cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
ISSN : 23032375     EISSN : 25974521     DOI : https://doi.org/10.21009/JKKP
Core Subject : Education,
JKKP (Jurnal Kesejahteran Keluarga dan Pendidikan) provides a forum for publishing the original research articles, review articles, and the novel technology news related to science of family welfare, education, entrepreneurship and hotel accommodation. Articles published in JKKP are articles that have not been published previously in other journals.
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
PENDAPAT CALON TENAGA KERJA INDONESIA TENTANG HASIL PELATIHAN CARETAKER DI BLKLN GRAHA AYUKARSA Sertiana D, Feny; Rohaeni, Neni; Widiaty, Isma
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.951 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.021.04

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pelatihan caretaker yang meliputi kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor diharapkan dapat dijadikan persiapan Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) yang akan bekerja ke luar negeri sehingga dapat mengisi tingginya permintaan caretaker khususnya di kawasan Asia Pasifik seiring dengan kondisi puncak pertumbuhan lansia pada tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat calon tenaga kerja Indonesia tentang hasil pelatihan caretaker di BLKLN Graha Ayukarsa ditinjau dari hasil pelatihan yang meliputi kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah CTKI Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Graha Ayukarsa angkatan tahun 2012 dengan jumlah sample sebanyak 38 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pelatihan caretaker yang meliputi kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor di BLKLN Garaha Ayukarsa, dengan penafsiran data sebagian besar pendapat CTKI berada pada kriteria tinggi.Kata kunci: pendapat, hasil pelatihan, caretaker AbstractThis research is background overshadow by outcome of training caretaker covering cognitive, affective, and psychomotor ability expected can be made by preparation Indonesian overseas workers to work out country so that can fill the height of request caretaker specially in Asian Pacific area along with condition culminate the growth old age in the year 2020. This research aim to know the opinion of candidate of Indonesian overseas workers about outcome of training caretaker in BLKLN Graha Ayukarsa evaluated from training result covering cognitive, affective, and psychomotor ability. Method used in this research is descriptive method. Population in this research is Indonesian overseas workers candidate at BLKLN Graha Ayukarsa of year 2012 with the amount sample as much 38 people. Result of research indicate that result of training caretaker covering cognitive, affective, and psychomotor ability in BLKLN Garaha Ayukarsa, with the data interpretation of most opinion Indonesian overseas workers candidate at the high category.Keywords: opinion, training outcome, caretaker.
ANALISIS MANAJEMEN WAKTU PADA IBU BEKERJA Agiani, Preista; Nursetiawati, Sitti; Muhariyati, Metty
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.793 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.021.05

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen waktu pada ibu bekerja terutama dalam membagi waktu antara pekerjaan rumah tangga dengan pekerjaan publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang wanita yang bekerja sebagai guru SMP Negeri di Kecamatan Cibinong. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan metode deskriptif dan teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen waktu pada ibu bekerja yang berprofesi sebagai guru SMP Negeri di Kecamatan Cibinong sudah cukup baik. Kegiatan ibu bekerja pada hari senin hingga minggu dapat disimpulkan rata-rata per-24 jam untuk pekerjaan rumah tangga (domestik) persentasenya sebesar 22 persen yaitu 5,28 jam, pekerjaan publik (guru) persentasenya 31 persen yaitu 7,44 jam, waktu luang persentasenya sebesar 12 persen yaitu 2,88 jam, dan pekerjaan/kebutuhan pribadi persentasenya sebesar 35 persen yaitu 8,4 jam.Kata kunci: manajemen waktu, ibu bekerja, guru AbstractThis study aims to analyze time management of working mothers, especially in dividing her time between housework with public employment. The method used in this research is descriptive method. Informants in this study amounted to 7 persons, namely women who worked as a teacher in the district of Cibinong Junior High School. Data collection techniques used were interviews, observation and documentation. Data were analyzed with descriptive methods and techniques of data validity checking using the member check. The results showed that the time management in working mother who works as a junior high school teacher in the district of Cibinong is good enough. Activity mother worked on Monday through Sunday can be summed average per-24 hours to housework (domestic) percentage of 22 percent (5.28 hours), public employment (as a teacher) the percentage is 31 percent (7.44 hours), free time percentage of 12 percent (2.88 hours), and work/personal needs percentage of 35 percent (8.4 hours).Keywords: management time, mother worked, teachers
HUBUNGAN ANTARA INTERAKSI KELUARGA DENGAN SELF-ESTEEM REMAJA Rizkiani, Risa; Hasanah, Uswatun; GP, Vera Utami
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.52 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.021.07

Abstract

AbstrakPendidikan adalah aset masa depan untuk mewujudkan generasi penerus yang berkualitas. Kualitas itu harus didukung dengan penghargaan diri yang baik. Kebanyakan remaja saat ini, hanya memiliki kemampuan akademis tanpa rasa aktif atau penghargaan diri yang tinggi. Hal ini menjadi tugas bagi orang tua untuk dapat menumbuhkan rasa penghargaan diri itu, melalui interaksi yang baik dalam keluarga. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan cluster random sampling. Penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi antara interaksi keluarga dengan self-esteem pada remaja. Kuesioner hasil pengembangan teori Soekanto (2004) dan Sugiyo (2005) dan Coopersmith (1998) yang disebar ke 169 objek penelitian. Hasil penelitian diketahui terdapat hubungan yang signifikan antara interaksi keluarga dengan self-esteem pada remaja.Kata kunci: interaksi keluarga dan self-esteem AbstractEducation is the assets of future generations to create quality. The quality of that must be supported with esteem the good. Most adolescent at this time, having academic ability only without high self-esteem. This is a duty for parents to a sense of esteem that can grow, through the interaction that both in the family. This is quantitative research with clusters random sampling. This research aims to see a correlation between the family interaction with adolescent self-esteem. The questionnaire developed based on suggestion from Soekanto (2004) and Sugiyo (2005) and Coopersmith (1998). 169 adolescents as a sample of this research. Research found that there are significant relations between the family interaction with adolescent self-esteem.Keywords: family interaction and self-esteem.
HUBUNGAN KONFORMITAS PEER GROUP DENGAN PERILAKU BERPACARAN PADA REMAJA Anindani, Dwinda Gusty; Hasanah, Uswatun; Cholilawati, Cholilawati
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.087 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.021.08

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konformitas peer group dengan perilaku berpacaran remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan korelasional, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan multistage sampling yang terdiri dari simple random sampling dan purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah 233 siswa di SMP Negeri 209 Jakarta. Hasil penelitian diketahui bahwa: korelasi antara konformitas peer group dengan perilaku berpacaran remaja sebesar 0,467; konformitas peer group berkontribusi terhadap perilaku berpacaran sebesar 21,83%; dan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara konformitas peer group dengan perilaku berpacaran pada remaja di SMP Negeri 209 Jakarta.Kata kunci: konformitas peer group,perilaku berpacaran, remaja. AbstractThis study is aimed at analyzing the relation between peer group conformity and teenagers dating behavior. This study uses a survey method with correlational approach, while multistage sampling (simple random sampling and purposive sampling). The sample was 233 students in SMP Negeri 209 Jakarta. The research found that: coefficient correlation between peer group conformity with adolescent dating behaviors of 0,467; conformity peer group contributing to the dating behavior of 21.83%; and there is a positive and significant relationship between peer group conformity with dating behavior in adolescents in SMP Negeri 209 Jakarta.Keywords: peer-group conformity, dating behavior, adolescent.
HUBUNGAN STIMULASI IBU DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK PADA ANAK USIA 2-3 TAHUN (TODDLER) Mitayani, Yuli; T, Nur Rizka; Nursetiawati, Sitti
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.732 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.021.09

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara Stimulasi Ibu dengan Perkembangan Motorik Kasar khususnya pada anak usia 2-3 tahun (toddler). Penelitian dilakukan di wilayah Kelurahan Larangan Selatan, Kota Tangerang, selama bulan April 2015 hingga Juni 2015. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 24 – 36 bulan di wilayah Kelurahan Larangan Selatan, Kota Tangerang dan aktif membawa anaknya ke Posyandu dengan pengasuhan ibu sepenuhnya. Sampel penelitian berjumlah 136 responden. Hasil uji normalitas data berdistribusi normal. Hasil uji linieritas adalah linier. Hasil uji hipotesis yaitu uji keberartian regresi adalah signifikan. Koefisien korelasi Product Moment dari Pearson menghasilkan rxy = 0,9747. Hasil hipotesis pada penelitian dan uji mengenai hubungan diperoleh bahwa terdapat hubungan yang positif antara stimulasi ibu dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 2-3 tahun (toddler) di wilayah Kelurahan Larangan Selatan, Kota Tangerang. Koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 95% menunjukkan besarnya pengaruh perkembangan motorik kasar pada anak yang dipengaruhi oleh stimulasi dari ibu.Kata kunci: Stimulasi Ibu, Perkembangan, Motorik Kasar. AbstractThe research aims to find out and analyze the relations between maternal stimulation and development of gross motor, especially at children ages 2-3 years (toddler). Research done in the area of the village of Larangan Selatan, during of April 2015 until June 2015. Research methods using method survey approach a quantitative correlation. The population of this research are all mothers who have children ages 24-36 months in the territory of the village Larangan Selatan, Tangerang city and active to bringing her son to Posyandu with the nurturing mother completely. Sample research amounted to 136 respondents. Test result data to Gaussian normality. Test result linieritas is linear. The results of the test hypothesis that is a test of regression is significant. The correlation coefficients of Pearson Product Moment produces rxy= 0,9747. The results of hypothesis in research and test about the relationship is obtained that there is a positive relations between maternal stimulation and development of gross motor at children ages 2-3 years (toddler) in the territory of the village Larangan Selatan, Tangerang city. The determination coefficient obtained 95% indicate the magnitude of the influence of the development of gross motor at children affected by stimulation of the motherKeywords: maternal stimulation, development, gross motor.
Perbedaan Manajemen Stres pada Remaja dengan Kepribadian Introvert dan Ekstrovert di SMAN 68 Jakarta Baktiyar, Kurnia; Hasanah, Uswatun; Nursetiawati, Sitti
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2016): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.251 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.031.01

Abstract

Remaja perlu manajemen stres yang baik untuk menghindari berbagai dampak negatif. Manajemen stres yang baik membuat remaja mampu menjaga diri mereka dari perbuatan negative dari stres yang dialaminya dan mencari jalan keluar yang positif untuk mengatasi masalahnya. Manajemen stres yang baik dipengaruhi oleh kepribadian. Kepribadian remaja dapat digolongkan menjadi kepribadian ekstrovert dan introvert. Tipe-tipe kepribadian yang berbeda akan memberi gambaran mengenai manajemen stres yang berbeda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan manajemen stres pada remaja dengan kepribadian introvert dan ekstrovert di SMAN 68 Jakarta. Penelitian dilaksanakan di Jakarta pada bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2016. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian menggunakan metode kuantitatif survei dan pendekatan komparatif. Populasi penelitian ini adalah siswa/i remaja madya usia 16-17 tahun di kelas XI SMAN 68 Jakarta dengan jumlah sampel penelitian adalah 168 responden. Data pengujian hipotesis menggunakan pooled varians t-test. Hasil perhitungan t-test menunjukkan thitung (0,001) < ttabel (1,974). Hal ini menjelaskan bahwa adanya perbedaan antara manajemen stres pada remaja dengan kepribadian introvert dan ekstrovert di SMAN 68 Jakarta.
PENGARUH PENDIDIKAN KARAKTER ANTI KORUPSI DALAM KELUARGA TERHADAP KARAKTER ANTI KORUPSI PADA REMAJA Utami, Mega Novi; Hasanah, Uswatun; Tarma, Tarma
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2016): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.086 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.031.02

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan yang paling utama untuk menentukan masa depan anak, demikian pula karakter anak yang baik dimulai dari keluarga. Keluarga yang bersikap permisif terhadap perilaku koruptif akan membuat anak memandang perilaku koruptif adalah sesuatu yang lumrah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pendidikan karakter anti korupsi dalam keluarga terhadap karakter anti korupsi pada remaja di SMA Negeri 53 Jakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey dan pendekatan korelasi bivariat. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI SMA Negeri 53 Jakarta dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 224 responden. Data pengujian hipotesis menggunakan analisis parametrik yaitu uji Pearson Product Moment. Hasil perhitungan koefisien korelasi Pearson Product Moment menghasilkan rhitung sebesar 0,354 dan uji signifikansi korelasi menghasilkan thitung sebesar 5,642 lebih besar dari ttabel sebesar 1,971 (α=0,05; dk=222). Hal ini menjelaskan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pendidikan pendidikan karakter anti korupsi dalam keluarga terhadap karakter anti korupsi pada remaja. Hasil uji koefisien determinasi sebesar 12,5% yang menjelaskan besarnya pendidikan karakter anti korupsi dalam keluarga mempengaruhi karakter anti korupsi pada remaja dan sisanya 87,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Hubungan Antara Faktor Risiko Eksternal Dengan Resiliensi Pada Siswa Smk Negeri 1 Jakarta Aliefa, Nugrahaeni; Hasanah, Uswatun; Kenty, Kenty
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2016): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.71 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.031.03

Abstract

Resiliensi dianggap sebagai kekuatan dasar yang menjadi fondasi dari semua karakter positif dalam membangun kekuatan emosional dan psikologis seseorang. Seberapa tinggi atau rendahnya tingkat resiliensi yang dimiliki seseorang akan mempengaruhi bagaimana individu tersebut bisa dengan baik menghadapi kesulitaan hidupnya. Sedangkan dalam penelitian ini data yang peneliti peroleh dari siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Jakarta sebanyak 142 mahasiswa yang tercatat sebagai siswa di SMK Negeri 1 Jakarta pada periode tahun pengajaran 2015 - 2016. Dari jumlah tersebut banyak siswa yang memiliki faktor risiko yang sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara faktor risiko eksternal dengan resiliensi. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan korelasi yang dilakukan pada seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 1 Jakarta. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 200 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Teknik Porposional cluster sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan yang rendah antara Faktor Risiko Eksternal dengan Resiliensi pada siswa SMK Negeri 1 Jakarta. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Ho diterima, yaitu adanya hubungan yang rendah antara faktor risiko ekternal dengan resiliensi pada siswa SMK Negeri 1 Jakarta. Dari hasil penelitian yang memiliki hubungan tersebut, Faktor Risiko di lingkungan teman sebaya memiliki presentasi yang tinggi dan menjadi salah satu penyebab tingginya faktor risiko dari pada resiliensi.
RISIKO PERKAWINAN USIA MUDA PADA MASYARAKAT DESA SRIAMUR TAMBUN UTARA BEKASI Fajriah, Nur; Nursetiawati, Sitti; Cholilawati, Cholilawati
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2016): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.088 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.031.04

Abstract

Dalam perkawinan terdapat ketentuan usia yang dianjurkan saat akan melangsungkan perkawinan dimana usia memiliki peran dalam menentukan kesiapan dalam memasuki mahligai rumah tangga. Namun berdasarkan data yang dihimpun Kantor Urusan Agama (KUA) Tambun Utara, pada Desa Sriamur terdapat 93 laki-laki dengan rentang usia 19-25 tahun dan 49 perempuan dengan rentang usia 16-20 tahun yang melangsungkan perkawinan usia muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui risiko melakukan perkawinan usia muda. Penelitian ini dilakukan di Desa Sriamur Tambun Utara Bekasi. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik sampling snowball sampling dan purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah perempuan yang melakukan perkawinan usia muda pada usia 15-19 tahun. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa risiko yang paling banyak diterima adalah segi pendidikan dimana seluruh responden memiliki tingkat pendidikan yang rendah dan tidak memungkinkan untuk melanjutkannya kembali. Kemudian pada segi kesehatan terdapat dua responden yang mengalami gangguan pada kesehatan reproduksi yaitu mengalami keguguran dan bayi lahir prematur. Pada segi fisik terdapat tujuh responden yang tidak dapat mengembangkan keterampilannya dan sembilan responden yang tidak bekerja setelah menikah. Pada segi mental terdapat tiga responden yang merasa stres dan kaget pada kondisi mental dan tujuh responden merasa terganggu kebutuhan pribadinya setelah menikah. Pada segi kependudukan terdapat enam responden yang memiliki anak lebih dari dua orang dan lima responden yang memiliki anak lebih dari dua orang namun juga ikut serta program keluarga berencana. Selanjutnya pada segi kelangsungan rumah tangga terdapat satu responden yang mengalami konflik rumah tangga dan menyelesaikan konflik rumah tangga tersebut dengan bercerai. Kata Kunci: perkawinan usia muda, risiko, masyarakat desa.
PENGARUH COPING ISTRI TERHADAP KONFLIK PERKAWINAN DI KOTA BOGOR Rosita, Rosita; Tarma, Tarma; Hasanah, Uswatun
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2016): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.158 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.031.05

Abstract

Ketika suatu perkawinan sering diwarnai pertengkaran, merasa tidak bahagia, atau masalah lainnya sering kali terpikir untuk segera mengakhiri pernikahan tersebut. Berdasarkan data di Pengadilan Agama Kota Bogor, tahun 2010 jumlah perkara kasus gugat cerai istri sebanyak 708, tahun 2011 perkara kasus gugat cerai istri sebanyak 749 dan tahun 2012-2015 3075 perkara gugat cerai istri. Faktor jenis perkara gugat cerai istri terbanyak setiap tahunnya disebabkan ketidakharmonisan 30%, gangguan pihak ketiga 24%, persoalan ekonomi 20%. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh coping istri terhadap konflik perkawinan. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif. Populasi pada penelitian ini adalah istri yang bekerja di Kota Bogor, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 80 orang. Teknik sampling yang digunakan cluster area sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara coping dan konflik perkawinan dengan koefisien korelasi sebesar 0,234. Hasil uji signifikansi pada koefisiennya sebesar 2,129 dan dapat disimpulkan koefisien korelasi adalah signifikan. Koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 6%menunjukkan variabel konflik perkawinan ditentukan oleh coping. Persamaan regresi yang dihasilkan menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu skor coping dapat menyebabkan peningkatan konflik perkawinan istri yang bekerja sebesar 0,18 pada konstanta 24,08. Hasil uji hipotesis mengatakan terdapat pengaruh yang positif dan siginifikan antara coping dan konflik perkawinan pada istri yang bekerja di Bogor.

Page 2 of 23 | Total Record : 227


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 2 (2025): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 12 No. 1 (2025): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 11 No. 02 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 11 No. 01 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 02 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 01 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 9 No. 02 (2022): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 9 No. 01 (2022): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 8 No. 02 (2021): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 8 No. 01 (2021): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 02 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 02 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 01 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 5 No. 2 (2018): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 5 No. 1 (2018): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 4 No. 02 (2017): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 4 No. 1 (2017): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2016): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2016): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2014): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2014): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) More Issue