cover
Contact Name
Yuli Ani Setyo Dewi
Contact Email
selingjurnalpgra@gmail.com
Phone
+6281296125801
Journal Mail Official
selingjurnalpgra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hayamwuruk 31 Watesumpak Trowulan Mojokerto Tel / Fax. (0321) 3914242 Mojokerto,
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Seling: Journal of PGRA Study Program
ISSN : 2528083X     EISSN : ISSN2540     DOI : https://doi.org/10.29062/seling.v5i2
Core Subject : Education, Social,
SELING: JOURNAL OF PGRA STUDY PROGRAM accepts manuscripts related to all aspects of Elementary Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 255 Documents
Penggunaan Alat Permainan Edukatif dalam Menstimulasi Perkembangan Fisik-Motorik Anak Usia Dini Nurkamelia Mukhtar AH
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 4 No 2 (2018): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (990.933 KB) | DOI: 10.29062/seling.v4i2.301

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan konsep dasar Alat Permainan Edukatif, (2) Menstimulasi Perkembangan Fisik Motorik Anak (3) Mendeskripsikan Syarat-syarat dan Jenis-jenis APE, (4) Kualifikasi APE Untuk Pengembangan Fisik-Motorik AUD, (5) Pengelolaan dan Penggunaan APE Anak Usia Dini. Fase anak usia dini merupakan tahap paling menentukan bagi tumbuh kembangnya anak. Pada fase ini, seluruh potensi dan bakat pada diri anak mengalami peningkatan yang luar biasa melalui pengembangan kreativitasnya. Bahkan fase ini menentukan perkembangan anak pada tahap selanjutnya. Keberhasilan pelaksanaan suatu program pendidikan untuk anak usia dini sangat tergantung pada pengelolaan sumber belajar. Pengelolaan merupakan hal yang sangat penting dilakukan dalam setiap kegiatan. Pentingya penggunaan media pembelajaran merupakan salah satu faktor yang senantiasa mendapatkan perhatian dari pengelola taman kanak-kanak. Hal ini dikarenakan keberhasilan guru dalam mengembangkan aspek yang dimiliki anak tidak lepas dari kemampuannya dalam mengelola alat permainan khususnya alat permainan edukatif. Meningkatkan kecerdasan fisik-motorik anak sangat penting, Karena suksesnya perkembangan tersebut menjadi landasan bagi perkembangan pada aspek yang lain. Untuk mencapainya, dapat dilakukan dengan menstimulasi anak. Hal ini karena stimulasi dianggap dapat menimbulkan respons yang berefek sebagai latihan motorik. Anak usia dini akan lebih senang untuk melakukan gerakan fisik sebagai wujud untuk mengeksplor dirinya, dan bereksperimen. Pengalaman bermain yang menyenangkan dengan menggunakan bahan APE akan menunjang keberhasilan pembelajaran, yang mana penggunaannya disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak sehingga membantu anak untuk berkembang dengan optimal.
Pelaksanaan Smart Parenting Education di PAUD Terpadu Arraisyah Koba Bangka Tengah Bangka Belitung Rizzika Ozaria
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 4 No 2 (2018): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1305.307 KB) | DOI: 10.29062/seling.v4i2.302

Abstract

Dalam upaya mengembangkan kemampuan dan potensi anak usia dini diperlukan suatu program yang dapat membantu dan mendukung terhadap perkembangan anak, yang salah satunya adalah diadakannya kegiatan yang mensinergikan antara pendidik PAUD dengan orang tua melalui program pendidikan orang tua (parenting education). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Parenting Education Di PAUD TERPADU ARRAISYAH BANGKA TENGAH. Sasarannya adalah para orangtua yang menjadi peserta didik di lembaga PAUD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. penelitin ini mengunakan penelitian kualitatif. Hasil penelitin menunjukkan bahwa Pelaksanaan Parenting Education Di PAUD TERPADU ARRAISYAH BANGKA TENGAH dapat berjalan dengan baik, itu dapatdilihat dari bentuk-bentuk kegiatan yang sudah sesuai dengan petunjuk teknis yang diterbitkan oleh DIRJEN PAUDNI, meskipun ada beberapa kendala dari pelaksanaannya. Tetapi pendidik PAUD sekaligus pemateri Smart Parenting Education dapat mengatasinya dengan berbagai cara. Sedangkan untuk materi yang diberikan pada orangtua sesuai dengan kebutuhan orangtua dalam mengasuh dan mendidik anaknya.
Manajemen Input, Proses, dan Output PAUD Berbasis Alam(Studi Analisis di TK Jogja Green School Yogyakarta) Thorik Aziz
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 4 No 2 (2018): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.458 KB) | DOI: 10.29062/seling.v4i2.303

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan manajemen input, proses, output di Jogja Green School, (2) menganalisis manajemen input, proses, output di TK Jogja Green School. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam penelitian ini. Data dihimpun menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumantasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Hubberman yakni melalui reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Jogja Grren School merupakan sekolah yang humanis jika dilihat dari manajemen input, proses, outputnya. Pada manajemen input pihak sekolah lebih mendahulukan anak-anak berkebutuhan khusus dari pada anak yang biasanya disebut sebagai anak normal. Pada manajemen proses, pihak sekolah mendahulukan bermain daripada membebani anak dengan berbagai macam hafalan. Sementara pada manajemen outputnya, pihak sekolah tidak memaksa anak untuk melanjutkan sekolah di SD Jogja Green School, meski lokasinya satu atap dengan TK Jogja Green School dan berada di bawah satu yayasan yang sama.
Dampak Penyertaan Media Berbasis Teknologi Informasi dalam Kehidupan Keluarga Asri Prasetyaningsih
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 4 No 2 (2018): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.365 KB) | DOI: 10.29062/seling.v4i2.304

Abstract

Dampak Penyertaan Media Berbasis Teknologi Informasi dalam Kehidupan Keluarga. Perkembangan Teknologi Informasi yang demikian pesat membawa pengaruh dalam berbagai sendi kehidupan manusia termasuk dalam keluarga. Kondisi faktual saat ini menjelaskan bahwa terjadinya pergeseran budaya pengasuhan dalam keluarga sebagai imbas dari perkembangan Teknologi Informasi. Perubahan ini pun mempengaruhi budaya pergaulan dan permainan anak usia dini. Dalam permainan anak, keseluruhan aktivitas yang dilakukan sifatnya menyenangkan, dan berfungsi untuk membantu anak mencapai perkembangan yang utuh, baik fisik, intelektual, sosial, moral dan emosional. Dengan sebuah permainan ini anak akan mengembangkan dan memahami diri sendiri. Penulisan ini merupakan kajian dari berbagai teori untuk memaparkan sejumlah dampak yang dimunculkan akibat penyertaan media berbasis teknologi dan informasi dalam kehidupan keluarga.
Perkembangan Kognitif Anak Raudlatul Athfal (RA) Fu`ad Arif Noor
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 4 No 2 (2018): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1422.287 KB) | DOI: 10.29062/seling.v4i2.305

Abstract

Perkembangan tidaklah terbatas pada pengertian pertumbuhan yang semakin membesar, melainkan di dalamnya juga terkandung serangkaian perubahan yang berlangsung secara terus-menerus dan bersifat tetap dari fungsi-fungsi jasmaniah dan rohaniah yang dimiliki individu menuju ke tahap kematangan melalui pertumbuhan, pemasakan, dan belajar. Perkembangan menghasilkan bentuk-bentuk dan ciri-ciri kemampuan baru yang berlangsung dari tahap aktivitas yang sederhana ke tahap yang lebih tinggi. Hasilnya bahwa Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan kognitif anak RA antara lain: Faktor Hereditas/Keturunan, Faktor Lingkungan, Faktor Kematangan, Faktor Pembentukan, Faktor Minat dan Bakat, dan Faktor Kebebasan. Kemudian disesuaikan dengan standar pencapaian perkembangan kognitif anak usia dini dari pemerintah
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini Melalui Media Pembelajaran Matematika Di RA Ma’arif 1 Kota Metro Agus Setiawan
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 4 No 2 (2018): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.418 KB) | DOI: 10.29062/seling.v4i2.309

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan melalui media pembelajaran matematika pada anak kelompok A RA Ma’arif 1 Kota Metro. Permasalahan yang digunakan berupa soal cerita dengan menggunakan benda-benda yang sering ditemui anak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian dilakukan 2 siklus dengan tema rekreasi, pekerjaan dan alat trasportasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok A RA Ma’arif 1 Kota Metro, dengan jumlah 27 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui media pembelajaran matematika meningkatkan kemampuan penjumlahan pada anak usia kelompok A RA Ma’arif 1 Kota Metro. Hasil siklus I, rerata kemampuan penjumlahan 11-15 adalah 70 meningkat menjadi 90 pada siklus II. Pada penjumlahan 16-20 adalah 60 pada siklus I meningkat menjadi 80 pada siklus II. Kata kunci: penjumlahan, media pembelajaran matematika, anak usia dini.
Urgensi Pendidikan Islam dalam Peningkatan Kecerdasan Sosial, Emosional Anak Dewi Masyitoh; Pascalian Hadi Pradana
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 5 No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1264.021 KB) | DOI: 10.29062/seling.v5i1.358

Abstract

Pendidikan islam sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini termasuk perkembangan sosial emosionalnya karena menjadi dasar pembentukan karakter bangsa dan titik awal pembentukan sumber daya manusia berkualitas, berwawasan, cerdas, bertanggung jawab, inovastif, creatif, dan lainnya. Dalam usia golden age ini kita tanamkan pondasi pendidikan islam yang kuat agar kelak menjadi generasi yang beriman taqwa serta kualitas keilmuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membahas pentingnya pendidikan islam dalam peningkatan kecerdasan sosial, emosional anak. Metode penulisan ini adalah kualitatif pengumpulan data dengan interview mendalam, observasi dan dokumentasi, dengan pendekatan deskriptif dan eksploratif. Hasil penelitian adalah pendidikan islam dapat meningkatkan kecerdasan sosial emosional anak usia dini misalnya meningkatkan nilai ketauhidan dan keimanan, kepemimpinan, toleransi, empati, persatuan, kesabaran, peka secara sosial, tidak sombong dan egois dan mampu mengatur emosinya.
Peran Guru dalam Mengembangkan Nilai Moral Agama Pada Anak Usia Dini di Raudlatul Athfal Ma’arif 1 Metro Leli Fertiliana Dea; Agus Setiawan
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 5 No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.282 KB) | DOI: 10.29062/seling.v5i1.359

Abstract

Pencapaian perkembangan nilai-nilai agama dan moral pada anak usia dini hendaknya disertai dengan penerapan langkah-langkah perkembangan Nilai-nilai Agama dan Moral yang dilakukan oleh seorang guru dan penerapan yang sesuai dengan prinsip-prinsip yang tepat akan tercapainya perkembangan nilai-nilai agama dan moral pada anak. Dengan demikian penulis memberikan saran-saran sebagai berikut:1) Hendaknya Guru menciptakan hubungan yang baik dan akrab sehingga tidak ada kesan bahwa guru adalah figur yang menakutkan. 2) hendaknya Guru senantiasa bersikap dan bertingkah laku yang dapat dijadikan contoh/teladan bagi anak.3) Hendaknya Guru memberikan kesempatan kepada anak untuk membedakan dan memilih mana prilaku yang baik dan mana yang tidak baik, guru sebagai pembimbing hanya mengarahkan dan menjelaskan akibat-akibatnya. 4) hendaknya guru Dalam memberikan tugas kepada anak agar diusahakan berupa ajakan dan perintah bahasa yang baik. 5) hendaknya guru memberkan rangsangan (motivasi) dan bukan paksaan.6) Apabila anak yang berprilaku berlebihan, hendaknya guru berusaha untuk mengendalikan tanpa emosi . 7) Terhadap anak yang menunjukan perilaku bermasalah, peran guru adalah sebagai pembimbing dan bukan penghukum. 8) Pelaksanaan program pembentukan perilaku bersifat luwes/fleksibel
Pengaruh Bermain Kreatif Tangram Terhadap Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Pada Anak Usia Dini Risma Nugrahani
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 5 No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.259 KB) | DOI: 10.29062/seling.v5i1.360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain kreatif tangram terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia dini. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian eksperimen semu Nonequivalent Control Grup Design. Penelitian dilakukan pada kelompok A di TK Al Uswah Tuban dengan subjek penelitian sebanyak 34 anak yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumentasi menggunakan pedoman observasi kemampuan mengenal bentuk geometri. Sebelum data dianalisis menggunakan rumus dan bantuan program SPSS 21.00, dilakukan uji validitas menggunakan pearson correlation dan uji reliabilitas dengan Cronbach Alpha terlebih dahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bermain kreatif tangram berpengaruh terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri. Hal ini terbukti dengan adanya perbedaan hasil kemampuan mengenal bentuk geometri antara kelompok kontrol yaitu sebesar 59% dan kelompok eksperimen sebesar 71%. Selanjutnya disarankan kepada lembaga PAUD untuk menerapkan kegiatan bermain kreatif tangram sebagai salah satu alternatif untuk menstimulus kemampuan kognitif anak khususnya dalam hal mengenal bentuk geometri
Mengoptimalkan Kemampuan Logika Matematika Anak Usia Dini Melalui Permainan Sains Siti Marli’ah
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 5 No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.031 KB) | DOI: 10.29062/seling.v5i1.361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan sains terhadap perkembangan kemampuan logika matematika pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen yang menggunakan bentuk rancangan nonequivalent control group design. Penelitian ini dilaksanakan di KB Islam Terpadu Al Uswah Tuban dengan subyek penelitian sebanyak 40 anak yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji ANOVA atau uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara garis besar permainan sains dapat mengoptimalkan kemampuan logika matematika anak. Hal ini terbukti dengan adanya perbedaan hasil kemampuan logika matematika antara kelompok eksperimen yaitu sebesar 70% dan kelompok kontrol sebesar 58,75%. Selanjutnya disarankan untuk guru dan lembaga PAUD agar menerapkan kegiatan bermain sains sebagai salah satu alternatif kegiatan untuk menstimulasi kemampuan logika matematika anak.

Page 7 of 26 | Total Record : 255