cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol
ISSN : 25021982     EISSN : 25409123     DOI : -
Jurnal TELKA merupakan jurnal yang sepenuhnya diperiksa oleh Redaksi Ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Redaksi menerima artikel ilmiah berupa hasil penelitian, gagasan, dan konsepsi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ini terbit 2 kali secara online dan cetak (terbatas) dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal meliputi bidang ilmu Teknik Elektro, maupun studi-studi interdisipliner yang terkait. Bidang-bidang tersebut meliputi, antara lain: Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi, Kontrol, dan Sistem Tenaga.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2025): TELKA" : 12 Documents clear
Desain Charging Baterai dengan Metode PI pada UPS Offline menggunakan STS untuk Menjaga Kontinuitas Suplai Daya Akhdan, Ganindra Anggara Anggara Putra; Suharyanto, Hendik Eko Hadi; Mahendra, Luki Septya; Raharja, Lucky Setiya Pradigta; Arif, Yahya Chusna
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 11, No 2 (2025): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v11n2.204-219

Abstract

Energi listrik dari PLN bisa saja padam atau mengalami gangguan tegangan jatuh dan lebih (undervoltage dan overvoltage). Oleh karena itu, disusun desain ini untuk membuat simulasi UPS sebagai back-up untuk mencatu beban sensitif apabila terjadi pemadaman dan gangguan sistem. UPS ini dirancang menggunakan sistem charging Baterai 12 V, 18 Ah untuk menyuplai inverter dengan metode arus konstan dan tegangan konstan (CC CV). Beban akan switch ke inverter apabila terjadi pemadaman atau gangguan tegangan. Sistem yang difokuskan adalah skema STS (Static Transfer Switch) menggunakan komponen semikonduktor TRIAC yang dikontrol menggunakan mikrokontroler. Logika If-Else digunakan untuk mengontrol penyulutan TRIAC sedangkan logika PI digunakan untuk mengatur sinyal PWM agar tegangan charging dapat stabil 3,6 A saat di kondisi CC dan 13.8 V saat kondisi CV. Hasil menunjukkan program PI dapat mengatur tegangan dan arus secara konstan demi menjaga umur baterai dan STS yang dapat melakukan switching saat terjadi gangguan tegangan. Power from the grid can occasionally fail or experience voltage drops and surges (undervoltage and overvoltage). This design simulates a UPS as a backup to supply sensitive loads during outages and system disturbances. The UPS uses a 12V, 18Ah battery charging system to supply an inverter with Constant Current and Constant Voltage (CC CV). The load switches to the inverter during outages or voltage issues. The focus is on a Static Transfer Switch (STS) using TRIAC semiconductors controlled by a microcontroller. If-Else logic controls the TRIAC firing, while PI logic regulates the PWM signal to stabilize charging at 3.6 A in CC mode and 13.8 V in CV mode. Results show the PI program effectively maintains constant voltage and current to preserve battery life, and the STS successfully switches during voltage disturbances.
Sistem Pengontrol Nutrisi Otomatis Tanaman Hidroponik Berbasis IoT Rahmawati, Yunita Fifi; Wirman, Shabri Putra; Fitrya, Neneng
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 11, No 2 (2025): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v11n2.262-273

Abstract

Pertanian hidroponik adalah metode bercocok tanam tanpa tanah yang memerlukan pengelolaan nutrisi yang cermat untuk mencapai hasil yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem otomatis pengontrol nutrisi serta menguji kinerjanya dalam mendukung pengelolaan tanaman hidroponik menggunakan metode Nutrient Film Technique (NFT) dengan fokus pada penggunaan sensor Total Dissolved Solids (TDS). Sistem ini mengintegrasikan sensor TDS dengan modul ESP8266 untuk mengirim data ke server pusat, yang kemudian diproses melalui aplikasi Blynk untuk menciptakan antarmuka pengguna yang memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time melalui aplikasi smartphone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor berada dalam batas akurasi yang dapat diterima, dengan tingkat error di bawah 2%, untuk hasil dari implementasi sistem IoT, terlihat bahwa pembacaan sensor TDS dan aplikasi Blynk memiliki error yang kecil, dengan rata-rata error sebesar 0,53%. Platform Blynk memungkinkan pengawasan secara real-time dan sistem ini dapat memberikan kontribusi pada inovasi teknologi pertanian dan meningkatkan keterampilan praktis dalam pengelolaan nutrisi hidroponik. Hydroponic farming is a method of growing crops without soil that requires careful nutrient management to achieve optimal results. This research aims to design and develop an automatic nutrient control system and test its performance in supporting hydroponic plant management using the Nutrient Film Technique (NFT) method with a focus on using the Total Dissolved Solids (TDS) sensor. The system integrates the TDS sensor with an ESP8266 module to send data to a central server, which is then processed through the Blynk application to create a user interface that allows real-time monitoring and control of the system through a smartphone application. The results show that the sensor is within acceptable accuracy limits, with an error rate below 2%, for the results of the IoT system implementation, it can be seen that the TDS sensor readings and the Blynk application have a small error, with an average error of 0.53%. The Blynk platform enables real-time monitoring and this system can contribute to agricultural technology innovation and improve practical skills in hydroponic nutrient management.
Sistem Monitoring Konsumsi Energi Listrik Berbasis IoT Menggunakan Fuzzy Logic Mamdani Atmanto, Dastin Aryo; Nanditama, Rastra Wardana; Suteddy, Wirmanto; Adiwilaga, Anugrah
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 11, No 2 (2025): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v11n2.151-166

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengatasi permasalahan penggunaan energi listrik yang kurang efisien, hal ini disebabkan oleh keterbatasan alat kWh Meter konvensional yang tidak memungkinkan pengguna untuk memantau secara langsung konsumsi energi listrik yang sedang digunakan. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu adanya pemantauan konsumsi energi listrik. Sistem yang dibangun dapat memberikan informasi detail terkait energi harian yang digunakan serta menampilkan grafik visual terkait pemakaian listrik pengguna. Sistem ini memanfaatkan ESP32 dan sensor PZEM004T-100A untuk mengukur data-data listrik yang disajikan menggunakan aplikasi berbasis website secara realtime. Metode fuzzy logic diadopsi untuk memprediksi pemakaian listrik ke dalam kategori hemat, normal, atau boros. Sementara, Real-Time Operating System (RTOS) diterapkan untuk proses monitoring dan komunikasi data yang lebih efisien. Selain itu, sistem ini dibangun dengan adanya robotic arm yang berfungsi untuk meningkatkan aksesibilitas pengguna dalam pengisian token listrik secara otomatis. Berdasarkan pengujian pada seluruh sistem berjalan dengan cukup baik, namun masih terdapat rata-rata nilai kesalahan pada pengukuran tegangan dan arus sensor PZEM004T-100A sebesar 0,27% dan 1,58%, serta nilai kesalahan pada perhitungan algoritma fuzzy sebesar 0,71%. Meskipun demikian, sistem ini berpotensi meningkatkan kesadaran pengguna terhadap konsumsi energi listrik harian, serta efektif dalam mengurangi penggunaan listrik yang tidak efisien, melalui pemanfaatan teknologi terkini dalam pemantauan dan pengelolaan energi listrik. This research aims to overcome the problem of inefficient use of electrical energy, this is caused by the limitations of conventional kWh Meter tools that do not allow users to directly monitor the consumption of electrical energy that is being used. Based on these problems, it is necessary to monitor the consumption of electrical energy. The system built can provide detailed information related to daily energy used and display visual graphs related to user electricity usage. This system utilises ESP32 and PZEM004T-100A sensors to measure electricity data which is presented using a website-based application in real time. Fuzzy logic method is adopted to predict electricity usage into saving, normal, or wasteful categories. Meanwhile, Real-Time Operating System (RTOS) is applied for a more efficient monitoring and data communication process. In addition, this system is built with a robotic arm that serves to increase user accessibility in charging electricity tokens automatically. Based on testing the entire system runs quite well, but there is still an average error value in measuring the voltage and current of the PZEM004T-100A sensor of 0.27% and 1.58%, as well as an error value in the calculation of the fuzzy algorithm of 0.58%. Nonetheless, this system has the potential to increase user awareness of daily electrical energy consumption, and is effective in reducing inefficient electricity use, through the utilisation of the latest technology in monitoring and managing electrical energy.
Optimalisasi Efisiensi Poros Turbin pada Unit Mikrohidro Portable menggunakan Model Turbin Sekrup Samsurizal, Samsurizal; Saifudin, Ilham; Rohman, Mucklis Aula; Makkulau, Andi
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 11, No 2 (2025): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v11n2.220-227

Abstract

Pemanfaatan energi terbarukan menjadi semakin penting untuk memenuhi kebutuhan energi yang berkelanjutan, salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) jenis mikrohidro. Mikrohidro portable merupakan salah satu solusi inovatif yang dapat menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan air yang tersedia di sekitar kita, seperti sungai atau aliran air kecil. Penelitian ini merancang sebuah mikrohidro portable dan melakukan pemodelan yang efisien dengan mengetahui pengaruh sudut kemiringan turbin dalam mikrohidro portable terhadap kinerja dan efisiensi konversi energi. Metode dalam penelitian ini ialah kuantitatif korelasi dan menggunakan regeresi. Pengujian dilakukan dengan melakukan pengukuran debit air, tegangan dan arus pada setiap sudut kemiringan yang diuji. Hasil pengukuran dianalisis untuk mengevaluasi efisiensi konversi energi dan daya listrik yang dihasilkan dalam berbagai kondisi dengan menggunakan pemodelan phyton. Dari hasil pengujian diperoleh hasil dalam pengujian tiap 1 jam nilai efisiensi sebenar 88, 24%. Selain itu diperoleh juga pengaruh kinerja dari generator yang digunakan, sudut kemiringan yang optimal diangka 200. Sedangkan hasil pemodelan dengan variasi sudut untuk kenaikan 50 memiliki tingkat akurasi terbaik dengan nilai Adj. R-squared 0,995 yang berarti sangat kuat pengarunya sudut turbin dengan efisiensi yang dihasilkan. The use of renewable energy is becoming increasingly important to meet sustainable energy needs, one of which is a micro-hydro hydroelectric power plant. Portable micro-hydro is one of the innovative solutions that can produce electrical energy by utilizing the water available around us, such as rivers or small water streams. This study designs a portable microhydro and conducts efficient modeling by determining the effect of the turbine tilt angle in the portable microhydro on the performance and efficiency of energy conversion. The method in this study is quantitative correlation and using regression. Testing is carried out by measuring water discharge, voltage and current at each angle of inclination tested. The measurement results were analyzed to evaluate the energy conversion efficiency and electrical power generated under various conditions using Python modeling. From the test results, the results in the test every 1 hour were obtained with a real efficiency value of 88.24%. In addition, the performance influence of the generator used was also obtained, the optimal tilt angle was 20o. Meanwhile, the modeling results with angular variation for increments of 5o have the best level of accuracy with an Adj. R-squared value of 0.995 means that the influence of the turbine angle is powerful with the efficiency produced.
Rancang Bangun Buck Converter untuk Pengisian Baterai Termonitoring pada Sistem Pencahayaan Gambar Anaglyph Irianto, Irianto; Nugraha, Daffa Yulistian Arienta; Sutedjo, Sutedjo; Rakhmawati, Renny; Adila, Ahmad Firyal
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 11, No 2 (2025): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v11n2.274-283

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem pengisian baterai yang efektif untuk lampu LED warna merah dan biru, guna mendukung karya seni menggunakan teknik anaglif double exposure. Sebelumnya, telah ada penelitian yang membahas tentang pembuatan teknik gambar dualisme dengan teknik anaglif double exposure, serta karya seniman Carnovsky RGB yang memamerkan hasil karyanya, namun masih belum banyak diketahui oleh masyarakat. Selain itu, penelitian terdahulu juga menunjukkan bahwa peningkatan berpikir kritis pada anak belajar dapat didukung dengan sistem pencahayaan yang tepat. Proyek  ini bertujuan untuk merancang sistem penggunaan buck converter sebagai pengisian baterai untuk lampu penerangan bervariasi 3 warna, masing-masing memiliki spesifikasi 12 Volt 5 Watt. Tegangan dari PLN akan digunakan untuk mengisi baterai 12,6 Volt 10 Ah. Sistem pengisian baterai ini menggunakan buck converter yang dikontrol melalui mikrokontroler STM32F103C8T6 sehingga dapat menghasilkan tegangan yang dibutuhkan oleh baterai dengan tepat. Monitoring daya melalui Bluetooth memungkinkan penggunaan lampu yang efisien. Hasil utama dari proyek ini adalah pengembangan sistem pengisian baterai yang berhasil dan dapat memaksimalkan fungsi lampu warna merah dan biru sebagai alat pencahayaan gambar anaglyph. Dengan efisiensi buck converter yang mencapai hingga 84 persen, proses pengecasan dapat berjalan dengan baik pada tegangan masukan 24 Volt dan keluaran stabil 13,5 Volt. Sensor RGB yang digunakan berhasil membaca berbagai macam warna LED sehingga dapat mengidentifikasi warna dan gambar yang terbaca. Proyek ini berkontribusi pada pengembangan teknologi yang mendukung karya seni anaglyph dan memungkinkan para seniman untuk menampilkan karya mereka tanpa khawatir kehabisan daya pada lampu gambar. This research focuses on developing an efficient battery charging system for red and blue LED lights to support artwork using the anaglyph double exposure technique. Previous studies have discussed the creation of dual-image techniques with anaglyph double exposure and the works of artist Carnovsky RGB, who showcased his art, though it remains relatively unknown to the public. Additionally, earlier research indicates that enhancing critical thinking in children can be supported by appropriate lighting systems. This project aims to design a system using a buck converter for charging batteries for varied lighting with three colors, each with specifications of 12 Volts and 5 Watts. The mains electricity (PLN) will be used to charge a 12.6 Volt 10 Ah battery. The battery charging system employs a buck converter controlled by an STM32F103C8T6 microcontroller, ensuring the battery receives the correct voltage. Power monitoring via Bluetooth enables efficient use of the lights. The primary outcome of this project is the successful development of a battery charging system that maximizes the functionality of red and blue lights as illumination tools for anaglyph images. With a buck converter efficiency of up to 84 percent, the charging process works well at an input voltage of 24 Volts and a stable output of 13.5 Volts. The RGB sensor used successfully reads various LED colors, allowing it to identify colors and images accurately. This project contributes to technological advancements supporting anaglyph art, enabling artists to display their work without worrying about the power supply for their lighting.
Identifikasi Kualitas Fisik Shuttlecocks Menggunakan Teknologi Pengolahan Citra Digital dengan Jaringan Syaraf Tiruan Farid, Muhammad Miftah; Sam, Muh Hadal Ali; Kaswar, Andi Baso; Andayani, Dyah Darma
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 11, No 2 (2025): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v11n2.167-180

Abstract

Shuttlecock merupakan bola yang dipakai dalam permainan bulutangkis, terbuat dari bulu angsa dan bulu ayam berwarna putih. Bola ini memiliki panjang sekitar 64-66 mm, diameter 25 mm, dan berat berkisar antara 4,74 hingga 5,67 gram. Sebelum digunakan pada pertandingan, shuttlecock dipilih berdasarkan kualitas pada bulu dan kepala shuttlecock. Namun, proses pemilihan tersebut masih dilakukan secara manual oleh penyelenggara pertandingan bulutangkis. Jumlah shuttlecock yang banyak memerlukan tenaga kerja yang besar, sehingga seringkali muncul kesalahan manusia akibat kelelahan dan tekanan waktu yang tinggi. Untuk itu, pemanfaatan teknologi menggunakan citra digital dirasa sangat perlu digunakan untuk mengidentifikasi kualitas fisik pada shuttlecock. Oleh karena itu, dalam penelitian ini diusulkan sistem identifikasi kualitas fisik pada shuttlecock menggunakan teknologi pengolahan citra digital dengan metode jaringan syaraf tiruan. Penelitian ini melalui beberapa tahap diantaranya tahap akuisisi citra, preprocessing, segmentasi, morfologi, ekstraksi fitur serta klasifikasi. Penelitian ini juga, mencoba beberapa skenario pelatihan dan pengujian untuk menemukan kombinasi fitur terbaik. Kombinasi warna RGB (channel blue), tekstur (fitur energy), dan bentuk (fitur area dan perimeter) memberikan hasil optimal dalam klasifikasi citra shuttlecock. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan melatih sistem menggunakan 140 citra latih, diperoleh akurasi tertinggi sebesar 100% dengan waktu komputasi 0,136 detik per citra. Selanjutnya, hasil pengujian pada 60 citra uji mencapai tingkat akurasi sebesar 100% dengan waktu komputasi 0,123 detik per citra. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode yang diusulkan dapat mengidentifikasi kualitas shuttlecock dengan akurat dan waktu komputasi yang cepat. Shuttlecock is a ball used in badminton made of goose feathers and white chicken feathers, has a length of 64-66 mm and has a diameter of 25 mm with a weight of 4,74 – 5,67 grams. Before being used in a match, the shuttlecock is selected based on the quality of the feathers and shuttlecock head. However, the selection process is still done manually by the badminton match organizer. The large number of shuttlecocks requires a large amount of labor, so it is not uncommon for human error to occur due to fatigue and high time pressure. For this reason, the utilization of technology using digital images is deemed very necessary to be used to identify the physical quality of the shuttlecock. Therefore, this research aims to develop a physical quality identification system on shuttlecocks using digital image processing technology with artificial neural network method. This research goes through several stages including image acquisition, preprocessing, segmentation, morphology, feature extraction and classification. This research also tries several training and testing scenarios to find the best combination of features. The combination of RGB color (channel blue), texture (energy feature), and shape (area and perimeter features) provides optimal results in shuttlecock image classification. The results showed that by training the system using 140 training images, the highest accuracy of 100% was obtained with a time of 100%.
Implementasi Sistem Manajemen Pintar Pada Aerator Paddle Wheel Tenaga Surya Berbasis Microinverter Sebagai Upaya Memaksimalkan Penghematan Biaya Operasional Petani Tambak Udang Dewantara, Belly Yan; P.K, Iradiratu Diah; Aulia, Varaira
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 11, No 2 (2025): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v11n2.228-239

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) adalah jenis udang kaki putih dengan produktivitas tinggi dan tahan penyakit. Salah satu aspek penting dalam budidaya udang vaname adalah kualitas air, khususnya kadar oksigen terlarut (DO). Kadar DO yang rendah dapat mengakibatkan ukuran udang yang kecil. Untuk meningkatkan kandungan oksigen, digunakan alat aerator kincir atau paddle wheel. Biaya operasional listrik untuk aerator ini adalah yang terbesar ketiga, sekitar 15% setelah pakan dan biaya pasca larva. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aerator yang otomatis dengan sumber listrik tenaga surya (PLTS) tipe on-grid berbasis solar micro inverter untuk menghemat energi. Sistem ini juga dilengkapi teknologi Internet of Things (IoT) yang dapat dioperasikan dari jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem pemantauan dapat membaca data dari sensor DO dan power meter. Dalam pengujian selama 24 jam didapatkan penghematan konsumsi energi akibat penggunaan sistem otomatis pada aerator 15,689 kWh dari penggunaan awal 23,447 kWh. Didapatkan presentase penghematan mencapai 33,08%. Vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) is a type of white leg shrimp with high productivity and disease resistance. One important aspect of vaname shrimp farming is water quality, especially dissolved oxygen (DO) levels. Low DO levels can result in small shrimp size. To increase oxygen content, a paddle wheel aerator is used. The operational cost of electricity for this aerator is the third largest, about 15% after feed and post larval costs. This research aims to develop a pintar aerator with an on-grid type solar power source (PLTS) based on a solar micro inverter to save energy. The system is also equipped with Internet of Things (IoT) technology that can be operated remotely. The test results show that the monitorin system can read data from the DO sensor and power meter. In testing for 24 hours, it was found that energy consumption savings due to the use of an automatic system on the aerator were 15.689 kWh from the initial use of 23.447 kWh. The percentage of savings reached 33.08%.
Pemantauan Real-Time Kecepatan dan Lokasi Sepeda Motor Berbasis IoT untuk Keselamatan Berkendara Sutedjo, Sutedjo; Yanarat, Diah Septi; Milladah, Roshina Ayu; Rakhmawati, Renny; Adila, Ahmad Firyal; Irianto, Irianto
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 11, No 2 (2025): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v11n2.181-190

Abstract

Penggunaan sepeda motor oleh remaja yang baru memiliki SIM menjadi perhatian serius. Banyak dari mereka mengendarai dengan tingkat emosi tinggi, yang tidak hanya membahayakan diri mereka sendiri tetapi juga orang lain di sekitar mereka. Oleh karena itu, pengawasan ketat dari orang tua sangat diperlukan untuk mencegah kecelakaan. Meskipun sepeda motor pada umumnya aman, risiko kecelakaan meningkat secara signifikan karena kecepatan berlebihan dan penggunaan di jalan raya yang tidak sesuai. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengembangkan sistem monitoring kecepatan dan lokasi sepeda motor menggunakan IoT. Sistem ini bertujuan untuk melacak kecepatan dan lokasi sepeda motor secara real-time, memastikan agar mereka tidak melebihi batas kecepatan aman dan menghindari rute berbahaya. Dengan demikian, orang tua dapat dengan cepat mengetahui posisi anak mereka dan merespons situasi darurat jika diperlukan. Sistem ini menggunakan mikrokontroler STM32F103C8T6, sensor kecepatan, dan sensor lokasi, dengan perangkat Android sebagai antarmuka pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor kecepatan yang diuji memiliki akurasi yang baik. Untuk pengukuran kecepatan dalam rpm, pada tachometer 60,4 rpm, speedometer 58,946 rpm dan sensor mencatat 60 rpm dengan kesalahan 0,66% terhadap tachometer dan 1,78% terhadap speedometer. Untuk pengukuran kecepatan dalam km/jam, pada speedometer 5 km/jam dan sensor mencatat 5 km/jam dengan persentase error 0%, pada speedometer 30 km/jam dan sensor mencatat 31 km/jam dengan persentase error 3,3%. Pengujian sensor lokasi juga menunjukkan akurasi yang baik, yang diverifikasi dengan Google Maps. Dalam sistem ini data latitude dan longitude akan terus berubah sesuai pergerakan sepeda motor, untuk tetap memastikan pemantauan posisi secara real-time. The use of motorcycles by newly licensed teenagers is a serious concern due to their often high emotional state, posing risks not only to themselves but also to others. Hence, strict parental supervision is crucial to prevent accidents. While motorcycles are generally safe, the risk of accidents significantly increases due to excessive speed and improper road usage. To address this issue, this study developed an IoT-based system for monitoring motorcycle speed and location. The system aims to track these metrics in real-time, ensuring adherence to safe speed limits and avoiding hazardous routes. This enables parents to quickly locate their children and respond to emergencies promptly. The system utilizes an STM32F103C8T6 microcontroller, speed sensor, and location sensor, with an Android device serving as the user interface. Test results demonstrate the accuracy of the speed sensor: at 60.4 rpm on the tachometer, the speedometer showed 58.946 rpm, while the sensor recorded 60 rpm with a 0.66% error against the tachometer and 1.78% against the speedometer. For speed measurements in km/h, the sensor accurately recorded 5 km/h when the speedometer read 5 km/h (0% error) and 31 km/h when the speedometer read 30 km/h (3.3% error). Location sensor testing confirmed its accuracy, validated by Google Maps. The system continually updates latitude and longitude data based on motorcycle movement, ensuring real-time position monitoring.
Potential of Solar PV Electrical Energy with a Capacity of 2x550 Wp on Cadet Training Ships Amrillah, Muhamad Fahmi; Yulianto, Andri; Widjatmoko, Eko Nugroho; Yudha, Dimas Pratama; Firzatullah, R Muhammad
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 11, No 2 (2025): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v11n2.240-247

Abstract

The development of the utilization of electrical energy sourced from the sun is currently experiencing very rapid development. The use of electrical energy sourced from the sun is not only used for industrial generation, currently the transportation industry also utilizes electrical energy sourced from the sun for propulsion and domestic needs. This study discusses the potential of electrical energy that can be generated by solar PV with a capacity of 2x550 Wp which will be implemented on cadet training ships. Solar irradiance is the most important component for the process of generating electrical energy, where later the irradiance value will become electrical energy using solar PV media. The irradiance value is obtained from a web application called solarglobalatlas which already has big data about the irradiation value in various places. This study took irradiation values in the coordinates area -2.953161°, 104.886022° (-02°57'11", 104°53'10") South Sumatra. The data was taken for 12 months to ensure that the data radiation experienced two seasons according to the characteristics of the area. The best irradiance values occur at 11.00 am – 01.00 pm. The results of the discussion show that the annual electrical energy that can be generated by solar PV with a capacity of 2x550 Wp using the monocrystalline PV type is 1,338.2 kWh with the largest electricity production peak occurring in August of 114.4 kWh. Meanwhile, the smallest production of electrical energy occurred in February at 87.2 kWh.
Perancangan Sistem Pemantauan Ketersediaan Air Jarak Jauh Pada Tangki Komunal Di Daerah Kekeringan Mafaza, Izza; Choir, Anisa’ Septyaning; Irsyadi, Fakih
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 11, No 2 (2025): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v11n2.191-203

Abstract

Dropping air bersih menjadi sangat penting bagi daerah yang terdampak kekeringan, terutama saat musim kemarau berkepanjangan. Oleh karena itu, sistem pemantauan yang memberikan informasi terkini tentang ketersediaan air secara real-time sangat dibutuhkan. Hal ini memungkinkan lembaga penyedia air bersih untuk mengoptimalkan penjadwalan pengiriman bantuan ke daerah yang mengalami kekurangan pasokan. Sensor ultrasinik akan mengukur ketinggian air, dan ESP32-S bertanggung jawab atas pengumpulan dan pengolahan data. Komunikasi lokal antar perangkat pemantau dilakukan untuk memastikan pengumpulan data yang komprehensif. Data pemantauan ditransmisikan secara real-time melalui modul GSM ke platform ThingSpeak untuk visualisasi dan analisis data. Sistem ini juga dilengkapi dengan baterai dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya agar operasi berjalan mandiri dan berkelanjutan. Sistem pemantauan ini berfungsi dengan baik dan berhasil mengirimkan data pemantauan dari tangki-tangki penampungan ke platform ThingSpeak secara real-time. Akurasi pengukuran menunjukkan tingkat kesalahan yang rendah, berkisar antara 0,02% hingga 0,61%. Komunikasi lokal menggunakan protokol ESP-NOW terbukti efektif hingga jarak 100 meter, sementara kualitas sinyal untuk transmisi data melalui modul GSM meningkat secara signifikan dengan penambahan antena eksternal. Implementasi mode kerja dan mode tidur pada ESP32-S terbukti efektif dalam mengoptimalkan penggunaan daya, memastikan efisiensi operasional sistem. Dropping clean water is very important for areas affected by drought, especially during prolonged dry seasons. Therefore, a monitoring system that provides real-time updates on water availability is urgently needed. This allows water supply agencies to optimize the scheduling of relief deliveries to areas experiencing shortages. An ultrasynthetic sensor measures the water level, and the ESP32-S is responsible for data collection and processing. Local communication between monitoring devices is performed to ensure comprehensive data collection. Monitoring data is transmitted in real-time via a GSM module to the ThingSpeak platform for data visualization and analysis. The system is also equipped with batteries and a Solar Power Plant for self-sufficient and sustainable operation. The monitoring system functioned well and successfully transmitted monitoring data from the holding tanks to the ThingSpeak platform in real-time. The measurement accuracy showed a low error rate, ranging from 0.02% to 0.61%. Local communication using the ESP-NOW protocol proved effective up to 100 meters, while signal quality for data transmission via the GSM module improved significantly with the addition of an external antenna. The implementation of work mode and sleep mode on the ESP32-S proved effective in optimizing power usage, ensuring the operational efficiency of the system.

Page 1 of 2 | Total Record : 12