cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
literasi.almaata@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 25024116     EISSN : 25031864     DOI : 10.21927/literasi
Core Subject : Education,
Focus and scope; Educational curriculum studies Subject matter studies Instructional media and educational aid Instructional methods and strategies Techer competence Psyco-socioanthropology studies Educational system managemant Educational character, gender and evalution
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "vol. 17 no. 2 (2026)" : 12 Documents clear
Pengembangan Awal Instrumen Empat Konstruk pada Siswa TKR SMK: Kemampuan Inisiatif, Kemampuan Berwirausaha, Manajemen Diri, dan Kesiapan Kerja Haryanto Haryanto; Warju Warju; Soeryanto Soeryanto; Achmad Imam Agung; Puput Wanarti Rusimamto
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2026.17(2).154-170

Abstract

Pengukuran konstruk psikopedagogik dalam pendidikan vokasi memerlukan instrumen yang valid, reliabel, dan kontekstual terhadap bidang keahlian peserta didik. Namun, dalam banyak penelitian pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan, perhatian lebih sering diberikan pada hasil pengukuran daripada proses pengembangan instrumen itu sendiri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan awal dan menguji validitas-reliabilitas empat instrumen yang relevan bagi siswa Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK, yaitu kemampuan inisiatif, kemampuan berwirausaha, manajemen diri, dan kesiapan kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pengembangan instrumen terbatas. Tahapan pengembangan mencakup kajian teori, perumusan definisi operasional, penyusunan indikator, penyusunan kisi-kisi dan butir, validasi isi oleh ahli, revisi instrumen, uji coba terbatas, uji validitas empiris menggunakan korelasi Pearson, dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s alpha. Uji coba dilakukan pada 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen kemampuan inisiatif memiliki reliabilitas 0,931 pada 16 butir, kemampuan berwirausaha 0,936 pada 16 butir, manajemen diri 0,908 pada 17 butir, dan kesiapan kerja 0,946 pada 17 butir. Hasil validasi ahli juga menunjukkan bahwa instrumen pada umumnya layak digunakan, dengan sebagian validator merekomendasikan revisi minor pada aspek redaksional dan kebahasaan. Dengan demikian, keempat instrumen ini dapat diposisikan sebagai alat ukur awal yang memiliki konsistensi internal sangat baik dan layak digunakan pada konteks siswa TKR SMK.
Analisis Peran Komite Sekolah terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan di SD Negeri 2 Jampiroso Kabupaten Temanggung Nizar Anwar; Welius Purbonuswanto; Saryanto
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2026.17(2).138-153

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan dasar tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas pembelajaran di kelas, tetapi juga oleh keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk komite sekolah sebagai mitra strategis sekolah. Namun demikian, berbagai penelitian sebelumnya lebih banyak menyoroti peran komite sekolah dalam aspek dukungan administratif dan penyediaan sarana prasarana, sedangkan kajian mengenai kontribusi strategis komite sekolah dalam peningkatan mutu pembelajaran, penguatan tata kelola sekolah, serta pengawasan mutu pendidikan masih terbatas. Research gap penelitian ini terletak pada masih minimnya kajian empiris yang secara komprehensif menganalisis peran komite sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan pada konteks sekolah dasar negeri di daerah, khususnya di Kabupaten Temanggung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komite sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 2 Jampiroso Kabupaten Temanggung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terbatas terhadap kepala sekolah, pengurus komite sekolah, guru, dan perwakilan orang tua siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite sekolah telah menjalankan perannya sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol, dan mediator dalam penyelenggaraan pendidikan, meskipun efektivitas tiap peran berbeda-beda. Penelitian ini juga memberikan kontribusi empiris mengenai implementasi peran komite sekolah pada konteks sekolah dasar negeri di Kabupaten Temanggung yang masih jarang dikaji.
Pemamfaatan Penggunaan Media Video Pembelajaran Audiovisual Berbasis Media Proyektor dan Smartboard terhadap Partisipasi Belajar PKn Siswa Sekolah Dasar Kadek Nina Purnamayanthi; Dewa Bagus Sanjaya; I Nengah Suastika
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2026.17(2).171-185

Abstract

Pembelajaran PKn di sekolah dasar perlu dikembangkan melalui desain pembelajaran yang menarik, konkret, kontekstual, dan partisipatif agar peserta didik tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis, tetapi juga berperan aktif dalam seluruh proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan video pembelajaran audiovisual berbasis proyektor dan smartboard dalam pembelajaran PKn serta mengidentifikasi bentuk partisipasi belajar siswa yang muncul selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa yang terlibat langsung dalam pembelajaran PKn di SD No. 6 Kuta. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran dan wawancara semiterstruktur dengan guru. Instrumen penelitian berupa lembar observasi partisipasi siswa dan pedoman wawancara guru yang disusun berdasarkan indikator perhatian, respons verbal, keberanian bertanya dan menjawab, penyampaian pendapat, keterlibatan diskusi, penyelesaian tugas, serta antusiasme belajar. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahapan penelaahan data, pengodean, pengelompokan kategori, perumusan tema, dan interpretasi temuan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media audio visual membantu guru menyampaikan materi PKn secara lebih konkret, menarik, kontekstual, dan mudah dipahami. Partisipasi siswa tampak pada meningkatnya fokus terhadap tayangan, keberanian menjawab pertanyaan, aktif selama kegiatan, berani berpendapat, keterlibatan dalam diskusi, dan antusiasme menyelesaikan tugas. Faktor pendukung meliputi ketersediaan proyektor, smartboard, kesiapan guru, dan ketertarikan siswa terhadap tayangan visual, sedangkan kendala utama mencakup keterbatasan fasilitas pada beberapa ruang kelas, gangguan teknis perangkat, dan variasi konsentrasi siswa. Dengan demikian, media audio visual dapat menjadi alternatif pembelajaran PKn yang mampu mengoptimalkan partisipasi belajar siswa sekolah dasar.
Integrasi Tata Krama Budaya Banjar Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Dan Pengaruhnya Terhadap Karakter Sopan Santun Siswa MTs Mahrita; M. Ali Sibram Malisi; Abdullah; Fadhalla F F Balramman
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2026.17(2).205-219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi tata krama budaya Banjar dalam pembelajaran Akidah Akhlak terhadap karakter sopan santun siswa MTs Hidayatul Muhajirin Palangka Raya, sebuah madrasah dengan latar budaya Banjar yang kuat di Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental non-equivalent control group design. Data diperoleh dari 60 siswa kelas VIII yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (n = 32) dan kelompok kontrol (n = 28) melalui teknik total sampling dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara statistik, kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam karakter sopan santun (p < 0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan peningkatan signifikan (p = 0,056). Uji Independent Sample t-Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0,001) dengan Cohen's d = 0,970 yang termasuk kategori efek besar. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi tata krama budaya Banjar dalam pembelajaran Akidah Akhlak tidak hanya signifikan secara statistik tetapi juga memiliki dampak praktis yang kuat terhadap pembentukan karakter siswa. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pendidik dan pengelola madrasah untuk mengintegrasikan kearifan lokal yang berakar nilai Islam sebagai strategi pembelajaran karakter yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini juga merekomendasikan eksplorasi lanjutan terhadap penerapan model pembelajaran berbasis kearifan lokal Banjar pada mata pelajaran dan jenjang pendidikan lainnya.
Pendidikan Life Skill bagi Santri Pondok Pesantren As-Shofa Medan Fakhry Muhammad Erde; Afrahul Fadhilah Daulay
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2026.17(2).186-204

Abstract

Rendahnya minat sebagian santri terhadap pelajaran umum dan keterampilan adaptif di Pondok Pesantren As-Shofa Medan menjadi salah satu permasalahan pendidikan yang berdampak pada kurangnya kesiapan santri dalam menghadapi kehidupan sosial dan dunia kerja setelah lulus. Pembelajaran di pesantren masih lebih berfokus pada penguasaan ilmu-ilmu keagamaan, sementara pendidikan life skill belum menjadi perhatian utama. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan pendidikan pesantren yang bersifat holistik dengan tuntutan kehidupan sosial masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konteks, urgensi, dan implementasi pendidikan life skill bagi santri di Pondok Pesantren As-Shofa Medan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pimpinan pesantren, pendidik, dan santri yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan life skill di Pondok Pesantren As-Shofa Medan diimplementasikan melalui berbagai kegiatan pembiasaan dan pelatihan, seperti menjaga kebersihan, melatih kemandirian, public speaking, organisasi santri, pengembangan bahasa, serta keterampilan praktis sehari-hari. Implementasi program tersebut memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter santri, terutama dalam meningkatkan kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kesiapan sosial. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dan organisasi santri berperan penting dalam memperkuat kecakapan personal, sosial, akademik, dan vokasional melalui pengalaman belajar yang bersifat langsung dan kontekstual. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada kajian yang mengintegrasikan empat dimensi kecakapan hidup, yaitu kecakapan personal, sosial, akademik, dan vokasional dalam konteks pesantren perkotaan melalui pendekatan pembiasaan yang menyatu dengan kehidupan sehari-hari santri.
Efektivitas Penerapan Metode Eksperimen Ilmiah Sederhana terhadap Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Gaya Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Wedoro Sidoarjo Nuri Firda Rizqiyani; Novaria Lailatul Jannah; Hikmah Luqiyah Kartikasari
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2026.17(2).285-300

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SD berperan Krusial bagi penalaran analitis dan pemahaman siswa terhadap fenomena alam. Namun, hasil observasi awal di kelas IV C SDN Wedoro Sidoarjo menunjukkan bahwa pembelajaran IPA masih lebih didominasi metode ceramah dan latihan soal, sehingga membatasi keterlibatan aktif siswa dalam prosespembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya pemahaman konsep siswa pada materi gaya dengan hasil tes awal berada pada kategori sangat kurang. Maka dari itu, dibutuhkan metode berbasis pengalaman langsung agar siswa mampu membangun pemahaman konsep secara bermakna. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas dan pengaruh penerapan metode eksperimen ilmiah sederhana terhadap pemahaman konsep IPA materi gaya pada siswa kelas IV SDN Wedoro Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IVC yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes pretest dan posttest, observasi aktivitas guru dan siswa. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas, dengan hasil reliabilitas sangat tinggi sebesar 0,850. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji hipotesis paired sample t-test, serta perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi pretest 0,057 dan posttest 0,351. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Aktivitas guru meningkat dari 87% menjadi 97%, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 92% menjadi 97%. Nilai N-Gain sebesar 64,7094% menunjukkan kategori cukup efektif. Dengan demikian, metode eksperimen ilmiah sederhana efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa
Efektivitas Media Audiovisual dalam Meningkatkan Keterampilan Menghafal Surat Pendek pada Pembelajaran Al-Qur'an Hadis di Madrasah Aliyah Miftahul Jannah Palangkaraya Maulida Sari; Zainap Hartati; Saiful Lutfi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2026.17(2).220-233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media audiovisual dalam meningkatkan keterampilan menghafal surah pendek pada pembelajaran Al-Qur’an Hadits siswa kelas XI Madrasah Aliyah Miftahul Jannah Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 19 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh karena seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 48,47 meningkat menjadi 88,21 pada posttest. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest siswa setelah penggunaan media audiovisual. Selanjutnya, hasil uji N-Gain memperoleh nilai sebesar 0,767 yang termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, berdasarkan hasil uji N-Gain, penggunaan media audiovisual dinyatakan efektif dalam meningkatkan keterampilan menghafal surah pendek pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits.
Teori Belajar Konstruktivisme dalam Perspektif Al-Qur'an: Analisis Komparatif dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam Maslani; Rifdaa Aulia; Haedarullah; Munazzah Hurun Ainun; Silma Mazia Effendi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2026.17(2).234-259

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi antara teori belajar konstruktivisme dan nilai-nilai pembelajaran dalam Al-Qur’an serta implikasinya terhadap pengembangan pendidikan Islam. Kajian ini penting dilakukan karena teori konstruktivisme dan epistemologi Qur’ani sering dipandang berasal dari landasan yang berbeda, padahal keduanya memiliki kesamaan dalam menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam proses memperoleh dan membangun pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persamaan, perbedaan, serta peluang integrasi antara teori konstruktivisme dengan nilai-nilai pembelajaran dalam Al-Qur’an. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) dan pendekatan filosofis-pedagogis. Sumber data utama diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan proses berpikir, penalaran, dan pembelajaran, serta teori konstruktivisme yang dikembangkan oleh Jean Piaget dan Lev Vygotsky. Data pendukung diperoleh dari berbagai buku, artikel, dan jurnal ilmiah yang relevan dengan pendidikan Islam dan teori pembelajaran modern. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dan analisis komparatif untuk menemukan titik temu dan perbedaan konseptual antara keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruktivisme dan nilai-nilai pembelajaran dalam Al-Qur’an sama-sama menekankan pembelajaran aktif, kemampuan berpikir kritis, refleksi, serta interaksi sosial melalui konsep tadabbur, tafakkur, dan ta‘qil. Namun, perbedaan mendasar terletak pada sumber kebenaran, yaitu pengalaman dan interaksi sosial dalam konstruktivisme, sedangkan Al-Qur’an menempatkan wahyu sebagai sumber kebenaran utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa prinsip konstruktivisme dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai Qur’ani untuk mendukung pengembangan pendidikan Islam yang holistik, sehingga mampu menyeimbangkan aspek intelektual, spiritual, moral, dan pembentukan karakter peserta didik.
The Influence of Teachers' Roles and Parental Communication on Children's Self- Protection Behaviors in Effrots to Prevent Sexual Violence at MI Nurul Islam Ainayah Alfatihah Al azmi Azmi; Mappanyompa; Madiyah Hayati
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2026.17(2).301-316

Abstract

This study was prompted by the rising number of cases of sexual violence against children in Indonesia. Data from Simfoni PPA through June 2025 recorded 13,845 reported cases of violence against women and children, with sexual violence being the most prevalent form of violence. Additionally, KPAI recorded 2,031 cases of child rights violations involving 2,063 child victims, while FSGI reported 101 victims of sexual violence in educational settings during 2024. These conditions highlight the importance of strengthening self-protection behaviors among elementary school-aged children as a means to reduce the risk of sexual violence within the family, school, and community. This study aims to analyze the influence of teachers’ roles and parental communication on self-protection behaviors among elementary school-aged children. This study employed a quantitative method using a survey approach involving 43 fifth-grade students at MI Nurul Islam Sekarbela through saturation sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability, and were subsequently analyzed using multiple linear regression after meeting the classical assumption tests. The results of the study indicate that the teacher’s role has a significant effect on self-protection behavior (p=0.008), whereas parental communication does not have a significant partial effect (p=0.115). Taken together, these two variables account for 30.0% of the variance in self-protection behavior. Based on the results of this study, strengthening the role of teachers is important in supporting children’s self-protection behaviors, while improving the quality of parental communication remains necessary to strengthen the synergy between school and family. This study is expected to serve as a foundation for the development of child protection programs through the creation of educational modules, teacher training, and the strengthening of communication between parents and children to foster self-protection behaviors starting in elementary school.
Profil Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik dan Media Pembelajaran yang Berpotensi untuk Sub Materi Aves di Kelas X Guna Mendukung Terwujudnya SDGs 15 Yesika Erliana Putri; Ulfi Faizah
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2026.17(2).260-284

Abstract

Permasalahan utama dalam pembelajaran sub materi aves di tingkat SMA adalah peserta didik masih mengalami kesulitan dalam menerapkan keterampilan berpikir kritis, terutama pada indikator analisis, evaluasi, inferensi dan regulasi diri. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas X Fase E pada materi aves dan merekomendasikan media pembelajaran yang berpotensi untuk melatih keterampilan berpikir kritis dalam rangka mendukung terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) 15. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed method dengan desain kualitatif-kuantitatif. Data primer yang diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan 5 guru biologi serta penyebaran angket melalui platform google formulir kepada 56 responden. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui Systematic Literature Review (SLR). Systematic Literature Review (SLR) dalam penelitian ini dilakukan melalui Google Scholar berbantuan Publish or Perish v7 dengan kata kunci aves, media pembelajaran dan berpikir kritis yang diseleksi dan evaluasi kualitas artikel, hingga sintesis 17 artikel terpilih. Proses hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang berpotensi dapat melatih keterampilan berpikir kritis untuk sub materi aves adalah booklet dan aplikasi Augemented Reality (AR), E-LKPD, serta multimedia interaktif karena mampu memfasilitasi peserta didik dalam melakukan pengamatan, analisis, evaluasi, inferensi dan regulasi diri melalui penyajian materi yang visual, interaktif, dan kontekstual. Keempat media tersebut direkomendasikan untuk diaplikasikan dalam pembelajaran dengan harapan dapat memperkuat keterampilan berpikir kritis peserta didik sekaligus menumbuhkan kesadaran konservasi yang relevan dengan pencapaian SDGs ke-15 (Life on Land) keberlanjutan kehidupan darat dan keanekaragaman hayati

Page 1 of 2 | Total Record : 12