cover
Contact Name
Muliyadi
Contact Email
uppmpoltekkesternate@gmail.com
Phone
+6282233159448
Journal Mail Official
juketernate@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cempaka Kelurahan Tanah Tinggi Barat Kecamatan Kota Ternate Selatan
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19076401     EISSN : 25977520     DOI : https://doi.org/10.32763/juke
Core Subject : Health, Social,
JUKE : Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ternate is an national peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of health Science. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the health of science. The Jurnal Kesehatan follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 384 Documents
Pemberian Ekstrak Kacang Hijau (Phaseolus Radiatus) terhadap Peningkatan Hemoglobin dan Ferritin pada Wistar Putih Anemia Heni Wijayanti
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan yang diterbitkan oleh Poltekkes Ternate
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v13i2.191

Abstract

Kacang hijau, selain mengandung protei, karbohidrat dan lemak juga mengandung zatbesi dan vitamin C yang terbukti dapat memperbaiki anemia pada wanita hamil. Kadar zat besi yang tinggi berpotensi meningkatkan produksi ROS reaksi fenton. Penelitian ini untuk membuktikan bahwa pemberian ekstrak kacang hijau dapat meningkatkan kadar Hb dan kadar Ferritin pada tikus wistar putih.Penelitian ini menggunakan rancangan Post Test Only Control Group Design.Sebanyak 25 ekor tikus wistar dibagi menjadi 5kelompok yaitu kelompok normal (Nor-G), kelompok control negative(Neg-G)dan kelompok perlakuan yang mendapatkan ekstrak kacang hijau 0,18g (GP-0,18), 0,36g (GP-0,36) dan 0,72g(GP-0,72). Diet rendah Fe dan ekstrak kacang hijau diberikan semala 14 hari. Kadar Hb diukur dengan metode Sahli dan Kadar Ferritin menggunakan Kit Immulite Ferritin. Kadar Hd dan ferritin pada kelompok yang mendapatkan ekstrak kacang hijau 0,18g (75,56), 0,36g (90,98) dan 0,72g (95,87) lebih tinggi bermakna, p<0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kacang hijau terbukti meningkatkan kadar Hb dan Kadar Ferritin.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Hipertensi pada Pengemudi Kopaja di Terminal Kampung Rambutan Jakarta Tahun 2019 May Angelina
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v14i1.197

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi bisa menyebabkan komplikasi seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, diabetes, kolesterol tinggi dan obesitas. Hipertensi disebabkan oleh perubahan gaya hidup dan faktor yang dapat diubah seperti stres, merokok, konsumsi minuman berenergi, konsumsi natrium, dan kualitas tidur. Untuk faktor yang tidak dapat diubah seperti riwayat hipertensi keluarga, usia, dan jenis kelamin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada pengemudi kopaja di Terminal Kampung Rambutan Jakarta tahun 2019. Metode: penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 146 pengemudi kopaja. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil: dari penelitian ini ada variabel yang berhubungan antara lain usia dengan hipertensi (p=0,033), stres dengan hipertensi (p=0,031), konsumsi minuman berenergi dengan hipertensi (p=0,031) dan konsumsi natrium dengan hipertensi (p=0,040). Variabel yang tidak berhubungan antara lain pengetahuan dengan hipertensi (p=0,121), riwayat hipertensi dengan hipertensi (p=0,753), merokok dengan hipertensi (p=0,929), konsumsi kafein dengan hipertensi (p=0,741), lama kerja dengan hipertensi (p=1,000), dan kualitas tidur dengan hipertensi (p=0,155). Kesimpulan: Prevalensi hipertensi pada pengemudi kopaja di Terminal Kampung Rambutan adalah sebesar 59,6%.
Analisis Kelengkapan Tanda Tangan Dokter pada Formulir Rekam Medis Rawat Inap RSI Siti Rahmah Padang Tahun 2018 Menggunakan Algoritma C4.5 Syamsul Kamal
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan yang diterbitkan oleh Poltekkes Ternate
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v13i2.201

Abstract

Program aplikasi Knime dan algoritma C 4.5 dapat memberikan informasi yang akurat dan tepat kepada pengambil keputusan dalam menentukan kelengkapan tanda tangan dokter, sebab tanda tangan dokter sangat penting terutama bagi pasien dan dokter. Dalam melakukan tindakan, jika tidak ada tanda tangan dokter dalam penangannya, dan pasien mengalami cacat disebabkan kesalahan dokter, maka dokter tidak bisa dituntut secara hukum karena kelengkapan informasi pada data asuhan kesehatan tersebut. Tujuan penelitian melihat sejauh mana dokter tidak mengisi tanda tangan pada status pasien dan dampaknya pada pasien, dokter dan pihak rumah sakit, dan penyebab dokter tidak menanda tangani Metode yang digunakan adalah kuantitatif kualitatif (mixed methodology), dimana penelitian ini merupakan perpaduan antara kualitatif dan kuantitatif, Metode ini merupakan metode yang bersifat sistematis dan menggunakan model-model yang bersifat matematis,wawancara dari beberapa orang staf medis serta melihat dan meneliti dokumen rekam medis yang ada untuk dilakukan pengolahan data yang hasil akhirnya berupa angka atau grafik yang dapat dibaca, Dalam mengambil data di rumah sakit yang begitu komplek ini, dilakukan dengan memakai rumus Slovin,. Dari hasil yang di dapat disimpulkan dari 69 data pasien, dokter tidak menanda tangani pasien sebanyak 35 orang atau 50,7 % sedang yang ditanda tangani sebanyak 34 orang atau 49,3 %, faktor penyebabnya karena tidak diberitahu pada bagian rekam medis bahwa tanda tangan itu penting adanya.
FORTIFIKASI TEPUNG DAUN KELOR TERHADAP DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN GIZI MI KERING BERAS HITAM Astuti Nur
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v14i1.202

Abstract

Latar Belakang: Mi merupakan makanan yang digemari semua kelompok umur, mudah diolah dan praktis. Untuk meningkatkan nilai gizi mi, dapat ditambahkan dengan bahan lain seperti beras hitam dan daun kelor. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan gizi mi beras hitam dengan fortifikasi tepung daun kelor. Metode:  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan formula fortifikasi tepung daun kelor, yaitu: F1 (0%), F2 (5%), F3 (10%), F4 (15%) yang diitambahkan dalam formula mie beras hitam. Daya terima dinilai dari uji organoleptik yang dilakukan pada panelis semi terlatih sebanyak 30 orang dan kandungan gizi dari hasil uji laboratorium menggunakan uji proximat. Hasil :Formulasi yang terpilih kemudian diuji proksimat dan diperoleh kandungan protein sebanyak 18.66%, lemak 2.30%, air 8,9%, serat 7,2%, karbohidrat 82,06%. .Kesimpulan Berdasarkan uji organoleptik dan hasil pembobotan nilai, F2 memiliki daya terima lebih tinggi dari formula yang lain dengan skor 61,37
Analisis Profil dan Persen Lemak Tubuh Diabetisi di Wilayah Jakarta Barat Laras Sitoayu
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan yang diterbitkan oleh Poltekkes Ternate
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v13i2.207

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak ditemukan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Salah satu penyebab tingginya kejadian diabetes mellitus karena buruknya kontrol glukosa darah yang diakibatkan tingginya persen lemak tubuh sebagai akumulasi dari berbagai faktor seperti lama menderita, asupan zat gizi makro, Indeks Massa Tubuh (IMT) dan faktor stres. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya korelasi profil penderita diabetes meliputi karakteristik (usia, jenis kelamin, dan lama menderita), asupan protein, IMT dan faktor stres dengan persen lemak tubuh pada penderita diabetisi tipe II di wilayah Jakarta Barat. Metode penelitian ini kuantitatif yang bersifat analitik dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pasien Puskesmas se-Jakarta Barat yang diambil secara accidental sampling sebanyak 238 orang. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada hubungan antara jenis kelamin (p = 0,0001; r = 0,402), lama menderita (p = 0,047; r = -0,129), asupan protein (p = 0,041; r = -0,133), IMT (p = 0,0001; r = 0,515) dan faktor stres (p = 0,046; r – 0,129) dan persen lemak tubuh. Bukan hanya asupan yang penting diperhatikan oleh diabetisi untuk mengontrol persen lemak tubuh, namun juga harus mampu mengontrol status gizi dan stres dalam diri agar tidak memperburuk kondisi kesehatan.
Potensi Asam Askorbat dalam Penanganan Gangguan Kesehatan Mental sudana fatahillah pasaribu; Herviana Herviana; Fahmil Usman
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v14i1.208

Abstract

Latar belakang:Gangguan kesehatan mental menurut WHO seperti skizofrenia, depresi, cacat intelektual, penyalahgunaan narkoba, gangguan afektif bipolar, demensia, cacat intelektual dan gangguan perkembangan termasuk autisme. Gangguan kesehatan mental dapat tangani dengan bermacam terapi. Asam askorbat merupakan salah satu vitaminyang berfungsi dalam penurunan masalah kesehatan mental sebab asam askorbat berperan penting dalam memberikan fungsi sebagai kofaktor enzimatik yang berpartisipasi dalam biosintesis myelinsheatholeh sel schwann, dan norepinefrin dalam pengaturan mood.Tujuan: Tinjauan literaturini bertujuanuntuk mengetahui potensi asam askorbat dalam penanganan gangguan kesehatan mental.Metode:Metodeyang digunakan pada tinjauan literatureyaitu menggunakan metode berbentuk naratif. Data diambildaribeberapa artikelpenelitianyang memenuhi kriteria inklusi.Hasil:Hasil tinjauan liteatur ditemukan 4 artikelsesuai kriteria inklusi, asam askorbatdidalam otak memiliki konsentrasi sangat tinggi dibandingkan dengan organ lain, konsentrasi asam askorbat dalam otak mencapai 10 mmol / L. Berdasarkan empat penelitian menunjukkan bahwa asam askorbat dapat menurunkan gangguan kesehatan mental dikarenakan peran asam askorbat dalam pembentukan norepinefrinkatekolamin, myelinsheatholeh sel schwann, pelepesan asetilkolindan keseimbangan glutamateregik. Kesimpulan: Pada tinjauan literatur ini dapat disimpulkan konsumsi asam askorbat yang cukup dapat menurunkan gangguan kesehatan mental.
karakteristik individu terhadap timbal darah dan dampaknya pada Hb Pekerja Bengkel1 Agnes Rantesalu
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v14i1.212

Abstract

Latar Belakang: Pencemaran udara seperti polusi timbal melalui kendaraan bermotor dapat menimbulkan penurunan kadar hemoglobin (Hb) dan berbagai penyakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar timbal dalam darah dan karakteristik individu (umur, pendidikan, kebiasaan merokok, lama bekerja dan masa kerja) dengan kejadian anemia pada pekerja bengkel di Kelurahan Oesapa Kota Kupang. Metode: Metode yang digunakan untuk mengukur kadar logam timbal pada darah pekerja bengkel dengan alat spektrofotometer serapan atom, dan menggunakan Easy Touch GC Hb untuk menentukan kadar hemoglobin dalam darah. Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang laki-laki petugas bengkel di kecamatan Oesapa. Pemeriksaan kadar Timbal (Pb) dilakukan dengan menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer) dan pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) dengan menggunakan Easy Touch GCHb. Hasil: Hasil Penelitian didapatkan dari 20 orang yang diteliti 1 orang (5%) memiliki kadar timbal yang tinggi dan kadar hemoglobin yang normal. Berdasarkan uji statistik, didapatkan kadar Hb dan kadar Pb terhadap karakteristik individu petugas bengkel tidak signifikan (p>0,05), yaitu terhadap: umur (p=0,684), lama merokok (p=0,577), banyaknya konsumsi rokok (p=0,122), lama bekerja (p=0,489), dan masa kerja (p=0,706). Kesimpulan: Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kadar Pb dengan kadar Hb
Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Melalui Edukasi Flipchart 1000 HPK tika puspita
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan yang diterbitkan oleh Poltekkes Ternate
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v13i2.215

Abstract

1000 hari pertama kehidupan merupakan suatu periode di dalam proses pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai sejak konsepsi sampai anak berusia 2 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi media lembar balik (Flipchart) dalam pemenuhan gizi 1000 hari pertama kehidupan terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil. Desain penelitian quasi eksperimen dengan rancangan pre-post with control group. Penelitian dilakukan 6 Maret – 10 April tahun 2019 di wilayah kerja puskesmas Kota Bengkulu Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang ada di puskesmas Sawah Lebar dan Jembatan Kecil. Sampel yang digunakan adalah ibu hamil trimester II.  Semua sampel diberikan kuesioner pre dan post, kemudian diberikan edukasi pemenuhan gizi 1000 hari pertama kehidupan. Hasil penelitian ini didapatkan ada pengaruh signifikan antara edukasi gizi dengan pengetahuan (p= 0,000) dan sikap (p= 0,001) sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh edukasi gizi media lembar balik (flipchart) dalam pemenuhan gizi 1000 HPK terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil
Faktor Risiko Kelelahan Mata Tenaga Kerja Sarang Burung Walet Di Kecamatan Mantup, Lamongan Olievia Rachma Akhsani
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v14i1.234

Abstract

Sarang burung walet merupakan salah satu komoditas ekspor yang memiliki nilai tinggi dan dipercaya mampu menyembuhkan beberapa penyakit. Sarang burung wallet sebelum dijual harus melewati proses pembersihan yang membutuhkan tingkat ketelitian tinggi, sehingga keberadaan usia, lama kerja, masa kerja dan intensitas pencahayaan merupakan faktor risiko yang dapat menimbulkan kelelahan mata apabila tidak memenuhi syarat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kelelahan mata yang terdiri dari faktor usia, lama kerja, masa kerja dan intensitas pencahayaan pada tenaga kerja sarang burung walet di Kecamatan Mantup Lamongan. Penelitian bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah tenaga kerja yang bekerja di home industry sarang burung walet di Kecamatan Mantup sebayak 29 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan pengukuran, analisis data dengan menggunakan uji Chi Square untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap kelelahan mata. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berpengaruh terhadap kelelahan mata adalah usia (nilai p=0,043), lama kerja (p= 0,043) dan masa kerja (p=0,008) sedangkan variabel intensitas pencahayaan tidak berpengaruh terhadap kelelahan mata nilai p=0,071. Pemilik home industry sarang burung walet disarankan mengadakan penyuluhan terkait kelelahan mata dan faktor risikonya, menetapkan lama kerja tidak boleh > 8 jam/hari serta menyediakan kaca pembesar untuk mempemudah melihat obyek kerja.
MFP PENGARUH PEMBERIAN PERMAINAN MONOPOLI “KIEPOLY” KESIAGAAN BENCANA GUNUNG API DI SMP NEGERI 2 KOTA TERNATE: PENGARUH PEMBERIAN PERMAINAN MONOPOLI “KIEPOLY” KESIAGAAN BENCANA GUNUNG API DI SMP NEGERI 2 KOTA TERNATE Muhamad Faisal Pataha
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v14i1.236

Abstract

Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gunung berapi seharusnya diajarkan sejak usia dini di bangku sekolah, hal ini dikarenakan sekolah adalah tempat yang paling tepat untuk mengenalkan program kesiapsiagaan terhadap bencana. Fakta di lapangan khususnya wilayah berdampak gunung berapi belum ada sekolah yang memberikan mata pelajaran khusus untuk kesiapsiagaan bencana. selain itu belum ada media yang bercirikan kearifan local daerah khususnya provinsi Maluku Utara, sehingga siswa tidak dapat menyerap ilmu secara maksimal. Jenis penelitian ini menggunakan desan pre eksperimental Desigen, Sample dalam penelitian ini adalah siswa yang ada di SMP Negeri 2 Kota Ternate dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang. Pengambilan sasaran dilakukan dengan menggunakan Teknik purposiv sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Teknik analisis yang digunakan untuk menilai dan mengetahui peningkatan pengetahuan siswa tentang kesiapsiagaan bencana gunung api, dilakukan melalui analisis gain-ternomalisasi <g>, Skor gain-ternomalisasi yaitu perbandingan skor gain actual dengan skor gain maksimum (Hake, 1999). Lokasi penelitian ini berlokasi di SMP Negeri 2 Kota Ternate. Lokasi tersebut dipilih karena termasuk ke dalam wilayah yang rawan letusan gunung api Gamalama Kota Ternate. Hasil peningkatan pengetahuan siswa tentang kesiapsiagaan bencana gunung api dapat dilihat dengan hasil analisis n-gain ternormalisasi. Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata perolehan nilai pretest dan posttest mengalami peningkatan sebesar 83%, selain itu rata-rata perolehan nilai n-gain sebesar 0,73 dengan kategori “Tinggi”. Hal ini membuktikan bahwa pada permainan Kiepoly berpengaruh dalam peningkatan pengetahuan siswa tentang kesiapsiagaan bencana gunung api. Diharapkan kepada instansi terkait setempat dapat mendukung upaya produk media permainan “Kiepoly” kedepannya

Filter by Year

2014 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan yang diterbitkan oleh Poltekkes Ternate Vol 13 No 1 (2020): jurnal kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ternate Vol. 12 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol. 12 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Published by Poltekkes Ternate Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol. 11 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol. 10 No. 2 (2017): Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 More Issue