoleh yaitu: (1) Terdapat perbedaan pengaruh antara metode latihan front cone hops dengan depth jump terhadap hasil kecepatan panjat tebing, karena Fhitung > Ftabel atau 43.155 > 4.351. (2) Terdapat perbedaan pengaruh antara kekuatan tangan tinggi dan kekuatan tangan rendah terhadap hasil kecepatan panjat tebing, karena Fhitung > Ftabel atau 5.426 > 4.351. (3) Terdapat interaksi antara metode latihan plyometrics dengan kekuatan tangan terhadap hasil kecepatan panjat tebing, karena Fhitung > Ftabel atau 19.343 > 4.351. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada pengaruh antara metode latihan front cone hops dengan depth jump terhadap hasil kecepatan panjat tebing, (2) Ada pengaruh kekuatan tangan tinggi dengan kekuatan tangan rendah terhadap hasil kecepatan panjat tebing, (3) Ada interaksi antara metode latihan plyometrics dengan kekuatan tangan terhadap hasil kecepatan panjat.This study was an experimental study with a 2x2 factorial design. Mechanical sampling using purposive sampling, using 24 students from 30 students. Data were analyzed using Anova two paths with significance level of 5%, in terms of homogeneity, normality test, and hypothesis testing. The results of the research were obtained: (1) There is a difference between the effects of exercise method front cone hops with depth jump to the results of speed climbing, since Fvalue > Ftable or 43 155 > 4,351. (2) There is a difference between the strength of the influence of high hand and low hand strength against the results of the speed climbing, since Fvalue > Ftable or 5,426> 4,351. (3) There is an interaction between plyometrics training methods to force the hand of the results of the speed climbing, since Fvalue > Ftable or 19 343 > 4,351. Based on the results of this study concluded that: (1) There is the influence of training method front cone hops with depth jump to the results of speed climbing, (2) There is the influence of hand strength high strength low hand against the results of the speed climbing, (3) There is an interaction between training methods plyometrics with strength of hand the results of the speed climbing.
Hubungan Kelincahan, Kelentukan Togok dan Daya Ledak Otot Tungkai terhadap Kemampuan Smash Kedeng Sepaktakraw pada Siswa Ekstrakurikuler SD Negeri Margomulyo Pegandon Kendal
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i1.17328

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, desain penelitian menggunakan korelasional. Populasi penelitian sebanyak 25 Siswa SD Ekstrakurikuler dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Teknik analisis data menggunakan regresi simple dan regresi ganda. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Hubungan kelincahan terhadap kemampuan smash kedeng diperoleh nilai t = 1.935 dengan signifikansi 0,065 (p > 0,05), (2) Hubungan kelentukan togok dengan kemampuan smash kedeng diperoleh nilai t = -2.630 dengan signifikansi 0,015 (p < 0,05), (3) Hubungan daya ledak otot tungkai dengan kemampuan smash kedeng diperoleh nilai t = 2.659 dengan signifikansi 0,014 (p < 0,05), (4) Hubungan kelincahan dan kelentukan togok dengan kemampuan smash kedeng diperoleh nilai F = 4.746 dengan signifikansi 0.019 (p < 0,05), (5) Hubungan kelincahan dan daya ledak otot tungkai dengan kemampuan smash kedeng diperoleh nilai F = 4.729 dengan signifikansi 0,020 (p < 0,05), (6) Hubungan kelentukan togok dan daya ledak otot tungkai dengan kemampuan smash kedeng diperoleh nilai F = 7.664 dengan signifikansi 0,003 (p < 0,05), (7) Hubungan kelincahan, kelentukan togok dan daya ledak otot tungkai secara bersama-sama dengan kemampuan smash kedeng diperoleh nilai F = 5.481 dengan signifikansi 0,006 (p < 0,05) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan kelincahan, kelentukan togok dan daya ledak otot tungkai dengan kemampuan smash kedeng pada sepaktakraw.This research is conducted by using quantitative approach with correlation as its research design. Research population is 25 Sepaktakraw extracurricular students of elementary school with total sampling technique. Data collection technique is conducted by using test and measurement. The writer applied simple and double regression as data analysis technique.The research shows that: (1) the relation of agility towards smash kedeng ability (r2y) 0,056. (2) the relation of rough post towards smash kedeng ability (r2y) = 0,015. (3) the relation of leg eksplosif power towards smash kedeng ability (r2y) = 0,14. (4) the relation of agility and rough post towards smash kedeng ability (r2y) = 0,019. (5) the relation of agility and leg eksplosif power towards smash kedeng ability (r2y) = 0,020. (6) the relation of rough post and leg eksplosif power towards smash kedeng ability (r2y) = 0,003 and (7) the relation of agility, rough post and leg eksplosif power towards smash kedeng ability (r2y) = 0,006. Conclusion: there is relation involving agility, rough post and and leg eksplosif power toward smash kedeng ability in Sepaktakraw.
Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji Merah dan Denyut Nadi Sub-Maksimal terhadap Kadar MDA (Malondialdehyde) pada SSB Garuda Bintang Sumatera Utara
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i1.17329

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh pemberian jus jambu biji merah terhadap perubahan kadar MDA dalam darah pemain setelah mendapatkan aktifitas fisik sub-maksimal, (2) perbedaan pengaruh antara denyut nadi tinggi dan denyut nadi rendah terhadap hasil kadar MDA, (3) Untuk mengetahui pengaruh pemberian jus jambu biji merah 100 gram dan 150 gram terhadap kadar MDA dalam darah, (4) interaksi antara jus jambu biji merah dan denyut nadi terhadap hasil kadar MDA. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 X 2. Populasi penelitian adalah SSB Bintang Garuda, dengan jumlah 63 pemain. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, besar sampel yang diambil yaitu sebanyak 16 pemain. Sampel terdiri dari 8 pemain yang mendapatkan aktivitas fisik sub-maksimal (denyut nadi) tinggi dan 8 pemain yang mendapatkan aktivitas fisik sub-maksimal (denyut nadi) rendah. Instrumen yang digunakan untuk mengambil data adalah: (1) aktivitas fisik berupa lari 2400 meter, (2) pengukuran denyut nadi dan (3) test kadar MDA (Malondialdehyde). Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran. Teknik analisis datanya menggunakan ANAVA. Sebelum menguji dengan ANAVA Rancangan 2 x 2, terlebih dulu digunakan uji prasyarat analisis data dengan menggunakan Uji Normalitas sampel (Uji Liliefors dengan α = 0,05 %) dan Uji Homogenitas.The purpose of this study was to determine: (1) To determine the effect of red guava juice to changes in MDA levels in the blood of men after getting physical activity sub-maximum, (2) To determine the effect difference between a high pulse rate and low pulse on the results of levels MDA, (3) To determine the effect of red guava juice 100 grams and 150 grams of the MDA levels in the blood, (4) To understand the interaction between red guava juice and pulse on the results of MDA. The study used an experimental method with 2 X 2 factorial design study population was SSB Garuda Bintang, with the number of 63 players. The sampling technique used was purposive sampling, large samples taken as many as 16 players. The sample consisted of 8 players who get sub-maximum physical activity (pulse) tall and 8 players getting sub-maximum physical activity (pulse) is low. The instrument used to retrieve the data are: (1) physical activity such as running 2400 meters, (2) measurement of pulse rate and (3) test MDA (Malondialdehyde). Data collection techniques to test and measurement. Data analysis techniques using ANOVA. Before the test with 2 x 2 ANOVA design, first used the prerequisite test data analysis using normality test sample (Test Liliefors with α = 0.05%) and the Test of Homogeneity.