cover
Contact Name
Suwarsi
Contact Email
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Phone
+62274-4437888
Journal Mail Official
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tajem KM. 1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta
ISSN : 20888872     EISSN : 25412728     DOI : 10.35842/jkry
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta (p-ISSN: 2088-8872; e-ISSN:2541-2728 http://nursingjurnal.respati.ac.id/) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu keperawatan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta diterbitkan oleh Progam Studi S1 Ilmu Keperawatan & Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
HUBUNGAN USIA GESTASI DENGAN STATUS HEMODINAMIK PADA BAYI PREMATUR DI RSUD SLEMAN YOGYAKARTA Fitriana, Lala Budi; Krisnanto, Paulinus Deny
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 2, No 2 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.39 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v2i2.133

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan usia gestasi dengan status hemodinamik  bayi prematur Di RSUD Sleman Yogyakarta. Desain penelitian menggunakan cross sectional dengan jumlah sampel 20 bayi prematur, teknik sampling menggunakan consecutive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar usia gestasi pada bayi prematur adalah bayi prematur dengan derajat sedang (75%),  sebagian besar frekuensi nadi pada bayi prematur adalah normal (80%), sebagian besar frekuensi nafas pada bayi prematur adalah normal (95%), sebagian besar saturasi oksigen pada bayi prematur adalah normal (90%), sebagian besar CRT pada bayi prematur adalah normal (95%), sebagian besar suhu tubuh pada bayi prematur adalah hipotermia (70%), ada hubungan antara usia gestasi dengan frekuensi nadi (0,032), tidak ada hubungan antara usia gestasi dengan frekuensi nafas (0,744), tidak ada hubungan antara usia gestasi dengan saturasi oksigen (0,543), tidak ada hubungan antara usia gestasi dengan CRT (0,744) dan tidak ada hubungan antara usia gestasi dengan suhu (0,277). Penelitian ini merekomendasikan kepada Kepala Ruang agar melakukan pelatihan kepada perawat tentang monitoring status hemodinamik pada bayi prematur di Ruang Perinatologi RSUD Sleman. Kata kunci : Usia gestasi, status hemodinamik, bayi prematur
AN ETHICAL ISSUE OF SELECTIVE REDUCTION FOR MULTIFETAL-PREGNANCIES VERSUS SANCTITY OF LIFE Theresia, Siwi Ikaristi Maria
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 3 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.581 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i3.161

Abstract

Background: Selective reduction for multi-fetal pregnancies is a part of reproductive technologywhich developed to help infertile couples have healthy babies. That treatment is controversialbecause the purpose of the action is to improve quality of life but it is contrary with sanctity of life.The point about sanctity of life from various religions to be a moral and it is believed of everyone.Objective: This paper aims to explore the associated ethical issues of quality of life versus sanctity oflife as well as some benefits and harms of selective reduction for the mother, fetuses and community.Method: Literature search of articles between 1996-2016. Results: In vitro fertilization is a commonresult of multiple gestations. In order to get healthy baby/babies, in the United Stated selectivereduction for fetus/fetuses who have bad condition should be done, even though it is a risky treatment.On the other hand, it is contrary with sanctity of life views from four religions including Catholic,Islam, Buddhism and Hinduism. Conclusion: The procedure of selective reduction has benefits andharms to both mother and fetus/fetuses. It is related to morbidity and mortality. The treatment alsobrings the impact for community. This is a difficult decision for couples because their desire is incontrast to moral principle views.
Perbedaan Keefektifan Pendidikan Kesehatan Metode Ceramah Dengan Leaflet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Perawatan Kaki Diabetik Di Puskesmas Ngaglik I Sleman Yogyakarta Damayanti, Santi
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.758 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i1.180

Abstract

Terjadinya ulkus diabetik diawali dengan kurangnya pasien melakukan pemeriksaan dan perawatan kaki. Saat ini di puskesmas Ngaglik I belum pernah memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan kaki, dan tidak semua pasien DM mengikuti pendidikan kesehatan dengan metode ceramah sehingga mendapatkan leaflet. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kefektifan pendidikan kesehatan metode ceramah dengan leafet terhadap pengetahuan dan sikap perawatan kaki diabetik. Jenis penelitian ini adalah Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design. Jumlah sampel penelitian  responden terdiri dari 16 responden kelompok intervensi  dan 16 orang kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel yaitu consecutive sampling. Nilai rata-rata pengetahuan kelompok intervensi pretest adalah 4,33, dan posttest adalah 7,22 dengan p value 0,106. Rata-rata sikap pre dan post perawatan kaki diabetik pada kelompok intervensi adalah 46,06 dan 55,44. Nilai rata-rata pengetahuan posttest kelompok intervensi 18,31, sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata posttest 14,69 dengan p value 0,263. Hasil uji sikap pre dan post perawatan kaki diabetik pada kelompok intervensi adalah p value 0,000 dan hasil uji sikap pre dan post perawatan kaki diabetik pada kelompok kontrol adalah p value 0,876. Hasil uji sikap post dan post perawatan kaki diabetik untuk kelompok intervensi dan kelompok kontrol adalah p value 0,000. Ada perbedaan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dengan metode leaflet terhadap pengetahuan dan sikap perawatan kaki diabetik pada pasien DM.
Pengaruh Simulasi Tentang Cara Menghadapi Bencana Dengan Kemampuan Penanganan Bencana Gempa Bumi Di MAN 3 Kediri Damayanti, Didit
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.446 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i2.218

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki 17.504 pulau dari Sabang sampai Merauke. Indonesia merupakan tempat pertemuan 2 rangkaian gunung berapi aktif (Ring of Fire). Dari keadaan geografis tersebut Indonesia sering mengalami bencana alam, baik bencana gunung meletus, tsunami, banjir, kebakaran dan lainnya. Banyaknya korban akibat bencana alam memberikan indikasi bahwa kesiagaan masyarakat terhadap bencana masih sangat buruk. Masyarakat memiliki peran penting dalam penanganan bencana. Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu adanya pelatihan simulasi bagi siswa SMU cara mengehadapi bencana untuk mencegah korban lebih lanjut. Tujuan dari penelitian mengetahui pengaruh simulasi cara menghadapi bencana terhadap kemampuan penanganan bencana siswa MAN 3 Kediri. Penelitian ini menggunakan desain Quasy eksperiment dengan menerapkan simulasi penanganan bencana pada kelompok intervensi. Pemantauan kemampuan penanganan bencana menggunakan lembar kuesioner dilakukan pada saat pre test dan post test dan kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon.  Dari hasil uji statistik di dapatkan hasil  Pvalue= 0,000 kurang dari α= 0,05, yang perarti ada pengaruh simulasi penanganan bencana  terhadap kemampuan kemampuan penanganan bencana siswa MAN 3 Kediri. Pemberian simulasi penanganan bencana dapat melatih ketrampilan , memperoleh pemahaman tentang suatu konsep atau prinsip, melatih memecahkan masalah, meningkatkan keaktifan belajar, memberikan motivasi belajar, melatih untuk mengadakan kerjasama, kreatifitas dan, melatih untuk mengembangkan sikap toleransi sehingga dapat meningkatkan kemampuan penanganan bencana pada siswa MAN 3 Kediri.
Efektifitas Edukasi Video Animasi Mobilisasi Dini Dengan Kecepatan Pemulihan Kemampuan Berjalan Pada Pasien Pasca Pembedahan Arianti, Arianti
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.432 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i0.280

Abstract

Mobilisasi merupakan faktor utama dalam mempercepat pemulihan dan pencegahan komplikasi pasca bedah.Pemberian edukasi tentang pentingnya mobilisasi sebaiknya diberikan kepada pasien pembedahan, guna untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pasien untuk melakukan mobilisasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Quasy Experimental, dengan rancangan penelitian posttest with control group design. Tiga puluh responden yang memenuhi kriteria inklusi selanjutnya dibagi dalam 15 orang responden pada kelompok eksperimen dan kontrol. Pengukuran kecepatan kemampuan berjalan menggunakan format observasi dilakukan sejak jam ke-0 pasca pembedahan. Terdapat perbedaan kecepatan pemulihan kemampuan berjalan pada kelompok kontrol dan intervensi. Kecepatan berjalan pada kelompok kontrol adalah 51,4 jam, sedangkan pada kelompok intervensi adalah 34,33 jam.  Hasil uji independent sample test ditemukan nilai signifikansi p=0,000. Pemberian edukasi video animasi mobilisasi dini mampu meningkatkan kecepatan pemulihan kemampuan berjalan pada pasien pasca pembedahan. Perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan dapat menggunakan edukasi dengan video animasi mobilisasi dini untuk mempercepat pemulihan kemampuan berjalan pasien pasca pembedahan.
Pengaruh Zumba Gold Dan Rendam Kaki Dengan Air Hangat Terhadap Kualitas Tidur Lansia Di Dukuh Pandes Desa Pandes Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten Setianingsih, Setianingsih; Deanti, Afiya Nurrahma; Agustina, Nur Wulan
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.576 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v6i1.292

Abstract

Proses degeneratif pada lansia menyebabkan terjadinya penurunan kondisi, salah satu dampaknya yaitu perubahan kualitas tidur lansia. Dampak lebih lanjut menyebabkan menurunnya kemandirian lansia yang akan berujung pada penurunan kualitas hidup lansia, untuk itu perlu adanya upaya yang efektif untuk mempertahankan kualitas tidur pada lansia. Upaya tersebut diantaranya zumba gold dan rendam kaki dengan air hangat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh zumba gold dan rendam kaki dengan air hangat terhadap kualitas tidur lansia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperimen. Populasi penelitian ini adalah lansia yang tinggal di dukuh Pandes. Responden penelitian sebanyak 40 responden yang diperoleh dengan teknik Consecutive Sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dalam penelitian. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner PSQI. Analisa data bivariat menggunakan uji Paired t-test dan Independent T-test. Hasil uji Paired T-test diperoleh p value = 0,000 < 0,05 untuk kedua intervensi dan hasil uji Independent T-test diperoleh p value = 0,0678 untuk kedua intervensi yang berarti tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua intervensi. Kesimpulannya zumba gold dan rendam kaki dengan air hangat mampu meningkatkan kualitas tidur pada lansia, serta tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua intervensi tersebut di dukuh Pandes, desa Pandes, kecamatan Wedi, kabupaten Klaten.
PERILAKU PERAWATAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI PUSKESMAS KLATEN TENGAH: STUDI FENOMENOLOGI Nurhidayati, Istianna; Setianingsih, Setianingsih
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.8 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i1.73

Abstract

Millenium Development Goals (MDGs) ke empat bertujuan untuk mengurangi angka kematian bayi di dunia  hingga pada angka 23 per 1000 kelahiran hidup. Kematian pada bayi dan neonatus ini disebabkan oleh kelahiran preterm dimana sebagian besar bayi preterm merupakan bayi berat lahir rendah (BBLR). WHO (2014) mencatat 62% kematian bayi disebabkan lahir prematur. Di Indonesia tercatat kematian neonatus akibat preterm sebesar 20 per 1000 kelahiran hidup (WHO,2014). Di Kabupaten Klaten angka kematian bayi tercatat 8,5 per 1000 kelahiran hidup (Dinkes Kab.Klaten, 2013). Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran perasaan, perilaku, dukungan dan hambatan serta harapan ibu selama melakukan perawatan BBLR di rumah  wilayah kerja Puskesmas Klaten Tengah. Desain penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.Tehnik pengambilan sampel  menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data adalah wawancara mendalam (in depth interview) serta menggunakan catatan lapangan (field note). Analisis Colaizzi yang dilakukan memperoleh  enam tema penelitian yaitu kecemasan ibu pada keadaan bayi, perawatan khusus BBLR, dukungan saat merawat BBLR, Hambatan perawatan BBLR, kebahagiaan merawat BBLR dan harapan ibu dengan BBLR. Direkomendasikan perawat perkesmas melakukan pembinaan dan asuhan keperawatan keluarga risiko tinggi BBLR untuk memandirikan keluarga dalam merawat BBLR dan asuhan aggregat ibu hamil berisiko
PENGARUH KONSELING LAKTASI TERHADAP PENGETAHUAN KEMAMPUAN DAN KEBERHASILAN IBU DALAM PEMBERIAN ASI Liliana, Anita
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.42 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i2.116

Abstract

Modal dasar pembangunan manusia berkualitas dimulai sejak bayi masih dalam kandungan yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) sejak usia dini, terutama pemberian ASI eksklusif . Target pelaksanaan pemberian ASI eksklkusif sebesar 80%, namun dalam pelaksanaannya ASI eksklusif masih memprihatinkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konseling laktasi terhadap pengetahuan, kemampuan dan keberhasilan ibu dalam pemberian ASI di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Desain penelitian yang digunakan adalah ”quasi experiment with post test-only non equivalent control group design”. Teknik pengambilan sampel dengan consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden pada masing-masing kelompok. Analisis bivariat menggunakan chi square dengan tingkat kemaknaan p<0.05. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan yang signifikan setelah dilakukan konseling laktasi pada kelompok intervensi (p value 0.000<0.05), terdapat perbedaan kemampuan menyusui yang signifikan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol setelah diberikan konseling laktasi (p value 0.012<0.05; RR 1.917) dan terdapat perbedaan keberhasilan dalam pemberian ASI yang signifikan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol setelah diberikan konseling (p value 0.006<0.05; RR 2.500). Konseling laktasi berpengaruh terhadap pengetahuan, kemampuan dan keberhasilan ibu dalam pemberian ASI.
HUBUNGAN ANTARA PARITAS DENGAN KEJADIAN KANKER SERVIKS DI RSUP Dr SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN TAHUN 2013 Pertiwi, A.A Putri Ratna; Wahyuningsih, Melania; Verawati, Bernadetha
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 3 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.286 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i3.156

Abstract

Kanker serviks di Indonesia merupakan kanker yang terbanyak pada wanita. Setiap harinyadiperkirakan terdapat 40 sampai 45 kasus baru dan hampir 20 sampai 25 orang meninggal akibatpenyakit ini. Di Provinsi jawa Tengah insiden kanker tertinggi, dan ditemukan peningkatan. Kejadiankanker serviks pada tahun 2010 berjumlah 0.013% kasus menjadi 0,021% pada tahun 2011.Tingginya angka kejadian kanker serviks diduga dipengaruhi oleh faktor jumlah paritas yangbanyak. Untuk mengetahui hubungan antara paritas dengan kejadian kanker serviks di RSUP DrSoeradji Tirtonegoro Klaten Tahun 2013.Penelitian ini dilaksanakan di RSUP Dr SoeradjiTirtonegoro Klaten, Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif denganrancangan cross sectional. Teknik sampling purposive sampling dengan cara memilih rekam medikyang lengkap yang berjumlah 109 rekam medik. Analisis data menggunakan uji Chi square.Sejumlah109 responden yang melakukan pemeriksaan pap smear dan biopsi didapati kejadian kanker serviksdi RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten tahun 2013 sebesar 19,3%. Sebagian besar respondenyang menderita kanker serviks merupakan ibu yang memiliki jumlah paritas > 2. Uji statistikmenggunakan uji chi square menunjukkan hasil yang signifikan yaitu p value = 0,036 dengankoefisien kontingensi =0,219. : Ada hubungan antara paritas dengan kejadian kanker serviks diRSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten Tahun 2013 dan keeratan hubungan yang rendah.
Dukungan Keluarga Meningkatkan Kesiapsiagaan Lansia Dalam Menghadapi Bencana Gunung Berapi Nurhidayati, Istianna; Bahar, Khodijah
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.841 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i1.168

Abstract

Lanjut usia merupakan individu yang rentan saat terjadi bencana. Upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam mengurangi resiko bencana yaitu kesiapsiagaan. Kesiapsiagaan merupakan elemen penting dari kegiatan pengendalian resiko bencana yang bersifat pro-aktif sebelum bencana terjadi. Keluarga merupakan bantuan utama bagi lansia dalam mempersiapkan diri menghadapi bencana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kesiapsiagaan pada lansia dalam menghadapi bencana Gunung Merapi di Desa Lereng merapi Klaten Kecamatan Kemalang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional.Populasi penelitian ini adalah lansia yang tinggal di lereng merapi. Responden penelitian sebanyak 62 responden yang diperoleh dengan tehknik purposive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dalam penelitian. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data bivariat menggunakan uji Kendall Tau. Hasil penelitian lansia terbanyak berjenis kelamin perempuan (54,8%), rerata usia 70,55 tahun. Hasil penelitian menunjukkan 54,8% lansia mendapatkan dukungan keluarga baik dan sebanyak 51,6% dalam kesiapsiagaan siap. Hasil uji Kendall Tau menunjukkan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kesiapsiagaan lansia (ρ=0,000;τ = 0.678). Kesimpulan dukungan keluarga memiliki hubungan dengan kesiapsiagaan lansia menghadapi bencana di lereng merapi di desa lereng merapi kecamatan Kemalang Klaten.

Page 8 of 44 | Total Record : 439


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): January 2025 Vol 10 No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 10 No 2 (2023): MAY 2023 Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023 Vol 9 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 9 No 2 (2022): MAY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARI 2022 Vol 8 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 8 No 2 (2021): MAY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARI 2021 Vol 7 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7 No 2 (2020): MAY 2020 Vol 7 No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7 No 1 (2020): JANUARY 2020 Vol 7 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 6 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019 Vol 6, No 3 (2019): September 2019 Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019 Vol 6 No 1 (2019): JANUARY 2019 Vol 6, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 5, No 3 (2018): September 2018 Vol 5 No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018 Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 5 No 1 (2018): JANUARY 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 4, No 3 (2017): September 2017 Vol 4 No 3 (2017): SEPTEMBER 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4 No 2 (2017): MAY 2017 Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017 Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 3, No 2 (2016): September 2016 Vol 3 No 2 (2016): SEPTEMBER 2016 Vol 3 No 1 (2016): MARCH 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015): September 2015 Vol 2 No 2 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 2, No 1 (2015): Maret 2015 Vol 2 No 1 (2015): MARCH 2015 Vol 2, No 4 (2014): Mei 2014 Vol 2 No 4 (2014): MAY 2014 More Issue