cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. manggarai,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
ISSN : 14441659     EISSN : 25029576     DOI : -
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio (JPKM) is published regularly twice a year in January and June by the Institute for Research and Community Service (LPPM), Santu Paulus College of Teacher Training and Education. This journal contains scientific articles from research in the fields of religion, education, social, culture, and humanities. The JPKM Editorial Team receives scientific articles that have never been published in journals or other media. The published article script has been evaluated through a review and editing process to fit the style of the JPKM.
Arjuna Subject : -
Articles 314 Documents
PENGEMBANGAN BUKU AJAR STATISTIK BERBASIS PENDEKATAN TUTORIAL Jehata, Hubertus Ansi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2016/29

Abstract

Abstract: Statistics Textbook Development Approach Based Tutorial. Statistics regarded as one of the subjects that are considered difficult by most students. The reason is the difficulty of statistics course (1) directly related to the formulas as well as mathematics and physics courses (2) Statistics have formulas that are not commonly known and have symbols that are rarely seen (3) is a statistical subjects which have hypotheses and statistical analysis are used to test the truth of the hypothesis (4) The course is also seen as statistically difficult subjects because they hear stories of people who had attended the course. Addressing these reasons it is necessary to simplify the concept and change the views of students on the course by developing Statistics Textbook Tutorial-Based Approach (BASBPT). The approach is based on the presentation of the material do like giving a workshop or training.  Keywords: development of textbooks, tutorial approach Abstract: Pengembangan Buku Ajar Statistik Berbasis Pendekatan Tutorial. Statistik dianggap sebagai salah satu mata kuliah yang dianggap sulit oleh sebagian besar mahasiswa. Alasan sulitnya mata kuliah statistik adalah (1) berhubungan langsung dengan rumus-rumus seperti halnya mata kuliah matematika dan fisika (2) Statistik memiliki rumus-rumus yang tidak lazim dikenal dan memiliki simbol-simbol yang jarang di lihat (3) statistik adalah mata kuliah yang  memiliki hipotesis-hipotesis dan analisis statistik digunakan untuk menguji kebenaran dari hipotesis tersebut (4) Mata kuliah statistik juga dipandang sebagai mata kuliah yang sulit karena mendengar cerita dari orang-orang yang pernah mengikuti mata kuliah tersebut. Menyikapi alasan-alasan tersebut maka diperlukan konsep menyederhanakan dan merubah pandangan-pandangan mahasiswa terhadap mata kuliah statistik dengan mengembangkan Buku Ajar Statistik Berbasis Pendekatan Tutorial (BASBPT). Berdasarkan pendekatan tersebut maka penyajian materi dilakukan seperti memberikan workshop atau latihan Kata kunci: pengembangan buku ajar, pendekatan tutorial 
MANGGARAIN CANDIDATE RULER’S JARGON 2015 AND ITS PEDAGOGICAL IMPLICATIONS IN LANGUAGE TEACHING Darong, Hieronimus C.
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2016/30

Abstract

Abstract: Manggarain Candidate Ruler’s Jargon  2015 And Its Pedagogical  Implications In Language Teaching. This article focuses on the application of systemic Functional Linguistic (SFL) to a language study and an explanation of how this concept as such would be of benefit and fruitful to language teaching by providing a sample of jargon analysis used by the candidate of Manggarain ruler 2015 in terms of field, tenor and mode. Key words: SFL, jargon, register category   Abstrak: Jargon Para Kandidat Bupati Manggarai 2015 dan Implikasi Pedagogisnya Dalam Pembelajaran Bahasa. Artikel ini fokus pada penerapan fungsi sistemik kebahasaan dalam sebuah kajian bahasa dan penjelasannya tentang bagaimana konsep ini bermanfaat dan bermakna dalam pembelajaran bahasa dengan memberikan contoh analysis jargon yang digunakan oleh para kandidat Bupati Manggarai 2015 dalam konteks field, tenor dan mode.                             Kata kunci: SFL, jargon, kategori pendaftaran
PROSEDUR PENGUBAHAN TINGKAH LAKU DALAM PESRPEKTIF BEHAVIORISME Gomes, Fransiskus De
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2016/31

Abstract

Abstract: Behavior Changes Procedure in Behaviorism Perspective. The good character building is one of the education goals be sides have knowledge and skill. It is done by the new behavior learning process. The new behavior learning process of students in the school be done by behavior change procedures. There are behavior change procedures in behavioris perspective: differential reinforcement procedure, extinction, removal of desirable stimulus, and presentation of aversive stimulus. The article describe behavior change procedures in behaviorism perspective can used by teachers in the good behavior building for students.  Keywords: behavior change, reinforcement, punishment, behaviorism Abstrak: Prosedur Pengubahan Tingkah Laku dalam Perspektif Behaviorisme. Pembentukan karakter yang baik merupakan salah satu tujuan pendidikan selain penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Hal itu dapat dilakukan melalui proses belajar tingkah laku yang baru. Proses belajar tingkah laku yang baru para siswa di sekolah dapat dilakukan melalui prosedur-prosedur pengubahan tingkah laku. Oleh sebab itu, para guru harus memiliki pengetahuan dan keterampilan akan prosedur-prosedur pengubahan tingkah laku. Dalam perspektif behaviorisme terdapat beberapa prosedur pengibahan tingkah laku, yakni: prosedur penguatan yang berbeda, penghentian penguatan, penarikan stimuli yang diinginkan, dan pemberian stimuli yang menyakitkan. Tulisan ini mendeskripsikan prosedur-prosedur pengubahan tingkah laku dalam perspektif behaviorisme yang dapat digunakan oleh para guru untuk membentukan tingkah laku yang baik bagi para siswa. Kata kunci: pengubahan tingkah-laku, penguatan, hukuman, behaviorisme
METAMORFOSA PARANOIA DAN MOMEN KEPEMIMPINAN MENURUT ELIAS CANETTI Aur, Alexander
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2016/32

Abstract

Abstract: Paranoia Metamorphic and Moments of Leadership According to Elias Canetti. Leader with all his ability to lead often clash with those they lead. People are led at any moment can criticize and overthrow the leader. In the collision situation, the leader with all the authority and capacity, can be devastating-bullion those he leads, by means of terrorizing and killing. If there is such a leader, in fact he suffered from paranoia or fear of the "other”. If paranoia was still entrenched in him, it is difficult to be the strong leader and visionary leader. Strong and visionary leadership requires metamorphosis fear of the “other.” Keywords: paranoia, strong leadership, Elias Canetti  Abstrak: Metamorfosa Paranoia dan Momen Kepemimpinan Menurut Elias Canetti. Pemimpin dengan seluruh kemampuannya memimpin sering kali berbenturan dengan orang-orang yang dipimpinnya. Orang-orang yang dipimpin setiap saat bisa mengkritik dan menggulingkan sang pemimpin. Dalam situasi benturan itu, sang pemimpin dengan seluruh otoritas dan kapasitasnya, dapat meluluh-lantakan orang-orang yang dipimpinnya, dengan cara meneror dan membunuh. Apabila ada pemimpin yang demikian, sesungguhnya ia mengidap paranoia atau rasa takut terhadap “yang lain.” Kalau paranoia itu masih bercokol dalam dirinya, maka sang pemimpin sulit menjadi pemimpin yang tangguh dan visioner. Kepemimpinan yang tangguh dan visioner mensyaratkan metamorfosa rasa takut terhadap “yang lain.” Kata kunci: paranoia, kepemimpinan tangguh, Elias Canetti
PENGARUH LINGKUNGAN ECOTOURISM TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Majir, Abdul
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2016/33

Abstract

Abstract: Ecotourisme Environmental Influence on Character Education Students. Education is a planned effort in the process of coaching and learning for individuals to thrive and grow into an independent man, responsible, creative, knowledgeable, healthy, noble and good views of the physical and spiritual aspects. Human morality, which has a very high morality demanded to be formed or constructed. Indonesian nation not just emit sheen importance of education, but rather how the Indonesian people are able to realize the concept of education by means of coaching, training and empowerment of Indonesian human resources in a sustainable and equitable. With and through education, kids Indonesia can catch the opportunities that can empower life. One of them is a good understanding of ecotourism. Keywords: ecotourisme, environmental influence, character education Abstrak: Pengaruh Lingkungan Ecotourism Terhadap Pendidikan Karakter Siswa. Pendidikan merupakan upaya yang terencana dalam proses pembimbingan dan pembelajaran bagi individu agar berkembang dan tumbuh menjadi manusia yang mandiri, bertanggungjawab, kreatif, berilmu, sehat, dan berakhlak mulia baik dilihat dari aspek jasmani maupun rohani. Manusia yang berakhlak mulia, yang memiliki moralitas tinggi sangat dituntut untuk dibentuk atau dibangun. Bangsa Indonesia tidak hanya sekedar memancarkan kemilau pentingnya pendidikan, melainkan bagaimana bangsa Indonesia mampu merealisasikan konsep pendidikan dengan cara pembinaan, pelatihan dan pemberdayaan sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan dan merata. Dengan dan melalui pendidikan, anak-anak Indonesia bisa menangkap berbagai peluang yang bisa memberdayakan kehidupan. Salah satunya adalah pemahaman yang baik tentang ecotourism. Kata kunci:  pengaruh lingkungan, ecotourism,  pendidikan karakter
POLITENESS CONSTRUCTION IN MANGGARAI CULTURE: A STUDY ON THE LINGUISTIC ASPECT OF MANGGARAI LANGUAGE Semana, Ignasius Loy
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2016/34

Abstract

Abstract: Politeness Construction In Manggarai Culture: A Study On The Linguistic Aspect Of Manggarai Language. Language is everything. Whatever people do in their daily life, when they come together, they use language. Language is tightly woven into human’s existence, that is, human is a thoughtful and ethical creation. In order to understand their humanity then we have to understand the language they use. Therefore, language is unique to human being because language it self can distinguish human from human, and human from animal. Human’s language is influenced by the social relationship between man and man. The construction of language chosen is indicated by the social status and the type of social relationship developed in the society. Conversely, the type of the social relationship and the social status are expressed in the construction of thechosenlanguage. The aim  of the study, then, is to analyze and describe the construction of politeness developed in Manggarai society for the purpose of expressing the politeness in Manggarai culture.  It is also to show the linguistic aspects developed in Manggarai language. Keywords: politeness, language construction, linguistic aspect, Manggarai language                                   Abstrak: Bentuk-Bentuk Kesantunan Bahasa Dalam Budaya Manggarai: Sebuah Kajian Tentang Aspek-Aspek Linguistik Dalam Bahasa Manggarai. Bahasa adalah segala-galanya. Apapun yang dilakukan manusia dalam kehidupannya, apabila mereka berada bersama, mereka menggunakan bahasa. Bahasa melekat erat dalam eksistensi manusia sebagai makhluk berpikir dan bermoral. Untuk memahami jati diri seseorang maka kita harus memahami bahasa yang digunakan sebab bahasa membuat seseorang menjadi manusiawi. Bahasa manusia dipengaruhi oleh  relasi sosial dengan sesama manusia. Bentuk bahasa yang dipakai sering kali ditentukan oleh jenis dan tingkatan relasi sosial dalam masyarakat. Sebaliknya, jenis dan tingkatan relasi sosial seseorang terlukis dalam bentuk bahasa yang digunakan. Tulisan ini membahas tentang bentuk bahasa yang digunakan oleh masyarakat Manggarai untuk menunjukkan keadaban masyarakat Manggarai dalam membangun relasi sosial. Tujuan penulisan ini adalah untuk memperkenalkan aspek-aspek linguistik dalam bahasa Manggarai dengan merujuk pada konstruksi bahasa yang digunakan dalam membangun relasi sosial yang santun dan beradab di antara masyarakat Manggarai. Kata kunci: kesantunan bahasa, bentuk bahasa, aspek linguistik, bahasa Manggarai
KONTRIBUSI TOPIK-TOPIK PRAGMATIK UNTUK BAHASA INDONESIA DI PERGURUAN TINGGI Nesi, Antonius
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2016/35

Abstract

Abstract: Pragmatic Topics Contribution for Indonesian Language in College.  This article is concerned with the description of pragmatic topics. Each  topic has contribution toward the learning of Indonesian language in higher education. Studies  on  the previous relevant publications  emphasized mainly on  context. The discussion deals with  the nature of pragmatics based on the references. Accordingly, pragmatics  covers more specifically such topics as speech act, cooperative principle, pre-supposition and politeness. The analysis of each topic was followed by those contributions in learning Indonesia language. The results of analysis show that the pragmatic topics are relevant to learning when integrated in listening, speaking, reading and writing skill. Therefore, the ultimate goal of learning Indonesian language is achieved through  the students’ communicative competence.                                                                                                                                   Key words: pragmatics, Indonesian language, higher education, skill, communicative competence            Abstrak: Kontribusi Topik-topik Pragmatik untuk Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi. Artikel ini mendeskripsikan topik-topik pragmatik. Setiap topik memiliki kontribusinya untuk pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi. Telaah terhadap publikasi-publikasi terdahulu yang relevan diletakkan sebagai konteks masalah. Pembahasan meliputi hakikat pragmatik yang didasarkan pada referensi-referensi. Selanjutnya, topik-topik pragmatik yang meliputi tindak tutur, prinsip kerja sama, praanggapan, dan kesantunan berbahasa diuraikan. Uraian setiap topik disusul langsung dengan kontribusinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil analisis menggambarkan bahwa topik-topik pragmatik relevan untuk pembelajaran bila diintegrasikan dalam keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Dengan itu, tujuan akhir pembelajaran bahasa Indonesia tercapai, yaitu mahasiswa memiliki kompetensi komunikatif.                                                      Kata kunci: pragmatik, Bahasa Indonesia, perguruan tinggi, keterampilan, kompetensi komunikatif
FILSAFAT POLITIK KANT DAN RELEVANSINYA BAGI PERLINDUNGAN MARTABAT MANUSIA Lega, Fransiskus Sales
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2016/36

Abstract

Abstract: Political Philosophy of Kant and its Relevance For the Protection of Human Dignity. This article is aimed to explore the concept of political philosopy addressed by Kant. Immanuel Kant is a political philosopher who is very much concerned with  human dignity in  his political philosophy. Politics is an inherent part of human life. No man is apolitic. By politics human being is able to humanize himself and others. Kant emphasized that human is a being with dignity. If politics is undestood as an instrument for humanizing human being, so politics never dehumanize human dignity. On the other hand, it plays a significant role in protecting human dignity. According to Kant, protection to human dignity can be guaranteed by state and  republican constitution and the progress of  international partnership toward everlasting peace, which is free from exploiting war as an instrument of achieving it.Key words: political philosophy, human dignity, state, dan perpetual peaceAbstrak: Filsafat Politik Kant dan Relevansinya Bagi Perlindungan Martabat Manusia. Politik merupakan bagian yang inheren dari kehidupan segenap umat manusia. Tidak ada manusia yang apolitis. Melalui politik manusia mampu memanusiakan diri dan sesamanya.  Kant menegaskan bahwa manusia adalah mahkluk yang bermartabat. Jika politik dilihat sebagai sarana untuk memanusiakan manusia, maka politik tidak pernah boleh melecehkan martabat manusia. Politik harus memainkan peranan penting dalam melindungi martabat manusia. Immanuel Kant adalah filsuf politik yang menempatkan martabat manusia pada pusat filsafat politiknya. Menurut Kant, perlindungan terhadap martabat manusia dapat dijamin oleh negara-negara dan konstitusi yang berbentuk republikan dan  kemajuan  kerjasama internasional demi terciptanya perdamaian abadi tanpa menggunakan perang sebagai sarana mencapainya.Kata kunci: filsafat politik, martabat manusia, negara, dan perdamaian abadi
URGENSI CONCEPT BUILDING DALAM PEMBELAJARAN YANG BERMAKNA SOSIAL-SPASIAL Tapung, Marianus Mantovanny
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2016/37

Abstract

Abstract: The Urgency of Building Concept In Meaningful Socio-Spatial Learning.  The world which steadily changes and brings about complexity of ideas, objects and human requires everyone  to have consistency and coherence in thinking. It is  possible if only the concept is proper, valid, evident, true and useful. The concept is a reasoning process which is designated in reflection, abstraction of the facts  or data, attributes and real experience. The  strong, accurate and true concept  interplay sustainably between sensation and reflection, which will determine the quality of knowledge, attitude and skill. In the course of learning, a mature concept will determine the ability to control and develop materials both for teachers and students, which affect  the level of learning outcomes. Moreover, mastering and strengthening a good concept will make more meaningful spatial learning, that is raising students’ awareness and sensitivity in interaction, interrelation and interdependence with others and environment. A good concept about oneself, others and environment will determine students’ position  in the space of the natural environment .Keywords: concept building, meaningful learning socio-spatialAbstrak: Urgensi Concept Building  Dalam Pembelajaran yang Bermakna Sosial-Spasial. Dunia yang senantiasa berubah dan memiliki kompleksitas  ide, benda dan manusia menuntut seseorang untuk memiliki konsistensi dan koherensi dalam berpikir,  yang hanya mungkin bila berdasarkan pada konsep yang tepat, valid, eviden, benar, dan  bermanfaat.  Konsep merupakan suatu kegiatan akal budi yang ditandai dengan melakukan refleksi/abstraksi terhadap fakta/data, atribut dan pengalaman nyata. Konsep yang kuat, akurat  dan benar merupakan keberlanjutan yang utuh antara sensasi dan  refleksi, yang akan menentukan kualitas berpengetahuan, bersikap dan berketerampilan seseorang. Dalam dunia pembelajaran, konsep yang matang dan jelas akan menentukan kemampuan untuk penguasaan dan pengembangan materi yang baik bagi guru dan siswa, yang berakibat pada tingkat capaian hasil belajarnya. Lebih dari itu, penguasaan dan penguatan konsep yang baik pada diri siswa akan membantu pembelajaran yang lebih bermakna spasial, di mana dapat membantu menumbuhkan kesadaran dan kepekaan siswa dalam melakukan interaksi, interrelasi dan interdependensi dengan sesama dan alam lingkungannya.  Konsep yang baik tentang diri, sesama dan alam lingkungan akan menentukan cara siswa memposisikan diri dalam ruang lingkungan alam.Kata kunci: concept building, pembelajaran bermakna sosial-spasial
MOTIVATION AND AFFECTIVE PRINCIPLE IN LANGUAGE LEARNING: IMPLICATIONS TO EFL LEARNERS AND TEACHERS Gunas, Tobias
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : STKIP Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2016/38

Abstract

Abstract: Motivation and Affective Principle in Language Learning:  Implications to EFL  Learners and Teachers. Teaching and learning language are essentially interrelated with the factor of motivation and affective principle. Many researches have revealed that motivation factor and affective principle have contributed to the success of  language learning. In this case, the effect of motivation and affective principle prove to be of importance for learners in the course of  language learning. This  article is mainly intended to explore  the concept of motivation, affective principle, types of motivation, and motivational strategies as well as implications. Key words: motivation, motivating, and affective principle                                       Abstrak: Motivasi dan Prinsip Afeksi Dalam Pembelajaran Bahasa: Implikasinya pada Pembelajar dan Pebelajar Bahasa Inggris.  Pembelajaran bahasa pada hakekatnya berkaitan erat dengan faktor motivasi dan prinsip afeksi. Berbagai kajian mengungkapkan bahwa faktor motivasi dan prinsip afeksi berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran bahasa. Dalam hal ini, efek motivasi dan prinsip afeksi terbukti penting dalam pembelajaran bahasa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep motivasi, prinsip afeksi, jenis-jenis motivasi, dan strategi serta implikasinya. Kata kunci: motivasi, memotivasi, dan prinsip afeksi

Page 2 of 32 | Total Record : 314


Filter by Year

2015 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 11 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 9 No. 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 9 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 7 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 7 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio More Issue