cover
Contact Name
Suwarsi
Contact Email
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Phone
+62274-4437888
Journal Mail Official
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tajem KM. 1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta
ISSN : 20888872     EISSN : 25412728     DOI : 10.35842/jkry
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta (p-ISSN: 2088-8872; e-ISSN:2541-2728 http://nursingjurnal.respati.ac.id/) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu keperawatan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta diterbitkan oleh Progam Studi S1 Ilmu Keperawatan & Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
THE EFFECT OF ENDORPHINE MASSAGE AND GINGER AROMATHERAPY ON DECREASING LOW BACK PAIN INTENSITY IN WORKING PREGNANT WOMEN Magdalena Agu Yosali; Ratih Suryaman; Salsalina Yuniarti Ginting; Yuliana Yuliana; Emilya Irawan; Ranti Ranti
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 9 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v9i3.699

Abstract

This study aims was to determine the effect of endorphine massage and ginger aromatherapy on decreasing the intensity of low back pain in pregnant women who work. This type of research is a Quasy experimental design using a two group pre and posttest design with a control group. The sampling technique in this study was proportional random sampling, so the number of respondents needed in this study were 24 respondents of TM III pregnant women for each intervention group and control group, so the total number of respondents was 24 respondents. Data analysis using Simple Paired t-test. Before giving endorphin massage using ginger aromatherapy on the decrease in the intensity of low back pain in pregnant women who work in the intervention group of 12 respondents there were 5 respondents with moderate pain levels (41.6 %), and the control group of 12 respondents there were 6 with pain levels mild (50%). The effect of after giving endorphin massage using ginger aromatherapy on the decrease in the intensity of low back pain in pregnant women who work in the intervention group of 12 respondents there are 6 respondents who do not feel pain (40%), and the control group of 12 respondents there are 6 with moderate pain levels ( 40%). Asymp.sig (2 tailed) is worth 0.000, which means <0.05. Then it can be concluded that "Ha Accepted". Endorphins massage using ginger aromatherapy is effective to reduce the intensity of low back pain in pregnant women
Pengaruh Paritas Dan Perilaku Imd Dengan Involusi Uteri Pada Ibu Postpartum Di Rsud Panembahan Senopati Bantul Anita Liliana
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 1 (2019): JANUARY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i1.296

Abstract

Penyebab kematian ibu melahirkan diseluruh dunia diakibatkan komplikasi selama kehamilan serta persalinan. Salah satu faktor yang dapat menurunkan angka kematian ibu yaitu diterapkan perilaku IMD pada ibu postpartum. IMD akan membantu proses involusi uteri sehingga mengurangi kejadian perdarahan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya Hubungan Perilaku IMD dan Paritas Dengan Involusi Uteri Pada Ibu Postpartum Di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Penelitian analitik dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling  dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Analisa bivariat menggunakan Fisher’s Exact Test dengan taraf signifikan 0,05. Mayoritas responden yang dilakukan IMD 57,1% dan mengalami penurunan tinggi fundus uteri yang normal 95,7%. Hasil uji Fisher’s Exact Test p-value = 0,608 (>0,05). Mayoritas responden dengan paritas multipara 46% dengan p-value = 0,289 (>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara perilaku IMD dan paritas dengan involusi uteri pada ibu postpartum di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Healthy Lifestyle, Coping, and Adaptation of Public Health Nurses Amidst COVID-19 Pandemic in Selected Municipalities of Isabela Basis for Wellness Intervention Program Erika Jasmin O. Erika; Kimberly Blando; Katrina A. Grapa; Jonalyn E. Limon; Candice Caronina P. Claraval; Rianne Maie C. Mangaoil
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 10 No 2 (2023): MAY 2023
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v10i2.749

Abstract

Considering the struggles with this kind of situation, the COVID-19 pandemic restored the appreciation for healthy lifestyle behaviors as well as the coping and adaption techniques of Public Health Nurses (PHNs). The study assessed the PHNs' coping, adaptation, and healthy lifestyle practices; the significant relationship between their healthy lifestyle practices and coping and adaptation styles based on their profile; and the possible need to intervene based on the results of the study through a wellness intervention program. Descriptive-correlational study was conducted in the adopted municipalities from the southern part of Isabela namely Echague and Alicia, through a survey method. The study's findings suggest that PHNs' healthy lifestyle behaviors, as well as their coping and adapting techniques, were effective throughout the onset of COVID-19. Furthermore, the findings revealed that older respondents (36-50 years old) are more likely to follow healthy lifestyle practices in the domain of nutrition (M = 4.15), whereas married respondents (M = 3.66) are more likely to engage in physical activity on a regular basis than their younger counterparts. In comparison to contractual employees, permanent employees with an average of (M = 4.19) are more conscious of their role function as part of their coping and adapting to the COVID-19 pandemic. Finally, the association between respondents' healthy lifestyle, coping, and adaption approaches demonstrates a substantial positive relationship, particularly in terms of nutrition and physiologic adaptation with an r-value of 0.745 at a 0.001 p-value, physical activity and physiologic mode with an r-value of 0.669 at a 0.001 p-value, and physiologic mode and stress management with an r-value of 0.655 at a 0.001 p-value. Moreover, the domains of stress management and self-concept mode also show a strong positive relationship with an r-value of 0.698 at a 0.001 p-value.
Terapi Musik dalam Menurunkan Tingkat Depresi pada Lansia Ryan Nuari Pratama; Warih Andan Puspitosari
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i2.302

Abstract

Salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia adalah terapi musik. Mendengarkan musik dapat mempengaruhi sistem saraf otonom (sistem saraf simpatis dan parasimpatis) yang dapat  menghasilkan respon relaksasi. Hal ini akan memperbaiki perilaku dan gejala psikologis pada lansia yang mengalami depresi. Tujuan artikel ini adalah untuk mereview literature tentang efektifitas terapi musik terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia. Pencarian literatur review ini menggunakan database Science Direct, PubMed dan Goggle Scholar dengan menggunakan keywords: “Music Therapy AND Depression AND Elderly”. Hasil pencarian artikel menemukan sebanyak 3.570 artikel dalam jurnal internasional dalam rentang tahun  2016 sampai 2019. Artikel tersebut diseleksi dan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi adalah sebanyak 10 artikel. Hasil dari 10 jurnal tersebut, 8 penelitian menunjukkan bahwa ada perubahan efek yang signifikan dalam penurunan gejala depresi pada lansia setelah dilakukan beberapa jenis terapi diantaranya China Traditional Music, Preferred Music Combined, Interaktive Music, Choral Singing Therapy, Turkis Traditional Music, Combined Music and Tai Chi. Literatur review ini menunjukkan bahwa metode terapi musik mempunyai peranan yang sangat penting dalam tatalaksana non-farmakologi. Terapi musik ini menunjukkan sebagai salah satu metode yang efektif dalam menurunkan gejala depresi pada lansia. Tinjauan literatur review ini mendapatkan hasil bahwa pemberian terapi musik efektif dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia.
STUDY KOMPARATIF KAPASITAS VITAL PARU DAN SATURASI OKSIGEN PADA ATLET FUTSAL DAN NON ATLET DI YOGYAKARTA Santi Damayanti
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 3 No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v3i2.27

Abstract

INTISARI  Latar Belakang : Pada saat ini olahraga futsal semakin digemari masyarakat Indonesia, terutama dikalangan remaja  maupun mahasiswa. Futsal merupakan olahraga aerobic. Efek latihan aerobik adalah kebugaran kardiorespiratori, karena latihan tersebut mampu meningkatkan jumlah  ambilan  oksigen,  meningkatkan  kapasitas  darah  untuk  mengangkut oksigen. Seorang atlet futsal  harus  memiliki  kondisi  fisik yang baik agar  tingkat efesiensi fungsi jantung dan  paru-paru dalam menerima  oksigen  tidak mengalami kelelahan yang berlebihan. Untuk meningkatkan nilai saturasi oksigen dalam tubuh para atlet agar dapat menghasilkan ketahanan dan kebugaran fisiknya  untuk  mendongkrak  prestasi  para  atlet  futsal. Seseorang yang menyukai futsal belum tentu dikatakan sebagai atlet. Beberapa mahasiswa yang menyukai futsal hanya melakukan olahraga futsal sebanyak 1-2 kali seminggu, dikarenakan kesibukan sebagai mahasiswa. Dari hasil wawancara dengan pemain futsal tersebut dari 8 pemain, 4 orang menyatakan masih merasa cepat lelah dan nafas cepat atau berat ketika menaiki tangga sampai 5 lantai.   Tujuan Penelitian : mengatahui perbedaan  kapasitas vital paru dan  saturasi oksigen pada atlet dan non atlet futsal di Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian studi komparatif, Pendekatan penelitian dengan retrospekstif case control. Teknik pengambilan sampel cosencutive sampling. Analisa bivariat dengan menggunakan Mann Whitney dan Sperman Rho dengan 0.05. Hasil : pada kelompok atlet kapasitas vital paru terendah 80% dan tertinggi 122%, dengan rata-rata kapasitas vital paru 95,64%. Pada kelompok non atlet kapasitas vital paru terendah 76% dan tertinggi 117% dengan rata-rata kapasitas vital paru 87,76%. saturasi oksigen kelompok atlet terendah 95% dan tertinggi 99%, dengan rata-rata saturasi oksigen 97,85%. Pada kelompok non atlet saturasi oksigen terendah 96% dan tertinggi 98%, dengan rata-rata saturasi oksigen 96,67%. Berdasarkan uji statistic bivariat perbandingan kapasitas vital paru kelompok atlet dan non atlet didapat P value sebesar 0,001 ( < 0,05). Berdasarkan uji statistic bivariat perbandingan saturasi oksigen kelompok atlet dan non atlet didapat didapat P value sebesar 0,000 ( < 0,05)                                                                             Kesimpulan : ada perbedaan yang signifikan kapasitas vital paru antara kelompok atlet dan non atlet futsal di Yogyakarta. ada perbedaan yang signifikan saturasi oksigen antara kelompok atlet dan non atlet futsal di Yogyakarta.    Kata Kunci : kapasitas vital paru, saturasi oksigen, atlet futsal
Model Peran Orang Tua Dalam Membentuk Kebiasaan Sarapan Anak Usia Sekolah di Desa Rancakwiru Kabupaten Tegal Dwi Budi Prastiani; Astuti Yuni Nursasi; Widyatutti Widyatuti
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 3 No 1 (2016): MARCH 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v3i1.473

Abstract

Sarapan merupakan aktivitas penting bagi anak usia ekolah sebelum melakukan kegiatannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan model peran orang tua dengan kebiasaan sarapan pada anak usia sekolah dalam keluarga. Desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional dilakukan pada kelaurga yang memiliki anak usia sekolah. Hasil menunjukkan ada hubungan bermakna antara model peran orang tua dalam kebiasaan sarapan dengan p value < alfa. Model peran orang adalah kunci pembentukan kebiasaan sehat pada anak. norang tua mempuanyai pengaruh yang kuat dalam membentuk kesukaan makan anak-anaknya. edukasi kesehatan tentng pentingnya gizi pada anak usia sekolah perlu dilakukan sebagai upaya promotif dan preventif.
STUDI FENOMENA TENTANG PEMBENTUKAN IDEAL DIRI TRANSGENDER DI DAERAH YOGYAKARTA Yossi Ayu Fajarina; Mohammad Judha; Wahyu Rochdiat Murdhiono
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v4i1.63

Abstract

Masalah ideal diri pada transgender merupakan persepsi seorang transgender tentang bagaimana seharusnya seorang transgender bertingkah laku sesuai dengan keinginan dirinya untuk menjadi seorang wanita yang bertingkah laku feminin dengan mengubah kesehariannya dan bertingkah seolah-olah mereka adalah wanita. Tujuan penelitian ini adalah menemukan pola pembentukan ideal diri pada transgender di wilayah perempatan lampu merah Sagan Yogyakarta melalui eksplorasi dan pendalaman terhadap fenomena yang terjadi pada mereka. Desain penelitian ini menggunakan studi fenomenologi kualitatif melalui tehnik wawancara mendalam. Penelitian ini melibatkan tiga orang transgender yang biasa bekerja di perempatan lampu merah Sagan. Hasil penelitian didapatkan pembentukan ideal diri pada transgender terkait dengan cita-citanya waktu kecil dan dewasanya mengalami perubahan berdasarkan keadaannya mereka saat ini. Harapan untuk berubah menjadi laki-laki hanya didapat oleh P1 Sedangkan P2 dan P3 sudah memiliki ideal diri yang paten untuk menjadi wanita. Berbagai upaya yang dilakukan P2 dan P3 untuk menjadi wanita dengan menggunakan terapi hormonal dan suntik silikon. Mereka juga berkeinginan untuk operasi ganti kelamin. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan ideal diri pada transgender disebabkan oleh pola asuh orang tua terhadap anaknya yang memperlakukannya seperti wanita dan dukungan dari teman sepermainan. Kesimpulan penelitian ini adalah pola asuh orang tua terhadap anaknya dan dukungan dari teman sepermainan mempengaruhi pembentukan ideal diri sebagai seorang transgender.  Kata Kunci: Transgender, Konsep Diri, Ideal Diri
Analysis Health Reproductive Knowledge Toward Attitude Premenstrual Syndrome In Adolescent Agnes Erida Wijayanti; Yustinus Wahyu
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 7 No 2 (2020): MAY 2020
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v7i2.471

Abstract

Knowledge of adolescents in Indonesia about reproductive health is still very low. For example menstruation as the puberty of women. Boys who know menstruation are around 37% (20-24 years) and 32% (15-19 years). While girls around 78% (20-24 years) and 75% (15-19 years). The research method used was a non-experimental study with a cross-sectional design. The population in this study were junior high school students, who had menstruated as many as 46 children. The sampling technique uses purposive sampling where the researcher determines the sampling by determining the special characteristics of the randomly chosen sample selection that has been menstruating by the Guidance Counseling teacher that are class VII and VIII then analyzing the data using the Spearman Rank test. The results of the study using the Spearman rank test showed a significance of 0,000 (p = 0,000 <0.01) so that there is a relationship between reproductive health knowledge with attitudes toward premenstrual syndrome in adolescents at Prambanan junior High School.
Effect of Socialization Group Activities Therapy Sociodrama on Loneliness Level For Elderly at Panti Werdha Sosial Tresna and Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan Ciparay Kabupaten Bandung Andria Pragholapati; Rizki Muliani; Haerul Imam; Iik Frida Haryana
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 7 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v7i3.560

Abstract

The need to provide quality mental health care for elders in nursing home settings has been a critical issue, as the aging population grows rapidly and institutional care becomes a necessity for some elders. Loneliness is a problem that associate with age. Sociodrama, part of socialization group activities type, is one of treatment for loneliness elderly for helping client to socialize with others individuals and environment around them as well as helping re-form personality, international relationship, conflict, and emotional problem that would be explored by specific dramatic method. This study has aim to identify effect of sociodrama as one of socialization group activities therapy on loneliness level for eldery at Panti Werdha Sosial Tresna (BPSTW) and Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan Ciparay Kabupaten Bandung. The research design used in this study, is quasi experimental by one group pretest-posttest design. In addition, 30 elderly who has problem with loneliness was selected to be sample by total sampling on this patients at the BPSTW and Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan Bandung. For measuring loneliness, The UCLA Loneliness Scale used to see its level 2 times on pre and post treatment. Elderly is treated by sociodrama at 5 sessions during a week and each treatment needs time around 30 minutes. Data analyses used to paired sample t-test. The study showed most of elderly on the moderate loneliness on pre-treatment whereas half of them on the not lonely level after treatment. A significant correlation was found between pretest and posttest treatment with P value (0,000 ) < α (0,05) by paired sample t-test analyses concluded to emerge effect of treatment on the loneliness. Hopefully, this research could emerge any topics to further research in the future that could be applied on lonely elderly at BPSTW and Taman Makam Pahlawan Ciparay Kabupaten Bandung especially and around the world generally.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU DALAM PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI HORMONAL DI PUESKESMAS NGEMPLAK 1 SLEMAN YOGYAKARTA Dina Mariana; Tutik Astuti; Anita Liliana
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4 No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v4i3.157

Abstract

Jumlah penduduk yang terus meningkat merupakan masalah besar bagi negara-negara di duniakhususnya negara berkembang. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesarkeempat setelah Cina, India dan Amerika Serikat. Menekankan informasi yang cukup tentangkontrasepsi tidak mencangkup tentang macam-macam kontrasepsi dan diharapkan denganpenggunaan KB jumlah kelahiran di Indonesia dapat diturunkan. Tujuan umum pada penelitian iniyaitu untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap ibu dalam pemilihan alatkontrasepsi hormonal di Puskesmas Ngemplak 1 Sleman Yogyakarta. Penelitian ini merupakanpenelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Populasipenelitian ini adalah ibu-ibu yang datang untuk melakukan pemeriksaan atau suntik ulang alatkontrasepsi hormonal di Puskesmas Ngempak 1 Sleman Yogyakarta. Teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah 77 ibu-ibu. Penelitian ini dilaksanakan diPuskesmas Ngemplak 1 Sleman Yogyakarta. Menggunakan analisa data yaitu somerr. Hasilpenelitian menunjukan tingkat pengetahuan tentang alat kontrasepsi hormonal yaitu dengan kategoricukup sebanyak 41 ibu-ibu dan sikap dalam pemilihan alat kontrasepsi hormonal yaitu dengankategori positif sebanyak 54 ibu-ibu dan nilai p-value 0,000(p<0,05). Kesimpulan: ada hubungansignifikan tingkat pengetahuan dengan sikap ibu dalam pemilihan alat kontrasepsi hormonal diPuskesmas Ngemplak 1 Sleman Yogyakarta.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): January 2025 Vol 10 No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 10 No 2 (2023): MAY 2023 Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023 Vol 9 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 9 No 2 (2022): MAY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARI 2022 Vol 8 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 8 No 2 (2021): MAY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARI 2021 Vol 7 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 7 No 2 (2020): MAY 2020 Vol 7 No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7, No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7 No 1 (2020): JANUARY 2020 Vol 6 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019 Vol 6, No 3 (2019): September 2019 Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019 Vol 6, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 6 No 1 (2019): JANUARY 2019 Vol 5, No 3 (2018): September 2018 Vol 5 No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5 No 1 (2018): JANUARY 2018 Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 4 No 3 (2017): SEPTEMBER 2017 Vol 4, No 3 (2017): September 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4 No 2 (2017): MAY 2017 Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017 Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 3 No 2 (2016): SEPTEMBER 2016 Vol 3, No 2 (2016): September 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 3 No 1 (2016): MARCH 2016 Vol 2, No 2 (2015): September 2015 Vol 2 No 2 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 2, No 1 (2015): Maret 2015 Vol 2 No 1 (2015): MARCH 2015 Vol 2 No 4 (2014): MAY 2014 Vol 2, No 4 (2014): Mei 2014 More Issue