cover
Contact Name
Eko Prasetio
Contact Email
ruaya@unmuhpnk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ruaya@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
ISSN : 23381833     EISSN : 25413155     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 214 Documents
PENGARUH PADAT PENEBARAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN KERAPU BATIK (Epinephelus microdon) rachimi .; Sunarto .; Surakarmawan .
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.308 KB) | DOI: 10.29406/jr.v6i2.2201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan padat penebaran yang optimal terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan kerapu batik. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di Kecamatan Pulau Subi Kabupaten Natuna. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Padat tebar yang digunakan dalam penelitian ini adalah, perlakuan A 10 ekor/m3, B 20 ekor/m3, C30 ekor/m3, dan D 40 ekor/m3. Parameter pengamatan yang dilakukan adalah pertumbuhan harian, Efisiensi Pakan, Kelangsungan Hidup dan Kualitas Air. Hasil dari pengamatan menunjukan perlakuan A merupakan jumlah padat tebar yang optimal dan direkomendasikan sebagai padat penebaran yang optimal untuk ikan kerapu batik. Hal ini disebabkan oleh padat tebar yang tidak terlalu padat, kemudian didukung oleh perlakuan yang baik serta kualitas air yang baik pula. Kata kunci: padat penebaran, pertumbuhan, kelangsungan hidupkerapu batik
PENGARUH DETERJEN TERHADAP KERUSAKAN JARINGAN INSANG, HATI, DAN TUBUH SERTA PERTUMBUHAN IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) hendry yanto; Hastiadi Hasan
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1975.066 KB) | DOI: 10.29406/jr.v6i2.2202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kosentrasi kritis deterjen melalui pengujian LC50-96 jam, konsentrasi deterjen terendah yang berpengaruh buruk secara kronis terhadap insang, struktur hati dan jaringan tubuh serta pertumbuhan ikan lele dumbo. Penelitian tahap pertama yang dilakukan adalah uji toksisitas akut untuk penentuan nilai LC50-96 jam dari deterjen terhadap ikan lele dumbo sebagai dasar untuk penentuan konsentrasi perlakuan pada uji toksisitas kronis. Penelitian tahap kedua berupa uji toksisitas kronis untuk mempelajari pengaruh kronis deterjen terhadap kerusakan jaringan insang, hati, urat daging dan pertumbuhan ikan lele dumbo. Percobaan dengan tiga ulangan ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan berupa kosentrasi deterjen yang berbeda yaitu 10%; 20%, 30%, 40% dan 0% (kontrol) dari median lethal concentration LC50-96 jam (66,67 mg L-1). Kosentrasi deterjen pada uji kronis ini adalah 6,67; 12,34; 20,01; 26,68 mg L-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa median lethal concentration deterjen pada ikan lele dumbo yaitu 66,67 mg L-1 pada LC50-96 jam. Konsentrasi deterjen 6,67 mg L-1 (10% deterjen) sudah berpengaruh negatif terhadap sel-sel hati, insang dan urat daging serta pertumbuhan ikan lele dumbo. Deterjen kadar 6,67– 26,67 mg L-1 menurunkan laju pertumbuhan harian dan kelangsungan hidup ikan lele dumbo. Deterjen harus dihindarkan dalam media hidup (perairan) selama pemeliharan ikan lele dumbo. Katakunci: deterjen, insang, hati, dan ikan lele dumbo
PENGGUNAAN KONSENTRASI TEPUNG TESTIS SAPI YANG BERBEDA UNTUK MASKULINISASI BENIH LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus . Kamaluddin; . Rachimi; Sunarto .
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.385 KB) | DOI: 10.29406/jr.v6i2.2203

Abstract

Lobster Air Tawar (Cherax Quadricarinatus) merupakan salah satu jenis krustacea air tawar yang populasinya mulai menurun, khususnya pada lobster jantan. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya budidaya untuk memenuhi stok dan permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi tepung testis sapi yang optimal dalam maskulinisasi benih lobster air tawar. Benih lobster yang berumur 2 minggu di tebar ke dengan kepadatan 1,5 ekor/liter dalam akuarium berukuran 60x30x40 cm dengan tinggi air 10 cm atau sekitar 7 liter. Benih lobster diberikan pellet buatan yang dicampur masing-masing dengan konsentrasi tepung testis sapi sebanyak 0, 20, 35 dan 50 mg/kg pakan yang diberikan secara at satiation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pencampuran pakan dengan konsentrasi tepung testis sapi yang berbeda memberikan pengaruh yang berbeda terhadap maskulinisasi benih lobster air tawar pada setiap perlakuan. Perlakuan terbaik adalah pada perlakuan C konsentrasi 35 mg/kg pakan. Kata kunci : lobster air tawar, Cherax quadricarinatus, konsentrasi, tepung testis sapi, maskulinisasi
PENGARUH KEDALAMAN AIR YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus) farida farida; Didik Susanto; Rachimi .
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.928 KB) | DOI: 10.29406/jr.v6i2.2237

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kedalaman air yang terbaik dalam pemeliharaan larva ikan baung. Rancangan percobaan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang dilakukan terdiri dari empat perlakuan kedalaman air yaitu A (15 cm), B (20 cm), C (25 cm) dan D (30 cm) dengan tiga kali ulangan. Analisis statistik menggunakan ANAVA (Analysis of Varians) dan untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan satu dengan perlakuan yang lainnya dilakukan Uji Lanjutan yaitu Uji Beda Nyata jujur (BNJ) dan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kedalaman air yang berbeda memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan berat mutlak dan panjang mutlak serta kelangsungan hidup larva ikan baung yang berbeda sangat nyata. Dari hasil penelitian diperoleh data kedalaman air untuk pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak dan kelangsungan hiduup yang terbaik pada perlakuan A(15 cm) yaitu berat mutlak sebesar 0,32 g, panjang mutlak sebesar 1,79 cm dan kelangsungan hidup sebesar 64,75%.
ADDITION EFFECT OF MARIGOLD (Tagetas erecta) FLOWER FLOUR IN FEED FOR COLOUR QUALITY OF FRY BOTIA FISH (Chromobotia macracanthus) Rini Rifatul Jannah; Eka Indah Raharjo; Rachimi .
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.67 KB) | DOI: 10.29406/jr.v6i2.2238

Abstract

Ikan Botia merupakan salah satu ikan hias air tawar yang memiliki warna tubuh yang menarik, sehingga kecarahan warnanya perlu diperhatikan. Bunga marigold memiliki kandungan karotenoid dari golongan xantofil, yakni lutein yang dapat menjadikan kualitas warna ikan botia lebih cerah. Penelitian ini dilakukan selama 5 minggu dengan formulasi pakan yang berbeda sebanyak 5 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung bunga marigold berpengaruh sangat nyata terhadap kecerahan warna ikan botia dan formulasi penambahan TBM sebanyak 2 % merupakan formulasi perlakuan yang terbaik. Penambahan tepung bunga marigold tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan bobot tubuh relatif dan kelangsungan hidup ikan botia.
PENGARUH KONSENTRASI MINYAK SEREH (Cymbopogon citratus) TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP IKAN SEMAH (Tor tambroides) DENGAN METODE TRANSPORTASI TERTUTUP Eka Indah Raharjo; T.M Tri Juniansyah; Farida .
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.464 KB) | DOI: 10.29406/jr.v6i2.2235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan dosis terbaik pada minyak sereh (Cymbopogon citratus) terhadap kelangsungan hidup ikan semah (Tor tambroides) dengan metode transportasi tertutup. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan metode 4 perlakuan dan 3 ulangan dengan perlakuan A (kontrol), B (1m/L), C (2 ml/L), dan D (3ml/L). Hasil dari pengamatan menunjukan bahwa masa induksi yang tercepat adalah perlakuan D dengan dosis 3 ml/L sedangkan masa sedatif yang tercepat adalah perlakuan B(1m/L), serta untuk kelangsungan hidup ikan semah yang tertinggi didapat kecenderungan pada perlakuan C dengan dosis 2 ml/L dengan lama waktu perjalanan selama 13 jam.
ANALISIS KESESUAIAN KUALITAS AIRSUNGAI KECAMATAN SAMBAS KABUPATEN SAMBAS UNTUK BUDIDAYA KARAMBA JARING APUNG (KJA) hastiadi hasan; . Farida; Ardi Iman Siswadi
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.303 KB) | DOI: 10.29406/jr.v6i2.2236

Abstract

Sungai sambas sangat berpotensi untuk dijadikan lahan budidaya KJA. Dalam usaha budidaya keramba jaring apung dibutuhkan pengamatan kualitas perairan sebagai media hidup ikan. Kualitas air mempunyai peran yang sangat penting pada keberhasilan budidaya karena berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan pertumbuhan ikan.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian parameter kualitas air sungai sambas untuk budidaya ikan dengan sistem keramba. Parameter yang diamati suhu, pH, Do, alkalinitas, BOD, COD, TSS, kecerahan, salinitas, kedalaman, ammonia dan plankton. hasil penelitian dengan metode scoring dan pengukuran baik secara langsung di lapangan dan di laboratorium, terdapat beberapa parameter yang tidak sesuai dengan literatur dan tidak cocok untuk dilakukan kegiatan usaha budidaya Karamba Jaring Apung.
PENAPISAN BAKTERI SELULOLITIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN KERAPU CANTANG YANG DIBUDIDAYAKAN DI DESA BABAKAN, KECAMATAN PANGANDARAN, KABUPATEN PANGANDARAN Ningam Syukri; Kasprijo .; P.Hary Tjahja; Hamdan Syakuri; Emyliana Listiowati
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v9i2.3000

Abstract

Ikan Kerapu Cantang merupakan hasil pesilangan dari ikan Kerapu Macan betina dan ikan Kerapu Kertang jantan. Ikan Kerapu Cantang merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan bakteri selulolitik serta aktivitas bakteri selulolitik pada saluran pencernaan ikan Kerapu Cantang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi dengan pengambilan sampel secara purpose random sampling. Variabel utama yang diamati pada penelitian ini yaitu mengamati proporsi bakteri selulolitik dan aktivitas bakteri selulolitik pada saluran pencernaan ikan Kerapu Cantang. Untuk variabel pendukung pada penilitian ini yaitu kelimpahan bakteri, uji gram KOH, proporsi Bacillus Serta pewarnaan gram. Keberadaan bakteri Selulolitik pada saluran pencernaan ikan Kerapu Cantang pada penelitian ini ditunjukkan dengan adanya zona bening di sekeliling koloni bakteri yang ditumbuhkan pada media spesifik ( CMC 1%). Hasil penelitian ini untuk proporsi keberadaan bakteri selulolitik pada bagian anterior 49,33% middle 38,66% dan posterior 28%. Aktivitas bakteri selulolitik dari penelitian ini menunjukan hasil dengan indeks hidrolisis pada bagian anterior sebesar 0,14 – 1,4, midddle 0,1 – 3,3 dan posterior 0,2 – 1,6.
PENGARUH PENGGUNAAN SISTEM BIOREMEDIASI DENGAN PENAMBAHAN PROBIOTIK PADA MEDIA PEMELIHARAAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) Yuda Saniswan; Hastiadi Hasan; Tuti Puji Lestari
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v9i1.2614

Abstract

Ikan mas merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang saat ini menjadi primadona di sub sektor perikanan, hal ini tentunya menjadikan peluang untuk pengembangan budidaya ikan mas. Perkembangan budidaya ikan mas mengakibatkan penambahan area budidaya dan penambahan air. Budidaya ikan mas tanpa pergantian air dapat menghemat pemakaian air sehingga lebih ekonomis, dan dapat dilakukan secara intensif. Pada sistem budidaya tanpa pergantian air terjadi masalah kualitas air pada budidaya ikan mas, yaitu menyebabkan akumulasi sisa pakan, feses, dan kualitas air yang buruk, sehingga menurunnya kualitas air budidaya dikarenakan tingginya buangan metabolit dan sisa pakan. Salah satu cara memperbaiki kualitas lingkungan budidaya adalah dengan pemberian probiotik. Penggunaan probiotik sangat bermanfaat dalam meningkatkan populasi bakteri agen bioremediasi karena bakteri probiotik dapat mencegah bakteri patogen agar tidak memperbanyak diri dalam media hidup hewan budidaya dengan melawan permunculan koloni bakteri lain sehingga diharapkan bakteri yang tumbuh merupakan bakteri agen bioremediasi dapat berpengaruh kepada terhadap media pemeliharaan benih ikan mas untuk laju pertumbuhan benih ikan mas dan mencari berapa dosis pemberian probiotik yang terbaik pada media pemeliharaan benih ikan mas sebagai agen bioremediasi terhadap laju pertumbuhan benih ikan mas. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi probiotik pada perlakuan budidaya ikan mas, dan secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dan mengetahui nilai perlakuan dosis probiotik yang terbaik terhadap pengaruh laju pertumbuhan benih ikan mas. Prinsip utama yang diterapkan dalam penelitian ini adalah manajemen kualitas air yang didasarkan pada kemampuan probiotik untuk memanfaatkan N organik dan anorganik yang terdapat di dalam air. Pada kondisi C dan N yang seimbang dalam air, probiotik yang merupakan produk yang tersusun oleh biakan mikroorganisme hidup yang bersifat menguntungkan dan memberikan dampak bagi peningkatan keseimbangan mikroba pada lingkungan internal maupun eksternal.
EFISIENSI PENGGUNAAN JENIS FILTER DALAM SISTEM RESIRKULASI TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN PERTUMBUHAN IKAN SELAIS (Ompok hypophthalmus) Gunawan Broto Sasmito; Usman Muhammad Tang; Henny Syawal
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v8i2.2122

Abstract

ABSTRAK             Salah satu cara yang dilakukan dalam kegiatan budidaya intensif pada lahan terbatas adalah penggunan sistem resirkulasi dengan jenis filter tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis filter anorganik terbaik dalam budi daya sistem resirkulasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2019. Bahan yang digunakan yaitu ikan selais berukuran panjang 6,8-7,8 cm dan bobot 1,07-2,36 g dan pakan ikan berupa pellet komersil PF 800. Ikan dipelihara dalam akuarium berukuran 60x40x40 cm dan volume air 60 liter. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu jenis filter dan lima taraf perlakuan (jenis filter), yaitu dacron, bioball, kerikil, arang dan zeolit. Parameter yang diukur adalah pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, dan tingkat kelulushidupan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jenis filter yang berbeda dalam sitem resirkulasi berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan selais (O. hypopthalmus). Perlakuan dengan nilai parameter pertumbuhan tertinggi dan tingkat stress terendah adalah filter bioball, yaitu pertumbuhan bobot mutlak sebesar 6,22 g; pertumbuhan panjang mutlak sebesar 4,52 cm; laju pertumbuhan harian sebesar 2,54%; dan kelulushidupan 98,33%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan filter bioball dalam sistem resirkulasi pemeliharaan ikan selais (O. hypopthalmus) memberikan hasil terbaik dalam pertumbuhan ikan dan tingkat kelulushidupan. Kata kunci : Jenis filter, resirkulasi, Pertumbuhan, Ompok hypopthalmus

Filter by Year

2013 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 02 (2018): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan More Issue