cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 20865996     EISSN : 2580961x     DOI : -
Core Subject : Education,
The Jurnal Arkhais is dedicated to all linguistics, literature, and culture Indonesia. The coverage of Jurnal Arkhais includes: experimental research, action research, qualitative research, quantitative research, and development research aimed to improving the quality and building innovation in linguistics, culture, and literature Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
RUDYAYD KIPLING AND REPRENTATION OF LANGUAGE FAMILY IN THE WORLD: A STUDY OF THE PHILOSOPHY OF LANGUAGE Saifur Rohman
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 2 (2019): Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The paper is to explain linguistical image of Rudyard Kipling in the poetry “The Ballad of East and West” and to relate with family of language over the world. It is found, the words “west” and “east” refer to the different location but it is from the similar pronounciation. It like “atala” in Sanskrit, “od” in Greek, and has relation with the word “atlantic” in English. The data will be approached by the philosophy of language, particularly in the perspective of the fixed thing (Greek: esse) and the changed thing (percipi). The result, the word has the same essence. The trace of family of the word “east” and “west” could be proved in the language of Autronesian, particulary in Javanese poem. There is hibridity of reality in the area of language in the world. It could be recommended that the evidence in language is a medium of learning related with education, culture, and reality of Austronesian.
RELIGIUSITAS TOKOH DALAM NOVEL API TAUHID KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY (KAJIAN SEMIOTIKA) Nurul Hayati; Yumna Rasyid; Darmahusni Darmahusni
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 2 (2019): Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang religiusitas tokoh dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahaman El Shirazy dengan menggunakan pendekatan semiotik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis isi dengan pendekatan kualitatif.Religuisitas tokoh terbagi dalam tiga dimensi, yaitu dimensi iman, dimensi islam, dan dimensi ihsan. Kajian yang digunakan adalah kajian semiotika.. Kajian semiotik dengan menggunakan teori semiotik Charles Sanders Pierce. Pierce membagi tanda hubungan antara representamen dan objeknya menjadi ikon, indeks dan simbol.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tanda semiotik ikon, indeks, dan simbol dalam novel Api Tauhid. Dimensi iman dalam tiga tanda semiotik ikon, indeks, dan simbol sebanyak 18,12%, dimensi islam sebanyak 22,45% dan dimensi ihsan sebanyak 54,09%.
KETIMPANGAN DIGLOSIK DALAM PERISTIWA TUTUR MASYARAKAT MULTILINGUAL MESUJI RAYA SUMATERA SELATAN Muslihah Harjono; Muhammad Suryadi
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 2 (2019): Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk menjelaskan situasi kebahasaan berupa ketimpangan diglosik dalam peristiwa tutur yang terjadi di wilayah Mesuji Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatakan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian yaitu di Kecamatan Mesuji Raya, Sumatera Selatan. Tahapan-tahapan dalam penelitian ini diawali dengan pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan catat. Data pada penelitian ini adalah berupa tuturan alami yang digunakan oleh masyarakat tutur Jawa Mesuji Raya. Tahapan selanjutnya adalah tahapan analisis data yaitu dilakukan dengan metode padan. Hasil yang didapat setelah melakukan analisis data adalah kode bahasa Jawa dan bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa pengantar sesama etnis Jawa di Mesuji Raya dan berkedudukan sebagai ragam tinggi (T), penutur Jawa di wilayah ini cenderung kurang memahami penggunaan kode bahasa Jawa secara benar, dan pemahaman serta pemahaman kosakata yang dimiliki oleh masyarakat Jawa di Mesuji Raya dalam ragam krama masih rendah.
PELANGGARAN PRINSIP KESANTUAN DALAM MENGEMBANGKAN WACANA HUMOR Asep Supriyana
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 1 (2020): Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelanggaran prinsip kesantunan menjadi karakter sendiri bagi wacana humor.tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang penggunaan prinsip kesantunan sebagai penunjang humor pada wacana humor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Kajian prinsip kesantunan sebagai penunjang humor, tidak terlepas dari pemanfaatan aspek-aspek kebahasaan. Aspek-aspek kebahasaan yang sering dimanfaatkan dalam pelanggaran prinsip pragmatik sebagai penunjang humor adalah penggunaan penalaran, penggunaan kata-kata yang tidak jelas, penggunaan kata-kata ambigu, penggunaan kalimat tidak langsung, penggunaan kalimat tidak runtut, penggunaan teka-teki dan permainan kata-kata, dan permainan aspek fonologi. Topik-topik humor yang berkaitan dengan masalah sesksual, tabu, dan politik menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari humor yang dibuat penulis humor. Topik-topik tersebut memiliki kepekaan tersendiri jika diungkapkan secara gamblang.
FUNGSI DAN MAKNA TANDA DALAM PANTUN DAN CERITA RAKYAT BETAWI PASAR REBO PERSFEKTIF SEMIOTIK Erfi Firmansyah
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 1 (2020): Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etnik Betawi menarik dan penting dikaji terkait kajian terhadap bahasa dan sastra karena etnik tersebut hidup dan berkembang di Jakarta yang merupakan Ibu Kota Negara.. Bahasa dan sastra Etnik tersebut amat berpengaruh terhadap bahasa dan sastra di seluruh Indonesia. Dengan demikian, kajian terhadap bahasa, sastra, dan budaya etnik tersebut dipandang penting. Adapun kajian dilakukan kali ini merupakan studi dokumen, studi pustaka, dan pengamatan lapangan. Berdasarkan penelitian, dapat diketahui bahwa pantun memiliki dua larik dan empat larik. Hanya saja, pada pantun Betawi ini banyak dijumpai pantun dua larik. Pada jenis pantun Pasar Rebo, sampirannya sama-sama menggambarkan tanda natural di seputar etnik tersebut berupa tanda natural maupun tanda budaya. Berdasarkan kajian dapat diketahui bahwa Pantun dan Cerita Rakyat Betawi mengandung fungsi dan makna tanda yang hidup dalam keseharian masyarakat Betawi. Pada cerita rakyat Betawi menampilkan cerita yang lebih dekat ke dunia nyata. Ada juga cerita tentang kehebatan tokoh, dan tentang kepahlawanan yang dekat kepada dunia nyata atau sejarah.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM LIRIK LAGU JARAN GOYANG Venus Khasanah
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 1 (2020): Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji alih kode dan campur kode yang terdapat dalam lirik lagu Jaran Goyang (JG). Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui jenis alih kode dan campur kode dalam lirik lagu JG; (2) mengetahui penggunaan alih kode dan campur kode pada lirik lagu JG; dan (3) mengetahui faktor-faktor timbulnya alih kode dan campur kode dalam lirik lagu JG. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik simak atau observasi. Dari hasil analisi, terdapat dua jenis alih kode dan campur kode yakni (1) jenis alih kode dan campur kode ke dalam/alih kode dan campur kode intern dan (2) alih kode dan campur kode ke luar/alih kode dan campur kode ekstern. Serta beberapa maksud peralihan tersebut terjadi yakni sebagai penyelaras bunyi nada lagu, sebagai pengulangan, sebagai ajakan yang ditujukan kepada pendengar. Penyebab terjadinya campur kode adalah untuk (a) mengakrabkan suasana, (b) meyakinkan topik pembicaraan, (c) membangkitkan rasa humor, (d) sekadar bergaya atau bergengsi, (e) untuk menegaskan maksud tertentu, dan (f) memamerkan keterpelajarannya atau kedudukannya.
TINGKAT KETERBACAAN NOVEL ROMANCE INDONESIA Gres Grasia Azmin; Lidya Setia Ningsih; Natalia Anwar
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2020): Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novel merupakan salah satu karya prosa fiktif yang digemari oleh berbagai kalangan, salah satunya ialah novel yang berjenis romance. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat kelayakan usia pembaca pada novel romantis berdasarkan tingkat keterbacaan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori keterbacaan berdasarkan grafik Fry. Penggunaan grafik Fry mudah dan sudah diadopsi oleh Hardjasujana ke dalam teks Bahasa Indonesia. Adapun yang akan dilakukan peneliti dengan mengambil sampel novel romantis yang terbit dalam waktu 2014-2018. Sebanyak 10 novel yang diambil secara purposive. Hasil akhir dalam penelitian pun menyatakan bahwa keterbacaan dari novel-novel romantis untuk usia 10 tahun terdapat 1 novel yang berjudul Gitanjali. Usia 11 tahun terdapat 5 novel yang berjudul 3.360 Dia Tahu Bahwa Ada Tempat untuk Pergi dan Kembali, I Owe You Love, If You Know Why, Teman Tapi Menikah 2, Sirius Seoul.Untuk usia 12 tahun terdapat 3 judul novel yang berjudul Hujan Bulan Juni,Milea Suara Dari Dilan, dan Dear Nathan.
ANALISIS PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS INFORMATION, COMMUNICATION, AND TECHNOLOGY Fadilla Oktaviana; Emzir Emzir; Yumna Rasyid
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2020): Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam proses pembelajaran, khususnya pada pembelajaran Bahasa Inggris berbasi ICT (Information, Communication, And Technology). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dari penelitian ini berupa informasi yang didapat melalui peristiwa, informan, dan dokumentasi dengan menggunakan analisis data etnografi yaitu teknik analisis data mencakup empat tahapan yaitu analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponen, dan analisis tema budaya. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu secara umum, peran guru dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris berbasis ICT meliputi perannya sebagai fasilitator, motivator, creator/programmer, pembimbing, evaluator, partner belajar dan teladan bagi siswa. Sedangkan peran khusus dan utama yang harus dimiliki dalam pembelajaran berbasis ICT adalah guru berperan sebagai creator atau programmer. Dalam hal ini, guru dituntut untuk memiliki kemampuan atau keterampilan dalam membuat media dan bahan ajar berbasis ICT.
CITRA TELKOMSEL DENGAN SIMBOL DAERAH 3T SEBAGAI REPRESENTASI POSITIONING DALAM IKLAN TVC TELKOMSEL- RUMAH INDONESIA Rahayu Rizky Prathamie; Miftahulkhairah Anwar
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2020): Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan narasi dalam Iklan Tvc Telkomsel- Rumah Indonesia karya Giri Prasetyo. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif untuk melihat penggambaran citra Telkomsel dengan adanya penekanan perbedaan antar wilayah Indonesia dengan menggunakan Belu sebagai simbol daerah 3T. Citra Telkomsel digambarkan sebagai pihak yang bertanggung jawab dan berjasa atas terhubungnya komunikasi di seluruh pelosok negeri. Hal ini terlihat dari beberapa kalimat narasi dalam Iklan TVC Telkomsel- Rumah Indonesia. Selain itu, dalam narasi juga menggambarkan mengenai Ideologi persatuan dan kesatuan Indonesia sebagai pemicu persepsi masyarakat untuk berpikir mengenai keberadaan kondisi 3T yang nyata di Indonesia.
PENGGUNAAN MAKIAN PADA KOLOM KOMENTAR AKUN TIKTOK DENISE CHARIESTA Andi Bulan Maghfira; Aprilia Puspitaningrum; Achmad Nur Syaifudin; Sigit Widiatmoko
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2020): Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti makian pada komentar akun Tiktok, yaitu akun Denise Chariesta. Penelitian ini akan mengkaji tentang bentuk lingual makian dan referensi makian pada komentar akun Tiktok Denise Chariesta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah makian pada kolom komentar akun tiktok Denise Chariesta pada postingan video di akun tiktoknya. Tahapan penelitian pada penelitian ini adalah (1) melakukan pengamatan dengan tujuan untuk memilih data, (2) mengumpulkan data yang berkaitan dengan topik penelitian dengan teknik tangkap layar, (3) klasifikasi data berdasarkan skema yang sesuai dengan fokus penelitian, (4) melakukan analisis data. Penelitian ini menunjukkan hasil sebagai berikut. Pertama, bentuk satuan lingual makian yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu makian berbentuk kata, makian berbentuk frasa, dan makian berbentuk klausa. Kedua, referensi makian yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu keadaan, binatang, benda-benda, makhluk halus, dan kotoran manusia atau binatang.

Page 10 of 14 | Total Record : 140