cover
Contact Name
Merita Eka Rahmuniyati
Contact Email
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati
ISSN : 25025570     EISSN : 25500864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KESMAS RESPATI (p-ISSN: 2502-5570, e-ISSN: 2550-0864) is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various public health disciplines (biostatistics and demography, epidemiology, health education and behavioral science, health policy administration, environmental health, nutrition, reproductive health, occupational health and safety.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2021)" : 10 Documents clear
Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) pada Remaja: Studi Kasus pada SMA Negeri dan Swasta di Kota Yogyakarta Yuningrum, Hesti; Trisnowati, Heni; Rosdewi, Naomi Nisari
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.343

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) pada remaja dipicu oleh pola hidup yang tidak sehat, seperti mengkonsumsi makanan siap saji, kurang konsumsi sayur dan buah, minuman bersoda, kurang aktivitas fisik, pernah merokok, dan mengonsumsi alkohol. Menurut hasil survei kesehatan global berbasis sekolah, diketahui bahwa gaya hidup remaja saat ini berisiko terhadap penyakit tidak menular. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran faktor risiko PTM pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif.  Jumlah sampel 60 orang. Penelitian dilakukan pada SMA N 10 YK dan SMK/SMF INDONESIA. Pengumpulan data faktor risiko PTM menggunakan kuesioner secara online. Analisa data dilakukan dengan cara deskriptif.Hasil penelitian yaitu konsumsi sayur dan buah sebagian besar masuk dalam kategori buruk yaitu <5 porsi per hari sebanyak 51 (85%). Konsumsi minuman bersoda sebagian besar masuk kategori baik (tidak pernah) sebanyak 33 (55%). Konsumsi makanan cepat saji sebagian besar masuk kategori buruk  (hampir tiap hari dan setiap hari) sebanyak 49 (81,7%). Aktivitas fisik sebagian besar masuk kategori tidak berisiko yaitu aktifitas fisik minimal 60 menit sehari selama ≥ 3 hari seminggu sebanyak 31 (51,7%) dan sebagian besar tidak merokok sebanyak 46 (76,7%). Faktor risiko PTM yang berisiko pada remaja yaitu kurang konsumsi sayur dan buah serta konsumsi makanan cepat saji.
Efektifitas Aplikasi Kobotoolbox terhadap Peningkatan Pengetahuan Petugas Surveilans Demam Berdarah Dengue Susanto, Nugroho; Pascawati, Nur Alvira; Rosdewi, Naomi
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.341

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi permasalahan di berbagai belahan dunia. Laporan penelitian sebelumnya dari 19 kasus DBD hanya 7 yang dapat dilacak. Penguatan sistem surveilan dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan petugas surveilan dan pemanfaatan teknologi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan petugas surveilans. Rancangan penelitian pra eksperiment dengan desain pre post design. Populasi dan sampel adalah petugas surveilans dari dinas kesehatan provinsi D.I Yogyakarta, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dan Puskesmas. Sampel sebanyak 20 sampel. Pelatihan dilakukan satu (1) hari di laboratorium komputer meliputi pengertian, kemampuan design kuesioner,kemampuan analisis data dengan mengunakan kobotoolbox dan latihan aplikasi dengan kobotoolbox. Analisis data dilakukan dengan uji paired t test dengan 95% confidence Interval.  Analisis dari 20 subjek bahwa rerata sebelum pelatihan aspek pengertian koboltoolbox sebesar 78.6 sedangkan setelah 89.3. Aspek pengetahuan pembuatan kuesioner sebelum 78.8, sedangkan setelah 89.6. Pada aspek analisis sebelum 46.7 setelah 57.5. Analisis bivariat bahwa ada perbedaan signifikan t = -2.445 p = 0.024, berdasarkan pembuatan kuesioner ada perbedaan signifikan sebelum dan setelah pelatihan t = -2.584 p =0.018. Berdasarkan analisis koboltoolbox bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara sebelum dan setelah pelatihan t = -1.716 p=0.103.Berdasarkan total pengetahuan ada perbedaan signifikan t = -5.206 p =0.000. Terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan setelah pelatihan kobotoolbox. 
Analisis Persepsi Keseriusan dan Manfaat Berperilaku dengan Praktik Pencegahan COVID-19 Rusyani, Yelli Yani; Trisnowati, Heni; Soekardi, Rodiyah; Susanto, Nugroho; Agustin, Helfi
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.344

Abstract

Corona virus 19 (COVID-19) menjadi permasalahan di semua belahan dunia. Keyakinan individu tentang ancaman COVID-19 dan manfaat  berperilaku sehat dapat mempengaruhi praktiknya dalam mencegah COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi keseriusan dan manfaat berperilaku dengan praktik hidup  sehat yang dapat mencegah individu dari infeksi COVID-19. Penelitian dilaksanakan di D.I. Yogyakarta menggunakan rancangan penelitian cross sectional study.  Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan google form melalui media sosial. Teknik sampel concecutive dan snowball yang diambil dari tanggal 30 Juni – 8 Juli 2020.  Jumlah sampel sebanyak 122. Kriteria inklusi yaitu berusia 15-65 tahun, memiliki handphone dengan aplikasi Whatsapp dan bersedia mengisi google form. Analisis data dengan uji chi square pada tingkat kepercayaan penelitian confidence interval 95% (α = 0,05). Lebih dari separuh (62.2%) responden memiliki persepsi keseriusan positif dan sebagian besar (86.1%) memiliki persepsi manfaat positif. Hanya separuh (50.8%) responden memiliki perilaku pencegahan baik. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi keseriusan pencegahan COVID-19 dengan perilaku pencegahan p = 0.816 (p>0.05). Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi manfaat pencegahan dengan perilaku pencegahan COVID-19 p = 0,049. Penelitian ini tidak dapat membuktikan teori health belief model bahwa individu yang merasa terancam terhadap suatu penyakit, akan mempraktikkan perilaku pencegahan. Hal ini diduga karena adanya faktor x misalnya faktor desakan ekonomi.
Perbedaan Status Gizi Balita Berdasarkan Tahun Pengamatan di Posyandu Kecubung Wilayah Kerja Puskesmas Ngaglik II Sleman. Marlinawati, Utari; Susanto, Nugroho; Suwarto, Suwarto
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.345

Abstract

Latar Belakang: Gizi balita masih menjadi perhatian di berbagai belahan dunia. Penelitian sebelumnya 49,0% kekurangan gizi. Status gizi anak dipengaruhi oleh rumah tangga rawan pangan, pendapatan rumah tangga rendah, pengasuh buta huruf, pengangguran, asupan makanan tidak memadai, BBLR, konsumsi pola makan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan status gizi di posyandu berdasarkan tahun di puskesmas Ngemplak.Metode: Rancangan penelitian yang digunakan merupakan rancangan  cross sectional. Sampel penelitian sebesar 585 balita yang menimbang di Posyandu Kecubung yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi penelitian. Variabel independent yaitu status gizi dan Variabel dependent adalah tahun penimbagan. Pengumpulan data dengan survey dengan memanfaatkan data sekunder hasil penimbangan balita di Posyandu Kecubung. Analisis data dilakukan dengan chi square dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil:  Pada tahun 2018 terdapat 95.24% balita dengan status gizi tidak normal, pada tahun 2019 terdapat 92.03% balita dengan status gizi tidak normal, dan pada tahun 2020 terdapat 94.59% balita dengan status gizi tidak normal. Tidak terdapat perbedaan signifikan status gizi antara tahaun 2018, 2019 dan tahun 2020 p = 0.322 di wilayah kerja Puskesmas Ngaglik.Kesimpulan : Tidak ada perbedaan status gizi balita di posyandu Kecubung Puskesmas Ngaglik II Sleman.
Hubungan Intensitas Penggunaan Smartphone dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Angkatan 2017 Program Studi Ilmu Keperawatan di Stikes Surya Global Yogyakarta Murwani, Arita; Umam, Muhammad Khoirul
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.339

Abstract

Smartphone memiliki banyak kegunaan seperti berkomunikasi jarak jauh atau membantu tugas sehari-hari, hal ini sangat memudahkan mahasiswa untuk melakukan hal yang mereka inginkan dan mereka butuhkan. Penggunaan smartphone pada waktu yang lama dapat mengganggu kesehatan mereka, salah satunya dapat mengganggu kualitas tidur pada mahasiswa. Tidur merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh semua manusia. Setiap manusia memerlukan kebutuhan tidur yang cukup agar tubuh dapat berfungsi secara normal. Pada kondisi tidur, tubuh melakukan proses pemulihan untuk mengembalikan stamina tubuh hingga berada dalam kondisi yang optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan smartphone dengan kualitas tidur pada mahasiswa angkatan 2017 prodi ilmu keperawatan di STIKes Surya Global Yogyakarta.Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 59 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan systematic random sampling. Analisa data menggunakan uji Kendalls Tau. Berdasarkan hasil analisa data diperoleh koefisien korelasi sebesar 0.193  dan angka signifikan  0,04, hal ini menunjukan nilai p value 0,04<α 0,05. Terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan smartphone dengan kualitas tidur pada mahasiswa angkatan 2017 prodi ilmu keperawatan di STIKes Surya Global Yogyakarta
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Imunisasi Dasar pada Masa Pandemi COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi II Selatan Kabupaten Lampung Utara Tahun 2020 Kartini, Dwi; Sari, Fitri Eka; Aryastuti, Nurul
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.350

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi adalah cara untuk mencegah agar anak terhindar dari cacat atau penyakit yang mematikan dengan biaya efektif. Data provinsi Lampung menurut Riskesdas Imunisasi HB 0 dengan capaian 84,85%, BCG dengan capaian 90,66%, DPTHB/DPT- HB-Hib 1 72,04%, DPTHB/DPT- HB-Hib 2 71,21%, DPTHB/DPT- HB-Hib 2 70,11%, Campak 82,99%. Tujuan penelitian ini adalah diketahui Analisis Faktor Yang Beruhubungan Dengan Ketepatan Imunisasi Dasar Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi II Selatan Lampung Utara Tahun 2020.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, rancangan cross sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita di Puskesmas Kotabumi II, dan objek pada penelitian ini adalah ketepatan  imunisasi dasar. Penelitian akan dilakukan pada setelah proposal  disetujui  tempat penelitian dilakukan  Di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi II Selatan Lampung Utara Tahun 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan kuesioner. analisis data secara univariat dan bivariat (Chi Square)Hasil: Hasil penelitian 73 responden sebagian besar memiliki pengetahuan baik sebanyak 42 (57,5%) responden,  sebagian besar responden memiliki sikap positif sebanyak 31 (42,5%), sebagian besar responden dengan norma positif sebanyak 41 (67,5%), sebagian besar responden dengan pengendalian perilaku positif sebanyak 39 (53,4%), sebagian besar responden dengan pelaksanaan imunisasi dengan tepat sebanyak 50 (68,5%). Ada hubungan pengetahuan (p-value 0,016 OR 3,984), sikap (p-value 0,002 OR 6,400), norma (p-value 0,001 OR 6,611), dan pengendalian perilaku (persepsi) ibu  dengan ketepatan imunisasi dasar di Puskesmas Kotabumi II Selatan Lampung Utara Tahun 2020 (p-value 0,016 OR 4,063). Saran untuk meningkatkan mutu pelayanan pada ibu  untuk meningkatkan derajat kesehatan secara optimal untuk mengurangi risiko yang disebabkan oleh tidak dilakukannya imunisasi dasar lengkap.
Tinjauan Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Formulir Informed Consent di RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin Ningsih, Eka Rahma; S, Ravenalla; Lestiani, Novia; anhar, Aus; Imam, Mohammad
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.351

Abstract

ABSTRACTCompleteness of filling in the informed consent sheet in the medical record file is very important because it will affect the legal aspects of the medical record and the quality of the medical record so that in filling in the completeness of the data in the informed consent sheet it is necessary to carry out maximum implementation .. RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin in 2012 showed that the level of incompleteness in the approval of medical treatment in the hospital room (surgery) was below 90% with the May period with a percentage of 46.7%. June with a percentage of 31.7% and 36.6%. The research objective was to determine the factors causing the incompleteness of filling out the informed consent form at RSUD DR. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Qualitative research method is descriptive survey. Respondents were 1 gynecologist, 1 head of medical records and 1 reporting officer for emdis records. Collecting data using interviews and observation of informed consent sheets. The results of the study identified the incomplete informed consent form by examining the patient identification component, the information content component, and the patient identification component. As well as identifying the availability of standard operating procedures (SOP) for approval of medical action. Based on the research results, it can be concluded that the informed consent form did not meet the national and standard filling standards in RSUDdr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin because for the standard of completeness, the informed consent must be 100% complete. The filling of informed consent was not complete 100% in two components, namely the information content component (18.2% complete and 81.7% incomplete) and the patient's authentication component (90.7% completeness and 9.3% incomplete). The factor of incompleteness in filling out the informed consent based on the results of the research carried out was because the responsible doctor did not fill in the informed consent form again, both the content component and the patient authentication component) because he was busy providing services to other patients and there was no training related to filling the informed consent form. Keyword : informed consent, Factors Causing Incompleteness
Kajian Pelaksanaan Program Inovasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Goyang Gotik Di Puskesmas Pasirkaliki Kota Cimahi Ningrum, Roro Sumbawa; Budiman, Budiman; Ahmad, Nasir
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.346

Abstract

Latar belakang: Indonesia dalam pencapaian angka akses sanitasi layak masih belum memenuhi target pemerintah yaitu 100% Open Defecation Free (ODF). Hal ini berkolerasi dengan hasil survey pendahuluan yang menunjukan persentase penduduk terhadap akses jamban sehat di Puskesmas Pasirkaliki hanya sebesar 76,8%. Dalam upaya peningkatan akses jamban sehat, Puskesmas Pasirkaliki memiliki program inovasi gotong-royong nabung kanggo tangki septik (Goyang Gotik).  Tujuan: untuk mengekplorasi pelaksanaan program inovasi goyang gotik di Puskesmas Pasirkaliki Kota CimahiMetode: Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan tematik. Informan dalam penelitian terdiri dari Kepala Puskesmas, Sanitarian, Promotor Kesehatan, Kader, Nasabah, dan Donatur goyang gotik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan telaah dokumen. Hasil: Input tentang sumber daya manusia atau pengelola program tidak memiliki uraian tugas yang jelas, kendala dalam penyediaan sarana dan prasarana yaitu tidak adanya tempat pengumpulan sampah sementara. Proses pelaksanaan terdapat hambatan dalam kegiatan advokasi sosialisasi ada RW yang belum mendukung program ini. Output dari program inovasi ini masih belum mencapai target. Kesimpulan: Pelaksanaan inovasi goyang gotik perlu dibuat jadwal pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan uraian tugas yang jelas serta struktur organisasi khusus program inovasi goyang gotik untuk meningkatkan kinerja dari setiap pelaksana kegiatan program inovasi Goyang Gotik.
Analisis Faktor Yang Berhubungan dengan Kesiapsiagaan Pemuda dalam Menghadapi Bencana Gempabumi Rahil, Nazwar Hamdani; Amestiasih, Tia
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.340

Abstract

Indonesia is located at the junction of four tectonic plates, namely the Asian Continent plate, the Australian Continent, the Indian Ocean plate, and the Pacific Ocean plate. This condition also makes Indonesia prone to earthquakes. The earthquake has an impact on causing loss of life and material. To reduce the impact of disasters, it requires a preparedness to face earthquakes. The purpose of this research is to analyze the factors related to earthquake preparedness. The design of this research is an analytic observation with a cross-sectional approach. The population of this study was members of the Karangtaruna village of Trimulyo, Jetis, Bantul, Yogyakarta, with a total of 200 respondents. The sample size is 122 respondents who are calculated using the Slovin formula, with a simple random sampling technique. The factors analyzed include respondent characteristics (age, gender, education level, marital status, occupation), disaster experience, availability of resources (disaster preparedness team, early warning, evacuation routes), disaster education, frequency of disaster education. The research was carried out from May-September 2020. The results of the study obtained the age of the majority of respondents in the adult category (86.1%), the majority of gender was female (51.5%), the majority of high school education level (65.6%), the majority of students' occupation (43.4%). The majority of respondents had attended disaster education (67.2%), the majority had experienced disaster once (50%), the majority had attended disaster education 1 time (53.3%). Major evacuation routes are in the existing category (73%), and the availability of the disaster preparedness team is mostly in the existing category (50%). The statistical test results obtained KMO and Bartlett's test values (0,000). The results of the factor analysis show that there are two factors that can represent other variables that affect preparedness. These factors are knowledge - attitudes and the availability of infrastructure
The Relation of Physical Activity with The Quality of Sleep in Adolescents at The Panti Asuhan Yatim Putri Islam RM Suryowinoto Yogyakarta Murwani, Arita; sutrimo, Sutrimo
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.338

Abstract

Sleep is a basic human need, where sleep for every human being will be different for adolescents, needing to sleep around 7-9 hours / day. Adolescents are a group at high risk of experiencing problems in their sleep as a result of damage due to physical activity. There are several factors that can cause the quality of sleep is not disturbed, and physical activity is associated with the disruption of sleep quality. Knowing the relationship between Physical Activity and Sleep Quality in Panti Asuhan Yatim Putri Islam RM Suryowinoto Yogyakarta. This research is a quantitative study with a cross sectional design, the population in this study was 80 foster children in Panti Asuhan Yatim Putri Islam RM Suryowinoto Yogyakarta. The sample in this study using purposive sampling, amounting to 35 respondents. The instrument in this study used the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) and the Pitsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data were analyzed using the Chi-Square test. There are several factors that can cause the quality of sleep to be disturbed, and physical activity is suspected to be associated with disturbed sleep quality. The results showed that there was a relationship between physical activity and sleep quality in Panti Asuhan Yatim Putri Islam RM Suryowinoto Yogyakarta. With the results of the correlation test using the Chi-Square test p = 0.01 (value <0.05). That most of the foster children with high activity with good sleep quality were 1 (2.85%) and 25 (71.4%) had poor sleep quality. These results indicate that there is a significant relationship (p <0.05) between physical activity and sleep quality. Conclusion there is a Relationship between Physical Activity and Sleep Quality in Panti Asuhan Yatim Putri Islam RM Suryowinoto Yogyakarta 

Page 1 of 1 | Total Record : 10