cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 19 No 3 (2019): Desember" : 8 Documents clear
Kapasitas Agribisnis Peternak Rakyat Ayam Broiler pada Kemitraan Model Inti-Plasma Sudarko Sudarko; Hesti Herminingsih
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i3.1471

Abstract

Penguatan kapasitas agribisnis peternak ayam broiler yang diusahakan oleh rakyat merupakan bagian penting dari pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan: (1) Menganalisis kapasitas agribisnis peternak ayam broiler yang bermitra; (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas agribisnis peternak ayam broiler yang bermitra. Data penelitian dikumpulkan melalui kuisioner dan wawancara terhadap pelaku agribisnis ayam broiler yang sudah bermitra dengan perusahaan. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan inferensial dengan Uji Regresi Linier Berganda. Hasil analisis deskriptif dan inferensial terhadap 32 pelaku agribisnis peternakan ayam broiler dengan metode simple random sampling menunjukkan bahwa kapasitas agribisnis peternak rakyat ayam broiler yang bermitra dalam kategori rendah yang artinya peternak ayam broiler yang bermitra dengan berbagai perusahaan inti masih banyak mengandalkan orang lain dalam mengatasi berbagai kebutuhan dan kesulitannya. Pihak lain tersebut adalah seseorang/lembaga yang dipandang lebih ahli seperti tokoh berpengalaman, pendamping perusahaan dan petugas-petugas dinas dan pihak swasta penyedia input dan penjamin pemasaran atau sebagian di penuhi dan dikerjakan dengan konsultasi dan pengawasan dengan pihak lain yang lebih ahli. Faktor-faktor yang berpengaruhi secara signifikan secara parsial terhadap kapasitas agribisnis peternak rakyat ayam broiler yang bermitra di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor yaitu karakteristik individu pendapatan, penyediaan informasi pemasaran dan dukungan penyuluhan yang berupa materi penyuluhan
Sifat Fisikokimia Tepung Surimi Ikan Bandeng (Chanos-Chanos) dengan Penambahan Dryoprotectant berbeda S Malle; A B Tawali; M M Tahir; M Bilang
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i3.1682

Abstract

Produksi bandeng di Sulawesi Selatan cukup tinggi dan pengolahan surimi bandeng telah banyak dilakukan untuk menghasilkan produk agar-agar ikan. Umumnya, surimi harus disimpan dalam kondisi beku. Oleh karena itu diperlukan suatu teknologi dalam pengolahan produk ikan yang mudah dalam masalah penyimpanan dan efisien dalam hal distribusi. Salah satu yang bisa dilakukan adalah bagaimana mengolahnya menjadi bubuk surimi. Bubuk surimi bandeng memiliki peluang besar untuk dikembangkan untuk diversifikasi produk perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisikokimia ikan surimi bandeng dengan penambahan berbagai jenis dryprotectan (2% karagenan, 4% sukrosa + 2% karagenan, 4% sorbitol + 2% karagenan, 6% trehalosa + 2% karagenan) dengan pengeringan vakum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung surimi bandeng mengandung kadar air 7,22 - 7,91%; protein 57,06 - 61,9%; lemak 9,62 - 10,88%; kadar abu 1,35 - 1,48% ; hasil serbuk surimi 13,3 - 14,65%; Kadar WHC 6,42 - 14,64 mL/g ; kisaran pH 6,37 - 6,75; keputihan 61,51 - 72,35. Penambahan Trehalose 6% + 2% karagenan sebagai dryoprotectant memiliki sifat fisikokimia yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
Produksi Lateks Pekat melalui Proses Pendadihan dengan Pengaturan Waktu dan Kecepatan Penggetaran Ersan Ersan; Rachmad Edison; Maryanti Maryanti
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i3.1677

Abstract

Peningkatan produksi lateks terkonsentrasi merupakan hal penting untuk memasok industri karet, dan mengurangi impor. Kualitas lateks terbukti diubah oleh kejutan selama transportasi, sehingga memberikan informasi penting dalam meningkatkan proses creaming. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu dan kecepatan pengocokan dalam mempercepat pembentukan lateks pekat dengan teknik creaming. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan durasi (24, 48, dan 72 jam) dan kecepatan shaker (0, 150, 200, dan 250 rpm). Pengamatan yang diamati adalah waktu pemisahan antara lateks dan serum (jam), rendemen lateks pekat (%), kadar larut total (%), kadar karet kering, pH, warna, dan bau lateks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penggetaran tidak mempengaruhi waktu pemisahan antara lateks dan serum, rendemen lateks pekat, kadar larut total, dan kadar karet kering. Kecepatan getaran mempercepat waktu proses pemisahan antara lateks dan serum, mempengaruhi hasil dan kandungan karet kering lateks pekat. Kombinasi durasi dan kecepatan getaran mempengaruhi pemisahan waktu proses antara lateks dan serum. Pemisahan waktu proses tercepat adalah 32 jam pada durasi 48 jam dengan kecepatan getaran orbital shaker 150 dan 200 rpm.
Produk Makanan Berenergi “Betteleppang” dengan Subtitusi Nanokalsium Tulang Ikan Bandeng (Chanos - Chanos) Muhammad Fitri; Syamsuar Syamsuar; Sri Udayana Tartar
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i3.1678

Abstract

Produksi ikan bandeng Sulawesi Selatan tahun 2016 sebesar 127.434,1 ton, tulang ikan merupakan salah satu industri pengolahan limbah yang memiliki kandungan kalsium paling banyak diantara bagian ikan, komponen utama tulang ikan adalah kalsium , fosfor dan karbonat. produksi pangan energi “Betteleppang” dengan substitusi tulang bandeng nanokalsium (chanos chanos Forks ). Desain adalah rencana acak kompleks dengan dua faktor; A = penambahan tulang bandeng nanokalsium adalah ; A1 = 10% ; A2 = 15%; A3 = 20% , dan B = penambahan “Betteleppang” ; B1 = 10%; B2 = 15%; B3 = 20%. Setiap perawatan kembali tiga kali. Data dianalisis dengan analisis ragam menggunakan software SPSSV 19. Kesimpulan penelitian siapa yang paling baik penambahan tulang bandeng nanokalsium = 20 % dan penambahan “Betteleppang” = 20 % kadar air 21,43 persen, kadar kalsium 7,06 persen, kadar protein 22,26 persen
Analisis Struktur Biaya Produksi Pada Rantai Pasok Buah Naga di Kabupaten Tanah Laut Raden Rizki Amalia; Nina Hairiyah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i3.1150

Abstract

Buah naga merupakan komoditas yang sangat prospektif untuk dikembangkan. Buah naga melewati beberapa proses mulai dari panen, pengangkutan, sortasi, pengemasan, penyimpanan, distribusi, dan pemasaran hingga ke konsumen akhir. Dengan banyaknya proses yang dilalui dalam rantai pasok buah naga, maka perlu dilakukan analisis struktur biaya dan titik impas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya dan struktur impas masing-masing entitas yang terlibat dalam rantai pasok buah naga di Kabupaten Tanah Laut. Semua pengecer yang menjual buah naga didaftar berdasarkan kapasitas usahanya, kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok. Pencarian rantai pasok selanjutnya ditentukan dengan teknik snowball sampling dimana entitas lain ditentukan berdasarkan informasi dari merchant retailer dari lokasi penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis data berupa biaya dasar pada setiap entitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi biaya tetap sangat besar terhadap biaya pokok dan sangat dipengaruhi oleh harga beli rata-rata buah naga. Penjualan di setiap entitas telah melampaui titik impasnya. Hal ini menunjukkan bahwa semua entitas menerima manfaat dalam pemasaran buah naga. Semakin besar selisih antara penjualan dan titik impas, maka keuntungan yang didapat juga semakin besar.
Penerapan Teknologi Bokashi Plus T pada Kelompok Petani Organik di Desa Minasa Baji Kecamatan Bantimurung Muhammad Yusuf; Junyah Leli Isnaini
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i3.1680

Abstract

Petani di desa Minasa Baji umumnya telah menggunakan pupuk organik berupa kotoran sapi yang cukup melimpah di desa ini, selain pupuk kimia (Urea, SP36, dan KCl) sebagai sumber nutrisi tanaman. Namun, karena kotoran sapi diberikan kepada tanaman tanpa melalui proses dekomposisi yang benar, maka tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan tanaman, bahkan berpotensi menjadi sarang hama dan penyakit. Di sisi lain, seiring hilangnya subsidi pupuk kimia, kelangkaan pupuk kimia dan tingginya harga di pasaran menjadi kendala petani dalam pemenuhan kebutuhan unsur hara. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kelangkaan dan tingginya harga pupuk kimia yang cenderung naik dan sering terjadi kelangkaan, perlu dicari bahan pengganti yang ramah lingkungan dan mampu mensubstitusi kebutuhan unsur hara. Teknologi Trichoderma yang akan menghasilkan Bokashi Plus T mampu menjawab permasalahan tersebut. Metode pelaksanaan terdiri dari 3 metode: (1). Pendidikan partisipatif, (2) Pelatihan (peragaan dan praktik oleh peserta), (3) Pembinaan dan Pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah: (1) mitra mengetahui pentingnya penggunaan teknologi Trichoderma dalam pembuatan pupuk organik bokashi Plus T, (2) mitra mampu memperbanyak starter bokashi sendiri, 3) Mitra mampu memproduksi sendiri Bokashi Plus T, 4) mitra terampil menerapkan bokashi secara mandiri dalam bercocok tanam sesuai SOP.
Kompos dari Kulit Singkong Usaha Pemerdayaan Limbah Lokal Sismita Sari mita; Fatahillah Fatahillah; Adreyade Reshi Gusta
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i3.1152

Abstract

Limbah kulit singkong merupakan salah satu limbah yang memiliki potensi besar untuk dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos. Kompos dapat digunakan sebagai pengganti pupuk buatan dengan biaya yang sangat murah. Kompos berfungsi dalam perbaikan struktur tanah, tekstur tanah, aerasi, dan peningkatan daya serap air tanah. Tujuan dari program ini adalah menjadikan kompos kulit singkong sebagai solusi pemanfaatan limbah sisa tanaman yang melimpah di desa mitra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu keberhasilan pengomposan dinilai berdasarkan warna, aroma, dan tekstur yang dihasilkan. kegiatan mulai dari penyiapan bahan baku kulit singkong, pencacahan menggunakan enumerator, penyiapan dan pembibitan aktivator, tahapan pembuatan kompos mealui; susun, pengiriman EM4, pembalikan, pematangan, penyaringan, pemeliharaan dan kontrol dalam proses pengomposan, pengemasan dan penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompos singkong yang sudah matang mengalami penyusutan hampir 50%, teksturnya gembur saat dipegang, lembab, berwarna coklat kehitaman, dan tidak berbau (bau tanah).
Laju Pertumbuhan Spesifik Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii pada Budidaya Tambak Sistem Intensif Nursidi Nursidi; Heriansah Heriansah; Mauli Mauli
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i3.1681

Abstract

Isu utama budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii saat ini secara garis besar adalah: (a) penurunan produksi akibat tekanan ekologis perairan laut, (b) perlindungan kelestarian dan pendapatan usaha budidaya, dan (c) konflik pemanfaatan ruang laut. Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, salah satu alternatif strategis yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan budidaya yang layak secara ekologis, teknis dan sosial ekonomi melalui pemanfaatan lahan tambak yang berada di kawasan pesisir melalui sistem budidaya intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan spesifik (LPS) K. alvarezii. Budidaya dilakukan pada bulan April hingga Mei 2018 selama 42 hari di tambak. Jumlah bentang 10 bentang, masing-masing bentang 120 titik adalah 25 cm. dengan berat 100 g per titik. Selama budidaya pemupukan, perubahan air, aerasi dan kontrol kualitas air. Bobot dan biomassa diukur setiap minggu dengan metode pengambilan sampel di setiap kelompok bentang yang berbeda. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata LPS yang diperoleh adalah 3,38%/hari. Kualitas air selama budidaya berada dalam kisaran yang dapat ditoleransi oleh K. alvarezii.

Page 1 of 1 | Total Record : 8